Sabtu, Oktober 24, 2026
Beranda blog Halaman 1310

Tips Memilih Bengkel Mobil yang Terpercaya

0

Perawatan mobil merupakan salah satu faktor penting dari sebuah kendaraan. Dengan rutin membawa mobil ke bengkel, usia kendaraan tentu akan lebih panjang dan terhindar dari permasalahan-permasalahan yang menyiksa.

Namun, tidak semua bengkel dapat memberikan service yang baik bagi para pelanggan, maupun bagi mobil yang sedang dikerjakan. Alih-alih ingin merawat mobil, OLXer bisa jadi mengalami kerugian berupa kerusakan mobil yang lebih parah.

Lantas, bagaimana cara memilih bengkel mobil yang bagus dan berkualitas, ya? OLXer bisa menyimak beberapa tips berikut agar kamu dapat menemukan bengkel terbaik untuk mobil OLXer.

Teknisi yang Andal

Hal paling pertama yang patut diperhatikan saat memilih tempat servis kendaraan tentu saja teknisinya. Jika suatu bengkel memiliki teknisi yang profesional, seperti yang bersertifikat dan memiliki pengetahuan yang luas mengenai mobil, OLXer tidak akan ragu mempercayakan kendaraan kepada mereka.

OLXer juga dapat memilih bengkel yang memiliki spesialisasi tertentu, misalnya bengkel spesialis AC, spesialis suspensi, dan lainnya. Dengan begini, setidaknya teknisi di bengkel spesialis sudah memahami dengan benar setiap masalah yang dikeluhkan konsumen terhadap suatu komponen.

SOP (Standar Operasional Pekerjaan) yang Jelas

Setiap bengkel dengan teknisi terpercaya tentu mempunyai standar operasional yang jelas. Tidak hanya itu, Quality Control juga memegang peranan krusial terhadap sebuah bengkel mobil yang bagus. Keberadaan dua hal ini juga penting dimiliki oleh bengkel Air Conditioner (AC) mobil dan bengkel cat mobil. Pasalnya, AC dan cat merupakan komponen penting dari sebuah kendaraan roda empat yang tidak bisa dikerjakan sembarangan.

Garansi dari Pihak Bengkel

Saat memilih bengkel mobil, pastikan pihak bengkel mau memberikan garansi atas hasil yang dikerjakan. Garansi pengerjaan biasanya berlaku mulai dari 3 bulan hingga 1 tahun, tergantung kerusakan dan pekerjaannya. Jika ada keluhan masalah yang sama, maka OLXer bisa mengajukan klaim tanpa dipungut biaya.

Cari Tahu Ulasan Tentang Bengkel Pilihan

Setelah OLXer menentukan bengkel yang ingin dituju untuk menservis mobil, sebaiknya OLXer mencari tahu terlebih dahulu bagaimana ulasan tentang bengkel ini dari orang lain. OLXer dapat menemukannya dengan cara bertanya pada teman atau mencarinya di internet.

Dengan mencari tahu ulasan suatu bengkel dari orang lain, OLXer dapat mempertimbangkan kembali apakah bengkel tersebut memenuhi tiga kriteria sebelumnya atau tidak. OLXer juga dapat membandingkan bengkel yang satu dengan bengkel lainnya.

Lokasi Dekat Rumah atau Kantor

Ketika dalam keadaan darurat, misal mobil yang tiba-tiba rusak ketika kita ingin berangkat kerja atau pulang kerja, tentu akan lebih baik jika kita memiliki satu bengkel pilihan yang letaknya tidak jauh dari rumah atau kantor. Tentu saja, bengkel-bengkel tersebut sebaiknya sudah melewati beberapa kriteria sebelumnya yang telah kita bahas.

Dengan memiliki referensi bengkel yang dekat rumah atau kantor, OLXer bisa menelepon bengkel tersebut jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pada mobil dan meminta teknisi bengkel tersebut untuk datang ke rumah atau ke kantor.

Memiliki mobil yang bermasalah tentu saja menyebalkan. Namun,  apalagi yang lebih menyebalkan dari bengkel yang mengerjakan mobil bermasalah dengan asal sehingga kerusakan mobil kita terus terjadi lagi. Gaji kamu hanya akan habis untuk membetulkan permasalahan yang itu-itu lagi.

Daripada gaji kamu habis untuk membetulkan permasalahan yang sama, lebih baik diinvestasikan, salah satunya adalah dengan berinvestasi properti. Dengan investasi properti, maka aset yang kamu miliki akan memiliki nilai yang terus bertambah seiring dengan berjalannya waktu.

Untuk hunting properti dengan mudah di masa pandemi ini kamu bisa mengunjungi KPR BRI Virtual Expo. Event virtual ini berlangsung dari tanggal 26 Januari-26 Maret 2021. Beragam promo yang menarik ditawarkan seperti suku bunga KPR mulai dari 3,76%, program bebas biaya administrasi, provisi dan appraisal, dan berbagai hadiah dengan total senilai Rp 125 juta rupiah. Yuk, kunjungi https://kprbrivirtual.com/ .

Kenapa Mobil Bisa Overheat? Berikut Penyebab dan Solusinya

0

Merawat mobil tentu menjadi sebuah kewajiban bagi para pemiliknya. Dengan selalu merawat mobil yang dimiliki, akan menambah masa usia kendaraan dan terhindar dari kerusakan-kerusakan yang fatal. Merawat mobil pun juga harus melihat dari berbagai aspek, mulai dari yang ringan hingga yang berat.

