News.OLX.co.id – Dunia dilanda pandemi berkepanjangan sejak tahun 2020 hingga tahun 2021 ini. Hal ini cukup mempengaruhi industri ban global dengan berbagai merk ban cukup terkenal bahkan terbesar dunia.
Namun untuk market di Indonesia, Goodyear ternyata mampu meraih hasil cukup positif di penutupan tahun fiskal 2020.
Meski sebelumnya, Goodyear Indonesia sempat mengalami penurunan volume penjualan di seluruh unit bisnis dan OE (Original Equipment).
Dengan mengakuisisi beberapa lini bisnis baru untuk sektor unit yang sama, PT Goodyear Indonesia Tbk baru saja mengumumkan penghasilan perusahaan yang totalnya sebesar USD108,268,268.
Sumber penghasilan Goodyear di Tanah Air berasal dari hasil penjualan ban di segmen kendaraan komersial, penjualan ban aftermarket dan bana OE (Original Equipment) beberapa merk mobil.
“Pendapatan total perusahaan di 2020 adalah hasil gemilang mengingat situasi industri yang sulit saat ini. Goodyear saat ini melanjutkan mengambil langkah penting sebagai antisipasi pulihnya ekonomi di 2021. Pada 2020, kami telah memenangkan beberapa bisnis baru untuk bisnis konsumen dan segmen komersial termasuk untuk kendaraan penumpang dan segmen truk di bisnis OE,” ungkap Hui Yun, Presiden Direktur PT Goodyear Indonesia Tbk yang baru, dalam siaran pers beberapa waktu lalu.
Hui Yun ditunjuk menggantikan Randeep Singh Kanwar menjadi Presiden Direktur PT Goodyear Indonesia Tbk dalam Rapat Umum Pemegang Saham 2021 yang berlangsung secara virtual.
Bos baru Goodyear di Indonesia ini kemudian mengambil langkah strategis untuk mengejar pertumbuhan di 2021.
Bahkan fokus perusahaan saat ini adalah menyasar kesejahteraan karyawannya, serta mendukung Pemerintah dalam memerangi penyebaran COVID-19 di Indonesia.
“Dalam situasi sulit saat ini, kami tidak hanya berfokus pada upaya mempertahankan bisnis, tetapi juga melakukan yang kami bisa untuk menghentikan penyebaran Covid-19 setidaknya di lingkungan kami sendiri. Perusahaan menganjurkan bekerja dari rumah, melakukan protokol kesehatan diseluruh area kerja baik di pabrik dan kantor, dan melakukan berbagai kegiatan sosialisasi kesadaran kesehatan termasuk kewajiban mengikuti pelatihan keselamatan bagi seluruh karyawan,” sambung Wicaksono Soebroto, Head of Communications Goodyear Indonesia.
Dari sisi konsumen, Goodyear Indonesia memberlakukan program Zero-Contact-Drop-Off, yang memungkinkan pelanggan tetap bisa melakukan kegiatan bengkel, balancing dan spooring ban termasuk pembayaran tanpa harus ada kontak fisik secara langsung.
Di tahun 2020 lalu, PT Goodyear Indonesia Tbk berhasil meluncurkan tiga ban baru dan dua ban untuk lite truck yang berdaya pakai tinggi, serta Eagle F1 Sport untuk penggemar mobil sport.
Di tahun tersebut juga, perusahaan melakukan kegiatan ekspor ban dengan tujuan akhir negara Bangladesh.
News.OLX.co.id – Peraturan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM hingga saat ini masih berlaku di wilayah Jawa dan Bali, termasuk Jakarta yang merupakan ibukota negara.
Memang bukan perkara mudah mengaplikasikan PPKM di kota besar seperti Jakarta. Diterapkan hingga berjilid-jilid, diperpanjang, tapi tidak terlalu keras, sehingga sebagian masyarakat masih ada yang beraktivitas seperti biasanya.
Bagi mereka yang masih beraktivitas di tengah PPKM, mobilitas menggunakan kendaraan pribadi menjadi pilihan paling tepat. Setidaknya ini bisa sedikit meminimalisir risiko terpapar virus COVID-19.
Namun bagaimana dengan mereka yang tidak punya?
Yup, Jakarta adalah kota dengan fasilitas transportasi umum terlengkap, mau kemana saja mudah, jenis transportasi umum juga banyak pilihan. Apalagi sudah ada provider transportasi online yang belakangan cukup diminati oleh masyarakat Jakarta dan beberapa kota besar lainnya.
Akan tetapi, pilihan transportasi umum yang paling aman dan nyaman adalah dengan taksi Bluebird. Mengapa demikian?
Banyak sekali alasannya. Pertama karena saat ini seluruh pengemudi dan karyawan Bluebird 100% sudah mendapatkan suntikan vaksin.
Yang kedua, karena setiap armada Bluebird diberlakukan pengaturan jarak tempat duduk, pengecekan suhu bagi pengemudi sebelum beroperasi, hingga pembersihan armada secara menyeluruh baik sebelum maupun sesudah beroperasi, termasuk penyemprotan disinfektan.
Dengan rangkaian protokol kesehatan yang ketat ini, Bluebird semakin memastikan kenyamanan dan keamanan bagi setiap pengguna layanan Bluebird.
Apalagi sekarang Bluebird sudah menggandeng GoPay sebagai salah satu opsi pembayaran di aplikasi MyBluebird dan bisa dipakai untuk melakukan pembayaran semua lini layanan Bluebird, mulai dari taksi Bluebird, Silverbird, hingga layanan logistik Birdkirim.
Loh, kok bisa?
Memang sedikit terdengar aneh, saat Bluebird memutuskan menggandeng GoPay, produk uang elektronik dari GoJek, provider transportasi online yang notabene adalah kompetitor.
Akan tetapi, di tengah perubahan besar masyarakat akibat pandemi saat ini, adaptasi memang perlu ditempuh.
Dengan opsi pembayaran menggunakan GoPay di layanan Bluebird, tentu semakin mempermudah dan memangkas proses transaksi pembayaran, hanya butuh waktu 5 detik saja, aman dan juga nyaman, baik bagi penumpang maupun bagi pengemudi taksi Bluebird sendiri.
“Kami memahami bahwa masih ada masyarakat yang masih harus bepergian dan menjalankan kewajibannya di tengah pandemi, seperti tenaga kesehatan dan pekerja sektor esensial. Dengan memprioritaskan keamanan penumpang, kami bersama GoPay meningkatkan aksesibilitas dan pilihan metode pembayaran nontunai. Inovasi terbaru ini juga semakin melengkapi kehadiran QRIS GoPay yang telah tersedia di 11 ribu armada taksi Bluebird di seluruh Indonesia,” ungkap Direktur PT Blue Bird Tbk, Andre Djokosoetono dalam sebuah siaran pers, Jumat (20/8/2021).
Menurut Andre Djokosoetono, tren transaksi pembayaran non-tunai yang dilakukan oleh konsumen pengguna layanan Bluebird naik dua kali lipat selama masa pandemi ini.
Sehingga penting bagi perusahaan dalam menambah opsi jenis pembayaran cashless, termasuk GoPay.
Dengan demikian, masyarakat, khususnya pengguna layanan taksi Bluebird semakin punya banyak pilihan pembayaran, mulai dari tunai, kartu kredit, hingga berbagai pilihan uang elektronik.
CEO GoPay, Hans Patuwo mengungkapkan, “Dengan menghadirkan GoPay sebagai jawaban berbagai kebutuhan pembayaran sehari-hari, kami terus mendorong kebiasaan untuk bertransaksi secara non-tunai di tengah masyarakat. Saat ini, layanan GoPay sudah makin diperluas dan bukan hanya bisa dipakai di dalam aplikasi Gojek saja. Bahkan, GoPay terus melihat peningkatan tren transaksi nontunai yang salah satunya tercermin dari kenaikan signifikan pada nilai total transaksi (GTV) GoPay dibandingkan dengan sebelum masa pandemi. Harapannya, kehadiran GoPay di aplikasi MyBlueBird dengan jangkauan penggunaannya yang luas di seluruh Indonesia dapat makin meningkatkan adopsi pembayaran digital di masyarakat.”
Lebih Hemat Bayar Ongkos Taksi Bluebird Pakai GoPay
Menyambut HUT RI ke-76 pada bulan Agustus 2021 ini, GoPay menawarkan berbagai promo untuk transaksi di ratusan rekan usaha lokal, termasuk Bluebird dan layanan transportasi lainnya.
Bayar pakai GoPay, bepergian ke manapun pakai Bluebird jadi lebih hemat.
Pengguna aplikasi MyBlueBird cukup memilih GoPay pada laman ‘Opsi Pembayaran’ dan promo tersebut langsung bisa dinikmati.
Bagi Bluebird sendiri, transaksi non-tunai minim kontak dengan GoPay semakin melengkapi upaya penegakan protokol kesehatan yang ketat serta keamanan di setiap armada Bluebird.
“Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh”, yang terpenting saat ini adalah memberikan yang terbaik bagi masyarakat.
Kolaborasi keduanya membuat Bluebird semakin nyaman dan aman.
News.OLX.co.id – Pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) untuk pembelian mobil baru di beberapa kategori, ditanggung Pemerintah. Kebijakan ini berlaku sejak Maret 2021 lalu, dengan tujuan utama untuk memberikan rangsangan kepada masyarakat membeli mobil baru.
Awal hadirnya pandemi COVID-19 di Indonesia pada Februari 2020 membawa kepanikan luar biasa. Minat masyarakat untuk beli mobil baru seketika drop karena lebih fokus untuk urusan kesehatan.
