Kupas tuntas sejarah perjalanan Honda Vario dari Gen 1 hingga Gen 7 di Indonesia. Ketahui perbedaan spesifikasi Vario 110, 125, 150, dan 160 terbaru di sini!
OLX News – Vario telah menjadi motor matic pilihan untuk semua kalangan di Indonesia. Hadir sejak 2006, motor ini terus berevolusi dengan menghadirkan berbagai pembaruan. Oleh karena itu, sejarah Vario di Indonesia sudah tak diragukan lagi.
Saat pertama kali meluncur, Honda Vario langsung diminati oleh masyarakat. Alasannya, unit ini adalah motor matik berpendingin cair pertama yang beredar di Tanah Air.
Generasi pertama Vario dibekali dengan mesin berkapasitas 110 cc yang kemudian disusul oleh varian 125 cc. Sedangkan varian terbarunya sudah dibekali mesin berkapasitas 150-160 cc.
Artikel ini akan membahas mengenai sejarah Honda Vario mulai dari generasi pertama hingga varian terbarunya. Baca terus ulasan berikut ini untuk mengetahui lebih jauh!
Gen 1 – Vario 110 (2006–2009)

Vario generasi pertama ini lahir sebagai jawaban Honda atas dominasi Yamaha Mio di pasar skutik saat itu. Desain Vario awal terlihat lebih maskulin dengan dimensi bodi yang sedikit lebih besar dibandingkan dengan lawannya.Â
Lampu depannya menggunakan model ganda yang ditempatkan di tameng depan bodi. Penempatan lampu tersebut memberikan kesan futuristik yang belum banyak ditemui pada motor matik lain di zamannya.Â
Fitur yang membuat generasi pertama ini istimewa adalah penggunaan pendingin cairan. Fitur tersebut adalah sebuah teknologi yang belum dimiliki oleh pesaingnya pada masa itu.Â
Fitur lain yang sudah tersedia adalah parking brake lock untuk mengunci rem saat parkir di tanjakan dan side stand switch yang mencegah mesin menyala jika standar samping masih terpasang.Â
Berikut spesifikasi lengkap mesin Vario generasi pertama:
| Spesifikasi | Detail |
| Kapasitas mesin | 108 cc (dibulatkan menjadi 110 cc) |
| Jenis mesin | 4 langkah, SOHC, berpendingin cairan |
| Diameter x langkah | 50 x 55 mm |
| Rasio kompresi | 10,7 : 1 |
| Sistem bahan bakar | Karburator |
| Tenaga maksimal | 8,99 PS pada 8.000 rpm |
| Torsi maksimal | 8,4 Nm pada 6.500 rpm |
| Kapasitas tangki | 3,6 liter |
Gen 2 – Vario Techno atau CBS 110 (2009–2013)

Tiga tahun setelah peluncuran pertama, Honda menyegarkan Vario dengan nama Vario Techno. Desainnya berubah drastis menjadi lebih modern dengan lekukan yang tajam dan dimensi yang sedikit lebih gambot (besar).Â
Lampu depan kini model terpisah dengan garis runcing yang memanjang ke atas, sementara lampu belakang juga ikut direvisi sehingga proporsi bodi terlihat lebih menarik. Tampilan futuristik ini membuat Vario Techno sangat digemari anak muda bahkan hingga saat ini.
Dari sektor mesin, Honda belum melakukan perubahan signifikan. Spesifikasinya masih sama persis dengan generasi pertama, masih mengandalkan karburator dan pendingin cairan.Â
Perbedaan utamanya adalah kehadiran teknologi pengereman Combi Brake System (CBS), yaitu sistem yang membuat rem depan dan belakang bekerja bersamaan saat tuas rem kiri ditarik. Fitur ini diklaim mampu mempersingkat jarak pengereman.Â
Berikut tabel spesifikasi Vario Techno:
| Spesifikasi | Detail |
| Kapasitas mesin | 108 cc (110 cc) |
| Jenis mesin | 4 langkah, SOHC, berpendingin cairan |
| Diameter x langkah | 50 x 55 mm |
| Rasio kompresi | 10,7 : 1 |
| Sistem bahan bakar | Karburator Keihin AVK22 |
| Tenaga maksimal | 8,99 PS pada 8.000 rpm |
| Torsi maksimal | 8,4 Nm pada 6.500 rpm |
| Fitur baru | Combi Brake System (CBS) |
Gen 3 – Vario 125 FI atau Techno 125 FI (2012–2015)

