Sandal jepit, alas kaki yang satu ini jadi bahan perbincangan karena Korps Lalu Lintas Republik Indonesia (Korlantas Polri) menghimbau agar masyarakat tidak menggunakannya ketika berkendara sepeda motor.
Adapun alas kaki yang dianjurkan adala sepatu, karena resikonya lebih kecil dibandingkan sandal jepit bila terjadi kecelakaan lalu lintas.
Penggunaan sepatu untuk pengendara motor juga digaungkan Kasubdit Standar Cegah & Tindak Direktorat Keamanan dan Keselamatan Korlantas Polri, Kombes Pol Muhammad Tora kepada awak media.
“Sampai sekarang ini masih sebatas himbauan kepada pengendara agar tidak memakai sandal dan kami baru memberikan teguran,” ujar Tora beberapa waktu lalu.
Meski hanya berupa teguran, namun polisi berharap hal ini jadi sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, agar mengedepankan keamanan dan keselamatan, seperti menggunakan helm, jaket hingga sarung tangan ketika berkendara.
Resiko menggunakan sandal jepit
Larangan menggunakan sandal jepit ternyata mendapatkan sambutan positif dari Praktisi Road Safety and Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu.
Kata Jusri, jika terjadi insiden atau kecelakaan di jalan raya, dan pengendara motor menggunakan sandal jepit, maka itu sangat rentan mengingat kaki tak ada perlindungan.
“Sandal itu sangat rentan bergesekan dengan aspal di jalan. Bagaimanapun keselamatan adalah pilihan hidup kita,” ujar Jusri.
Bagi Jusri, larangan penggunaan sandal jepit bukan sekadar usulan polisi agar bisa mencari kesalahan pengendara.
Jauh dari hal tersebut, penggunaan sandal jepit saat naik motor untuk memberikan rasa aman dan nyaman ketika berkendara
“Sudah berapa banyak orang yang gagal produktif, gara-gara kakinya cacat dan sobek berhari-hari. Berapa banyak orang yang kehilangan waktunya, padahal (dalam pekerjaan) dia harus bertemu bos atau berjualan,” ucapnya.
Jusri sendiri mengkhawatiri jika ketika hujan turun, pengendara motor justru melepas sepatu dan memasukkannya ke dalam tas atas bagasi, kemudian mereka memilih cekeran atau hanya menggunakan sandal jepit.
Maka dari itu, lanjut Jusri, fenomena menggunakan sandal jepit harus dihilangkan dan hal yang dilakukan Korlantas merupakan gebrakan aktual perlu didukung.
Jusri sendiri menyarankan pengendara menggunakan sepatu yang dapat melindungi mulai dari pergelangan, jari-jari sampai telapak kaki.
Untuk jenis sepatunya, kata dia, tentu saja yang nyaman di kaki namun tetap kuat, tidak mudah lepas dan memiliki daya cengkram yang baik.
OLXers mau cari dan beli mobil bekas berkualitas, yuk cek di OLX Autos.
Nasib buruk kini tengah dialami para pembalap Honda di ajang MotoGP 2022. Pasalnya, dalam beberapa seri gelaran balapan, Honda tak kunjung juara. Apakah karena tak ada Marc Marquez?
Bahkan dalam seri MotoGP Jerman 2022 yang digelar 19 Juni 2022 lalu, untuk pertama kalinya dalam 40 tahun terakhir, para pembalap Honda tidak mencetak poin sama sekali.
Padahal, di ajang balapan bergengsi tersebut dua tim yang membetot motor Honda ikut diturunkan, yaitu Honda LCR dan Repsol Honda. Demikian dilansir MotoGP.
Kegagalan motor Honda dengan tidak meraih poin terjadi saat Grand Prix Prancis 1982 silam, dimana mesin motornya baru beralih menggunakan mesin empat tak.
Disebutkan Pol Espargaro, Takaaki Nakagami dan Alex Marquez tidak berhasil menyelesaikan balapan.
Sedangkan satu-satunya pembalap Honda yang menyentuh garis akhir adalah Stefan Bradl yang tak lain merupakan pembalap pengganti Marc Marquez.
Hanya saja, selain tidak diunggulkan, Bradl cuma mampu di urutan ke-16 dan memastikan dia tak mendapatkan poin alias nol.
Hasil di Sachsenring ini cukup disayangkan, padahal Honda dikenal selalu mendominasi di sirkuit tersebut.
Lihat saja, sejak 2010-2012 pembalap Honda Dani Pedrosa selalu naik podium. Kemudian 2013- musim lalu Marc Marquez selalu berada di puncak.
Permasalah parapembalap
Pol Espargaro dari tim Repsol Honda mengalami cedera tulang rusuk dan harus masuk pit di MotoGP Jerman 2022. (MotoGP)
Jika ada yang menyebut motor Honda lemah, tentu saja tidak. Pasalnya, Pol Espargaro sempat mendapatkan hasil memuaskan di MotoGP Qatar 2022.
Bahkan Marc Marquez dalam beberapa seri balapan masih bisa berada di enam teratas.
Akan tetapi, di Sachsenring, Jerman, kemarin bak sudah jatuh tertimpa tangga, para pembalap Honda mengalami masalah.
Ya, Pol Espargaro terpaksa masuk pit setelah melahap dua putaran. Disebutkan dia mengalami cedera tulang rusuk, pasca sesi latihan bebas.
Sementara itu, Alex Marquez mengalami masalah pada motor RC213V, hingga menyebabkan dia harus mundur di lap ketujuh.
Sedangkan Takaaki Nakagami harus Kembali menelan pil pahit, karena kehilangan kendali motornya. Kecelakaan yang dialami Nakagami ini menjadikan serangkaian kegagalan di tiga seri terakhir MotoGP 2022.
Honda tanpa Marc Marquez di MotoGP
Marc Marquez pembalap tim Repsol Honda. (Shuttertstock)
Rekor buruk Honda di balapan MotoGP 2022 cukup mencengkan. Tak pelak, banyak yang menyebutkan kegagalan Honda meraih angka di Sachsenring, tak lepas dari ketidakhadiran Marc Marquez.
Ya, mundurnya Marquez dari balapan MotoGP 2022 memang perlu dilakukan atas saran dokter demi kesehatan dan masa depan the Baby Alien agar bisa kembali masuk lintasan.
Marquez saat ini sedang melakukan penyembuhan cedera dan harus absen hingga akhir musim balapan 2022. Namun kabar baiknya, pasca operasi Marquez kini merasa lebih baik jika dibandingkan sebelumnya.
