Rabu, Januari 7, 2026
OtomotifCiri dan Penyebab Power Steering Rusak

Ciri dan Penyebab Power Steering Rusak

OLX NewsPower steering merupakan bagian mobil yang sangat penting. Karena bagian inilah yang bisa mempermudah kamu mengendalikan mobil.

- Advertisement -

Sehingga kamu harus waspada jika bagian power steering ini mulai mengalami kerusakan. Power steering berada pada roda dan bertujuan untuk mempermudah pengemudi dalam mengendalikan kemudi.

Sistem power steering memungkinkan pengemudi untuk memutar kemudi dengan lebih mudah, bahkan saat mobil bergerak dengan laju rendah.

- Advertisement -

Jika power steering mengalami kerusakan, hal ini tidak boleh diabaikan karena dapat menurunkan kenyamanan dan keamanan saat berkendara.

Kendaraan modern umumnya sudah dilengkapi dengan sistem power steering. Namun, mobil yang diproduksi pada era 1950 hingga 1970-an sering kali belum mengadopsi teknologi ini.

- Advertisement -

Jenis Power Steering

Secara umum, ada dua jenis power steering yang biasa digunakan mobil saat ini, yaitu pwer steerinbg hidrolik dan power steering elektrik.

Power Steering Hidrolik

Sistem power steering hidrolik bekerja dengan memanfaatkan tekanan oli. Jenis ini dikenal cukup efektif dan sering dipasang pada berbagai macam mobil.

Terdapat dua jenis dari power steering hidrolik, yakni recirculating ball dan rack and pinion. Di samping itu, ada empat komponen utama dalam sistem power steering hidrolik, yaitu pompa, reservoir tank, pipa dan selang, serta steering rack assembly.

Power Steering Elektrik

power steering elektrik atau yang sering disebut sebagai Electronic Power Steering (EPS). Jenis ini merupakan evolusi dari jenis hidrolik, dan biasanya memiliki komponen yang lebih canggih.

Berikut adalah komponen dari power steering elektrik meliputi, modul kontrol elektronik, motor listrik, sensor torsi, kopling kemudi, penghilang kebisingan, dll.

Ciri Power Steering Mengalami Kerusakan

Di bawah ini adalah tanda-tanda yang menandakan kerusakan pada power steering yang perlu diwaspadai oleh pemilik mobil, seperti yang diambil dari berbagai sumber.

1. Setir Terasa Berat

Ciri pertama yang bisa kamu rasakan power steering bermasalah adalah setir yang terasa berat saat digerakkan menjadi indikasi kuat pada kerusakan pada power steering.

Dalam keadaan seperti ini, kamu akan membutuhkan tenaga ekstra untuk memutar setir, terutama saat melakukan manuver.

Ada beberapa alasan mengapa setir mobil terasa sulit untuk digerakkan. Salah satunya adalah kurangnya minyak di dalam sistem power steering di reservoir.

Kekurangan cairan ini dapat menyebabkan gesekan berlebih di antara komponen, yang mengakibatkan menjadi lebih berat saat kamu memutar setir.

Penyebab lainnya bisa jadi adalah kebocoran pada selang atau komponen lain di dalam sistem power steering.

2. Kehilangan Cairan pada Setir

Mungkin belum banyak yang menyadari bahwa cairan dalam sistem kemudi sangatlah penting. Cairan ini memainkan peran krusial dalam menjaga kinerja sistem.

Jika terlihat ada cairan yang tumpah di bawah kendaraan, kemungkinan besar terdapat kebocoran yang perlu segera diperbaiki, yang juga dapat menunjukkan kerusakan pada power steering.

Jika dibiarkan, hal ini dapat menyebabkan masalah serius, seperti kesulitan dalam mengendalikan setir. Merasa getaran pada setir mobil dapat menjadi pertanda bahwa power steering mengalami kerusakan.

Meski demikian, hal ini bisa disebabkan oleh komponen yang telah aus atau kerusakan pada bagian peredam sistem kemudi.

Selain bisa menyebabkan ketidaknyamanan saat berkendara, getaran pada setir juga dapat mengganggu stabilitas kendaraan.

3. Setir Tidak Lurus

Pergerakan setir yang tidak lurus. Jika kamu melihat bahwa setir mobil dalam keadaan ini, segera lakukan perbaikan agar berkendara kembali nyaman.

Setir yang tidak sejajar tentu mengganggu perjalanan. Hal ini juga dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan saat berkendara.

Untuk mengatasi masalah ini, kamu sebaiknya mengunjungi bengkel yang terpercaya untuk mendapatkan perbaikan dari mekanik.

4. Kinerja Power Assist Tidak Optimal

Power Assist adalah fitur pada kemudi yang memberikan dukungan tambahan saat pengemudi menggunakan setir.

Ketika fungsinya tidak maksimal, pengemudi akan merasakan kesulitan dalam mengendalikan setir. Terlebih lagi, jika terjadi kerusakan yang parah, setir kesulitan kembali ke posisi asal setelah dibelokkan.

5. Terdengar Suara Berdecit

Ciri berikutnya adalah terdengarnya suara berdecit saat mengubah arah setir kendaraan. Suara ini mungkin menandakan adanya kerusakan serius pada sistem power steering.

Selain itu, ini bisa menunjukkan bahwa ada bagian lain yang tidak berfungsi dengan baik atau bahwa ada kebocoran pada sistem kemudi.

Cara Mencegah Power Steering Rusak

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah power steering rusak, diantaranya adalah:

1. Putar Kemudi Dengan Kecepatan Sedang

Pengemudi juga disarankan untuk memutar setir dengan kecepatan yang lambat atau sedang. Memutar setir pada kecepatan tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada sistem power steering. Sebelum berbelok, pengemudi sebaiknya mengurangi kecepatan mobil terlebih dahulu.

2. Hindari Berkendara di Jalan Rusak

Menghindari jalan yang rusak merupakan langkah yang harus kamu lakukan agar power steering tidak cepat rusak.

Medan ini bisa merusak sistem power steering pada mobil. Jika tidak ada alternatif lain, pengemudi perlu melintasi jalan buruk dengan perlahan dan hati-hati.

Itulah beberapa ciri dan penyebab power steering mobil mengalami kerusakan. Sehingga kamu harus segera memperbaikinya, agar berkendara menjadi lebih nyaman kembali.


 

Populer.
Tony Prasetyo
Tony Prasetyo
Producing, analyzing and publishing original and high quality SEO articles.
Berita Terkait