Changan Group targetkan masuk 10 besar dunia pada 2030 dengan pendapatan RMB 600 miliar. Intip strategi “1+4+4+5” dan rencana besar mereka untuk pasar global.
OLX News – Dunia otomotif kini tidak lagi hanya soal mesin dan roda. Pergeseran ke arah kendaraan listrik dan teknologi pintar membuat persaingan antarmerek semakin ketat. Changan Group, salah satu pemain besar asal Tiongkok, baru saja mengumumkan langkah beraninya untuk menjadi raksasa dunia dalam beberapa tahun ke depan.
Melalui konferensi global di Chongqing, Changan memperkenalkan kerangka kerja yang mereka sebut strategi “1+4+4+5”. Targetnya tidak main-main: mereka mengincar pendapatan sebesar RMB 600 miliar (sekitar Rp1.300 triliun) dan masuk dalam jajaran 10 besar perusahaan otomotif dunia pada tahun 2030.
Baca juga:
Changan Bawa Deepal S05 REEV ke Indonesia, SUV Listrik dengan Range Extender Ini Tampil Perdana
Transformasi Menjadi Perusahaan Teknologi
Bagi Anda yang mengikuti perkembangan industri, Changan kini sedang mengubah identitasnya. Mereka tidak lagi hanya ingin dikenal sebagai pembuat mobil konvensional, tetapi bertransformasi menjadi perusahaan teknologi mobilitas yang cerdas dan ramah lingkungan.
Strategi “1+4+4+5” ini mencakup empat pilar utama, yaitu kendaraan, komponen, layanan, serta industri ekosistem masa depan. Untuk mencapai target ambisius tersebut, Changan fokus pada pengembangan teknologi mandiri, mulai dari sistem berkendara pintar yang lebih aman hingga solusi energi hijau seperti mobil listrik (BEV), hybrid, hingga teknologi hidrogen.
Enam Langkah Besar untuk Pengalaman Berkendara

Untuk mewujudkan mimpi besarnya, Changan menetapkan enam lompatan utama yang akan langsung dirasakan oleh penggunanya:
- Sistem Pintar: Beralih dari sekadar fitur hiburan menjadi sistem keselamatan yang bisa membaca lingkungan secara proaktif.
- Energi Bersih: Target mencapai puncak emisi karbon pada 2027 dengan fokus pada kendaraan ramah lingkungan.
- Ekspansi Pasar: Mengejar penjualan luar negeri hingga 1,5 juta unit pada tahun 2030.
- Ekosistem Terpadu: Membangun hubungan yang lebih kuat antara pengguna, penyedia layanan, dan industri.
- Manajemen Modern: Mengubah cara kerja perusahaan menjadi lebih inovatif dan efisien.
- Peningkatan Nilai Merek: Menjadikan merek Changan masuk dalam daftar 500 merek paling berpengaruh di dunia.
Baca juga:
Changan Perkenalkan Teknologi Hybrid yang Bisa Tembus 2 Liter per 100 KM
Mengandalkan Riset dan Jaringan Global
Kepercayaan diri Changan ini bukan tanpa dasar. Pada tahun 2025 lalu, mereka mencatatkan penjualan hampir 3 juta unit kendaraan. Rahasianya terletak pada kekuatan riset. Mereka memiliki tim riset dan pengembangan global sebanyak 24.000 orang yang telah menghasilkan puluhan ribu paten teknologi.
Saat ini, produk Changan sudah bisa ditemukan di 118 negara. Dengan dukungan 22 pabrik di luar negeri, mereka tidak hanya sekadar mengekspor barang, tapi juga berupaya membangun industri di lokasi tempat mereka beroperasi.
Zhu Huarong, pimpinan Changan Group, menyebutkan bahwa transformasi ini adalah jalan untuk melahirkan generasi baru perusahaan kelas dunia. Bagi konsumen, strategi ini menjanjikan pilihan kendaraan yang tidak hanya canggih secara teknologi, tetapi juga lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan di masa depan. (DF)





