Industri otomotif terdampak parah, penjualan mobil baru seketika terjun bebas. Jika dibandingkan dengan angka penjualan mobil baru di tahun sebelumnya, hasil akhir di tahun 2020 angkanya turun hingga 50 persen.
Jika kondisi seperti ini terus berlangsung, tentu industri otomotif nasional terancam bubar. Sekira 1,5 juta orang yang berkecimpung di ekosistem ini akan kehilangan pekerjaan. Impact paling parah adalah hengkangnya merk-merk mobil yang berinvestasi di Indonesia.
Pemerintah harus bisa mencegah terjadinya kolaps dan berusaha keras agar industri otomotif tetap berjalan meski di tengah kondisi yang sulit.
Awal Maret 2021, akhirnya Menteri Keuangan, Sri Mulyani meloloskan rencana pemberian insentif PPnBM yang ditanggung Pemerintah untuk pembelian mobil baru yang sudah memenuhi kriteria dan persyaratan tertentu.
Daftar Isi:
Mengenal Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM)
Apa itu Pajak Penjualan Barang Mewah?
Apa pertimbangan suatu barang dikenai PPnBM?
Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah
Kapan PPnBM Dipungut?
Berapa tarif PPnBM?
Apa saja barang yang dikenakan PPnBM?
Dasar Kebijakan Diskon PPnBM DTP Mobil Baru
Daftar Mobil Penerima Diskon PPnBM
Kategori di bawah 1500cc
Kategori 1.500 cc sampai 2500cc
Pro dan Kontra Kebijakan PPnBM DTP Mobil Baru
Hasil Survey Pro dan Kontra PPnBM DTP Mobil Baru
Pro
Kontra
Dampak PPnBM DTP Mobil Baru Terhadap Industri Otomotif
Dampak PPnBM DTP Mobil Baru Secara Makro
Kesimpulan : PPnBM DTP Perlu Dilanjutkan
Mengenal Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM)
Apa itu Pajak Penjualan Barang Mewah?
Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) ialah pajak yang dikenakan pada barang yang tergolong mewah kepada produsen untuk menghasilkan atau mengimpor barang dalam kegiatan usaha atau pekerjaannya. PPnBM hanya dikenakan 1 kali pada saat penyerahan barang ke produsen
Pengertian menghasilkan barang ialah kegiatan:
merakit, yaitu menggabungkan bagian-bagian lepas dari suatu barang menjadi barang setengah jadi atau barang jadi. Contohnya merakit mobil, barang elektronik, dan perabot rumah tangga
memasak, yaitu mengolah barang dengan cara memanaskan baik dicampur bahan lain maupun tidak
mencampur, yaitu mempersatukan dua atau lebih unsur untuk menghasilkan satu atau lebih barang lain
mengemas, yaitu menempatkan suatu barang ke dalam suatu benda untuk melindunginya dari kerusakan atau meningkatkan pemasarannya
membotolkan, yaitu memasukkan minuman atau benda cair ke dalam botol yang ditutup menurut cara tertentu
kegiatan lain yang sama dengan kegiatan tersebut yang dikerjakan dengan bantuan orang atau badan usaha lain
Apa pertimbangan suatu barang dikenai PPnBM?
Dalam UU Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pasal 5, pertimbangan suatu barang dikenakan PPnBM, yaitu:
keadilan pembebanan pajak antara konsumen berpenghasilan rendah dengan konsumen berpenghasilan tinggi
pengendalian konsumsi barang mewah
perlindungan terhadap produsen kecil atau tradisional
pengamanan penerimaan negara
Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah
barang yang bukan barang kebutuhan pokok
barang yang dikonsumsi oleh masyarakat tertentu
barang yang umumnya dikonsumsi oleh masyarakat berpenghasilan tinggi
barang yang dikonsumsi untuk menunjukkan status
Kapan PPnBM Dipungut?
Prinsip pemungutannya hanya 1 kali saja, saat:
penyerahan oleh pabrikan atau produsen barang yang tergolong mewah
impor barang yang tergolong mewah
Penyerahan pada tingkat berikutnya tidak lagi dikenai PPnBM
Berapa tarif PPnBM?
Tarif PPnBM ditetapkan paling rendah 10% dan paling tinggi 200%*
Perbedaan tarif PPnBM didasarkan pada pengelompokan barang yang tergolong mewah yang dikenai PPnBM
Pengelompokan barang-barang yang dikenai PPnBM terutama didasarkan pada:
tingkat kemampuan golongan masyarakat yang menggunakan barang tersebut, disamping didasarkan pada nilai guna barang bagi masyarakat pada umumnya
konsultasi dengan DPR
PPnBM adalah pajak yang dikenakan atas konsumsi barang yang tergolong mewah di dalam negeri. Oleh karena itu, barang mewah yang diekspor atau dikonsumsi di luar negeri dikenai PPnBM dengan tarif 0%. PPnBM yang telah dibayar atas perolehan barang mewah yang diekspor tersebut dapat diminta kembali (UU PPN Pasal 8)
Apa saja barang yang dikenakan PPnBM?
Kendaraan bermotor, kecuali untuk kendaraan ambulan, kendaraan jenazah, kendaraan pemadam kebakaran, kendaraan tahanan, kendaraan angkutan umum, kepentingan negara
Kelompok hunian mewah seperti rumah mewah, apartemen, kondominium, totan house, dan sejenisnya
Kelompok pesawat udara, kecuali untuk keperluan negara atau angkutan udara niaga
Kelompok balon udara
Kelompok peluru senjata api dan senjata api lainnya, kecuali untuk keperluan negara
Kelompok kapal pesiar mewah, kecuali untuk kepentingan negara, angkutan umum atau usaha pariwisata (PP 61 tahun 2020)
Dasar Kebijakan Diskon PPnBM DTP Mobil Baru
Demi menyelamatkan industri otomotif nasional yang terdampak hebat akibat pandemi, Pemerintah melalui Menkeu memutuskan untuk menggulirkan program diskon PPnBM mobil baru secara bertahap.
Keputusan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 20/PMK/0.10/2021 yang menetapkan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah Atas Penyerahan Kena Pajak Yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor Tertentu yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2021.
PPnBM DTP berlangsung secara bertahap, yakni 100 persen dari PPnBm untuk masa Pajak Maret sampai dengan Mei 2021. 50 persen dari PPnBM untuk masa Juni sampai dengan Agustus 2021, serta 25 persen dari PPnBM untuk masa September sampai masa pajak Desember 2021.
Tentunya tidak semua mobil keluaran terbaru bisa menerima keuntungan ini, karena ada kriteria khusus yang diatur dalam pasal 2 huruf b yang tertulis:
'Kendaraan bermotor untuk pengangkutan kurang dari 10 orang termasuk pengemudi selain sedan atau station wagon, dengan motor bakar cetus api atau nyala kompresi (diesel atau semi diesel) dengan sistem 1 gardan penggeran 4×2 dengan kapasitas isi silinder 1.500 cc ditanggung oleh Pemerintah untuk tahun anggaran 2021'
Selain mobil penumpang dengan kapasitas mesin 1.500cc, syarat lainnya adalah mobil tersebut sudah menggunakan komponen lokal (TKDN) paling sedikit 70 persen.
Pasal 7 PMK menjelaskan bahwa Kepala Kantor Pelayanan Pajak atas nama Direktur Jenderal Pajak dapat menagih PPnBM jika PPnBM yang ditanggung oleh Pemerintah tidak memenuhi ketentuan di atas.
“Industri otomotif Indonesia berkembang cukup baik. Kita pernah mencapai angka penjualan mobil baru hingga 1,2 juta unit di 2015-2016. Awal 2020 saat angka tersebut turun luar biasa gara-gara COVID-19. Bahkan di bulan Mei 2020 angka penjualan bulanan berada di bawah 10.000, industri otomotif kita benar-benar sangat terpuruk,” jelas Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo beberapa waktu lalu.
Kondisi ini sebenarnya tidak begitu beda dengan negara-negara lainnya di Asia Tenggara. Namun Thailand, Malaysia dan Vietnam mampu melakukan recovery cukup cepat dengan kebijakan Pemerintah yang kemudian memberikan insentif demi menaikkan kembali penjualan mobil dan menyelamatkan industri otomotif di masing-masing negara.
“Dari sini kami kemudian berdiskusi dengan Pemerintah dan mengusulkan untuk segera menghadirkan kebijakan yang mampu menyelamatkan industri otomotif di negara kita. Pertimbangannya adalah karena banyak mobil yang hanya dibuat di Indonesia, kalau sampai industri kita kolaps dampaknya akan sangat merugikan, prinsipal tidak bisa terima kondisi tersebut,” lanjut Yohannes Nangoi.
Itulah latar belakang hadirnya kebijakan PPnBM DTP (ditanggung Pemerintah).
Daftar Mobil Penerima Diskon PPnBM
Kategori di bawah 1500cc
Toyota Yaris
Toyota Vios
Toyota Sienta
Daihatsu Xenia
Toyota Avanza
Daihatsu Grand Max Minibus
Daihatsu Luxio
Daihatsu Terios
Toyota Rush
Toyota Raize
Daihatsu Rocky
Mitsubishi Xpander
Mitsubishi Xpander Cross
Nissan Livina
Honda Brio RS
Honda Mobilio
Honda BRV
Honda HRV
Suzuki Ertiga
Suzuki XL7
Wuling Confero
Kategori 1.500 cc sampai 2500cc
Toyota Fortuner 2.4 (4×2) dan (4×4)
Toyota Innova 2.0 dan 2.4
Honda HR-V 1.8L
Honda CRV 2.0 CVT
Pro dan Kontra Kebijakan PPnBM DTP Mobil Baru
Dengan adanya insentif pajak mobil baru hingga nol persen, Pemerintah berharap konsumsi masyarakat berpenghasilan menengah ke atas bisa meningkat, sekaligus memberikan rangsangan lebih untuk membeli mobil baru.