Memasuki generasi ketiga, Honda mengambil lompatan besar dengan menaikkan kapasitas mesin menjadi 125 cc. Desain bodi dibuat lebih besar agar bagasinya mampu menampung helm full face, sebuah fitur yang disebut helm in.Â
Tampilannya semakin gambot dan sporty, cocok untuk pengendara yang menginginkan motor matik berpostur besar. Perubahan paling fundamental ada pada sistem suplai bahan bakar yang beralih dari karburator ke injeksi atau PGM FI.
Teknologi lain yang disematkan adalah Idling Stop System. Fitur ini dapat mematikan mesin secara otomatis saat motor berhenti lebih dari tiga detik untuk menghemat bensin.Â
Selain itu, ACG Starter membuat suara starter menjadi sangat halus dan tidak kasar seperti generasi sebelumnya. Kapasitas tangki bahan bakar juga membesar menjadi 5,5 liter. Berikut spesifikasi mesin Vario 125 FI:
| Spesifikasi | Detail |
| Kapasitas mesin | 125 cc |
| Jenis mesin | 4 langkah, SOHC, berpendingin cairan |
| Diameter x langkah | 52,4 x 57,9 mm |
| Rasio kompresi | 11,0 : 1 |
| Sistem bahan bakar | Injeksi PGM FI |
| Tenaga maksimal | 11,3 PS pada 8.500 rpm |
| Torsi maksimal | 10,7 Nm pada 5.000 rpm |
| Kapasitas tangki | 5,5 liter |
Baca juga: Honda Vario 125: Spesifikasi, Harga, dan Fiturnya
Gen 4 – Vario 110 FI atau eSP (2014/2015–2019/2020)

Meski sudah hadir Vario 125, Honda tetap mempertahankan kelas 110 cc dengan meluncurkan Vario 110 eSP. Desainnya secara garis besar mirip dengan generasi pertama, namun dengan sentuhan modern seperti lampu depan LED dan garis bodi yang lebih mengalir.
Sayangnya, untuk menekan biaya, mesinnya tidak lagi menggunakan pendingin cairan, tetapi berpendingin udara, sama seperti yang dipakai pada Honda BeAT. Perubahan tersebut membuat model ini terasa lebih ringkas dan ringan.
Fitur unggulan yang pertama kali muncul di generasi ini adalah Answer Back System. Dengan menekan tombol pada remote kunci, motor akan bersuara dan lampu sein menyala untuk memudahkan pengendara mencari motor di area parkir yang padat.Â
Teknologi eSP (Enhanced Smart Power) dan Idling Stop System juga sudah tertanam. Namun, karena kurang laris, model ini dihentikan produksinya pada awal 2020. Berikut spesifikasinya:
| Spesifikasi | Detail |
| Kapasitas mesin | 110 cc |
| Jenis mesin | 4 langkah, SOHC, berpendingin udara |
| Rasio kompresi | 9,5 : 1 |
| Sistem bahan bakar | Injeksi PGM FI |
| Tenaga maksimal | 8,7 PS pada 7.500 rpm |
| Torsi maksimal | 9,1 Nm pada 6.000 rpm |
| Kapasitas tangki | 3,7 liter |
| Berat kosong | 96 kg |
Gen 5 – All New Honda Vario 125 dan 150 eSP (2015–2018)

Pada tahun 2015, Honda meluncurkan dua varian sekaligus, yaitu Vario 125 eSP dan Vario 150 eSP. Desainnya benar-benar baru dengan bodi yang jauh lebih sangar dan penuh lekukan tegas di setiap sisi.Â
Lampu depan sudah menggunakan LED pada semua varian, memberikan pencahayaan yang lebih terang dan modern. Panel instrumen menggabungkan analog dan digital, dengan warna oranye untuk Vario 125 dan biru untuk Vario 150.
Kedua motor ini sama-sama mengusung mesin eSP yang membuat suara starter sangat halus. Fitur Answer Back System dan Idling Stop System juga hadir.Â
Perbedaan utama tentu pada kapasitas mesin, di mana Vario 150 menjadi varian tertinggi dengan tenaga yang lebih besar. Keduanya sudah memiliki bagasi helm in berkapasitas 18 liter. Berikut tabel perbandingan spesifikasi keduanya:
| Spesifikasi | Vario 125 eSP | Vario 150 eSP |
| Kapasitas mesin | 125 cc | 150 cc |
| Jenis mesin | SOHC, pendingin cairan, 2 katup | SOHC, pendingin cairan, 2 katup |
| Diameter x langkah | 52,4 x 57,9 mm | 57,3 x 57,9 mm |
| Rasio kompresi | 11,0 : 1 | 10,6 : 1 |
| Tenaga maksimal | 11,1 PS di 8.500 rpm | 12,64 PS di 8.500 rpm |
| Torsi maksimal | 10,8 Nm di 5.500 rpm | 12,8 Nm di 5.000 rpm |
| Konsumsi BBM | 59,5 km per liter | 52,9 km per liter |
Gen 6 – All New Honda Vario 125 dan 150 (2018–2022)

