Sabtu, April 18, 2026
Beranda blog Halaman 1450

Juni 2020 Market Share Suzuki Capai 14,1 Persen, Penjualan Retail Tembus 4.206 Unit

0

Masuk di bulan Juni 2020 PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mencatat hasil penjualan yang cukup positif jika dibandingkan penjualan di bulan Mei 2020. Kehidupan masyarakat yang berangsur normal usai masa pembatasan sosial mendorong peningkatan penjualan kendaraan merek Suzuki untuk mendukung aktivitas dan mobilitas sehari-hari.

“Banyak masyarakat yang menunda membeli mobil karena adanya pembatasan aktivitas. Tapi sekarang kegiatan masyarakat dan logistik sudah mulai pulih. Selain itu, penggunaan mobil pribadi menjadi alternatif untuk mengurangi risiko terpapar COVID-19,” terang Donny Saputra, 4W Marketing Director PT SIS dalam keterangan tertulis, Selasa (21/7/2020). 

Sepanjang Januari – Juni 2020, SIS berhasil membukukan angka wholesales 28.786 unit, dengan retail sales mencapai angka 34.536 unit.

Angka tersebut sekaligus mengangkat persentase market share di segmen retail dari 12,9 persen pada bulan Mei 2020 menjadi 14.1 persen di Juni 2020.

Angka penjualan Suzuki di Juni 2020 juga naik signifikan dibanding penjualan Mei 2020. Di segmen wholesales pada bulan Mei 2020 tercatat 779 unit, dan pada bulan Juni 2020 menjadi 2.755 unit. 

Sementara di segmen retail, pada Juni 2020 tercatat 4.206 unit, meningkat cukup tajam dibandingkan penjualan retail bulan Mei 2020 yang hanya tercatat sebanyak 2.205 unit.

Tiga model kendaraan Suzuki berkontribusi cukup besar atas raihan penjualan retail. Dimana New Carry Pick Up berkontribusi 56,8 persen, XL7 menyumbang sebanyak 13,5 persen dan All New Ertiga berkontribusi 12,1 persen.

Selain itu, model-model lain seperti SX4 S-Cross, New Baleno, Jimny dan New Ignis memberikan kontribusi 10,1 persen dari total penjualan Suzuki di bulan Juni.

Kendaraan penumpang Suzuki diklaim cukup menarik minat konsumen karena memiliki ruang kabin yang lega sehingga tetap bisa menjaga jarak antar penumpang, sekaligus punya banyak kompartemen yang berfungsi menyimpan alat-alat kebersihan dan kesehatan. 

Selain itu, dukungan dari perusahaan leasing seperti Suzuki Finance juga ikut meningkatkan pangsa pasar Suzuki di bulan Juni 2020. 

Sektor UMKM Kembali Bergeliat, Kebutuhan Kendaraan Komersial Meningkat

New Carry Pick Up menjadi ‘hero product’ Suzuki di masa transisi dengan angka penjualan yang cukup signifikan. Lebih dari setengah total penjualan kendaraan Suzuki disumbang oleh model ini.

Sektor UMKM yang kembali menggeliat menjadi alasan kuat meningkatnya angka penjualan New Carry Pick Up di bulan Juni 2020. 

“Kegiatan logistik dan pengiriman tetap dibutuhkan meski dalam kondisi pandemi. Hal ini yang membuat kontribusi New Carry tetap tinggi. Tapi kendaraan penumpang juga mulai kembali naik permintaannya, seperti produk lokal terbaru andalan Suzuki, yaitu XL7. Kami ucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang telah memilih produk Suzuki selama 50 tahun keberadaan Suzuki di Indonesia. Kami akan terus mendampingi masyarakat dengan menyediakan mobil berkualitas dan sesuai kebutuhan,”  tutup Donny.

5 Cara Sederhana Mencegah Udara di Dalam Kabin Mobil Terhindar Virus Corona

0

Menuju transisi masa Adaptasi Kebiasaan Baru atau New Normal, penyebaran virus corona di Indonesia masih tergolong tinggi. Dengan memberlakukan New Normal, bukan berarti kita bebas melakukan apapun di luar rumah.

Sebaliknya, di masa New Normal kita tetap harus melakukan physical distancing, menggunakan masker, dan rajin cuci tangan. Selain itu, sebaiknya keluar rumah jika ada keperluan yang sangat mendesak. 

Hal ini juga berlaku meski menggunakan mobil pribadi. Sebab Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) merespons pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyatakan virus corona SARS-CoV-2 memiliki potensi untuk menular melalui udara.

Seperti virus flu, risiko penularan  bisa terjadi melalui udara terlebih di ruang tertutup dan ramai serta kondisi tubuh kita sedang tidak fit. Di sisi lain, kabin mobil merupakan lingkungan tertutup dan terbatas, apalagi saat menggunakan AC selama perjalanan.

