Sabtu, April 18, 2026
Beranda blog Halaman 1448

Kurangi Produksi, Mitsubishi Motors Tutup Pabrik Pajero di Jepang

0

Mitsubishi Motors Company telah membuat keputusan akhir untuk menutup Pajero Manufacturing dalam waktu tiga tahun mendatang (2023). Hal ini terkuak setelah sumber yang mengetahui rencana tersebut membeberkannya pada Nikkei Asia. 

Pajero Manufacturing yang berbasis di kota Sakahogi, Prefektur Gifu, Jepang sudah menghasilkan mobil-mobil SUV andalan Mitsubishi, salah satunya Pajero Sport. Bahkan rencananya Mitsubishi Motors juga bermaksud menghentikan produksi Pajero yang sampai sejauh ini masih terus diekspor ke berbagai negara. 

“Rencana ini akan masuk dalam rencana baru manajemen untuk jangka menengah yang akan diumumkan pada 27 Juli 2020,” sebut sumber tersebut seperti dikutip dari Nikkei Rabu (22/7/2020).

Seperti kita ketahui Pajero Manufacturing memang sudah berhenti memproduksi model Pajero untuk pasar domestik Jepang di tahun 2019 lalu. Mereka hanya membuat Pajero untuk kebutuhan ekspor, Delica dan Outlander. 

Pabrik ini pada tahun fiskal 2019 memproduksi sebanyak 63.000 mobil Mitsubishi, 10 persen dari keseluruhan produksi domestik Mitsubishi Motors.

Dengan penutupan pabrik tersebut, produksi mobil Delica dan Outlander akan dipindahkan ke Okazaki Manufacturing, anak perusahaan Mitsubishi Motors yang berbasis di kota Okazaki, Prefektur Aichi, dan di tempat lain. Sementara sebagian karyawan yang berjumlah total 900 orang akan dipindahkan. 

Pajero Manufacturing menjadi pabrik Mitsubishi Motors domestik pertama yang ditutup dalam kurun waktu 20 tahun. Terakhir di tahun 2001, pabrik Ooe di ibukota Prefektur Aichi, Nagoya ditutup.

Tapi Mitsubishi Motors bukan satu-satunya merek yang merasakan betul dampak dari pandemi COVID-19 ini. Dua raksasa otomotif lainnya, Toyota dan Honda juga mengalami nasib serupa. 

Masih di Jepang, Toyota Motor juga memutuskan untuk menutup pabrik perusahaan Higashi-Fuji di kota Susono di Prefektur Shizuoka akhir tahun ini, sementara Honda Motor akan menutup pabrik Sayama di kota Sayama di Prefektur Saitama pada tahun 2021.

Aksi tutup pabrik ramai-ramai ini bertujuan untuk mengurangi kapasitas produksi yang berlebihan karena di pasar domestik (Jepang) penjualan mobil baru memang menyusut cukup tajam efek pandemi. 

Ini Dia Mobil Berbandrol Rp 5,7 Miliar, Mercedes-AMG GT Black Series

0

Mercedes-Benz kembali bikin heboh para ‘sultan’ yang gemar mengoleksi mobil-mobil mewah. Pasalnya pabrikan mobil asal Jerman ini baru saja menggembar-gemborkan model Mercedes-AMG GT Black Series yang memang sudah ditunggu-tunggu sebagian penggemarnya. 

Untuk pasar Eropa mobil ini sudah bisa dipesan dengan bandrol yang cukup fantastis. Mobil bermesin V8 AMG yang paling kuat sejauh ini bisa ditebus dengan harga € 335.240 atau setara Rp 5,7 miliar, wow!

Itu belum seberapa loh…. Karena masih ada opsi pilihan lain yang dikenakan biaya tambahan. Contoh jika Anda menginginkan warna eksterior mencolok seperti Magma atau Green Hell Magno, harga di atas masih harus ditambah €8,468 (Rp 143 juta)

Yang pasti kocek para ‘sultan’ masih bisa terkeruk lebih banyak lagi untuk memiliki Mercedes-AMG GT Black Series karena mobil coupe berkinerja tinggi ini juga menawarkan lebih banyak paket tambahan.

Sebagai contoh, Anda masih harus keluar biaya tambahan €7.540 (Rp 127 juta) jika mau mengambil AMG Track Package yang terdiri dari titanium roll cage, sabuk pengaman empat titik, dan pemadam api apabila terjadi kesalahan. 