Sekaligus mampu meningkatkan utilitas industri otomotif serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama 2021.
Namun kebijakan ini sekaligus menimbulkan pro dan kontra di masyarakat, karena selain memberikan efek positif, ternyata beberapa pihak juga mengklaim adanya efek negatif yang akan diterima pihak lain.
Dari sebuah pemaparan hasil riset yang dilakukan Institute for Strategic Initiative (ISI), kebijakan Pemerintah untuk memberikan insentif PPnBM menimbulkan terjadinya pro dan kontra.
Penolakan kebijakan ini sebagian besar datang dari pemain di bisnis mobil bekas yang merasa dirugikan dengan berjalannya kebijakan PPnBM DTP mobil baru.
Secara teori diskon pajak tersebut menjadikan harga mobil baru menjadi lebih murah. Namun bagi pengusaha mobil bekas, ini jelas mempengaruhi harga jual mobil bekas yang secara otomatis harganya juga ikut turun dan menggerus margin.
Hasil Survey Pro dan Kontra PPnBM DTP Mobil Baru
Pro
40% menilai kebijakan ini akan meningkatkan penjualan mobil baru.
20% menilai kebijakan ini akan mendongkrak industri otomotif
10% menilai kebijakan ini akan meningkatkan daya beli masyarakat
10% menilai kebijakan ini punya multiplier effect tinggi
7% menilai kebijakan ini bisa meningkatkan pendapatan negara
7% menilai kebijakan ini akan menciptakan lapangan pekerjaan
3% menilai kebijakan ini bisa mengurangi polusi udara
Kontra
29% menilai kebijakan ini merugikan pedagang mobil bekas
24% menilai kebijakan ini bukan prioritas di tengah pandemi
12% menilai kebijakan ini merugikan keuangan negara karena pajak ditanggung negara
12% menilai kebijakan ini membuat masa tunggu (inden) mobil semakin lama
6% menilai kebijakan ini hanya berorientasi jangka pendek
6% menilai kebijakan ini akan menimbulkan emisi karbon
6% menilai kebijakan ini bertolak belakang dengan kebijakan Kemenhub
Dampak PPnBM DTP Mobil Baru Terhadap Industri Otomotif
Parameter keberhasilan program insentif PPnBM terhadap industri otomotif nasional menurut Ketua Gaikindo, Yohannes Nangoi banyak sekali, dimulai dari peningkatan penjualan yang terjadi pada bulan Maret 2021 lalu.
“Maret lalu penjualan mobil baru cukup meningkat, mencapai hingga 80 ribu unit. Angka penjualan bulanan ini hampir mendekati normal di angka 100 ribu unit per bulan,” jelasnya.
Dampak positif lainnya juga dirasakan oleh para produsen mobil di Indonesia. Dimana di tengah kondisi sulit akibat pandemi, tidak ada satu pun merek yang melakukan pengurangan karyawan secara besar-besaran.
“Dengan bangga kita juga umumkan bahwa industri otomotif tidak ada PHK massal. Yang ada hanya masa kontrak karyawan yang sudah habis tidak diperpanjang. Tapi sekarang dengan kebutuhan produksi yang tinggi, para produsen sudah mulai untuk melakukan perekrutan kembali.”
Dengan peningkatan produksi mobil yang tengah dikejar saat ini, ekspor mobil juga tetap bisa bergulir. Tahun 2020 lalu jumlah ekspor mobil-mobil yang diproduksi di Indonesia mencapai 230 ribu. Harapannya tahun ini bisa tembus di angka 300 ribu unit.
“Banyak mobil-mobil yang hanya dibuat di Indonesia dan diekspor ke negara lain, seperti Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia, Suzuki Ertiga, Isuzu Traga, dan Honda Brio. Kalau sampai kolaps, dampaknya tentu akan sangat merugikan, dan tentunya prinsipal tidak bisa terima kondisi tersebut. Karena negara-negara yang mengimpor model tersebut juga tidak bisa terima unit,” terangnya.
Dampak PPnBM DTP Mobil Baru Secara Makro
Dari pengamatan ISI yang berlangsung selama tiga bulan periode pertama diberlakukannya insentif PPnBM 0%, kebijakan tersebut ternyata mampu memberikan dampak yang sangat positif, tidak hanya bagi industri otomotif nasional, namun juga bagi perekonomian secara makro.
“Kebijakan ini berdampak positif, tidak hanya terhadap industri otomotif saja, tetapi juga bagi industri di hulu dan di hilir, dampaknya terhadap ekosistem. Dimana Dalam ekosistem ini ada 26 perusahaan dengan angka investasi lebih dari 10 triliun rupiah serta lebih dari 1,5 juta tenaga kerja yang diserap dalam ekosistem ini,” ujar Wahyudi Tohar perwakilan dari ISI.
Menurutnya kebijakan ini tidak cuma menggerakkan industri otomotif saja, tapi juga industri lainnya, termasuk perusahaan pemasok kecil.
“PPnBM menjadi win-win solution bagi konsumen dan produsen. Dampaknya secara makro ekonomi adalah potensi dalam penciptaan output hingga 39 triliun rupiah, potensi menciptakan kesempatan kerja sebanyak 183 ribu orang, dan peningkatan penerimaan rumah tangga hingga 6,6 triliun rupiah,” ungkapnya.
Dari data penjualan mobil baru menunjukkan bahwa PPnBM DTP meningkatkan angka penjualan secara signifikan, mendekati angka sebelum pandemi.
Akan tetapi tantangan baru pun muncul dengan momentum tingginya penjualan mobil karena kebijakan PPnBM DTP ini. Proses produksi yang belum berjalan normal menjadikan proses penerimaan unit menjadi lebih lama. ISI menyarankan agar peningkatan demand harus bisa diimbangi dengan ekspektasi konsumen untuk menerima unit mobil lebih cepat.
Kesimpulan : PPnBM DTP Perlu Dilanjutkan
Melihat tren positif yang terjadi pada industri otomotif berkat kebijakan insentif PPnBM ditanggung Pemerintah untuk setiap pembelian mobil baru, membuat Pemerintah kembali memutuskan untuk memperpanjang periode diskon PPnBM 100% yang awalnya hanya sampai di bulan Juni, dilanjutkan sampai Agustus 2021.
“Siapa tahu dengan fakta tersebut, kebijakan ini kemudian diperpanjang sampai Desember 2021 sehingga benar-benar komplit dan dampaknya bisa dirasakan secara lebih luas lagi,” harap Yohannes Nangoi.
Senada dengan Yohannes Nangoi, perwakilan ISI lainnya, Luky Djani juga menyerukan agar PPnBM DTP untuk mobil baru kembali dilanjutkan.
“Secara makro PPnBM tidak hanya menguntungkan industri otomotif saja, tapi lebih luas di hulu dan di hilir hasilnya positif. Kita perlu memikirkan, terutama bagi Kemenperin agar kebijakan ini dilanjutkan. Bahkan seandainya kebijakan ini lebih awal bergulir, bukan tidak mungkin geliat ekonomi akan bertumbuh di tengah pandemi,” ujar Luky Djani.
Namun untuk kedepannya, penamaan kebijakan ini menurutnya perlu diubah. “Penamaan pajak barang mewah memberi dampak psikologis, karena seolah-olah Pemerintah hanya membela konsumen yang mampu membeli barang mewah. Padahal jenis mobil yang dapat fasilitas ini adalah mobil yang sebenarnya tidak bisa dikategorikan mobil mewah, malah sangat membantu masyarakat kecil dalam upayanya meningkatkan ekonomi,” pungkasnya.
News.OLX.co.id – OLX Group, jaringan platform perdagangan global terkemuka, pada Senin (23/8), mengumumkan bahwa transaksi mobil bekas di OLX Autos telah melampaui US$1 miliar, sejak pertama kali hadir pada Januari 2020. Adapun, OLX Autos merupakan pemimpin inovasi di pasar mobil bekas di 10 negara di Asia dan Amerika.
Setiap bulannya, sekitar setengah juta mobil terdaftar untuk dijual oleh konsumen dan dealer di platform iklan baris OLX Autos di India, Indonesia, dan Amerika Latin. Pertumbuhan yang cepat ini terjadi seiring dengan adanya solusi layanan offline dan online terintegrasi yang ditawarkan OLX Autos kepada penjual, pembeli, dan juga dealer.
Melalui OLX Autos, penjual mobil akan mendapatkan keuntungan dari akses penilaian gratis melalui proses inspeksi mobil, baik itu lewat home inspection atau di 450+ inspection center resmi OLX Autos. Setelah itu, mobil penjual akan mendapatkan penawaran yang sesuai dengan harga pasar secara realtime. Kemudian, sebagai perusahaan yang menawarkan layanan penjualan terpercaya, OLX Autos memberikan jaminan pembayaran langsung setelah seluruh proses selesai dilakukan.