Seperti dilansir Auto2000, AC mobil menganut sistem sirkulasi tertutup yang memanfaatkan udara di dalam kabin untuk didinginkan dan diembuskan kembali via kisi AC di dasbor atau blower di atap. 

Oleh karena itu, OLXer wajib menjaga kebersihan kabin dan AC mobil untuk mencegah penularan virus. Nah, berikut beberapa cara yang bisa OLXer lakukan:

1. Pakai Masker di Dalam Mobil

Sebaiknya OLXer tetap memakai masker di dalam mobil, terutama jika penumpang lain tidak tinggal di rumah yang sama. Termasuk ketika ikut menumpang mobil teman atau kendaraan umum.

2. Bersihkan Kokpit Mobil

Sebelum mobil digunakan, sebaiknya selalu membersihkan area kokpit mobil, seperti dasbor, konsol tengah, dan panel pintu menggunakan pembersih interior yang ramah lingkungan. 

Bersihkan lantai dan karpet di bagian penumpang depan karena udara dari wilayah tersebut yang dimanfaatkan oleh sistem AC mobil.

3. Buka Jendela Secara Berkala

OLXer juga bisa sedikit membuka jendela selama 2-3 menit setiap 1 jam sekali untuk membuat udara di dalam kabin bersirkulasi dengan udara luar. 

Selain itu, OLXer juga bisa memanfaatkan tombol sirkulasi di panel AC untuk mengalirkan udara luar ke dalam kabin mobil.

4. Jaga Kebersihan Filter Kabin AC

Banyak pemilik mobil yang tidak tahu keberadaan filter kabin AC. Padahal, filter ini mempunyai tugas penting untuk membersihkan udara dari kabin yang akan didinginkan kembali. 

Jika filter ini tidak bekerja optimal, maka kotoran yang terbawa ke dalam sistem AC akan ikut diembuskan kembali ke dalam kabin.

5. Pastikan Evaporator Bersih

Evaporator bertugas mendinginkan udara yang diambil dari dalam kabin untuk dihembuskan lagi lewat kisi AC. Pipa evaporator rawan bakteri, jamur dan virus karena lembab dan kotor, terutama bila  mengganti filter kabin AC.

 

Honda Recall 85.025 Mobil di Indonesia Karena Fuel Pump

0

PT Honda Prospect Motor (HPM) selaku agen pemegang merek mobil Honda di Indonesia mengumumkan kampanye perbaikan berupa recall atau penarikan kembali terhadap 85.025 mobil Honda di Indonesia.

Menurut Denny MT, Service & Parts Asst. General Manager PT HPM, mengatakan, kampanye ini merupakan bagian dari upaya PT HPM untuk selalu memastikan kendaraan konsumen berada pada standar keselamatan dan kualitas yang tertinggi.

“Mengingat pentingnya program ini, kami menghimbau dan mengingatkan kembali kepada konsumen yang kendaraannya teridentifikasi untuk segera membawa mobilnya ke bengkel resmi Honda untuk proses pemeriksaan dan penggantian komponen,” ungkap Denny dalam keterangan tertulis, Rabu (15/7/2020).

Diketahui, recall kali ini terjadi pada bagian fuel pump yang dikhawatirkan tidak tidak dapat dinyalakan atau mesin berhenti beroperasi secara tiba-tiba saat mengemudi. Tentu saja hal ini membuat Fuel Pump tidak bekerja sebagaimana mestinya.

Adapun beberapa mobil yang terpaksa harus dilakukan perbaikan pada komponen Fuel Pump meliputi Honda Brio, Honda Mobilio, Honda Jazz, Honda BR-V, Honda HR-V, Honda CR-V, Honda City, Honda Civic dan Honda Accord dengan tahun produksi  2017 hingga 2019.

Kampanye penggantian komponen Fuel Pump akan dimulai pada 15 Juli 2020 dan dilakukan secara bertahap di seluruh Indonesia tanpa dipungut biaya.

Honda akan mengirimkan surat pemberitahuan langsung kepada para pemilik kendaraan yang teridentifikasi. Selain itu, konsumen dapat melihat informasi mengenai kampanye ini dan kendaraan yang teridentifikasi di website resmi Honda Indonesia dan juga pada link http://pud.honda-indonesia.com.

Perkiraan proses penggantian komponen di bengkel resmi Honda adalah 60 – 90 menit. Honda juga memberikan pilihan layanan pick up service sesuai dengan ketersediaan layanan di masing-masing dealer resmi Honda.