Salah satu perawatan mobil yang perlu kita perhatikan adalah sistem pendinginan mesin mobil. Mungkin terdengar sederhana, namun jika OLXer mengabaikannya dapat mengakibatkan mesin mobil yang overheat dan tentu saja akan membahayakan komponen lainnya.

Lalu, apa saja sih hal-hal yang perlu diperhatikan agar mobil tidak overheat? Apa saja sih penyebab kerusakan sistem pendinginan mesin mobil? Agar komponen mobil OLXer tetap terawat, yuk pelajari selengkapnya.

  • Air Radiator Habis

Penyebab mesin mobil overheat yang paling sering ditemui adalah air radiator yang habis. Ini bisa terjadi karena penguapan akibat suhu mesin yang panas. Bisa juga terjadi karena terdapat kebocoran pada sistem sirkulasi radiator yang menyebabkan sistem sirkulasi radiatornya tidak bekerja optimal.

Jika hal ini terjadi, segeralah untuk menepi dan matikan mesin. Jangan dipaksakan terus berjalan karena malah akan membuat mobil OLXer semakin parah. Setelah menepikan mobil, segeralah membuka kap mesin dengan sangat hati-hati.

Banyak orang yang malah menunggu suhu mobil mereda terlebih dahulu, baru membuka kap mesin mobil. Namun, hal ini merupakan tindakan yang salah karena panas mesin akan terperangkap di ruang mesin dan membuat komponen lain rusak karena panas tersebut.

Setelah OLXer membuka kap mesin, tunggu hingga suhu mereda, lalu buka tutup radiator. Jangan pernah membuka tutup radiator saat mobil masih overheat. Ini karena dapat menyebabkan uap dan air bertekanan tinggi lepas sehingga dapat mengakibatkan luka bakar serius di tubuh OLXer.

Selanjutnya, OLXer bisa periksa cadangan air radiator yang terhubung ke bagian atas radiator. Di dalam tabung air radiator tersebut terdapat indikator yang menunjukkan air radiator yang kurang atau masih cukup. Jika pada indikator tersebut terlihat air radiator yang kurang, maka akan sangat berbahaya untuk mesin.

OLXer bisa menambahkan cairan pendingin sampai posisi garis atas, yaitu indikator yang menunjukkan bahwa air radiator sudah cukup. OLXer bisa mengisi air di tabung tersebut meskipun mesin mobil masih panas ataupun menunggu mesin mobil menjadi dingin.

Setelah mengisi ulang air radiator, OLXer juga harus memeriksa apakah ada air yang menetes ke bawah kolong mobil bagian depan atau tidak. Jika ada, sudah dipastikan radiator OLXer bocor sehingga OLXer harus memanggil bantuan ke bengkel terdekat untuk melakukan penderekan.

  • Kipas Radiator Rusak

Selain karena air radiator yang kurang, kipas radiator yang mati atau rusak juga bisa menjadi masalah mobil yang overheat. Untuk mendinginkan radiator, dibutuhkan sirkulasi udara yang berasal dari motor fan. Jika kipas pendingin mati, maka tidak ada aliran udara yang mendinginkan coolant pada radiator.

Ini menyebabkan suhu mesin akan tetap panas karena coolant tidak dapat mendinginkan suhu mesin dan membuat temperatur di ruangan bakar mesin tetap panas yang dapat mengakibatkan mesin mobil overheat.

Jika hal ini terjadi, segeralah pergi ke bengkel terdekat atau spesialis dinamo untuk memeriksa kenapa kipas radiator bisa rusak. Bisa jadi karena dinamo kipas radiator atau kelistrikan di dalam mobil yang rusak atau terganggu.

  • Tutup Radiator Rusak

Nyatanya tutup radiator juga dapat berpengaruh lho terhadap suhu mesin mobil. Jika tutup radiator rusak atau diganti dengan produk aftermarket, bisa membuat suhu mesin mobil meningkat. Ini karena peran penutup radiator sangat penting dalam proses pendinginan mesin. Gunanya adalah untuk akses keluar cairan bila tekanan pada sistem radiator terlalu tinggi karena panas mesin.

Jika OLXer mengganti tutupnya dengan produk aftermarket, OLXer harus benar-benar memperhatikan. Karena sistem buka-tutup akses di penutup radiator diatur oleh komponen yang desainnya berbeda antara satu merek mobil dengan merek lainnya.

Sistem radiator yang berisi cairan akan bekerja dalam ruang vakum, tekanan di dalamnya diatur oleh masing-masing pabrikan dan ukurannya bisa saja berbeda. Bila OLXer perhatikan pada penutup radiator, terdapat angka ukuran tekanan bar, yaitu 0,9, 1,1, atau 1,2.

Mengganti penutup radiator tanpa memperhatikan ukurannya bisa saja mengganggu kerja sistem pendinginan. Bila sampai salah, kemungkinan mesin mobil overheat sudah bisa dipastikan.

Itulah beberapa penyebab overheat pada mobil. Sebenarnya, jika OLXer terus merawat mobil OLXer, seperti memastikan air radiator cukup, memeriksa selang radiator, memeriksa kipas radiator menyala atau tidak, dan mengganti tutup radiator yang rusak dengan tutup yang sebenarnya, overheat pada mobil tidak akan terjadi. Solusinya hanya dengan terus merawat mobil OLXer dengan baik dan benar. 

Memang harus disiplin meluangkan waktu berkala untuk perawatan demi stamina kendaraan yang optimal.

