Beranda blog Halaman 1195

Mobil Listrik Mungil Rp 71,4 Jutaan Muncul, Masuk Indonesia Nggak Ya?

0

Mobil listrik kini semakin banyak diterapkan sejumlah pabrikan otomotif. Bahkan desainnya kini dibuat terlihat mungil.

Ya, setelah mobil listrik Wuling Hongguang Mini EV jadi salah satu mobil listrik terlaris di China, kini giliran Dongfeng melakukan hal yang sama dengan menghadirkan FengGuang Mini EV.

Sekadar informasi, nama pabrikan Dongfeng jika di Indonesia dikenal dengan brand DFSK.

Dilansir Carscoops, Dongfeng FengGuang Mini EV disebut mobil mikro yang memiliki panjang 2.995 mm, lebar 1.495 mm, dan tinggi 1.640 mm  dengan jarak sumbu roda 1.960 mm.

Dongfeng FengGuang Mini EV . (Carscoops)

Dongfeng FengGuang Mini EV terkesan identik, khususnya pada kaki-kaki yang kecil, dimensi hingga garis dekat spakbor, hingga penggunaan nama Mini EV pada bagian belakang.

Akan tetapi perlu dicatat, meski disebut-sebut mirip, OLXers perlu tahu bahwa keduanya tidak sedang bekerja sama, melainkan rival.

Nah, untuk membedakannya, Dongfeng FengGuang Mini EV, melakukan beberapa hal yang lebih menarik, seperti bodi dibuat berotot, dimana garis-garis dan lekukannya sangat terasa.

Belum lagi penggunaan trim hitam seperti kumis di bumper depan, gril dibuat lebih lebar, lekukan garis pintu yang melintang, kemudian garis jendelanya juga dibuat berbeda.

Dongfeng FengGuang Mini EV. (Carscoops)

Belum lagi pada bagian belakang, Dongfeng disebut membuat bentuknya jadi kompak, kemudian lampu belakangnya dibuat menyatu dengan potongan trim hitam memanjang.

Untuk jantung pacu, hingga artikel ini dibuat Dongfeng FengGuang Mini EV belum menyembutkan secara gambling.

Namun disebutkan, mobil listrik mungil ini dibenamkan motor listrik tunggal yang menghasilkan 34 hp (25 kW), sehingga cocok untuk kendaraan ringan di wilayah perkotaan.

Kabarnya, Dongfeng FengGuang Mini EV akan debut pada kuartal pertama tahun 2022 dengan harga terjangkau yang diperkirakan mulai dari sekitar US$5.000 atau sekitar Rp 71,4 juta..

Sekadar informasi, kehadiran Dongfeng FengGuang Mini EV dengan bentuk kecil sebenarnya bukan hanya menemani Wuling Hongguang Mini EV saja, tapi ada juga Chery QQ Ice Cream, Baojun E300 EV, Baizhi Daxiong, dan Changan Benben E-Star yang sedikit lebih besar.

Kira-kira Dongfeng FengGuang Mini EV bakal masuk Indonesia nggak yah!

Mobil listrik mungil Wuling Motors

Wuling GSEV
Wuling Motors memperkenalkan beberapa mobil listriknya di acara GIIAS 2021, salah satunya Wuling GSEV. (Herdi Muhardi)

Berbeda dengan Dongfeng yang baru memperkenalkan mobil listrik mungilnya di negeri asalnya China, Wuling Motors sudah lebih dulu perkenalkan ke Indonesia.

Ya, ajang pameran otomotif GIIAS 2021, Wuling Motors menampilkan produk berbasis Global Small Electric Vehicle (GSEV), platform mobil listrik Wuling yang dipersiapkan untuk pasar global. 

Platform tersebut sudah hadir dalam wujud enam produk, mulai dari E100, E200, Hongguang Mini EV, Hongguang Mini EV Macaron, KiWi EV, hingga Nano EV.

GSEV menjadi platform mobil listrik yang diciptakan dan dipasarkan oleh Wuling dengan memadukan beragam pilar untuk menghadirkan mobilitas yang modern.

Keunggulan  

Tentunya beragam keunggulan siap dihadirkan oleh Wuling Motors agar model elektrifikasi ini semakin mudah diterima oleh konsumen.

Ya, keunggulan mulai dari dari sisi dimensinya compact, meski ukuran kecil membuat platform GSEV mudah dalam akselerasi hingga melakukan parkir. 

Selain itu, dengan platform GSEV Wuling, maka mobil ini sangat cocok dalam penggunaan sehari-hari. 

Kendala mobil listrik pada umumnya adalah soal daya tahan baterai dan jarak tempuh maksimalnya. Akan tetapi mobil ini bisa dipakai hingga menempuh jarak 120-300 km.