Sebaliknya, akibat patah lengan kanan imbas kecelakaan di Jerez pada tahun 2020, ternyata membuat Marquez kerap tampil maksimal di MotoGP 2022.
Oia, di lintasan Sachsenring, MotoGP Jerman juga ternyata salah satu lintasan yang cukup sayang dilewatkan Marquez. Pasalnya, di sirkuit tersebut dia berhasil meraih delapan kemenangan.
Nah, berikut ini klasmen sementara balapan MotoGP 2022 per 19 Juni 2022:
1. Fabio Quartararo (Yamaha) 172 poin
2. Aleix Espargaro (Aprilia) 138 poin
3. Johann Zarco (Ducati) 111 poin
4. Enea Bastianini (Ducati) 100 poin
5.Brad Binder (KTM) 82 poin
6. Francesco (Ducati) Bagnaia 81 poin
7. Jack Miller (Ducati) 81 poin
8. Alex Rins (Suzuki) 69 poin
9. Joan Mir (Suzuki) 69 poin
10.Miguel Oliveira (KTM) 64 poin
11. Jorge Martin (Ducati) 61 poin
12. Marc Marquez (Honda) 60 poin
13. Luca Marini (Ducati) 52 poin
14. Maverick Vinales (Aprilia) 46 poin
15. Pol Espargaro (Honda) 40 poin
16. Takaaki Nakagami (Honda) 38 poin
17. Marco Bezzecchi (Ducati) 35 poin
18. Alex Marquez (Honda) 26 poin
19. Franco Morbidelli (Yamaha) 25 poin
20. Fabio Di Giannantonio (Ducati) 16 poin
21. Darryn Binder (Yamaha) 10 poin
22. Andrea Dovizioso (Yamaha) 10 poin
23. Remy Gardner (KTM) 9 poin
24. Raul Fernandez (KTM) 5 poin
25 Michele Pirro (Ducati) 0 poin
26. Stefan Bradll (Honda) 0 poin
27. Lorenzo Savadori (Aprilia) 0 poin.
OLXers mau cari dan beli mobil bekas berkualitas, yuk cek di OLX Autos.
Sebagai pengendara, maka tentunya OLXers harus mengetahui dengan pasti cara untuk cek bushing arm mobil. Komponen ini mengambil bagian penting dalam kendaraan.
Alhasil, Anda harus menjaga bushing arm untuk keselamatan. Selain itu, mengetahui keadaan bushing arm mobil juga berguna ketika OLXers ingin membeli mobil bekas.
Sebab, bushing arm yang merupakan komponen pada kaki-kaki mobil memiliki fungsi yang sangat penting sehingga kondisinya harus terjaga.
Mudahnya Cek Bushing Arm Mobil
Kaki-kaki mobil merupakan bagian terpenting, apalagi bagi OLXers yang berencana cari mobil bekas di OLX Autos.
Terdapat berbagai jenis komponen yang ada di bagian kendaraan roda empat ini. Tentu saja setiap komponen yang ada di kaki mobil tersebut berguna.
Mereka memiliki fungsinya masing-masing. Sehingga, setiap komponen di dalamnya tersebut juga harus mendapat perawatan tersendiri. Salah satu komponen yang ada di dalam kaki mobil adalah bushing arm.
Dikutip dari harapanrakyat.com, bushing arm berfungsi untuk menyerap berbagai getaran dari jalanan. Selain itu, komponen satu ini juga berperan sebagai pendukung kinerja pada bagian kaki mobil.
Apabila Anda akan membeli mobil bekas, maka hal yang perlu diperhatikan adalah kondisi dari kaki mobil tersebut, termasuk bushing arm. Jika kaki mobil masih baik, maka artinya masih sangat layak untuk dibeli.
Sebaliknya, jika tidak, maka berarti mobil tersebut sudah tidak layak dibeli karena bisa jadi menimbulkan penyesalan.
Pasalnya, kaki mobil menerima tekanan yang paling besar. Oleh karena itu, komponen ini akan sangat mempengaruhi aspek kenyamanan hingga keselamatan pengguna.
Mengetahui kondisi bushing arm mobil tidaklah sulit. OLXers bahkan bisa melakukan pengecekan dengan langkah mudah, yakni memperhatikan arah laju mereka.
Ketika mobil bergerak, maka OLXers bisa memperhatikan ke mana mereka melaju. Apabila arahnya sedikit melenceng ke arah kanan maupun kiri, maka sebaiknya OLXers bisa langsung bagian bushing arm karena itu bisa menjadi indikasi kerusakan.
Arah mobil yang tidak stabil tersebut terjadi karena pada dasarnya bushing arm ini berguna sebagai titik tumpu roda dan lengan pencengkram roda mobil. Jadi, apabila mereka rusak, maka tidak ada yang menjadi titik tumpu roda.
Selain melihat arah laju mobil, Anda juga bisa mengecek keadaan bushing arm dengan mendengarkan suara. Biasanya bushing arm yang rusak akan menimbulkan suara yang bising dan mengganggu sehingga menjadi tidak nyaman.
Apakah Perlu Merawatnya?
Bushing arm yang rusak akan menimbulkan rasa yang tidak nyaman untuk para penggunanya. Jika ingin tetap nyaman dan aman saat berkendara, maka tentu saja Anda wajib merawatnya.
Ketika karet bushing sudah mulai getas, maka akan timbul bunyi kasar. Bunyi juga bisa muncul akibat karet bushing yang pecah-pecah sehingga bagian arm mobil oblak.
Jika Anda sudah merasakan ciri-ciri tersebut, maka segera saja lakukan perawatan agar kerusakan tidak semakin parah dan biaya yang dikeluarkan juga tidak membengkak.
Mobil SUV vs MPV? Hal ini sempat menjadi perdebatan dan sumber kegalauan bagi calon pembeli mobil. Mana yang paling tepat untuk dibeli? Lalu bagaimana kelebihan dan kekurangan dari masing-masing mobil tersebut.
Bagi Anda yang ingin membeli mobil baru, dan faktor ukuran serta kapasitas mobil adalah prioritas utama, maka tipe mobil SUV dan MPV adalah yang paling tepat buat Anda.
Namun, saat ini banyak obrolan terjadi, yang membanding-bandingkan, lebih baik beli SUV atau beli MPV, ya? Mungkin Anda juga salah satunya. Tentunya kedua jenis mobil ini dirilis untuk memenuhi kebutuhan penggunanya yang berbeda-beda.
Lalu, apa sajakah masing-masing kelebihan serta kekurangan dari mobil jenis SUV dan MPV? Mari kita bahas secara rinci di artikel berikut!
