Rabu, Oktober 21, 2026
Beranda blog Halaman 1322

Daftar Harga Mobil Bekas Usia Muda Dibanderol Rp 150 Jutaan

0

Memilih mobil bekas untuk mendukung mobilitas kenapa tidak. Saat ini memang mobil bekas biasanya menjadi pilihan bagi mereka yang pertama kali ingin memiliki sebuah kendaraan dengan daya tampung lebih besar dan banyak.  Selain itu, harga yang dibanderol cenderung lebih rendah, membuat mobil bekas jadi incaran. 

Disisi lain, meski berstatus bekas namun faktanya tak semuanya bisa disebut rongsok atau tak dapat berfungsi. Sebab, sejatinya mobil bekas seperti saat ini dijual di pasaran bisa disebut sangat mumpuni, mulai dari performa sampai fitur-fitur yang dibenamkan. 

Bahkan, disitus jual beli OLX.Co.id mobil bekas dengan usia muda yaitu sekitar lima tahun cukup banyak dijual oleh perorangan maupun dealer. Selain itu, harga yang ditawarkannya pun cukup cukup terjangkau yaitu sekitar Rp 150 jutaan.

Tapi perlu dicatat, jika OLXer memang berniat membeli mobil bekas dengan tahun produksi di atas lima tahun dengan harga Rp 150 jutaan, maka jangan heran meski ada satu jenis model sama, lalu varian dan tahun produksinya juga sama, tapi harganya justru bisa berbeda-beda. Bahkan ada juga tahun produksinya lebih muda tapi harganya justru lebih rendah.

Baca Juga : Daftar Mobil Bekas Lansiran di Atas 2010 Harganya Rp 100 Jutaan

Sebab, untuk menentukan harga sebuah mobil bekas memang ‘gelap’, bisa tergantung dari beberapa faktor, seperti kondisi mobil, jarak tempuh, kelengkapan surat-suratnya, serta lokasi si penjual.

Belum lagi harga mobil bekas bisa saja tinggi, karena sang pemilik sangat rajin merawat mobilnya, serta pajak dibayar tepat waktu. Apabila OLXer memang ingin mencari mobil bekas tidak ada salahnya melakukan cek dan ricek, termasuk membawa orang ahli untuk melakukan pemeriksaan.

Mobil bekas
Mobil bekas tahun muda dijual Rp 150 jutaan di OLX.co.id. (OLX.co.id). 

Oia, jika diperbolehkan melakukan test drive, makan manfaatkan untuk mengetahui apakah mobil bekas yang OLXer idamkan terasa ada yang bermasalah atau tidak.

Jika memang berkeinginan membeli mobil usia mudah dengan harga Rp 150 jutaan, OLXer perlu menyisihkan uang untuk melakukan upgrade atau setidaknya ongkos untuk pengecekan dan perbaikan jika terjadi masalah

Baca Juga : 5 Mobil Bekas  Paling Banyak Dicari Sepanjang 2020, Berapa Harganya?

Nah, mau tahu mobil-mobil apa saja yang usianya masih muda namun harganya Rp 150 jutaan, berikut daftarnya:

– Honda Brio Satya (2019)

– Suzuki Ignis GX MT (2019)

– Suzuki Ertiga (2017)

– Honda BRV (2017)

– Daihatsu Terios (2017)

– Honda Brio RS (2017)

– Toyota Rush (2017)

– Suzuki S Cross (2017)

– Toyota Avanza Veloz (2017)

– Suzuki SX4 (2016)

– Chevrolet Trax (2016)

– Honda Mobilio (2016)

– Toyota Sienta (2016)

– Daihatsu Luxio (2016)

– Toyota Yaris (2015)

– Hyundai Tucson (2015)

– Honda Mobilio RS (2015)

– Mazda2 GT (2015)

 

Bus Listrik PT INKA, E-Inobus Akan Digunakan TransJakarta?

0

PT Industri Kereta Api atau INKA (Persero) yang dikenal dengan badan usaha milik negara yang memproduksi berbagai lokomotif termasuk kereta penumpang hingga gerbong barang, ternyata semakin dekat dengan keterlibatannya untuk membuat bus listrik.

Ya, PT INKA tengah mengembangkan bus listrik bernama E-Inobus bahkan sedang dilakukan uji operasional di Jakarta dengan melibatkan Transjakarta.

Menurut SM Pengembangan Produk dan Teknologi PT INKA Febry Pandu Wijaya, pengujian dilakukan untuk mengetahui performansi baterai, motor dan sebagainya pada rute operasional Transjakarta.

“Saat ini, INKA sedang menawarkan E-Inobus ukuran 8-meter ke Transjakarta, dimana Transjakarta mensyaratkan pengujian bus selama kurang lebih 3 bulan pada rute operasional mereka”, ungkap Febry dilansir situs resmi PT INKA.

