PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) meluncurkan MX King 150 dengan tampilan jubah berbeda. Ya, sepeda motor bebek yang satu ini, kini dilengkapi dengan varian warna livery World Grand Prix 60th Anniversary.
Menurut Manager Public Relations PT YIMM, YRA and Community Antonius Widiantoro, MX King 150 dengan livery tim balap dengan konsep Racing Blood of Yamaha merupakan bagian dari perayaan 60 tahun Yamaha yang sudah ikut di ajang balapan motor bergengsi World Grand Prix.
“MX King 150 memiliki karakter sporty kuat yang turut mewakili semangat dalam kiprah 60 tahun Yamaha di balapan Grand Prix dunia. Kami pun mengabadikan pencapaian membanggakan itu dengan meluncurkan MX King 150 Yamaha World Grand Prix 60th Anniversary Livery sebagai produk memorable bagi masyarakat Indonesia,” ungkap Antonius dalam keterangannya, Rabu (22/9/2021).
Lebih lanjut Antonius mengatakan, MX King 150 dengan livery World Grand Prix 60th Anniversary sengaja ditawarkan Yamaha untuk menebarkan racing passion kepada konsumen.
Adapun, pilihan warna merah putih tersebut terinspirasi dari desain warna yang pernah menempel pada motor YZR500 (0W48) dan digunakan sang juara Kenny Roberts di Grand Prix 1980 kelas 500cc untuk pertama kalinya.
Nah, OLXer mau tahu lebih detail soal Yamaha MX King 150 livery World Grand Prix 60th Anniversary berikut ulasannya:
Seperti disebutkan di atas, pada bagian bodi motor sudah dibalut warna merah dan putih, yang merupakan ciri khas speedblock di horizontal line dengan stripe hitam. Belum lagi ada pengaplikasian corak warna kuning bergaris hitam pada bagian depan motor.
Pada bagian kaki-kaki, velg palang lima berukuran 17 inci hadir dengan warna emas, sehingga semakin mempertegas kekhasan livery dari motor balap. Belum lagi ban tubeless semakin membuat motor ini lebih sporty.
“Ini pun memberikan pilihan baru bagi konsumen untuk turut merasakan kebanggaan jadi bagian dari peringatan sejarah besar Yamaha,” ujar Antonius.
Lantas bagaimana dengan fitur dan spesifikasi motor tersebut apakah ada perubahan? Jawaban nya tentu tidak.
Motor ini masih sama seperti model sebelumnya seperti tampilan speedometer sudah full digital, lampu depan berupa Sporty style design 3 LED ( 2 Low Beam, 1 High Beam ) Head Light, dan dalam kondisi darurat bisa menggunakan lampu hazard.
Agar semakin lincah saat bermanuver, moto ini sudah menggunakan Light Frame Design dan suspensi mono shock yang terdapat pada bagian belakang motor.
Untuk jantung pacu, Yamaha MX King 150 livery World Grand Prix 60th Anniversary masih dibenamkan mesin Liquid cooled 4-stroke, SOHC, Single cylinder, Fuel Injection yang mampu menghasilkan daya hingga 11,3 kw pada 8500 rpm dan torsi 13,8 Nm pada 7000 rpm.
Menyoal harga, Yamaha MX King 150 livery World Grand Prix 60th Anniversary dijual Rp 24,975 juta dengan status on the road Jakarta.
Mengisi bahan bakar minyak (BBM) pada sebuah kendaraan memang sangat disarankan mengikuti instruksi yang diinformasikan dealer, seperti melalui catatan pada buku manual.
Setidaknya dengan mengisi BBM seperti yang direkomendasikan pabrikan, OLXer akan merasakan bahwa performa mobil yang digunakan jarang mengalami masalah, khususnya pada saat proses pembakaran pada mesin.
Belum lagi, penggunaan BBM tak sesuai spesifikasi bisa membuat mesin kendaraan justru menghasilkan emisi gas buang yang tidak sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Nomor 20/Setjen/Kum.1/3/2017 tanggal 10 Maret 2017 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru Kategori M, N, dan O.
Bahkan menurut pereli nasional, Rifat Sungkar, meski sebuah kendaran yang menggunakan oktan lebih rendah masih dapat melaju, namun hal tersebut tentu akan beresiko.
“Bahwa risiko yang dihadapi untuk (konsumsi) bahan bakar lebih rendah ini bukan hanya knocking, tapi juga bisa merusak ruang bakar, bisa merusak piston,” ungkap Rifat saat diskusi virtual bersama Mitsubishi beberapa waktu lalu.
