Jumat, Mei 31, 2024
Lainnya
    Tips & TrikMetode Tambal Tip Top Lebih Awet untuk Ban Tubeless, Benarkah?

    Metode Tambal Tip Top Lebih Awet untuk Ban Tubeless, Benarkah?

    Secara umum, terdapat tiga metode tambal ban tubeless, yakni cacing, payung, dan tambal tip top. Dari ketiga metode tersebut, metode tip top seringkali dianggap lebih baik dan dapat membuat usia ban tubeless lebih awet.

    News.OLX – Tip top sendiri adalah metode penambalan ban dengan cara merekatkan sebuah lapisan karet atau tire patch dan dilakukan pada bagian dalam ban tubeless. Lantas, benarkah metode ini lebih awet untuk ban tubeless? Yuk bedah kelebihan dan kekurangannya!

    Kelebihan tambal tip top

    Dikutip dari Kompas, Product Development Manager Otobox Supermarket Ban Indonesia Aan Nugroho mengatakan, tambal ban model tip top dilakukan pada bagian dalam dengan cara menutup celah lubang ban bocor menggunakan karet.

    Karena lapisan penambal karet di-press di dalam, maka tambalannya pun lebih kuat dan awet, sehingga baik untuk ban. Metode ini juga bisa digunakan untuk menambal ban yang bocor lebih dari satu titik samping hingga robek.

    Kekurangan tambal tip top

    Salah satu kekurangan metode tambal ini adalah harga yang ditawarkan relatif mahal, yakni Rp 40.000 sampai Rp 120.000 per lubang, dan tergantung besarnya lubang.

    Proses pengerjaan memakan waktu lama dan tidak praktis, karena harus membongkar ban. Selain itu, tidak semua toko atau bengkel ban menggunakan metode ini.

    Meski lebih mahal dan prosesnya lebih lama, tapi metode ini worth it untuk kamu pengguna ban tubeless karena bisa membuat usia pakainya lebih panjang.

    Apalagi mengingat harga ban tubeless yang lebih mahal dibanding ban biasa, kamu tentu nggak mau kan sering-sering menggantinya, kan?

    Ya, perbedaan harga ban tubeless dengan ban biasa memang cukup signifikan. Hal tersebut tentu bukan tanpa alasan, berikut kelebihan ban tubeless yang membuatnya lebih mahal dibandingkan ban biasa.

    1. Lebih kuat

    Kelebihan ban tubeless yang pertama ada pada daya tahannya. Jenis ban yang satu ini memiliki daya tahan yang lebih kuat dibandingkan ban lainnya. Lapisan fluid sealant yang dimilikinya berfungsi untuk merekatkan bagian yang terindikasi bocor.

    Jadi, apabila ada benda tajam seperti paku menancap ke permukaan, fluid sealant akan langsung memadatkan bagian tersebut sehingga tidak terjadi kebocoran. Dengan begitu, kamu tidak perlu khawatir ban mengalami kebocoran saat dalam perjalanan.

    2. Waktu penambalan lebih singkat

    Waktu penambalan yang dibutuhkan ban tubeless lebih singkat dibandingkan ban biasa. Caranya juga lebih praktis, sehingga lebih hemat waktu. Untuk menambalnya, cukup menggunakan cairan khusus yang kamu dapatkan saat pembelian.

    Masukan cairan tersebut ke area yang bolong, kemudian lepas benda tajam yang menjadi penyebab bocor, lalu tunggu beberapa saat hingga cairan mengeras. Penambalan dengan cairan bersifat sementara, sehingga ban tidak bisa digunakan terus menerus.

    Agar lebih maksimal dan aman, kamu tetap perlu membawanya ke bengkel atau tambal ban terdekat. Jika tidak, celah lubang akan lebih lebar.

    3. Tidak mudah bocor

    Ketahanan ban tubeless terhadap bocor juga lebih baik dibandingkan ban biasa. Apabila bocor, tekanan angin yang ada di dalamnya tidak mudah hilang, jadi tidak perlu panik apabila tidak ada bengkel tambal ban di sekitar kamu.

    Ban tubeless sendiri diklaim mampu menempuh jarak hingga 200 kilometer dalam keadaan bocor. Tahan banget, kan? Tapi, bukan berarti kamu bisa terus-terusan menunda untuk menambalnya, ya.

    Apabila sudah menemukan bengkel, segera melipir agar ban ditambal terlebih dahulu, barulah melanjutkan perjalanan.

    4. Aman di musim hujan

    Kelebihan ban tubeless lainnya adalah cocok digunakan saat musim hujan. Hal ini karena ban tubeless memiliki pola yang banyak. Semakin banyak motif, maka semakin aman digunakan di jalanan yang basah, karena air akan keluar di sela-sela pola tersebut.

    5. Mudah dirawat

    Ban tubeless memiliki perawatan yang cenderung mudah dan sederhana. Kamu cukup menjaga tekanan anginnya agar tidak kempes. Selain itu, jaga kebersihan ban dan velg untuk mencegah kelonggaran yang bisa membuat tekanan angin tidak sempurna.

    6. Dapat meningkatkan kestabilan berkendara

    Kelebihan ban tubeless yang terakhir adalah dapat meningkatkan kestabilan saat berkendara. Hal ini karena jenis ban ini memiliki karet yang lebih tebal dan lebih keras, sehingga daya cengkram terhadap aspal lebih baik.

    Dengan sejumlah keunggulan tersebut, tidak heran jika ban tubeless dibanderol dengan harga yang lebih mahal dibandingkan ban biasa, yakni mulai dari Rp 450 ribu. Sedangkan ban biasa kamu bisa menemukannya dengan harga mulai dari Rp 200 ribu-an.

    Meski lebih mahal, tapi worth it, kan? Jadi, jangan ragu untuk pakai ban tubeless, ya! Yuk berikan yang terbaik buat mobil kesayanganmu!

    Kunjungi OLX atau unduh aplikasinya di Google Play Store atau App Store untuk mendapatkan informasi terbaru tentang otomotif lainnya.

    GIIAS 2023
    Populer
    Berita Terkait