Atau bisa juga menambah opsi fitur Lane Package seharga €904 (Rp 15,3 juta) yang terdiri dari Blind Spot Assist dan Lane Keeping Assist, bayar €1,461 (34,7 juta) untuk Park Package yang terdiri dari kamera depan dan belakang, tambah €916 (Rp 15,5 juta) untuk memberi fitur Keyless, serta menambah €510 (Rp 8 juta) untuk fitur anti maling. 

Intinya para insinyur Mercedes-AMG GT Black Series diberikan kesempatan seluas mungkin untuk menawarkan paket opsional guna memenuhi selera konsumen dan menjadikan Mercedes-AMG yang mereka miliki berbeda dengan Mercedes-AMG GT Black Series lainnya. 

Dari sisi performa, mobil super mahal ini diklaim memiliki tenaga maksimal mencapai 537 dk pada 6.700-6.900 rpm dan torsinya 800 Nm pada 2.000 hingga 6.000 rpm. Speed maksimal mencapai 325 kpj dengan kemampuan melesat dari 0-100 kpj hanya perlu waktu 3,2 detik.

Secara keseluruhan, Mercedes-AMG GT Black Series ini bisa menelan biaya hampir mencapai €365.000 atau setara Rp 6,1 miliar jika spesifikasi atau opsi paket yang ditawarkan diambil semua. 

Menariknya, tidak ada rincian pasti dari Mercedes-Benz soal berapa banyak mobil Mercedes-AMG GT Black Series yang akan dibangun. Tapi jika dilihat dari sisi harganya yang sangat fantastis, bisa jadi model keenam dari keluarga Black Series ini jadi barang yang langka atau hanya akan dimiliki oleh segelintir orang saja.

Jadi kira-kira 'sultan' mana yang bakal boyong mobil ini ke garasinya? Kalau OLX boleh menebak, bisa saja Ronaldo akan jadi salah satu pemilik mobil ini. 

Yuk, cek mobil bekas Mercedes-AMG yang ada disini, siapa tau harganya masih cocok dengan kantong OLXers.  

 

Pertamina Punya Bahan Bakar Nabati D100 dan Sudah Diuji Coba, Apa Hasilnya?

0

PT Pertamina (Persero) kini punya bahan bakar nabati (BBN) yang terbuat dari minyak sawit yaitu D100. BBN ini disebut-sebut merupakan hasil pengolahan refined, bleached, and deodorized palm oil (RBDPO).

D100 yang disebut juga Green Diesel (solar hijau) merupakan hasil olahan di Kilang Dumai milik Pertamina dengan spesifikasi Cetane Number hingga 79 yang menghasilkna hingga seribu barel per hari.

Adapun jika sebuah kendaraan diisi dengan bahan bakar ini, maka diklaim akan menghasilkan performa yang lebih baik dan mengurangi emisi gas buang.

Menurut Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, Pertamina memiliki tugas dan peran penting dalam melaksanakan mandat pemerintah untuk menjaga keamanan energi nasional. Karena itu, Pertamina terus menghadirkan inovasi yang dapat berdampak besar bagi Indonesia.

Kata dia, langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo, yang menekankan pentingnya memproduksi Biofuel dengan memanfaatkan sumber daya alam domestik untuk membangun ketahanan dan kemandirian energi nasional.

“Pertamina menghargai dukungan pemerintah dan semua pihak sehingga Pertamina dapat terus mengembangkan energi hijau seperti B30, B50, dan D-100. Pertamina telah menyelesaikan persiapan kilang dan katalis Merah Putih, yang akan diikuti oleh sebuah studi ekonomi,” kata Nicke dalam keterangan tertulis, di situs Pertamina.

BBN D100 Diuji Coba

Sementara itu, Deputy CEO PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), Budi Santoso Syarif mengatakan, adanya BBN D100 merupakan pertama di Indonesia dan hanya sedikit perusahaan yang dapat melakukannya.

“Kami membuktikan bahwa Pertamina berhasil melakukannya di Kilang Dumai, dengan dibantu oleh Katalis Merah Putih yang merupakan kerjasama Research & Technology Center Pertamina dan Institut Teknologi Bandung (ITB). Suatu kebanggaan bagi kami dapat menciptakan solusi untuk Indonesia,” ujarnya.

Tak hanya bangga akan produk dalam negeri, Budi mengatakan jika BBN D100 ini sudah dilakukan uji performa atau road test yang gelar sejak 14 Juli 2020 sepanjang 200 km menggunakan kendaraan jenis MPV berbahan bakar diesel keluaran 2017.