Lantas bagaimana jika mengisi BBM dengan cara dioplos, seperti mencampurnya?
“Dicampur boleh apa nggak, untuk keadaan emergency boleh saja, selama oktannya sama,” ucap Rifat yang juga menjadi brand Ambassador Mitsubishi Indonesia.
Ilustrasi konsumen berteriak karena harga BBM semakin mahal. (shutterstock)
Rifat sendiri tak menampik, bahwa hingga saat ini sifat dasar manusia untuk mendapatkan efisiensi dalam operasional, kerap menggunakan bahan bakar yang kualitasnya lebih rendah.
Lebih lanjut Rifat mengatakan, beberapa kasus ditemukan dimana pengemudi kebingungan saat kehabisan BBM. Hal ini karena mereka tidak menemukan SPBU yang biasa dijadikan untuk mengisi BBM.
Maka jika ini terjadi, Rifat sangat melarang pengemudi mencampur BBM beroktan tinggi dengan oktan rendah.
“Ini yang nggak baik, karena struktur molekul dari konstruksi mineral dan juga chemical BBM kan berbeda. Bukan hanya oktan ya, tapi juga tingkat oksidasi oksigen dan oktan booster yang ada di dalamnya dan beberapa kimia lagi itu nggak sesuai, ”ucapnya.
“Sekarang mobil itu diatur dengan ECU, dia harus berpikir panjang untuk menyesuaikan dua jenis bahan bakar ini. Jadi tolong kalau bisa jangan dicampur yang oktannya berbeda-beda,” sambung Rifat sembari menutup percakapan.
All New Honda BR-V dengan perubahan totalnya siap kembali meramaikan pasar otomotif nasional dan Internasional. Tak hanya sekadar desain yang berubah, mobil yang masuk segmen Low Sport Utility Vehicle (SUV) ini juga sudah menerapkan teknologi dan fitur canggih.
Oia, bicara soal Honda BR-V terbaru, ternyata mobil ini akan tetap diproduksi di dalam negeri, tepatnya di pabrik PT Honda Prospect Motor yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat.
Bahkan menurut Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy, Honda BR-V generasi kedua ini tidak hanya dipasarkan di dalam negeri, tapi juga akan di ekspor ke lebih dari 30 negara.
“Beberapa negara (tujuan ekspor Honda BR-V) Asia, Meksiko, Amerika Tengah dan Amerika Selatan, serta beberapa negara di Afrika,” ungkap Billy saat peluncurannya beberapa waktu lalu.
Sebelumnya, saat PT HPM pertama kali memperkenalkan Honda BR-V di Indonesia pada tahun 2015, total penjualan ritel mobil mencapai 76.846 unit. Adapun secara global, Honda BR-V telah terjual lebih dari 255 ribu unit dan Indonesia merupakan negara tertinggi dalam kontribusi penjualannya sebanyak 30 persen.
Maka dari itu, Billy berharap Honda BR-V terbaru yang akan mulai diproduksi pada akhir tahun dan dikirim ke konsumen di awal Januari 2022 ditargetkan laku sampai 40 ribu unit per tahun dan 3.300 unit perbulan, serta 11 persen diantaranya akan diekspor.
Honda memang percaya cukup percaya diri, bahwa Honda BR-V terbaru ini dapat laris dipasaran. Hal ini terlihat dari niatan PT HPM membenamkan teknologi dan fitur canggih seperti Remote Engine Start ,Walk-Away Auto Lock, Honda Lane Watch, Smart Entry System, hingga Auto Foldable Side Door Mirror with LED Turning Signal.
Dari segi keselamatan, All New Honda BR-V juga dilengkapi dengan teknologi canggih Honda Sensing, yang sudah disematkan pada New Honda Odyssey, All New Honda Accord dan New Honda CR-V.
Adapun beberapa bagian penting dari teknologi Honda Sensing ini, meliputi Lead Car Departure Notification System (LCDN), Collision Mitigation Brake System (CMBS), Lane Keeping Assist System (LKAS), Road Departure Mitigation (RDM), Adaptive Cruise Control (ACC), hingga Auto-High Beam.
Berharap insentif PPnBM berlaku di 2022
Honda BRV generasi kedua ini memang belum diumumkan harganya. Akan tetapi, mobil penantang Toyota Rush, Daihatsu Terios, Mitsubishi Xpander Crossover, dan Suzuki XL7 ini diperkirakan untuk harga paling murah dibanderol sekitar Rp 260 jutaan.