Selain stamina kendaraan OLXer juga harus memperhatikan kondisi keuangan. Apalagi di masa pandemi seperti ini. Nah, untuk ini OLXer  harus meluangkan waktu untuk mengunjungi KPR BRI Virtual Expo di https://kprbrivirtual.com/ . Banyak sekali rangkaian kegiatan yang ditawarkan sejak 26 Januari 2021 hingga 26 Maret 2021 seperti property virtual expo, music performance dan talkshow. Pada kegiatan talkshow menghadirkan narasumber seperti Mikha Angelo, Christian Sugiono, Prita Ghozie, Jonathan End, dan narasumber lain yang akan menginspirasi OLXer soal perencanaan keuangan dan bisnis.

 

Goodyear Ventures Sokong Pendanaan Starship Technologies

0

News.OLX.co.id – Goodyear sebagai salah satu produsen ban global melalui Goodyear Ventures mengumumkan keterlibatannya dalam investasi di Starship Technologies, penyedia global layanan pengiriman otonom, pekan lalu. 

Starship Technologies baru saja membangun dan mengoperasikan jaringan robot pengantar swakemudi bertenaga listrik yang bisa membawa dan mengirim paket, bahan makanan, dan makanan dalam radius empat mil. 

Jaringan robot ini akan memberikan layanan antar dengan sangat mudah melalui aplikasi seluler. 

Teknologi yang mutakhir memungkinkan pelanggan nantinya untuk memilih berbagai benda yang akan dikirim, menentukan lokasi pengiriman, hingga melacak robot pintar berjalan melalui peta interaktif. Hampir sama dengan layanan transportasi online yang kita kenal selama ini.  

Goodyear menanam investasi di Starship bersama beberapa perusahaan venture lainnya seperti TDK Ventures, Ambient Sound Investments dan sejumlah investor lainnya.

Konsorsium ini berusaha mengumpulkan dana tambahan sebesar US$ 17 juta. 

“Kami sangat bersemangat bergabung dengan perjalanan Starship dalam merevolusi ruang pengiriman otonom. Jejak layanan terpercaya Goodyear dikombinasikan dengan solusi khusus untuk perusahaan kendaraan otonom merupakan platform yang kokoh untuk mendukung Starship di pasar,” kata Abhijit Ganguly, Manajer Senior, Goodyear Ventures dalam sebuah siaran pers, Rabu (3/2/2021).

Goodyear sendiri selama lebih dari 120 tahun selalu berupaya mendorong masa depan mobilitas ke level yang lebih tinggi dan akan terus berlanjut melalui investasi dan mitra di perusahaan rintisan tahap pertumbuhan yang memiliki visi tentang pengalaman mobilitas yang berkelanjutan, aman, dan yang mampu menciptakan pengalaman mobilitas baru dalam mempermudah kegiatan sehari-hari.  

Sementara Starship baru-baru ini berhasil mencetak rekor dengan mencatatkan satu juta pengiriman otonom, menjadikannya perusahaan pengiriman otonom pertama di dunia yang melakukannya.

Penyebaran COVID-19 Makin Tinggi, GAIKINDO “Ngalah” Geser Pameran ke Bulan Agustus

0

News.OLX.co.id – Dengan mempertimbangkan kondisi terkini tentang kesehatan dan keselamatan masyarakat serta perkembangan pandemi COVID-19 secara nasional, GAIKINDO memutuskan untuk kembali menunda pelaksanaan pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) The Series dan GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW) di tahun ini.

GAIKINDO dalam siaran pers yang dikirim hari ini, Rabu (3/2/2021), menegaskan bahwa prioritas yang lebih utama adalah untuk menjaga kesehatan dan keselamatan dari para peserta pameran, pengunjung pameran, serta masyarakat umum.

Namun GAIKINDO tetap melaksanakan pameran otomotif tersebut di semester kedua tahun ini. GIIAS di Jakarta akan berlangsung di bulan Agustus, dilanjutkan dengan penyelenggaraan pameran GIIAS di daerah. 

Ditutup pada akhir tahun dengan melaksanakan pameran GAIKINDO Jakarta Auto Week atau (GJAW).

Menurut Rizwan Alamsjah, Ketua III sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran GAIKINDO, pameran yang berlangsung secara berurutan dan dimulai pada semester kedua akan menjadi strategi terbaik, karena konsentrasi masyarakat pada industri otomotif Indonesia tidak terputus sejak awal semester kedua, hingga akhir tahun 2021, yang dimulai dengan penyelenggaraan The 28th GIIAS di Jakarta. 

“Masyarakat akan disuguhkan pencapaian industri otomotif Indonesia secara lengkap dalam penyelenggaraan GIIAS The Series, di Jakarta, Surabaya, Makassar, dan Medan. Dan pada akhir tahun GJAW akan menjadi ajang yang menghasilkan potensi penjualan dan memberikan kesempatan berpromosi terbaik bagi para merek,” ungkap Rizwan.

Penyelenggaraan pameran GAIKINDO di tahun 2021 sesuai dengan arahan dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dalam upaya membantu pemulihan industri otomotif Indonesia. Salah satu upaya tersebut dengan tetap menghadirkan pameran. 

“Pemulihan industri otomotif Indonesia menjadi agenda yang sangat penting bagi GAIKINDO, namun kami juga tidak ingin mengambil risiko mempertaruhkan kondisi kesehatan masyarakat yang saat ini belum membaik. Oleh karena itu GAIKINDO akan mengambil langkah baru yang lebih aman untuk masyarakat, dan juga akan menjadi strategi tepat waktu dan sasaran untuk pemain industri,” tutur Ketua Umum GAIKINDO Yohannes Nangoi.