Febry menyatakan, pengujian E-Inobus dilakukan mulai 23 Desember 2020 hingga 6 April 2021. Adapun pra-pengujiannya sendiri dilakukan selama dua minggu dan kemudian dilanjutkan dengan uji operasional selama tiga bulan.

Sebelumnya, bus listrik E-Inobus sudah dilakukan uji landasan pada 13 Agustus 2020 dan telah lulus uji dengan mendapatkan Sertifikat Uji Tipe (SUT) kendaraan bermotor pada 10 September 2020 di Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) yang berlokasi di Cibitung, Jawa Barat.

Adapun bus listrik E-Inobus sendiri sejatinya merupakan produk hasil kerjasama PT INKA dengan Tron-E dari Taiwan sebagai mitra komponen drive train dan baterai bus serta Piala Mas dari Malang sebagai mitra pembuatan bodi bus listrik.

Diketahui, waktu yang diperlukan dalam pengisian daya sampai penuh diperlukan waktu 3 – 4 jam. Tingkat kebisingan pada bus listrik jauh lebih baik (rata – rata sebesar 71 dB) jika dibandingkan dengan bus diesel (rata – rata sebesar 85 dB).

Sekadar informasi, bus E-Inobus inni jika daya baterainya diisi penuh, maka dapat melaju dengan kecepatan maksimal hingga 90 km per jam dan jarak tempuhnya bisa mencapai 200 km per jam.

 

 

Mobil Warna Merah Lebih Sering Terkena Kotoran Burung, Ini Alasannya

0

Semua pabrikan otomotif pasti menawarkan berbagai pilihan warna kepada konsumen. Hanya saja, ada beberapa warna yang dominan banyak dicari dengan alasan sesuai selera.

Namun OLXer juga harus tau, ternyata ada warna mobil yang rupanya disukai burung yang untuk menjatuhkan kotorannya, yaitu mobil warna merah.

Seperti dilansir Cars From Japan, dalam sebuah penelitian dengan jumlah responden mencapai 1000 pemilik mobil, ternyata 18 persen mobil berwarna merah memang lebih banyak dijatuhi kotoran burung. Terlebih jika parkir di dekat pohon.

Sedangkan warna mobil lainnya yang kerap jadi korban kotoran burung yaitu 14 persen mobil warna biru, kemudian 11 persen mobil warna hitam, 7 persen mobil warna putih, 3 persen mobil warna abu-abu dan perak, dan 1 persen mobil  warna hijau. 

Baca Juga: 6 Keuntungan Jika Service Mobil di Bengkel Resmi

Lalu kenapa warna merah menjadi sasaran utama burung membuang kotoran? Berikut alasannya:

Masih menurut Car From Japan, burung memiliki penglihatan yang tajam dibandingkan dengan manusia dalam mendeteksi warna. Nah, mobil dengan warna merah menarik sebagian besar burung, karena dianggap menyerupai warna buah yang matang.

Karena itu, banyak burung nangkring di pohon yang tepat di bawahnya ada mobil warna merah. Sebaliknya, mobil dengan kelir hijau cenderung jarang dihinggapi kotoran burung. Hal ini karena warna hijau dianggap warna dominan menyerupai warna tumbuhan pada umumnya.

Baca Juga :  2 Cara Mudah Agar Mobil Lolos Uji Emisi

Sementara itu, warna-warna seperti putih, abu-abu, dan perak justru dapat membuat burung menjadi takut. 

Kendati demikian, tentu saja tidak semua burung bisa berpikiran sama. Karena ada juga burung yang suka dan tidak menyukai warna-warna tertentu. Seperti halnya burung gagak, disebut tidak menyukai  warna merah dan hitam. Sedangkan merpati disebut lebih nyaman duduk di atas bangunan putih dan abu-abu.

Kalau OLXer masih ragu, silahkan mencobanya ya…

 

Koenigsegg Regera, Mobil Bekas Buas Asal Swedia Siap Cari Majikan Baru

0

Di Indonesia, Koenigsegg memang brand yang pamornya masih kalah dari mobil-mobil Ferrari, Lamborghini atau Bugatti. Namun begitu, bagi car enthusiast di skala di dunia, mobil jenama Swedia ini sudah tak perlu diragukan lagi ketangguhannya.

Salah satu produknya yaitu Koenigsegg Regera. Mobil ini menjadi salah satu mobil buas yang pernah ada di dunia. Bahkan untuk melihat mobil ini di jalanan, mungkin akan sangat jarang. Hal ini karena mobil yang pertama kali dijual pada 2016 tersebut diproduksi terbatas, yaitu cuma 80 unit saja.

Jika OLXer memang ingin mendapatkan Koenigsegg Regera, kebetulan rumah lelang RM Sotheby, Arizona, Amerika Serikat, dan akan melelang hypercar tersebut pada 22 Januari 2021.