Sebelum mulai membahas masing-masing kelebihan dan kekurangan kedua jenis mobil tersebut. Mari kita kenali jenis mobilnya terlebih dahulu.
Apa itu SUV? Sport Utility Vehicle atau SUV adalah mobil yang dengan kapasitas tenaga yang besar.
Selain bertenaga, mobil ini juga tepat untuk melibas jalanan dengan medan berat dengan lancar. SUV juga identik dengan body yang besar dan lekukan bodi yang kekar sehingga penggunanya bisa merasakan sensasi mengemudi kendaraan yang “berwibawa”.
Di Indonesia sendiri, mobil bertipe SUV kini semakin populer dan banyak penggunanya.
Merespon kebutuhan ini, banyak pabrikan otomotif yang mengeluarkan model SUV untuk ditawarkan di pasar otomotif nasional.
Mengenal lebih jauh tentang mobil SUV, ada beberapa ciri khusus yang membedakan antara SUV dan MPV. Berikut rinciannya:
Sasis dan Suspensi Mobil SUV
Mobil bertipe SUV biasanya memiliki sasis serta suspensi monokok. Selain itu, di beberapa tipe seperti yang support untuk off-road, as rodanya cenderung kaku untuk meningkatkan kemampuan off-road.
Mesin Berkapasitas Tinggi
Sudah tidak heran bahwa dengan body yang besar gagah, mobil SUV memiliki tenaga yang besar. Hal ini untuk mendukung dari fungsinya sebagai mobil di segala medan.
Penggerak Semua Roda
Walaupun tidak semua seri jenis SUV memiliki empat penggerak roda depan dan belakang, namun umumnya full SUV sudah memiliki sistem penggerak 4X4.
Ground Clearance Tinggi
Untuk dapat lancar melewati jalan dengan medan berat, maka ketinggian atau ground clearance SUV lebih tinggi diatas rata-rata. Hal ini juga berfungsi agar suspensi dapat bekerja dengan baik sehingga penumpang lebih nyaman saat di dalam mobil.
Mobil SUV memiliki beberapa karakteristik dan juga pembagian dari masing-masing jenis berdasarkan ukuran dan fitur-fiturnya. Berikut masing-masing pembagian jenis SUV yang ada di Indonesia:
Mini SUV
Jenis ini merupakan SUV yang terkecil dari segala kelasnya. Mini SUV mendapatkan popularitasnya di Jepang, karena negara tersebut menerapkan pajak yang tinggi pada kendaraan berdimensi besar, dan kebutuhan konsumennya yang fokus pada kendaraan yang compact.
Secara hitung-hitungan, dari performa mesin dan rangka mobil, tipe ini tergolong SUV, namun hanya ukuran mungilnya saja yang membedakan. Contoh mini SUV antara lain Suzuki Jimny, Daihatsu Rocky, dan Toyota Raize.
Compact SUV
Selanjutnya, versi yang sedikit lebih besar dari Mini SUV, yakni Compact SUV. Tipe ini secara ukuran, relatif mengimbangi mobil-mobil yang mengedepankan kapasitas penumpang. Compact SUV termasuk dalam segmen mobil city car.
Contoh dari Compact SUV yang dipasarkan di Indonesia antara lain Honda BR-V, dan Suzuki SX-4.
Masuk ke tipe dengan ukuran yang lebih besar lagi, namun bukan yang terbesar, ialah Medium SUV. Mobil ini bisa disebut sebagai jenis SUV yang sesungguhnya.
Mobil ini mencoba untuk menggabungkan kebutuhan konsumen, antara mobil bertenaga, namun juga memiliki ukuran yang mobil menengah kelas premium. Contoh mobil-mobil Medium SUV antara lain, Honda HRV, Mazda CX-3, dan Wuling Almaz.
Full SUV
Lalu yang terakhir, SUV dengan ukuran terbesar dan yang populer, yakni Full SUV. Secara ukuran, tipe ini cukup menonjol karena tergolong besar dan memiliki performa mesin yang optimal di kelas SUV.
Sebagian besar model SUV dibangun dengan sasis sekelas truk pick-up untuk melibas medan berat. Mobil SUV terbaik dan terpopuler di Indonesia bisa dikatakan Mitsubishi Pajero Sport, Toyota Fortuner dan Hyundai Palisade.
Sekarang kita bahas jenis mobil selanjutnya yang menjadi penantang SUV, yakni MPV. Sesuai namanya yaitu Multi-Purpose Vehicle, MPV didesain untuk memenuhi banyak kebutuhan pengemudinya.
Apa saja keunggulan yang bisa dinikmati para pemilik MPV? Diantaranya seperti kapasitas kabin yang lega, praktis dan nyaman dikendarai, memiliki efisiensi bahan bakar yang baik, dan harganya yang relatif terjangkau.
Walau dari sisi kapasitas mesin tidak sebesar dari SUV, namun MPV memiliki keunggulan yakni lebih nyaman dikendarai, cocok sebagai mobil keluarga dan nyaman walau dalam perjalanan jauh sekalipun.
Di Indonesia sendiri, mobil juga sangat populer karena kelebihan-kelebihannya tersebut. Dengan antusias konsumen yang tinggi, beberapa pabrikan mobil juga turut merilis versi MPV untuk ditawarkan di pasar otomotif Indonesia.
Beberapa MPV dengan banyak peminat yakni, Toyota Kijang Innova, Honda Mobilio, Mitsubishi Xpander, Suzuki Ertiga tak lupa pula mobil sejuta umat, Avanza dan Xenia.
Berbicara mengenai karakteristik atau ciri mobil MPV, ada beberapa poin penting yang menandakan sebuah mobil bertipe MPV. Antara lain adalah:
Kapasitas Kabin Luas
Karena MPV memiliki dimensi body yang tinggi dan lebar, ruang kabin mobil akan terasa lebih lega. Selain itu, MPV juga umumnya memiliki susunan bangku tiga baris dengan kapasitas 7-8 orang penumpang termasuk pengemudi.
Konfigurasi Fleksibel
Karena mobil ini bernama multi-purpose atau digunakan untuk banyak tujuan, maka tidak heran penggunanya bisa menyesuaikan mobil ini sesuai kebutuhan.
Susunan seat paling belakang bisa dilipat untuk memperluas bagasi, atau bahkan bisa dilipat hingga menyisakan baris terdepan jika mobilnya ingin Anda gunakan untuk memindahkan barang besar.
Kendaraan Dengan Faktor Keselamatan Tinggi
Dengan ground clearance rendah, MPV tentunya memiliki pusat gravitasi yang lebih rendah dan lebih aman dari situasi dimana mobil bisa saja terguling. MPV modern juga memiliki sejumlah fitur keselamatan yang canggih.