Harga yang belum diumumkan ini tentu membuat tanda tanya, apakah Honda akan merilis harga BR-V terbaru mengikuti aturan pemerintah perihal pemberian insentif PPnBM sebesar 100 persen.
Menanggapi hal tersebut, Billy mengungkapkan, untuk mengikuti aturan dari Kementerian Keuangan RI pada dasarnya Honda BR-V sudah memenuhi syaratnya. Sebab, Honda BR-V terbaru diproduksi di Indonesia dan komponen lokalnya sangat tinggi, yaitu mencapai 84 persen.
“Informasi terakhir yang kami terima dari PMK (Peraturan Menteri Keuangan), relaksasi PPnBM berlaku sampai Desember 2021. Kita tidak tahu ke depan, tapi karena kita delivery Januar, jadi regulasi sekarang ini tidak termasuk. Tapi kalau diperpanjang lagi tentunya ini BRV lokal konten sangat tinggi jadi purchase lokal PPnBM bisa lewat,” terang Billy.
Meski begitu, Billy rupanya optimis bahwa Honda BR-V ini akan diterima positif oleh masyarakat Indonesia dan global.
Suzuki Karimun Wagon R, mobil yang masuk kategori mobil murah ramah lingkungan atau Low Cost Green Car (LCGC) ternyata penjualan masih kalah dari kompetitornya, seperti Honda Brio Satya, Daihatsu Ayla dan Toyota Agya.
Bahkan jika melihat data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) penjualan Suzuki Karimun Wagon R selama Januari-Agustus 2021 hanya tembus 1.666 unit. Lain halnya dengan Honda Brio Satya yang tergolong laris hingga mencapai 22.641 unit.
Bahkan duo maut Daihatsu Ayla dan Toyota Agya, penjualannya tercatat masing-masing di angka 13.030 unit dan 11.114 unit.
Menanggapi kurang bergairahnya penjualan Suzuki Karimun Wagon R, 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Donny Saputra memang tak menampik kondisi tersebut.
“Kalau kita lihat konsumen Karimun Wagon R ini adalah konsumen yang fungsional, dan disaat masa pandemi ini memang penjualannya kami fokuskan ke arah fleet atau ke perusahaan,” ungkap Donny saat virtual conference dengan awak media beberapa waktu lalu.
Saat ditanya apakah menurunya penjualan Karimun Wagon R tanda untuk Suzuki melakukan perubahan, Donny sendirinya rupanya enggan berkomentar. Diapun mengatakan, belum bisa bicara detailnya.
Laris di luar negeri
Meski penjualan Karimun Wagon R melempem di Indonesia, namun ternyata mobil tersebut laris manis di luar negeri. Ya, Suzuki Karimun Wagon R ternyata di ekspor ke Pakistan dalam bentuk terurai atau Completely Knocked Down (CKD).
“Memang kalau kita lihat, volume ekspor dan volume domestik Karimun Wagon R ini lebih banyak ekspornya, dan ini memang salah satu cara strategi Suzuki bagaimana setiap produk ini mempunyai portofolio yang baik sehingga kami usahakan tidak bergantung di pasar domestik, tapi produk-produk ini kami ekspor dan bersaing di negara yang kami akan ekspor,” ucap Donny.
Sekadar informasi, menurut data Gaikindo, sepanjang Januari-Agustus 2021, ekspor Karimun Wagon R ke Pakistan dalam bentuk CKD sebanyak 12.336 unit. Sedangkan Donny mengatakan, untuk pasar ekspor, penjualan Januari-Agustus Suzuki Karimun Wagon R jadi penyumbang terbanyak lebih dari 12 ribuan unit, disusul Suzuki XL7 diangka 10 ribuan unit, Suzuki Carry di angka 9 ribuan unit dan Suzuki Ertiga mencapai 4.450 unit.
Adapun saat ini harga Karimun Wagon R, antara lain:
News.OLX.co.id – Menteri Keuangan Sri Mulyani akhirnya memperpanjang periode insentif PPnBM 100% ditanggung Pemerintah hingga akhir tahun nanti.
Dengan dikeluarkannya kebijakan ini, diharapkan minat masyarakat untuk membeli mobil baru tetap tumbuh serta mampu mendorong tren positif penjualan mobil.
Gaikindo menyebut, selain memberikan dampak pada industri otomotif, insentif ini juga menciptakan multiplier effect terhadap perekonomian. Insentif ini meningkatkan daya beli masyarakat sehingga perekonomian domestik menjadi lebih aktif.
Meningkatnya angka penjualan kendaraan, khususnya yang menggunakan komponen-komponen lokal tentunya berdampak positif pula bagi industri komponen di Indonesia.