Apabila kendaraan konsumen telah berpindah tangan, konsumen dapat menghubungi Honda Customer Care di toll free 0-800-1446-632 dari Senin –Jumat, pukul 08.00 s/d 17.30 WIB.

Untuk proses penggantian komponen Fuel Pump, konsumen dapat langsung menghubungi bengkel resmi Honda terdekat atau membuat janji (booking) melalui aplikasi Honda e-Care yang dapat di unduh pada App Store/Play Store.

Bagi konsumen yang melakukan booking untuk penggantian Fuel Pump dengan menggunakan aplikasi Honda e-Care, akan mendapatkan 1 liter oli atau 1 botol Engine Cleaner gratis. Tentu saja selama periode bulan Juli – September 2020.

Sebelumnya, recall masalah fuel pum terjadi di Vietnam melibatkan enam mobil Honda yaitu Honda Jazz, Honda City, Honda HR-V, Honda Civic, Honda CR-V, dan Honda Accord. Disebutkan Honda Vietnam melakukan recall karena terjadi masalah yang sama seperti di India yaitu fuel pump atau pompa bahan bakar macet dan tidak bisa menyalurkan bahan bakar ke ruang bakar.

3 Tahun Wuling Motors di Indonesia, Seberapa Laris?

0

Menjadi sebuah brand otomotif baru di Indonesia memang tidaklah semudah membalikan tangan. Persaingan sesama perusahaan otomotif dan juga selera masyarakat yang berbeda-beda menjadi salah satu hal yang harus dihadapi.

Hal ini juga dirasakan merek mobil jenama China, Wuling Motors yang pada Sabtu (11/7/2020) lalu  genap memasuki tahun ketiga dalam perjalanannya di industri otomotif Tanah Air. 

Meski seumur jagung, selama tiga tahun Wuling Motors cukup menarik perhatian masyarakat di Indonesia. Mulai dari ekspansi mendirikan fasilitas pabrik dan supplier park seluas 60 hektar di Greenland International Center (GIIC), Cikarang, Jawa Barat, hinga menghadirkan lini produk mulai  dari seri Confero, Cortez, Formo, serta Almaz.

Kehadiran Wuling di pasar otomotif Indonesia selama tiga tahun, nyatanya membuat merek mobil ini sudah menjual 50.000 unit mobil di seluruh Nusantara serta terdapat ribuan loyalis yang tergabung dalam tiga komunitas.

Belum lagi, pada mobil SUV Almaz yang sangat mencuri perhatian, dimana mobil sudah dibenamkan teknologi Wuling Indonesian Command (WIND) yang merupakan teknologi perintah suara Bahasa Indonesia pertama.

Wuling juga memiliki layanan penjualan serta purnajual langsung mendirikan jaringan diler yang mencapai 116 outlet di berbagai daerah di Tanah Air, untuk memenuhi hasrat konsumen.

Menurut Vice President Wuling Motors, Nathan Sun, Indonesia merupakan pasar yang penting bagi perkembangan bisnis Wuling. Maka dari itu, Wuling sangat mengapresiasi semua dukungan yang telah diberikan oleh para konsumen serta mitra Wuling selama kurun waktu tiga tahun.

“Kami akan terus mewujudkan komitmen kami bagi negeri melalui ragam produk andalan serta layanan terbaik sesuai dengan tema ‘Bring the Best for Indonesia’ yang kami bawa dalam perayaan tahun ini,” ungkap Nathan dalam keterangan tertulis, Rabu (15/7/2020).

Selama tiga tahun perjalanannya,Wuling telah meluncurkan berbagai produk untuk memenuhi kebutuhan pelanggan Indonesia. Seri Confero, produk pertama Wuling yang berada di segmen MPV, diperkenalkan pada Agustus 2017 dan telah mendapatkan tiga penghargaan.

Lalu Wuling seri Cortez pada Februari 2018 yang telah dianugerahi lima penghargaan. Selanjutnya, pada November 2018, Wuling menghadirkan Formo yang masuk di segmen Light Commercial Vehicle.

Wuling juga memiliki sosok SUV Almaz, dimana platform SUV  yang dilengkapi fitur WIND ini sudah populer di berbagai belahan dunia seperti Timur Tengah, India, hingga Amerika Selatan. Di Indonesia sendiri, Almaz diluncurkan pada Februari 2019.

Wuling Almaz juga mendapatkan enam penghargaan, termasuk dua predikat Car of The Year yang diberikan oleh FORWOT dan Gridoto pada tahun lalu. Kemudian, Wuling pun semakin memperluas pasarnya di mancanegara dengan melakukan kegiatan ekspor produk berbasis SUV pada September 2019.

