Rabu, April 22, 2026
Beranda blog Halaman 1424

Ridwan Kamil Terima Bantuan 3 Unit Ventilator dari Astra Financial

0

Inisiasi dalam mempermudah penanganan pasien terpapar virus COVID-19 di Tanah Air dilakukan oleh Astra Financial dengan jalan mendonasikan unit ventilator ke berbagai daerah di Indonesia. 

Ventilator atau alat bantu pernapasan, merupakan komponen vital dalam menunjang hidup pasien COVID-19 yang tengah dalam kondisi kritis. 

Program corporate social responsibility (CSR) yang mengusung motto “Berbagi Untuk Negeri” dari Astra Financial ini sudah memasuki tahap ketiga. 

Tahap pertama sebanyak 30 ventilator diserahkan kepada 3 rumah sakit yang menjadi rujukan pasien COVID-19 di Jakarta, yaitu Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto (15 unit), Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet (10 unit), dan Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof. Dr. Sulianti Saroso (5 unit). 

Grup Astra di bawah komando PT Astra International Tbk melanjutkan upaya mulia ini dengan kembali memberikan 10 unit ventilator di tahap kedua yang sudah disalurkan ke Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan dan Papua pada bulan Juni – Juli 2020 lalu. 

Selanjutnya pada tahap ketiga, sebanyak 40 unit ventilator kembali diserahkan, di mana 15 unit ventilator merupakan sumbangsih dari Astra Financial.

5 ventilator diserahkan ke Provinsi Jawa Tengah, dilanjutkan dengan penyerahan kedua di Sumatera Utara, lalu penyerahan ketiga dilangsungkan di Singkawang, dan baru-baru ini diserahkan kepada masyarakat Jawa Barat.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menerima langsung bantuan dari Astra Financial berupa 3 unit ventilator, pada hari Jumat, 18 September 2020 di Gedung Negara Pakuan Bandung.

“Di tengah kondisi pandemik seperti sekarang ini ventilator menjadi kebutuhan yang sangat krusial. Dan, Astra benar-benar merasa terpanggil dengan kondisi saat ini. Oleh sebab itu, Astra mengupayakan pengadaan ventilator di beberapa provinsi, dimana hari ini adalah penyerahan ketiga dari Astra Financial sebanyak 2 unit ventilator yang berasal dari PT Astra Sedaya Finance (ACC) dan 1 unit ventilator dari PT Federal International Finance (FIFGROUP). Kami berharap Bapak Gubernur bisa menerima dengan baik bantuan Astra Financial ini untuk diserahkan ke rumah sakit yang membutuhkan,” beber Suparno Djasmin, Director In Charge (DIC) Astra Financial dalam siaran pers beberapa waktu lalu.

Berikutnya, dalam waktu dekat akan diserahkan kembali 3 ventilator dari PT Federal International Finance (FIFGROUP), 1 unit akan dibagikan ke Nusa Tenggara Barat, dan 2 unit sisanya untuk daerah Bali.

“Ini merupakan kontribusi dari perusahaan Astra Financial, yaitu PT Federal International Finance (FIFGROUP), PT Astra Sedaya Finance (ACC), PT Asuransi Astra Buana (Asuransi Astra), dalam membantu masyarakat di masa pandemi ini,” tutup Suparno.

Motor Matik Jangan Sampai Telat Ganti Oli

0

Populasi motor matik di Indonesia dari tahun ke tahun terus meningkat. Dan di tengah kondisi pandemi seperti sekarang, kendaraan pribadi, khususnya motor merupakan pilihan alternatif terbaik bagi masyarakat agar bisa terus melakukan physical distancing saat beraktivitas. 

Motor matik yang digunakan sehari-hari sudah pasti harus selalu dijaga performanya dengan melakukan perawatan berkala. Hal yang paling penting diingat bagi pemilik motor matik adalah urusan pelumas. Jangan sampai motor matik mengalami keterlambatan mengganti oli. 

Urusan pemilihan jenis pelumas juga perlu menjadi perhatian. Apalagi fungsinya sangat vital, yakni mengurangi gesekan antar komponen dan memberikan lapisan pada logam yang ada di dalam mesin.

Tujuannya agar komponen mesin tidak cepat aus atau terkikis akibat gesekan, serta mendinginkan suhu panas pada mesin yang timbul akibat proses pembakaran bahan bakar. 

Efek jika sering terlambat ganti oli dalam waktu yang cukup lama mengakibatkan timbulnya endapan (kerak) di bawah mesin, dan hal ini berisiko pada menurunnya performa mesin atau berkurangnya tarikan mesin. 

Jika terus dipaksakan, dijamin pemilik motor harus mengeluarkan kocek lebih dalam untuk melakukan perbaikan karena banyaknya komponen atau parts motor yang harus diganti. Tentu saja hal ini sangat tidak diinginkan bagi semua pemilik motor, tak terkecuali motor matik.

Beli Federal Matic Oil dan Menangkan Hadiah Motor

Untuk terus memberikan stimulus kepada pemilik motor matik agar lebih rajin dalam mengganti oli mesin kendaraannya, Federal Oil menghadirkan program berhadiah bertajuk “Sobek Berhadiah Federal Matic”. 

Program ini diperuntukkan khusus bagi para pengguna motor matik, merayakan usia 32 tahun merek pelumas yang sudah sangat berpengalaman dalam menghadirkan produk-produk berkualitas sesuai kebutuhan pengguna motor di Tanah Air. 

Caranya pun mudah, cukup dengan melakukan pembelian oli Federal Matic series, mulai dari Federal Matic 30, 40, Ultratec Matic , dan Y-Matic yang ada tanda promonya.

Sobek label oli dan temukan kode uniknya, kemudian kirimkan kode unik tersebut melalui SMS ke nomor 95899. Konsumen tinggal menunggu pesan balasan untuk mengetahui hadiah apa yang akan didapatkan apabila beruntung.