Seperti diketahui, kebijakan insentif PPnBM 100% ini berlaku untuk kendaraan penumpang dengan kapasitas mesin 1.500cc dengan penggunaan komponen lokal hingga 60%. Sementara untuk kendaraan penumpang 4×2 berkapasitas mesin lebih dari 1.500cc – 2.500cc diberi insentif PPnBM 50%. Terakhir insentif PPnBM 25% untuk kendaraan penumpang 4×4 berkapasitas mesin lebih dari 1.400cc hingga 2.500cc.
Suzuki Indonesia menjadi salah satu merek mobil yang ikut menikmati kebijakan ini dan berhasil meraih tren positif Agustus 2021 lalu.
“Selama Januari sampai Agustus 2021 Suzuki mengalami peningkatan wholesales sebesar 51% dan retail sales 25% jika dibandingkan periode yang sama tahun 2020. Peningkatan penjualan terjadi sejak memasuki periode insentif PPnBM, yaitu di bulan Maret 2021. Kami sangat mengapresiasi kebijakan Pemerintah dalam memperpanjang kembali insentif PPnBM 100%,” terang Donny Saputra, 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales dalam siaran pers yang diterima News.OLX, Selasa (21/9/2021).
Dari data yang dikeluarkan Gaikindo, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) berkontribusi terhadap tren positif penjualan mobil di bulan Agustus 2021 jika dibanding bulan Juli 2021.
Kontribusi Suzuki mencapai 60% untuk wholesales dan 38% untuk retail sales dimana model XL7, All New Ertiga, dan New Carry Pick Up menjadi model yang mendominasi penjualan.
Penjualan XL7 mengalami peningkatan sebesar 103% untuk wholesales dan 33% untuk retail sales, dibandingkan dengan Juli 2021.
Begitu juga dengan model All New Ertiga yang penjualan wholesales-nya naik 174% untuk periode yang sama, dengan penjualan retail sales naik 60%.
Sementara New Carry Pick Up meskipun bukan produk yang mendapat fasilitas insentif PPnBM, penjualannya juga naik 51% untuk wholesales dan 40% untuk retail sales.
“Perpanjangan kembali insentif PPnBM 100% kami harap memberikan dampak positif bagi industri otomotif. Bagi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan Suzuki, di momen perpanjangan insentif PPnBM 100% ini kami juga menghadirkan beragam promosi dan program penjualan yang menarik,” tutup Donny.
News.OLX.co.id – Di tengah tantangan bisnis yang begitu ketat saat ini, branding menjadi sebuah faktor penting.
Brand yang kuat memudahkan konsumen mengenali sebuah produk. Menurut Kotler (2009), branding merupakan nama, istilah, tanda, simbol, rancangan atau kombinasi dari semuanya yang dimaksudkan untuk mengidentifikasi barang atau jasa atau kelompok penjual dengan untuk membedakannya dari barang atau jasa pesaing.
Salah satu unsur dari branding yang paling kuat sekaligus yang paling pertama harus dipikirkan adalah pemilihan nama untuk sebuah merek maupun produk.
Nah, inspirasi untuk penamaan sebuah produk bisa datang dari mana saja. Karena tanpa nama, produk tidak punya identitas yang memudahkan konsumen untuk mengenalinya.
Menariknya, inspirasi penamaan produk maupun merek bahkan bisa datang dari nama binatang yang hidup di dunia, ada di sekitar kalian, dan kerap dilihat dalam keseharian.
Dan nama-nama binatang tersebut juga banyak yang diabadikan sebagai nama dari produk otomotif, baik itu roda empat ataupun merek model roda dua.
Dan ternyata, penamaan mobil dan motor terinspirasi dari nama-nama binatang sudah terjadi sejak dulu, khususnya untuk mobil.
Setidaknya ada puluhan nama hewan yang dijadikan oleh berbagai pabrikan mobil di dunia sebagai nama model. Namun hanya satu nama binatang yang jadi nama merek produsen itu sendiri, yakni Jaguar.
Ford menjadi salah satu merek mobil yang paling sering menamakan modelnya menggunakan nama binatang. Sebut saja Mustang, Cobra, Raptor, Thunderbird, dan Bronco.
Sepertinya para desainer dan insinyur Ford menganggap banyak sekali hewan yang bisa merepresentasikan produk maupun model mobil yang dibuatnya.
Beberapa nama lain yang sampai sekarang menjadi legenda sebagai nama mobil adalah Viper yang dipakai oleh Dodge dan Volkswagen dengan Beetle.
