Wuling Eksion tawarkan fitur Personalized Drive Mode yang bikin pengemudi bebas mengatur respons akselerasi dan rem regeneratif. Simak ulasan lengkapnya di sini.
OLX News – Banyak mobil modern saat ini, khususnya di segmen elektrifikasi, hadir dengan setelan mode berkendara bawaan pabrik seperti Eco, Normal, dan Sport. Tiga pilihan mode berkendara ini ternyata belum tentu pas dengan gaya mengemudi atau kondisi jalan raya. Sadar akan kebutuhan ini, Wuling Motors menghadirkan fitur Personalized Mode pada Wuling Eksion.
Mengenal 4 Mode Energi Wuling Eksion PHEV, Kapan Saat Tepat Penggunaannya?
Fitur ini juga tersedia di Wuling Darion yang manfaatnya memberi kebebasan penuh bagi pengemudi untuk menentukan sendiri karakter mobilnya, sesuai dengan selera mengemudi. Mulai dari seberapa galak tarikan tenaga hingga seberapa kuat pengereman otomatisnya bekerja.
Cara Mengatur Fitur Personalized Drive Mode di Wuling Eksion

Bagi pemilik Wuling Eksion, mengakses fitur penyesuaian ini terbilang sangat mudah. Pengemudi cukup menekan layar sentuh berukuran 12,8 inci yang berada di tengah dasbor. Pilih ikon bergambar mobil, masuk ke menu Driving, lalu tekan opsi Personalized (Persl).
Di dalam menu inilah pengemudi bisa mengubah dua parameter utama menggunakan besaran persentase, yaitu Power Response dan Energy Recovery Level. Pendekatan berbasis persentase ini jelas memberikan tingkat presisi yang jauh lebih tajam dibandingkan sekadar memilih mode berkendara setelan pabrik.
Tarikan Tenaga dan Efek Rem Sesuai Selera

Parameter pertama, Power Response, berfungsi untuk mengatur tingkat kepekaan mobil saat pedal gas diinjak. Jika persentase diatur tinggi, mobil akan merespons dengan tarikan akselerasi yang lebih agresif, cocok untuk mendahului kendaraan lain dengan cepat di jalan tol.
Sebaliknya, menetapkan persentase yang rendah akan membuat akselerasi terasa lebih halus, sangat pas saat digunakan untuk merayap di tengah kemacetan kota.
Test Drive Wuling Eksion PHEV: Diajak Capek Lewat Jalur Pantai Selatan Jawa, Tidur Nyaman, Nyetir Ketagihan!
Parameter kedua adalah Energy Recovery Level. Bagian ini mengatur seberapa kuat efek pengereman regeneratif bekerja untuk memulihkan energi kembali ke baterai. Jika persentasenya dinaikkan, efek pengereman otomatis saat pedal gas dilepas akan terasa sangat kuat.
Sebaliknya, jika persentasenya diturunkan, mobil akan meluncur lebih bebas layaknya kendaraan bensin konvensional.
Dua Pilihan Teknologi Menjawab Kebutuhan Mobilitas Berbeda

Selain urusan personalisasi gaya mengemudi, Wuling Eksion juga memanjakan calon konsumen lewat dua pilihan teknologi elektrifikasi, yakni murni tenaga baterai (EV) dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Untuk tipe Eksion EV, pabrikan membekalinya dengan baterai berkapasitas 69,2 kWh yang dipadukan bersama motor listrik bertenaga 150 kW (setara 201 tenaga kuda) dan torsi puncak 310 Nm. Dalam kondisi baterai terisi penuh, tipe EV sanggup melaju hingga 530 kilometer berdasarkan standar pengujian CLTC.
First Impression Wuling Eksion: SUV Irit nan Mewah Pakai Jendela Atap, Daya Jelajah Diklaim Tembus 1.000 KM Lebih!
Sementara itu, bagi konsumen yang butuh daya jelajah ekstra, Eksion PHEV bisa jadi pilihan jitu. Tipe ini memadukan mesin bensin khusus berkapasitas 1,5 liter dengan motor listrik berkekuatan 145 kW (195 hp) dan baterai 20,5 kWh.
Saat berjalan dengan tenaga listrik murni, mobil ini sanggup menempuh jarak 125 kilometer. Namun, jika sistem bensin dan listrik bekerja bersamaan, daya jelajahnya melonjak tajam hingga menembus angka 1.000 kilometer (CLTC).
Kombinasi antara pilihan teknologi yang mumpuni dan fitur kustomisasi gaya berkendara ini membuktikan fokus pabrikan dalam menyajikan kendaraan yang sangat mengerti keinginan penggunanya.
“Wuling Eksion menghadirkan pengalaman berkendara yang semakin personal melalui Personalized Drive Mode, yang memungkinkan pengemudi menyesuaikan respons tenaga dan intensitas pemulihan energi sesuai preferensi masing-masing. Didukung pilihan teknologi elektrifikasi EV dan PHEV serta berbagai fitur modern, Eksion dirancang untuk mendukung kebutuhan mobilitas keluarga dengan pengalaman berkendara yang lebih fleksibel,” ujar Product Planning Wuling Motors, Aji Ibrahim.
Lewat kehadiran fleksibilitas fitur ini, pengemudi bisa mengubah Wuling Eksion menjadi kendaraan santai dalam menembus kemacetan, atau mengubahnya menjadi tunggangan responsif hanya dengan beberapa sentuhan jari di layar utama.

