Sementara itu, bagi pembeli, OLX Autos menawarkan jaminan berbagai mobil berkualitas yang sudah diinspeksi serta adanya pilihan untuk membeli mobil “OLX Autos Certified” secara langsung dari platform iklan baris OLX. Selain itu, OLX Autos menyediakan pasokan mobil bekas berkualitas dengan harga yang wajar untuk dealer mobil rekanan.
CEO OLX Autos Gautam Thakar mengatakan bahwa dengan menyatukan layanan offline dan online dalam pengalaman pelanggan, OLX Autos menjadikan proses transaksi mobil menjadi mudah, sederhana, serta mampu menghadirkan kepercayaan dan ketenangan pikiran selama salah satu transaksi yang paling penting dalam hidup.
OLX Autos juga melakukan inovasi dalam memberikan pengalaman bertransaksi kepada pelanggan di masa pandemi Covid-19 dengan mengembangkan teknologi yang memungkinkan pelanggan untuk mendapatkan layanan dari rumah dan melakukan inspeksi mandiri. Dengan cara ini, pelanggan yang ingin menjual mobilnya cukup menggunakan smartphone untuk mengambil data mobil mereka, mengambil foto, mengunggah video dan merekam suara mesin serta mendapatkan penilaian yangwajar dengan nyaman di rumah mereka sendiri.
Menurut Thakar “Inti dari apa yang kami lakukan adalah berinovasi untuk memecahkan masalah pelanggan, dan kami terus menemukan lebih banyak cara untuk membuat proses transaksi mobil menjadi senyaman mungkin. Kami juga memperkenalkan home inspection selama pandemi sehingga membantu pelanggan kami yang ingin bertransaksi selama masa pembatasan yang terjadi di berbagai wilayah.”
“Kami menggunakan data, teknologi, dan artificial intelligence untuk memberikan harga mobil yang wajar kepada penjual, sambil menawarkan asuransi dan jaminan kepada pembeli untuk memberikan ketenangan pikiran selama proses transaksi,” tutup Thakar.
OLX Autos Indonesia Optimistis Permintaan Mobil Bekas Bertumbuh
Positifnya kinerja transaksi perusahaan secara global membuat OLX Autos Indonesia kian optimistis bahwa permintaan mobil bekas Perusahaan pada tahun ini tetap bertumbuh, didorong oleh masih tingginya minat konsumen mobil bekas di Tanah Air serta inovasi dan ekspansi yang dilakukan oleh Perusahaan.
Berdasarkan data riset OLX Autos Indonesia, pasar mobil bekas di Indonesia masih menunjukkan tren positif meski dipengaruhi dampak pandemi Covid-19. Hal ini seiring dengan masih tingginya permintaan mobil bekas karena mobil pribadi dinilai menjadi moda transportasi paling aman di masa pandemi. Ini dibuktikan dengan adanya peningkatan permintaan pada kategori mobil bekas sekitar 15%-20% selama masa pandemi. Adapun, di OLX Autos Indonesia, masih positifnya kinerja transaksi mobil bekas juga didorong oleh sejumlah inovasi dan ekspansi yang dilakukan dalam kurun waktu 1 tahun terakhir.
CEO OLX Group Indonesia Johnny Widodo mengatakan bahwa di tengah pandemi Covid-19 ini, OLX Autos tetap aktif melakukan ekspansi di berbagai wilayah guna memenuhi kebutuhan masyarakat yang lebih luas lagi. Salah satu ekspansi yang dilakukan adalah menambah store OLX Autos Jual-Beli-Tukar Tambah di berbagai wilayah. Selama 1 tahun lebih hadir di Indonesia, total store OLX Autos Jual-Beli-Tukar Tambah saat ini mencapai 6 store, sehingga total store OLX Autos mencapai 46 store (termasuk OLX Autos Authorized Dealer). Penambahan store masih akan dilakukan seiring dengan meningkatnya tren permintaan mobil bekas di Tanah Air.
“Kami juga tak berhenti melakukan inovasi digital untuk memperkuat platform kami sehingga bisa semakin memudahkan pelanggan dalam transaksi jual beli mobil bekas. Kami juga menguatkan layanan home inspection dan home test drive. Komitmen kami adalah memberikan proses yang gampang, aman, dan terpercaya. Dengan inovasi, ekspansi dan kondisi pasar yang mendukung, kami optimistis transaksi mobil bekas kami akan terus bertumbuh dan bergerak ke arah yang positif. Kami juga berharap OLX Autos bisa menjadi solusi bagi masyarakat selama pandemi, termasuk dalam mewujudkan gagasan-gagasan bisnis sebagai langkah pertama,” kata Johnny.
Sejarah OLX Autos
Perjalanan OLX Autos dimulai pada 2018 dengan investasi minoritas oleh OLX Group di Frontier Car Group (FCG). Investasi senilai US$500 juta lebih lanjut ke FCG pada tahun 2019 menjadikan OLX Group sebagai pemegang saham mayoritas. Mulai Januari 2020, OLX dan FCG memadukan operasi di sejumlah pasar tertentu dan re-branding menjadi “OLX Autos” di sebagian besar negara. Untuk pertama kalinya di negara-negara tersebut, inspection center FCG digabungkan dengan platform perdagangan mobil online OLX, untuk menjawab kebutuhan pelanggan dan membantu pelanggan dalam mengatasi hambatan dalam proses jual beli mobil secara online.
Sekilas tentang OLX Autos
OLX Autos merupakan bagian dari OLX Group
Beroperasi di 10 negara, seperti Argentina, Chili, Kolombia, Ekuador, India, Indonesia, Meksiko, Pakistan, Peru, dan Amerika Serikat
Setiap bulannya, sekitar 500 ribu mobil terdaftar untuk dijual oleh konsumen dan dealer di platform iklan baris OLX Autos.
Sekitar 450+ inspection center menawarkan inspeksi mobil gratis dengan layanan penjualan mobil yang nyaman dan terpercaya, dengan pembayaran langsung dalam waktu sekitar 1 jam (untuk penjual mobil)
Melakukan inspeksi ~50.000 mobil setiap bulannya
Memiliki jaringan 13.000+ dealer
Hingga saat ini, OLX Autos telah membeli, menjual, dan menginspeksi lebih dari 400 ribu mobil. Pada 2021, diprediksi ~100.000 mobil terjual
Memiliki 4.6K+ karyawan yang membantu transaksi mobil pelanggan di 3 benua dan 10 pasar/negara.
Fitur “self inspection” memungkinkan penjual mobil untuk memeriksa mobil mereka sendiri, dan mengirimkan data dari jarak jauh – mereplikasi pengalaman inspection center dari rumah mereka sendiri.
News.OLX.co.id – Kebutuhan helm sebagai salah satu safety gear saat bermotor sangat penting. Sebagai alat yang melindungi kepala, pemilihan kualitas helm adalah hal yang utama.
Namun selain kualitas yang harus diperhatikan, model helm pun juga penting untuk menunjang kebutuhan lifestyle para bikers.
RSV Helmet sebagai produsen helm lokal melihat hal ini sebagai kesempatan yang baik dalam memperluas pilihan kepada konsumen dengan menghadirkan dua model helm terbarunya di Indonesia.
Dua helm baru RSV tersebut masing-masing RSV SV300 Series untuk model open face/half face, dan model klasik RSV Classic Series.
Helm model baru RSV ini dijual dengan harga sangat terjangkau dan sudah tersedia di setiap outlet RSV, atau bisa juga mengunjungi website rsvhelmets.co.id.
Untuk RSV SV300 Series dibanderol 610 ribu rupiah, sementara RSV Classic Series dijual seharga 450 ribu rupiah.
Spesifikasi Helm RSV SV300 Series
RSV SV300 Series merupakan helm model open face/half face pengembangan desain dari produk RSV Super Color, yang sudah lebih dulu diperkenalkan kepada konsumen setianya.
“SV300 untuk menjawab tingginya permintaan konsumen atas pengembangan terbaru dari RSV model open face. Berbagai fitur baru kami pasangkan pada helm ini,” jelas Richard Ryan, Executive Director RSV Helmet Indonesia dalam keterangan tertulis, Selasa (24/8/2021).
Disebutkan Richard, model helm ini memang sudah dinantikan sejak lama oleh para pecinta helm RSV di Tanah Air karena seharusnya sudah meluncur tahun lalu.
“Sejatinya helm ini harusnya sudah diluncurkan sejak tahun lalu. Namun pandemi COVID-19, kita urung untuk meluncurkannya,” jelasnya.
Kabar baiknya, sejak diluncurkan, sebanyak 1.900 unit helm RSV SV300 Series langsung ludes dibeli konsumen hanya dalam kurun waktu 4 hari saja.
Mengusung konsep 'Ideal to Enjoy The City', RSV SV300 Series mendapat respon luar biasa dari konsumen. Hal ini ditunjang dengan berbagai fitur baru yang disematkan seperti sun visor yang nyaman saat berkendara di siang hari.
Sebagai model pengembangan dari model open face sebelumnya, SV300 juga dilengkapi lima fitur utama. Selain sun visor berwarna gelap, juga ada switch di kiri helm untuk menaikan dan menurunkan sun visor dengan lebih mudah.
Berat helm ini sekitar 1.300 gram dan dilengkapi spoiler dengan warna senada batok helm itu.
Spoiler berfungsi untuk mengalirkan arah angin, sehingga pemilik helm tidak perlu khawatir aliran angin masuk ke dalam helm.
Di sisi lain, SV300 dapat dikatakan menjadi pelopor dalam hal kenyamanan bagi pemakainya karena dibekali penahan visor (visor stopper) yang terletak di kanan-kiri helm dekat dagu pengguna.