Tersedia berbagai jenis hadiah yang bisa didapatkan konsumen beruntung, mulai dari hadiah utama berupa sepeda motor, smartphone, voucher belanja, dan ribuan hadiah menarik lainnya. 

Jenis hadiah yang disediakan dalam program ini dirancang sedemikian rupa untuk memenuhi kebutuhan dalam situasi sulit ini. Contohnya seperti voucher pulsa untuk kebutuhan bekerja atau sekolah dari rumah, voucher belanja untuk membeli kebutuhan pokok, serta motor sebagai kendaraan untuk menunjang protokol Kesehatan saat beraktivitas. 

“Kami memahami pandemi virus corona sangat mempengaruhi aktivitas masyarakat Indonesia. Untuk itu, kami terus berupaya hadir dengan inovasi dan optimisme dalam memberikan program-program yang menarik bagi konsumen, sekaligus membantu mereka dalam menjalani aktivitas di masa yang sulit ini,” sebut Sri Adinegara selaku Federal Oil General Manager dalam keterangan tertulisnya, Minggu (20/9/2020). 

Program ini berlaku mulai 1 Agustus sampai dengan 31 Desember 2020 di seluruh wilayah Indonesia. 

“Tak lupa, program ini juga merupakan wujud apresiasi dan edukasi kami untuk tetap menjaga dan merawat motor secara rutin, dan mengganti produk pelumasnya dengan produk dari Federal Oil,” pungkas Sri Adinegara.

5 Aksesori yang Tidak Perlu Dipasang di Mobil

0

Penggunaan aksesori pada sebuah mobil memang memberikan efek berbeda dari model standar keluaran pabrikan. Bagi sebagian pemilik mobil, penggunaan aksesori bisa mempercantik dan juga menambah keren. Alhasil, mereka merasa lebih percaya diri saat mengemudi.

Namun begitu, penggunaan aksesori pada mobil sejatinya tidak selamanya akan sangat berguna ketika dipasang. Sebaliknya, OLXer tak boleh memilih aksesori mobil yang justru dapat merugikan bahkan membahayakan saat berkendara.

Nah, berikut ini beberapa aksesori yang sebaiknya dihindari dan tidak dipasang pada mobil:

1. Kaca Film Terlalu Gelap

Kaca film mungkin jadi aksesori yang sering terpasang karena dapat dengan kaca menjadi gelap maka dapat mengurangi sinar matahari yang akan masuk ke dalam kabin, mengurangi paparan gelombang infra merah dan ultraviolet (UV) pada kulit, lalu mengurangi efek paparan cahaya matahari bagi penumpang mobil.

Selain itu kaca film juga memberikan rasa privasi bagi pengemudi dan penumpang selama perjalanan. Akan tetapi, OLXer juga harus tahu, penggunaan kaca film yang sangat gelap hingga 80 persen untuk samping dan belakang, serta 60 persen untuk kaca depan, maka hal itu akan sangat membahayakan karena visibilitas ke depan, samping dan belakang sangat berkurang. 

Oleh karena itu, disarankan untuk kaca depan tingkat kegelapannya 20 persen, kemudian jendela samping dan belakang maksimal 60 persen. Sedangkan untuk membantu pandangan, kaca belakang cukup 40 persen.

2. Lampu HID

Penggunaan lampu wajib pada sebuah kendaraan, karena dapat memberikan penerangan, terlebih ketika mengemudi saat malam hari. 

Hanya saja, bagi mereka yang tak tahu aturan dan hanya mementingkan estetika tanpa memperdulikan keamanan dan keselamatan, mengganti lampu bawaan dengan lampu HID justru kerap dilakukan dengan alasan memberikan pancaran yang sangat terang.

Namun faktanya, penggunaan lampu HID justru sangat berbahaya. Karena pancaran lampu terang tersebut akan membuat pengendara di depan Anda terlalu silau sehingga akan mengganggu penglihatan kendaraan lain.

3. Lampu Strobo, Rotator dan Sirine

Penggunaan lampu strobo, rotator dan sirine saat ini masih banyak digunakan para pemilik mobil. Mereka beralasan, penggunaan aksesori ini hanya sekadar hiasan.

Aturan soal pengguna lampu strobo dan rotator ini terdapat pada pasal 59 ayat 5 Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan yang bunyinya. 

a. Lampu isyarat warna biru dan sirene digunakan untuk kendaraan bermotor petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia. 

b. Lampu isyarat warna merah dan sirene digunakan untuk kendaraan bermotor tahanan, pengawalan Tentara Nasional Indonesia, pemadam kebakaran, ambulans, palang merah, rescue, dan jenazah. 

c. Lampu isyarat warna kuning tanpa sirine digunakan untuk kendaraan bermotor patroli jalan tol, pengawasan sarana dan prasarana lalu lintas dan angkutan jalan, perawatan dan pembersihan fasilitas umum, menderek kendaraan, dan angkutan barang khusus.

4. Hiasan di atas Dashboard

Tak sedikit pemilik mobil memberikan beragam, hiasan atau pajangan pada bagian dashboard agar terlihat tidak terlalu sepi, namun menambah kesan cantik. 

Akan tetapi meski hal tersebut tak ada larangan tertulis, namun sejatinya menaruh barang di atas dashboard justru dapat menghalangi pandangan pengemudi. 

5. TV Dashboard

Sistem hiburan memang cukup penting pada sebuah mobil, karena bisa mengurangi kebosanan apalagi jika kondisi jalanan macet. TV, biasanya jadi fitur tambahan sebagai hiburan.

Pada dasarnya untuk memasang sistem hiburan seperti TV sangat sah-sah saja. Akan tetapi sebaiknya jangan memasang pada bagian dashboard, karena dikhawatirkan pengemudi menjadi tidak fokus karena beralih ke layar TV. 

Oleh sebab itu, untuk TV dipasang di jok atau atap mobil dan diperuntuk bagi penumpang balakang.

Nah, itulah beberapa aksesori yang cocok dan tidak tepat dipasang di mobil OLXer.