Selain itu, rerata mobil MPV memiliki rangka yang lebih besar, hingga di situasi darurat, penumpang bisa menyelamatkan diri dengan keluar dari kendaraan dengan bahaya yang minimal.
Sudah lebih paham mengenai Apa beda SUV dan MPV, bukan? Sekarang mari kita bahas perbandingan antara mobil SUV dan MPV. Kita akan rangkum berdasarkan kelebihan serta kekurangannya.
Kelebihan SUV vs MPV
Memiliki tenaga yang besar sehingga cocok untuk melintasi medan berat dan jalanan yang menanjak,
Ground clearance yang tinggi sehingga cocok dikendarai di segala jenis jalan baik yang rata maupun bergelombang,
Memiliki tampilan yang kekar dan menambah kewibawaan pengemudinya,
Sistem penggerak empat roda yang membuatnya cukup tangguh sebagai mobil off-road maupun on-road,
Handling atau pengendalian mobil yang nyaman bagi pengemudinya.
Kekurangan SUV vs MPV
Dengan tenaganya yang besar, konsumsi bahan bakar termasuk boros, namun bisa diakali dengan membeli tipe diesel
Faktor keselamatan yang tidak sebaik mobil lainnya. SUV dengan dimensinya yang cenderung tinggi, menyebabkan lebih mudah untuk terguling,
Beresiko menimbulkan efek kecelakaan yang lebih fatal kepada pengendara lain karena dimensinya yang jauh lebih besar,
Harganya jualnya yang relatif lebih mahal, begitu pula biaya servis, pajak kendaraan dan asuransinya.
Secara ringkasnya, ada lebih banyak kelebihan yang akan Anda terima daripada kelemahan dari mobil MPV. Diantaranya fungsionalitas dan faktor keamanan. Sementara SUV, desainnya yang berwibawa akan lebih menarik dan cocok bagi Anda yang mengedepankan penampilan dan wibawa di jalanan.
Setelah melihat masing-masing kelebihan serta kekurangan dari SUV dan MPV, apakah Anda dapat membayangkan mana mobil yang lebih cocok dengan kebutuhan serta selera Anda untuk saat ini?
Tapi yang paling pasti, memilih mobil mestinya berdasarkan pertimbangan yang panjang karena akan Anda gunakan untuk jangka waktu yang panjang. Oleh karena itu, membeli mobil baik mencicil ataupun kredit SUV atau Kredit MPV, tidak begitu masalah, yang penting adalah apakah mobil tersebut tepat untuk Anda!
Bila Anda ingin mempertimbangkan untuk membeli mobil bekas, untuk menghemat budget, tentunya hal tersebut sangat memungkinkan. Karena sekarang cukup banyak mobil bekas berkualitas yang bisa Anda temukan di OLX Autos!
Dengan layanan inspeksi mobil, drive thru, dan opsi pembayaran cash, cicilan DP rendah dan metode pembayaran lainnya, Anda bisa dengan mudah bertransaksi kendaraan dengan harga yang terbaik, serta dijamin kualitasnya oleh OLX!
Penjualan sepeda motor jenis skuter matik masih menjadi primadona di pasar otomotif nasional. Bahkan motor tanpa gigi ini menguasai pasar sepeda motor di Tanah Air hingga lebih 80 persen.
Berbagai alasan konsumen memilih skuter matik, mulai dari mudah dikendarai sampai irit dalam urusan konsumsi bahan bakar.
Belum lagi dengan perkembangan teknologi semakin maju, skuter matik jadi lebih canggih, fitur melimpah, namun urusan harganya masih terjangkau.
Bicara soal skuter matik, konon jenis motor ini tak aman, saat melaju melewati jalanan menurun cukup panjang.
Tips Naik Motor Matik
Berangkat dari kasus ini, Yamaha Riding Academy (YRA) Yogyakarta memberikan beberapa tips menggunakan motor matik di jalur menurun.
Mau tahu apa saja tipsnya, berikut ulasannya.
1. Gunakan perangkat keselamatan
Gunakan selalu perangkat keselamatan saat berkendara motor seperti helm, jaket lengan panjang, celana panjang, sarung tangan, hingga sepatu.
Oia, sepatu ya jangan sandal jepit, seperti dianjurkan Korlantas Polris.
Selain itu, pastikan kondisi tubuh sehat dan motor dalam keadaan prima.
2. Pelajari terlebih dahulu rute
Ketika hendak melakukan perjalanan, sebaiknya pelajari rute yang akan dilewati.
Untuk mencari rute bisa menggunakan jaringan internet, kemudian menelusuri melalui aplikasi GPS, atau sosial media atau internet.
Pastikan rute yang akan dilewati familiar dan aman.
3. Pastikan kondisi rem sepeda motor prima
Saat hendak melakukan perjalanan, maka cek kondisi minyak rem agar volume dan kualitas minyak rem sesuai dengan rekomendasi pabrikan.
Pastikan minyak rem tidak berkurang atau mengalami kebocoran. Selain itu, perhatikan kondisi kampas rem, pastikan dalam kondisi baik dan belum habis.
4. Jaga kecepatan
Agar tetap aman. Sebaiknya jaga kecepatan sepeda motor agar mudah untuk dikendalikan.
5. Gunakan rem depan dan belakang
Ketika menggunakan skuter matik dan jalanan menurun gunakan rem depan dan belakang secara bersamaan.
Hindari melakukan pengereman secara mendadak dan keras ini akan membuat ban mudah slip.
6. Posisi tubuhyang tepat
Pastikan posisi tubuh tepat saat melakukan pengereman. Caranya, posisikan badan agak tegak, pandangan luas ke depan, lengan dan bahu kondisi rileks.
Selain itu, pastikan genggaman tangan di stang motor cukup kuat, kemudian gunakan jari tangan untuk menarik tuas rem dengan kekuatan jari yang cukup (2 atau 4 jari).
7. Hindari pengereman terus menerus
Dalam kondisi jalan menurun dan panjang, hindari penggunaan rem secara terus-menerus dalam waktu yang lama.
Ya, ini dapat membuat perangkat pengereman motor menjadi panas, namun menyebabkan kekuatan rem berkurang.
Apabila kekuatan rem dirasakan berkurang, sebaiknya berhenti sejenak agar kondisi suhu rem turun dan kekuatan rem bisa kuat kembali.
Kalau menurut OLXer apalagi tipsnya?
OLXers mau cari dan beli mobil bekas berkualitas, #PilihYangPasti di OLX Autos.
