Apakah baterai BYD lama bisa diganti ke Generasi 2? Berapa tarif Flash Charging usai masa gratis setahun habis? Berikut jawaban resmi dari pihak pabrikan.
OLX News – Kehadiran 2nd Generation Blade Battery dan teknologi Flash Charging dari BYD mengundang banyak rasa penasaran publik. Salah satu pertanyaan terbesar dari para pemilik mobil listrik buatan pabrikan asal Tiongkok ini adalah: apakah unit lama yang masih memakai baterai generasi pertama bisa ikut dirombak dengan baterai baru?
Menanggapi pertanyaan ini, pihak manajemen BYD Indonesia memastikan bahwa peralihan ke teknologi baru ini tidak semudah membongkar pasang komponen biasa.
BYD Bawa Teknologi Flash Charging, Satu Slot Kapasitasnya Hingga 1.500 kW
“Baterai generasi kedua dirancang secara khusus agar terintegrasi langsung dengan sistem kelistrikan internal pembaca arus super cepat. Artinya, pemilik mobil listrik BYD lama tidak bisa sekadar mencopot baterai lawas mereka lalu menggantinya dengan versi terbaru,” tegas Eagle Zhao, Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, hari Rabu (14/10/2026) di Jakarta.

Meski begitu, BYD sudah merencanakan peta jalan yang jelas untuk lini produk mereka di Tanah Air. Ke depannya, seluruh model kendaraan di bawah merek premium Danza akan langsung dibekali dengan baterai generasi kedua dan fitur pengisian daya kilat ini.
Sementara untuk lini produk reguler berlambang BYD, penerapannya akan dilakukan secara bertahap.
“BYD M6 yang memang lahir spesifik untuk pasar domestik, serta model pendatang baru BYD Atto 2, dipastikan masuk dalam daftar kendaraan yang sudah menggunakan 2nd Generation Blade Battery dan siap dirilis dalam waktu dekat,” sambung Eagle Zhao.
Ditusuk Hingga Dibakar Panas 700 Derajat, Baterai BYD Generasi 2 Lolos Tanpa Meledak
Urusan tarif saat menggunakan fasilitas Flash Charging BYD juga menjadi sorotan. BYD memberikan keistimewaan bagi para pemilik mobil listrik yang sudah menggendong baterai generasi terbaru ini, berupa gratis biaya pengisian daya di fasilitas Flash Charging selama satu tahun penuh.

Lalu, bagaimana setelah masa promosi tersebut usai?
Menjawab hal ini, Ubaedillah Head of FLASH Charging PT BYD Motor Indonesia, menjelaskan bahwa nominal biaya yang harus dibayar konsumen nantinya tidak akan memberatkan dan tetap mematuhi regulasi stasiun pengisian kendaraan listrik umum yang berlaku.
“Jika dalam satu tahun periode gratis pengecasan ini habis, maka untuk harganya tentu kami akan mengikuti standar-standar dari pemerintah. Kami tentu sangat fleksibel sekali mengenai harganya,” terangnya.
Baterai BYD Generasi 2, Bisa Ngecas 10-70 Persen Dalam 5 Menit, Sampai Full Hanya 9 Menit!
Kehadiran fasilitas Flash Charging BYD ini merupakan langkah nyata ekspansi pabrikan setelah teknologi tersebut resmi diperkenalkan di Cina awal tahun. Untuk tahap awal di Indonesia, layanan pengecasan berdaya masif ini sudah mulai tersedia di 10 titik lokasi dan dipastikan bakal terus bertambah seiring berjalannya waktu.
(Zie)





