Kata Budi, hasil uji kuantitatif bagus, pengguna kendaraan tetap merasa nyaman selama menggunakan kendaraannya. Bahkan lanjut dia, tidak ada excessive noise selama berkendara, tarikan mesin lebih bertenaga dan asap buang knalpot tetap bersih meski pada RPM tinggi.

“Dengan performa yang lebih baik tersebut, akan lebih hemat dari sisi penggunaan BBM maupun perawatan mesin,” ucapnya.

Budi menjelaskan, dalam uji performa tersebut,  bahan bakar yang digunakan adalah campuran D-100 sebanyak 20 persen, Dexlite sebanyak 50 persen dan FAME sebanyak 30 persen.

“Menurut hasil uji lab kami, terukur bahwa angka Cetane Number bahan bakar campuran D-100 pada Dexlite dan FAME yang digunakan tersebut mencapai angka minimal 60 atau lebih tinggi dari bahan bakar diesel yang ada saat ini. Demikian juga hasil uji emisi kendaraan menunjukkan Opacity (kepekatan asap gas buang) turun menjadi 1,7 persen dari sebelumnya 2,6 persen saat tidak dicampur dengan D-100,” terang Budi.

 

Daihatsu Adakan Bazar Online, Khusus Komunitas Diskon Hingga 80 Persen

0

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) selaku agen pemegang merek Daihatsu di Indonesia punya cara jitu mendukung aktivitas komunitas pemilik mobil Daihatsu selama pandemi Covid-19.

Ya, merek mobil asal Jepang ini melakukan berbagai kebaikan positif dengan berlandaskan tiga pilar utama, yaitu edukasi, kompetisi, dan apresiasi.

Marketing Director dan Corporate Planning & Communication Director PT ADM, program ini melakukan rasa syukur Daihatsu terhadap adanya komunitas atau klub Daihatsu yang selalu mendukung dan memberikan masukan terhadap pengembangan berbagai produk.

“Sebagai wujud terima kasih, Daihatsu mengadakan program bazaar online untuk Sahabat Klub dengan diskon yang sangat menarik, sehingga dapat memudahkan Sahabat Klub dalam melakukan perawatan mobil Daihatsu untuk aktivitas sehari-hari,” ungkap Amelia saat video conference.

Kata Amel, ada beberapa program online bazaar untuk memudahkan konsumen dalam melakukan perawatan ringan pada kendaraan secara mandiri, mulai dari  tools, oli, part dan material dengan diskon khusus yang berlaku hingga 31 Juli 2020. 

Disebutkan, Daihatsu bekerja sama dengan distributor tool kit, blue-point dan KS tools, serta memberikan diskon untuk hingga 80 persen yang bisa didapatkan secara online. Setidaknya, ada 54 item tools dari blue-point dan KS tools.

Selain itu, Daihatsu juga menyediakan oli DGO (Daihatsu Genuine Oil) dengan diskon 50 persen untuk seluruh varian seperti 10W–40 SN, 5W–30 SN, dan 0W–20 SN.

Sedangkan untuk part & material seperti oil filter, cabin air filter, kopling, Rem, Wiper, dan Chemical (transmission fluid, brake fluid, radiator coolant) yang jumlahnya mencapai 100 item mendapat diskon 25 persen yang bisa didapat secara online, seperti free ongkir, serta voucher diskon tambahan

Daihatsu Punya 18 Klub 

Seperti diketahui, saat ini produk Daihatsu yang dijual di Indonesia setidaknya hanya delapan model. Namun begitu, Daihatsu Indonesia sedikitnya memiliki 18 klub mobil binaan baik mobil model terbaru dan lawas dengan jumlah anggota lebih dari 35 ribu member.

Nah, berikut ini daftar komunitas Daihatsu di seluruh Indonesia, antara lain Avanza Xenia Indonesia Club (AXIC), Daihatsu Ayla Indonesia (DAI), Terios Indonesia (TID), All New Rush Terios Indonesia (ALERT!), Daihatsu Taruna Club (DTC), Taruna Owners (TO), Calya Sigra Club (CALSIC), Daihatsu Xenia Indonesia Club (DXIC), Terios Rush Club Indonesia (TERUCI), Club Ayla Indonesia (CAI), Gran Max Luxio Indonesia (MAXXIO), Daihatsu Zebra Club (ZEC), Ceria Club Indonesia (CCI), Sirion Indonesia Club (SIC), YRV Owner Indonesia (YOI), Charade Classy Winner (C2W), Sirion Community (Sirionity), dan Taft Diesel Indonesia (TDI).