 

Fakta Lengkap Fitur Keselamatan Wuling Cortez CT S, C dan L

0

Wuling Cortez CT kini menjadi senjata Wuling Indonesia di tengah menurunnya daya beli masyarakat akan sebuah kendaraan akibat pandemi, serta persaingan otomotif yang semakin ketat.

Kendati demikian,  merek mobil asal China ini tak gentar, karena Wuling CT yang awalnya hadir dengan dua pilihan C dan L, kini memiliki varian S yang harganya lebih terjangkau, bahkan bisa bersaingan dengan Toyota Avanza CS, termasuk Daihatsu Xenia, Suzuki Ertiga, Honda Mobilio serta Mitsubishi Xpander.  

Tak hanya soa harga saja yang bersaing, Wuling Cortez CT ini ternyata sudah dijejali dengan fitur-fitur keselamatan yang lengkap. Mau tahu fitur apa saja, berikut ulasan dan penjelasannya: 

Wuling Cortez CT Type S 6-MT 8 Seater

Front & Rear Disc Brakes, seluruh roda dilengkapi dengan rem cakram yang memiliki tingkat efisiensi pengereman yang tinggi. Termasuk mobil tipe ini.

Emergency Stop Signal (ESS), saat pengemudi melakukan rem mendadak, sinyal lampu hazard akan secara otomatis berkedip dengan cepat sehingga memberikan peringatan kepada pengemudi di belakangnya untuk mengurangi risiko tabrakan.

Electronic Brake-force Distribution (EBD), sistem elektronik yang mengatur distribusi gaya pengereman kendaraan sesuai dengan kondisi jalan, kecepatan, dan berat muatan.

Anti-lock Braking System (ABS), sistem pengereman untuk mencegah roda terkunci dan kendaraan kehilangan kendali ketika besarnya gaya pengereman melebihi gaya gesek maksimum antara roda dengan permukaan jalan, misalnya ketika mengerem di permukaan jalan yang licin.

Dual SRS Airbag, kantung udara atau airbag melengkapi efek perlindungan atas pemakaian sabuk pengaman. Fitur ini tersedia di bagian pengemudi dan penumpang depan.

ISOFIX, fitur ini berfungsi untuk mengamankan kursi anak tambahan dalam kendaraan, tersedia pada baris kedua.

Seatbelt Until Third Row, dengan fitur ini maka sabuk pengaman yang tersedia hingga baris ketiga.

Front Row Safety Belt Reminder, keberadaan fitur ini menjadi tanda peringatan sabuk pengaman pada bagian pengemudi dan penumpang depan yang menyala ketika seatbelt tidak dikenakan saat berkendara.

Auto door lock by Speed, nah dengan adanya fitur penguncian pintu secara otomatis pada kecepatan tertentu.

Soal harga, Wuling Cortez CT Type S MT 8 seater dibanderol Rp 209 juta. Harga ini menandakan bahwa type tersebut menjadi yang paling murah.

Wuling Cortez CT Type S CVT

Nah, untuk Wuling Cortez Type S CVT dengan baris kedua mengusung jok captain seat. Mobil ini dilepas dengan harga Rp 233 juta. Adapun fitur keselamatan yang ada pada varian ini yaitu semua yang dibenamkan pada Wuling Cortez Type S 6MT 8 Seater.

Selain itu ada tambahan fitur berupa Rear Parking Camera. Dengan adanya fitur ini maka ketika tuas transmisi pada posisi gigi mundur, layar monitor akan menampilkan hasil dari kamera belakang, serta garis pembantu dan posisi sonar yang aktif.

Wuling Cortez CT Type C

Sementara itu, naik satu tingkat terdapat Wuling Cortez Type C MT. Dimana mobil ini dijual hingga Rp 238,5 juta untuk transmisi manual dan Rp 255,5 juta untuk CVT. Untuk fitur keselamatan yang dipasang, antara lain :

Electronic Stability Control (ESC), fitur ini menjaga kestabilan berkendara secara otomatis ketika adanya indikasi pengemudi mengalami kehilangan kendali atau ketika lintasan kendaraan tidak sesuai dengan steering input yang diinginkan pengemudi (misal : oversteer, understeer).

Tire Pressure Monitoring System (TPMS), untuk fitur ini dapat menampilkan tekanan angin ban dalam satuan Bar dapat dipantau pada layer MID. Sistem akan berkedip jika tekanan ban tidak sesuai (terlalu tinggi atau terlalu rendah).

Automatic Vehicle Holding (AVH), fitur ini bisa melakukan pengereman otomatis untuk menjaga mobil tetap berhenti dalam kondisi jalan yang menanjak, menurun ataupun datar tanpa harus menahan pedal rem secara manual. Untuk mengaktifkannya cukup tekan tombol tepat dibawah EPB.

Front & Rear Disc Brakes, dengan fitur ini seluruh roda dilengkapi dengan rem cakram yang memiliki tingkat efisiensi pengereman yang tinggi.

Emergency Stop Signal (ESS), untuk fitur ini saat pengemudi melakukan rem mendadak, sinyal lampu hazard akan secara otomatis berkedip dengan cepat sehingga memberikan peringatan kepada pengemudi di belakangnya untuk mengurangi risiko tabrakan.

Dual SRS Airbag, keberadaan fitur kantung udara yang melengkapi efek perlindungan atas pemakaian sabuk pengaman. Fitur ini tersedia di bagian pengemudi dan penumpang depan.

Front Row Safety Belt Reminder, fitur ini menjadi tanda peringatan sabuk pengaman pada bagian pengemudi dan penumpang depan yang menyala ketika seatbelt tidak dikenakan saat berkendara

4-Points Rear Parking Sensor, keberadaan fitur ini bisa bermanfaat ketika bumper belakang dilengkapi 4 buah sonar untuk melakukan pendeteksian jarak antara objek luar dengan area belakang kendaraan.

Anti-lock Braking System (ABS), lebih aman dengan adanya sistem pengereman untuk mencegah roda terkunci dan kendaraan kehilangan kendali ketika besarnya gaya pengereman melebihi gaya gesek maksimum antara roda dengan permukaan jalan, misalnya Ketika mengerem di permukaan jalan yang licin.