Menurutnya, langkah yang sudah direncanakan GAIKINDO akan menjadi upaya yang lebih optimal dalam mencapai tujuan kebangkitan industri otomotif.

Yohannes juga menyampaikan bahwa seluruh anggotanya akan tetap solid dan berkomitmen untuk mendukung penuh upaya dan strategi GAIKINDO yang juga didukung penuh oleh Kementerian Perindustrian Republik Indonesia tersebut.

Tips Memperpanjang Usia Ban Motor Agar Selalu Aman Ketika Berkendara

0

News.OLX.co.id – Ban motor memiliki peran penting bagi kendaraan OLXer. Memiliki ban dengan kondisi yang prima tentu sangat dibutuhkan apalagi bagi OLXer yang sehari-hari menggunakan motor sebagai kendaraan utama. Dengan kondisi ban yang prima, tentu OLXer akan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti slip ketika berkendara, atau pecah ban secara tiba-tiba.

Memiliki kondisi ban yang prima, tentu harus selalu merawat ban dengan baik dan benar. Perawatan tersebut lah yang kerap terlupakan oleh pengguna bila tidak dalam keadaan bocor atau kempis. Padahal, dengan merawat ban yang digunakan, tentu akan memperpanjang usia ban juga.

Inilah beberapa tips yang dapat OLXer lakukan agar usia ban bisa lebih panjang dari semestinya.

Rutin Cek Tekanan Udara

Poin ini adalah poin yang sangat mendasar. OLXer dapat dengan mudah melihat dan menekan ban motor untuk mengetahui apakah ban tersebut kempes atau kurang tekanan udara. Idealnya, tekanan udara harus sesuai dengan spesifikasi agar usia ban lebih panjang dan juga lebih hemat bahan bakar.

Jika tekanan udara pada ban berkurang, maka risiko terjadinya pecah ban akan lebih besar. Ini karena dinding samping ban akan dipaksa selalu bersentuhan dengan jalan dan pada akhirnya akan aus dan tipis sehingga tidak akan kuat menahan bobot motor dan penggunanya.

Sesuaikan Tekanan Udara Standar

Setiap ban memiliki ukuran tekanan udara standarnya masing-masing. Dengan selalu mengikuti standar tekanan udara ban, maka ulir ban tidak akan cepat aus dan ban bisa selalu aman untuk digunakan dalam keadaan apapun.

Jangan juga mengisi udara ban melebihi tekanan maksimum udara ban. Ini bisa membuat ban kendaraan tiba-tiba pecah ketika digunakan, apalagi jika jalanan yang dilalui kurang bagus dan berlubang. OLXer dapat melihat tekanan udara maksimum yang diijinkan pabrikan ban pada dinding ban.

Perhatikan Muatan Kendaraan

Sering membawa muatan berlebih di motor juga dapat berpengaruh pada usia ban kendaraan. Dengan membawa muatan berlebih, akan mengganggu fungsi ban dan pengereman yang membahayakan keselamatan berkendara.

Gaya Mengemudi

Usia ban juga ditentukan oleh cara berkendara, salah satunya adalah dengan sering melakukan pengereman dan menikung pada kecepatan tinggi. Dengan sering melakukan ini akan membuat ban cepat aus dan juga tentu saja berbahaya bagi pengendara.

Bersihkan Kerikil

Pada saat melalui jalan bebatuan, segera bersihkan kerikil yang menempel pada sela-sela ban untuk menghindari kebocoran serta keausan pada ban.

Sebelum berkendara, selalu pastikan ban motor OLXer berada dalam kondisi yang prima ya. Karena, ban motor juga sangat berperan penting dalam keselamatan berkendara lho. Jangan sampai, keluarga yang menunggu di rumah bersedih karena terjadi hal-hal yang tidak diinginkan gara-gara hal yang sepele.

Selain dengan selalu merawat ban kendaraan dalam kondisi prima agar bisa selalu pulang ke rumah dengan selamat.

Selain kendaraan harus prima, kondisi keuangan juga harus prima. Apalagi di masa pandemi seperti ini. Nah, untuk ini OLXer  harus meluangkan waktu untuk mengunjungi KPR BRI Virtual Expo di  kunjungi https://kprbrivirtual.com/ . Banyak sekali rangkaian kegiatan yang ditawarkan sejak 26 Januari 2021 hingga 26 Maret 2021 seperti property virtual expo, music performance dan talkshow. Pada kegiatan talkshow menghadirkan narasumber seperti Mikha Angelo, Christian Sugiono, Prita Ghozie, Jonathan End, dan narasumber lain yang akan menginspirasi OLXer soal perencanaan keuangan dan bisnis.

Daripada Menyesal, Perhatikan Ini Sebelum Modifikasi Mobil

0

Bagi sebagian orang, memodifikasi mobil sesuai keinginan adalah hal yang paling memuaskan. Alasannya pun bermacam-macam, ada yang ingin memodifikasi mobil untuk meningkatkan performa kendaraan, serta ada pula yang sekadar ingin mempercantik tampilan mobil. 

Tentu saja, kita dapat memodifikasi mobil untuk alasan apa pun. Namun, perlu diingat bahwa modifikasi yang berlebihan dapat menimbulkan beberapa konsekuensi. Untuk menghindari salah langkah, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan modifikasi mobil.

Berikut hal yang harus dipikirkan sebelum memodifikasi mobil:

1. Bisa Timbul Masalah Keamanan

Meskipun beberapa perubahan dapat membuat mobil menjadi lebih aman, modifikasi juga bisa menimbulkan masalah baru akibat adanya risiko pemasangan suku cadang yang salah. 