Sebagai penyempurna keamanan, strap helm SV300 menggunakan sistem DD-ring.
Cangkang SV300 terbuat dari 100 persen Pure ABS, selain sudah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI), juga bersertifikasi DOT dan ECE.
Ada lima pilihan warna yang bisa dipilih, White Glossy, Black Glossy, Modern Grey, Black Mate, dan Blue Mate, dengan berbagai ukuran M (57 – 58), L (59 – 60), XL (61 – 62) dan XXL (63 – 64).
Spesifikasi Helm RSV Classic Series
Helm klasik juga ditawarkan RSV Helmet lewat model Classic Series sebagai bagian dari upaya meramaikan segmen helm retro yang belakangan semakin diminati banyak orang.
Satu ciri khas helm retro RSV Classic Series yang mungkin tidak dimiliki oleh helm retro kebanyakan adalah hadirnya logo 3D berkelir gold dan perak.
Secara spesifikasi, helm retro ini terbuat dari material ABS murni 100 persen dengan berat 1,1 kg.
RSV Classic Series juga dibekali chinstrap berjenis DD-Ring. Dan untuk menjaga kenyamanan, inner padding atau busa bagian dalam helm bisa dilepas agar mudah dibersihkan.
Seperti model SV300, varian Classic juga menawarkan lima pilihan warna yaitu Black Doff, Black Glossy, Virdian Hue Doff, Modern White dan Pink Doff.
News.OLX.co.id – Isuzu Panther merupakan salah satu model kendaraan penumpang legendaris dan versi terbarunya memang sudah lama ditunggu-tunggu.
Alih-alih meluncurkan model terbaru, PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) justru mengumumkan bahwa mobil MPV ini tidak lagi diproduksi.
Keputusan untuk “menyuntik mati” Isuzu Panther diumumkan di bulan Februari 2021 lalu.
Meski demikian, Marketing Division Head PT IAMI, Attias Asril berusaha untuk meyakinkan para pemilik Isuzu Panther agar tidak perlu merasa khawatir soal ketersediaan suku cadang.
“Selama kendaraan itu masih ada, dan masih ada demand untuk suku cadangnya, kita akan terus hadirkan,” ungkapnya saat berlangsung acara Ngobrol Virtual Santai (NGOVSAN) Isuzu bersama FORWOT, Selasa (24/8/2021).
Aat, sapaan akrab Attias Asril juga mengungkapkan bahwa suku cadang Panther di Indonesia masih akan tersedia hingga 10 tahun ke depan dan tersedia di seluruh jaringan dealer dan bengkel resmi Isuzu yang ada di Indonesia.
“Jadi mau dimana saja, di bengkel resmi kita maupun di dealer, kita siapkan spare parts-nya. Pokoknya selama populasinya masih ada, kita jamin ketersediaannya,” lanjut Attias.
Pihak IAMI merasa perlu untuk memberikan ketenangan kepada para pemilik Isuzu Panther mengingat populasinya hingga saat ini memang masih cukup banyak.
Sampai sebelum diumumkan untuk stop produksi, penjualannya mencapai 433.117 unit.
Mobil berjuluk 'Rajanya Diesel' ini dibuat pertama kali di tahun 1991 ini pernah populer di eranya serta menjadi kompetitor dari Toyota Kijang. Sayangnya popularitas Panther memudar seiring hadirnya model-model MPV baru saat ini.
Dianggap sudah tidak mampu bersaing, kemudian IAMI memutuskan untuk menghentikan produksi Panther selamanya.
“Dalam setahun terakhir volume penjualan Panther memang sudah kecil sekali. Ditambah lagi fokus kami juga saat ini lebih ke kendaraan komersial seperti Isuzu D-max, Isuzu Traga, Isuzu Elf, Isuzu GIGA,” pungkas Attias.
Dengan hilangnya Isuzu Panther, praktis Isuzu di Indonesia hanya meninggalkan Isuzu mu-X di segmen kendaraan penumpang.
PT Astra Honda Motor (AHM) selaku agen pemegang merek sepeda motor Honda melakukan penyegaran pada motor sport Honda CBR250RR dengan tampilan dengan warna dan desain grafis terbaru.
Menurut Direktur Marketing AHM Thomas Wijaya penyegaran pada Honda CBR250RR, membuat karakter motor bermesin 250 cc ini semakin kuat dan mempertegas konsep Total Control serta speed shape.
“Penyegaran tampilan CBR250RR pada warna Bravery Red Black ini merupakan upaya kami untuk terus memberikan nilai tambah bagi pecinta motor super sport di mana konsumen menginginkan motor premium bergaya sporty, kaya dengan fitur modern, performa tinggi dan memberikan kesenangan berkendara,” ungkap Thomas dalam keterangannya.
Masih menurut Thomas, warna Bravery Red Black merupakan pilihan tepat dari gabungan warna merah dan hitam, ditambah desain stripe terbaru sehingga memberikan kesan agresif dan sporty premium, khas Honda CBR250RR.
Warna dan desain terbaru ini juga hadir pada sejumlah tipe Honda CBR250RR, CBR250RR SP dan CBR250RR SP Quick Shifter. Nah, dengan adanya desain dan warna baru ini melengkapi beberapa pilihan warna lainnya seperti Tricolor pada CBR250RR SP Quick Shifter, Racing Red pada CBR250RR SP dan CBR250RR SP Quickshifter, Mat Gunpowder Black Metallic pada CBR250RR dan CBR250RR SP, serta Black Freedom pada CBR250RR.
Fitur Honda CBR250RR
Honda CBR250RR
Honda CBR250RR diklaim memiliki tenaga, torsi, dan kecepatan puncak lebih optimal baik untuk jalur perkotaan maupun sirkuit. Mesin 250cc ini memberikan kelincahan yang memperkuat performa dari Total Control.
Fitur canggih Throttle By Wire menghadirkan akselerasi halus dan stabil yang lebih presisi serta pilihan 3-step riding mode. Pengendara pun dapat menikmati pengalaman berkendara dengan performa yang responsif sesuai keinginan.
Sepeda motor ini juga memiliki fitur Assist/Slipper Clutch yang berfungsi mencegah ban belakang selip karena engine brake saat penurunan gigi secara ekstrem, serta membuat pengendara dapat merasakan pengoperasian kopling yang semakin ringan.
Honda CBR250RR dilengkapi juga dengan Anti-lock Brake System (ABS) pada fitur keamanan demi memberikan kenyamanan maksimal.
Penyematan full digital panel meter dengan layar LCD yang informatif disertai pengaturan tingkat pencahayaan memberikan kenyamanan berkendara.
Agar tambah nyaman saat dikendarai, Honda CBR250RR yang memiliki rangka Diamond (Truss), dilengkapi dengan suspensi depan inverted telescopic dan suspensi belakang aluminium swing arm 5 adjustable mono suspension with Pro-Link System yang terasa ringan dan memiliki daya tahan yang kuat sekaligus memberikan tampilan lebih sporty, gagah dan kokoh.
Spesifikasi Honda CBR250RR
Dimensi
Panjang X Lebar X Tinggi : 2.060 x 724 x 1.098 mm
Tinggi Tempat Duduk : 790 mm
Jarak Sumbu Roda : 1.389 mm
Jarak Terendah Ke Tanah : 145 mm
Curb Weight : 168 kg
Kapasitas Tangki Bahan Bakar : 14,5 liter
Kapasitas Pelumas : 1,9 liter
Mesin
Tipe Mesin : 4-Stroke, 8-Valve, Parallel Twin Cylinder
Kapasitas Mesin : 249.7 cc
Sistem Suplai Bahan Bakar : PGM-FI
Diameter X Langkah : 62,0 x 41,4 mm
Tipe Tranmisi : Manual, 6 Speed
Rasio Kompresi : 12,1:1
Daya Maksimum : 30 kW (41 PS) /13.000 rpm
Torsi Maksimum : 25 Nm (2,5 kgf.m)/11.000 rpm
Tipe Starter : Electric
Tipe Kopling : Multiple Wet Clutch with Coil Spring
Sistem Pendingin Mesin : Liquid Cooled With Auto Electric Fan
Kaki-kaki
Tipe Rangka : Diamond (Truss) frame
Tipe Suspensi Depan : Inverted Telescopic Front Suspension
Tipe Suspensi Belakang : Aluminum Swing Arm (5 Adjustable Mono Suspension with Pro-Link System)
Ukuran Ban Depan : 110/70 – 17 54S (Tubeless)
Ukuran Ban Belakang : 140/70 – 17 66S (Tubeless)
Rem Depan : Hydraulic Disc, Dual Piston
Rem Belakang : Hydraulic Disc, Single Piston
Kelistrikan
Tipe Baterai Atau Aki : MF-Wet 12V – 7 Ah
Sistem Pengapian : Full Transistorized
Tipe Busi : NGK SILMAR8C-9 (Iridium Spark Plug)
Daftar Harga Honda CBR250RR
CBR250RR – STD Black Freedom Rp 61,7 juta
CBR250RR – STD Mat Gunpowder Black Metallic Rp 66,2 juta
CBR250RR – STD Bravery Red Black Rp 66,2 juta
CBR250RR – SP Mat Gunpowder Black Metallic Rp 72,8 juta
News.OLX.co.id – Mobil memang merupakan moda transportasi yang mungkin tidak lepas dari kehidupan masyarakat saat ini. Dengan adanya mobil, manusia bisa berpindah dari satu titik ke titik lain dengan cepat tanpa harus berjalan kaki.