Electronic Brake-force Distribution (EBD), selain itu fitur sistem elektronik yang mengatur distribusi gaya pengereman kendaraan sesuai dengan kondisi jalan, kecepatan, dan berat muatan.

Brake Assist (BA), fitur ini memberikan gaya pengereman maksimal ketika terjadi pengereman darurat, walaupun pengemudi tidak memberikan input gaya yang cukup.

Seatbelt Until Third Row, keberadaan sabuk pengaman yang tersedia hingga baris ketiga ISOFIX Berfungsi untuk mengamankan kursi anak tambahan dalam kendaraan, tersedia pada baris kedua.

Auto door lock by Speed, adanya fitur ini maka dapat melakukan penguncian pintu secara otomatis pada kecepatan tertentu. Serta ada juga fitur Hill Hold Control (HHC), dimana fitur mempertahankan posisi mobil saat berhenti di tanjakan selama beberapa detik supaya kendaraan tidak melorot walaupun pengemudi tidak menginjak rem.

Traction Control System (TCS), fitur ini dapat menghindari kendaraan kehilangan traksi, misalnya Ketika salah satu roda terjebak genangan air atau terpeleset di jalan yang licin. Jika terdeteksi adanya slip, maka TCS akan melakukan pengereman pada roda yang slip tersebut.

Rear Parking Camera, adanya fitur ini maka ketika tuas transmisi pada posisi gigi mundur, layar monitor akan menampilkan hasil dari kamera belakang, serta garis pembantu dan posisi sonar yang aktif.

Wuling Cortez CT Type L

Wuling Cortez CT Type L menjadi model yang paling lengkap. Tak heran harga mobil ini bisa tembus Rp 290 jutaan. Adapun fitur keselamatan yang ada di tipe ini yaitu semua fitur yang sudah ada di CT type C dan tambahan fitur lain berupa:

Side Airbags, yang merupakan kantung udara yang terdapat pada sisi samping baris pertama yang melengkapi efek perlindungan atas pemakaian sabuk pengaman pada pengemudi dan penumpang depan.

All Seats Safety Belt Indicator, merupakan fitur tanda peringatan sabuk pengaman pada bagian pengemudi dan penumpang depan, baris kedua serta baris ketiga yang menyala ketika seatbelt tidak dikenakan saat berkendara.

2-Points Front Parking Sensor, fitur ini ada di bumper depan memiliki 2 buah sonar untuk melakukan pendeteksian jarak antara objek luar dengan area depan kendaraan.

Fatigue Driving Warning, fitur ini untuk menampilkan informasi lama waktu berkendara aman sesuai pengaturan yang ditentukan pengemudi serta alarm untuk memperingatkan jika pengemudi telah melewati lama waktu tersebut untuk menghindari kelelahan.

Nah, bagaimana OLXer tertarik untuk mendapatkan Wuling Cortez CT Type S, C atau L?

Berikut daftar harga Wuling Cortez CT:

Cortez CT Type S MT– 8 Seater Rp 209.000.000

Cortez CT Type S CVT– Captain Seat (Synthetic Leather) Rp 233.000.000

Cortez CT Type C T 6 M/T Rp 238.500.000

Cortez CT Type C T Lux+ CVT Rp 255.500.000

Cortez CT Type L T Lux+ CVT Rp 290.000.000

 

Ini Sanksi Berkendara Tanpa Menggunakan Masker

0

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memutuskan untuk menarik rem darurat terkait penyebaran virus corona yang semakin mengalami peningkatan dalam kurun dua minggu terakhir. Akibatnya, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kembali digelar mulai 14 September 2020 sampai batas tak ditentukan.

Oia, selama PSBB di wilayah Jakarta, setidaknya ada OLXer harus mengetahui dan mematuhi adanya Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 79 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease.

Dalam regulasi ini juga disebutkan, agar masyarakat menjaga kesehatan secara individu seperti yang disebutkan dalam  Pasal 4 ayat 1 huruf a sampai e Pergub DKI Jakarta No 79/2020, yang berbunyi:

(1) Setiap orang yang berada di Provinsi DKI Jakarta wajib melaksanakan perlindungan kesehatan individu, yang meliputi:

a. menggunakan masker yang menutupi hidung, mulut, dan dagu, ketika:

1. berada di luar rumah;

2. berinteraksi dengan orang lain yang tidak diketahui status kesehatannya;

3. menggunakan kendaraan bermotor;

b. mencuci tangan secara teratur dengan air mengalir dan sabun sebelum dan sesudah beraktivitas;

c. melakukan pembatasan interaksi fisik dengan rentang jarak paling sedikit satu meter antar orang;

d. menerapkan PHBS pencegahan Covid-19; dan

e. membatasi kapasitas angkut mobil penumpang perseorangan paling banyak untuk dua orang per baris kursi, kecuali dengan penumpang berdomisili di alamat yang sama.

Artinya, sanksi tidak menggunakan masker juga diberlakukan bagi pengendara bermotor baik sepeda motor maupun mobil. Oia, jika OLXer melanggar aturan ini, maka penerimaan sanksi akan dilaksanakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja yang didampingi unsur kepolisian dan atau TNI.

Adapun, jika melanggar aturan soal PSBB ini terkait tanpa penggunaan masker saat berkendara, tidak akan masuk pelanggaran lalu lintas. Akan tetapi masih tetap dalam putusan Pergub DKI Jakarta Nomor 79/2020, seperti dalam pasal 5  ayat 1 dan 2 huruf a, b, dan c yang berbunyi:

(1) Setiap orang yang tidak menggunakan masker sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) huruf a dikenakan sanksi kerja sosial membersihkan sarana fasilitas umum dengan mengenakan rompi selama 60 menit atau denda administratif paling banyak sebesar Rp 250 ribu.