 

 

Pengamat Transportasi Ingin Syarat Pemohon Mendapatkan SIM Lulus Tes Psikologi

0

Surat Izin Mengemudi (SIM) jadi syarat mutlak bagi seseorang untuk dapat mengemudi kendaraan bermotor, mulai dari sepeda, mobil, bus hingga truk. Karena SIM sendiri diberikan Polri kepada seseorang yang telah memenuhi persyaratan administrasi, sehat jasmani dan rohani, memahami peraturan lalu lintas dan terampil mengemudikan kendaraan bermotor.

Namun begitu fakta di lapangan terkadang berbeda. Sebab, meski memiliki SIM  terkadang pengendara bermotor tidak memahami tentang tata cara berlalu lintas yang benar.

Bahkan hasil analisa dan evaluasi Pemerhati Transportasi, Budiyanto mengatakan, setiap kejadian kecelakaan lalu lintas diawali dengan pelanggaran lalu lintas. Bahkan di kota-kota besar seperti Jakarta, kata dia, kecelakaan lalu lintas relatif masih cukup tinggi.

“Melaksanakan tata cara berlalu lintas yang benar berarti meniadakan pelanggaran lalu lintas dan sekaligus menghindari potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ungkap Budiyanto dalam pesan tertulis, Senin (20/7/2020).

Mantan Kasubdit Penegakan Hukum (Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya itu juga mengatakan, untuk mengetahui masyarakat yang heterogen dengan latar belakang dan typical manusia berbeda, sebaiknya dapat dilihat dari berbagai aspek rohani dan psikologis. Termasuk dalam memiliki SIM.

Karena menurut Budi, untuk mendapatkan SIM setiap orang harus memenuhi persyaratan seperti yang terdapat pada Ayat 4 pasal 81 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan yang berbunyi:

Syarat kesehatan sebagaimana dimaksud ,meliputi :

a. Sehat jasmani dari dengan surat keterangan dari Dokter.

b. Sehat rohani dengan surat lulus tes psikologis.

Menurut Budi, dengan adanya surat lulus tes psikologi untuk sehat rohani, maka pemohon SIM memenuhi syarat seperti yang diatur dalam Pasal 36 Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2012 tentang SIM yang berbunyi:

Kesehatan rohani, sebagaimana dimaksud meliputi:

a. Kemampuan konsentrasi.

b. Kecermatan.

c. Pengendalian diri.

d. Kemampuan penyesuaian diri.

e. Stabilitas emosi.

F. Ketahanan kerja.

Lebih lanjut Budi menyatakan, jika memenuhi syarat termasuk tes psikologi, maka diharapkan Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi. Hal ini sesuai dengan pasal 106 ayat (1) UU No 22 tahun 2009 tentang LLAJ.

Menurut Budi, hal yang dikandung dimaksud untuk menciptakan etika berlalu lintas yang benar dan sekaligus dapat menghindari situasi yang berpotensi terjadinya kecelakaan lalu lintas. Sedangkan kurang konsentrasi atau human error, kata dia, sebagai salah satu satu penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas yang cukup tinggi.

“Kualitas konsentrasi manusia pada saat beraktivitas termasuk saat mengendarai kendaraan bermotor dapat dilihat dari aspek- aspek psikoligis. Begitu pentingnya aspek psikologis untuk diketahui bagi pemohon SIM dengan cara memberlakukan persyaratan tes psikologis. Persyaratan tes psikoligis disamping merupakan amanah Undang-Undang juga merupakan suatu kebutuhan untuk menekan pelanggaran dan  kecelakaan Lalu lintas,” tutupnya.

 

Bahan Bakar D100 Diuji Coba, Ini Kata Menteri Perindustrian

0

Bahan Bakar Nabati (BBN) D100 jadi produk terbaru yang dihasilkan PT Pertamina (Persero) DHDT Refinery Unit (RU) II yang terletak di Dumai, Riau. BBN ini merupakan green diesel 100 persen terbuat dari minyak sawit dengan spesifikasi Cetane Number mencapai 79.

Keberadaan BBN D100 ini ternyata sudah turut diuji coba oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, saat kunjungannya setiba di Bandara Pinang Kampai Dumai menuju Kilang Minyak Pertamina RU II Dumai.

