Jumat, April 3, 2026
Beranda blog Halaman 127

Volkswagen Perkenalkan SUV Listrik Pertamanya, ID. Unyx 08

Volkswagen resmi memperkenalkan mobil listrik pertamanya yang dikembangkan bersama Xpeng, yakni ID. Unyx 08.

OLX News – Kehadiran SUV listrik ini bukan hanya menandai debut model baru, tetapi juga mempertegas strategi elektrifikasi Volkswagen di pasar China yang kini menjadi barometer global kendaraan listrik.

Model ini sebelumnya tampil di Shanghai Auto Show 2025 dengan nama ID.EVO sebelum akhirnya dirilis dalam versi produksi.

Kolaborasi antara Volkswagen dan Xpeng menjadi langkah strategis untuk bersaing dengan produsen EV lokal yang semakin dominan.

Dengan menghadirkan Unyx 08, Volkswagen berupaya memperkuat eksistensinya di segmen SUV listrik premium sekaligus menunjukkan keseriusan mereka menggarap teknologi masa depan.

Desain Futuristis yang Pertahankan DNA Konsep ID.EVO

Secara tampilan, Volkswagen mempertahankan garis desain utama dari ID.EVO. Eksterior ID. Unyx 08 terlihat agresif, ramping, dan modern, mencerminkan arah baru desain kendaraan listrik Volkswagen di pasar Asia.

Beberapa elemen unik mencuri perhatian, seperti pintu tanpa bingkai, pilar A berwarna hitam, serta desain pilar belakang yang kekar memberi siluet SUV yang kuat.

Salah satu ciri khas yang paling menonjol adalah logo serigala menyala yang terletak di lampu rem bagian atas.

Logo ini menjadi identitas baru yang berbeda dari model-model Volkswagen sebelumnya dan memperjelas positioning Unyx sebagai keluarga produk yang berdiri sendiri.

Pada versi produksi, Volkswagen dan Xpeng juga melakukan beberapa revisi. Lampu depan dan belakang kini tampak lebih tegas dengan pola LED baru, sementara sensor ADAS dibuat lebih mencolok.

Handle pintu dirancang rata dengan bodi untuk meningkatkan aerodinamika sekaligus memberikan kesan minimalis yang elegan.

Dimensi Besar yang Siap Hadirkan Ruang Kabin Lapang

Volkswagen ID. Unyx 08 memiliki ukuran yang cukup impresif untuk sebuah SUV listrik. Mobil ini memiliki panjang 5.000 mm, lebar 1.954 mm, tinggi 1.688 mm, dan wheelbase 3.030 mm.

Dimensi tersebut membuatnya lebih panjang dari Volkswagen Tiguan, namun sedikit lebih pendek dibanding Volkswagen Atlas.

Dengan ukuran ini, Unyx 08 menjanjikan kabin yang lapang sehingga cocok untuk pengguna keluarga maupun profesional yang membutuhkan kenyamanan jarak jauh.

Volkswagen juga menyiapkan kabin modern dengan layar infotainment besar serta panel instrumen digital penuh, mengikuti tren interior minimalis yang kini menjadi ciri khas EV premium.

sumber: Istimewa

Teknologi 800V dan Jarak Tempuh 700 Km

Volkswagen membekali ID. Unyx 08 dengan arsitektur 800V, teknologi yang saat ini hanya dimiliki EV kelas atas seperti Porsche Taycan dan beberapa model Hyundai-Kia.

Model ini hanya tersedia sebagai mobil listrik murni (BEV), tanpa opsi hybrid maupun range extender. Sistem penggeraknya menggunakan dua motor listrik dengan konfigurasi all-wheel drive.

Motor belakang menghasilkan 308 dk, sementara motor depan menambah tenaga 188 dk. Total tenaga sebesar 496 dk membuat Unyx 08 cukup bertenaga untuk sebuah SUV besar.

Tenaga tersebut dipasangkan dengan baterai LFP dari CATL, salah satu produsen baterai terbesar dan paling terpercaya di dunia.

Volkswagen mengklaim SUV ini mampu menempuh jarak lebih dari 700 km berdasarkan standar CLTC. Jika angka tersebut diadaptasikan ke WLTP atau penggunaan dunia nyata, jaraknya kemungkinan tetap berada di kisaran 500 km lebih.

Fitur ADAS Canggih dan Asisten AI

Volkswagen melengkapi ID. Unyx 08 dengan sistem bantuan pengemudi L2++ yang lebih canggih dari versi L2 standard yang banyak digunakan pabrikan lain.

Sistem ini memungkinkan mobil berkendara semi-otonom di berbagai kondisi, terutama di jalan raya. Selain itu, ada juga asisten AI pada sistem infotainment yang dapat mempelajari kebiasaan pengguna.

Kontrol suara, personalisasi pengaturan kendaraan, hingga optimasi navigasi menjadi lebih intuitif. Fitur ini menegaskan bahwa kolaborasi Volkswagen dan Xpeng tidak hanya berfokus pada pengembangan desain dan struktur, tetapi juga pada penyempurnaan ekosistem digital yang sangat penting di pasar China.

Ditargetkan Rilis 2026 dan Perkuat Lini Unyx Series

Volkswagen ID. Unyx 08 dijadwalkan mulai dijual pada 2026. Model ini akan melengkapi keluarga Unyx sebelumnya, yakni Unyx 06 dan Unyx 07, serta memperluas portofolio listrik Volkswagen yang menargetkan 20 model EV baru di China sebelum dekade ini berakhir.

Dengan strategi agresif tersebut, Volkswagen ingin mengambil kembali momentum di pasar EV Tiongkok yang kini dikuasai produsen lokal seperti BYD, Li Auto, Xpeng, dan Nio.

Melalui kolaborasi langsung dengan Xpeng, Volkswagen berharap bisa mempercepat inovasi serta penyerapan teknologi terbaru sebelum diterapkan di pasar global lainnya.

Akhirnya kolaborasi Volkswagen dan Xpeng lewat ID. Unyx 08 menunjukkan langkah besar Volkswagen dalam memperkuat posisi di pasar kendaraan listrik, khususnya di China.

Dengan desain futuristis, teknologi 800V, tenaga besar 496 dk, baterai LFP berdaya tahan tinggi, serta jarak tempuh 700 km, Volkswagen menampilkan SUV listrik yang siap bersaing di kelas premium.

Ketika rilis 2026, Volkswagen ID. Unyx 08 diprediksi menjadi model strategis yang memperkuat portofolio elektrifikasi global merek tersebut.

Duel Mazda CX 60 vs Honda CR-V: Siapa yang Lebih Menarik?

Mazda CX 60 muncul sebagai pilihan mewah dan performa tinggi, sedangkan Honda CR-V tetap jadi favorit karena fleksibilitas dan kenyamanannya.

OLX News – Dalam duel ini, mana yang lebih menarik antara Mazda CX 60  dan CR-V dari sisi spesifikasi, performa, fitur, serta keunggulan masing-masing, agar kamu bisa memilih mobil yang paling sesuai dengan kebutuhan.