(2) Bagi setiap orang yang mengulangi pelanggaran tidak menggunakan masker sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dikenakan sanksi kerja sosial atau denda administratif dengan ketentuan sebagai berikut:

a. pelanggaran berulang satu kali dikenakan kerja sosial membersihkan sarana fasilitas umum dengan mengenakan rompi selama 120 menit atau denda administratif paling banyak sebesar Rp 500 ribu.

b. pelanggaran berulang dua kali dikenakan kerja sosial membersihkan sarana fasilitas umum dengan mengenakan rompi selama 180 menit atau denda administratif paling banyak sebesar Rp 750 ribu.

c. pelanggaran berulang tiga kali dan seterusnya dikenakan kerja sosial membersihkan sarana fasilitas umum dengan mengenakan rompi selama 240 menit atau denda administratif paling banyak sebesar Rp 1 juta.

Nah OLXer, daripada harus membayar denda, sebaiknya gunakan masker saat berkendara atau tidak seperti yang disebutkan dalam Pergub di atas yah!

 

Alasan Mobil Transmisi Otomatis Mogok Wajib Gendong Towing atau Derek

0

Mendorong mobil sudah jadi hal biasa jika mengalami mogok di tengah jalan. Namun perlu dicatat, mendorong mobil mogok boleh-boleh saja asalkan masih menggunakan transmisi manual.

Sebaliknya, jika mobil dengan transmisi otomatis jangan sekali-kali mendorongnya. Ehm kenapa ya?

Menurut Instruktur Service Training Department PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Aji Prima jika mobil dengan transmisi otomatis mati atau mogok maka disarankan untuk menggunakan mobil towing atau di derek.

“Towing yang disarankan mobil itu benar-benar digendong, bener-bener diangkat keempat rodanya, bener-bener tidak bergerak sama sekali,” ungkap Aji saat acara Virtual Journalist Workshop 2020 yang diadakan Daihatsu, Selasa (15/9/2020).

Aji juga tidak mempermasalahkan, jika mobil dengan transmisi otomatis dibawa dengan mobil derek. Akan tetapi, kata dia, roda yang harus diangkat merupakan roda yang berperan sebagai penggerak.

“Seperti mobil menggunakan penggerak roda depan, maka roda depan yang diangkat. Sebaliknya apabila yang belakang yang berputar, maka yang belakang harus diangkat,” jelasnya.

Bukan tanpa alasan mobil transmisi otomatis yang dalam kondisi mesin mati harus dievakuasi dengan dua cara di atas. Kata Aji, pada dasarnya sebuah transmisi memiliki beberapa komponen seperti disc dan plat yang memerlukan pelumasan.

“Saat mobil mogok, mesin tidak hidup. Maka pompa oli pada transmisi juga berhenti. Nah, jika mobil mogok tidak ada pelumasan dan kemudian ditarik, maka semua disc di dalam transmisi akan haus, saling bergesekan dan akan menjadi rusak. Karena itu jika mobil transmisi otomatis mogok jad harus digendong atau towing,” tuturnya.

Perlu dicatat pula, jika mobil mogok di jalanan, maka jangan lupa  memasang segitiga pengaman dengan jarak lebih dari satu meter, dan juga nyalakan hazard lamp. Cara ini wajib diterapkan supaya pengendara lain bisa berhati-hati dan lebih awas melihat jalur di depan. 

 

3 Warna Baru Yamaha X-Ride 125, Pilih Mana?

0

PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) menawarkan penyegaran berupa tiga warna baru pada Yamaha X-Ride 125, yaitu Attractive Red, Exclusive White, dan Extreme Black.

Ketiga warna anyar tersebut pada dasarnya merupakan gabungan warna-warna, seperti Attractive Red merupakan kombinasi antara kelir hitam dan merah, kemudian warna Exclusive White adalah perpaduan hitam dan putih, serta Extreme Black yang merupakan campuran warna hitam dan light green.

Menurut Deputy GM Marketing PT YIMM, Yordan Satriadi, pilihan ketiga warna baru pada Yamaha X-Ride 125 bisa menjadi pilihan berkendara untuk tetap tangguh, sporty, modern, dan stylish namun tetap terlihat casual.

“Perkembangan trend saat ini, membuat Yamaha terus berupaya mengikuti keinginan konsumen melalui produk yang terus up to date. Dengan penyegaran warna baru ini diharapkan dapat memberikan semangat positif, khususnya mereka yang ingin selalu tampil stylish baik saat berkendara sehari-hari maupun berpetualang,” ungkap Yordan dalam keterangan tertulis, Rabu (16/9/2020).

Sebelumnya, generasi X-Ride memang lebih identik dengan karakter urban city. Namun dengan penyegaran warna baru, Yamaha X-Ride 125 diklaim lebih merefleksikan karakter adventure yang sporty dan agresif.

Warna grafik yang dipilih dianggap dapat menunjukkan sisi excitement (kesenangan) and tough (tangguh) feeling sehingga sesuai dengan karakter pengguna Yamaha X-Ride 125 yang menyukai petualangan memacu adrenaline, serta berani mencoba hal-hal baru namun tetap ingin tampil stylish.

Adapun sosok Yamaha X-Ride 125 ini memang dibuat untuk dapat melaju di berbagai medan, seperti penggunaan Subtank Suspension, ban tubeless dengan tapak lebar. Agar semakin nyaman dan mantap saat berkendara skuter ini dilengkapi adventure flat seat yang didukung stang bergaya adventure dengan dimensi lebih lebar.

Fitur lain yang ada pada Yamaha X-Ride 125 antara lain  lampu LED dengan Day Running Light (DRL) sehingga  lebih awet dan terang, kemudian ada Answer Back System dan lampu hazard menjadikan lebih berbeda namun tetap dapat digunakan mereka yang doyan  petualang.

Untuk jantung pacu, Yamaha X-Ride 125 sudah dibenamkan mesin 4 Langkah, 2 Valve SOHC, berpendingin angin, silinder tunggal dengan volume silinder 125 cc yang menghasilkan daya 9,4 Tenaga kuda pada 8.000 rpm dan torsi 9,6 Nm pada 5.500 rpm.