“Saya bersama Bu Dirut menaiki mobil yang sudah diuji dengan bahan bakar D-100, dan hasilnya suara mesin halus. Ini sekaligus sosialisasi hasil uji coba pengolahan RBDPO 100 persen,” ungkap Agus dalam keterangan tertulis, Senin (20/7/2020).

Kata Agus, hasil penggunaan BBN D100 pada mobil MPV selama perjalanan dianggap mampu menghasilkan performa mesin yang baik, dan ramah lingkungan.

Agus yang turut menggunakan mobil MPV berbahan BBN D100 mengatakan, performa mesin yang baik dan ramah lingkungan. Hal ini dibuktikannya ketika menguji coba mobil jenis MPV yang telah mengkonsumsi D-100 dari Refined, Bleached and Deodorized Palm Oil (RBDPO) produksi PT Pertamina (Persero).

Menperin mengapresiasi kepada tim peneliti Institut Teknologi Bandung (ITB) di bawah pimpinan Prof. Dr. Soebagjo yang telah kerja keras bersama tim Pertamina dengan melakukan rekayasa co-processing minyak sawit, yang membuat Indonesia menjadi salah satu referensi teknologi produksi biofuel dunia.

“Keberhasilan ini mewujudkan teknologi produksi green diesel secara stand alone, dengan Katalis Merah Putih made in Indonesia,” ujarnya.

Agus juga mengatakan, inovasi tersebut menjadi momen tepat untuk menyampaikan pesan bahwa Indonesia akan mandiri dalam penyediaan energi nasional di tengah maraknya kampanye negatif terhadap minyak sawit Indonesia oleh Uni Eropa dan negara importir lainnya.

“Indonesia akan mengurangi impor BBM dan menggantinya dengan bahan bakar hijau yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” tegasnya.

Di samping itu, penguasaan lisensi teknologi produksi katalis di dalam negeri akan menjadikan Indonesia sebagai basis produksi katalis dan mengurangi ketergantungan impor.

“Kami sangat mendukung rencana pembangunan pabrik katalis skala besar atau komersial. Apalagi, hampir seluruh produksi bahan kimia membutuhkan katalis sebagai jantung proses produksi, sehingga pasar katalis dalam negeri menjadi sangat potensial,” jelasnya.

“Saya ucapkan selamat kepada Pertamina, khususnya Kilang Dumai yang telah membuktikan bahwa kita mampu dan punya keberanian luar biasa. Dengan proses yang dimulai sejak tahun 2019, kita sama-sama bekerja keras untuk meningkatkan kemampuan anak negeri dan Pemerintah akan selalu mengawal Pertamina,” sambung Agus.

 

5 Cara Mudah Buat Body Mobil Tetap Kinclong Walau Hanya di Rumah

0

Pemilik mobil pasti ingin sekali memiliki tampilan luar atau eksteriornya selau terlihat mengkilap dan kinclong. Selain sedap dipandang mata, tentu saja jika body mobil mengkilap akan terkesan lebih terawat.

Tidak hanya itu, jika bodi mobil bersih jauh dari kata kusam, maka hal tersebut akan memberikan nilai lebih bagi pemiliknya, apalagi jika hendak dijual.

Nah, jika OLXer ingin membuat bodi mobil selalu mengkilap dan terhindar dari cat bodi kusam, berikut ini ada beberapa yang bisa dilakukan secara mandiri.

1. Rajin Mencuci Mobil 

Hal paling dasar untuk membuat bodi mobil selalu bersih yaitu dengan cara mencuci. Akan tetapi, untuk mencuci mobil sebaiknya tidak asal-asalan, seperti hanya basah dan terkena sabun saja.

Sebaliknya, gunakan peralatan mencuci yang tepat, jangan menggunakan air kotor, pakai air bersih, gunakan sabun dan shampo khusus dengan tingkat PH mendekati 7, serta semprot air secara menyeluruh dengan tekanan sedang.

Oia, sebaiknya ketika mencuci mobil dilakukan di tempat teduh terhindar dari paparan sinar matahari langsung, agar tidak membuat air mengering sendiri sehingga menimbulkan bercak. 

2. Hindari Paparan Sinar Matahari

Tak hanya ketika mencuci, membiarkan mobil terkena matahari langsung juga bisa berpotensi bodi menjadi kusam. 

Maka dari itu, simpan mobil di tempat yang teduh, atau terhalang sinar matahari langsung. 