Profil dan Harga Mazda CX 60

Mazda CX 60 adalah SUV premium dari Mazda yang dipasarkan di Indonesia. Harga resmi Mazda Indonesia, versi Pro CX 60 dibanderol mulai dari sekitar Rp 799 juta, sementara varian Elite dan Kuro bisa mencapai lebih dari Rp 1,18 miliar.

Mobil ini tersedia dalam beberapa varian mesin, yakni mesin 2,5 liter Skyactiv-G (non-hybrid) untuk tipe Pro, dan mesin 3,3 liter e-Skyactiv G turbo (mild hybrid) pada varian Elite dan Kuro.

Varian dengan mesin besar menghasilkan tenaga hingga 284 PS dan torsi puncak 450 Nm. Semua varian Mazda CX 60 menggunakan transmisi otomatis 8-percepatan dan penggerak AWD (all-wheel drive),

Dari sisi dimensi, Mazda CX 60 memiliki panjang 4.740 mm, lebar 1.890 mm, dan wheelbase 2.870 mm. Ground clearance sekitar 174–179 mm, yang cukup ideal untuk SUV mewah sekaligus memiliki kemampuan jelajah yang layak.

Performa dan Efisiensi Mazda CX 60

Keunggulan performa Mazda CX 60 sangat terasa, terutama pada varian mesin 3,3 liter turbo. Akselerasi 0-100 kpj bisa dicapai dalam waktu sekitar 7 detik.

Sedangkan varian 2,5 liter membutuhkan waktu sekitar 11,8 detik. Mesin e-Skyactiv G pada varian 3,3 liter juga dibantu oleh sistem mild hybrid (M-Hybrid Boost), yang membantu akselerasi awal dan efisiensi bahan bakar.

Soal konsumsi bahan bakar, Mazda CX 60 tipe Pro (2,5 liter) mencatat sekitar 11,7 km/liter, sedangkan varian 3,3 liter bisa lebih rendah efisiensinya sekitar 8,1 km/liter menurut laporan.

Sementara itu, varian Kuro dengan mesin 3,3 liter turbo dan mild hybrid juga memiliki konsumsi yang seimbang untuk ukuran SUV performa tinggi.

Spesifikasi Honda CR-V di Indonesia

Sementara itu, Honda CR-V versi terbaru tersedia dalam beberapa varian di Indonesia. Ada pilihan mesin 1.5 liter turbo serta varian hybrid.

Versi mesin 1.5L menghasilkan tenaga sekitar 190 PS dan torsi 240 Nm. Sementara varian hybrid CR-V (2.0L RS e:HEV) menggabungkan mesin bensin dengan motor listrik.

Dimensi CR-V juga cukup kompetitif, dengan panjang 4.691 mm, lebar 1.866 mm, tinggi 1.681 mm, dan wheelbase 2.660 mm.

Transmisi pada versi mesin 1.5 liter adalah CVT (Continuous Variable Transmission), sedangkan varian hybrid menggunakan e-CVT (atau direct drive) tergantung generasi dan pasar.

sumber: olx

Keunggulan Fitur dan Kenyamanan

Mazda CX 60 hadir dengan nuansa premium yang kuat. Interiornya mendukung filosofi Jinba-Ittai Mazda, pengemudi dan mobil seperti satu kesatuan.

Fitur keselamatan lengkap disematkan pada CX 60, termasuk i-Activsense (lane departure warning, adaptive cruise control, blind spot monitoring, kamera 360°, dan beberapa airbag).

Kabin CX 60 juga ditawarkan dengan bahan kulit premium dan infotainment layar besar, yang membuat perjalanan terasa mewah dan eksklusif.

Sementara itu, Honda CR-V dikenal dengan kenyamanannya sebagai SUV keluarga. CR-V memberikan ruang kabin yang luas, terutama di baris kedua, serta fleksibilitas ruang bagasi yang cukup memadai.

Versi hybrid CR-V juga menawarkan efisiensi bahan bakar yang baik berkat dukungan motor listrik. Selain itu, CR-V dilengkapi fitur keselamatan seperti pengereman canggih, sistem bantuan pengemudi, dan kontrol stabilitas yang membuatnya sangat aman untuk penggunaan harian dalam berbagai kondisi.

Kelebihan dan Kekurangan

Keunggulan Mazda CX 60:

  • Performa jauh lebih tinggi, terutama di varian 3,3 liter turbo dengan 450 Nm torsi.
  • Transmisi otomatis 8-percepatan dan AWD memberikan kontrol dan akselerasi lebih stabil.
  • Interior mewah dan premium; cocok bagi mereka yang mencari SUV dengan nuansa “mobil Eropa” namun dari brand Jepang.
  • Teknologi mild hybrid membantu efisiensi bahan bakar serta respons mesin.

Kekurangan Mazda CX 60:

  • Harga sangat tinggi (lebih dari Rp 800 juta untuk varian tertentu) membuatnya kurang terjangkau bagi sebagian besar konsumen SUV menengah. ([Mazda Indonesia][1])
  • Konsumsi bahan bakar tidak seirit SUV hybrid penuh atau SUV kecil, terutama untuk varian mesin besar.
  • Biaya perawatan dan suku cadang bisa lebih tinggi karena karakter premium dan drivetrain AWD.

Keunggulan Honda CR-V

  • Varian hybrid (e:HEV) menawarkan efisiensi bahan lebih baik dan penggunaan harian yang ekonomis.
  • Ruang kabin sangat fungsional untuk keluarga dengan ruang kaki dan kepala nyaman.
  • Ground clearance tinggi meningkatkan kenyamanan di jalan bergelombang atau kondisi kota dengan lubang.
  • Biaya perawatan lebih terjangkau, serta jaringan layanan purnajual Honda cukup kuat di Indonesia.

Kekurangan Honda CR-V:

  • Meski bertenaga, versi 1.5L turbo mungkin kurang “menggelegar” dibanding mesin besar CX 60 untuk performa ekstrem.
  • CVT bisa terasa kurang sporty dibanding transmisi 8-percepatan Mazda.
  • Versi hybrid mungkin memiliki harga relatif tinggi dan kompleksitas sistem listrik + mesin.

Itulah perbandingan antara Mazda CX 60 dengan Honda CR-V, bukan hanya soal performa versus efisiensi, tetapi juga soal filosofi berkendara.

Tips Umroh Mandiri agar Perjalanan Nyaman dan Lebih Hemat

Saat ini umroh mandiri sudah dilegalkan pemerintah Arab Saudi dan Indonesia, sehingga kamu bisa melakukan perjalanan umroh tanpa jasa agen travel.

OLX News – Bahkan saat ini jamaah bisa mengatur perjalanan sesuai kebutuhan, memilih maskapai, menentukan hotel, serta menyesuaikan anggaran.

Banyak calon jamaah merasa umroh mandiri memberi fleksibilitas lebih besar, sekaligus memungkinkan jadwal ibadah yang lebih tenang.

Meski begitu, umroh mandiri tetap membutuhkan persiapan matang agar perjalanan berjalan aman dan lancar.

Dengan memahami regulasi, mempersiapkan dokumen, serta mengetahui tata ibadah, jamaah bisa menjalani umroh mandiri tanpa hambatan berarti.