Untuk memberikan kemudahan dalam memiliki kendaraan, Wuling juga memiliki captive finance company , yakni Wuling Finance yang mulai beroperasi sejak 9 Mei 2019. Selain itu, Wuling juga memiliki MyWuling+ yang memudahkan para penggunanya dalam mengakses berbagai layanan, menghubungkan antara satu pelanggan dengan yang lainnya, serta menyajikan informasi terbaru dari Wuling via aplikasi di smartphone, sehingga Wuling dapat senantiasa mendekatkan diri dengan para konsumennya.

3 Tahun di Indonesia, Berapa Harga Wuling Confero S Bekas

0

Wuling Motors sudah tiga tahun lamanya menjajaki pasar otomotif nasional. Ya, Wuling Confero S jadi produk pertama yang ditawarkan merek mobil asal China tersebut kepada konsumen di Tanah Air.

Tiga tahun berselang, Wuling Confero S termasuk mobil yang cukup diminati konsumen. Hal ini karena mobil tersebut masuk ke dalam segmen Low Multi Purpose Vehicle (MPV), dimana mobil jenis ini masuk dalam selera masyarakat lantaran mampu menampung tujuh orang penumpang dan dianggap memiliki kabin luas.

Mobil Wuling Confero S juga cukup menarik dalam hal fitur-fitur yang dibenamkan, tak kalah dari mobil-mobil Jepang di segmennya. Sebut saja layar sentuh delapan inci yang kompatibel dengan koneksi USB, Bluetooth ponsel pintar, steering wheel with audio control dan call button, AC baris kedua sudah A/C stylish dengan tombol.

Apalagi sebelum masuk mobil, dimana kunci mobil ini dapat menyalakan AC sehingga bisa mendinginkan suhu kabin sebelum masuk mobil.Mobil ini juga banyak tempat-tempat penyimpanan, baik di depan maupun belakang.

Untuk kaum milenial yang tak pernah lepas dengan gadget juga tak perlu khawatir, sebab baris pertama, kedua dan ketiga sudah dilengkapi dengan soket USB Charging. Bahkan untuk membuka pintu bagasi luar bisa menggunakan tailgate touchpad ata pintu bagasi sekali sentuhan.

Di mobil paling standar juga sudah dijejali fitur keamanan dan keselamatan, misalnya Anti Lock Braking System (ABS), Electronic Brake-Force Distribution (EBD), pengereman depan belakang sudah dilengkapi cakram, lalu immobilizer sebagai sistem keamanan agar terhindar dari pencurian, seat belt indicator, rear parking camera, parking sensor depan dan belakang, dual airbag di depan, anti theft system, serta ada Tire Pressure Monitoring System (TPSM).

Diketahui, Wuling Confero S ini ada empat varian manual yaitu Confero 1.5 MT Double Blower Rp 150,8 juta, lalu Confero S 1.5C Lux (4×2) MT Rp 174,5 juta, lalu Confero S 1.5L Lux+ (4×2), dan Confero S 1.5L AC Lux+ MT Rp 197,5 juta. Dengan catatan, harga tersebut berstatus on the road Jakarta.

Namun OLXer yang ingin memiliki Wuling Confero S dengan harga lebih murah, tak ada salahnya jika membelinya dengan kondisi bekas. Seperti yang di situs jual OLX.co.id tawarkan.

Sebagai perbandingan harga di atas dengan status on the Jakarta, jika harga Wuling Confero S, paling murah dijual Rp 93 juta dan termahal dilepas Rp 174,5 jutaan.

Perlu dicatat untuk membeli sebuah mobil bekas memang harga yang dipasarkan bisa berbeda-beda, tergantung dari beberapa faktor seperti tahun pembuatan, kondisi dan kelengkapan surat-suratnya, serta lokasi si penjual.

Belum lagi harga mobil bekas bisa saja tinggi, karena sang pemilik sangat rajin merawat mobilnya, dan juga surat-surat lengkap serta pajak dibayar tepat waktu.

Nah, kalau OLXer mau lebih detail melihat mobil Wuling Confero lainnya, lihat di sini.  

 

 

Berjuang di Tengah Covid-19, Apa Merek Mobil Terlaris di Indonesia?

0

Sejumlah merek mobil otomotif di Indonesia sudah kembali menjajakan produknya. Hanya saja, berjualan produk otomotif di massa pandemi Covid-19 jelas tidak terlalu tinggi seperti sebelum pandemi terjadi.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), retail sales (penjualan dealer ke konsumen) otomotif selama pandemi khususnya Juni 2020 mengalami penurunan 54,6 persen atau hanya tercatat 29.862 unit dari periode yang sama di tahun lalu yang mencapai 65.750 unit.

Kendati mengalami penurunan, angka retail sales ini sudah lebih baik atau mengalami peningkatan dibandingkan retail sales tiga bulan sebelumnya, seperti Maret, April dan juga Mei 2020.