Modifikasi yang melibatkan elektrifikasi dapat membahayakan keselamatan di jalan raya, terutama jika posisi kabel mobil diubah secara tidak benar, dan bukan tidak mungkin fitur yang dialiri listrik akan berhenti berfungsi. 

Banyak sekali kasus yang membuat mobil terbakar akibat modifikasi, terutama dengan sistem audionya. Untuk itulah, sebelum memutuskan memodifikasi mobil, penting untuk melakukan uji tuntas dan melihat ulasan perusahaan yang melakukan modifikasi. 

2. Kemungkinan Pembatalan Garansi

Meskipun tidak perlu khawatir tentang pembatalan garansi untuk sesuatu yang sederhana seperti modifikasi bodi mobil, masalah bisa timbul jika kita melakukan modifikasi pada bagian mesin.

Seperti yang kita tahu, garansi bisa diklaim secara berkala seperti saat mengganti oli atau saat mobil mengalami kerusakan. Dalam kasus tersebut, kita tidak perlu membayar biaya reparasi karena masih dijamin oleh pabrikan.

Namun jika mobil sudah dimodifikasi, pabrikan mobil kemungkinan akan menyalahkan kerusakan pada mesin yang dimodifikasi dan klaim garansi akan ditolak. Jadi demi kepentingan terbaik, cobalah menghindari modifikasi internal dalam bentuk apa pun.

3. Kemungkinan Akan Merusak Nillai Tukar Tambah Mobil

Meskipun tidak selalu demikian, modifikasi biasanya akan menurunkan nilai jual kendaraan. Hal itu bisa terjadi karena tidak semua orang menyukai mobil yang telah dimodofikasi, dan dealer kemungkinan akan kesulitan menemukan pembeli baru.

Selain itu, calon pembeli tidak akan tahu perubahan apa yang dilakukan pada mobil, dan bagian mana yang perlu diperbaiki ulang, jadi memodifikasi mobil tentu bisa menurunkan harga jual mobil dibanding kendaraan dengan kondisi yang sama seperti awal pemakaian. 

4. Prosesnya Memakan Waktu Lama

Memodifikasi mobil memang tidak bisa dilakukan dengan cepat, melainkan butuh proses yang panjang dan berkesinambungan. Misalnya, meng-upgrade suspensi, memasang jok bertema sport, atau menambahkan turbo, semuanya membutuhkan prosedur yang panjang. 

KIta mungkin perlu bolak-balik ke bengkel mobil untuk mendapatkan modifikasi yang diinginkan. Memodifikasi mobil secara terburu-buru bisa berbahaya karena berpotensi menyebabkan beberapa kesalahan. Jadi jika tidak punya banyak waktu luang dan komitmen untuk menyelesaikan modifikasi, lebih baik tidak perlu melakukannya.

5. Penurunan Performa Mobil 

Saat performa mobil menurun, Anda mungkin ingin mengeluh karena hal itu tidak sesuai dengan klaim pabrikan. Namun, hal itu bisa saja terjadi  karena modifikasi yang Anda lakukan. 

Hal ini memang agak ironis karena banyak orang yang memodifikasi mobil untuk meningkatkan performanya. Namun berlawanan dengan kepercayaan itu, modifikasi justru dapat menurunkan performa mobil.

6. Biayanya Tidak Murah

Bukan rahasia umum, mengubah tampilan mobil memang perlu anggaran yang tidak sedikit, karena kita harus merogoh saku lebih dalam untuk membeli atau mengganti perlengkapan mobil.

Anggaran untuk modifikasi mobil bisa dibilang tidak murah, karena meski terlihat sepele kebanyakan perlengkapan mobil dibanderol dengan harga yang cukup tinggi. 

Terlebih lagi, bisa ada biaya tersembunyi yang muncul setelah mobil dimodifikasi. Misalnya, jika telah memodifikasi mesin, kita mungkin perlu beralih ke bahan bakar lain yang pastinya akan mengeluarkan biaya lebih banyak uang setiap mengunjungi SPBU.

Biaya kepemilikan mobil sudah cukup mahal bagi sebagian orang, daripada membuat pengeluaran untuk sesuatu yang bukan keharusan seperti memodifikasi kendaraan. Lebih baik mulai memikirkan untuk berinvestasi, salah satunya dengan berinvestasi properti. Dengan investasi properti, maka aset yang kamu miliki akan memiliki nilai yang terus bertambah seiring dengan berjalannya waktu.

Untuk hunting properti dengan mudah di masa pandemi ini kamu bisa mengunjungi KPR BRI Virtual Expo. Event virtual ini berlangsung dari tanggal 26 Januari-26 Maret 2021. Beragam promo yang menarik ditawarkan seperti suku bunga KPR mulai dari 3,76%, program bebas biaya administrasi, provisi dan appraisal, dan berbagai hadiah dengan total senilai Rp 125 juta rupiah. Yuk, kunjungi https://kprbrivirtual.com/

Tanpa Harus ke Bengkel, Ini Tips Memperbaiki Penyok Ringan Pada Mobil

0

Meski sudah berkendara dengan hati-hati dan rutin melakukan perawatan, kita tidak bisa menghindari risiko kerusakan pada mobil. Salah satu yang paling sering terjadi adalah benturan tiba-tiba yang menyebabkan lecet atau penyok pada bumper. 

Solusinya pun terbilang sangat mudah, kita bisa langsung membawa mobil ke bengkel atau memanggil layanan servis untuk menghilangkan penyok. Namun, layanan semacam itu memang bisa menghabiskan biaya yang lebih mahal, jadi untuk mengakalinya kita bisa coba memperbaiki mobil sendiri.