Memahami Regulasi dan Dokumen Perjalanan

Sebelum berangkat, jamaah perlu memahami aturan terbaru mengenai umroh mandiri. Pemerintah Arab Saudi telah membuka akses ibadah melalui visa umrah, tourism visa, atau visa transit, sehingga jamaah memiliki beberapa opsi.

Namun peraturan bisa berubah sewaktu-waktu, terutama terkait masa tinggal, syarat vaksin, dan durasi kunjungan.

Itulah mengapa jamaah perlu memantau informasi resmi dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi serta Kedutaan Besar Arab Saudi.

Dokumen yang wajib disiapkan meliputi paspor dengan masa berlaku minimal enam bulan, tiket pesawat pulang-pergi, serta bukti pemesanan hotel.

Untuk umroh mandiri, jamaah juga perlu memastikan nama di tiket dan paspor sama agar tidak terkendala saat pemeriksaan imigrasi.

Setelah visa terbit, pastikan semua dokumen dicetak dan disimpan dalam satu map agar mudah diakses saat pemeriksaan bandara.

Memilih Maskapai dan Rencana Transit yang Efisien

Salah satu kelebihan umroh mandiri adalah kebebasan memilih maskapai. Kini banyak penerbangan ke Jeddah atau Madinah yang menawarkan rute langsung maupun transit.

Jamaah bisa memilih penerbangan langsung jika ingin perjalanan lebih singkat, atau memilih opsi transit jika ingin harga tiket lebih ekonomis.

Saat memilih transit, penting untuk memperhatikan waktu jeda, terminal pergantian, serta aturan imigrasi negara transit.

Beberapa negara memiliki aturan ketat untuk transfer internasional, sehingga jamaah perlu memastikan rute yang dipilih tidak memberatkan.

Perhatikan juga bagasi, terutama jika maskapai berbeda, karena beberapa rute mengharuskan klaim ulang bagasi yang bisa memakan waktu.

Mengatur keberangkatan ke Madinah dan pulang melalui Jeddah (atau sebaliknya) sering menjadi strategi jamaah umroh mandiri agar perjalanan lebih efisien dan biaya lebih terkontrol.

Memesan Hotel Dekat Masjid dan Menyiapkan Transportasi

Hotel menjadi komponen penting dalam umroh mandiri, mengingat lokasi penginapan sangat mempengaruhi kenyamanan ibadah.

Hotel dekat Masjidil Haram dan Masjid Nabawi biasanya lebih mahal, tetapi sangat menghemat tenaga dan waktu.

Jika memilih hotel yang sedikit lebih jauh, jamaah bisa menggunakan shuttle bus gratis yang disediakan banyak hotel selama musim umrah.

Untuk transportasi antar-kota, jamaah bisa memesan bus VIP, taksi resmi, atau layanan transportasi online yang tersedia di Saudi, seperti Uber atau Careem.

Harga bus antar kota seperti Madinah–Mekkah relatif terjangkau, dan banyak jamaah umroh mandiri memilihnya karena nyaman serta aman.

sumber: kompas travel

Mengatur Itinerary Ibadah dan Waktu Ziarah

Karena tidak mengikuti rombongan, jamaah umroh mandiri perlu membuat jadwal ibadah sendiri. Umroh dapat dilakukan kapan saja setelah tiba di Mekkah, tetapi sebaiknya dilakukan saat kondisi tubuh masih fit.

Untuk city tour ziarah, jamaah bisa mengunjungi lokasi seperti Jabal Uhud, Masjid Quba, dan Raudhah di Madinah.

Meski bisa dilakukan sendiri, jamaah tetap perlu mengikuti aturan antrean resmi, terutama untuk Raudhah yang kini menggunakan sistem booking melalui aplikasi Nusuk.

Menggunakan Aplikasi Resmi untuk Mempermudah Ibadah

Saat ini Arab Saudi menyediakan berbagai aplikasi resmi seperti Nusuk, Tawakkalna, serta aplikasi transportasi dan hotel.

Nusuk digunakan untuk reservasi Raudhah dan mengatur akses beberapa tempat ibadah tertentu. Dengan mempelajari aplikasi tersebut sejak di Indonesia, kamu dapat mengurangi potensi kebingungan di lokasi.

Aplikasi juga mempermudah jamaah memantau jadwal shalat, cuaca, lokasi hotel, serta melakukan navigasi di sekitar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Selain itu, informasi mengenai keramaian, jalur masuk, serta titik kumpul jamaah dapat diakses secara real-time, sehingga perjalanan ibadah menjadi lebih nyaman.

Menjaga Kesehatan dan Menyiapkan Kebutuhan Pribadi

Ibadah umroh membutuhkan stamina kuat karena jamaah akan banyak berjalan kaki, terutama saat thawaf dan sai.

Karena itu, itu kamu harus menjaga pola makan, mengonsumsi vitamin, dan membawa obat yang diperlukan. Cuaca di Saudi cukup ekstrem, sehingga pelembap, tabir surya, serta botol minum menjadi perlengkapan penting.

Selain itu, jamaah perlu membawa pakaian yang nyaman, alas kaki empuk, serta tas kecil untuk menyimpan paspor dan barang berharga.

Jamaah umroh mandiri juga dianjurkan untuk mencatat lokasi hotel dalam bahasa Arab agar mudah menunjukkan kepada pengemudi taksi atau petugas setempat.

Umroh Mandiri Nyaman dengan Persiapan Matang=

Dengan perencanaan yang tepat, umroh mandiri dapat menjadi pengalaman spiritual yang lebih personal, fleksibel, dan efisien.

Dari dokumen, hotel, transportasi, hingga aplikasi, semua perlu dipersiapkan agar kamu bisa fokus beribadah. Ketika semua langkah dijalankan dengan baik, umroh mandiri akan memberikan ketenangan selama perjalanan.

7 Alasan Grand Max Jadi Mobil Terlaris Daihatsu

Meski Daihatsu memiliki banyak model, namun Grand Max tetap menjadi andalan utama, karena mobil ini menghadirkan keseimbangan kualitas dan harga.

OLX News – Selain itu, kapasitas angkut, dan efisiensi operasional yang dapat membantu pengusaha UMKM dan bisnis logistik kecil memilih Grand Max sebagai kendaraan niaga andalannya.

Lantas alasan apa yang membuat Grand Max tetap menjadi mobil terlaris Daihatsu hingga kini, inilah pemjelasannya:

1. Kontribusi Besar terhadap Penjualan Daihatsu

Salah satu alasan kenapa Grand Max laku keras adalah karena model ini menjadi kontributor penjualan terbesar Daihatsu di segmen niaga.

Berdasarkan data per Oktober 2025, Gran Max pick-up menyumbang 36,4 persen dari total penjualan Daihatsu, sedangkan Gran Max minibus (mini bus) menyumbang sekitar 19,7 persen.

Selain itu, segmen Commercial Low  mencatat pangsa penjualan Daihatsu sebesar 65,5 persen, dan Grand Max adalah salah satu model utama di segmen tersebut.

Dengan kontribusi sebesar itu, Grand Max menjadi tulang punggung penjualan Daihatsu terutama di masa ketika pasar otomotif agak lesu dan kebutuhan kendaraan niaga terus meningkat.

2. Dominasi di Segmen Pick-Up dan Mini Bus

Grand Max telah menguasai pasar pick-up rendah (low pick-up) di Indonesia dengan pangsa pasar mencapai 56 persen.