Mobil yang Terinspirasi Nama Hewan dan Dijual di Indonesia
Tren mobil menggunakan penamaan hewan bukan cuma ada di luar negeri saja. Pabrikan-pabrikan mobil dunia yang punya fasilitas produksi di Tanah Air ada juga yang menamakan model atau produknya menggunakan nama hewan.
Berikut adalah daftarnya:
Toyota Kijang
Toyota Kijang adalah model kendaraan niaga yang kemudian bertransformasi menjadi mobil keluarga yang diproduksi oleh Toyota di Indonesia. Toyota Kijang hadir di Indonesia sejak tahun 1977 dan merupakan salah satu model Toyota yang sukses bahkan populer hingga saat ini. Seiring waktu, Kijang kemudian berubah nama menjadi Innova, namun masih banyak orang lebih memilih menyebutnya dengan Kijang Innova.
Isuzu Panther
Merek mobil lainnya yang juga populer di Indonesia dengan nama binatang adalah Isuzu Panther. Isusu Panther merupakan kendaraan spesial mesin diesel serba guna yang khusus diproduksi Isuzu di Indonesia untuk pasar Asia. Pada dasarnya Isuzu Panther dirakit berdasarkan chasis dan model yang hampir mirip dengan Toyota Kijang. Kuat dan juga tangguh untuk membawa banyak penumpang atau barang. Panther dirancang sesuai dengan kondisi iklim, kondisi jalan, serta cocok dengan budaya setempat yang bersifat kekeluargaan. Model ini pertama kali meluncur tahun 1991.
Daihatsu Zebra
Mengikuti jejak Toyota dan Isuzu, merek mobil Jepang lainnya, Daihatsu di Indonesia juga memproduksi sebuah minibus dan pick up kecil bernama Zebra Espass. Model ini pertama kali diperkenalkan pada 1995 sebagai pengganti Daihatsu Hijet dan terakhir diproduksi pada Oktober 2007. Sebagai pengganti Zebra Espass, Daihatsu menghadirkan Gran Max dan Luxio.
Mitsubishi Kuda
Terakhir adalah Mitsubishi Kuda yang merupakan sebuah mobil MPV yang diproduksi oleh Mitsubishi Motors. Mobil ini pertama kali meluncur 11 September 1997 dengan produksi unit ke-50.000 tercapai tahun 2005 di Filipina. Mitsubishi Kuda berhenti produksi di Indonesia di tahun 2006.
Nah, itulah 4 mobil yang namanya terinspirasi dari nama hewan dan sempat populer di Tanah Air.
Tapi ada lebih banyak lagi nama-nama mobil yang menggunakan nama binatang dan dijual di berbagai penjuru dunia.
News.OLX.co.id – PT Mandiri Tunas Finance (MTF) menggelar pameran virtual MTF Flash Sale yang berlangsung 20-26 September 2021.
Di pameran kali ini, MTF menggandeng PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) sebagai brand partner dan menghadirkan program-program unggulan untuk pembelian produk Suzuki.
Menurut Direktur Sales & Distribution MTF, William Francis Indra mengatakan, bahwa event ini dihadirkan untuk memberikan solusi bagi masyarakat yang tengah mencari kendaraan untuk mobilitas sehari-hari bersama keluarga, maupun untuk pendukung usaha.
“Event kali ini MTF menghadirkan produk unggulan dari Suzuki. Kami berharap MTF mampu menjadi solusi pembiayaan bagi keluarga di Indonesia,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Senin (20/9/2021).
Sejauh ini MTF sebagai salah satu perusahaan pembiayaan milik Bank Mandiri terus berinovasi di tengah tantangan industri yang masih terdampak pandemi.
Beragam program kepemilikan kendaraan unggulan Suzuki dengan dukungan dari MTF dihadirkan. Mulai dari bunga murah 2.90% dengan tenor 3 tahun untuk pembelian passenger car Suzuki, hingga bebas biaya administrasi dan bunga spesial untuk pembelian kendaraan komersial.
Untuk mencari tahu informasi lebih dalam terkait acara MTF Flash Sale kali ini, konsumen bisa mengakses website flashsale.mtf.co.id.
Menambah keseruan acara, MTF juga menggelar TikTok Challenge dengan total hadiah bernilai jutaan rupiah.
News.OLX.co.id – Honda Indonesia akhirnya secara resmi mengumumkan kehadiran model terbarunya setelah meluncurkan All New Honda BR-V, Selasa, 21 September 2021 kemarin.