Ditambah dengan fasilitas baterai fast charging, kendala umum di mobil listrik tentu bisa diatasi. 

Baterai GSEV dijamin keamanannya melalui pengujian ketahanan tinggi, berstandar IP68 waterproof dan dilengkapi Smart Battery Management System.

Sebagai mobil masa depan, platform GSEV juga sudah dibekali dengan berbagai fitur pintar seprti Internet of Vehicle (IoV), ADAS, Automatic Parking, hingga fitur Multimedia dengan dukungan Voice Command. 

Disusul dengan fitur keselamatan berkendara yang merupakan salah satu pilar penting di GSEV.

Mobil listrik dari Wuling Motors ini didukung dengan rangka baja yang menempel pada bodi serta sudah dilengkapi dengan airbag.

OLXers yang ingin berencana jual mobil lama kalian bisa langsung ke OLX Autos #JUJURLYAMAN.

RMA Bawa Ford Kembali ke Indonesia, Ranger dan Everest Baru Siap Dipasarkan

0

Tahun 2022 menjadi tahun kembalinya Ford di Indonesia. RMA Group Indonesia menjadi perpanjangan tangan merek mobil asal Amerika ini dan berstatus sebagai distributor resmi.

Sebelumnya, RMA Group Indonesia hanya berstatus sebagai pemegang layanan aftersales setelah Ford memutuskan hengkang pada tahun 2016.

Dua produk terbaru rencananya akan menjadi penanda hadirnya kembali Ford di Indonesia lewat RMA. Masing-masing adalah Ford Ranger dan Everest di segmen Sport Utility Vehicle (SUV).

“Dengan berbagai pertimbangan, kami memutuskan untuk memulai kembali bisnis mobil baru Ford disini. Salah satunya karena masih banyak pecinta mobil Ford di Tanah Air,” ungkap Muhammad Irvan Mustafa, Marketing Manager Ford RMA Group Indonesia dikutip dari CNN Indonesia beberapa waktu lalu. 

Dari sejarahnya sendiri, prinsipal Ford secara tiba-tiba menghentikan kegiatan bisnisnya di Indonesia, termasuk menghentikan penjualan dan impor unit serta menutup Ford Motor Indonesia selaku APM dan membekukan jaringan pelayanannya.

Itu terjadi di tahun 2016 lalu, dimana keputusan ini diambil lantaran prinsipal menilai tidak ada alasan untuk bertahan di Indonesia. 

Di tengah kebingungan para pemilik mobil Ford di Tanah Air dengan keputusan tiba-tiba ini, RMA Group Indonesia muncul sebagai penyedia layanan aftersales dan suku cadang Ford. 

Status RMA Group Indonesia yang kini berubah menjadi distributor Ford tentu membawa angin segar kepada para pecinta mobil merek Amerika ini. 

Meskipun pihak RMA sendiri belum berani untuk pasang target muluk-muluk karena adanya krisis kepercayaan konsumen. 

“Jadi untuk tahap awal ini kami optimistis, tapi memang belum nge-set target tinggi apalagi soal angka. Jadi lebih ke target mengembalikan kepercayaan dan membuktikan keseriusan RMA terhadap kendaraan Ford.” 

Soal rencana jual Ford Everest, ia mengklaim produknya ini secara harga akan head to head dengan Mazda CX-9 dan Hyundai Palisade. 

Artinya, Ford Everest bakal berbanderol Rp 700 juta hingga Rp 800 juta. 

“Kita siap membawa Ford kembali berkompetisi di Tanah Air. Bahkan sejumlah dealer juga sudah kami persiapkan,” pungkasnya.

Nah, bagi kalian yang merasa pecinta mobil Ford, sambil menunggu produk terbarunya dijual di Indonesia, tidak ada salahnya untuk melihat beragam mobil Ford bekas yang dijual di OLX Autos. Cek listing mobil Ford Everest bekas disini!

Selama 2021 Sebanyak 502 TransJakarta Alami Kecelakaan

0

Bus TransJakarta salah satu jadi transportasi umum yang banyak digunakan masyarakat di Jakarta dan sekitarnya. Dengan akses TransJakarta, masyarakat terbantu untuk melakukan mobilitas dari berbagai penjuru Ibu Kota.

Hanya saja, dilansir situs resmi KNKT, sebanyak 502 kasus kejadian kecelakaan dialami PT Transjakarta selama kurun waktu setahun terakhir sepanjang 2021.

“Dari data tersebut, terungkap bahwa mayoritas kecelakaan disebabkan oleh bus yang menabrak,” tulis situs Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Maka dari itu, lembaga non struktural di lingkungan Kementerian Perhubungan tersebut bersama manajemen PT Transjakarta telah melakukan evaluasi terhadap keselamatan operasional angkutan massal di wilayah Jabodetabek, sejak 10-17 Desember 2021.