3. Gunakan Sarung Mobil

Memiliki atau tidak sebuah garasi, setidaknya mobil yang sedang tidak dipakai bisa ditutup menggunakan sarung mobil. Selain menghindari dari sinar matahari, menutupi dengan sarung mobil bisa meminimalisir debu menempel, dan juga bodi tergoreng langsung.

4. Bersihkan Setelah Terkena Hujan

Satu hal yang seringkali pemilik mobil lupa, yaitu membersihkan bodi mobil jika setelah terkena hujan. Ya, biasanya setelah mobil digunakan dan turun hujan, sang pemilik malas membersihkannya kembali dengan alasan capai dan letih.

Namun, jika hal tersebut sering dilakukan maka mobil Anda akan menjadi korbannya. Ya, air hujan yang mengandung asam dan asin, jika tak langsung dibersihkan akan dapat menimbulkan bercak dan juga karat. 

Sebaiknya, jika mobil basah karena hujan, OLXer harus mencucinya kembali.

5. Poles dan Waxing

Agar mobil jadi lebih kinclong, memang tidak perlu selalu ke salon mobil. Karena OLXer bisa saja melakukan poles dan waxing secara mandiri di rumah. 

Setidaknya, perlengkapan poles dan waxing termasuk bahan atau cairannya saat ini sangat mudah didapat baik di toko offline maupun online. 

Dengan melakukan poles dan waxing, maka tampilan body mobil akan tambah kinclong seperti mobil keluar dari pabrik.

 

Harga Honda Mobilio Bekas Saat Ini Mulai Rp 85 jutaan

0

Nama Honda Mobilio memang langsung naik sejak pertama kali dipasarkan pada 2014. Bahkan setahun sebelum diluncurkan atau pada 2013, PT Honda Prospect Motor (HPM) sudah memperkenalkan mobil di pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2013.

Ya, kemunculan Honda Mobilio ajang IIMS 2013 meramaikan segmen Low Multi Purpose Vehicle (MPV) yang notabenenya dikuasai Toyota Avanza, Daihatsu Xenia dan juga Suzuki Ertiga.

Namun OLXer juga harus tau, kalau Honda Mobilio yang meluncur tujuh tahun lalu bukanlah model pertama. Sebaliknya, Honda Mobilio sejatinya sudah meluncur sejak 2001-2008 dan dipasarkan di Jepang mengusung desain kotak dengan sedikit mancung di bagian depan serta menggunakan pintu geser.

Balik lagi soal Honda Mobilio yang dijual di Indonesia. Di awal kemunculannya Honda Mobilio memang cukup banyak dilirik. Seperti dijelaskan di atas tak sedikit yang masyarakat merasa bosan dengan model Toyota Avanza, Daihatsu Xenia dan juga Suzuki Ertiga.

Sebaliknya, Honda Mobilio dianggap jadi pilihan baru Low MPV. Hal ini karena desain Honda Mobilio lebih modern kala itu, berkat lekukan garis-garis lancip di sekitar body sehingga memberikan kesan modern.

Karena sambutan Honda Mobilio sangat hangat, hal ini pula membuat PT HPM pada 19 Juni 2014 meluncurkan varian baru yang lebih sporty disebut Mobilio RS.

Varian ini jadi paling tinggi dan kaya akan fitur mulai dari lampu depan proyektor dengan Daytime Running Lights (DRL), roda sporty 15 inch, hiasan atap perak, interior hitam penuh, gagang pintu matte perak, kunci pintu sensor kecepatan, tweeter, audio kemudi, dan isolasi pintu ganda untuk membuat kabin lebih kedap suara.

Perubahan ini sangat signifikan dibandingkan dengan varian Prestige. Varian RS ini ditawarkan dengan warna-warna baru, dengan Carnelian Red Pearl dan Modern Steel Metallic menggantikan Polished Metal Metallic, dan warna-warna lain dalam Mobilio standar juga ditawarkan kecuali Premium Blue Pearl, baik manual 5-percepatan atau transmisi CVT.

Setelah tiga tahun tanpa penyegaran, Honda Mobilio pada 2017 luncurkan tiga varian yaitu S M/T, E M/T dan E CVT, serta Mobilio RS ditawarkan dengan dua varian yaitu RS M/T dan RS CVT. Selang satu tahun kemudian atau pada 19 April 2018 Honda Mobilio E CVT Special Edition diluncurkan.