Baca Juga : 12 Mobil Sport Langka di Dunia yang Dibuat Tak Sampai 10 Unit

Dilansir Carscoops, Koenigsegg Regera yang akan dilelang tersebut sudah menggunakan sasis Koenigsegg nomor 175 dan merupakan spesifikasi khusus pasar Amerika Serikat.

Koenigsegg Regera. (Carscoops)

Disebutkan, bahwa Koenigsegg Regera  ini masuk ke Amerika melalui ke Lake Forest Sports Cars of Chicago.

Adapun yang membuat mobil ini berbeda karena sudah dilengkapi beberapa opsi tambahan seperti  sekujur mobil berbahan carbon fiber sudah dibalut cat Crystal White lengkap dengan paket grafis “Speedster”, serta memiliki beberapa lapisan emas 24 karat pada bagian depan, samping, dan belakang.

Selain itu, mobil ini sudah menggunakan kaki-kaki dari Air Core multi-spoke dengan bahan serat karbon yang membentuk pola Tresex. Oia, agar bodywork tetap bersih terlihat baru, mobil ini sudah menggunakan lapisan Protective Film Solutions di California.

Baca Juga : Koleksi Mobil Langka Milik Mendiang Paul Walker Bakal Dilelang, Apa Istimewanya?

Masuk ke dalam kabin, interior mobil sangat istimewanya seperti bagian  eksterior. Pasalnya, Sebagian besar permukaannya sudah dibalut campuran gloss dan serat karbon matte, sementara jok, konsol tengah, panel pintu, dan roda kemudi dilapisi bahan kulit asli berwarna coklat yang lembut.

Koenigsegg Regera
Koenigsegg Regera. (Carscoops)

 

Dengan perbedaan ini saja, setidaknya Koenigsegg Regera sudah menghabiskan biaya lebih dari US$ 217 ribu atau lebih dari Rp 3 Miliar.

Sedangkan untuk jantung pacu Koenigsegg Regera   sudah dibenamkan teknologi hybrid dimana mesin bensin V8 5.0 liter twin-turbocharged dikombinasikan dengan tiga motor listrik sehingga menghasilkan tenaga 1.500 hp dan torsi 2.000 Nm.

Koenigsegg Regera
Koenigsegg Regera. (Carscoops)

Di atas kertas, Koenigsegg Regera  ini mampu berakselerasi dari 0-100 km per jam hanya dalam waktu 2,7 detik dan mampu melesat hingga 410 km per jam.

Sementara itu jika membahas soal harga, meski sudah berstatus bekas, jangan harap harganya menjadi lebih murah. Sebaliknya, untuk mobil-mobil eksklusif seperti Koenigsegg Regera, harganya selalu melambung tinggi.

Koenigsegg Regera
Koenigsegg Regera. (Carscoops)

Oleh karena itu, Koenigsegg Regera bekas yang akan dilelang ini kemungkinan bisa sangat mahal, mengingat saat pertama kali diluncurkan dibanderol US$ 1,9 juta atau dulu berkisar Rp 25 miliar. Karena mobil ini memang masuk mobil langka yang jadi buruan kaum kaya raya dan dipastikan harga bekasnya akan melesat.

 

Keren! Skuter Listrik Bergaya Milenial Kolaborasi Anak Bangsa

0

Ada sebuah tampilan skuter listrik yang berhasil membuat para netizen melirik dan berdecak kagum, namanya Spacebar, hasil rancang bangun sebuah studio desain dan branding yang berbasis di Jakarta, Katalis.

Desain dan bentuk Spacebar hasil kolaborasi Katalis dan Kamengski ini benar-benar unik dan menggemaskan.  

Penamaan Spacebar pada skuter ini berangkat dari fungsi spacebar pada keyboard, untuk membuka ruang antar teks.

“Nah, kami terinspirasi dari hal tersebut. Itu juga menjelaskan mengapa skuter ini berbentuk persegi panjang. Skuter listrik ini kami harapkan bisa membuka ruang-ruang yang sebelumnya belum bisa dijangkau orang yang mengendarainya,” jelas Head of Strategy dari Katalis, Joseph Sinaga menjelaskan asal muasal penamaan Spacebar dalam keterangan tertulisnya, Kamis (7/1/2021).

Dengan dimensi skuter listrik yang bisa dibilang mungil ini, Spacebar diyakini lincah dalam menerobos padatnya lalu lintas perkotaan. Apalagi menurut Julian Palapa, Principal Designer dari Katalis, skuter listrik yang mereka ciptakan sudah dibekali dengan daya sebesar 1200w. 

“Jadi, Spacebar dirasa mampu menerobos padatnya lalu lintas ibukota, terlebih untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Kecil tapi menggigit, ibaratnya cabe rawit lah,” ucap pria yang juga berprofesi sebagai arsitek ini. 

Julian menyebut detail dari desain Spacebar ini berkolaborasi dengna desainer multidisiplin kenamaan asal Jakarta, Kamengski, yang menggarap konsep visualnya menjadi semakin menarik. 