Polri, Jasa Raharja dan Pemerintah Daerah berkolaborasi untuk merumuskan kebijakan strategis dalam meningkatkan pendapatan negara dari sektor pajak kendaraan bermotor.
Berdasarkan database DASI-Jasa Raharja, dari 103 juta kendaran yang tercatat di Kantor Bersama Samsat, sebanyak 40 juta atau sekitar 39 persen kendaraan belum melunasi pembayaran pajak.
Sementara yang memiliki tingkat kepatuhan masyarakat untuk membayar pajak hanya sebesar 61 persen.
“Kondisi ini tentunya menjadi ironi dimana secara kasat mata bahwa kendaraan bermotor yang beroperasi di jalan raya semakin padat,” tulis Jasa Raharja dalam situs resminya.
Tidak hanya itu, tingginya volume kendaraan bermotor di jalan raya, dianggap memiliki potensi terjadi kecelakaan lalu lintas yang tentu saja membahayakan jiwa.
Disisi lain, banyak yang tidak bayar pajak, membuat negara berpotensi kehilangan penerimaan dari sektor pajak kendaraan bermotor yang cukup signifikan.
Sanksi tak bayar pajak kendaraan bermotor
Terkadang, tidak membayar pajak kerap dianggap sepele untuk sebagian masyarakat. Bahkan, mereka yang tidak memperpanjang pajak, kerap beralasan kendaraan yang digunakan hanya untuk jarak dekat.
Kendati demikian Polri, Jasa Raharja dan Pemerintah Daerah melalui Tim Pembina Samsat Nasional melakukan rekonsiliasi untuk menerapkan kebijakan penghapusan registrasi dan identifikasi.
Tentunya ini akan berlaku bagi kendaraan bermotor yang tidak melakukan registrasi ulang sekurang-kurangnya dua tahun setelah habis masa berlaku Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK).
Penerapan kebijakan ini tentunya akan dilakukan secara bertahap dan akan diawali dengan sosialisasi untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tingkat kepatuhan dapat ditingkatkan.
Sosialisasi tersebut mengenai proses pemblokiran atau penghapusan data kendaraan bermotor jika tidak melaksanakan pengesahan STNK, Pembayaran Pajak, dan Pembayaran Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) sekurang-kurangnya 2 tahun.
Menurut Direktur Utama Jasa Raharja Rivan Purwantono, sosialisasi akan dilakukan dalam beberapa tahap.
“Pertama, sosialisasi melalui publikasi media TV, media sosial, flyer, dan webinar,” jelasnya.
Kedua, melibatkan pakar dan pemerhati transportasi untuk mendapatkan masukan. Ketiga, Sosialisasi dan edukasi kepada Pemerintah Daerah.
Rivan menambahkan, guna mendorong kebijakan tersebut Kementerian Dalam Negeri turut mempersiapkan rencana memberikan stimulus kepada masyarakat berupa penghapusan Biaya Bea Balik Nama (BBN II) dan penghapusan Denda Progresif untuk Kepemilikan Kendaraan.
Aturan berdasarkan UU No 22 Tahun 2009 tentang LLAJ
Kebijakan ini dianggap sejalan dengan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, khususnya Pasal 74 yang berbunyi.
Kendaraan Bermotor yang telah diregistrasi sebagaimana dimaksud dapat dihapus dari daftar registrasi dan identifikasi Kendaraan Bermotor atas dasar:
a. permintaan pemilik Kendaraan Bermotor; atau
b. pertimbangan pejabat yang berwenang melaksanakan registrasi Kendaraan Bermotor.
(2) Penghapusan registrasi dan identifikasi Kendaraan Bermotor sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b dapat dilakukan jika:
a. Kendaraan Bermotor rusak berat sehingga tidak dapat dioperasikan; atau
b. pemilik Kendaraan Bermotor tidak melakukan registrasi ulang sekurang-kurangnya dua tahun setelah habis masa berlaku Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor.
(3) Kendaraan Bermotor yang telah dihapus sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak dapat diregistrasi kembali.
Gimana OLXers, sebelum dihapus yuk kita bayar pajak.
Mau beli mobil bekas berkualitas untuk mudik bisa kunjungi OLX Autos.
Selebritis ternama sekelas Justin Bieber ternyata di blacklist atau masuk daftar hitam di catatan Ferrari.
Perusahaan dengan logo Kuda Jingkrak kabarnya sedang ogah menjual mobil kepada penyanyi tersebut.
Nah, OLXers mau tahu kenapa seorang Justin Bieber yang kaya dan dikenal jutaan orang di dunia bisa di blacklist Ferrari. Berikut ulasannya.
Melansir beberapa sumber, penyanyi kelahiran Kanada, 1 Maret 1994 tersebut melanggar kode etik yang diterapkan Ferrari, termasuk cara merawatnya.
Kesalahan Justin Bieber
Justin Bieber pernah memiliki Ferrari 458 Italia dan menjualnya pada tahun 2017. (Carbuzz)
Ketika memiliki Ferrari 458 Italia suami dari Hailey Rhode Baldwin sempat kehilangan mobil tersebut. Namun hilangnya mobil Ferrari itu ternyata tidak benar.
Usut punya usut, Bieber ternyata lupa memarkirkan mobilnya saat menghadiri pesta di Hotel Montage, Beverly Hills, Los Angeles, Amerika Serikat. Mobil tersebut akhirnya ditemukan kembali setelah tiga minggu dicari.
Bieber juga pernah melanggar aturan lalu lintas saat mengendarai Ferrari 458 Italia, sehingga dirinya mendapatkan ‘surat cinta’ alias tilang dari petugas kepolisian.
Tidak hanya itu, Bieber juga melakukan modifikasi Ferrari 458 Italia, dengan alasan tidak puas warna asli dari pabrikan.
Alhasil, Bieber merubah warna putih Ferrari 458 Italia menjadi Frozen Blue. Menurut sumber, modifikasi tersebut dilakukan di West Coast Customs.
Dia juga menambah body kit Liberty Walk, velg Forgiato ring 20 inch, interior ikut dirombak khususnya audio, serta mengganti warna logo Ferrari menjadi hitam.
Setelah merubah warna asli mobilnya, Bieber memutuskan melelang mobil tersebut untuk amal.
Aturan Ferrari
Nah, terkait beredarnya kasus selebriti seperti Justin Bieber tak boleh membeli Ferrari, ternyata direspon langsung perusahaan berbasis di Maranello, Italia.
Ferrari pun memberikan beberapa syarat ketika memiliki Ferrari. Pertama, konsumen dilarang melakukan modifikasi secara berlebihan.
Kedua, konsumen juga dilarang menjual mobilnya di tahun tahun pertama.