Pada generasi keenam yang diluncurkan pada April 2018, Honda menyegarkan tampilan Vario secara total. Bentuk depan menggunakan lampu LED model bertingkat dengan Daytime Running Light yang membuat motor tampak sangat modern.Â
Setang dibuat lebih rendah dan membengkok, sementara speedometer menjadi full digital. Bagian belakang mengadopsi desain sporty dengan sepatbor terpisah dan knalpot pendek ala CBR150R.
Bagian paling mencolok adalah hadirnya sistem keyless (khusus pada varian Vario 150), sehingga pengguna tidak perlu lagi menggunakan kunci konvensional.Â
Sementara itu, Vario 125 masih mengandalkan kunci mekanis bermagnet (Secure Key Shutter) yang terintegrasi dengan alarm dan Answer Back System.
Tenaga mesin juga mengalami peningkatan berkat beberapa komponen baru, meski kapasitasnya tetap 125 cc dan 150 cc.Â
Untuk Vario 150, tenaganya naik menjadi 13,1 PS, sementara Vario 125 menjadi 11,1 PS. Berikut spesifikasi mesin untuk generasi ini:
| Spesifikasi | Vario 125 (2018) | Vario 150 (2018) |
| Kapasitas mesin | 125 cc | 150 cc |
| Tenaga maksimal | 11,1 PS di 8.500 rpm | 13,1 PS di 8.500 rpm |
| Torsi maksimal | 10,8 Nm di 5.000 rpm | 13,4 Nm di 5.000 rpm |
| Pendingin | Cairan | Cairan |
| Sistem bahan bakar | Injeksi PGM FI | Injeksi PGM FI |
| Fitur unggulan | Secure Key Shutter, full LED, DRL | Keyless, full LED, DRL |
| Kapasitas tangki | 5,5 liter | 5,5 liter |
Baca juga: Vario techno 110 Bekas Sering Jadi Incaran Anak Muda, Cek Pasaran Harga dan Kenyamanan Suspensinya!
Gen 7 All New Honda Vario 160 (2022–sekarang)

Generasi terbaru ini hadir di awal tahun 2022 sebagai penerus Vario 150 yang dihentikan. Desainnya kini lebih berotot dengan panel bodi yang mengembung di bagian depan, memberikan kesan tangguh dan agresif.Â
Lampu depan masih menggunakan dual LED, namun lampu sein didesain ulang, tidak lagi menyipit ke bawah. Bagian belakang juga mendapat sentuhan modern dengan stop lamp dan sein terpisah, serta cover knalpot aluminium seperti pada PCX 160.
Perubahan paling fundamental ada pada mesin yang kini berkapasitas 160 cc dengan teknologi eSP+ dan 4 katup. Tenaga maksimalnya melonjak menjadi 15,3 hp dengan torsi 13,8 Nm. Rangka juga menggunakan eSAF yang membuat motor lebih lincah.Â
Untuk pertama kalinya, Vario 160 tersedia dalam dua tipe CBS dan ABS dengan rem cakram belakang pada tipe ABS. Berikut spesifikasi lengkapnya:
| Spesifikasi | Detail |
| Kapasitas mesin | 160 cc |
| Jenis mesin | 4 langkah, SOHC, 4 katup, eSP+, pendingin cairan |
| Diameter x langkah | 60 x 55,5 mm |
| Rasio kompresi | 12,0 : 1 |
| Tenaga maksimal | 15,3 hp pada 8.500 rpm |
| Torsi maksimal | 13,8 Nm pada 7.000 rpm |
| Rangka | eSAF (Enhanced Smart Architecture Frame) |
| Fitur unggulan | Keyless, Answer Back, USB charger, lampu hazard otomatis |
| Harga OTR Jakarta | CBS: Rp25,8 juta, ABS: Rp28,5 juta |
Dengan tujuh generasi yang hadir, Honda telah sukses membangun sejarah panjang motor Vario di Indonesia. Faktor utama yang menyebabkan skutik Honda ini tetap eksis adalah inovasi yang tidak ada hentinya, meskipun sempat gagal di Vario 110 FI.
Baca juga: Skutik Lawas Honda Vario KZR Masih Diburu, Segini Harga Bekasnya Sekarang
Berminat memiliki motor Vario baru atau bekas berkualitas? Memilih platform terpercaya adalah langkah awal yang harus dilakukan.Â
Oleh karena itu, OLX Indonesia siap menjadi partner terpercaya bagi pengguna. Segera kunjungi laman resmi OLX untuk mendapatkan promo menarik agar motor impian segera mendarat di garasi sekarang juga!
