Lebih lanjut disebutkan, proses evaluasi dilakukan dengan meminta penjelasan atas semua prosedur dan standar yang digunakan manajemen Transjakarta dalam menyelenggarakan operasional bus TransJakarta.

Selain itu, melakukan validasi dan klarifikasi di lapangan, serta pemetaan hazard pada lintasan bus TransJakarta.

Yang harus dilakukan TransJakarta

Setelah dilakukan pendalaman terhadap standar dan prosedur serta keadaan lintasan bus TransJakarta, ada beberapa perbaikan yang perlu dilakukan untuk meningkatkan standar keselamatan operasional bus transjakarta.

Termasuk susunan rentang waktu (milestone) sesuai dengan skala permasalahannya meliputi area perbaikan struktur organisasi dan manajemen PT Transjakarta, perbaikan Sistem Manajemen Keselamatan (SMK) PT Transjakarta, dan pembenahan rute/lintasan bus TransJakarta.

“Hasil yang didapat menunjukkan bahwa terdapat 4 area evaluasi yang dilakukan,” tulisnya.

Nah, keempat hasil evaluasi tersebut berupa implementasi manajemen risiko pada organisasi PT Transjakarta, seperti mekanisme pemastian kesiapan awak kendaraan, mekanisme pemastian kelayakan armada, dan keselamatan atau keamanan rute (lintasan bus transjakarta).

Untuk lebih detail bagaimana hasil evaluasi, berikut penjelasannya

1. Kepada Pemerintah DKI Jakarta, untuk meningkatkan kinerja manajemen PT Transjakarta khususnya dalam hal penjaminan keselamatan operasional bus.

Hal ini dilakukan agar dibentuk departemen khusus setingkat dengan direktur dalam struktur organisasi

PT Transjakarta yang tugasnya adalah mengelola manajemen resiko pada operasional bus TransJakarta meliputi lima area yaitu pemastian kelaikan armada, pemastian kesiapan awak, pemastian keselamatan penumpang di dalam bus dan halte, pemastian pengendalian lintasan serta penanganan keadaan darurat (emergency response plan).

2. Kepada Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), untuk melakukan pemetaan risiko pada lintasan bus TransJakarta (route hazard mapping) baik yang berada di koridor (BRT) maupun di luar koridor (Non BRT).

Selain itu, BPTJ juga dapat, menjadikan sebagai Policy Guideline And Action bagi Pembina Jalan dalam membuat program perbaikan lintasan dan halte untuk melakukan manajemen dan rekayasa lalu lintas yang diperlukan.

Manajemen PT Transjakarta untuk membuat risk journey serta penyediaan tenaga pengaman rute yang efektif dan efisien.

3.  Kepada Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), untuk melakukan evaluasi terhadap skema sertifikasi profesi pengemudi angkutan massal dengan memperhatikan karakteristik dan kebutuhan kompetensi di lapangan.

Untuk itu, pada saat melakukan review skema kompetensi dimaksud, BNSP dapat melibatkan manajemen transjakarta selaku pengguna tenaga kerja dimaksud.

4.  Kepada Manajemen TransJakarta, untuk melakukan perbaikan di beberapa area terkait isu keselamatan yang menonjol saat ini, seperti perbaikan skema rencana operasional bus, awak kendaraan, armada, pemastian keamanan rute, dan kerja sama.

Manajemen TransJakarta juga perlu melakukan 10 perbaikan segera (quick win program) yang dapat dijalankan dalam waktu dekat.

KNKT berharap setidaknya dalam satu bulan kedepan, manajemen TransJakarta dan mitra kerja sudah dapat memiliki Sistem Manajemen Keselamatan yang efektif.

OLXers yang ingin berencana jual mobil lama kalian bisa langsung ke OLX Autos #JUJURLYAMAN.

Karena Masalah Kabel ‘Kejepit’, 356.309 Unit Tesla Model 3 Kena Recall

0

Tesla memang dikenal sebagai produsen mobil dengan kebijakan “kirim sekarang, perbaiki nanti”. Sehingga banyak orang bertanya apakah model Tesla yang dijual sudah cukup diuji sebelum dilepas ke pasaran?

Program recall terbaru dari Tesla akhirnya cukup menguatkan argumen tersebut.

Dikabarkan sebanyak 356.309 mobil Tesla Model 3 mendapat gangguan visual di kamera spion karena kabel ‘kejepit’ akibat proses buka tutup bagasi. 

“Trug harness Tesla Model 3 menggunakan kabel koaksial inti padat untuk menampilkan gambar di layar tengah. Mengoperasikan bagasi sehari-hari, buka dan tutup bisa merusak kabel koaksial ini,” begitu penjelasan dari Tesla.