Setelah itu pada 2019, Honda Mobilio kembali mengalami penyegaran berupa lampu depan proyektor dengan LED DRL untuk varian New Honda Mobilio E dan RS. Khusus Mobilio RS mendapatkan two tone alloy wheel berukuran 15″ dengan desain baru seperti Honda N-Box Custom, sedangkan untuk varian New Honda Mobilio E mendapatkan desain alloy wheel yang digunakan Mobilio RS sebelum penyegaran.

Sedangkan untuk varian Honda Mobilio S mendapatkan grille dan alloy wheel yang sama dengan yang digunakan pada New Honda Mobilio E CVT Special Edition. Honda Mobilio S dan E mendapatkan head unit layar sentuh resistif berukuran 6.2 inch dengan koneksi Bluetooth, telepon bebas genggam, kamera mundur, serta pemutar CD dan DVD.

Sementara itu untuk varian Honda Mobilio RS mendapatkan penyegaran berupa antena sirip hiu, lampu belakang kombinasi model smoked, hiasan oranye di dashboard, jahitan merah di kursi, desain baru meter cluster dengan logo RS dan head unit layar sentuh kapasitif berukuran 8 inch.

Lalu berapa harga Honda Mobilio terbaru saat ini?

Melansir situs resmi Honda Indonesia untuk model S M/T Rp 203,4 juta, E M/T Rp 224,4 juta, E CVT Rp 235,8 juta, RS M/T Rp 248,2 juta dan RS CVT Rp 259 juta.

Namun jika OLXer merasa harga tersebut masih terlalu tinggi, tidak ada salahnya jika memilih model bekas seperti yang ada di OLX.co.id.

Harga Honda Mobilio Bekas

Nah, di OLX.co.id sendiri harga Honda Mobilio dijual dengan banderol mulai dari Rp 85 jutaan untuk tahun produksi sekitar 2014-2017.

Perlu dicatat, jika OLXer memang berniat membeli Honda Mobilio bekas jangan heran kalau satu model dan tahun produksinya sama namun harganya berbeda-beda.

Sebab, untuk menentukan harga sebuah mobil bekas bisa tergantung dari beberapa faktor, seperti kondisi mobil, jarak tempuh, kelengkapan surat-suratnya, serta lokasi si penjual.

Belum lagi harga mobil bekas bisa saja tinggi, karena sang pemilik sangat rajin merawat mobilnya, serta pajak dibayar tepat waktu.

Jika OLXer memang berniat mencari mobil Honda Mobilio bekas bisa lihat di sini.

 

Soal Recall, Daihatsu: Sudah Biasa dan Diterima Customer

0

PT Astra Daihatsu Motor kembali mengingatkan kepada konsumen Daihatsu Gran Max 1.5L dan Luxio yang belum melakukan recall seperti diumumkan pada November 2019 lalu untuk diperbaiki di bengkel resmi Daihatsu.

Adapun recall ini terkait dengan penggantian komponen Connecting Rod yang tidak tepat tidak memakan biaya alias gratis.

Tentu saja dengan adanya produk yang di recall, masih ada yang penasaran apakah hal tersebut akan mempengaruhi penjualan sebuah produk menjadi turun peminatnya?

Menanggapi hal tersebut, Marketing & CR Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengatakan, dengan adanya recall, hal itu justru tidak mempengaruhi penjualan.

“Bahwa yang namanya recall jaman sekarang itu sudah biasa dan sudah bisa diterima customer. Customer melihat kalau suatu brand yang melakukan kampanye untuk recall itu justru dilihatnya jadi sesuatu langkah positif,” ungkap Hendrayadi saat video conference beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, Hendrayadi menegaskan, dengan melakukan recall, maka hal itu merupakan bukti keseriusan sebuah brand sangat memperhatikan kualitas dari produk yang dipasarkan.

Ajak Komunitas Daihatsu

Recall yang dilakukan Daihatsu sendiri rupanya mendapatkan dukungan dari komunitas atau klub yang tergabung Gran Max Luxio Indonesia atau MAXXIO yang memiliki member lebih dari 4.500 anggota dan tersebar di 37 chapter di seluruh Indonesia.

Bahkan Sekretaris Jenderal klub MAXXIO, Sandi menjelaskan, dari seluruh ribuan member-nya, terdapat 120 unit terdeteksi untuk di-recall. Ia juga menyampaikan bahwa 28 unit diantaranya sudah dilakukan perbaikan, dan 92 unit sisanya dalam proses follow up untuk dapat segera diperbaiki dengan mengunjungi bengkel resmi Daihatsu terdekat.