Penampilan Honda BR-V baru ini memang sudah ditunggu-tunggu konsumen di Indonesia. Apalagi sebelum resmi menyandang nama BR-V, model ini sudah lebih dulu 'diarak' ke berbagai kota-kota besar Tanah Air dalam bentuk mobil konsep bernama Honda NX7.
Sangat menarik, Honda BR-V generasi kedua ini tampil luar biasa, jauh beda dengan generasi sebelumnya. Sudah pakai platform baru kapasitas tampungnya sekarang bertambah dari 5-seater jadi 7-seater.
Itu artinya dimensi All New Honda BR-V semakin besar kalau dibandingkan dengan generasi pertamanya.
Diantara berbagai daya tarik yang sekarang ditawarkan oleh Honda BR-V, yang patut digarisbawahi adalah mobil yang head to head dengan model LSUV lainnya seperti Daihatsu Terios, Toyota Rush dan Suzuki XL7 ini adalah teknologi keamanan serta keselamatan yang dibenamkan di dalamnya.
Dengan perkiraan harga jual sekitar Rp 260 jutaan, All New Honda BR-V punya teknologi keselamatan paling terkini dari Honda, yakni Honda Sensing.
Fakta ini cukup menarik karena Honda Sensing sejauh ini cuma ada pada model-model Honda di kasta atas seperti New Honda Odyssey, All New Honda Accord dan New Honda CR-V.
Memberikan benefit tambahan yang bisa didapatkan setiap konsumen Honda ketika membeli All New Honda BR-V yang dikabarkan untuk pengiriman unitnya baru akan dilakukan pada awal tahun depan.
Dan yang pasti teknologi keselamatan seperti ini belum ada di mobil-mobil lainnya yang menjadi pesaing Honda BR-V.
Tapi sebelum memutuskan untuk membeli All New Honda BR-V, ada baiknya kalian mengetahui fitur-fitur apa saja yang ada di Honda Sensing.
Secara umum teknologi ini merupakan sebuah paket lengkap dari beberapa fitur keamanan dan keselamatan yang dikembangkan oleh insinyur Honda untuk meminimalisir risiko terjadinya kecelakaan.
“Honda Sensing sangat membantu dalam mencegah terjadinya kecelakaan dengan memberikan peringatan kepada pengemudi untuk kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan tindakan pencegahan,” ujar Business Innovation and Marketing & Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM), Yusak Billy.
Kami sebut 'paket keselamatan' karena pada dasarnya fitur-fitur tersebut tidak bekerja sendiri, tapi secara kolektif.
Mari kita bahas apa saja nama fitur serta fungsinya yang ada di Honda Sensing:
Collision Mitigation Brake System ™ (CMBSTM)
CMBSTM merupakan fitur utama dari teknologi keselamatan Honda Sensing. Hadirnya fitur ini untuk mendeteksi kemungkinan terjadinya benturan dengan obyek lain di depan mobil seperti mobil lain atau orang yang berjalan kaki.
Sistem kerjanya juga didesain sangat sederhana, saat ada obyek lain terdeteksi di depan kendaraan, secara otomatis CMBSTM langsung mengirimkan sinyal adanya potensi benturan terjadi, kemudian disikapi dengan mengurangi laju kecepatan mobil. Andai pun benturan tidak terhindarkan setidaknya dampaknya bisa berkurang.
Adanya fitur CMBSTM ini memang tidak serta merta langsung bisa mencegah terjadinya tabrakan. Tetap dibutuhkan kontrol dari pengemudi untuk melakukan akselerasi manual seperti menginjak pedal rem dan memutar roda kemudi dengan benar.
Penjelasan lebih lengkap terkait fitur CMBSTM di Honda Sensing bisa dilihat di video ini.
Lane Keeping Assist System (LKAS)
Honda Sensing juga meliputi fitur LKAS yang berfungsi menjaga kemudi tetap berada dalam posisi di dalam jalur jalanan. Saat mobil keluar jalur, bisa jadi karena faktor mengantuk dan lelah, pengemudi akan menerima sinyal berupa getaran pada lingkar kemudi yang membantu mengembalikan fokus serta dukungan visual dari layar MID mobil.
Tapi kembali lagi, pengemudi adalah faktor paling utama untuk menjaga keselamatan serta keamanan berkendara.
DItambah lagi, fitur ini juga bakal bekerja dengan berbagai syarat yang harus terpenuhi, misalnya kecepatan 72-180 km di jalan lurus atau sedikit berbelok, tidak menginjak pedal rem, tidak menyalakan lampu sein dan tidak mengoperasikan wiper.