Sehingga Tesla merasa wajib untuk melakukan recall untuk semua unit Tesla Model 3 yang diproduksi mulai 15 Juli 2017 sampai 30 September 2020.

Sedangkan untuk unit yang diproduksi di November 2020 sudah mengadopsi desain harness bagasi yang berbeda, sehingga dianggap aman dan tak perlu dilakukan recall.

Perubahan ini memang tidak pernah diungkapkan Tesla dan tidak pernah dijelaskan alasannya mengapa harus diubah. 

Namun dengan adanya pemberitahuan recall ini, tentu saja jawabannya sudah tersaji secara otomatis.

Alasan Teknis Recall Tesla Model 3

Secara teknis, Tesla menjelaskan duduk permasalahan yang terjadi. “Kabel koaksial yang ditempelkan ke harness di tutup bagasi akan memanjang dan terlipat saat bagasi dibuka dan ditutup. Dalam kondisi bagasi tertutup inilah, harness akan terlipat dan kemungkinan menjepit dan menekan inti kabel.”

Untuk mengetahui kondisi kabel, Tesla akan melakukan pemeriksaan dan mencari tahu apakah kabel koaksial masih dalam kondisi baik. 

“Kalau masih bagus, mobil tersebut akan dipasangi pelindung di harness bagasi untuk memastikan radius yang cukup ketika harness menahan dalam keadaan bagasi tertutup dan mencegah keausan lebih lanjut. Sebaliknya jika sudah putus maka kabel koaksikal tersebut akan diganti serta dipasangi pelindung,” tulis Tesla.

Program perbaikan ini sudah berlangsung sejak 23 Desember 2021 lalu. Tapi jika ini melibatkan hingga 356.309 unit, tentunya bukan perkara mudah bagi Tesla. 

Tapi setidaknya Tesla sebagai produsen mobil besar sudah melakukan hal benar dengan mengumumkan recall. (Sumber : Autoevolution)

Sanksi Pengemudi Pakai Lajur Kanan Tapi Bergerak Statis

0

Bagi pengendara kendaraan bermotor di jalan tol atau jalan raya umum, pasti kerap kali menjumpai mobil yang melaju di jalur kanan tapi bergerak statis.

Ya, fakta dari kondisi kasus yang sering berada di posisi kanan bergerak statis ini bisa juga disebut dengan istilah Lane Hogger.

Biasanya, Lane Hogger paling sering terlihat di jalan tol, dimana posisi mobil berada di jalur kanan dan terkesan menghalangi jalan karena kecepatan statis serta tidak berniat mendahului kendaraan lain.

Menurut Pengamat Transportasi dan Hukum Budiyanto, kebiasaan melakukan Lane Logger menyalahi aturan, karena berpotensi terjadi kecelakaan lalu lintas.

“Kita perlu ingat bahwa kecelakaan beruntun sering terjadi di lajur kanan,” ungkap Budiyanto dalam pesan tertulis, Senin (3/1/2022).

Adapun Budiyanto menyatakan, kondisi Lane Hogger dalam sistem berlalu lintas tidak  berfungsi untuk kelancaran lalu lintas, melainkan adanya perubahan situasi lalu lintas secara tiba-tiba

“Misalnya ada kecelakaan, bencana, dan lain-lain,” ucapnya.

Aturan mengemudi jalur kanan

Mengemudi di jalur kanan bukan perkara jalanan kosong, kemudian bisa menancap pedal gas atau tidak. Namun harus sesuai dengan peraturan berlalu lintas.

Budiyanto menjelaskan, lajur yang digunakan ketika mengemudi sudah diatur dalam Pasal 108 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan, yang berbunyi:

1) Dalam berlalu lintas Pengguna Jalan harus menggunakan jalur Jalan sebelah kiri.

2) Penggunaan jalur Jalan sebelah kanan hanya dapat dilakukan jika:

a. Pengemudi bermaksud akan melewati Kendaraan di depannya; atau

b. diperintahkan oleh petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk digunakan sementara sebagai jalur kiri.

3) Sepeda Motor, Kendaraan Bermotor yang kecepatannya lebih rendah, mobil barang, dan Kendaraan Tidak Bermotor berada pada lajur kiri Jalan.

4) Penggunaan lajur sebelah kanan hanya diperuntukkan bagi Kendaraan dengan kecepatan lebih tinggi, akan membelok kanan, mengubah arah, atau mendahului Kendaraan lain.

Hanya saja jika ingin menggunakan jalur kanan, maka sesuai pasal 109 yaitu mempunyai jarak pandang yang bebas dan tersedia ruang yang cukup.

Sedangkan pengguna jalur sebelah kiri, maka diwajibkan tetap memperhatikan keamanan dan keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan.