Ya, peningkatan penjualan ini karena beberapa faktor, salah satunya pencabutan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah wilayah, sehingga dealer yang awalnya tutup kini sudah buka kembali.

Nah, dengan dibuka dealer mobil, maka hal tersebut membuat peningkatan penjualan. Belum lagi, dealer yang buka kini banyak menerapkan program-program penjualan yang cukup menggiurkan.

Memang selama beberapa bulan terakhir, sejumlah brand sangat berjuang di tengah pandemi agar tetap bertahan dan eksis di kancah otomotif nasional.

Lalu OLXer mau tau siapa yang saat ini merajai penjualan mobil di Indonesia?ya, pada Juni 2020, dimana kebijakan PSBB mulai dicabut, ternyata mereka mobil Toyota masih menjadi buruan konsumen.

Berdasarkan data Gaikindo, retail sales Toyota pada Juni 2020 tembus 11.196 unit, disusul Daihatsu sebanyak 5.558 uni dan posisi ketiga terdapat Suzuki yang tercatat mencapai 4.206 unit.

Nah berikut ini daftar 20 merek mobil terlaris selama pandemi Covid-19:

Retail Sales Juni 2020

1. Toyota 11.196 unit

2. Daihatsu 5.558 unit

3. Suzuki 4.206 unit

4. Honda 2.488 unit

5. Mitsubishi Motors 1.689 unit

6. Mitsubishi Fuso 1.591 unit

7. Isuzu 1.026 unit

8. Hino 708 unit

9. Wuling 302 unit

10. Nissan 276 unit

11. Mercedes Benz Passenger 138 unit

12. BMW 125 unit

13. DFSK 102 unit

14. Mazda 102 unit

15. Lexus 73 unit

16. Hyundai 43 unit

17. UD Trucks 39 unit

18. MINI 30 unit

19. KIA 27 unit

20. Mercedes Benz Commercial 26 unit

Retail Sales Mei 2020

1. Toyota 6.727 unit

2. Daihatsu 3.673 unit unit

3. Suzuki 2.205unit

4. Honda 1.291 unit

5. Mitsubishi Fuso 844 unit

6. Isuzu 781 unit

7. Mitsubishi Motors 313 unit

8. Hino 309 unit

9. Wuling 296 unit

10. Nissan 109 unit

11. BMW 85 unit

12. Mercedes Benz Passenger 84 unit

13. Mazda 51 unit

14. DFSK 41 unit

15. KIA 40 unit

16. Mercedes Benz Commercial 39 unit

17. Lexus 37 unit

18. UD Trucks 33 unit

19. Renault 24 unit

20. MINI 20 unit

Kementerian Perhubungan Wajibkan Mobil Listrik di Indonesia Pakai Suara

0

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah mengeluarkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 44 Tahun 2020 tentang Pengujian Tipe Fisik Kendaraan Bermotor dengan Motor Penggerak Menggunakan Motor Listrik. Aturan ini sudah ditetapkan di Jakarta 16 Juni 2020 oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan diundangkan pada 22 Juni 2020.

Dari sembilan Bab dalam regulasi tersebut, perlu OLXer ketahui, bahwa kendaraan bermotor listrik dibagi beberapa kategori seperti pada pasal 3, dimana huruf L1, L2, L3, L4 dan L5 merupakan jenis kendaraan sepeda motor, M1 mobil penumpang, M2 dan M3 untuk mobil bus, serta Nl, N2, N3, Ol, 02, 03, dan 04 untuk mobil barang.

Selain itu, menyoal suara pada kendaraan listrik juga turut dibahas. Karena  kendaraan listrik yang dikenal senyap tanpa suara, ternyata dipermasalahkan lantaran dianggap cukup berbahaya.

Adapun soal suara pada kendaraan listrik ini tertuang dalam Bab VIII pasal 32 Permenhub No 44 Tahun 2020, yang berbunyi:

“Untuk memenuhi aspek keselamatan, kendaraan bermotor listrik kategori M, N, dan O harus dilengkapi dengan suara,” isi ayat 1 pasal 32 Permenhub No 44 Tahun 2020.

Adapun seperti yang disebutkan pada ayat 2 pasal 32 Permenhub No 44 Tahun 2020, suara yang ditimbulkan oleh kendaraan bermotor listrik disesuaikan dengan kategori jenis kendaraan seperti M mobil penumpang bus, serta N untuk mobil barang.

Dengan begitu, untuk kendaraan seperti sepeda motor, tidak diwajibkan harus mengeluarkan suara seperti pada mobil, bus atau kendaraan barang.

