Teknologi BYD Flash Charging tawarkan daya 1.500 kW tanpa bikin listrik anjlok. Desain kabelnya dibuat ringan dan menggantung agar praktis dipakai.
OLX News – Populasi mobil listrik di Indonesia terus melonjak, mencapai lebih dari 264 ribu unit. Sayangnya, jumlah stasiun pengisian daya masih sangat minim. Saat ini, rasio ketersediaan alat cas berbanding kendaraan hanya 1:165, jauh dari target ideal pemerintah di angka 1:17. Kondisi ini sering memicu antrean panjang dan rasa frustrasi di kalangan pengemudi.

Merespons masalah infrastruktur tersebut, BYD memperkenalkan teknologi Flash Charging. Alat pengisian daya super cepat ini dirancang khusus agar tidak membebani jaringan listrik lokal. Biasanya, mesin cas bertenaga raksasa butuh pasokan listrik yang sama besarnya dengan gardu utama. Namun, BYD punya cara kerja yang berbeda.
Ditusuk Hingga Dibakar Panas 700 Derajat, Baterai BYD Generasi 2 Lolos Tanpa Meledak
Ubaedillah Head of FLASH Charging PT BYD Motor Indonesia, memaparkan bahwa teknologi ini menggunakan sistem penyimpanan energi (Energy Storage System/ESS) dan kabinet daya khusus. Sistem yang berfungsi ganda sebagai penampung sekaligus penguat daya.
“Teknologi ini hanya membutuhkan daya masuk mulai dari 100 kVA. Namun, berkat arsitektur penyimpanan dan penguat daya, kami bisa menghasilkan output luar biasa hingga 1.500 kW dari satu soket. Ini adalah solusi pengisian daya yang paling ramah terhadap jaringan listrik karena tidak membuat pasokan terganggu,” terangnya, Rabu (14/10/2026) di Jakarta.

Selain memiliki mesin yang pintar, desain fisik alat pengisian listrik ini juga dirombak total. BYD menggunakan desain katrol menggantung berbentuk huruf T. Inovasi ini melahirkan konsep “Zero-Gravity Charging Gun”.
Baterai BYD Generasi 2, Bisa Ngecas 10-70 Persen Dalam 5 Menit, Sampai Full Hanya 9 Menit!
Jika pada SPKLU normal, pengguna harus mengangkat kabel tebal layaknya mengangkat beban di tempat kebugaran, kabel pada alat BYD ini justru dirancang untuk menopang gagangnya. Hasilnya, kabel terasa sangat ringan saat ditarik dan dicolokkan ke mobil. Posisi kabel yang menggantung dari atas juga membuat area pengisian tetap bersih dari kotoran tanah.

Rencananya, fasilitas Flash Charging BYD ini akan tersedia di 100 lokasi hingga akhir tahun 2026 dengan titik persisnya di diler BYD dan Danza.
(Zie)





