Mulai dari penggunaan body yang sepenuhnya berbahan aluminium, berbagai aksen visual, decal dan warna body, hingga bahan dan warna jok, dipilih secara cermat oleh Katalis dan Kamengski.

Dan hasilnya, semua pihak yang terlibat dalam proyek ini menyatakan sangat puas dengan Spacebar. Khususnya Kamengski yang merasa sangat takjub dengan kesempurnaan wujud asli Spacebar. 

“Sumpah, keren abis. Saya sampai susah berkata-kata kata lagi. Ini alasan saya mau berkolaborasi dengan Katalis, karena mereka punya desain yang unik dan rekam jejak go international. Melalui Spacebar, kami membuktikan bahwa kolaborasi itu lebih menyenangkan dibanding kompetisi,” tutur Kamengski, desainer yang kini berusia 33 tahun.   

Proses membangun skuter listrik ini juga terbilang cukup unik, karena dikerjakan bersamaan di dua kota. “Saya, Joseph dan seorang desainer kami, Kemal menggarap Spacebar saat kita sedang menuntaskan proyek konstruksi di sebuah situs pertambangan di Sumbawa Barat. Lalu secara simultan, skuter ini dibangun Fathur, engineer kami di workshop Jakarta, dan dimonitor terus oleh Kamengski yang juga berada di Jakarta,” kenang Julian. 

Josep juga menyebut bahwa ada pihak lain yang juga tertarik membuat konsep visual Spacebar. Namun, saat ini fokus mereka adalah bekerjasama dengan Kamengski karena tentu masih banyak ide-ide lain yang bisa mereka kembangkan bersama di kemudian hari. 

“Semoga dengan hadirnya Spacebar, semakin banyak anak muda Indonesia yang mau mengembangkan solusi mobilitas masa depan. Spacebar is our way of making way,” pungkasnya. 

Pesaing Berat Yamaha Nmax, Honda PCX 160 Meluncur di Thailand

0

Thailand menjadi negara pertama yang meluncurkan motor All New Honda PCX 160, model pesaing berat Yamaha Nmax yang juga sedang ditunggu-tunggu di Tanah Air.

Model skutik premium terbaru dari Honda ini hadir dalam 3 versi, standar, ABS, dan hybrid e:HEV.  

Meluncur dalam bentuk all new, bukan facelift ataupun minor change, tampilan Honda PCX 160 memang berubah cukup drastis dan sangat menarik perhatian konsumen. Bidang pembedanya mulai dari penggunaan rangka sasis baru, eksterior, mesin, sampai fitur yang dibawanya. 

Dimulai dari bentuk headlamp baru yang tampilannya lebih elegan berpadu kesan motor sporty. Sedangkan untuk versi yang lebih tinggi sudah tersedia fitur rem ABS yang berfungsi menjaga agar roda tidak terkunci saat melakukan pengereman tiba-tiba. 

Sektor suspensi kini sudah pakai model baru yang dibekali kaki-kaki dengan tapak yang lebih lebar. Tidak ketinggalan fitur baru pada Honda PCX 160 adalah Honda Selectable Torque Control (HSTC) yang bekerja menstabilkan traksi putaran roda agar tidak kehilangan kontrol saat melaju. 

Fitur lainnya yang juga cukup menarik adalah Smart Key, USB port charging, dan bagasi dengan ukuran 30 liter dan tidak ketinggalan idling stop system, ACG starter, dan lampu hazard.

Sedangkan pada sektor mesin mengadopsi mesin baru eSP+ (enhanced Smart Power Plus), piston tunggal, SOHC 4 katup, berpendingin cairan, serta injeksi bahan bakar PGM-F1 dengan mesin berkapasitas 157cc, menghasilkan daya hingga 16 Tk pada 8.500 rpm dengan torsi 15 Nm pada 6.500 rpm.

Honda PCX 160 dibanderol di Thailand dengan harga 85.900 Bath atau setara Rp 39 jutaan untuk tipe standar dengan rem CBS, tipe ABS dibanderol 91.900 Bath atau Rp 42,5 jutaan, dan tipe e:HEV dijual seharga 107.500 Bath atau Rp 49 jutaan.

Kira-kira berapa harga jualnya saat dijual di Tanah Air? Menarik untuk kita tunggu.

Begini Kebiasaan Baru Berkendara Aman di 2021

0

Dampak dari pandemi COVID-19 sepanjang satu terakhir membawa kehidupan kita pada pergeseran gaya hidup, dimana semakin banyak orang yang mulai fokus serta mementingkan urusan kesehatan daripada urusan lainnya.

Di era kehidupan baru ini, kita dipaksa untuk bisa beradaptasi dengan berbagai kegiatan yang mungkin sebelumnya belum pernah dilakukan atau belum biasa dilakukan sehari-hari. 