Kata mobil sendiri diambil dari serapan bahasa Belanda, yakni automobile. Dari kata tersebut, disebutkan mobil adalah kendaraan yang menggunakan bahan bakar minyak seperti bensin atau solar untuk menghidupkan mesinnya.
Adapun kata automobil merupakan perpaduan dua kata yang aslinya dari bahasa Yunani yaitu Autos dari bahasa Yunani yang memiliki arti ‘sendiri’, dan bahasa Latin movere yang ‘bergerak’. Alhasil jika digabungkan, artinya “bergerak sendiri”.
Daftar Isi:
Sejarah Mobil di Dunia
Mobil Pertama di Indonesia
Mobil Pertama Presiden Indonesia
Koleksi Mobil Presiden Soekarno
Sejarah Industri Mobil di Indonesia
Sejarah Mobil di Dunia
Benz Patent-Motorwagen
Jika OLXer melihat mobil yang berseliweran sekarang, memang terlihat canggih dan modern. Bahkan saat ini juga mobil jumlahnya banyak, keren, serta ramah lingkungan lantara menggunakan teknolog tenaga listrik sebagai penggerak. Termasuk ada juga berbahan bakar hidrogen.
Namun sebelum muncul mobil dengan bentuk dan desain seperti sekarang, perlu diketahui pada tahun 1870-1880’an beberapa tokoh dunia juga membuat sebuah kendaraan penumpang yang dapat bergerak dengan tenaga uap. Tentunya jangan dibayangkan bentuknya seperti mobil seperti saat ini.
Pada tahun 1769 kendaraan bertenaga uap dibuat Nicholas-Joseph Cugnot yang bentuk kendaraanya bukan untuk membawa orang. Kendaraan ciptaan Cugnot menggunakan roda tiga dan diperuntukan keperluan membawa barang saat di medan perang, termasuk meriam.
Beberapa tahun kemudian, tepatnya sekitar tahun 1784 Wiliam William Murdock dan James Watt di Inggris, Richard Trevithick serta Sir G. Gurney membuat kendaraan seperti mobil yang mampu memacu hingga 20 km per jam.
Beberapa tahun kemudian, di belahan dunia lainnya pada tahun 1860, seorang insinyur dari Prancis Joseph E. Lenoir menciptakan mesin dengan bahan bakar campuran batu bara, gas, dan udara atmosfer.
Tak sampai disitu pada tahun 1885, mobil dengan mesin pembakaran berbahan bakar bensin dibuat oleh tiga penemu berbeda asal Jerman yang bekerja terpisah. Ketiga orang tersebut adalah Karl Friedrich Benz di Mannheim serta Gottlieb Daimler dan Wilhelm Maybach di Stuttgart.
Setelah beberapa tahun seorang di tempat berbeda, muncul juga mobil bermesin dua stroke yang pria kelahiran New York, Amerika Serikat bernama George Baldwin Selden pada tahun 1895. Hingga akhirnya memasuki tahun 1901-1902, mobil mulai dikembangkan untuk diproduksi secara masal.
Itulah sepintas sejarah dari mobil dengan sistem pembakaran di dalam mesin yang sampai sekarang masih digunakan, namun dengan pengembangan teknologi yang cukup maju.
Lalu bagaimana sejarah mobil di Indonesia sendiri?
Mobil Pertama di Indonesia
Ilustrasi Benz Victoria Phaeton, mobil pertama di Indonesia. (lowmanmuseum)
Saat ini di Indonesia, merek mobil yang beken di kalangan masyarakat seperti Toyota, Daihatsu, Mitsubishi, Suzuki dan Honda. Namun tahukah OLXer semua merek mobil ini bukanlah pelopor munculnya mobil di Tanah Air.
Sejarah kendaraan bermesin pertama di Indonesia, menurut buku bertajuk ‘Sejarah Mobil, Kisah Kehadiran Mobil di Negeri’ yang ditulis jurnalis senior, James Luhulima, asal muasal adanya mobil terlebih dahulu diawali adanya sepeda motor pertama, yang dimiliki seorang pria bernama John C Potter. Dia jadi pemilik Hildebrand und Wolfmuller.
Pria asal Inggris yang merupakan seorang masinis di pabrik Gula Oemboel, Probolinggo, Jawa Timur tersebut sengaja membeli Hildebrand und Wolfmuller dengan memesannya langsung ke pabriknya di Muenchen, Jerman.
Setahun kemudian atau pada tahun 1894, mobil pertama hadir berupa Benz Victoria Phaeton atau tipe Carl Benz. Mobil ini dibeli oleh Sultan Surakarta (Solo) Pakubuwono X dengan mahar sebesar 10.000 gulden kepada perusahaan Prottle&Co di Pasar Besar, Surabaya Jawa Timur.
“Pakoe Boewono (Pakubuwono) X tercatat sebagai orang pertama di Hindia Belanda yang memiliki mobil,” tulis James dalam bukunya.
Untuk membeli sebuah mobil kala itu, memang tidak semudah seperti sekarang. Bahkan bisa dibilang adanya mobil tak lazim. Pasalnya, hanya orang-orang sangat kaya yang bisa membelinya termasuk Sultan Pakubuwono X.
Namun begitu, saat ini untuk membeli mobil Benz Victoria Phaeton, Sultan Pakubuwono X harus menunggu setidaknya satu tahun. Karena pembuatan mobil bermesin 2.000 cc itu belum secanggih sekarang dan masih homemade.
Oia, ada moment lucu, ketika Sultan Pakubuwono X memiliki sebuah mobil Benz Victoria Phaeton. Dimana, saat itu masyarakat merasa aneh, karena biasanya kuda digunakan sebagai tenaga penggerak untuk mengangkut barang dan manusia.
Namun ini tidak dengan sang sultan, dimana Benz Victoria Phaeton yang mampu menampung enam orang penumpang, pada bagian depan tidak ada kuda yang menarik untuk bergerak ke depan atau ke belakang. Hanya ada seorang kusir (sopir) yang memegang beberapa komponen.
“Tidak heran jika muncul istilah. kereta setan,” tulis James.
Tidak hanya Benz Victoria Phaeton, Sultan Pakubuwono X juga membeli sebuah Daimler Britze bermesin empat silinder pada tahun 1907. Selang beberapa puluh tahun kemudian, Daimler AG Kembali menghadirkan mobilnya ke Indonesia dengan mesin lebih besar yaitu 5.000 cc.
Setelah beberapa tahun atau sekitar 1942, mobil Benz Victoria Phaeton milik sultan disebut tak kembali setelah dikirim ke Belanda untuk mengikuti ajang pameran mobil. Terakhir mobil tersebut terlihat sedang akan dikapalkan di Pelabuhan Semarang, Jawa Tengah.
Mobil Pertama Presiden Indonesia
Bicara sejarah soal mobil di Indonesia, tentunya tak akan lepas dari mobil bapak proklamator Indonesia, Ir Soekarno. Ya, presiden pertama Indonesia ini memang diketahui sempat menggunakan beberapa mobil yang kini statusnya klasik dan langka, serta memiliki nilai sejarah sangat tinggi.
Nah OLXer mau tahu? Dari sekian mobil Bung Karno, ternyata ada satu mobil mantan Presiden Soekarno yang memiliki cerita cukup menarik, yaitu Buick 8 lansiran 1937. Diketahui mobil ini jadi kendaraan dinas pertama Soekarno setelah membacakan proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.
Konon, Buick 8 tersebut merupakan hasil ‘curian’ atau bisa juga disebut rampasan dari salah satu pejabat Jepang yang diambil oleh seorang pemuda bernama Sudiro yang ternyata merupakan kakek dari selebritis Tora Sudiro.
Bukan tanpa alasan Sudiro mengambil mobil tersebut. Usut punya usut, dua hari sebelum Indonesia merdeka, saat itu Jepang menyerah tanpa syarat terhadap sekutu, sehingga terjadi kekosongan kekuasaan di Indonesia.
Di moment ini pula, dimanfaatkan para pemuda dan pejuang untuk memerdekakan Indonesia. Termasuk mempersiapkan segala macam agar proklamasi segera dilaksanakan dan mencari kendaraan untuk sang proklamator.
Dilansir berbagai sumber, kala itu seorang pengikut Sudiro mengetahui ada sebuah mobil yang menawan milik seorang pejabat asal Jepang. Hal ini dimanfaatkan Sudiro untuk mendapatkan mobil tersebut, mengingat kala itu Indonesia baru merdeka dan keuangan negara belum stabil.
Secara terang-terangan, Sudiro mendatangi rumah pemilik Buick 9 dan berniat mencurinya. Namun setibanya di rumah tersebut, dia melihat pribumi dan menyapanya dengan kalimat pembuka ‘Merdeka’. Dia pun meminta kunci mobil tersebut, dan gayung pun bersambut. Kunci mobil asal Amerika Serikat itu langsung didapatnya.
Mobil tersebut langsung dibawa ke rumah Soekarno di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56, Menteng, Jakarta. Namun saat ini mobil tersebut disimpan di Museum Joeang 45, Menteng, Jakarta, dengan kondisi sangat baik.
Spesifikasi Buick 8 Soekarno
Buick 8 kendaraan dinas Soekarno disebutkan merupakan edisi terbatas yang dibuat General Motor dengan jumlah produksi hanya sebanyak 1.451 unit dan tersebar di berbagai negara.
Kabarnya, untuk sebuah Buick 8, untuk mendapatkan mobil ini setidaknya dibutuhkan mahar sebesar US$ 1.000-2000. Tentunya, uang tersebut nilainya sangat besar di saat itu.