Ferrari pun mengklarifikasi, bahwa mereka tidak memveto pelanggan mana pun termasuk Justin Bieber untuk memiliki mobil Ferrari.
Hanya saja, Bieber tidak akan mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan model eksklusif dan edisi khusus.
“Ferrari berhak untuk memutuskan edisi khusus,” tulis Ferrari dilansir Marca.
Syarat membeli mobil Ferrari edisi spesial
Memiliki mobil Ferrari memang akan memiliki kesan berbeda. Bahkan bisa menaikan gengsi dan meningkatkan status sosial.
Perbedaan merasakan atau memiliki mobil Ferrari diungkapkan Ferrari Driver’s Club, Fabio Barone.
“Ferrari adalah karya seni, jadi pabrikan berhak memastikan bahwa karya seni kendaraan dilindungi,” jelasnya.
Bahkan untuk mendapatkan Ferrari apalagi edisi terbatas dan spesial, hampir tidak mungkin dilakukan untuk manusia biasa.
Mobil-mobil langka yang dibuat Ferrari biasanya terjual habis jauh sebelum masyarakat mengetahui keberadaannya.
Bahkan, orang yang beruntung mendapatkannya mesti masuk dalam daftar tunggu, dan banyak proses.
Ya, membeli mobil berlogo Kuda Jingkrak apalagi edisi spesial dan terbatas harus memenuhi beberapa syarat, aturan yang tak boleh dilanggar.
Robert Herjavec, milioner dan juga Ferrarista berbagi pengalamannya ketika harus membeli Ferrari edisi terbatas.
Nah, apa saja yang harus dipenuhi seorang calon pembeli mobil Ferrari menurut Herjavec, berikut ulasannya:
1. Calon Konsumen Diperiksa Latar Belakangnya
Jika sebuah dealer hanya memeriksa kartu kredit untuk melancarkan proses jual beli, maka tidak untuk Ferrari. Uang saja tidak cukup.
Rumor yang beredar, Ferrari akan lebih menyukai pria yang berusia di atas 40 tahun, dengan latar belakang tanpa masalah dan memiliki reputasi sangat baik.
2. Jika Sudah Punya, Tidak Boleh Menjualnya di Tahun Pertama
Pada umumnya, mobil yang dibeli konsumen adalah sudah pasti si pembeli berhak melakukan apapun, termasuk langsung menjualnya.
Namun hal itu tidak boleh dilakukan jika membeli mobil Ferrari edisi spesial dan terbatas.
Sebaliknya, ketika membeli mobil Ferrari maka OLXer dilarang menjualnya di tahun pertama, dan jika menjual mobil Ferrari harus memberikan informasi ke dealer.
Cara ini dilakukan untuk mencegah pemilik mendapatkan keuntungan secara langsung, sehingga menurunkan nilai dari edisi terbatas.
Ferrari juga lebih menyukai si pemilik benar-benar mengendarai mobil tersebut daripada hanya untuk pamer.
Oia, Ferrari lebih menyukai membeli kembali mobilnya jika sang pemilik sudah tak menginginkannya.
3. Tidak Untuk Lamborghini
Jika OLXer benar-benar kaya raya dan kolektor mobil super mewah, maka jangan sekali-sekali ingin punya mobil Ferrari edisi spesial dan terbatas apabila di garasinya ada Lamborghini.
Bahkan, jika OLXer menjadi daftar VIP Ferrari yang memiliki banyak mobil Ferrari, namun ketika memiliki satu unit Lamborghini, maka hal itu akan membuat Anda dicoret dari daftar pembeli Ferrari.
4. Tidak Menutupi Logo dan Memodifikasi Secara Drastis
Ferrari menganggap, mobil yang dibuatnya sudah sempurna. Maka dari itu, Ferrari melarang konsumennya untuk tidak merusaknya dengan cara apapun, termasuk modifikasi berlebihan.
Semua hal yang berbau soal Ferrari wajib dilakukan oleh Ferrari, mulai dari perawatan dan perbaikan.
Jika tidak, maka suku cadang dan garansi akan dibatalkan. Serta OLXer akan di blacklist.
5. Pernah Masuk Pabrik Ferrari, Belum Tentu Jadi Anggota VVIP
Untuk masuk dan melihat langsung proses produksi di pabrik Ferrari di Maranello, Italia, memang tidak sembarangan orang.
Jika pun OLXer sudah masuk pabrik seperti selebritis dan orang ternama, tapi ketika ingin membeli mobil Ferrari edisi spesial dan terbatas, jangan terlalu banyak berharap.
6. Harus Menjadi Keluarga dan Beli Banyak Ferrari
Untuk membeli mobil Ferrari edisi spesial dan terbatas memang harus menjadi keluarga atau Ferrarista sejati.
Setidaknya, untuk membeli mobil Ferrari edisi spesial dan terbatas, setidaknya sudah memiliki empat unit model sebelumnya.
7. Jangan Mengatakan Hal Buruk soal Ferrari
Jika OLXer punya mimpi membeli sebuah Ferrari, maka jangan mengatakan hal buruk soal merek tersebut.
Seperti halnya wartawan otomotif Chris Harris dan rapper 50 Cent, mereka memang memiliki syarat untuk mendapatkan Ferrari, tapi karena perkatanya, maka mereka di blacklist Ferrari.
OLXers mau cari dan beli mobil bekas berkualitas, yuk cek di OLX Autos.
Kendaraan listrik semakin banyak bermunculan. Hal ini pun membuat Morris Garage atau MG mempersiapkan kehadiran mobil listrik bernama, MG Mulan.
Ya, MG memang cukup serius melakukan invasi di berbagai negara, termasuk berinovasi dengan menawarkan produk mobil listrik.
Alhasil, MG Mulan yang bertemakan ‘Global Pure Electric SuperPower Crossover’ diklaim jadi produk yang mengedepankan unsur estetika, keselamatan, ramah lingkungan, performa dan kualitas tinggi global yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dunia.
Dalam keterangannya, MG Mulan memiliki tiga keunggulan utama. Pertama, pengalaman menyenangkan berkendara penggerak roda belakang berdaya listrik yang sangat baik.
Kedua, pemberdayaan ‘datar ultra-tipis’ dari seluruh kendaraan. Ketiga, fitur yang dibenamkan komplit.
MG Mulan juga dirancang dengan visi global modern, melalui penggunaan yang fungsional dalam berkendara, serta mengedepankan trend model yang personalize, dengan tampilan warna kaya dan kontras.