Sementara bunyi ayat 3 Pasal 32, disebutkan suara sebagaimana dimaksud pada ayat 2 dapat ditimbulkan dari komponen atau set komponen yang dipasang di kendaraan bermotor listrik.

Suara yang dihasilkan, menurut ayat 4 Pasal 32, telah dilakukan pengujian sesuai ketentuan tercantum dalam Lampiran VII yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari PP tersebut.

Belum sampai disitu, frekuensi suara untuk kendaraan listrik juga ditetapkan pada ayat 6 pasal 32 yang berbunyi:

“Suara yang ditimbulkan oleh kendaraan bermotor listrik sebagaimana dimaksud pada ayat 2 dan ayat 3 berdasarkan tingkat frekuensi paling tinggi 75 desibel,” begitulah bunyinya.

Suara untuk kendaraan listrik pada dasarnya sudah dibuat berbagai macam pabrikan otomotif yang terlebih dahulu mengembangkan mobil nyetrum. Mereka, membuat suara layaknya mobil bermesin bensin.  

Kendati begitu, Permenhub No 44 tahun 2020 itu juga menuliskan soal ketentuan peralihan, seperti yang dituangkan dalam pasal 34 berbunyi:

“Kendaraan bermotor listrik yang telah memiliki Sertifikat Uji Tipe (SUT), Sertifikat Registrasi Uji Tipe, dan Surat Keputusan Pengesahan Rancang Bangun dan rekayasa kendaraan bermotor sebelum berlakunya peraturan menteri ini dinyatakan masih tetap berlaku,” tulis Permenhub.

Sementar itu, pada pasal 35 menyebutkan pada saat peraturan menteri ini mulai berlaku kendaraan bermotor listrik yang masih dibuat, dirakit, atau diimpor serta telah memiliki SUT harus dilengkapi dengan suara sebagaimana dimaksud dalam pasal 32 paling lama empat tahun terhitung sejak peraturan menteri ini mulai berlaku;

Selain itu, kendaraan bermotor listrik tipe baru yang masih dalam proses pengujian harus dilengkapi dengan suara sebagaimana dimaksud dalam pasal 32 paling lama dua tahun terhitung sejak peraturan menteri ini mulai berlaku.

Nah, begitulah OLXer pasal-pasal yang mengatur soal suara pada kendaraan listrik sesuai Permenhub No 44 Tahun 2020.

 

Daftar Mobil BMW Bekas di Atas Tahun 2000’an Harganya Rp 100 Jutaan

0

BMW masih jadi mobil premium yang cukup diidolakan kaum muda di Indonesia. Namun karena harga mobil jenama Jerman ini tergolong menengah atas, tak jarang mereka yang menginginkannya harus bersabar.

Kendati begitu, tidak ada salahnya jika membeli mobil BMW dengan status seken, walau bekas tentu saja bisa saja memberikan kesan berkelas.

Seperti halnya di situs jual beli OLX.co.id, sejumlah mobil BMW dengan kondisi bekas ternyata masih menjadi primadona, meskipun usianya tergolong lawass.

Adapun jika OLXer tak ingin terlalu mobil dianggap tua, bisa saja memilih mobil BMW dengan tahun produksi di atas 2000’an.

Lalu bagaimana harganya? OLXer cukup menyaring mobil yang diinginkan dengan fitur filter di situs OLX.co.id.

Contoh, OLXer tinggal memilih kategori mobil bekas, merek mobil BMW, minimal tahun produksi 2000, dan harganya Rp 100 jutaan. Jika hal itu dilakukan maka akan muncul sejumlah mobil BMW yang sesuai budget dengan berbagai model, warna dan tahun produksi.

Nah, jika OLXer memang memilih mobil BMW dengan harga Rp 100 jutaan, ternyata ada beberapa model yang direkomendasi, seperti BMW 318i , BMW 320i, BMW 323i, BMW 325i, BMW 735 LI. Oia, harga mobil BMW sekitar Rp 100 jutaan, ini kebanyakan mobil yang tahun produksinya antara 2000-2005.

Secara tampilan, mobil BMW dengan budget Rp 100 jutaan ini cukup menarik loh OLXer. Untuk fitur yang dibenamkan juga tak perlu khawatir, sebab namanya mobil Eropa, sudah pasti lebih lengkap dibandingkan mobil Jepang.

Akan tetapi jika OLXer memang berniat membeli BMW bekas, jangan heran kalau satu model dan tahun produksinya sama harganya berbeda-beda.

Sebab, untuk menentukan harga sebuah mobil bekas bisa tergantung dari beberapa faktor, seperti kondisi mobil, jarak tempuh, kelengkapan surat-suratnya, serta lokasi si penjual.

Belum lagi harga mobil bekas bisa saja tinggi, karena sang pemilik sangat rajin merawat mobilnya, serta pajak dibayar tepat waktu.