Mobil hasil rampasan dari pemerintahan penjajah Jepang ini disebut telah mengusung mesin 8 silinder berkapasitas 5.247 cc, 2-katup yang sanggup memuntahkan daya hingga 141 Tenaga kuda pada putaran 3.600 rpm.
Koleksi Mobil Presiden Soekarno
Selain Buick 8, disebutkan bahwa Presiden sempat menggunakan beberapa mobil lainnya sebagai kendaraan dinas maupun pribadi.
Melansir berbagai sumber, Soekarno disebut memiliki 23 mobil. Saat ini beberapa mobil eks Soekarno ada yang dihibahkan kepada Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) untuk dikelola dan dirawat. Namun tidak disebutkan secara detail jumlahnya.
Oia, Bung Karno juga memiliki sebuah limousine Chrysler Windsor lansiran 1947. Disebutkan, bahwa mobil tersebut sempat dimiliki Panglima Jenderal Soedirman
Mobil lain yang digunakan yaitu Cadillac 48 Special Edition lansiran 1948. Mobil yang disebut dengan nama Cadillac Sixty Special ini sudah dijejali mesin 5.700 cc.
Bung Karno juga sempat memiliki Chrysler Imperial lansiran 1938. Konon, mobil ini lebih sering digunakan untuk keluarga, khusus menjemput anak-anak ke sekolah.
Selain itu, ada juga Chaika GAZ 13 yang merupakan mobil buatan Rusia, kemudian Chrysler Crown Imperial 1963 yang ternyata hadiah Raja Saudi Arabia pasca pulah menunaikan haji, lalu ada juga Mercedes Benz 600 tahun 1960, Oldsmobile 98, Morris MINI Cooper, hingga Lincoln Cosmopolitan.
Sejarah Industri Mobil di Indonesia
Sejumlah merek otomotif di dunia mencari peruntungan di Indonesia dengan menawarkan berbagai produknya. Toyota, Daihatsu, Suzuki, Mitsubishi dan Honda jadi beberapa merek otomotif yang bisa disebut sukses menancapkan kuku bisnisnya di Tanah Air.
Ya, ini dibuktikan dengan penjualan mobil-mobil mereka tergolong laris, sehingga brand-brand tersebut kerap nangkring di posisi lima teratas secara nasional. Akan tetapi, kelima brand tersebut bukanlah pelopor mobil di Tanah Air.
Menurut berbagai sumber, industri otomotif nasional dimulai setelah perusahaan NV General Motors Java Handel Maatschappij (NVGMJHM) atau PT Perusahaan Dagang General Motors Jawa membuka pabriknya Kawasan Tanjung Priok, Pelabuhan Batavia (Jakarta), pada tahun 1927.
Lewat perusahaan ini banyak konsumen kaum berduit menyukai mobil-mobil yang ditawarkan, mulai dari Deluxe Roadster, Suburban Carry All, dan lainnya. Tak lama animo atau permintaan akan sebuah mobil meningkat. Hingga akhirnya GM membangun pabrik perakitan pertama di Indonesia, untuk merek Chevrolet.
Tidak hanya pabrik perakitan, Chevrolet langsung menyebarkan kuku bisnisnya dengan membuka keagenan di beberapa kota, termasuk di Yogyakarta.
Diketahui juga, pabrik NVGMJHM turut membantu Belanda agar memaksimalkan pabrik untuk memproduksi mobil dan truk, serta peralatan bengkel, mesin, hingga suku cadang, pasca Amerika Serikat mendeklarasikan Perang Dunia ke II pada 8 Desember 1941.
Hanya saja, hal tersebut tak berlangsung karena Jepang datang ke Kawasan Asia Timur Raya untuk melancarkan Perang Pasifik, termasuk ke Indonesia. Tepat pada 24 Maret 1942, Jepang memaksa kegiatan operasional NVGMJHM dihentikan. Bahkan staf dan karyawan NVGMJHM yang berkebangsaan Amerika Serikat, Inggris dan Belanda menjadi korban.
Disebutkan, GM menarik seluruh investasinya dari NVGMJHM pada 31 Desember 1942. Hingga akhirnya, pasca Perang Dunia Kedua, GM kembali ke Indonesia namun dengan nama Djakarta Branch. Hanya saja pada tahun 1955 GM Java dan Djakarta Branch dijual kepada sebuah perusahaan lokal Indonesia, Gaja Motor (dibaca Gaya Motor). Hal ini juga digadang-gadang munculnya nama jalan di Kawasan Industri Sunter dengan sebutan Gaya Motor.
Tahun berganti, mobil-mobil semakin digemari. Pemerintah akhirnya membuat regulasi agar perusahaan otomotif yang ingin menjual produknya di Tanah Air harus mendirikan Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM).
Nah, adanya aturan ini akhirnya dalam beberapa tahun memunculkan beberapa perusahaan mobil, mulai dari Udarimex – Holden, lalu Astra International, Garmak Motor – Chevrolet, Star Motor – Mercedes-Benz, Imora Motor – Honda, Toyota Astra Motor – Toyota, hingga Garuda Mataram Motor – Volkswagem.
Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo), saat ini setidaknya ada 34 brand yang berasal mulai dari mobil Jepang, Korea Selatan, China, India, Jerman, Prancis, dan Inggris.
Menyambut peringatan HUT ke-76 RI, PT Garuda Mataram Motor (GMM) selaku agen pemegang merek Volkswagen (VW) di Indonesia, memperkenalkan varian edisi khusus dan terbatas, yaitu VW Tiguan Allspace: The Sport Edition.
Menurut Head of Marketing and Communications Volkswagen, PT Garuda Mataram Motor, Rony Syarif, VW Tiguan Allspace, memiliki keunggulan sesuai dengan kebutuhan konsumen keluarga Indonesia yang memiliki daya angkut hingga 7 penumpang.
“Kini, VW Tiguan Allspace sebagai sebuah SUV premium tak hanya menyuguhkan pilihan tersebut, namun juga memberikan opsi yang semakin eksklusif dengan kehadiran edisi spesial: The Sport Edition. Model ini ditawarkan secara terbatas, dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-76 tahun 2021 ini,” ungkap Rony dalam keterangannya.
Rony juga mengatakan, alasan VW Indonesia menghadirkan VW Tiguan Allspace: The Sport Edition ke pasar otomotif nasional dalam momentum perayaan kemerdekaan yaitu sekaligus menandai eksklusifitasnya unit tersebut.
Pasalnya, setiap konsumen yang memiliki VW Tiguan Allspace: The Sport Edition akan mendapatkan nomor edisi khusus pada setiap unitnya. Hal inilah yang memberikan rasa istimewa dan eksklusif dibandingkan model lainnya.
Adapun beberapa perbedaan dan perubahan dari VW Tiguan Allspace: The Sport Edition yaitu, pada bagian wajah, terdapat bumper depan yang lebih sporty daripada model standar. Termasuk pada bagian bumper belakang menjadi lebih full body colour.
Dari bagian samping juga trim pintu menjadi body colour, demikian dengan cover spion. Sedangkan Diffuser dan Spoiler kini dicat dengan kelir hitam.
Dengan perbedaan tersebut, edisi special VW Tiguan Allspace: The Sport Edition ini ditawarkan dengan harga Rp 685 Juta On The Road Jabodetabek.
Kelebihan VW Tiguan Allspace: The Sport Edition
Seperti disebutkan di atas, perbedaan VW Tiguan Allspace edisi spesial tersebut ada di bagian eksterior. Namun begitu, tipe mobil ini jadi yang pertama menggunakan platform MQB (modular transverse matrix) yang diklaim mampu meningkatkan semua keunggulan Tiguan.
Proporsi mobil ini juga lebih sporty dan berkarisma. Bahkan bobotnya yang dipangkas sekitar 50 kg, namun dimensinya tetap lebih besar – jarak sumbu roda bertambah 77 mm dan ruang kabin lebih leluasa. Hal inilah membuat bangku baris ketiga bisa menjadi mobil SUV 7-penumpang.
Sementara untuk bangku baris kedua, dan baris ketiga menawarkan fleksibilitas pelipatan bangku yang membuat ruang kabin Tiguan Allspace begitu dinamis.
Alhasil, jika jok ditegakan, kapasitas bagasinya bisa mencapai 230 liter, sementara saat bangku baris ketiga dilipat, kapasitasnya 700 liter, dan saat kedua baris bangku belakang terlipat, kapasitas terdongkrak menjadi 1.775 liter.
Mobil ini juga sudah dilengkapi fitur “Easy Open” disematkan agar membuka pintu bagasi belakang lebih mudah, hanya dengan menggerakkan kaki di bawah bumper belakang.
Untuk fitur keselamatan VW Tiguan Allspace, dilengkapi kamera 360° “Area View”, Electronic Stability Control (ESC), Park Assist System, enam buah Airbag, Tire Pressure Monitoring, Electronic Parking Brake dengan Auto Hold dan ISOFIX untuk penggunaan tempat duduk anak.
VW Tiguan Allspace: The Sport Edition. (VW)
Selain itu ada juga fitur Automatic Post Collision Brake System, dengan input sensor dari airbag sehingga dapat menghindari akibat benturan agar tidak semakin parah.
Secara otomatis fitur ini akan memulai pengereman setelah kendaraan mengalami tabrakan dan mempercepat pengereman untuk meminimalkan benturan yang mungkin terjadi selanjutnya.
