Selasa, Februari 10, 2026
BeritaKunci Sukses Suzuki Mengelola Komunitas Tanpa Harus "Cakar-Cakaran”

Kunci Sukses Suzuki Mengelola Komunitas Tanpa Harus “Cakar-Cakaran”

Wawancara dengan Dony Ismi Saputra mengungkap kunci sukses Suzuki mengelola komunitas Suzuki serta jaminan ketersediaan spare part hingga mobil tua sekalipun.

- Advertisement -

OLX News – Gelaran Jambore Suzuki Club 2025 yang mengumpulkan lebih dari 2.300 anggota di Museum Purna Bakti Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, menjadi perayaan loyalitas yang dibangun secara gotong royong oleh komunitas itu sendiri. 

Dony Ismi Saputra, 4W Deputy Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), membeberkan bagaimana event tiga tahunan ini menjadi cerminan dari solidnya belasan komunitas anggota Suzuki Club serta komitmen kuat after sales Suzuki.

- Advertisement -

Dony menjelaskan bahwa Jambore ini murni inisiasi para anggota Suzuki Club, yang kini berjumlah 16 klub resmi, termasuk inagurasi klub baru, yakni Suzuki XL7 Community Indonesia (SXLCI).

Kunci Sukses Suzuki Mengelola Komunitas

- Advertisement -

“Acara ini sebetulnya diinisiasi oleh Suzuki Club itu sendiri. Jadi saat ini ada 15 club termasuk di dalamnya adalah SCRC (Suzuki Club Reaksi Cepat). Dan di tahun ini nambah anggotanya dari 15 menjadi 16 club. Secara total, anggota kami kalau dihitung keseluruhan, lebih dari 100.000,” ungkap Dony di Taman Mini, Jakarta, Sabtu (18/10/2025).

Ke-16 member Suzuki Club tersebut adalah SXCI, IAC, SECI, SSCI, BCI, IDGV, IGNITY, SJI, SCI, ERCI, KCI, ERMAN, AIC, SCCI, SXLCI dan komunitas rescue Suzuki Club Reaksi Cepat (SCRC).

“Lovely Day” Jambore Suzuki Club 2025 Kumpulkan Lebih dari 2.200 Anggota Komunitas Pemilik Mobil Suzuki

Menurutnya, meski komunitas merupakan organisasi nirlaba, pihaknya selaku prinsipal selalu memberikan support lebih. Salah satu bentuk dukungan utama Suzuki adalah edukasi dan pembinaan organisasi.

“Kalau kami melihatnya begini. Komunitas atau klub ini bukan kami yang buat, tapi mereka, berangkat dari rasa kecintaan mereka terhadap model Suzuki yang sama. Ketika sudah terbentuk setengah jadi, nanti kami akan tap in kepada mereka,” jelas Dony.

Proses “setengah jadi” yang dimaksud adalah saat klub sudah terbentuk dan memiliki Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Suzuki kemudian masuk untuk memberikan pembelajaran dari klub-klub yang sudah lama, mengajarkan tata cara pengelolaan organisasi dan bagaimana menangani dinamika internal.

“Yang kami harapkan dinamika ini bisa berjalan dengan lancar dan baik, berbeda dengan merek-merek tetangga, itu kan dinamikanya sangat dinamis sehingga sampai “cakar-cakaran” dan lain sebagainya. Harapannya di kami tidak begitu karena ada proses pembelajaran dari klub-klub yang sudah berpengalaman,” jelasnya menegaskan peran Suzuki sebagai fasilitator dan mitra sejati dalam komunitas.

Suzuki Masih Jamin Ketersediaan Spare Parts Mobil Lawas

Kunci Sukses Suzuki Mengelola Komunitas

Salah satu bukti kuat loyalitas komunitas ini terlihat dari unit-unit yang hadir. Mobil tertua yang tercatat di Jambore kali ini adalah Suzuki ST10 tahun 1977 yang datang langsung dari Jawa Timur. 

Kehadiran mobil lawas ini menjadi bukti bagaimana kuatnya komitmen SIS akan ketersediaan suku cadang, baik untuk kendaraan model baru hingga model paling tua sekalipun, Suzuki memberikan jaminan penuh.

“Secara kewajiban kami menyediakan spare part itu sampai dengan 10 tahun atau lebih, tergantung permintaan. Kalau permintaan terhadap spare part itu tinggi, ya kami masih sediakan. Hal ini bisa dibuktikan dengan masih banyaknya mobil Suzuki buatan tahun-tahun awal seperti Carry, sampai sekarang masih beredar dan berjalan,” tutup Dony.

Penjualan Agustus Tembus 5.700 Unit, Rekor Baru Suzuki di Tahun 2025 Ini

Ia memastikan bahwa pemilik Suzuki lama tidak perlu khawatir akan kesulitan mencari suku cadang. Meskipun mobil Suzuki memang dikenal jarang rusak, namun Dony menjelaskan bahwa bisnis after sales tetap berjalan karena adanya kebutuhan fast moving part seperti ban, aki, dan kampas rem yang harus diganti secara berkala.

Sehingga kondisi mobil-mobil tahun tua tersebut masih ada dalam kondisi yang prima dan laik jalan. (Z)

Populer.
Berita Terkait