Oia, skutermatik ini juga sudah dilengkapi teknologi Blue Core 125cc dengan eco indicator, menjadikan motor irit bahan bakar dan tetap dapat digunakan berpetualang menjelajah tempat baru maupun rutinitas outdoor harian.  

Soal harga Yamaha X-Ride 125 dengan pilihan warna baru, dibanderol Rp 18,69 juta On the Road Jakarta.

 

Sedan Mewah Audi A6 Terbaru Meluncur di Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harganya

0

Pandemi Covid-19 tak menyurutkan merek mobil mewah Audi untuk menghadirkan produk terbarunya di kancah otomotif nasional. Hal ini dibuktikan dengan meluncurnya All New Audi A6 di Indonesia oleh PT Garuda Mataram Motor (GMM) selaku Agen Pemegang Merek (APM) Audi di Tanah Air.

Menurut Presiden Direktur PT GMM Andrew Nasuri, All New Audi A6 memiliki tampilan semakin sporty, elegan, dan menawarkan berbagai inovasi terdepan di kelasnya, baik dalam hal digitalisasi, kenyamanan dan sportifitas.

“The All New Audi A6 menyuguhkan pengalaman berkendara istimewa yang tak ditawarkan oleh rival di kelasnya,” ungkap Andrew dalam keterangan tertulis, Rabu (16/9/2020).

Nah, untuk pasar Indonesia All New Audi A6 hadir dengan dua varian berbeda yaitu Audi A6 2.0 TFSI dan Audi A6 3.0 TFSI quattro.

Andrew juga menyebutkan All New Audi A6 2.0 TFSI dan 3.0 TFSI quattro sudah memiliki nilai-nilai inovatif melalui penggunaan Multi Media Interface (MMI) terbaru yang mampu memberikan berbagai kemudahan bagi pengemudi dan pengendara.

Adapun teknologi MMI merupakan pusat infotainment yang dioperasikan dengan sistem touch response sebagai standar baru dalam hal pengoperasian yang intuitif, dirancang agar mampu memberikan kemudahan bagi pengemudi.

Oia, layar besar berukuran 10,1 inci berfungsi sebagai sistem hiburan dan navigasi, serta ukuran 8,6 inci di bagian bawah.pada konsol tengah untuk kendali penyejuk kabin dan berbagai fungsi pengaturan lainnya.

Fungsi MMI yang digunakan pada Audi A6 juga termasuk layar Audi virtual cockpit sebesar 12,3 inci sebagai panel instrumen di balik lingkar kemudi. Sistem yang beroperasi digital sepenuhnya ini, dapat dioperasikan sesuai dengan keinginan hanya dengan cara drag-and-drop seperti halnya biasa dilakukan di ponsel pintar.

Mau tau kelebihan lainnya yang ada pada All New Audi A6, berikut ulasannya:

Eksterior

All New Audi A6
Bagian belakang All New Audi A6

Seperti halnya model A8 dan A7 Sportback, A6 memiliki tampilan desain baru yang mengedepankan karakternya sporty elegan, berteknologi tinggi dan canggih.

Audi A6 juga memiliki dimensi panjang 4.929 mm (bertambah 7 mm), lebar 1.886 mm (bertambah 12 mm)  dan tingginya 1.457 mm (bertambah 2 mm) dibanding sebelumnya.

Oia, Audi A6 terbaru ini mengadopsi Grille Single Frame yang lebar dan rendah, lampu utama yang rata, serta lubang udara yang tampak kekar mempertegas tampilannya yang sporty.

Pada bagian sisinya, ada tiga garis tegas yang secara visual menampilkan mobil yang tampak rendah. Garis atap yang tegas dan menurun di pilar-C memperkuat siluetnya.

PT GMM memasarkan All New Audi A6 dengan enam pilihan warna konsumen, yaitu: Brilliant Black, Ibis White, Typhoon Grey, Floret Silver, Carat Beige, dan Firmament Blue. 

Sedan mewah ini juga sudah memberikan kesan cantik karena menggunakan Lampu utama LED dengan lima garis horizontal termasuk lampu daytime running light (DRL) sebagai ciri khas yang memperkuat lebar bagian depan.

Selain itu ada juga Headlamp Washer untuk memastikan pencahayaan ke depan selalu dalam kondisi prima. Lampu belakang juga menggunakan lampu kombinasi LED sehingga menegaskan kesan modern, apalagi dengan adanya lampu sein dengan dynamic indicator.

Interior

Audi A6 kabin
Kursi belakang Audi A6

Masuk ke dalam kabin, OLXer bisa disambut dengan pilihan paket pencahayaan yaitu ambient lighting package dan contour ambient lighting package. Keduanya secara lembut menganimasikan ruang, volume, dan material yang ada di dalam kabin.

Lampu ambient membuat dashboard dan konsol tengah tampak seperti mengambang. Sementara lampu kontur secara tegas mereproduksi garis-garis arsitektur interior yang dapat diatur hingga 30 warna berbeda.

Audi A6 terbaru ini juga memiliki desain panel hitam, namun tetap memberikan rasa nyaman seperti suasana lounge yang santai. Panel instrumennya tampil ramping dan garis horizontal yang memanjang menciptakan kesan kabin yang lapang.

Seperti disebutkan di atas, Audi A6 terbaru memiliki dua layar MMI dengan tampilan panel hitam, layar ini seakan hampir menghilang ketika dimatikan. Layar akan aktif saat pintu dibuka.

Terdapat dua pilihan warna di interior pada A6 terbaru. Pertama adalah Black dan Okapi Brown. Panduan warna yang ditawarkan bisa dikombinasikan dengan lapisan kulit berkualitas dan aksen kayu yang mewah.

Audi mengklaim, bahwa ketika masuk Audi A6 menyuguhkan atmosfer yang menenangkan di dalam kabinnya, terutama dalam perjalanan panjang. Dengan ruang kabin yang lapang, banyaknya fitur yang menunjang kenyamanan serta tingkat kebisingan yang minimal, mobil ini dapat memanjakan baik pengemudi maupun penumpang layaknya berada di kabin kelas bisnis.