Sementara itu, dalam Peraturan Pemerintah No 15 tahu 2005 tentang Jalan tol, pasal 41 ayat 1-3, fungsi jalur kanan hanya diperuntukan bagi kendaraan yang bergerak cepat dan kendaraan yang berada pada lajur sebelah kiri, sesuai dengan batas batas kecepatan yang ditetapkan.

Pengguna jalan yang mengemudikan kendaraan dalam kondisi statis di lajur kanan itu merupakan pelanggaran lalu lintas, sebagaimana diatur dalam pasal 287 ayat 3, yaitu pidana paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.

Tak perlu emosi

Ketika OLXers melihat kondisi Lane Hogger, maka tidak perlu terpancing emosi atau membalas dengan tindakan yang kontra produktif.

“Tapi, dengan cara menyiasatinya dengan memberikan sinyal mengedipkan lampu jarak jauh (high beam) beberapa kali atau memberikan klakson agar pengemudi di depannya dapat kembali ke lajur kiri,” ucapnya.

Setelah memberikan sinyal lampu jarak jauh, maka OLXers cukup menunggu pengemudi tersebut kembali pada lajur kiri, agar memiliki jarak pandang yang bebas, dan tersedia ruang yang cukup.

Apabila pengemudi tersebut tetap bertahan pada kondisi statis, maka tidak perlu terpancing emosi, dan tetap fokus mengemudi, serta menunggu situasi aman untuk di dahului.

“Jika hendak mendahului tetap tidak terpancing emosi karena akan berpotensi terjadinya kecelakaan lalu lintas,” tutup Mantan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya.

OLXers yang ingin berencana jual mobil lama kalian bisa langsung ke OLX Autos #JUJURLYAMAN.

Mobil Rakyat Direncanakan Kemenperin, Harga di Bawah Rp 240 Juta

0

Kementerian Perindustrian RI mengumumkan wacana adanya mobil rakyat yang harganya Rp 240 jutaan.

Hal ini disampaikan langsung Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, saat acara Jumpa Pers 2021 Kinerja Sektor Industri Tahun 2021 & Outlook 2022.

Menurut Agus, untuk mobil rakyat maka tidak ada sebutan kata mewah, sehingga tidak mendapat atau dikenakan pajak.

“Kita coba untuk meredefinisi, ingin menciptakan satu definisi yang disebut dengan mobil rakyat. Kalau ada definisi mobil rakyat dia bukan lagi dikategorikan barang mewah,” ungkap Agus.

Untuk menggarap proyek mobil rakyat, Agus mengatakan sudah merumuskan beberapa kriteria yang yang harus dipenuhi, yaitu 

Pertama, menyoal harga. Kata Agus, sudah pasti untuk ukuran sebuah mobil roda empat kategorinya harus murah, yaitu sekitar Rp 240 juta

“Di mata kami (Rp 240 juta) itu sudah mobil rakyat. Jadi di mata kami sudah tidak bisa lagi disebut barang mewah,” ujarnya.

Kedua kapasitas mesinnya tidak tinggi. Menurut Agus kapasitas mesin tidak tinggi setidaknya maksimal hanya mencapai 1.500 cc.

Ketiga, yaitu jumlah Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) atau local purchasenya harus mencapai 80 persen. 

Menurut Agus dengan kategori ini, diharapkan pabrikan otomotif bisa melakukan proses produksi dilakukan di dalam negeri.

Agus menyampaikan, usulan Kemenperin tersebut sudah diteruskan melalui surat resmi ke Menteri Keuangan RI.

“Itu yang kita minta, bukan lagi dikategorikan barang mewah sehingga tidak ada lagi rezim PPnBM yang dikenakan,” ucapnya.

Agus menjelaskan, latar belakang diusulkan mobil rakyat, tak lain karena industri otomotif dianggap kunci pertumbuhan ekonomi sebuah negara.

Maka dari itu, Agus menilai betapa pentingnya otomotif, sehingga perlu dilakukan perubahan.

Sebelum Mobil Murah Ada Mobil LCGC

Sebelum muncul wacana mobil rakyat, pemerintah sudah memiliki program untuk pasar otomotif nasional.

Ya, dia adalah Low Cost Green Car (LCGC) atau Kendaraan Bermotor Roda Empat yang Hemat Energi dan Harga Terjangkau (KBH2).

Awal muncul mobil LCGC atau KBH2, merupakan program pemerintah era presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2013.

Kala itu, rencana munculnya jenis mobil LCGC bertujuan memenuhi kebutuhan transportasi ramah lingkungan di pedesaan.

Namun seiring berjalanya waktu, mobil LCGC saat ini semakin banyak dimiliki masyarakat tidak hanya di pedesaan tetapi juga di perkotaan.

