Cek kelebihan dan kekurangan Fujifilm X100V lengkap, dari desain retro, kualitas gambar, hingga harga dulu sebelum beli kamera.
OLX News – Nama Fujifilm X100V hampir selalu muncul di daftar kamera incaran fotografer street, travel, hingga konten kreator.
Desainnya yang retro, ukuran ringkasnya, dan hasil jepretan yang khas membuat banyak pencinta fotografi menjadikannya “kamera impian”. Bahkan, di pasar kamera bekas, Fujifilm X100V tetap diburu dan harganya cenderung stabil.
Namun, apakah kamera ini benar-benar sempurna? Mari kita bahas kelebihan dan kekurangan Fujifilm X100V secara objektif.

Kelebihan Fujifilm X100V
Sebagai suksesi dari seri X100 yang legendaris, Fujifilm X100V membawa beberapa peningkatan signifikan yang membuatnya tetap relevan hingga saat ini. Berikut kelebihannya.
Desain Retro yang Tak Lekang Oleh Waktu
Salah satu nilai jual utama Fujifilm X100V adalah desainnya yang menyerupai kamera film klasik. Bedanya, kamera ini terbuat dari material aluminium berkualitas, sehingga memberikan kesan premium dan unik yang sulit kamu temukan di kamera digital modern lainnya.
Fitur Unggulan yang Inovatif
Kamera ini memiliki layar LCD sentuh yang kini bisa pengguna tekuk (tilting screen). Fitur ini memudahkanmu mengambil gambar dari sudut sulit.
Selain itu, viewfinder hibrida miliknya memungkinkanmu beralih antara bidikan optik (OVF) dan elektronik (EVF) dengan satu sentuhan tuas. Lensa tetap 23 mm f/2 yang diperbarui juga memberikan ketajaman luar biasa hingga ke ujung gambar.
5 Cara Menghilangkan Iklan di HP Redmi, Tidak Perlu Repot!
Kualitas Gambar Profesional
Berkat sensor X-Trans CMOS 4 dan X-Processor 4, kualitas gambar yang kamera ini hasilkan sangat jernih dengan reproduksi warna khas Fujifilm yang memukau. Fitur Film Simulation di dalamnya juga membuat hasil foto langsung terlihat estetis tanpa perlu banyak editing tambahan.
Kekurangan Fujifilm X100V
Meskipun mendekati sempurna untuk fotografi harian, ada beberapa poin yang perlu kamu pertimbangkan sebelum meminang Fujifilm X100V.
Lensa Fixed (Tetap) Kurang Fleksibel
Lensa tetap 23 mm memang ideal untuk street dan dokumenter, tetapi bisa menjadi keterbatasan. Untuk fotografi olahraga, satwa, atau potret dengan kompresi tinggi, Fujifilm X100V jelas kurang fleksibel. Apalagi jika dibandingkan dengan kamera berlensa interchangeable.
Harga Relatif Mahal
Sebagai kamera premium, harga Fujifilm X100V tergolong tinggi. Terkhusus jika membandingkannya dengan beberapa kamera mirrorless lain yang menawarkan fleksibilitas lensa. Hal ini perlu kamu pertimbangkan ulang, terutama bagi pemula dengan anggaran terbatas.
5 Smartphone Kamera Terbaik di Akhir 2025 untuk Ngonten
Baterai Cenderung Cepat Habis
Penggunaan fitur seperti Wi-Fi, Bluetooth, dan layar sentuh membuat baterai Fujifilm X100V relatif cepat terkuras. Membawa baterai cadangan menjadi keharusan, apalagi kalau kamu berencana memotret seharian.
Tidak Memiliki EVF Murni
Walau memiliki viewfinder hibrida, Fujifilm X100V tidak memiliki electronic viewfinder (EVF) murni seperti kamera mirrorless pada umumnya. Bagi sebagian fotografer, ini bisa menjadi kekurangan saat membutuhkan preview eksposur yang lebih akurat.
Tidak Ada Slot Kartu SD Ganda
Selain itu, hanya tersedia satu slot kartu SD. Alhasil, Fujifilm X100V tidak mendukung backup data langsung. Untuk pekerjaan profesional yang membutuhkan keamanan data ekstra, hal ini patut menjadi perhatian.
Secara keseluruhan, Fujifilm X100V adalah kamera dengan karakter kuat, kualitas gambar tinggi, dan desain yang ikonik. Kamera ini cocok buatmu, fotografer yang mengutamakan pengalaman memotret dan gaya visual khas Fujifilm.
Namun, keterbatasan lensa fixed, baterai, dan fitur tertentu membuatnya tidak selalu ideal untuk semua kebutuhan.
Dengan penjelasan di atas, masih tertarikkah memiliki Fujifilm X100V? Buat kamu yang tertarik memiliki Fujifilm X100V atau kamera lainnya dengan harga yang lebih terjangkau, kamu bisa mempertimbangkan untuk membeli unit bekas berkualitas di OLX.

