Audi A6 terbaru juga sudah dibalut lapisan kulit “Milano” yang sekaligus menyuguhkan balutan kemewahan. Atap kaca panoramic memberikan kesan lapang di dalam kabin khususnya tipe Audi A6 3.0 TFSI quattro. 

Kaki-Kaki

Audi A6 akan mudah bermanuver, sebab mobil ini memiliki kemudi progresif yang juga mempunyai karakter sporty kini semakin responsif berkat peningkatan sudut kemudi serta peredam baru yang memberikan feedback lebih baik bagi siapa pun di balik setir.

Performa All New Audi A6 tak lepas berkat suspensi five-link di depan dan belakang yang menggunakan bahan aluminium. Kedua subframe ini – rigid di bagian depan dan dengan dudukan hidrolik di bagian belakang – menghubungkan roda dengan bodi.

Jarak pijak depan memiliki lebar 1.630 mm dan belakang 1.617 mm. Pengemudi juga dapat memilih mode pengendaraan lebih dinamis melalui Audi Drive Select yang akan mengatur semua setting suspensi dengan pilihan comfort, auto dan dynamic.

Hanya saja pada bagian kaki-kaki, All New Audi A6 2.0 TFSI menggunakan velg alloy berukuran 8Jx18 inci bergaya multi-spoke dengan balutan ban 225/55 R18.

Sementara All New Audi A6 3.0 TFSI quattro dipasangkan velg alloy 8,5J x 20 inci dengan model 5-spoke V-style berlapis warna Contrast Gray dengan balutan ban berukuran 255/40 R20.

Mesin

Untuk jantung pacu, Audi A6 3.0 TFSI quattro menggunakan mesin V6 3.0 liter TFSI yang mampu menyuguhkan tenaga puncak hingga 340 Tk dan torsi maksimal 500 Nm.

Seluruh daya yang dihasilkan oleh mesin tersebut disalurkan ke sistem penggerak empat roda quattro khas Audi melalui transmisi otomatis 7-speed S tronic.

Dengan mesin tersebut mobil ini diklaim mampu berakselerasi 0 – 100 km/jam dalam 5,1 detik dengan kecepatan puncak 250 km/jam. Dalam hal efisiensi, mobil ini memiliki konsumsi bahan bakar kombinasi sebesar 7,1 – 6,7 liter/100km. Sementara emisi CO2 yang dihasilkan hanya 161 – 151 g/km.

Sementara untuk All New Audi A6 2.0 TFSI, disematkan mesin 4-silinder segaris 2,0 liter berbahan bakar bensin yang mampu menghasilkan tenaga puncak 190 HP dan torsi maksimal 320 Nm. Tenaga yang dihasilkan disalurkan ke roda depan melalui transmisi otomatis 7-speed S tronic. A6 bermesin 2.0 liter diklaim mampu berakselerasi 0 – 100 km/jam dalam 7,9 detik.

Oia, semua varian All New Audi A6 mengusung teknologi mild-hybrid. Di mana teknologi ini menggunakan belt alternator starter (BAS) yang bekerja bersama-sama baterai lithium-ion berkapasitas 10 Ah.

Dengan teknologi ini Audi A6 dapat menjelajah tanpa mesin yang menyala pada kecepatan antara 55 hingga 160 km/jam. Fungsi start-stop akan dimulai pada kecepatan 22 km/jam.

Mesin akan mulai menyala dari kondisi diam, segera begitu mobil di depan The All-New Audi A6 mulai bergerak. Saat melakukan deselerasi, BAS akan mengembalikan kembali energi hingga 12 kW. Dalam kondisi pengendaraan nyata, teknologi mild-hybrid ini dapat menghemat konsumsi bahan bakar hingga 0,7 liter per 100 km.

Harga

Audi A6
All New Audi A6

Menyoal harga, PT Garuda Mataram Motor menjualnya dengan banderol Rp 1,95 miliar untuk All New Audi A6 3.0 TFSI quattro dan Rp 1,49 miliar untuk All New Audi A6 2.0 TFSI. Kedua harga ini dijual dengan status on the road Jakarta.

Setiap konsumen A6, layaknya pembeli produk lainnya akan mendapatkan layanan purna jual berupa garansi pabrik selama tiga tahun atau 90.000 km dan bebas perawatan selama tiga tahun atau 100.000 km (syarat dan ketentuan  berlaku) dimulai dari tanggal pengiriman mobil, termasuk penggantian gratis suku cadang yang rusak dan biaya perbaikan.

 

 

Berapa Harga Service Mobil Toyota Dengan Jarak Lebih dari 50.000 KM?

0

Mobil dengan jarak tempuh melebihi 50.000 km maka wajib diperhatikan bahkan perlu juga dilakukan pergantian beberapa komponen atau part nya.

Sebab, dalam kurun waktu tersebut, bisa saja mobil pernah mengalami kejadian yang ekstrim seperti melewati lubang dengan kecepatan tinggi atau genangan air yang dalam.

Alhasil beberapa komponen mobil bisa mengalami penurunan kondisi dan berpotensi mengalami kerusakan mulai dari mesin, suspensi, rem, dan kemudi. Termasuk pula sistem pendukung kendaraan lainnya seperti aki, wiper, radiator, alternator, dan parts lainnya.

Nah, bagi OLXer yang memiliki mobil Toyota dengan dengan jarak tempuh lebih dari 50.000 km ada kabar gembira, karena dealer Auto2000 menawarkan program Paket SPONTAN (Siaga Kupon Perawatan) yang berlaku hingga 30 September 2020.

Menurut After Sales Division Head Auto2000, Ricky Martawijaya, Paket SPONTAN dari Auto2000 memberikan opsi gabungan servis berkala besar dan kecil dengan harga yang terasa ringan bagi konsumen.