Bagi yang ingin mencoba memperbaiki lecet atau penyok pada bodi mobil, ini beberapa trik yang bisa dilakukan :

1. Gunakan Plunger

Bukan hanya membuka saluran pembuangan yang tersumbat, plunger juga bisa digunakan untuk memperbaiki penyok pada mobil.

Cukup percikan air pada bagian yang penyok, lalu tempelkan plunger dan tarik bodi mobil hingga kembali seperti semula. Oh ya, pastikan menggunakan plunger untuk bak cuci, bukan plunger untuk toilet.

Perlu diingat bahwa metode ini mungkin tidak menghilangkan seluruh penyok, dan penggunaan alat yang berkualitas diperlukan untuk menghilangkan penyok yang lebih besar. 

2. Air Mendidih

Cara yang ini juga tidak kalah mudah dan murah, yaitu cukup gunakan air mendidih yang baru direbus untuk menghilangkan penyok. Sayangnya, cara ini kemungkinan hanya berhasil pada mobil yang menggunakan bumper plastik dan penyok yang tidak terlalu besar. 

Saat menuangkan air di bagian yang penyok, segera dorong bagian mobil dari dalam karena panas tidak akan bertahan lama. Namun sayangnya, trik ini tidak berlaku bagi penyok di panel logam yang hanya bisa diperbaiki dengan pengerjaan bodi besar yang dilakukan di fasilitas perbaikan.

3. Hair-dryer & Compressed Air

Metode populer lainnya untuk mengakali penyok mobil dari bahan plastik, yaitu menggunakan dua produk rumah tangga populer: pengering rambut dan compressed air.

Mulailah dengan memanaskan penyok mobil dengan pengering rambut pada suhu tertinggi. Segera setelah cukup panas, ambil kaleng udara bertekanan (compressed air), balikkan, dan mulailah menyemprot di area yang sama. Cara ini bisa berfungsi karena bumper plastik akan mengembang dan berkontraksi dengan udara dingin dari compressed air.

4. Gunakan Lem Panas, Batang Kayu, & Sekrup

Saat mencoba menghilangkan penyok sendiri, akan muncul risiko yang membuat kondisi mobil lebih parah, seperti memperburuk penyok atau merusak cat. Nah, cara yang aman untuk menghilangkan penyok besar pada mobil adalah dengan menggunakan beberapa pasak kayu, beberapa sekrup, dan lem tembak.

Cukup letakkan dua paku di setiap sisi batang kayu dan tempelkan lem panas di bagian bawah. Tempatkan pasak dengan lem menghadap ke bawah di area sekitar penyok, ulangi sebanyak yang diperlukan untuk menutupi area tersebut, biarkan mengering, dan tarik masing-masing hingga penyoknya hilang.

5. Dry Ice

Dry ice juga bisa digunakan untuk menghilangkan penyok pada mobil, caranya pun terbilang sangat praktis. Cukup gosokkan dry ice pada bagian kendaraan yang penyok, maka bodi mobil bisa kembali seperti semula.

Jangan lupa untuk menggunakan sarung tangan saat melakukan cara ini, karena dry ice bisa merusak permukaan kulit dan menimbulkan iritasi saat disentuh secara langsung, jadi tetap berhati-hati saat menggunakannya. 

Ulangi proses tersebut sampai penyok benar-benar hilang atau kamu dapat mencoba menggunakan pengering rambut untuk memanaskan permukaan sebelum mengoleskan dry ice. 

6. Membeli Repairing Kit

Ketika semua cara di atas masih gagal, kita mungkin bisa membeli kit yang dirancang khusus untuk menghilangkan penyok. Meski lebih mahal dari alat rumah tangga lain, produk sejenis ini memang dirancang khusus sehingga lebih aman dan praktis untuk mereparasi mobil. 

Bagaimana, dari beberapa solusi di atas mana cara yang pernah kamu coba untuk memperbaiki lecet dan penyok pada bodi mobil? Jadi sebelum membawa mobil ke bengkel, cobalah untuk memperbaikinya sendiri di rumah.

Perawatan dari rumah aman di kantong. Efisiensi yang dilakukan bisa jadi investasi. Di kala semua mulai memikirkan investasi jangan sampai OLXer Cuma gigit jari. OLXer bisa mencoba Investasi properti.

Untuk hunting properti dengan mudah di masa pandemi ini kamu bisa mengunjungi KPR BRI Virtual Expo. Event virtual ini berlangsung dari tanggal 26 Januari-26 Maret 2021. Beragam promo yang menarik ditawarkan seperti suku bunga KPR mulai dari 3,76%, program bebas biaya administrasi, provisi dan appraisal, dan berbagai hadiah dengan total senilai Rp 125 juta rupiah. Yuk, kunjungi https://kprbrivirtual.com/ .

Wajib Punya! 9 Aksesoris Penting yang Harus ada di Mobil

0

Menjaga performa mesin kendaraan memang penting, tapi desain interior dan aksesori mobil juga perlu diperhatikan guna membuat sensasi berkendara semakin aman dan menyenangkan.

Bagi kamu yang baru memiliki kendaraan atau membutuhkan rekomendasi aksesori mobil, berikut beberapa pilihan aksesori yang wajib dimiliki!

1. Jump Starter

Sebagian besar dari kita tahu betapa menjengkelkannya masalah aki mobil. Oleh karena itu, jump starter menjadi aksesoris kendaraan yang wajib dimiliki. Ketika mesin mobil mati mendadak dan tidak mau dinyalakan, jump starter bisa mengurangi kekhawatiran tersebut.