Selain itu, untuk varian mini bus, Grand Max menorehkan angka pangsa hingga 91 persen di segmen semi-komersial.

Kuatnya dominasi ini menunjukkan bahwa Grand Max adalah pilihan favorit di kalangan pelaku usaha yang membutuhkan kendaraan angkut dengan harga terjangkau, kemampuan muat yang cukup besar, serta biaya operasional yang rendah.

3. Mesin, Performa, dan Efisiensi Biaya Operasional

Daihatsu menyediakan pilihan mesin yang fleksibel untuk Grand Max, yaitu 1.300 cc dan 1.500 cc. Varian mesin 1.500 cc menggunakan teknologi Dual VVT-i (2NR-VE), yang menjanjikan tenaga cukup besar sekaligus konsumsi bahan bakar tetap efisien.

Tidak hanya itu, beberapa varian Grand Max pick-up dilengkapi Electronic Power Steering (EPS), sehingga pengemudi bisa bermanuver dengan lebih ringan dan nyaman, terutama ketika membawa muatan berat.

4. Ketahanan, Kapasitas dan Keandalan untuk Bisnis

Grand Max dikenal sangat andal untuk usaha karena karakter niaga murninya. Mobil ini mampu melewati berbagai kondisi jalan, terutama di area kota maupun pedesaan, berkat ground clearance yang cukup dan spesifikasi roda yang sesuai.

Selain itu, karena Grand Max dirancang sebagai kendaraan komersial, struktur bodinya dirasa kokoh untuk pemakaian berat dalam jangka panjang.

Menurut laporan, sejak diluncurkan pada 2007, penjualan Grand Max telah melebihi 820.000 unit, yang menunjukkan betapa besar kepercayaan pelaku usaha terhadap mobil ini.

sumber: astra autoshop

5. Dukungan terhadap UMKM dan Ekonomi Lokal

Daihatsu menempatkan Grand Max sebagai kendaraan niaga yang sangat strategis untuk mendukung pertumbuhan sektor UMKM di Indonesia.

Banyak pengusaha kecil memilih Grand Max sebagai kendaraan angkut barang, logistik, ataupun usaha makanan karena kapasitas muat besar dan konsumsi bahan bakar yang ekonomis.

Di wilayah Indonesia Timur, misalnya, Grand Max Pick Up 1.5 menjadi favorit karena performanya besar dan dilengkapi dengan AC serta power steering, yang mendukung kenyamanan saat perjalanan jauh.

6. Harga Kompetitif dan Value yang Tinggi

Salah satu daya tarik utama Grand Max adalah harga yang relatif terjangkau untuk kelas kendaraan komersial. Tipe Grand Max Pick-Up dibanderol mulai dari sekitar Rp 163,5 juta, sedangkan tipe minibus dan blind van juga memiliki harga yang kompetitif.

Dengan harga tersebut, Grand Max menawarkan nilaiyang tinggi, kapasitas angkut besar, performa mesin efisien, dan keandalan untuk penggunaan usaha sehari-hari.

7. Reputasi Merek dan Kepercayaan Konsumen

Daihatsu telah lama dikenal sebagai merek yang andal dan efisien, terutama di segmen kendaraan niaga dan komersial.

Hal ini semakin memperkuat posisi Grand Max sebagai mobil yang dipercaya oleh banyak pengusaha dan pemilik bisnis.

Selain itu, angka penjualan yang sangat tinggi dan kontribusi besar terhadap total penjualan Daihatsu mencerminkan loyalitas pengguna Grand Max.

Pada tahun 2025, model Grand Max menjadi tulang punggung pertumbuhan penjualan Daihatsu di tengah kondisi industri otomotif yang menantang.

Dari penjelasan diatas dapat disumpulkan bahwa Grand Max menjadi mobil terlaris Daihatsu karena kombinasi harga kompetitif, kapasitas angkut besar, mesin efisien, dan keandalan untuk bisnis.

Grand Max tidak hanya memenangkan hati pelaku UMKM, tetapi juga menjadi tulang punggung penjualan Daihatsu secara nasional.

Dengan pangsa pasar pick-up yang dominan dan kontribusi besar di segmen mini bus, Grand Max menunjukkan bahwa mobil niaga sederhana namun handal bisa menjadi kunci kesuksesan jangka panjang di industri otomotif Indonesia.

Wow, Modifikasi Chery J6 Gunakan Panel Surya

Modifikasi Chery J6 semakin berkembang berkat kreativitas pemiliknya. Salah satunya Kusumawijaya yang mengubah mobil listriknya menjadi The Helios.

OLX News – Mobil J6 ini telah memanfaatkan tenaga matahari melalui sistem panel surya. Modifikasinya tidak hanya menambah fungsionalitas, tetapi juga menunjukkan bagaimana modifikasi Chery J6 dapat bergerak ke arah teknologi energi terbarukan.

Konsep “Powerbank Berjalan” dari Panel Surya

Bagian paling menarik dari modifikasi Chery J6 milik Kusumawijaya adalah pemasangan panel surya besar yang difungsikan sebagai sumber energi cadangan.

Ia menyebut sistem ini sebagai powerbank, karena mampu menyimpan energi panas matahari melalui inverter berkekuatan hingga 6.000 watt.

Panel surya tersebut mengisi baterai terpisah yang kemudian menjadi penyuplai kelistrikan untuk berbagai kebutuhan.

Melalui sistem ini, lampu-lampu tambahan, perangkat elektronik, hingga kulkas kecil dapat menyala tanpa mengurangi daya baterai utama mobil.

Modifikasi Chery J6 menjadi lebih hemat energi, terutama saat perjalanan jauh atau aktivitas outdoor. Ia menjelaskan sistem tenaga tambahan ini bisa diisi melalui sumber listrik rumah atau dari sinar matahari.

Bagasi Depan Berubah Menjadi Lemari Pendingin

Keunikan lain dari modifikasi Chery J6, The Helios terletak pada bagian bagasi depan yang disulap menjadi kulkas portabel.

Meskipun tidak dapat membuat es beku, pendingin tersebut sangat cukup untuk menyimpan makanan dan minuman ketika berkemah, berwisata, atau melakukan perjalanan overland.

Ide ini muncul dari kebutuhan praktis, sebagai komunitas J6 Evo yang sering melakukan aktivitas luar ruang, dirinya membutuhkan tempat penyimpanan yang ringkas dan efisien.

Dengan suplai energi dari panel surya, kulkas ini bisa menyala sepanjang hari tanpa mengganggu sistem kelistrikan mobil utama. Karena itu, modifikasi Chery J6 ini dinilai sangat berguna bagi pengguna yang hobi berpetualang.

Sistem Kontrol Lewat Aplikasi Smartphone

Untuk memudahkan penggunaan, seluruh mekanisme panel surya dan perangkat kelistrikan dikendalikan melalui aplikasi di smartphone.

Sistem berbasis aplikasi ini memungkinkan pemilik memonitor arus listrik, daya yang tersimpan, dan penggunaan perangkat tambahan hanya melalui satu layar.