“Silakan gunakan kode promo yang tersedia hanya di website Auto2000.co.id,” kata Ricky dalam keterangan tertulis, Rabu (16/9/2020).

Menurut Ricky, paket SPONTAN ini terdiri dari tiga paket yang berbeda, yaitu:

– SPONTAN A berlaku selama 1,5 tahun, terdiri dari 2x servis berkala kecil mulai dari Rp 1,8 juta.

– SPONTAN B berlaku selama 1,5 tahun, terdiri dari 1x servis berkala kecil dan 1x servis berkala besar mulai dari Rp 2.4 juta.

– SPONTAN C berlaku selama 3 tahun, terdiri dari 3x servis berkala kecil dan 1x servis berkala besar mulai dari Rp 3,8 juta.

Sebagai informasi, servis berkala kecil adalah servis berkala di luar servis berkala besar seperti 60.000, 70.000, 90.000, 100.000 km dan seterusnya. Sementara servis berkala besar adalah servis berkala kelipatan 40.000 km seperti 80.000, 120.000, 160.000 km dan seterusnya.

Paket SPONTAN berlaku khusus untuk kendaraan yang sudah tidak memiliki kuota free service atau odometer di atas 50.000 km. Selain itu, paket ini hanya bisa digunakan melalui Auto2000 Digiroom The First Toyota Showroom in Your Pocket dengan memasukkan kode promo SPONTANHEMAT pada halaman check out.

Untuk 20 pembeli pertama Paket SPONTAN akan memperoleh tambahan merchandise diecast THS – Auto2000 Home Service secara gratis. Syarat dan ketentuan berlaku, dan bisa mendapatkan informasi lebih lengkap di laman Paket SPONTAN.

 

 

4 Cara Mudah Merawat Bodi Mobil di Rumah Saat PSBB

0

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kembali diterapkan Pemerintah DKI Jakarta sejak 14 September 2020 kemarin. Cara ini dilakukan guna menekan menekan risiko penularan virus Covid-19 yang dalam beberapa hari terakhir terjadi peningkatan di wilayah Jakarta.

Dengan adanya PSBB,  Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghimbau agar beberapa aktivitas lebih banyak bekerja di rumah atau work from home (WFH). Tentu saja, bagi OLXer yang kerap melakukan berbagai kegiatan secara mobile dengan kendaraan pribadi sebaiknya simpan dahulu di garasi rumah.

Nah, bagi pemilik mobil pribadi, PSBB mungkin jadi momen yang tepat untuk melakukan perawatan mobil, karena OLXer punya waktu luang untuk membersihkannya agar tidak  kusam apalagi muncul karat.

Oleh karena itu, dalam keterangan tertulis Auto2000, berikut ini 5 cara merawat bodi mobil yang bisa dilakukan sendiri di rumah saat PSBB, antara lain:

1. Mencuci Mobil

Meski hujan masih jarang turun, bukan berarti mobil bebas dari kotoran. Musim panas yang kering membuat debu bertebaran dimana-mana.

Oleh sebab itu, cuci mobil untuk membersihkan kotoran. Caranya, siram permukaan bodi mobil agar debu luruh dan pastikan kering sempurna supaya tidak timbul jamur bodi bahkan karat.

2. Poles Bodi Mobil

Poles body mobil dapat mengangkat kotoran yang menempel di bodi mobil dan membuat permukaannya berkilau kembali. Selain itu, di tahap akhir pemolesan bisa dilakukan waxing untuk memberikan perlindungan pada permukaan cat dengan bahan pelindung sehingga dapat menahan paparan sinar matahari yang membuat cat kusam atau proses oksidasi penyebab karat.

3. Pakai Cover Mobil

Saat PSBB, mobil lebih banyak parkir di rumah. Jika tempat parkir tidak memiliki pelindung, bisa memanfaatkan cover mobil. Cara ini juga cocok untuk yang tinggal di apartemen dan tidak kebagian parkir di basement.

Selubung ini dapat dipakai untuk menahan terpaan langsung sinar matahari dan potensi oksidasi di malam hari. Termasuk mencegah binatang liar masuk ke dalam mobil.

4. Cek Karat

Karat merupakan bahaya laten yang sangat mengganggu karena begitu karat menyerang, akan membuat struktur sasis dan bodi mobil menjadi rapuh. Bila terlanjur menjalar akan membutuhkan perbaikan yang tidak ringan.

Meski sudah ada lapisan anti karat, sebaiknya dilakukan pelapisan ulang anti karat setiap satu tahun sekali untuk mengantisipasi timbulnya karat.

Perawatan Bodi Mobil di Auto2000

Reapair Body di Auto2000
Seorang mekanik sedang melakukan pemeriksaan body di layanan Reapair Body Auto2000. (Auto2000)

Jika OLXer memang merasa kurang melakukan perawatan mobil di rumah, pemilik mobil Toyota ternyata bisa melakukan perawatan di Auto2000. Sebab, dealer ini memiliki :

1. Body Repair

Layanan Body Repair, Auto2000 bisa melakukan perbaikan karena karat yang muncul pada bodi atau sasis mobil yang luka seperti baret atau penyok.

Oia, jika ingin melakukan Body Repair, OLXer juga bisa memanfaatkan layanan booking service paling lambat satu hari sebelum kedatangan untuk mempermudah proses perbaikan.

Kian mudah karena cukup datang ke bengkel Auto2000 terdekat dan service advisor Auto2000 yang akan mengurus hingga mobil selesai diperbaiki.

2. Express Body & Paint

Selain itu ada juga layanan Express Body & Paint (EBP) yang merupakan bagian dari fasilitas BP Auto2000. Bedanya, EBP hanya butuh waktu delapan jam sejak mobil masuk ke dalam workshop untuk membuat bodinya kembali mulus seperti sediakala.

Meski begitu, ada syaratnya yakni layanan cepat ini hanya berlaku untuk area kerusakan maksimum tiga panel, baret, dan penyok ringan hingga spot repair. Lebih dari itu akan masuk ke perbaikan bodi mobil biasa.