Alat ini secara khusus berguna selama musim dingin ketika cuaca dingin yang ekstrim membekukan mesin mobil, atau ketika aki kendaraan mati. Bagian terbaiknya adalah, banyak mobil keluaran baru yang kini ikut menyertakan jump starter sebagai aksesori tambahan yang pasti akan menghemat uang.

2. Spion Blind Spot

Banyak model mobil baru memiliki monitor titik buta dengan sinyal akustik. Jika kendaraan milikmu tidak memiliki fungsi seperti itu, sangat disarankan untuk memiliki spion blind spot. 

Cermin kecil ini biasanya dibanderol dengan harga terjangkau dan sangat berguna. Jika mobil tidak memiliki monitor blind-spot bawaan, maka berinvestasi pada spion kecil dan blind-spot ini adalah pilihan yang bagus.

3. Power Bank Portabel

Power bank portabel menjadi salah satu aksesoris mobil penting yang bisa menjadi sahabat dalam keadaan darurat. Baterai kecil yang luar biasa ini dapat membantumu untuk memulai kendaraan, membantu mengisi daya ponsel, dan alat lainnya. 

Beberapa power bank juga menyertakan senter LED terintegrasi dan dapat diisi ulang. Tidak diragukan lagi, ini adalah salah satu hal terbaik yang harus disimpan di bagasi mobil setiap saat.

4. Stinger

Selalu siaga menghadapi situasi terburuk akan memberi kepuasan dan rasa aman saat berkendara. Stinger adalah alat berguna yang akan membantu menghancurkan kaca jendela mobil dengan cepat, dan memungkinkan untuk menyelamatkan nyawamu di saat terdesak. 

Umumnya, jendela dan pintu kendaraan akan macet saat terjadi kecelakaan di jalan raya. Oleh karena itu, stinger yang memiliki bilah tipis di punggungnya, juga memungkinkan membuka sabuk pengaman yang macet.

5. Pengisi Daya USB

Mayoritas kendaraan keluaran baru memang memiliki pengisi daya baterai USB built-in, namun kita tentu membutuhkan lebih banyak port pengisian daya jika memiliki banyak perangkat.

Nah, pengisi daya USB ini pun terbilang praktis digunakan karena dapat mengisi daya beberapa gadget sekaligus. Dan yang terpenting, sebagian besar pengisi daya ini juga ekonomis.

6. Dongkrak Hidrolik

Berkendara dengan ban kempes tentunya tidak menyenangkan, dan saat itulah kita membutuhkan dongkrak hidrolik untuk mengganti ban di saat darurat. Variasi dongkrak hidrolik pun kini lebih praktis, karena desainnya lebih ringan, compact, dan mudah disimpan di dalam mobil.

7. Pemancar Bluetooth

Pemancar Bluetooth adalah perangkat yang dapat dengan mudah dihubungkan ke perangkat pintar dan bisa memutar musik dari ponsel atau kartu MicroSD. Aksesoris satu Ini juga memungkinkan kita menikmati panggilan bebas genggam dengan mikrofon internal, tanpa harus menyentuh mendekatkan ponsel ke telinga.

8. Kamera Dasbor

Jika mobilmu belum memiliki kamera dasbor bawaan, maka lebih baik segera pasang sekarang juga. Kamera video dasbor adalah perangkat bermanfaat yang bisa menangkap apa momen-momen tidak terduga seperti kecelakaan, tindak kriminal, hingga merekam pemandangan indah saat dalam perjalanan jauh.

Dengan memasang kamera dasbor kita bisa memiliki bukti hingga kenangan yang bisa digunakan suatu saat nanti. 

9. Dudukan Telepon

Menggunakan telepon genggam saat berkendara memang terlalu berisiko dan bisa membahayakan pengguna jalan lain, oleh karena itu untuk mencegah kecelakaan lalu lintas ada baiknya kita mengurangi waktu memegang ponsel dan meletakkannya di dudukan telepon.

Yup, menggunakan dudukan telepon bisa memudahkan kita saat melihat peta pada aplikasi navigasi ponsel, mengangkat sambungan telepon, hingga mengakses musik untuk perjalanan. Jadi jangan menganggap ini sepele, karena dudukan ponsel termasuk aksesori penting yang harus ada di mobilmu.

Bukan hanya itu saja, menggunakan aksesori dudukan ponsel juga bisa memudahkanmu dalam mengajukan KPR. Momen Ketika OLXer menunggu di tempat parkir dapat digunakan untuk hunting properti dengan mudah di masa pandemi. Kamu bisa mengunjungi KPR BRI Virtual Expo. Event virtual ini berlangsung dari tanggal 26 Januari-26 Maret 2021. Beragam promo yang menarik ditawarkan seperti suku bunga KPR mulai dari 3,76%, program bebas biaya administrasi, provisi dan appraisal, dan berbagai hadiah dengan total senilai Rp 125 juta rupiah. Yuk, kunjungi https://kprbrivirtual.com/ .

Dari dudukan ponsel mobil, kamu bisa punya rumah baru.

Yamaha MT-25 Punya Warna Baru, Bagus Nggak?

0

Yamaha Indonesia menawarkan warna dan grafis baru untuk sepeda motor sport naked bike Yamaha MT-25. Ubahan ini diklaim untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang selalu ingin tampil gagah dan sporty.

Menurut Manager Public Relations, YRA and Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Antonius Widiantoro, dengan tampilan warna baru pada Yamaha MT-25, maka penggunanya bisa lebih mengekspresikan keinginan tampil modern dan sporty saat berkendara.