Jika OLXer memang berniat mencari mobil BMW dengan harga Rp 100 jutaan bisa lihat di sini.

 

 

 

BMW X3 M dan BMW X4 M Terbaru Meluncur di Indonesia Harganya di Atas Rp 2 Miliar

0

Merek mobil premium asal Jerman, BMW, melalui PT BMW Group Indonesia kembali meluncurkan mobil terbaru melalui aplikasi Zoom yaitu dua mobil sport dengan performa tinggi berupa BMW X3 M dan BMW X4 M.

Menurut President Director BMW Group Indonesia Ramesh Divyanathan, BMW X3 M dan BMW X4 M masing-masing merupakan mobil Sports Activity Vehicle (SAV) dan Sports Activity Coupé (SAC) yang memiliki performa tangguh dan sudah lama ditunggu-tunggu oleh penggemar BMW M di seluruh Indonesia.

“Dengan adanya perluasan segmen di rangkaian kendaraan performa tinggi dengan BMW X3 M Competition dan BMW X4 M Competition juga akan menjadi sebuah kesuksesan besar. Yang lebih penting, kami didukung oleh tim profesional dari BMW Eurokars Indonesia, dealer eksklusif BMW M di Indonesia,” jelas dalam acara Virtual Media Launch, Kamis (16/7/2020).

Sementara itu, General Manager BMW Eurokars Sivakumar Krishnan menyatakan, BMW X3 M Competition dan BMW X4 M Competition! Sudah dapat dipesan di dealer-dealer resmi BMW M di Indonesia

“Pelanggan juga dapat mengunjungi situs kami di https://bmw-eurokars.co.id/ untuk menjadwalkan kunjungan ataupun test drive, dan tentunya untuk mengetahui lebih banyak informasi mengenai BMW X3 M Competition dan BMW X4 M Competition,” ujar Sivakumar.

Kata dia, BMW Eurokars selalu menjaga protokol kebersihan COVID-19 dan, mengutamakan kesehatan juga kesejahteraan seluruh pelanggan yang mengunjungi dealer BMW Eurokars. Selain itu, pelanggan juga dapat melakukan pre-online booking untuk unit yang sangat terbatas ini melalui website BMW Eurokars.

Nah OLXer yang mau tau kelebihan dua mobil tersebut berikut ulasannya

Eksterior

BMW X3 M Competition dan BMW X4 M Competition
Tampak belakang BMW X3 M Competition maupun BMW X4 M Competition. (BMW)

Baik BMW X3 M Competition maupun BMW X4 M Competition memiliki fitur desain eksterior khusus yang  mengoptimalkan suplai udara pendingin dan tingkat aerodinamika.

Selain itu, beberapa hal menarik dari desain eksterior kedua mobil ini yaitu hadirnya High-gloss Black untuk kidney grille surround BMW, lalu ada tutup spion dan spoiler khas untuk Sports Activity Coupe.

Tampilan keren pada kedua mobil jadi tambah macho lantaran  menggunakan pelek 21 inci V-spoke style 765 M dan tersedia dalam warna bi-color high-sheen atau Jet Black, dan knalpot senada dengan  BMW M Sport.

BMW X3 M dan BMW X4 M hadir sebagai standar dengan lampu depan LED Adaptif dengan distribusi cahaya variabel, lampu cornering, dan BMW Selective Beam untuk lampu jauh yang tidak menyilaukan.

Interior

Masuk ke dalam kabin jangan terheran-heran. Sebab, kesan mewah sangat terasa. Belum lagi fitur jok mobil ini terkesan sports dan dapat disetel secara elektrik.

Kedua mobil ini untuk model standar dilapisi leather Merinon yang dapat dipilih dalam varian Black atau varian dua warna, yaitu Sakhir Orange/Black dan Adelaide Grey/Sakhir Orange

Semua model dilengkapi dengan bantalan lutut di sisi konsol tengah sebagai standar.

Untuk Pelapis leather Merino dalam skema warna baru Midrand Beige/Black dengan aplikasi Alcantara tersedia secara eksklusif untuk model BMW X3 M Competition dan BMW X4 M Competition.

Desain kokpit BMW M-style yang istimewa juga terdiri dari kluster instrumen khusus BMW M, kemudi leather BMW M, dan tuas selektor BMW M dengan gaya baru.

Oia, BMW X3 M Competition dan BMW X4 M Competition pada bagian joknya memiliki karakter bucket-seat yang khas, sehingga mengoptimalkan dukungan lateral saat menikung tajam.