Berdasarkan hasil per-Juni 2020, walaupun program ini baru berjalan sekitar setengah tahun, namun menunjukkan hasil yang baik, yaitu 9.043 unit atau sekitar 24% telah selesai diperbaiki dari total 36.915 unit yang terlibat.

Sebagaimana diketahui, program recall penggantian komponen connecting rod untuk Gran Max 1.5L dan Luxio ini, selain perbaikan secara gratis, Daihatsu juga memberikan kompensasi berupa paket ganti oli mesin dan jasa service gratis untuk periode service berikutnya bagi yang telah berpartisipasi.

Penjualan Daihatsu

Adapun untuk penjualan saat ini yang masih belum stagnan atau meningkat, kata Hendryadi, bukan serta merta karena recall, tetapi market memang sedang menurun khususnya disebabkan beberapa hal, yaitu pengaruh penyebaran Covid-19.

“Juni kemarin mulai tinggi, mungkin karena PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) dilonggarkan, orang sudah berani keluar, dan juga yang memang membutuhkan kendaraan mobil yang April-Mei tidak bisa membeli mobil karena sesuatu dan banyak pertimbangan, maka pada Juni mereka beli,” ucap Hendrayadi.

Lalu bagaimana penjualan Daihatsu Gran Max dan Luxio?

Untuk penjualan Daihatsu Luxio penjualannya menurun 38 persen sejalan dengan menurunnya total penjualan  Daihatsu. Demikian juga dengan Gran Max, dimana sektor komersial disaat pandemi ini ikut merosot.

“Saya rasa penurunan ini baik-baik saja, karena penurunannya sejalan dengan penurunan total Daihatsu,” ujarnya.

 

Apa Keunggulan Mobil Taktis Pindad Maung

0

PT Pindad (Persero) namanya kembali menjadi perbincangan setelah Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianto mencoba secara langsung performa kendaraan taktis 4×4 terbaru yang disebut Maung.

Ya, Maung yang memiliki arti Macan ini dijajal Prabowo di sekitar Sentul, Bogor untuk mempresentasikan kendaraan taktis Maung yang ditujukan untuk pasukan infantri. 

Lalu apa yang menjadikan maung ini istimewa?

Dilansir situs resmi PT Pindad, Maung diklaim mampu menerjang medan-medan sulit dan beroperasi lepas ruas jalan aspal. Meskipun begitu, Maung tetap prima dioperasikan di ruas jalan aspal dan paving serta tetap mampu bermanuver dengan baik. 

Maung mampu bergerak taktis dengan memperhatikan aspek kenyamanan. Pengujian pada medan datar meliputi beberapa indikator, yaitu kecepatan, percepatan, manuver putar, manuver angka 8, pengereman dan tak lupa aspek keamanan.

Pindad Maung
Pindad Muang dijajal di jalanan bebatuan. (PT Pindad)

Di jalur medan sulit – off road, Maung juga dapat ditempuh di jalur berbatu kecil maupun berbatu besar, tanjakan curam, jalan berlumpur dan dataran licin hingga sungai dangkal. 

“Meskipun medan yang dilalui sulit, Maung dapat melewati seluruh rintangan dan dikemudikan dengan handal. Bahkan, Maung sengaja ditempatkan di jalur berlumpur dengan dominasi air untuk menguji kelincahan dan kehandalan di medan sulit dan licin,” tulis PT Pindad dalam keterangan tertulis.

Mobil yang disebut-sebut dibenamkan mesin Toyota Hilux berkapasitas 2.4 liter dengan berbagai ubahan pada bodi dan sasis ini dilengkapi transmisi manual enam percepatan, serta penggerak 4×4 dan sanggup melaju hingga kecepatan aman di angka 120 km/jam dan menjangkau hingga 800 km. 

Oia, mobil karena mobil ini bagian dari mobil taktis, Maung juga sudah dilengkapi dengan braket senjata 7,62 mm, konsol SS2-V4, perangkat GPS navigasi dan tracker kendaraan serta perlengkapan lainnya.

Menurut Direktur Utama PT Pindad Abraham Mose, Pindad Maung ini bisa dilepaskan pintunya yang dapat dilakukan dengan mudah dan dalam waktu kurang dari lima menit. 

“Dalam peragaan ini, Maung dapat menjadi varian kendaraan tanpa pintu dalam waktu singkat, begitu pula pada saat pemasangan kembali yang dapat dilakukan secara cepat,” katanya.

Belum diketahui kapan mobil ini akan masuk proses produksi kemudian diluncurkan, termasuk apakah Maung dijual juga dipasaran?