”MT-25 adalah bagian dari line up MT Series yang telah meramaikan pasar sport Indonesia dengan keunggulannya yang berkelas baik itu dari segi desain, fitur dan teknologi modern, performa terbaik di kelasnya, dan ciri khas Master of Torque dengan torsi yang besar,” ungkap Antonius dalam keterangan tertulis, Jumat (29/1/2021).

Adapun warna dan grafis baru pada Yamaha MT-25 berupa Metallic Dark Grey dan Metallic Blue. Untuk warna Metallic Dark Grey, didukung warna velg orange.

Sedangkan untuk pilihan warna Metallic Blue, memang menjadi warna ciri khas Yamaha. Demikian juga pada velg nya sudah mendapatkan sentuhan warna biru.

Sekadar informasi, Yamaha MT-25desain cover pada MT-25 memiliki lebih lekukan garis tegas yang kekar, ditambah cover penutup udara (air scoop) yang menjadi ciri khas dari MT-Series serta turut memberikan kesan sangar pada motor. 

Untuk sistem pencahayaan pada bagian lampu depan menggunakan desain dengan karakter MT Series yang dilengkapi oleh teknologi LED projector sehingga tidak hanya menghasilkan cahaya yang lebih terang dan fokus. 

Sementara itu, untuk lampu sign dan lampu belakang, keduanya telah mengadopsi teknologi LED dengan desain tajam yang sporty serta memiliki keunggulan lebih terang dan tahan lama. 

MT-25 juga sudah mengaplikasikan speedometer full digital dengan shift timing light yang berfungsi memberi tanda kepada pengendara kapan harus melakukan perpindahan gigi untuk memperoleh akselerasi berkendara yang optimal. Mengenai desain handle bar dan switch engine on/off bergaya big bike.

Yamaha MT-25 juga sudah menggunakan suspensi Upside Down (USD) sehingga jadi terlihat lebih gahar namun turut meningkatkan kemampuan handling. Selain itu, motor sport naked ini juga sudah menggunakan ban tubeless bertapak lebar dengan ukuran 110/70-17 di bagian depan dan 140/70-17 di bagian belakang.

Untuk jantung pacu, Yamaha MT-25 dibekali mesin berkapasitas 250cc DOHC 6-percepatan dengan 2 Silinder dan 8 Katup dan Radiator (berpendingin cairan), yang menyemburkan daya maksimum 35 Tk pada 12.000 rpm dan torsi 23,6 Nm pada 10.000 rpm.

Menyoal harga, Yamaha MT-25 dengan warna baru Metallic Dark Grey dan Metallic Blue dipasarkan seharga Rp 55,46 juta on the road Jakarta.

 

 

Kemendag Ungkap Alasan Innova dan Xpander Belum Bisa Diekspor ke Australia

0

Kementerian perdagangan Republik Indonesia rupanya ingin produk-produk yang dibuat di Tanah Air bisa dijual di luar negeri. Termasuk di sektor otomotif yang jadi salah satu potensi besar untuk di ekspor.

Bahkan Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi tak menampik bahwa ada beberapa produk otomotif yang dibuat di Indonesia sudah pantas diperdagangkan ke luar negeri tak terkecuali pasar Australia.

Terlebih saat ini Indonesia memanfaatkan hubungan dengan Australia melalui Indonesia Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA).

Menurut Lutfi, dengan adanya perjanjian IA-CEPA, maka salah satu yang ia fokuskan adalah untuk ekspor produk otomotif ke Australia seperti Toyota Innova dan Mitsubishi Xpander.

“IA-CEPA bisa menggenjot bahwa orang Australia ini agar untuk menggunakan Toyota Innova dan Mitsubishi Xpander (buatan) kita,” ucap Lutfi dalam video conference yang diunggah di akun Youtube Kementerian Perdagangan.

Meski begitu, Lutfi sendiri rupanya tersadar, hal ini belum bisa direalisasikan lantaran Indonesia belum siap dengan standar yang diterapkan Australia.

“Salah satunya adalah mobil-mobil  yang diekspor kita itu, karena basisnya market kita (domestik) maka masih berstatus environmental tidak setinggi atau dikerjakan  Australia,” katanya.

Selain itu, standar lain yang berbeda antara Indonesia dan Australia mengenai standar emisi Indonesia, dimana Indonesia masih menerapkan Euro 2 dan 3 sedangkan Australia sudah menggunakan Euro 4. 

“Jadi, mesti dikomunikasikan dengan industri bahwa kita ini sudah mempunyai beberapa fasilitas, terutama masalah perjanjian perdagangan tersebut,” sambung Lutfi.

Sebelumnya, diketahui Kementerian Perdagangan tidak hanya fokus pada Australia yang notabene nya negara tetangga. Menurut Lutfi, Indonesia turut mendekati sejumlah negara di Eropa dan dibuktikan dengan adanya perjanjian dagang European Free Trade Association (EFTA) yang terdiri dari Islandia, Liechtenstein, Norwegia, dan Swiss.

Selain itu, Indonesia juga ingin menjalin beberapa kerja sama dalam hal perdagangan dengan negara lainnya mulai dari Turki, Bangladesh, Tunisia, Iran, hingga Maroko.

“Ini adalah negara yang menurut kami adalah negara non tradisional dan ini kami ingin jual kendaraan roda 4 dan 2 kita ke sana. Dengan adanya perjanjian dagang ini sangat simple hanya 8-10 tarif line gak lebih dari 100 tarif line, tapi kita bisa jual barang kita yang mulai satisficated,” tutupnya.