Artinya sistem ini memang hadir bukan untuk mengganti kontrol pengemudi pada kendaraan. Malah jika pengemudi dengan sengaja atau tanpa sengaja melepaskan kemudi maka LKAS ini justru tidak akan bekerja.
Penjelasan lebih lengkap terkait fitur LKAS di Honda Sensing bisa dilihat di video ini.
Road Departure Mitigation System
Pada prinsipnya fungsi dari fitur RDM ini hampir sama dengan LKAS, sama-sama menjaga dan membantu memberikan peringatan kepada pengemudi saat terdeteksi mobil keluar dari jalur jalan.
Sistem RDM bisa menerapkan sistem pengereman otomatis yang akan mengurangi kecepatan bial terdeteksi mobil keluar dari marka jalan.
Sama seperti fitur LKAS, fitur RDM juga tidak akan berfungsi bila pengemudi dengan sengaja melepaskan tangan dari lingkar kemudi.
Penjelasan lebih lengkap terkait fitur RDM di Honda Sensing bisa dilihat di video ini.
Adaptive Cruise Control (ACC) Low Speed Follow
Fitur ini sebenarnya sudah cukup umum menjadi salah satu fitur keselamatan di berbagai model mobil lainnya. Fungsinya memang cukup penting, untuk menjaga kestabilan kecepatan mobil serta mengatur jarak dengan kendaraan yang terdeteksi di depan.
Kecepatan mobil bisa berkurang, bahkan sampai berhenti secara otomatis kemudian melaju kembali tanpa pengemudi harus menginjak pedal rem atau gas ketika mobil yang terdeteksi di depan berhenti.
Sedikit beda dengan fitur ACC di mobil lainnya, khusus untuk Honda Sensing fitur ini juga bisa diatur untuk kecepatan rata-rata 40 km/jam dan dengan jarak yang diinginkan.
Tapi fitur ACC Low Speed Follow ini tidak dianjurkan untuk diaktifkan di tengah kondisi jalan yang macet atau ketika cuaca buruk.
Penjelasan lebih lengkap terkait fitur ACC Low Speed Follow di Honda Sensing bisa dilihat di video ini.
Auto High-Beam Headlights
Yang terakhir dan merupakan fitur di Honda Sensing adalah Auto High-Beam Headlights. Ketika mobil melaju di atas kecepatan 40 km/jam, kemudian pengemudi mengaktifkan fitur dengan cara menggeser tuas lampu dari posisi low beam ke auto, maka lampu jauh dan lampu normal akan bekerja otomatis tergantung kondisi jalan yang dilalui. Saat kondisi jalan terlalu gelap, maka lampu jauh akan menyala otomatis untuk membantu penerangan.
Nah, itulah keistimewaan dari fitur Honda Sensing yang sudah bisa ditemui di mobil All New Honda BR-V. Sangat worth it untuk mobil SUV yang dijual dengan harga tidak sampai Rp 300 jutaan.
News.OLX.co.id – Sejak 19 Agustus 2021, Adira Finance menggelar Adira Virtual Expo (AVE) 2021 dalam rangka menyediakan beragam solusi keuangan sesuai kebutuhan pelanggan. Salah satu solusi yang ditawarkan Adira lewat program ini adalah pembiayaan mobil bekas melalui marketplace milik Adira Finance.
Program AVE 2021 sendiri mendapat respon positif dari masyarakat. Hingga 15 September 2021, ada lebih dari 285 ribu pengunjung yang menghadiri pameran multiproduk dengan konsep virtual 3D ini.
Bagi yang berencana membeli mobil, kabar baiknya AVE 2021 diperpanjang hingga 30 September 2021. Hal ini dilakukan guna memberikan kesempatan yang lebih luas pada masyarakat dalam mencari kebutuhannya. Seperti disebutkan di atas, bagi calon konsumen yang ingin membeli mobil bekas berkualitas bisa mengunjungi booth Adira Finance di AVE 2021.
Selama program AVE 2021, Adira Finance menawarkan beragam promo menarik di antaranya:
Bunga mulai 6,5 persen (untuk tenor 1 tahun)
Bebas biaya provisi
Diskon biaya admin 50 persen atau senilai Rp2,5 juta (biaya admin reguler AVE sebesar Rp5 juta)
Bonus upgrade asuransi (asuransi TLO menjadi Comprehensive atau MIX untuk 1 tahun pertama, berlaku untuk pembiayaan mobil bekas tipe passenger)
Bonus asuransi mesin (selama 180 hari khusus mobil bekas tipe passenger, maksimal usia kendaraan 7 tahun)
Selain promo tersebut, Adira Finance juga menawarkan bonus lainnya seperti bonus adirapoin hingga 1,5 juta, dan tambahan bonus 1 juta adirapoin di Sahabat Flash Deal. Ada juga bonus voucher cashback hingga voucher perawatan ban di HSR.