Tidak banyak modifikator yang menerapkan kontrol digital sekompleks ini, sehingga modifikasi Chery J6* The Helios menjadi salah satu proyek paling teknis dalam komunitas.

sumber: Istimewa

Proses Pemasangan dan Biaya Modifikasi

Proses memasang panel surya hingga seluruh perangkat pendukungnya membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga bulan.

Rentang waktu ini termasuk instalasi, penyesuaian kelistrikan, hingga uji coba. Biaya panel surya saja berada di kisaran Rp60–70 juta, sementara total biaya modifikasi Chery J6 mencapai sekitar Rp100 juta.

Biaya ini termasuk konstruksi mount panel surya, inverter, baterai tambahan, sistem kabel, serta pembuatan software kontrol.

Meskipun cukup besar, modifikasi ini memberikan manfaat penggunaan energi yang efisien dan memberi identitas unik pada mobil.

Tambahan Modifikasi Eksterior dan Aksesori

Tidak hanya panel surya, modifikasi Chery J6 The Helios juga mendapat sejumlah aksesori eksterior. Side tent ala camper dipasang di sisi mobil, memudahkan pemilik beristirahat atau berteduh saat kegiatan luar ruang.

Ia juga memasang kulkas tambahan, fog light, roof light, side step LED, hingga lampu utama projie yang membuat tampilannya semakin futuristis dan fungsional.

Sentuhan ini membuat Chery J6 tampil lebih siap untuk aktivitas outdoor yang intens. Dengan tenaga listrik yang bersumber dari matahari, banyak perangkat tambahan dapat dioperasikan tanpa takut menguras baterai utama.

Kinerja Standar Chery J6 Tetap Andal

Selain melihat hasil modifikasi Chery J6, penting juga memahami kemampuan bawaan mobil ini. Chery J6 menggunakan baterai LFP berkapasitas 65,69 kWh dengan jarak tempuh hingga 426 km untuk tipe RWD.

Sementara itu, varian iWD memakai baterai 69,77 kWh dengan jangkauan 418 km. Pada varian RWD, motor listriknya menghasilkan 181 dk dan torsi 220 Nm cukup responsif untuk penggunaan harian.

Untuk versi iWD, tenaganya meningkat menjadi 275 dk dan torsi 385 Nm, sehingga dapat memberikan akselerasi lebih agresif.

Dengan harga mulai Rp505,5 juta untuk RWD dan Rp565,5 juta untuk iWD, Chery memberikan opsi menarik bagi pengguna EV yang ingin mobil dengan ruang kabin luas, jarak tempuh besar, dan potensi modifikasi besar. Bahkan tersedia edisi Phantom Edition dengan tambahan aksesori senilai Rp50 juta.

Dari informasi diatas dapat disimpulkan melalui kreativitas pemiliknya, modifikasi Chery J6 membuktikan bahwa mobil listrik juga bisa menjadi kanvas inovasi.

Pemasangan panel surya, sistem kontrol digital, hingga aksesori outdoor menjadikan The Helios sebagai contoh bagaimana teknologi energi terbarukan dapat diintegrasikan ke mobil untuk mendukung aktivitas harian maupun perjalanan jauh.

Dengan perkembangan komunitas dan kemudahan modifikasi, modifikasi Chery J6 semakin menunjukkan potensi besar di dunia otomotif listrik Indonesia.

Vivo X300 Resmi Meluncur, Andalkan Kamera ZEISS

0

Smartphone flagship Vivo X300  akhirnya dipastikan meluncur di Indonesia pada 20 November 2025 mendatang.

OLX News – Informasi ini hadir bersamaan dengan pengumuman resmi perusahaan dan tampilan perangkat yang sebelumnya sudah muncul dalam sejumlah teaser global.

Dengan mengandalkan kamera ZEISS, performa tinggi, serta desain premium, Vivo X300 diproyeksikan menjadi salah satu ponsel flagship paling kompetitif di akhir 2025.

Selain itu, perusahaan juga menyiapkan sejumlah aksesoris fotografi pendukung yang membuat pengalaman memotret semakin maksimal.

Peluncuran dan Fokus Fotografi Premium

Peluncuran Vivo X300 menjadi tonggak penting bagi vivo Indonesia karena seri ini membawa peningkatan signifikan pada sistem kamera.

Dilansir dari beberapa sumber, Vivo menegaskan bahwa fokus utama pengembangan seri ini terletak pada kolaborasi dengan ZEISS yang selama ini dikenal sebagai produsen lensa optik kelas profesional.

Melalui kombinasi sensor resolusi besar dan sistem pemrosesan gambar terbaru, seri X300 dirancang untuk memberikan kualitas foto yang stabil, akurat, dan tetap tajam dalam berbagai kondisi pencahayaan.

Vivo memperkuat posisinya sebagai produsen smartphone premium dengan menghadirkan rangkaian teknologi baru, sekaligus mempertahankan DNA seri X yang dikenal unggul di sektor fotografi.

Penggunaan lensa ZEISS pada Vivo X300 dinilai sebagi langkah strategis untuk meningkatkan kepercayaan yang membutuhkan perangkat dengan kemampuan komputasi fotografi tingkat tinggi.

Spesifikasi Kamera dan Teknologi Optik

Seri standar Vivo X300 hadir dengan kamera utama 200 MP ZEISS Main Camera Ultra-Sensing Sensor HPB 1/14  F/1.68 yang menjadi pusat kemampuan fotografinya.

Sensor besar ini bekerja bersama stabilisasi optik serta algoritma pemrosesan gambar terbaru. Selain itu, Vivo membenamkan kamera telephoto 50 MP LYT-602 Sensor F/2.57.

Kamera mampu melakukan zoom jarak jauh tanpa kehilangan detail, dan kamera ultra-wide 50 MP JN1 F/2.0 yang memberikan sudut pandang lebih lebar untuk foto lanskap.

Teknologi ZEISS memberikan sentuhan penting dalam pengolahan warna. Hasil foto tetap natural karena sistem optik ini memprioritaskan akurasi tone.

Vivo juga menambahkan mode khusus ZEISS untuk memberikan karakter visual berbeda, termasuk simulasi hasil foto dari lensa klasik.

Sementara itu, varian Pro juga hadir dengan peningkatan signifikan. Vivo X300 versi Pro menggunakan ZEISS APO Telephoto Camera 200 MP Ultra-Sensing Sensor HPB F/2.67 yang lebih optimal untuk pengambilan gambar jarak jauh.

Sensor utamanya memakai 50 MP vivo x Sony LYT-828 dengan teknologi Gimbal-Grade, sehingga performa stabilisasi lebih baik saat merekam video bergerak atau mengambil foto malam hari.

sumber: tek

Performa Tinggi dan Layar Mutakhir

Tidak hanya unggul dalam fotografi, Vivo X300 mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 9500 yang menjadi salah satu prosesor tercepat di kelas flagship.

Chipset ini menggabungkan efisiensi daya dengan performa grafis tinggi sehingga cocok untuk kebutuhan gaming, editing, hingga perekaman video resolusi tinggi.

Pada bagian layar, vivo memasang panel 8T LTPO berukuran 6,3 inci dengan refresh rate 120 Hz dan resolusi 1216 x 2640 piksel.