Kelebihan MG Mulan
Meski belum dibeberkan detail spesifikasi, fitur dan teknologi yang dibenamkan, namun sebagai merek global, pengembangan MG Mulan berkiblat pada standar keselamatan bintang lima Eropa (Euro NCAP).
Nah, beberapa hal menarik dari MG Mulan yaitu memiliki platform sistemasi eksklusif, dan mengadopsi desain balok triple impact.
Selain itu ada juga aplikasi kapasitor CPM, dan perlindungan keselamatan baterai yang ditingkatkan secara signifikan, sehingga memberikan keamanan maksimal.
Untuk tampangnya sendiri, MG Mulan cukup menarik dengan lampu depan-belakang menggunakan LED, kemudian keberadaan spoiler belakang menambah kesan sporty.
Tak lupa keberadaan sunroof panoramik yang luas, membuat mobil ini tampak kekinian dan terkesan mewah.
MG Mulai dilengkapi dengan teknologi sanelektrik, termasuk menggunakan baterai ‘Rubik’s Cube’.
Baterai Rubik’s Cube juga disebut memiliki sistem perlindungan zero heat runaway. Selain itu, baterai ini dapat dipantau hingga 7 x 24 jam, desain sel baterai baris berbaring, dan materialnya tahan api, hingga bagian katupnya tahan ledakan.
Selain itu, baterai ‘Rubik’s Cube’ yang di sematkan pada MG Mulan juga dapat mendukung pertukaran daya di masa mendatang secara mudah.
Dengan desain platform PACK ukuran kompak, menjadikan konsumen untuk melakukan penggantian atau perubahan pada baterai sesuai dengan kebutuhan daya yang lebih besar
Dengan baterai tersebut, mesin mobil dilengkapi penggerak listrik dengan daya tinggi, arsitektur penggerak belakang terpadu dengan lima batang penghubung.
Mobil ini juga diklaim dapat berakselerasi dari 0-100 km/jam hanya dalam waktu 3,8 detik dan sekali pengecasan bisa menempuh jarak 600 km.
Kendati bisa ngebut layaknya mobil-mobil super, namun MG Mulan sudah dilengkapi dengan sistem kemudi DP-EPS dan sistem rem listrik satu Kotak.
Masuk Indonesia
Kecanggihan MG Mulan untuk sebuah mobil listrik memang cukup diacungi jempol. Tak heran mobil ini kabarnya akan siap dijual pada paling cepat tahun depan.
Untuk jadwal kapan MG Mulan masuk pasar Indonesia sendiri memang belum diketahui.
Namun begitu Marketing & PR Director MG Motor Indonesia, Arief Syarifudin mengatakan MG Motor Indonesia sangat antusias dengan kehadiran MG Mulan.
Kata Arief, teknologi listrik murni dan keunggulan implementasi global yang tersemat pada seluruh tampilan, fitur keselamatan dan teknologi, menjadi pembuktian penerapan BRIT DYNAMIC pada setiap kendaraan MG.
“Termasuk seluruh line up yang sudah kami hadirkan di Indonesia. Hal ini sebagai pengukuhan evolusi MG yang modern sejak diciptakan pada tahun 1924 di Inggris,” ujar Arief.
Menurut Arief, terlahir sebagai kendaraan listrik murni, MG Mulan diharapkan dapat menjadi mobil blockbuster global berikutnya dan menyegarkan pengalaman berkendara kelas global yang ramah lingkungan.
OLXers mau cari mobil bekas berkualitas bisa lihat di OLX Autos.
Kebijakan pergantian Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau plat nomor dengan warna dasar putih dan tulisan hitam kini sudah diterapkan secara bertahap.
Hal ini disampaikan Kepala Sub Direktorat Standar Cegah dan Tindak Direktorat Keamanan dan Keselamatan Korlantas Polri Kombes Mohammad Tora.
“Kendaraan yang baru sekarang sudah plat putih semua. Kita mulai bulan ini. Jadi mobil yang keluar di bulan ini sudah memakai plat putih semua,” ungkap Tora saat acara Bincang Santai Forwot dan Korlantas di Jakarta beberapa waktu lalu.
Lalu apakah akan ada biaya tambahan untuk ketika peralihan plat hitam ke putih.
Ternyata tidak ada alias sama saja seperti mengajukan plat nomor hitam ketika membayar pajak tahunan.
Dalam masa awal, kendaraan yang mendapatkan plat nomor baru diutamakan kendaraan baru dan habis masa berlaku lima tahunan.
Adapun alasan mengapa penggantian plat nomor dilakukan secara bertahap, hal tersebut dikarenakan setiap kendaraan bermotor masa berlaku TNKB berbeda-beda.
Tidak bisa dibeli sembarangan
Ilustrasi pembuatan plat nomor di kios di jalanan. (Shutterstock)
Penerapan TNKB berwarna dasar putih ternyata memiliki spesifikasi material yang berbeda dengan plat nomor warna hitam.
Bahkan plat nomor putih terbaru ini disebut-sebut sudah menerapkan chip berteknologi Radio Frequency Identification (RFID).
Chip tersebut memiliki banyak kegunaan, termasuk akan menjadi database suatu kendaraan, termasuk menyimpan track record.
“Seperti data kecelakaan, pelanggaran di kendaraan tersebut. Nanti nopol ini pernah kecelakaan dan melanggar berapa kali, nanti akan ada databasenya,” jelas Tora.
Dia juga mengatakan, plat nomor putih bukan berbahan kaleng, sehingga mudah digunting dan sebagainya.
Bahkan, pembuatan plat nomor putih tidak bisa dilakukan di kios-kios pinggir jalan. Sebab, plat nomor yang tidak dikeluarkan dari Korlantas Polri disebut plat nomor palsu.
“Setiap satu kendaraan satu TNKB, kalau rusak melaporkan lagi dan akan dicetak agar ada laporan pertanggung jawaban registrasinya, supaya ada record,” ucap Tora.
Maka dari itu, agar plat nomor dan database terintegrasi dengan tepat, Korlantas Polri kini sedang mempersiapkan aplikasi khusus.
Dengan begitu, ketika seseorang ingin melakukan jual beli kendaraan bekas, maka kita bisa mengeceknya terlebih dahulu.
Tujuan ganti plat nomor putih
Penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik oleh Korlantas Polri. (Istimewa)
Pergantian warna plat nomor kendaraan nyatanya bukan sekadar berubah tampilannya saja.
Ya, kebijakan ini dilakukan guna mendukung program tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).
Berdasarkan kajian yang dilakukan Korlantas, perubahan warna mampu meningkatkan akurasi dan memaksimalkan hasil tangkapan kamera dalam proses verifikasi.