Kemenperin, sebagai perwakilan pemerintah menerbitkan kebijakan mengenai mobil LCGC yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perindustrian No. 33/M-IND/PER/7/2013 tentang Pengembangan Produksi KBH2.

Aturan ini merupakan turunan dari program mengenai mobil dengan emisi karbon rendah atau low emission carbon (LEC) yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2013 tentang Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor yang Dikenai Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).

Permenperin ini saat itu ditetapkan Menteri Perindustrian Mohamad S Hidayat pada 1 Juli 2013 dan telah diundangkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 895 pada 5 Juli 2013 oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Amir Syamsudin.

Sekadar informasi, saat kemunculan mobil LCGC pada 2013-2014, harganya tak sampai Rp 130 jutaan.

OLXers yang ingin berencana jual mobil lama kalian bisa langsung ke OLX Autos #JUJURLYAMAN.

Awal Tahun 2022, Piaggio Indonesia Punya Promo Penjualan Menarik

Membuka tahun penuh pengharapan, Piaggio Indonesia langsung hadir dengan promo menarik dalam menjual empat brand premium asal Italia, Piaggio, Vespa, Aprilia dan Moto Guzzi.

Berbagai penawaran menarik diberikan kepada konsumen pecinta empat merek motor tersebut agar semakin mudah memilikinya.

“Kami sangat bersemangat untuk memulai perjalanan penuh warna di tahun 2022  ini. Melalui program menarik ini kami berharap lebih banyak para penggemar dan pecinta Piaggio Group brand bergabung dalam keluarga besar kami, serta benar-benar merasakan gaya hidup premium Italia yang sesungguhnya dalam pengalaman berkendara,” kata Ayu Hapsari, PR & Communications Manager PT Piaggio Indonesia dalam siaran pers, Minggu (2/1/2022). 

Promo Piaggio Indonesia Awal Tahun 2022

Mengusung tagline “New Journey, New Ride”, Piaggio menawarkan promo khusus pembelian unit berupa Exclusive Voucher Rp 10 juta ditambah dengan Accessories Voucher senilai Rp 1 juta khusus untuk pembelian Piaggio Medley S ABS.

Piaggio Medley S ABS menjadi partner berkendara sempurna karena punya karakter lincah serta mudah dikendarai oleh mereka yang menginginkan sensasi berkendara yang cepat, fungsional dan praktis.

Bagi penggemar motor merek Vespa, awal tahun 2022 ini juga menjadi saat yang tepat untuk beli Vespa model baru.

Khusus periode ini, setiap pembelian Vespa model apa saja, akan mendapatkan Exclusive Voucher sampai Rp 12 juta ditambah dengan Accessories Voucher senilai Rp 1 juta, hanya sampai bulan Januari 2022. 

Mengusung tagline “A Colorful Journey Begins”, Vespa menjadi brand ikonik lintas zaman yang lekat dengan gaya hidup dan budaya serta menawarkan kesempatan dalam merepresentasikan gaya dan karakter personal melalui rangkaian produk pilihan penuh warna. 

Sementara bagi para penggemar motor Aprilia dan Moto Guzzi, ada penawaran yang tidak kalah menarik dari dua brand sebelumnya.

Aprilia dengan DNA dan adrenalin balap, hadir dengan rangkaian produk terbaiknya seperti Aprilia seri 660, RS 660 dan Tuono 660.

Sementara Moto Guzzi, brand otomotif dengan sejarah legendaris yang baru saja merayakan 100 tahun kehadirannya, hadir dengan model Moto Guzzi V7 Stone terbaru sampai Moto Guzzi V85 TT Travel. Keduanya ditawarkan dalam Centennial Livery Limited Edition.

Untuk pembelian dua merek ini, konsumen akan mendapatkan genuine accessories package senilai Rp 85 juta serta tambahan accessories dan merchandise voucher senilai Rp 10 juta. 

Registrasi Test Ride di Website Resmi

“Dengan pilihan beragam dari brand dan produk PT Piaggio Indonesia, kami yakin penawaran ini menjadi salah satu kesempatan bagi para pelanggan kami untuk benar-benar menjadi bagian dari visi kami sebagai Piaggio Group, dimana kami tidak hanya sekedar membuat kendaraan, namun kami ingin mengubah cara seseorang bermobilitas atau bergerak,” tutup Ayu Hapsari.

Untuk bisa merasakan langsung bagaimana pengalaman berkendara bersama rangkaian terbaik Piaggio, Vespa, Aprilia dan Moto Guzzi, kunjungi situs resmi PT Piaggio Indonesia untuk melakukan registrasi Test Ride.