Panel ini dirancang untuk menghadirkan tampilan yang mulus sekaligus hemat daya karena teknologi LTPO dapat menyesuaikan refresh rate secara otomatis sesuai aktivitas pengguna.

Sementara itu, versi Pro memiliki layar lebih besar, yakni 6,78 inci dengan kualitas panel yang sama. Kombinasi panel besar dan refresh rate tinggi membuat perangkat ini nyaman.

Bagian baterai turut menjadi sorotan. Vivo X300 standar menggunakan kapasitas 6.040 mAh BlueVolt Battery yang mendukung fast charging 90W.

Vivo menyertakan charger dalam paket pembelian, sesuatu yang kini semakin jarang ditemukan di segmen flagship.

Selain itu, perangkat mendukung wireless charging hingga 40W. Untuk varian Pro, baterai meningkat menjadi 6.510 mAh, memberikan durasi penggunaan lebih panjang.

Aksesoris Photography Kit untuk Pengalaman Profesional

Selain perangkat utama, Vivo turut merilis aksesoris Photography Kit Extender. Aksesoris ini dirancang khusus untuk memaksimalkan kemampuan kamera Vivo X300.

Paketnya terdiri dari casing tambahan yang sudah menyediakan mounting serta sebuah lensa telephoto extender berukuran 22mm–1.600 mm.

Pengguna cukup memasang casing ke perangkat, kemudian memasang extender pada mounting tersebut. Setelah aplikasi kamera dibuka, sistem akan otomatis terhubung dan siap digunakan.

Dengan lensa ini, pengguna bisa mengambil gambar jarak jauh dengan tetap mempertahankan fokus dan kestabilan. Perangkat ini juga mendukung pengambilan video profesional, sehingga cocok untuk para konten kreator.

Pada akhirnya kehadiran Vivo X300 menunjukkan keseriusan Vivo dalam memperkuat posisi di segmen flagship premium.

Dengan kamera ZEISS, performa tinggi, layar superior, serta dukungan aksesoris fotografi profesional, ponsel ini menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang membutuhkan perangkat lengkap untuk semua kebutuhan.

Peluncurannya pada 20 November 2025 diprediksi akan menjadi salah satu momen penting bagi industri smartphone Tanah Air, sekaligus membuka babak baru dalam kompetisi flagship.

Toyota Hilux Travo-e Dirilis dengan Daya Jelajah 315 Km

Peluncuran Toyota Hilux listrik terwujud setelah menjadi spekulasi di pasar global. Model ini diperkenalkan di Thailand dengan nama Hilux Travo-e.

OLX News – Hal ini menjadi tonggak penting bagi Toyota dalam menghadapi era elektrifikasi. Peluncuran ini menandai langkah besar Toyota dalam menghadirkan pick-up elektrifikasi yang praktis, bertenaga, dan efisien.

Karena itu, banyak yang tertarik melihat bagaimana Toyota Hilux listrik bertransformasi dari model diesel tangguh menjadi kendaraan niaga nol emisi yang tetap mempertahankan karakter legendarisnya.

Desain Baru yang Lebih Modern dan Fungsional

Toyota tidak sekadar mengubah sumber tenaga, tetapi juga merancang ulang tampilan eksterior. Hilux Travo-e hadir dengan desain yang lebih futuristis.

Bagian depan terlihat minimalis berkat grille model honeycomb yang menutup sebagian jalur udara, menegaskan identitas Toyota Hilux listrik sebagai kendaraan tanpa mesin pembakaran internal.

Lampu utama kini lebih sipit dan sepenuhnya menggunakan teknologi LED, memberikan visibilitas lebih baik saat berkendara malam.

Bumper depan ikut dirombak agar sistem pendinginan baterai tetap optimal, sementara siluet bodinya masih mempertahankan garis tegas khas Hilux yang terkenal kokoh.

Di bagian belakang, perubahan terlihat sangat signifikan. Lampu rem kini lebih tajam dan menyatu dengan desain tailgate yang agresif, menambah kesan modern.

Banyak pengamat otomotif menyebut tampangnya mirip Toyota 4Runner versi kabin ganda, sesuatu yang memang banyak diminta konsumen global. Desain yang lebih aerodinamis ini turut mendukung efisiensi dan jangkauan Toyota Hilux listrik.

Transformasi Teknologi: Baterai 59,2 kWh dan Sistem 4×4 Listrik

Perubahan paling besar tentu berada pada jantung penggerak. Berbeda dari versi diesel dan bensin, Toyota Hilux listrik membawa baterai Lithium-ion berkapasitas 59,2 kWh.

Baterai ini memberikan jarak tempuh hingga 315 kilometer dalam satu kali pengisian penuh, angka yang cukup memadai untuk penggunaan harian maupun kebutuhan logistik perkotaan.

Dua motor listrik dipasang di depan dan belakang untuk menunjang sistem penggerak 4×4. Motor depan menghasilkan tenaga 194 dk dengan torsi 205 Nm, sedangkan motor belakang memberikan tambahan torsi hingga 269 Nm.

Total keluaran tenaga ini membuat Toyota Hilux listrik tetap mampu mengarungi medan berat tanpa kehilangan karakter utilitasnya.

Toyota juga melengkapi Hilux Travo-e dengan pendinginan baterai canggih untuk menjaga stabilitas performa.

Sistem ini membantu baterai tetap aman dalam cuaca panas atau medan ekstrem, yang umum dialami kendaraan niaga.

Kemampuan Offroad Tetap Andal

Meskipun beralih ke tenaga listrik, Toyota tetap memastikan karakter offroad Hilux terjaga. Hilux Travo-e dibekali Multi-Terrain Select (MTS) dengan lima mode: Dirt, Sand, Mud, Rock, dan Mogul.

Setiap mode mengatur distribusi tenaga motor listrik dan sistem kontrol traksi agar kendaraan dapat melaju stabil di berbagai kondisi medan.

Dari laporan media di Thailand dan sejumlah reviewer otomotif, sistem penggerak listrik justru memberikan respon yang lebih halus dibanding mesin diesel.

Torsi instan memudahkan mobil menaklukkan tanjakan dan medan lumpur. Dengan begitu, Toyota Hilux listrik  menawarkan pengalaman berkendara yang lebih intuitif dan responsif.

Toyota menyematkan sistem Emergency Steering Assist, Hill-Start Assist, dan Downhill Assist Control. Teknologi-teknologi ini menegaskan bahwa Hilux versi elektrik tetap disiapkan untuk pekerjaan berat.

sumber: Istimewa

Interior yang Lebih Canggih dan Nyaman

Bagian kabin Tak kalah menarik. Toyota memberikan peningkatan pada instrumen digital, head unit baru dengan konektivitas lengkap, serta material kabin yang lebih modern.

Tampilan speedometer kini menampilkan informasi konsumsi energi, sisa baterai, hingga status pengisian secara real time.

Suhu kabin ditopang oleh AC elektrik yang lebih efisien. Selain itu, ruang penyimpanan tambahan tersedia pada beberapa titik kabin, menyesuaikan kebutuhan pekerja lapangan yang menjadi target utama pengguna Toyota Hilux listrik.

Toyota juga menambahkan fitur Vehicle-to-Load (V2L), memungkinkan kendaraan menghasilkan daya listrik eksternal untuk peralatan kerja.