Adapun untuk jantung pacu VW Tiguan Allspace dibenamkan mesin 1.4 TSI yang mampu menghasilkan tenaga puncak 150 bhp dan torsi 250 Nm dengan transmisi otomatis 6-speed kopling ganda (DSG) plus tiptronic.
Di atas kertas, dengan mesin tersebut mobil ini mampu berakselerasi dari 0 – 100 km per jam hanya dalam waktu 9,5 detik , dan kecepatan puncak hingga 202 km/jam.
Pengendaraan Tiguan Allspace didukung fitur Adaptive Chassis Control (DCC) yang memberikan pilihan mode pengendaraan sesuai dengan kebutuhan pengemudi, dan menjadikan sistem peredaman suspensinya beradaptasi secara elektronik sesuai dengan pilihan pengendara.
Spesifikasi Teknis VW Tiguan Allspace
VW Tiguan Allspace: The Sport Edition. (VW)
Dimensi (pxlxt) : 4.701 x 1.839 x 1.674 mm
Wheelbase : 2.787 mm
Track (depan/belakang) : 1.585 / 1.574 mm
Velg & Ban : 7J x 18”, 235/55 R18
Radius Putar : 11,5 m
Mesin : 4-silinder segaris dengan turbocharged direct injection
Kapasitas : 1,4 Liter / 1,395 CC
Diameter x Langkah : 74.5 mm x 80.0 mm
Tenaga Maksimal : 150 bhp @ 6,000 rpm
Torsi Maksimal : 250 Nm @ 1,500 rpm – 3,500 rpm
Emisi : Euro 4
Transmisi : 6-speed Direct Shift Gearbox (DSG) dengan kopling ganda hidrolis dan triptonic
Sistem kemudi : Speed sensitive Electro-mechanical power steering
PT Nissan Motor Distributor Indonesia (NMDI) secara resmi meluncurkan mobil listrik Nissan Leaf di Indonesia. Tentu saja kehadiran Nissan Leaf menambah pilihan daftar mobil listrik di Tanah Air.
Menurut Presiden Direktur, PT NMDI Evensius Go, kehadiran Nissan Leaf jadi bukti komitmen Nissan untuk membawa mobilitas elektrifikasi semakin dekat bagi masyarakat Indonesia. Bahkan, bukan tak mungkin akan lebih banyak lagi mobil yang lebih ramah lingkungan didatangkan ke Indonesia.
“Kami percaya bahwa The All New Nissan LEAF akan mengubah cara konsumen mobil di Indonesia berkendara dan menikmati kehidupannya,” ungkap Evensius saat peluncuran melalui virtual, Rabu (18/8/2021).
Nah, OLXer yang ingin punya mobil listrik Nissan Leaf, nggak ada salahnya mencari tahu apa saja kelebihan dari mobil yang sudah diproduksi sejak 2010 dan dipasarkan di 59 negara.
Eksterior Nissan Leaf
Nissan Leaf menawarkan dua pilihan harga yaitu Rp 649 juta (one tone) dan Rp 651 juta (dual tone). Kedua harga ini dijual dengan status on the road DKI Jakarta.
Secara tampilan Nissan Leaf memiliki panjang 4,480 mm, lebar 1.790 mm, tinggi 1.540 mm, dan wheelbase 2.700 mm. Ground clearance mobil ini 150 mm, radius putar 5,4 m, dan beratnya 1.523 kg.
Secara desain eksterior, Nissan LEAF memang terlihat seperti hatchback, dengan bentuk yang ramping dengan tampilan tajam khususnya pada bagian depan, serta aerodinamis.
Wajah mobil listrik ini menggunakan grille V-motion Nissan, yang khas bernuansa warna biru jernih ditambah dengan lampu utama berbentuk boomerang di bagian depan dan belakang.
Oia, mobil ini juga sudah dilengkapi dengan Daytime Running Lights (DRL) berteknologi LED. Sedangkan aksen pada bumper belakang berwarna biru.
Interior Nissan Leaf
Jika masuk ke dalam kabin, interior Nissan Leaf cukup terpusat pada pengemudi, dengan setir Flat-Bottom Sporty berlapis kulit dan dilengkapi tombol multifungsi.
Beberapa hal menariknya lainnya terlihat dari panel instrument dengan layar 7 inci, kursi berlapis Kulit Alcantara, sistem infotainment dengan head unit layar sentuh 8 inch, yang bisa terkoneksi dengan Bluetooth, Voice Command, dan dapat terhubung dengan ponsel pintar melalui Apple CarPlay dan Android Auto.
Semua fasilitas dari kabin ini memberikan kesan mewah sebuah mobil listrik yang premium. Belum lagi, mobil listrik ini suasana ruang kabin terasa senyap dan membuat penumpang merasa tenang.
Fitur Keselamatan dan Keamanan Nissan Leaf
Nissan Leaf sudah dilengkapi dengan berbagai fitur keamanan yang dapat melindungi pengemudi dan penumpang agar tetap selamat, seperti Forward Collision Warning (FCW), Forward Emergency Braking (FEB), Intelligent Trace Control (ITC), Vehicle Dynamic Control (VDC), Hill Start Assist (HSA), Anti-Lock Braking System (ABS) with Brake Assist (BA), Intelligent Around View Monitor (I-AVM) with Moving Object Detection (MOD), Driver Attention Alert (DAA), dan Electronic Parking Brake (E-PKB).
Tidak hanya itu, Nissan Leaf juga dilengkapi dengan Dual SRS Airbag, Side Airbag dan Curtain Airbag serta telah mendapatkan penghargaan peringkat keselamatan bintang lima atau maksimum yang diberikan Japan New Car Assessment Program (JNCAP), Euro NCAP, Australia ANCAP dan US NHTSA (National Highway Traffic Safety Administration).
Baterai Nissan Leaf
Nissan Leaf sudah menggunakan baterai lithium-ion 40 kWh yang jika terisi penuh dalam sekali pengisian daya mampu menempuh jarak sejauh 311 km. Hal ini setara dengan penggunaan rata-rata harian 40 km selama satu minggu, hanya dengan satu kali pengisian penuh.
Baterai mobil ini diklaim telah diuji secara ketat dan telah membuktikan keandalan yang luar biasa. Tidak ada permasalahan serius yang terjadi pada baterai dari total 10 miliar kilometer jarak yang ditempuh Nissan Leaf yang telah terjual di seluruh dunia.
Selain itu, Nissan Leaf juga telah menjalani berbagai pengujian kualitas dan ketahanan yang paling ketat, termasuk uji banjir dan uji petir.
Pengisi daya kendaraan listrik dapat dipastikan aman dalam berbagai kondisi cuaca dan dirancang khusus untuk melindungi kendaraan dan penumpang dari sengatan listrik, yang berarti pengisian daya Nissan Leaf dapat dilakukan dengan aman bahkan saat hujan.
Mengisi daya listrik Nissan Leaf dapat dilakukan dengan di rumah, pemilik mobil dapat mengisi daya dengan pengisi daya Portable (3.3 Kw), yang memungkinkan baterai dapat terisi penuh dalam waktu 12-15 jam, atau menggunakan pengisi daya Home Charger (AC 7.4 kw) yang dapat mengisi penuh baterai dalam waktu 5-7 jam. Jika tidak sempat diisi ulang di rumah, maka penggunaannya dapat dilakukan di SPKLU atau di dealer terdekat yang menyediakan charging station.
Performa Nissan Leaf
Nissan Leaf dijejali motor EM57 tipe AC3 Synchronous yang menghasilkan daya hingga 110 kW atau setara dengan 148 Tk dan torsi maksimum 320 Nm.
Dengan mesin ini, Nissan Leaf diklaim mampu berakselerasi 0 – 100 km per jam hanya dalam waktu 7,9 detik dengan kecepatan maksimal 155 km per jam.
Oia, Nissan Leaf juga sudah dilengkapi teknologi Nissan Intelligent Driving, yang memiliki keunggulan berupa penggunaan e-Pedal sehingga memungkinkan pengemudi memulai berkendara, akselerasi, deselerasi, dan berhenti menggunakan hanya satu pedal dengan menambah atau mengurangi tekanan pada pedal gas.
Ketika akselerator dilepaskan sepenuhnya, rem regeneratif dan friksi akan bekerja secara otomatis, membuat mobil berhenti total.
Garansi Nissan Leaf
Nissan Leaf diklaim telah dimiliki lebih dari 500.000 konsumen di seluruh dunia. Hal ini karena mobil ini lebih aman dan ramah lingkungan.
Nah, konsumen yang membeli Nissan Leaf, maka akan mendapatkan warranty atau garansi kendaraan selama tiga tahun atau 100.000 km, garansi baterai selama delapan tahun atau 160.000 km, serta bebas biaya perawatan selama lima tahun atau 70.000 km.
Harga Nissan Leaf
Untuk pasar otomotif nasional Nissan Leaf hadir dalam 11 warna pilihan baik untuk opsi one tone maupun dual tone.
Menyoal harga, ada dua pilihan yaitu Rp 649 juta (one tone) dan Rp 651 juta (dual tone). Kedua harga ini dijual dengan status on the road DKI Jakarta.
Masyarakat yang ingin memiliki dan menjajal Nissan Leaf dapat mengunjungi Nissan MT Haryono (Jakarta Timur), Nissan TB Simatupang (Jakarta Selatan) dan Nissan Puri Indah (Jakarta Barat), Nissan Roxy (Jakarta Pusat), Nissan Bekasi Barat (Bekasi).
Di dealer tersebut Nissan juga menyediakan fasilitas charging station yang dapat digunakan oleh konsumen The All-New Nissan Leaf.