Dalam menerima kunjungan konsumen, seluruh dealer resmi PT Piaggio Indonesia sudah menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai dengan anjuran Pemerintah seperti pakai masker, pengukuran suhu badan, penyediaan hand sanitizer serta ajakan untuk selalu mencuci tangan, dan menjaga jarak aman. 

Sehingga calon konsumen akan tetap merasa aman dan nyaman tanpa khawatir terpapar virus.

Motor Suzuki All New Satria F150 Meluncur Sebelum Tutup Tahun 2021

0

Merek motor Suzuki tidak perlu menunggu sampai tahun 2022 untuk menghadirkan model motor barunya, All New Satria F150 di Indonesia.

Dua hari sebelum pergantian tahun 2021 ke tahun 20222, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengumumkan peluncuran motor Suzuki All New Satria F150 yang nantinya sudah tersedia di seluruh jaringan penjualan motor Suzuki di Indonesia pada Januari nanti.

“All New Satria F150 mempunyai basis penggemar yang besar di segmen hyperunderbone serta mendapat tanggapan yang positif karena performa dan kecepatannya yang sangat memuaskan,” ujar Teuku Agha, 2W Sales & Marketing Department Head PT SIS dalam siaran pers, Kamis (30/12/2021).

All New Satria F150 Hadir Dalam 3 Warna dan Striping Baru

All New Satria F150

All New Satria F150 merupakan model sepeda motor ikonik Suzuki kini tersedia pilihan warna dan striping baru.

Adapun 3 pilihan warna baru yang tersedia adalah Mat Stellar Blue – Titan Black, Pearl Bright Ivory – Titan Black, dan Titan Black. 

Visual desain striping-nya juga dibuat lebih berkarakter, sehingga dengan perpaduan warna baru yang tersedia membuat All New Satria F150 “Berani Diadu” di tahun 2022.

Penyempurnaan Komponen Rem Depan

All New Satria F150

Jenis sepeda motor hyperunderbone ini memang dari dulu dikenal karena tenaga besar serta kecepatannya yang lebih dibandingkan motor sekelasnya. 

Untuk itu butuh kinerja pengereman lebih baik dan mumpuni demi menambah rasa percaya diri para pemilik motor Suzuki Satria baru.

“Pembaruan komponen pada sistem pengereman di bagian depan ini sengaja kami lakukan untuk meningkatkan sisi keamanan dan keselamatannya,” lanjut Teuku.

Secara spesifikasi, All New Satria F150 dibekali mesin 150cc berteknologi Fuel Injection dan Double Over Head Camshaft (DOHC) – 4 valve.

Mesin tersebut menghasilkan tenaga sebesar 13,6 Kw/10.000 rpm dan torsi 13,8 Nm/8.500 rpm. 

Sementara untuk keunggulan fitur yang tersedia, motor baru Suzuki ini sudah pakai LED Headlight, Full Digital Speedometer, dan 1-Push Electric Starter.

Nah, biasanya motor baru dengan penambahan ataupun penyempurnaan akan mengalami penyesuaian harga jual. Tapi kali ini Suzuki Indonesia memilih untuk mempertahankan harga jual Suzuki Satria baru dengan harga lama, yaitu Rp 26.760.000 (OTR Jakarta).

Ratusan SUV Mewah Hyundai Kena Recall, Bermasalah di Sistem Pengereman

0

Sebanyak 106 unit SUV mewah asal Korea, Hyundai Palisade yang baru meluncur di Indonesia di tahun 2020 terpaksa kena recall.

Dalam pengumuman resminya, PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) menyebut recall Hyundai Palisade hingga ratusan unit ini karena disinyalir ada masalah di sistem pengereman.

“Recall berdampak pada 106 unit Hyundai Palisade yang diproduksi 9 – 31 Maret 2021,” terang Hyundai. 

Sejauh ini yang diketahui, detail masalahnya ada pada kekhawatiran produsen terjadinya kontaminasi pada minyak rem yang kemungkinan bisa mempengaruhi kinerja pengereman ketika mobil melaju pada kecepatan rendah.

“Meskipun kecil kemungkinan itu terjadi, tapi tetap kita harus mengambil langkah proaktif untuk mencegahnya,” Makmur, Chief Operating Officer PT HMID dalam keterangan tertulis, Kamis (30/12/2021).

Menurutnya, Hyundai merupakan perusahaan yang selalu fokus pada pelanggan dan sesuai dengan inisiatif global, keselamatan dan kenyamanan pelanggan adalah prioritas utama.

“Sejauh ini kami masih terus melakukan evaluasi data dari berbagai sumber dan tentunya kami tidak akan ragu kalau proses recall ini harus diperluas,” lanjut Makmur.

HMID kini sudah melakukan kontak dengan para pemilik Palisade yang masuk daftar recall untuk selanjutnya ditangani oleh dealer resmi Hyundai yang sudah ditunjuk.