Fitur ini menjadi salah satu nilai jual penting karena sangat berguna bagi pekerja konstruksi atau pengguna di daerah tanpa sumber listrik stabil.

Langkah Toyota Menuju Netralitas Karbon

Chief Branding Officer Toyota, Simon Humphries menyebut bahwa Toyota Hilux listrik adalah bagian dari strategi multi-pathway, yaitu pendekatan elektrifikasi melalui berbagai jenis teknologi, bukan hanya EV penuh.

Pilihan untuk merilis Hilux versi listrik lebih dulu di Thailand juga bukan tanpa alasan. Thailand merupakan salah satu pusat produksi Toyota untuk pasar Asia Tenggara, sekaligus negara yang sangat agresif mengembangkan industri kendaraan listrik.

Proses elektrifikasi ini diprediksi akan membuka peluang ekspor ke negara lain, termasuk Indonesia jika regulasi dan pasar memungkinkan.

Harga Resmi dan Potensi Masuk Indonesia

Toyota Thailand merilis Hilux Travo-e dalam satu varian dengan harga 1.491.000 baht, setara Rp766 jutaan. Harga ini mencerminkan teknologi baru yang dibawa serta kapasitas baterai yang cukup besar.

Banyak analis otomotif memperkirakan kemungkinan Toyota Hilux listrik masuk ke Indonesia akan bergantung pada kesiapan industri dan kebijakan insentif EV.

Peluncuran Toyota Hilux listrik menjadi langkah penting dalam sejarah pick-up legendaris ini. Dengan desain baru, baterai besar, tenaga motor listrik yang responsif, serta kemampuan offroad tetap terjaga.

Pada akhirnya, Toyota Hilux listrik tidak hanya menjadi simbol inovasi, tetapi juga gambaran masa depan mobil pekerja yang lebih ramah lingkungan.

Lima Hari di GJAW, Indomobil eMotor Sprinto Cetak 500 SPK

0

Indomobil eMotor Sprinto cetak hampir 500 SPK dalam lima hari di GJAW 2025, jadi primadona baru berkat desain sporty, performa agresif, dan fitur lengkap.

OLX News – Peluncuran perdana Indomobil eMotor Sprinto di ajang GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 langsung mencuri perhatian publik.

Dalam lima hari pertama pameran yang berlangsung di ICE BSD, Sprinto mencatat hampir 500 SPK, pencapaian yang menegaskan statusnya sebagai salah satu motor listrik paling diminati pada pameran tahun ini.

BACA JUGA: Indomobil eMotor Tyranno Distribusi Dimulai: Penantian Berakhir, 3.000 Lebih Konsumen Siap Rasakan Sensasi Petualangan!

Sprinto diluncurkan oleh PT Indomobil Emotor Internasional (IEI) sebagai strategi memperkuat portofolio kendaraan listrik roda dua yang menyasar mobilitas urban.

Hadir dengan desain atraktif, tenaga agresif, dan harga kompetitif, Sprinto terpantau menjadi salah satu produk yang paling banyak dikunjungi di Hall 8, Booth C1a.

CEO PT Indomobil Emotor Internasional, Pius Wirawan, mengaku terkejut sekaligus bangga atas antusiasme pasar. “Kami sangat bersyukur melihat respon yang begitu baik dari para pengunjung GJAW 2025. Sprinto kami rancang sebagai solusi mobilitas listrik yang terjangkau, praktis, dan tetap bertenaga. Capaian menuju 500 SPK dalam lima hari pertama menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi bagi masyarakat Indonesia,” ujar Pius dalam keterangan tertulis, Rabu (26/11/2025).

Minat Besar Pelanggan Ritel dan B2B

Tidak hanya pelanggan ritel, tingginya angka pemesanan juga didorong permintaan dari sektor bisnis.

Menurut Pius, sejumlah perusahaan melihat efisiensi biaya operasional yang sangat signifikan dari Sprinto. “Beberapa perusahaan melihat nilai efisiensi operasional yang sangat menarik. Sprinto mampu memberikan penghematan hingga sekitar Rp7 juta per tahun untuk setiap unitnya. Efisiensi ini menjadi alasan kuat bagi banyak perusahaan untuk mulai beralih ke kendaraan listrik kami,” ungkap Pius menambahkan.

BACA JUGA: Indomobil eMotor Tyranno Surabaya: Motor Listrik Tangguh Ber-DNA Petualang, Kini Siap Taklukkan Kota Pahlawan!

Tren peralihan perusahaan ke motor listrik sebelumnya juga terlihat di berbagai segmen industri, seperti logistik, kurir, dan layanan harian.

Permintaan tinggi di GJAW 2025 menguatkan dugaan bahwa Sprinto berpotensi menjadi salah satu armada listrik paling populer di Indonesia di tahun mendatang.

Desain Sporty dan Fitur Lengkap untuk Mobilitas Perkotaan

Indomobil eMotor Sprinto hadir dengan bahasa desain sporty dan futuristik. Identitas visual seperti VoltAura Emblem, AeroBlade Panel, dan VoltArmor Panel memberikan karakter agresif di bagian depan.

Sementara Arc Tail Light dan Geoforce Ready Panel mempertegas kesan modern sekaligus mendukung integrasi dengan fitur digital.

Dimensi bodi panjang 1.980 mm, lebar 745 mm, tinggi 1.115 mm, dan ground clearance 150 mm membuat Sprinto ideal untuk mobilitas perkotaan yang padat.

Kombinasi ini juga meningkatkan kemudahan manuver dan kenyamanan pengendara di berbagai kondisi jalan.

Performa Agresif, Salah Satu Terbaik di Kelasnya

Indomobil e-motor Sprinto GJAW 2025

Sprinto tidak hanya mengandalkan tampilan, tetapi juga performa. Motor listrik 3.5 kW dengan torsi instan 195 Nm membuat akselerasi dari 0–50 km/jam dapat dicapai hanya dalam 6,4 detik, menjadikannya salah satu yang tercepat di kelas skuter listrik entry-level.

Kecepatan puncak 90 km/jam memberi fleksibilitas untuk berkendara di jalan-jalan besar, sementara baterai Lithium 2.45 kWh menawarkan jarak tempuh hingga 110 km—cukup memenuhi kebutuhan komuter harian.

Sprinto juga dibekali 3-Speed Feature, mode Boost untuk tenaga ekstra, serta berbagai fitur keselamatan seperti:

  • Traction Control System (TCS)
  • Combi Brake Assist
  • Hill Start Assist
  • Regenerative Braking
  • Anti-Theft Alarm
  • Sertifikasi IP67 tahan air dan debu

Fitur kenyamanan seperti Keyless Start, Push Assist Mode, Reverse Mode, Active Bluetooth Speaker, dan wide storage menambah daya tarik skuter listrik ini.

Salah satu fitur unggulan yang membedakan Sprinto adalah integrasinya dengan aplikasi Indonesia eMotor.

Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat memantau kondisi motor secara real-time, mulai dari status baterai, riwayat perjalanan, hingga lokasi.

Fitur layanan purna jual seperti Service & Assistance juga terintegrasi untuk memudahkan perawatan.