Salah satunya mungkin adalah kebiasaan berkendara yang juga menuntut adaptasi di tengah kondisi pandemi saat ini. 

Arahan dari Pemerintah memang jelas, bahwa kita semua disarankan agar lebih banyak beraktivitas di rumah saja, tapi tentu tidak semua orang bisa melakukannya. Masih banyak orang lain yang dengan sangat terpaksa harus melakukan aktivitasnya di luar rumah. Sebut saja para pengendara ojek online ataupun driver taksi online dan taksi reguler.

Bahkan kita yang berkesempatan kerja dari rumah pun tidak selamanya selalu bisa melakukan semua aktivitas di rumah. Kadang kita harus keluar juga untuk berbelanja kebutuhan pokok. 

Malah dari sebuah survei yang dilakukan oleh Cars.com, dari 516 responden yang mengisi data di awal Juni tahun lalu, 67 persen diantaranya mengatakan bahwa pandemi justru lebih meningkatkan kebutuhan mereka untuk memiliki kendaraan pribadi, mereka menganggap mobil pribadi dianggap lebih aman daripada harus menggunakan transportasi umum. 

Ujung-ujungnya, mereka yang awalnya terbiasa beraktivitas sehari-hari dengan menggunakan kendaraan umum atau jenis transportasi lainnya, dan berkendara hanya di waktu weekend saja, kini justru setiap hari harus beraktivitas dengan mobil pribadi mereka.

“Ini berarti para pengendara yang ada di jalan sebagian mungkin mempunyai pengalaman berkendara yang tidak sesering pengemudi yang memang setiap hari berkendara dan melakukan mobilitas jarak menengah dan jauh pakai mobil,” terang Marcell Kurniawan, Training Director The Real Driving Center (RDC) di acara webinar defensive driving  dengan tema “Talks About Defensive Driving After Pandemic: Safe Your Future Now!”,  Sabtu (19/12/2020) lalu. 

Fenomena ini akhirnya menjadi concern yang dikemukakan Marcell Kurniawan saat berbagi tips berkendara aman dengan adaptasi kebiasaan yang baru kepada 270 orang dari 40 komunitas mobil yang mengikuti acara meet up komunitas yang digagas oleh Garda Oto.

Dari data dan fenomena tersebut berikut beberapa tips yang diberikan oleh Marcell Kurniawan agar pengemudi aman berkendara dengan adaptasi kebiasaan baru:

Selalu Gunakan Safety Belt dengan Benar

Disebutkan oleh Marcell, berdasarkan fakta terbaru yang ditemukan saat pandemi ini, terjadi kecenderungan pengendara semakin abai menggunakan safety belt. Ini jangan sampai terus terjadi, sebelum berkendara pastikan safety belt selalu terpasang dengan baik. 

“Pastikan terdengar bunyi “klik” saat kepala safety belt  dipasangkan. Pastikan juga safety belt  terpasang dengan rapi, rapat dan sedikit rendah untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Karena pemasangan safety belt yang benar akan meningkatkan keselamatan berkendara kita sebesar 42 persen,” imbaunya.

Jalanan Sering Lengang, Waspadai Kecepatan dan Jarak

Selain soal safety belt, hal lain yang juga tidak kalah penting dan harus menjadi kebiasaan baru bagi pengendara mobil adalah menjaga kecepatan serta jarak aman dengan kendaraan lainnya.

Dari data National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), di Amerika pada bulan April tahun lalu, jumlah kendaraan yang ada di jalan turun hingga 63 persen. Ini mengakibatkan jalanan lebih sepi dan banyak orang berkendara dengan lebih kencang. 

Bahkan data dari Insurance Business America menyebutkan, setidaknya ada 30 persen peningkatan kecenderungan orang-orang untuk mengemudi lebih dari 100 km/jam dalam satu perjalanan.

Di kota besar seperti Jakarta pun hal ini tidak terelakkan. Kita masih ingat bagaimana saat kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diberlakukan, jalan-jalan di Jakarta cenderung sepi dan memicu orang untuk melaju melebihi batas kecepatan yang ditentukan.

Di era kebiasaan baru menyetir saat ini, fokus kecepatan kendaraan harus selalu diperhatikan. Semakin kencang atau tinggi kecepatan kendaraan pengendara maka memerlukan jarak yang semakin jauh agar kendaraan tersebut dapat berhenti saat melakukan pengereman.

“Jarak reaksi dan jarak pengereman saat berada pada jalanan yang kering dan jalanan yang basah akan berbeda. Selain itu kecepatan juga akan menambah jarak berhenti, misalnya pengendara dengan kecepatan 50 km/jam masih bisa berhenti tepat waktu ketika akan menabrak sesuatu yang ada pada jarak 35 meter di depannya, dibandingkan dengan pengendara dengan kecepatan 70 km/jam dengan jarak yang sama.”  jelasnya.

Banyak Kebiasaan Baru bagi Pemilik Mobil 

Kebiasaan baru lainnya yang juga akan selalu terjadi saat kita berkendara adalah tetap memastikan protokol kesehatan 3M terus ditegakkan. Seperti berkendara dengan tetap pakai masker, lebih sering mencuci tangan, dan menjaga jarak aman. Jangan lupa untuk selalu menyiapkan hand sanitizer atau cairan desinfektan di dalam mobil.

Selanjutnya adalah pemilik mobil akan lebih sering-sering menjaga kesterilan eksterior dan interior kendaraan dengan cara mencuci kendaraan secara rutin.

Kalau yang satu ini berlaku untuk para anggota komunitas, yakni meminimalisir acara kopdar (kopi darat) atau pertemuan langsung berskala besar dan menggantinya dengan pertemuan daring.

Terakhir yang seharusnya tidak boleh terlupakan adalah memproteksi dan mengalihkan risiko tinggi kendaraan bermotor dengan asuransi perlindungan kendaraan bermotor atau mobil.

Garda Oto merupakan produk asuransi mobil dari Asuransi Astra yang selalu komitmen memberikan peace of mind  kepada para pemilik mobil dan. 

Banyaknya pengemudi yang ngebut karena kondisi jalan yang lengang akan meningkatkan risiko laka terhadap kendaraan kita saat mengemudi. Makanya penting untuk memproteksi kendaraan dengan asuransi sebagai salah satu teknik berkendara aman di jalan.

“Dampak dari pandemi ini memaksa kita semua untuk beradaptasi terhadap kebiasaan baru, salah satunya adalah untuk tetap aman dalam berkendara saat pandemi maupun di masa yang akan datang. Untuk memberikan peace of mind, berkendara aman saja tidak cukup, kita perlu memproteksi diri dengan mematuhi protokol kesehatan juga memproteksi kendaraan untuk menghindari dari hal-hal yang tidak kita inginkan,” pungkas L. Iwan Pranoto SVP Communication & Customer Service Management Asuransi Astra.

Dari Kenduri 50 Tahun Toyota, Hebohnya Nissan Magnite di India dan Diundurnya Jadwal IIMS

0

Hai OLXers, entah bagaimana kami team redaksi News.OLX.co.id mengungkapkan perasaan gembira kami untuk memulai tahun 2021 ini. Yang pasti kami begitu bersemangat menjalani awal tahun ini, meski masih pandemi dan kami masih harus banyak beraktivitas dari rumah.

Yang pasti alasan kebahagiaan dan semangat tersebut datang bersama tampilan wajah baru kami, News.OLX.co.id yang kini hadir lebih segar, lebih atraktif, dan tentunya akan lebih memanjakan OLXers dalam menikmati semua berita otomotif, baik itu dari dalam maupun luar negeri, yang kami sajikan. Semoga dengan tampilan baru ini, akan membuat OLXers semakin betah berlama-lama. 

Di awal tahun ini, warga Jakarta bakal sedikit dibuat repot dengan penerapan aturan uji emisi bagi kendaraan roda dua maupun roda empat. Siap-siap saja, bagi kendaraan yang tidak lulus uji, bayar parkir dengan tarif paling tinggi bakal jadi konsekuensinya. 

Aturan ini mulai berlaku pada 24 Januari 2021 mendatang, mengacu pada Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 66 tahun 2020 tentang Uji Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor. 

Sementara dari industri otomotif, pabrikan mobil asal Jepang dengan penjualan terbesar di Tanah Air, Toyota Indonesia, menyambut 2021 ini dengan semangat baru, merayakan 50 tahun kiprahnya sebagai perusahaan yang memberikan solusi mobilitas kepada masyarakat Indonesia.

Tentunya sangat menarik untuk menelusuri jejak sejarah kehadiran Toyota di Indonesia yang dimulai era tahun 1970-an. Dimana Toyota berhasil menjadikan model Kijang sebagai kendaraan rakyat yang terus berevolusi hingga sekarang menjadi mobil MPV kebanggaan keluarga Indonesia. 

Kenduri besar 50 tahun Toyota Indonesia sudah didengungkan di bulan Januari ini, entah akan ada kejutan apa yang sudah disiapkan oleh Toyota kepada masyarakat Indonesia.

Apakah akan banyak model-model baru yang bakal dirilis di Tanah Air pada tahun ini? Lalu kira-kira model apa saja yang bakal hadir sebagai penanda 50 tahun Toyota Indonesia? Tapi apakah kondisi serta daya beli masyarakat saat ini sudah pulih, sehingga Toyota bakal percaya diri untuk melakukannya?

Banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang menyeruak, tapi kami tidak mau berspekulasi dengan memberikan jawaban yang tidak pasti. 

Yang jelas, negara tetangga kita, Malaysia, baru saja memperkenalkan model Fortuner terbaru yang kini tampil dengan desain yang semakin gagah perkasa. Ada kemungkinan model yang sama juga bakal hadir di Indonesia dalam waktu dekat.  

Selain berita dari Toyota di minggu ini, ternyata Nissan di India pun tidak kalah bikin heboh setelah meluncurkan compact SUV murahnya, Nissan Magnite. Belum ada sebulan setelah diluncurkan, Nissan Magnite langsung banjir pesanan dan membuat fasilitas produksi Nissan di India jadi kewalahan. 

Bayangkan saja, Nissan Magnite di India sudah terjual hingga 38.200 unit dengan masa inden mencapai tiga bulan. Sontak saja Nissan India terpaksa harus menambah karyawan hingga 1000 orang di pabriknya, sadis!

Lalu bagaimana Nissan Magnite di Indonesia? Rasanya untuk ikut jejak sukses Nissan India agak sulit. Nissan Magnite sendiri sebenarnya sudah meluncur di Tanah Air pada 21 Desember 2020 lalu.

Namun sayang, tidak ada bentuk kehebohan apapun menyambut peluncuran Nissan Magnite disini. Hanya sebuah siaran pers yang mampir ke redaksi News.OLX memberitahukan bahwa Nissan dengan perusahaan distributor terbarunya di Indonesia sudah resmi  menjual Nissan Magnite. “Oke, terima kasih untuk infonya”.

Tidak ada akses luas yang bisa dimanfaatkan untuk mengeksplor Nissan Magnite yang ada disini, jadi anggap saja spesifikasinya sama dengan yang dijual di India. Apalagi memang untuk unit yang dijual di Indonesia di impor dari sana.

Awalnya ada sedikit harapan masyarakat luas bisa melihat wujud Nissan Magnite, atau mobil-mobil terbaru di tahun ini dengan lebih detail. Pasalnya Dyandra Promosindo sebagai event organizer sudah gembar sempat mengumumkan rencana gelaran pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) di bulan Februari 2021 mendatang.

Tapi lagi-lagi optimisme tersebut kembali harus patah, menyusul kebijakan Pemerintah yang baru saja memberlakukan PSBB Jawa dan Bali mulai tanggal 11 Januari 2021 besok. Dengan terpaksa gelaran pameran ini pun harus mundur lagi.

Jangan patah semangat teman-teman Dyandra Promosindo, percaya saja, akan ada waktu yang tepat untuk melaksanakan hajat tersebut, dan sekaligus mendorong industri otomotif nasional menuju level yang lebih stabil.

Aturan Berlaku Ketat Bagi Pengendara Mobil dan Motor di Masa PSBB Terbaru Ini

0

Hari ini, Senin, 11 Januari 2021, aturan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berlaku di Jakarta sampai 25 Januari 2021 mendatang. 

Dengan aturan ini, Pemprov DKI kembali membatasi pergerakan masyarakat, tidak hanya yang memanfaatkan kendaraan umum, tapi juga bagi yang menggunakan kendaraan pribadi roda empat dan roda dua.

PPKM ataupun PSBB ketat yang berlaku ini juga diperkuat dengan keluarnya Surat Edaran yang dikeluarkan oleh Satuan Tugas Penanganan COVID-19 yang memperpanjang dan memperketat aturan mengenai pembatasan perjalanan orang di dalam negeri. 

Surat Edaran Nomor 1 Tahun 2021 Tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dalam Masa Pandemi COVID-19 ini berlaku mulai 9 Januari – 25 Januari 2021.

Adapun yang menjadi dasar hukumnya sudah dituangkan dalam Peraturan Menteri Perhubungan No. PM 41 Tahun 2020 tentang tentang Pengendalian Transportasi dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), serta Peraturan Gubernur No. 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Nah, dengan ditegakkannya aturan ini dengan lebih ketat dan lebih tegas, OLXers sebaiknya harus lebih mempersiapkan segala sesuatunya sebelum melakukan perjalanan. 

Begini aturan yang berlaku bagi pemotor dan pemilik mobil pribadi yang wajib dipatuhi selama berlakunya PSBB ketat selama dua minggu ke depan ;

Bagi pengendara mobil :

  • Digunakan hanya untuk pemenuhan kebutuhan pokok dan/atau aktivitas lain yang diperbolehkan selama PSBB;
  • Melakukan desinfeksi kendaraan setelah selesai digunakan;
  • Menggunakan masker di dalam kendaraan;
  • Membatasi jumlah orang maksimal 50% (lima puluh persen) dari kapasitas kendaraan; dan
  • Tidak berkendara jika sedang mengalami suhu badan di atas normal atau sakit.

Bagi pengendara motor : 

  • Digunakan hanya untuk pemenuhan kebutuhan pokok dan/atau aktivitas lain yang diperbolehkan selama PSBB;
  • Melakukan desinfeksi kendaraan dan atribut setelah selesai digunakan,
  • Menggunakan masker dan sarung tangan; dan
  • Tidak berkendara jika sedang mengalami suhu badan di atas normal atau sakit.

Sedangkan untuk sanksi pelanggaran aturan tertuang dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 41 Tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi Terhadap pelanggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama Pandemi Virus Corona (COVID-19), setiap pengemudi mobil pribadi yang melanggar pembatasan jumlah orang maksimal 50% dari kapasitas kendaraan dan/atau tidak menggunakan masker dalam kendaraan dikenakan sanksi;

  • Denda administratif paling sedikit Rp 500.000 dan paling banyak Rp 1.000.000;
  • Kerja sosial berupa membersihkan sarana fasilitas umum dengan mengenakan rompi; atau
  • Tindakan penderekan ke tempat penyimpanan kendaraan bermotor yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Sedangkan untuk pengendara sepeda motor yang melanggar ketentuan membawa penumpang dan/atau tidak menggunakan masker, dikenakan sanksi:

  • Denda administratif paling sedikit Rp 100.000 (seratus ribu rupiah) dan paling banyak Rp 250.000 (dua ratus lima puluh ribu rupiah);
  • Kerja sosial berupa membersihkan sarana fasilitas umum dengan mengenakan rompi; atau
  • Tindakan penderekan ke tempat penyimpanan kendaraan bermotor yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Sudah paham kan OLXers? Aturan ini tidak main-main serta berlaku lebih ketat mengingat Jakarta masih terus mengalami peningkatan jumlah orang yang terinfeksi virus. Daripada uang denda yang cukup besar itu keluar dari kantong OLXers, lebih baik tetap di rumah saja jika tidak ada kebutuhan mendesak.

Bos Tesla, Elon Musk Jadi Orang Paling ‘Tajir’ di Dunia Saat Ini

0

Orang nomor satu Tesla, Elon Musk baru saja didapuk menjadi orang terkaya sedunia setelah berhasil memiliki nilai kekayaan bersih mencapai hingga $ 185 miliar.

Posisi Elon Musk melejit ke urutan pertama sebagai orang paling kaya dunia ini terjadi setelah harga saham Tesla naik pada hari Kamis lalu. Nilai perusahaan mobil listrik ternama ini melonjak tajam hingga mencapai nilai pasar $ 700 miliar untuk pertama kalinya. 

Bahkan nilai tersebut lebih besar jika dibandingkan perusahaan gabungan Toyota, Volkswagen, Hyundai, General Motors dan Ford.

Alhasil, ia langsung menggeser Jeff Bezos, pendiri Amazon yang sudah memegang gelar sebagai orang paling kaya sedunia sejak tahun 2017. Musk melampaui kekayaan pribadi Bezos sekitar $ 187 miliar atau setara Rp 2.600 triliun.

Elon Musk begitu mengetahui status terbarunya sebagai orang paling tajir sedunia langsung bereaksi di Twitter dengan berkomentar, “Aneh sekali, baiklah, kembali bekerja …” cuitannya pada Kamis (7/1/2021).

Ia juga menyematkan tweet lama yang pernah dibuatnya sebagai opini pribadi tentang apa itu kekayaan pribadi. 

“Sekitar setengah dari uang saya ditujukan untuk membantu masalah di bumi, dan setengahnya lagi untuk membangun kota mandiri di planet Mars, untuk memastikan kelangsungan hidup semua spesies seandainya bumi dihantam meteor seperti saat zaman dinosaurus atau saat perang dunia ketiga terjadi, saat dimana kita menghancurkan diri kita sendiri.”

Elon Musk Didukung Penuh Pemerintah Amerika di Bawah Joe Biden

Sebenarnya kekayaan Jeff Bezos juga bukannya menurun, malah cenderung naik setahun belakangan di tengah kondisi pandemi. Virus corona membuat Amazon mendapat manfaat lebih dari permintaan yang lebih kuat dari konsumen yang semakin banyak berbelanja online. 

Sayangnya, Bezos harus berbagi saham sebanyak 4 persen kepada mantan istrinya, MacKenzie Scott, yang akhirnya membantu Elon Musk dalam menyusul dan mendahuluinya di puncak teratas daftar orang paling kaya di dunia.

Banyak pengamat yang meyakini Elon Musk bersama Tesla akan jauh lebih bernilai di tahun-tahun mendatang. Apalagi taipan yang satu ini juga mendapat keuntungan dari situasi politik terkini di Amerika Serikat. 

Partai Demokrat yang bakal memiliki kendali Senat AS periode mendatang setelah Joe Biden berhasil memukul Donald Trump untuk menjadi Presiden, memiliki agenda serius terkait kendaraan listrik yang ramah lingkungan. Jelas ini bakal menjadi lucky card Elon Musk dan Tesla hingga beberapa tahun mendatang. 

Bahkan kabarnya Tesla juga sudah siap untuk melakukan ekspansi di Indonesia untuk memproduksi dan menjual seluruh produk mobil listriknya di Tanah Air.