Kamera ETLE juga sulit mengidentifikasi plat nomor berwarna hitam dengan teks putih. Sebaliknya, warna putih akan lebih kontras dan lebih bagus ditangkap kamera.
Sejatinya, penggunaan kamera sifatnya menggunakan cahaya, kemudian cahaya itu diserap oleh warna hitam. Alhasil plat nomor berwarna dasar hitam tulisan putih maka yang diserap atau di capture oleh kamera adalah warna dasarnya.
Maka dari itu, karena warna dasar hitam dan tulisan putih sering kali membuat tingkat kesalahannya masih cukup tinggi. Sebaliknya dengan plat nomor warna putih.
Nah, jika plat nomor mudah direkam, maka selanjutnya dikonfirmasi ke pelanggar lalu lintas sebagai lanjutan dalam proses pro justitia ke peradilan. Sehingga menjadikan bukti-bukti yang didapat menjadi valid.
Penerapan plat nomor putih di Indonesia pada dasarnya mencontoh dari keberhasilan di Eropa, Amerika, dan beberapa negara maju dimana rata-rata tangkapan gambar jadi lebih bagus.
Dengan adanya sistem ETLE ini pula, diharapkan petugas polisi di jalan tidak perlu melakukan penindakan. Sebaliknya, petugas bisa melayani masyarakat dan membantu masyarakat di jalan.
Aturan pergantian plat nomor
Perubahan plat nomor tertuang dalam Pasal 45 Peraturan Polisi (Perpol) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor, yang berbunyi:
(1) TNKB sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44 ayat (1) berwarna dasar:
a. putih, tulisan hitam untuk Ranmor perseorangan, badan hukum, PNA dan Badan Internasional
b. kuning, tulisan hitam untuk Ranmor umum;
c. merah, tulisan putih untuk Ranmor instansi pemerintah; dan
d. hijau, tulisan hitam untuk Ranmor di kawasan perdagangan bebas yang mendapatkan fasilitas pembebasan bea masuk dan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.
(2) Warna TNKB sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambahkan tanda khusus untuk Ranmor listrik yang ditetapkan dengan Keputusan Kakorlantas Polri.
(3) TNKB dipasang pada tempat yang disediakan di bagian depan dan belakang ranmor yang mudah terlihat dan teridentifikasi.
(4) Standardisasi spesifikasi teknis TNKB ditetapkan dengan Keputusan Kakorlantas Polri.
(5) Pengadaan material TNKB diselenggarakan terpusat oleh Korlantas Polri.
Peru dicatat, penggantian plat nomor ini dilakukan secara bertahap untuk kendaraan baru terlebih dahulu dan kendaraan yang telah habis masa berlaku lima tahunan.
Nah, jika OLXers berinisiatif ingin mengubah plat nomor maka hal itu sangat tidak dianjurkan.
Sebab, jika itu dilakukan OLXers bisa dikenakan pasal 280 Undang-Undang Tahun 2009 Nomor 22 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan, dengan hukuman paling lama dua bulan atau denda Rp 500 ribu.
OLXers mau cari dan beli mobil bekas berkualitas, yuk cek di OLX Autos.
Menjawab penasaran soal bagaimana sensasi berkendara mobil All New Ertiga Hybrid yang kini sudah mengusung teknologi Smart Hybrid, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengajak puluhan wartawan dari berbagai media nasional untuk mengujinya langsung.
Senin, 20 Juni 2022, rombongan media diajak ke Surabaya dan Malang untuk bisa membuktikan performa All New Ertiga Hybrid yang resmi hadir di Indonesia pada Jumat, 10 Juni 2022 lalu.
Tentu saja tantangan kali ini bukan sekadar menaklukkan low MPV berteknologi elektrifikasi pertama di Indonesia ini di jalan yang penuh tanjakan saja, namun sekaligus menguji seberapa irit Ertiga Hybrid mengkonsumsi bahan bakar.
“Kegiatan media test drive adalah salah satu cara kami untuk memberikan kesempatan bagi Media merasakan secara langsung All new Ertiga Hybrid. Untuk itu, kami mengajak teman-teman jurnalis menyusuri sudut-sudut ikonik kota Surabaya, Malang, dan Batu untuk mencoba secara langsung teknologi, fitur, dan efisiensi konsumsi bahan bakarnya,” terang Donny Saputra, 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Senin (20/6/2022).
Menguji Seluruh Fitur dan Keunggulan All New Ertiga Hybrid
Dua kota ini memang sengaja dipilih sebagai medan pembuktian Ertiga Hybrid karena dinilai sangat representatif.
Karakteristik dua kota utama di Jawa Timur ini saling melengkapi untuk menguji kinerja teknologi Suzuki Smart Hybrid dan fitur-fitur canggih yang ada pada All New Ertiga Hybrid.
Mulai dari kemacetan di tengah kota Surabaya untuk menguji fitur Auto Start-Stop, sampai dengan karakter jalan menanjak dari kota Malang menuju ke arah wilayah Batu untuk menunjukkan kemampuan mesin K15B.
Dari Surabaya menuju Malang, rombongan melalui jalur tol untuk bisa merasakan langsung fungsi dari fitur Cruise Control.
Sepanjang perjalanan ini juga, paserta media test drive All New Ertiga Hybrid juga membuktikan manfaat ISG (Integrated Starter Generator) dan Lithium-ion battery yang sangat membantu menjaga konsumsi bahan bakar tetap irit.
“Kami harap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman positif bagi teman-teman jurnalis. Sehingga dapat membantu menginformasikan dan mengedukasi masyarakat mengenai keunggulan All New Ertiga Hybrid yang membantu konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien,” tutup Donny.
All New Ertiga Hybrid dijual di Indonesia dengan menawarkan berbagai fitur terbaru. Mulai dari Auto Start-Stop, Cruise Control, dan Electronic stability Programmed (ESP) yang membuat berkendara lebih aman dan nyaman.
Selain itu mobil ini juga sudah dilengkapi dengan fitur Auto headlight with Guide Me Light yang memberikan penerangan cahaya di depan setelah turun dari mobil.
Meski demikian, Suzuki juga tetap mempertahankan keunggulan Ertiga yang sudah pernah ada seperti kabin yang luas.
Di sektor eksterior, tampilan All New Ertiga Hybrid semakin menarik dengan New Front Grille Design, New Auto Retractable Outside Mirror, New Antenna Type, New Alloy Wheel Black Polish Design, New Backdoor Garnish Design, New “Hybrid” Emblem, serta pilihan warna baru yaitu New Mellow Deep Red Color.
Cari mobil Suzuki Ertiga Bekas Berkualitas, klik DISINI