Menjadi Magnet Utama di GJAW 2025

Indomobil e-motor Sprinto GJAW 2025

Selama pameran, booth IEI menjadi salah satu lokasi paling ramai dikunjungi. Berbagai aktivitas seperti Wall Message, permainan IM Shoot, Spin Wheel, dan area test ride memberi pengalaman interaktif bagi pengunjung.

Program Lucky Dip dengan hadiah diskon hingga Rp1 juta, free helm, dan free jacket turut mendorong minat konsumen.

Indomobil eMotor Sprinto dipasarkan dengan harga Rp25.500.000 (OTR Jakarta) dan sudah tersedia untuk pemesanan langsung di Hall 8, Booth C1a sepanjang GJAW 2025.

Dengan penjualan mendekati 500 unit dalam waktu sangat singkat, Sprinto semakin mempertegas momentum pertumbuhan motor listrik domestik.

Tren ini sekaligus menempatkan Indomobil eMotor sebagai salah satu pemain yang paling agresif dan inovatif dalam industri kendaraan listrik Indonesia. (Z)

Chery TIGGO 8 Raih Carwow Car of the Year dan Hybrid Hero 2026

0

Chery TIGGO 8 dinobatkan Carwow sebagai Car of the Year dan Hybrid Hero, menegaskan dominasi Chery di pasar Inggris dalam waktu singkat.

OLX News – Chery kembali mencatat prestasi besar di pasar internasional setelah Chery TIGGO 8 meraih dua penghargaan utama dari Carwow, media otomotif independen terkemuka di Inggris. 

Hanya dua bulan setelah debutnya, SUV tiga baris tersebut langsung dinobatkan sebagai “2026 Car of the Year”, sementara varian plug-in hybrid TIGGO 8 CSH diganjar gelar “Hybrid Hero”. 

BACA JUGA: Chery TIGGO 8 CSH GJAW 2025: SUV PHEV 7-Seater Paling Terjangkau Meluncur, Harga Mulai Rp439 Juta!

Keberhasilan ini menjadikan Chery salah satu pemain global yang paling diperhitungkan dalam kompetisi ketat segmen SUV di Eropa.

Carwow, yang dikenal sebagai media berpengaruh dengan puluhan juta penonton di YouTube dan komunitas otomotif di Inggris, menyebut TIGGO 8 sebagai model yang “mengubah peta persaingan.” 

Chery TIGGO 8 Raih Car of the Year dan Hybrid Hero Carwow

Dari total 42 model yang diuji sepanjang 2025, hanya enam mobil yang berhasil mendapat rekomendasi “Buy” dari Editor-in-Chief Carwow, Mat Watson, termasuk Chery TIGGO 8, sebuah pencapaian yang sebelumnya hanya ditempati merek-merek premium Eropa.

Dalam pernyataannya, Mat Watson menegaskan bahwa TIGGO 8 menghadirkan nilai lebih dibanding kompetitornya. “TIGGO 8 menawarkan pengalaman premium, fitur lengkap, dan harga jauh di bawah SUV Eropa sekelasnya. Ini salah satu mobil paling value-for-money yang kami uji tahun ini,” ujarnya dalam laporan resmi Carwow.

BACA JUGA: Test Drive Chery TIGGO 8 CSH: SUV Hybrid Paling Efisien di Rute Jakarta-Bandung

Pencapaian ini juga disambut positif di Indonesia. Rifkie Setiawan, Head of Brand Department PT Chery Sales Indonesia, menilai kemenangan beruntun ini merupakan bukti nyata kapabilitas Chery dalam menghadirkan produk global berkualitas tinggi. 

“Pencapaian ini menunjukkan bahwa kualitas produk Chery mampu bersaing dan bahkan melampaui ekspektasi di pasar global yang sangat ketat. Kepercayaan konsumen semakin kuat bahwa inovasi dan teknologi Chery relevan di banyak negara,” tegas Rifkie.

SUV Global dengan Fitur Premium Kelas Eropa

Chery TIGGO 8 Raih Car of the Year dan Hybrid Hero Carwow

Sejak awal dirancang sebagai SUV global, TIGGO 8 tampil dengan ruang kabin lega berkonfigurasi fleksibel 5+2 dan 12 pengaturan kursi, termasuk kapasitas bagasi hingga 1.930 liter. 

Hampir 79% permukaan interior menggunakan material soft-touch. Jok depan dilengkapi power leg rest dan 10-point massage, sementara sistem audio premium 12 speaker menghadirkan kenyamanan khas SUV kelas atas.

Teknologi hiburan dan keselamatannya juga menonjol. Penggunaan chipset Qualcomm 8155 membuat respons sistem di bawah 30 ms, layar 15,6 inci, serta kamera pandang 540° memberikan pengalaman berkendara modern dan intuitif.

Dari aspek keselamatan, TIGGO 8 mencatat rating bintang lima dari Euro NCAP dan ANCAP, berkat penggunaan 65% baja berkekuatan tinggi, ditambah 10 airbag, termasuk far-side dan knee airbag. SUV ini juga diperkaya 19 fitur ADAS yang membantu manuver, perlindungan tabrakan, hingga parkir otomatis.

Teknologi Chery Super Hybrid (CSH) Jadi Sorotan

Varian hybrid TIGGO 8 CSH mendapat perhatian lebih karena efisiensi dan jarak tempuhnya. Sistem Chery Super Hybrid memadukan mesin hybrid generasi kelima dengan efisiensi termal 44,5%, baterai hybrid khusus, serta transmisi elektrik DHT yang tidak menggunakan gigi konvensional. 

Kombinasi ini memungkinkan jarak tempuh lebih dari 1.100 km, dengan konsumsi bahan bakar 5,19 L/100 km saat baterai kosong.

Aspek keselamatannya pun dipertegas melalui teknologi pemutusan tegangan tinggi 2 milidetik, serta kemampuan operasional dalam rentang suhu ekstrem -35°C hingga 60°C, menjadikannya salah satu sistem hybrid paling adaptif di kelasnya.

Strategi Ekspansi Chery di Eropa Berbuah Hasil

Inggris dipilih sebagai pasar kunci Chery karena merupakan pasar right-hand-drive terbesar di Eropa dan menjadi indikator penting bagi penerimaan pasar global. Dengan strategi dual-track, yakni menghadirkan opsi mesin bakar konvensional dan hybrid secara bersamaan, Chery berhasil menawarkan lini produk yang lebih luas dan kompetitif dibanding rival Eropa maupun Jepang.

Pendekatan “In UK, for UK” menjadi komitmen Chery untuk memperkuat operasinya melalui integrasi R&D, produksi, layanan pelanggan, hingga kontribusi pada komunitas dan ESG. 

Strategi ini sekaligus menegaskan keseriusan Chery dalam memantapkan posisinya sebagai merek global yang siap memimpin gelombang inovasi berikutnya.

Keberhasilan Chery TIGGO 8 menyapu penghargaan Carwow dalam waktu singkat menjadi bukti bahwa era dominasi merek Eropa di segmen SUV mulai mendapatkan pesaing serius. 

Dengan kombinasi desain, teknologi, dan nilai yang kuat, Chery menegaskan bahwa mereka bukan sekadar pendatang baru, tetapi pemain yang siap mengubah lanskap otomotif dunia. (Z)