Nantinya, unit Palisade yang ditarik kembali tersebut akan diperiksa lebih lanjut dan mendapat penggantian brake master cylinder.

Pelanggan juga berhak menerima layanan pemeriksaan menyeluruh untuk unit Palisade secara gratis. 

“Prosesnya akan berlangsung kurang lebih selama 1,5 jam,” pungkas Makmur.

Untuk diketahui, Hyundai Palisade meluncur di Indonesia pada tahun 2020 dan mendapat respon sangat positif. Hingga November 2021 sudah ada sebanyak 2.100 unit Palisade terjual di Indonesia.

Padahal dari sisi harga, SUV mewah ini dibanderol lumayan tinggi. Mulai dari harga Rp 788 juta di tipe terendah (Prime) sampai Rp 1,04 miliar untuk tipe teratas (Signature AWD). 

Buat kalian yang minat membeli Hyundai Palisade, klik disini!

Mobil Super™ Jadi Pelumas Resmi Mesin Mobil Morris Garage

0

Merek pelumas Mobil™ menjadi merek pelumas resmi yang digunakan oleh Morris Garages (MG). 

MG Motor Indonesia menggandeng PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI) sebagai mitra untuk menyediakan pelumas dengan inovasi canggih bagi konsumen MG di seluruh Indonesia. 

Setiap unit MG yang melakukan perawatan di bengkel resmi akan menggunakan produk oli Mobil™.

Penandatanganan kerja sama antara kedua perusahaan ini diwakili oleh Zhang Weiwei selaku Vice Managing Director, MG Motor Indonesia dan Herry Hambali selaku Sales Director, PT ExxonMobil Lubricants Indonesia. 

“Kami sangat mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh MG untuk menjadikan Mobil™ sebagai pelumas andalan dengan berbagai keunggulan pelumas yang kami miliki. Dimana tentunya produk pelumas yang ditawarkan akan mendukung performa dan kualitas mesin mobil MG,” ujar Herry Hambali.

Ini tentunya menjadi awal dari terciptanya hubungan baik antara kedua perusahaan dalam mewujudkan kepuasan pelanggan MG dan Mobil™.

Bagi MG sendiri, kerjasama ini merupakan komitmen nyata dalam peningkatan layanan purna jual MG kepada konsumennya.

“Salah satunya dengan memberikan keleluasaan bagi konsumen MG memilih pelumas yang lebih beragam untuk perawatan mobilnya. Kami menyambut baik kerja sama dengan PT ExxonMobil Lubricants Indonesia yang memang sudah dikenal dengan produknya yang berkualitas. Dan kami berharap dari kerja sama ini akan tercipta kemitraan jangka panjang,” sebut Raditio Hutomo, Head of Aftersales, MG Motor Indonesia.

Rangkaian Produk Pelumas Terbaik dari Mobil Super™ Untuk Mesin MG 

Meningkatnya minat serta permintaan masyarakat terhadap mobil MG, mendorong perusahaan ini dalam meningkatkan layanan purna jualnya.

Salah satunya dengan memilih produk pelumas mesin yang berkualitas.

Mobil Super™ memiliki rangkaian produk pelumas yang cukup lengkap dengan teknologi terkini yang sangat sesuai dengan kebutuhan mesin kendaraan baru seperti MG.

Variannya terdiri dari Mobil Super™ All in One Protection, Mobil Super™ Friction Fighter dan Mobil Super™ Everyday Protection. 

Rangkaian produk Mobil Super™ tersebut dilengkapi dengan spesifikasi standar industri terkini API SP. 

Mobil Super™ All in One Protection memberikan perlindungan mesin kendaraan dari suhu yang semakin panas yang dapat diatasi oleh Full synthetic dengan Heat Activated Anti-wear Molecules, sedangkan Mobil Super™ Friction Fighter yang dilengkapi dengan lapisan perlindungan tambahan dari Friction Fighter Molecules memberikan kesempatan untuk lebih banyak perjalanan saat mesin terlindungi dari keausan, dan Mobil Super™ Everyday Protection dengan Extengine Molecules, membuat usia kendaraan lebih panjang untuk lebih banyak tujuan bersama keluarga.

Kombinasi pelumas berkualitas yang bekerja di dalam mesin mobil MG dipadu keterampilan para teknisi MG yang berpengalaman dan bersertifikasi khusus, tentunya akan menambah tingkat kepuasan konsumen.

Sejauh ini, MG memiliki 16 outlet resmi yang tersebar di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Malang, Palembang, Pekanbaru, Medan, Makassar, hingga Manado. 

Untuk memudahkan konsumen, bisa dengan menghubungi layanan MG Call Centre di nomor 0800-1-880-990.

Cari mobil bekas MG berkualitas, klik disini!