“AVE adalah salah satu bentuk sinergi kami dengan ekosistem perusahaan dalam menyediakan beragam solusi keuangan sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Hingga pekan ke-4 pelaksanaan AVE 2021, kami telah berhasil menyalurkan pembiayaan lebih dari 3.000 aplikasi dengan nilai total Rp240 miliar untuk beragam produk yang ada di pameran ini. Angka tersebut 200 persen lebih banyak dari target yang ditetapkan. Kami harap angka ini terus meningkat seiring perpanjangan periode AVE 2021,” jelas Direktur Portofolio Adira Finance, Harry Latif.
Nah, menarik sekali kan promonya? Yuk segera gabung di Adira Virtual Expo dengan cara klik dan bawa pulang mobil impian kamu!
News.OLX.co.id – Astra Daihatsu Motor (ADM) pada Jumat, 17 September 2021 lalu sudah merilis model facelift Terios untuk pasar Indonesia. Memang tidak banyak yang berubah dari sisi penampilannya, tapi untuk urusan fitur penambah kenyamanan, keselamatan serta keamanannya, Daihatsu Terios baru sudah punya Eco Idle serta VSC (Vehicle Stability Control).
Fitur Eco Idle fungsinya adalah untuk mematikan mesin mobil secara otomatis ketika mobil berhenti. Di tengah kemacetan Eco Idle ini memiliki peran penting dalam menghemat konsumsi bahan bakar serta mengurangi tingkat emisi gas buang.
Bisa dikatakan Eco Idle yang hadir sebagai fitur terbaru Terios menjadikan model SUV kembaran Toyota Rush ini jadi lebih ramah lingkungan.
Selain itu, seluruh varian Terios facelift juga sudah disematkan fitur VSC (Vehicle Stability Control) untuk mencegah terjadinya kondisi oversteer dan understeer saat mobil berbelok.
Tambah aman karena selain itu, juga ada fitur Hill Start Assist untuk transmisi otomatis yang tugasnya mencegah mobil bergerak mundur ketika menanjak.
Untuk lebih memperkenalkan keunggulan yang ada di Daihatsu Terios facelift, ADM kemudian berinisiatif untuk mengajak berbagai komunitas pemilik mobil Daihatsu untuk mencoba langsung.
Sebanyak 20 klub mobil Daihatsu yang mengirimkan perwakilan hadir di PT Astra Daihatsu Motor – Head Office, Sunter, Jakarta, Sabtu (18/9/2021), tepat sehari setelah peluncuran.
Usai mencoba Daihatsu Terios, beragam komentar positif hadir dari masing-masing perwakilan klub Daihatsu yang hadir.
“Saya sebagai salah satu pengguna setia Terios sangat antusias dengan adanya acara perkenalan dan test drive pada fitur Terios ini. Fitur ini sangat menarik bagi kami, karena Terios semakin irit konsumsi bahan bakar berkat fitur Eco Idle, dan lebih aman karena fitur HSA dan VSC,” ujar Iman Wahyudi, Ketua Umum ALERT! (All New Rush Terios Indonesia).
Serupa dengan komentar Iman, Nada sebagai Ketua TDI (Taft Diesel Indonesia) chapter Jakarta juga mengomentari Daihatsu Terios baru. “Penambahan fitur Daihatsu Terios ini sangat inovatif, karena bisa menghemat bahan bakar dan lebih ramah lingkungan, dimana pasar otomotif kedepannya akan lebih mengutamakan mobil yang eco friendly. Semoga acara yang bagus seperti ini dapat berlanjut secara konsisten sebagai salah satu bentuk apresiasi terhadap kesetiaan pelanggan terhadap Daihatsu”, ujarnya.
Lewat kehadiran Daihatsu Terios facelift, ADM berharap bisa memberikan nilai lebih kepada konsumen sehingga meningkatkan kepuasan, khususnya bagi pemilik Daihatsu Terios.
“Daihatsu ingin memperkenalkan fitur terkini Daihatsu Terios kepada Sahabat Klub sebagai pelanggan setia, dan juga merupakan bagian dari keluarga besar Daihatsu. Kami berharap, kehadiran fitur kekinian pada Terios ini dapat memberikan nilai tambah demi kepuasan pelanggan”, pungkas Ben Faqih, People Development Department Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM).