Selasa, Oktober 20, 2026
Beranda blog Halaman 1324

Kenali Arti Angka dan Kode Velg Mobil

0

Salah satu modifikasi yang kerap dilakukan pemilik mobil yaitu pada bagian kaki-kaki seperti halnya velg. Ya, mengganti velg seakan jadi batasan standar kalau mobil sudah dilakukan ubahan.

Biasanya, pemilik mobil mengganti velg original agar ukuran yang lebih besar, hingga desain yang lebih keren sehingga tampil berbeda. Namun perlu diketahui, mengganti sebuah velg juga wajib harus tahu ukurannya pas atau tidak. Hal ini agar velg baru dibeli bisa menunjang performa mobil, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman saat dikendarai.

Dalam mengganti velg mobil, penting untuk memperhatikan ukuran velgnya. Sebab kalau asal dan sembarangan, akibatnya tampilan mobil jadi terkesan aneh bahkan bisa membahayakan.

Pemilihan ukuran velg mobil yang tidak sesuai dengan rekomendasi bisa membuat tampilannya tidak proporsional, ban sering pecah karena ukurannya tidak pas hingga pengendalian mobil jadi lebih sulit. Oleh sebab itu, usahakan memilih velg mobil yang ukurannya masih sama dengan yang lama, atau ukurannya boleh naik atau turun sedikit tapi masih dalam batas wajar.

Oia, sebelum OLXer ganti velg, sebaiknya mengetahui pula beberapa kode berupa angka dan huruf yang ada pada bagian pinggir velg mobil. Kode ini saling berurutan dan memiliki makna tersendiri.

Seperti dilansir situs Daihatsu, contoh sebuah velg mobil memiliki kode 7Jx16H2 ET49. Makna dari kode tersebut menjabarkan lebar velg, jarak flens, diameter velg, model hump, PCD (Pitch Circle Diameter), sampai offset velgnya.

Nah, untuk lebih detail lihat arti dan makna dari kode-kode tersebut:

Lebar velg

Angka 7 sebagai angka pertama dari kode itu menunjukkan lebar velg dalam satuan inch. Jika angkanya semakin tinggi, maka lebarnya juga semakin besar. Biasanya lebar velg yang sering dijumpai mulai dari 5 sampai 9,5 inch. Namun ada beberapa velg mobil yang lebih lebar lagi tergantung jenisnya.

Jarak flens

Setelah angka 7, kemudian ada huruf 'J'. Biasanya kode huruf J digunakan pada velg berdiameter 15 inch. Sementara untuk diameter velg lebih besar menggunakan dua huruf kapital, misalnya 'JJ'.

Perbedaan keduanya tak cuma soal diameter, tapi untuk jarak flens dari tempat dudukan. Tinggi jarak flens untuk velg J adalah 17,5 mm sedangkan JJ 18 mm. Perhitungan jarak flens yang tepat bertujuan agar ban mobil tidak mudah lepas.

Diameter velg

Angka berikutnya seperti pada contoh adalah 16. Angka ini dikenal untuk menunjukkan ukuran diameter velg mobil berdasarkan satuan inch. Angkanya bisa berbeda mulai dari 13-22 inch tergantung merek dan tipe mobilnya.

Hump velg

Kode H2 setelah angka 16 menunjukkan model hump atau model cekungan velg. Cekungan ini berfungsi sebagai pencegah ban bergeser saat melaju.

Hump ini digunakan sebagai dudukan bead dari ban. Selain H2, beberapa tipe hump velg itu berupa H, FH (Flat Hump), FH2 (Double Flat Hump), CH (Combination Hump, EH2 (Extended Hump) , dan EH2+ (Extended Hump +).

Offset velg

Kode terakhir pada velg mobil berupa ET 45, yang merupakan offset atau besaran permukaan penampang atau permukaan di tengah velg. ET sendiri diambil dari bahasa Jerman Einpress Tieffe.

Offset ini juga digambarkan dengan angka positif dan negatif. Jika tertulis ET45 berarti offset velg bergeser ke arah luar sejauh 45 mm dari garis tengah velg. Artinya semakin besar offset velg atau angka positif, maka penampang lubang baut akan semakin menjorok keluar atau mendekati bibir velg.

PCD

PCD (Pitch Circle Diameter) adalah jumlah lubang baut pada velg yang diukur berdasarkan diameter yang dibentuk oleh jumlah lubang mur tersebut. Kode ini biasanya diletakkan terpisah dan bisa dilihat pada bagian velg lain.

Kode PCD ini berupa angka, contohnya 4×114,3 atau 5×114,5 dan lain sebagainya. Angka pertama menunjukkan jumlah baut dan angka selanjutnya menunjukkan ukuran PCD sebesar 114,3 inch. 

 

 

Baru Sebulan Meluncur, 38.200 Unit Nissan Magnite Terjual di India

0

Kehadiran Nissan Magnite di pasar India sudah genap sebulan. Mobil kompak SUV harga murah tersebut tepat meluncur pada 2 Desember 2020 lalu. Hebatnya, meski baru sebentar, Nissan Magnite di India sudah mengantongi 38.200 pesanan untuk semua varian dengan harga perkenalan.

Tingginya permintaan Nissan Magnite ini membuat Nissan harus menambah 1.000 karyawan di bagian produksi dan menambah hingga tiga shift di fasilitas manufaktur. Hal ini dilakukan untuk mengurangi masa indent yang mencapai hingga tiga bulan. 

“Nissan Magnite mendapat respon yang luar biasa dengan permintaan yang sangat tinggi. Dan sebagai bentuk apresiasi kami, saat ini kami tetap melanjutkan penjualan Nissan Magnite dengan harga perkenalan khusus hingga pemberitahuan lebih lanjut,” kata Rakesh Srivastava, Managing Director Nissan Motor India dikutip dari auto.hindustantimes, Minggu (4/1/2021).

Bahkan dirinya juga membenarkan bahwa model ini akan segera diekspor ke Indonesia dan Afrika Selatan dari fasilitas produksi Nissan di India.

Sangat disayangkan karena tingginya permintaan Nissan Magnite di India tidak didukung jaringan penjualan atau purna jual yang luas, meski Nissan India sudah berusaha memperkuat komitmen untuk memperluas layanan, baik fisik maupun digital untuk mendukung pelanggan. 

“Kombinasi keduanya tidak hanya untuk sekadar menjangkau pelanggan baru tetapi juga memenuhi kebutuhan pelanggan yang sudah ada,” ungkapnya.

Namun Nissan tetap yakin dan percaya diri bahwa ketertarikan pelanggan di India pada Magnite bukan karena faktor kebaruannya semata, tetapi juga model ini memang sangat mumpuni.

Di hadapan media-media India lewat kesempatan konferensi pers virtual, Srivastava menjelaskan bahwa pelanggan menggemari varian atas Nissan Magnite. 

Didukung mesin bensin 1.0 liter bertenaga turbocharged, Magnite dibekali transmisi manual lima percepatan serta gearbox CVT X-TRONIC. 

Kabar yang cukup menyenangkan adalah, meski di cap sebagai mobil murah,  Magnite baru-baru ini sukses mengantongi 4 bintang dalam uji keselamatan ASEAN NCAP.

7 Titik Pertashop di Jalur Tol Trans Jawa Dukung Kelancaran Perjalanan Liburan Masyarakat

0

Satgas Natal dan Tahun Baru PT Pertamina (Persero) sudah bekerja ekstra keras dalam mewujudkan kelancaran perjalanan liburan masyarakat yang melintasi Tol Trans Jawa. 

Dalam periode libur tersebut, Pertamina memberdayakan 7 titik Pertashop di beberapa Rest Area di wilayah Jawa Bagian Tengah. 

Buat OLXers yang belum tahu apa itu Pertashop, ini adalah fasilitas pengisian BBM milik Pertamina, layaknya SPBU namun dalam wujud yang lebih kecil atau mini SPBU. 

Ketujuh Pertashop di Rest Area Tol Trans Jawa tersebut sudah beroperasi sejak 19 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021 lalu.

“Di antaranya 4 unit di arah Jakarta menuju Surabaya (Ruas A) KM 252, 275, 456, 519 dan 3 unit di arah Surabaya menuju Jakarta (Ruas B) KM 294, 456, 519,” sebut Pejabat sementara (Pjs.) Unit Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah (JBT), Kevin Kurnia Gumilang dalam siaran pers, Rabu (6/1/2021).

Ternyata kehadiran Pertashop ini belum banyak diketahui oleh masyarakat dan mengundang perhatian, khususnya mereka yang berasal dari wilayah perkotaan dan belum pernah menemui Pertashop di tempat tinggalnya.

Salah satunya adalah Rudi, warga Solo yang bermaksud berlibur ke Jakarta. Rudi sendiri mengaku baru tahu ada Pertashop saat mampir beristirahat di Rest Area KM 456. 

“Layanan seperti ini sangat membantu perjalanan kami karena nggak harus antri di SPBU,” ungkapnya. 

Menurut Kevin, kehadiran Pertashop di Tol Trans Jawa dimanfaatkan dengan sangat baik oleh masyarakat yang berlibur Natal dan Tahun Baru. Ini bisa dilihat dari konsumsi harian dari total 7 Pertashop tersebut selama 16 hari yang mencapai sekurangnya 13 KL per hari khusus untuk produk Pertamax.

“Konsumsi tertinggi terdapat di Pertashop Rest Area KM 294 B (tol Pemalang-Batang) yaitu 2,6 KL per hari. Jika dibandingkan berdasarkan produk, konsumsi tersebut mendekati angka konsumsi Pertamax di SPBU reguler Tol Trans Jawa pada masa normal yang mencapai 3 KL per hari, tepatnya di SPBU Rest Area KM 360 B,” terang Kevin.

Hal ini sekaligus menunjukkan tingkat kebutuhan masyarakat akan BBM yang berkualitas terus meningkat selama libur Natal dan Tahun Baru.

“Kehadiran Pertashop ini selain berhasil memecah antrian di SPBU reguler, juga sekaligus mengenalkan Pertashop kepada masyarakat kota yang belum pernah menemui Pertashop karena memang hanya ada di pedesaan,” pungkasnya. 

Selfie Lagi Olahraga Pakai Filter Khusus, Beli Mobil Honda Dapat Diskon Rp 7 Juta

0

“Sehat Bersama Honda” merupakan program PT Honda Prospect Motor (HPM) yang sudah berlangsung di Desember 2020 lalu. Di awal tahun 2021 ini, Honda memperpanjang periode program tersebut untuk mengajak masyarakat untuk menjalankan pola hidup sehat dengan berolahraga.

Sebuah program yang sangat positif mengingat pandemi COVID-19 belum juga berlalu setelah kurang lebih satu tahun terakhir mendera di Tanah Air.

Selain mengajak masyarakat untuk lebih giat berolahraga, program ini juga menawarkan berbagai benefit lainnya kepada para pelanggan mobil Honda.

“Program Sehat Bersama Honda disambut baik oleh konsumen karena sesuai dengan trend dan kebutuhan masyarakat saat ini yang semakin peduli dengan kesehatan dengan berolahraga. Selain dapat memberikan keuntungan lebih bagi konsumen yang akan melakukan pembelian mobil Honda, kami berharap program ini dapat menjadi inspirasi masyarakat untuk meneruskan gaya hidup yang sehat,” imbuh Yusak Billy sebagai Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor dalam keterangan tertulis, Kamis (7/1/2021).

Dengan ikut berpartisipasi di program ini, konsumen yang berencana melakukan pembelian New Honda Mobilio, New Honda BR-V, New Honda HR-V, dan All New Honda CR-V bisa mendapatkan voucher Sport Utilities hingga Rp7 juta sepanjang bulan Januari hingga Maret 2021.

Voucher jutaan rupiah tersebut belum termasuk bonus berupa gratis biaya perawatan berkala (Jasa + parts s/d 50.000 km atau 4 tahun) khusus pembelian Mobilio, BR-V, Jazz, dan CR-V. 

Khusus untuk konsumen loyalis, profesi pendidik, dan pekerja medis  yang melakukan pembelian All New Honda Brio & New Honda HR-V juga mendapatkan bonus berupa gratis biaya perawatan berkala (Jasa + parts s/d 50.000 km atau 4 tahun).

Sementara untuk setiap pembelian Brio, Mobilio, BR-V, Accord, Odyssey, Civic Turbo, Civic Hatchback RS, dan City berkesempatan mendapatkan Honda Healthy Package berupa penawaran menarik dengan nilai mencapai Rp10 juta. 

Untuk memperoleh semua benefit tersebut, pelanggan yang bermaksud membeli mobil Honda cukup mengunggah foto kegiatan mereka saat berolahraga menggunakan filter khusus dari Honda yang dapat diunduh pada akun resmi @hondaisme ataupun Instagram dealer-dealer resmi Honda di Indonesia. 

Program ini berlaku untuk pembelian secara online maupun pembelian langsung di dealer resmi Honda.

“Program yang sudah berlangsung dari bulan Desember lalu ini sudah menjaring lebih dari 5.000 peserta yang ikut berpartisipasi mensosialisasikan pola hidup sehat dengan mengunggah foto mereka saat berolahraga,” pungkas Yusak Billy.

Kijang Kotak Milik Wagub Jawa Barat Mau Dikonversi Jadi Mobil Listrik?

0

Mungkin banyak orang yang belum kenal dengan sosok bernama Uu Ruzhanul Ulum, Wakil Gubernur Jawa Barat terpilih yang mendampingi Ridwan Kamil dalam memimpin Provinsi Jawa Barat. 

Beliau adalah salah satu sosok pejabat yang sangat sederhana. Ini bisa dilihat dari kegemarannya untuk mengendarai sebuah mobil tua, Toyota Kijang KF20 atau Kijang Doyok produksi 1983.

Uu, sapaan akrabnya memang kerap menggunakan mobil tersebut dalam melakukan kunjungan kerja dibandingkan mobil dinasnya saat masih menjadi Bupati Tasikmalaya. 

Kecintaannya pada mobil tahun lawas tersebut diakui Uu karena memiliki nilai sejarah tersendiri bagi kehidupannya, seperti yang ditulis di Kompas.com beberapa waktu lalu. 

“Mobil Kijang itu merupakan mobil pertama milik almarhum kakeknya yang sekaligus menjadi warisan untuknya. Meski sering mogok, mobil tersebut nyaman dipakai untuk blusukan.” 

Bahkan disebutnya, tidak jarang Wagub Jabar ini diusir petugas saat menggunakan mobil itu lantaran tidak boleh parkir di area VIP. 

Terakhir, pria berusia 51 tahun ini terlihat sudah mulai menggunakan mobil dinasnya, mobil berteknologi full listrik Hyundai Ioniq Electric.

Menempuh perjalanan sejauh 450 km pulang pergi dari Bandung – Cibatu (Garut) – Bandung Uu menceritakan bagaimana rasanya pakai mobil listrik tersebut.

“Waktu dipakai PP Gedung Sate – Cibatu kemarin, saat masuk ke tol balik ke Bandung, baterai tinggal lima persen. Beruntung pas sampai Gedung Sate masih sisa tiga persen. Kurang lebih kemarin menempuh 450 km,” ucap Uu dikutip dari Kompas.com. 

Menurutnya sama saja seperti mobil biasa, cuma bedanya ini tidak ada suara mesin sama sekali, tarikannya juga tidak ngeden, hanya saja ada rasa kekhawatiran baterai habis di tengah jalan. 

Uu juga mengaku jika ada kesempatan, ia akan merubah mobil Kijang kesayangannya menjadi mobil listrik supaya biaya operasionalnya lebih murah. 

Saat ini dirinya menunggu kehadiran bengkel modifikasi yang bisa mengubah Kijang Kotak miliknya jadi mobil listrik. 

“Jika sudah didukung dengan sarana dan prasarana, kewenangan dan didukung lainnya, maka kami punya keyakinan kalau mobil listrik ini akan sukses,” pungkasnya. 

Nah, buat OLXers yang juga mau mengikuti jejak Pak Wagub untuk konversi Kijang tua menjadi mobil listrik tapi belum punya mobilnya, di OLX banyak menjual jenis mobil Kijang jenis yang sama, bahkan yang generasi di atasnya (Kijang KF50) dengan harga jual di bawah Rp 50 juta. Cek disini!

Begini Strategi Hyundai Untuk Jadi Nomor Satu di Pasar Mobil Listrik Dunia

0

Hyundai Motor Group yang merupakan produsen mobil asal Korea Selatan berencana untuk mempercepat upayanya menjadi penyedia solusi mobilitas masa depan di tahun ini. 

Hyundai akan menjadikan tahun 2021 sebagai momen “titik balik” yang akan menentukan masa depan perusahaan dan sepenuhnya siap menjadi first mover dalam industri otomotif dunia di masa pandemi ini. 

Rencana kebangkitan Hyundai ini disampaikan langsung oleh Chairman Hyundai Motor Group, Chung Euisun di hadapan para karyawannya, dikutip dari berita en.yna.co.kr pada hari Senin (4/1/2021).

Dalam pidatonya tersebut, Chung Euisun menyebut strategi Hyundai untuk lebih fokus di pasar kendaraan ramah lingkungan serta teknologi mobilitas masa depan demi mewujudkan visi Hyundai menjadi perusahaan mobilitas terkemuka di dunia.

Sebagai langkah awalnya, Hyundai Motor Group akan memperkuat kehadirannya di pasar kendaraan ramah lingkungan. Hyundai Motor Co., berencana untuk meluncurkan IONIQ 5, model listrik pertama yang didasarkan pada platform EV-nya sendiri yang disebut electric-global modular platform (E-GMP) tahun ini.

Model EV terbaru dari Hyundai ini hadir dengan teknologi baterai terbaru yang memungkinkan mobil listrik Hyundai menjelajah lebih dari 500 kilometer hanya dengan sekali pengisian daya, serta sistem pengisian daya ultra cepat yang bisa mencapai level 80 persen hanya dalam waktu 18 menit.

Menyusul kemudian perkenalan IONIQ 6 di tahun 2022 dan SUV besar IONIQ 7 pada tahun 2024. Strategi unik lain dari produsen mobil Sonata dan Palisade ini adalah dengan menggunakan nama alfanumerik pada setiap modelnya, seperti penamaan di model mobil BMW.

Sementara untuk merek independen mereka, yakni Genesis juga berencana meluncurkan model serba listrik pada tahun ini dan akan mengisi jajaran model mobil tanpa emisi untuk masa depan.

Kia Motors Corp sebagai merek mobil yang mereka naungi juga sudah bersiap merilis 23 model EV, termasuk 11 model listrik murni hingga tahun 2025 mendatang dan akan menjadi produsen mobil EV terbesar ketiga di dunia dengan penjualan 1 juta unit.

Kedua merek mobil Korea Selatan ini sudah memasarkan model listrik di seluruh dunia. Hyundai dengan Kona EV dan Ioniq Electric, serta Kia Motors dengan Soul EV dan Niro EV.

Dari data penjualan sepanjang Januari hingga November 2020 untuk pasar global, kedua merek ini berhasil menjual 5.757.940 unit kendaraan, turun 12 persen dari 6.571.322 unit pada periode yang sama tahun lalu. 

Efek pandemi COVID-19 yang membuat beberapa negara harus menempuh kebijakan lockdown seperti Amerika Serikat, Eropa dan India mempengaruhi jumlah permintaan. Meski demikian untuk pasar Korea Selatan sendiri, angka penjualannya naik 6 persen setelah Pemerintah memberikan stimulus berupa keringanan pajak untuk pembelian mobil.

Hyundai sendiri semakin percaya diri menjalani tahun 2021 ini dengan berbagai strategi yang sudah mereka siapkan tersebut. Bahkan merek ini berani menargetkan bisa menjual sebanyak 7,08 juta kendaraan tahun ini.

Promo Awal Tahun, DFSK Tawarkan Bunga Cicilan Nol Persen Pembelian Semua Model

0

DFSK memberi kemudahan kepada masyarakat dalam memiliki rangkaian mobil-mobil SUV berkualitas di awal tahun 2021 ini.

Membuka lembaran tahun, merek mobil Tiongkok ini menawarkan program “New Year Surprise” yang akan membantu pelanggan yang sedang mencari mobil baru untuk menunjang aktivitas mobilitas sehari-hari. 

Dalam promo ini, DFSK menawarkan Glory i-Auto, SUV berteknologi canggih dan modern dengan harga Rp 329.699.000 (OTR DKI Jakarta) yang bisa dimiliki dengan mudah karena didukung skema Bunga 0%, cicilan rendah mulai dari Rp 4 jutaan, atau DP rendah (syarat dan ketentuan berlaku). 

Setiap pembelian DFSK Glory i-Auto di periode program juga sekaligus berkesempatan mendapatkan hadiah langsung karpet ekslusif, smartphone, dan kartu uang elektronik eksklusif.

“DFSK memahami bahwasanya awal tahun ini merupakan momen yang tepat untuk memulai berbagai hal yang baru, sehingga tidak sedikit juga membutuhkan kendaraan baru untuk menunjang kegiatan serta memenuhi kebutuhan mobilitas mereka. Sehingga, penting kami untuk bisa mempermudah para konsumen kami yang membutuhkan kendaraan baru dengan menghadirkan promo yang menarik melalui berbagai penawaran yang sesuai dengan kemampuan masing-masing konsumen,” ungkap Group Head of Retail Finance, PT Sokonindo Automobile, Riccy Yanto Salim dalam siaran pers, Kamis (7/1/2021).

Model lainnya, DFSK Glory 560, Glory 580 dan mobil komersial Gelora serta Super Cab juga ada program kepemilikan dengan skema yang kurang lebih sama, Bunga 0%, cicilan rendah atau DP rendah (syarat dan ketentuan berlaku). 

“Seluruh penawaran menarik yang ditawarkan oleh DFSK kali ini mendapatkan dukungan dari rekanan pembiayaan yang terpercaya yakni MTF, Adira, Maybank Finance, Mitsui Leasing, BAF, BCA Finance hingga Mega Auto Finance. Konsumen jangan sampai ketinggalan memanfaatkan penawaran menarik dan luar biasa ini karena penawaran ini berlaku hingga 31 Januari 2021,” pungkas Riccy.

5 Mobil Bekas Paling Banyak Dicari Sepanjang 2020, Berapa Harga?

0

Mobil bekas menjadi pilihan alternatif masyarakat di Indonesia. Bahkan di masa pandemi Covid-19, mobil bekas masih banyak diburu, apalagi harga yang ditawarkan jelas lebih rendah dibandingkan mobil baru.

Nah, sepanjang tahun 2020, setidaknya ada lima mobil yang paling favorit dan juga banyak dicari di situs jual beli OLX.co.id, yaitu duo mobil Toyota yakni Innova dan Avanza, kemudian Honda Jazz, lalu Daihatsu Xenia dan juga Honda Brio.

Dari kelima model mobil tersebut, lantas berapa harganya di pasar mobil bekas online? Berikut ulasannya:

1. Toyota Innova

Nama Toyota Kijang memang cukup familiar di telinga masyarakat Indonesia. Maklum, sejatinya mobil ini sudah hadir di Tanah Air sejak era 1977, dimana kala itu sebutan hanya Toyota Kijang.

Seiring perkembangan zaman, Toyota Kijang semakin berevolusi, dari mobil pick up menjadi mobil penumpang. Hingga akhirnya sempat disebut Kijang Kapsul pada 1997, dan akhirnya pada 2004 sampai saat ini akrab dikenal dengan sebutan Toyota Kijang Innova atau hanya Toyota Innova saja.

Di situs OLX.co.id, Toyota Kijang Innova bekas memang termasuk yang paling favorit dan banyak dicari. Adapun harga Toyota Innova paling rendah dijual mulai dari Rp 66 juta untuk tahun produksi 2004-2005 sampai Rp 430 juta untuk lansiran 2019.

2. Toyota Avanza

Mobil sejuta umat, begitulah sapaan untuk mobil yang masuk segmen Low Multi Purpose Vehicle (MPV), Toyota Avanza.

Sejak kehadirannya pada 2003, Toyota Avanza langsung menarik hati konsumen di Indonesia lantaran daya tampungnya bisa mencapai kapasitas 7-8 penumpang, ditambah pilihan mesin 1.3 liter dan 1.5 liter.

Nah, di situs OLX.co.id, Toyota Avanza bekas generasi awal sekitar tahun 2003 dibanderol paling murah Rp 53 jutaan dan untuk lansiran 2019 dijual hingga Rp 219 juta.

3. Honda Jazz

Mengusung body hatchback, Honda Jazz yang masuk Indonesia pada 2001 langsung mampu menghipnotis kalangan anak muda.

Mobil Honda Jazz memang dianggap menarik baik secara bentuk, desain, serta mesin 1.5 liter yang dibenamkan. Bahkan Honda Jazz kerap banyak dijumpai dengan bentuk yang sudah banyak gaya modifikasi dan juga di ajang balapan.

Bicara soal Honda Jazz bekas, di OLX.co.id, untuk tahun produksi awal dijual mulai dari Rp 55 jutaan sampai lansiran 2019 dilepas sekitar Rp 265 juta.

4. Daihatsu Xenia

Daihatsu Xenia dengan status bekas juga masuk jajaran mobil yang banyak dicari di situs OLX.co.id. Sejatinya, mobil ini memang kembaran dari Toyota Avanza.

Meski begitu, Xenia dan Avanza memiliki beberapa perbedaan seperti pada eksterior, interior, serta fitur yang dibenamkan pada mobil ini.

Nah, untuk Daihatsu Xenia bekas, di situs OLX.co.id, untuk tahun produksi awal dijual Rp 50 jutaan, sedangkan untuk Xenia bekas tahun produksi 2019 dibanderol Rp 190 jutaan.

5. Honda Brio

Honda Brio memang kecil-kecil cabe rawit. Meski bentuknya city car, namun Honda Brio sama seperti saudaranya, Honda Jazz jadi incaran anak muda dan juga keluarga muda yang baru pertama kali ingin memiliki mobil.

Honda Brio sendiri hadir di Indonesia  pada Agustus 2012, di mana mobil ini langsung melejit penjualannya selama enam bulan pertama kemunculannya.

Honda Brio sendiri ada dua segmen, yaitu Honda Brio dan Brio Satya. Untuk Honda Brio Satya, pada dasarnya dibuat untuk pasar mobil murah ramah lingkungan atau Low Cost Green Car (LCGC).

Secara tampilan, Honda Brio dan Brio Satya memang sama bahkan dimensinya juga dibuat mirip. Namun fitur-fitur yang dibenamkan ternyata berbeda. Secara garis besar, Honda Brio punya varian S M/T, E M/T dan E CVT, kemudian RS M/T dan RS CVT. Yang membedakan Honda Brio dan Brio Satya cukup signifikan, dimana untuk versi LCGC lebih minim fitur.

Nah, di OLX.co.id untuk mobil bekasnya Honda Brio tahun produksi awal dijual sekitar Rp 70 jutaan dan untuk tahun produksi 2019 dilepas Rp 165 jutaan.

Perlu dicatat, jika OLXer memang berniat membeli mobil bekas apapun jangan heran, meski ada satu merek dan jenis model, varian serta tahun produksinya sama, namun soal urusan harga ternyata berbeda-beda. Bahkan ada juga tahun produksinya lebih muda tapi harganya justru lebih rendah.

Sebab, untuk menentukan harga sebuah mobil bekas memang ‘gelap’, bisa tergantung dari beberapa faktor, seperti kondisi mobil, jarak tempuh, kelengkapan surat-suratnya, serta lokasi si penjual.

Belum lagi harga mobil bekas bisa saja tinggi, karena sang pemilik sangat rajin merawat mobilnya, serta pajak dibayar tepat waktu. Apabila OLXer memang ingin mencari mobil bekas tidak ada salahnya melakukan cek dan ricek, termasuk membawa orang ahli untuk melakukan pemeriksaan.

Oia, jika diperbolehkan melakukan test drive, makan manfaatkan untuk mengetahui apakah mobil bekas yang OLXer idamkan terasa ada yang bermasalah atau tidak.

 

 

6 Bagian Mobil Wajib Diperiksa Setelah Dipakai Liburan

0

Libur Natal dan tahun baru sudah usai. Semoga di tahun 2021 ini OLXer semakin rajin dalam melakukan apapun, termasuk merawat kendaraannya yang kerap digunakan untuk mobilitas sehari-hari.

Nah, kalau OLXer kemarin sempat melakukan pelesiran atau tetap di rumah tidak ada salahnya di tahun 2021 ini lakukan perawat mobilnya dengan baik, agar tetap bisa digunakan untuk beraktivitas secara normal. 

Apalagi jika mobil OLXer kemaren digunakan berlibur, sudah pasti perjalanan yang cukup panjang dan melelahkan, membuat beberapa bagian komponen perlu dilakukan pengecekan. Kalau memang perlu diganti sekalian. 

Nah, kebetulan kali ini dealer Toyota Auto2000 memberikan beberapa tips melakukan perawatan mobil yang sudah digunakan jarak jauh, antara lain:

1. Cek Ban

Ban merupakan satu-satunya komponen mobil yang berhubungan langsung dengan jalan. Alhasil, ban harus siap menerima berbagai kondisi jalan yang dilalui ketika berlibur. 

Saat liburan, mobil pasti diisi penuh oleh penumpang dan barang bawaan. Oleh sebab itu, wajib periksa tekanan angin ban sesuai rekomendasi pabrikan. Perhatikan pula kondisi telapak dan dinding ban, serta bibir velg mobil. 

Jika ada yang mencurigakan, segera bawa ke bengkel untuk pengecekan lebih lanjut. Jangan lupa pula memeriksa ban cadangan.

2. Perika Oli Mesin

Mesin beroperasi dalam kondisi yang berat karena membawa banyak muatan dalam perjalanan panjang. Karena itu dibutuhkan pelumas yang sanggup melindungi mesin dari gesekan antar komponen sehingga mesin dapat bekerja secara optimal. 

Makanya, pastikan volume oli mesin sesuai takaran. Perhatikan juga warnanya, jangan sampai berubah menjadi keruh, hitam pekat, atau seperti tercampur air. Jika ya, segera bawa mobil ke bengkel untuk pengecekan.

3. Waspada Kolong Mobil

Perhatikan shock absorber dari kebocoran, termasuk karet-karet penyangga yang ada di sekitarnya dari potensi getas dan robek. Waspada kebocoran dengan melihat kondisi selang rem. 

Untuk rem cakram bisa melihat langsung kondisi kampas rem. Sedangkan rem tromol, waspadai kebocoran dengan memperhatikan dinding tromol rem. 

Mobil yang masih menggunakan power steering hidrolis dapat mengecek potensi kebocoran. Periksa bagian lain di kolong mobil untuk memastikan tidak ada potensi masalah.

4. Mesin

OLXer bisa membersihkan mesin dengan menggunakan kain lap basah. Dengan begitu, bisa terlihat jika ada kebocoran atau kerusakan lainnya. 

Posisikan kunci kontak di ON dan lihat indikator di panel instrumen apakan ada masalah. Jika tidak ada, bisa melanjutkan dengan menyalakan mesin. Dengarkan bila ada suara aneh terdeteksi. 

Jika sampai ada masalah, peluang terbaik untuk memperbaiki adalah dengan membawanya ke bengkel.

5. Cairan di Ruang Mesin

Bisa dimulai dari mengecek air di radiator dan tabung penyimpan cadangan air radiator. Perhatikan ketinggian tabung penyimpan minyak rem dan pembersih kaca depan. Periksa volume tabung fluida kopling untuk mobil transmisi manual. 

Cek ketinggian air aki serta bersihkan permukaan terminal aki dan tutup pengisi jika terjadi pengapuran. Lanjut cek volume minyak power steering hidrolis dan pastikan freon AC dalam kondisi penuh.

6. Bersihkan Kabin dan Bagasi Mobil

Sebelum menjalani 5 tahapan di atas, OLXer bisa memulai dengan mencuci mobil. Pastikan seluruh bagian mobil dicuci bersih, mulai dari bodi, kolong mobil, ruang mesin, hingga kabin dan bagasi. 

Kabin dan bagasi harus memperoleh perhatian lebih mengingat dipakai sebagai tempat duduk penumpang dan menyimpan barang. Pastikan tidak ada kotoran tersisa untuk menjaga karesikan kabin. OLXer juga bisa menyemprotkan bahan desinfektan untuk membunuh bakteri, virus, dan kuman.

 

Jakarta-Bali Pakai Mobil Listrik, Erick Thohir : Hanya Rp 200 Ribu

0

Pada tahun 2020, mobil dengan penggerak motor listrik semakin menjadi perbincangan. Hal ini karena Hyundai memboyong mobil listrik dengan harga tergolong terjangkau, yaitu tak sampai Rp 700 jutaan. Bahkan harga mobil tersebut bisa disebut lebih murah dari mobil-mobil brand premium.

Nah, tidak hanya menyedot perhatian masyarakat pecinta otomotif, booming mobil listrik di Indonesia kali ini membuat PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) ikut menjajalnya sekaligus melakukan pengecekan sejumlah fasilitas stasiun pengisian mobil listrik (charging station) atau Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Untuk pengujiannya, PLN menjajal mobil listrik Hyundai Ioniq dengan rute Jakarta sampai Bali, pada akhir tahun 2020 lalu. 

Menurut Menteri BUMN Erick Thohir, dengan menggunakan mobil listrik, hal ini untuk menegaskan kesiapan Indonesia menjadi pemain utama industri mobil listrik.

“Mobil listrik ini sudah dicoba oleh tim PLN dari Jakarta ke Bali, yang apabila dengan BBM ongkosnya adalah Rp 1,1 juta, maka dengan mobil listrik hanya Rp 200 ribu. Hal ini tentunya sangat menghemat terutama di saat pandemi seperti ini,” Erick Thohir dalam keterangan tertulis.

Erick Thohir
Menteri BUMN Erick Thohir mencoba untuk mengisi daya mobil listik. (PLN) 

Kata Erick, mobil listrik memiliki banyak manfaat. Tak hanya ekonomi tetapi juga  manfaat bagi lingkungan. Hal ini sejalan dengan misi pemerintah untuk mendorong pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

 “Mobil listrik lebih ramah lingkungan. Emisi yang dihasilkan lebih rendah dibanding kendaraan yang menggunakan bahan bakar minyak, sehingga akan mengurangi polusi udara dan juga polusi suara. Bahkan PLN memberikan diskon 30 persen untuk isi daya di malam hari,” jelas Erick.

Erick juga menyatakan, saat ini Indonesia masih impor 1,5 juta barel per hari untuk BBM atau setara 200 triliun per tahun. Dengan adanya mobil listrik, lanjut dia, maka ini solusi untuk mengurangi berpindahnya devisa ke luar negeri.  

Hal ini sudah sesuai dengan perintah Menteri BUMN itu ke PLN sejak awal memperbaiki layanan kepada masyarakat dan juga merubah strategi usahanya sesuai dengan pola kehidupan masyarakat karena pandemic, yaitu, agar PLN terus mengantisipasi pengembagnan mobil listrik. 

Saat ini PLN juga sudah masuk dalam konsorsium BUMN yang membangun baterai listrik dengan Korea dan China.