Baik BMW X3 M Competition dan BMW X4 M Competition, kedua model hadir sebagai standar dengan sandaran punggung bagian belakang pisah-lipat 40: 20: 40, sehingga memungkinkan kapasitas bagasi ditingkatkan hingga maksimum 1.600 liter di BMW X3 M dan 1.430 liter di BMW X4 M.

Mobil ini juga sudah dilengkapi Kontrol iklim otomatis tiga zona standar dan fungsionalitas opsi Comfort Access, tailgate otomatis dengan satu sentuhan, hingga atap kaca panoramic.

Performa Mesin

Untuk jantung pacu, BMW X3 M Competition dan BMW X4 M Competition dijejali mesin in-line enam-silinder plus TwinPower Turbo, yang menghasilkan daya 30 Tk lebih tinggi dari varian non-Competition menjadi total 510 Tk, dengan torsi 600 Nm antara 2.600 dan 5.950 rpm.

Performa mesin tersebut disalurkan ke transmisi Steptronic M delapan- percepatan dengan Drivelogic dan menggunakan sistem all-wheel-drive M xDrive baru.

Sistem M xDrive memiliki bias roda belakang dan menawarkan pengemudi BMW X3 M dan BMW X4 M dua mode mengemudi AWD.

Dengan mesin ini pula, kedua model Competition diklaim dapat berakselerasi dari 0-100 km per jam hanya dalam waktu 4.1 detik, dan mampu melesat hingga 250 km per jam.

Harga

BMW X3 M Competition dan BMW X4 M Competition tersedia di Indonesia dalam jumlah yang sangat terbatas, dimana untuk BMW X3 M Competition dijual Rp 2,189 miliar dan BMW X4 M Competition dilepas Rp 2,229 miliar. Masing-masing mobil ini dijual dengan status off the road.

Harga yang ditawarkan BMW untuk mendapatkan dua model ini biasanya termasuk BMW Service Inclusive, yang merupakan semua biaya perawatan kendaraan untuk pelanggan selama 5 tahun atau 60.000 km, mana saja yang lebih dulu digratiskan, dan juga mencakup garansi 36 bulan tanpa keterbatasan jarak tempuh.

Untuk ban kendaraan ini juga dilindungi oleh BMW Group Tire Coverage selama tiga tahun, yang mencakup 100 persen biaya penggantian hingga empat ban per tahun.

Ini termasuk biaya ban dan tenaga kerja, selain mencakup kerusakan yang disebabkan oleh tusukan, penggembungan, ban pecah dan ban robek, serta kerusakan yang diakibatkan oleh kendaraan yang terus melaju dengan ban kempes.

Setiap ban yang rusak akan diganti dengan yang asli, sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

 

 

10 Hal yang Perlu Konsumen Ketahui Soal Recall Mobil Honda di Indonesia

0

Honda telah melakukan kampanye perbaikan atau recall karena terdapat ketidaksesuaian pada Fuel Pump yang dialam sembilan mobil andalannya, mulai dari  Brio, Mobilio, Jazz, BR-V, HR-V, CR-V, City, Civic dan Accord dengan tahun model antara 2017 hingga 2019.

Menurut Honda, istilah recall merupakan suatu program yang biasa dilakukan produsen untuk melakukan update atau perbaikan terhadap produk yang sudah ada di tangan konsumennya. 

Selain itu, bagi Honda langkah ini dilakukan oleh produsen sebagai bagian dari tanggung jawab terhadap produknya, sekalipun telah berada di tangan konsumen. Tentunya, tujuan dari program ini adalah memastikan setiap konsumen dapat terus menggunakan produk Honda dengan aman dan nyaman.

“Perbaikan komponen Fuel Pump ini merupakan bagian dari upaya Honda untuk selalu memastikan kendaraan konsumen berada pada standar keselamatan dan kualitas yang tertinggi. Proses pemeriksaan dan penggantian komponen dilakukan tanpa memungut biaya apapun,” ungkap ungkap Service & Parts Asst. General Manager PT Honda Prospect Motor, Denny MT dalam pesan tertulis.

Berikut adalah beberapa hal dan langkah-langkah yang perlu Anda ketahui dan dapat membantu memudahkan terkait dengan program recall Honda ini:

1. Bagaimana mengetahui mobil termasuk dalam program recall?

Customer Care atau dealer Honda akan menghubungi customer dan mengirimkan surat pemberitahuan langsung untuk menginformasikan apabila mobil customer perlu termasuk dalam program pemanggilan untuk perbaikan. 

Selain itu, OLXer yang memiliki mobil Honda bisa melakukan pengecekan sendiri dengan memasukkan nomor rangka mobil di website http://pud.honda-indonesia.com/

2. Apa yang perlu dilakukan jika mobil termasuk dalam program recall?

Honda akan menghimbau untuk segera menghubungi dealer resmi Honda untuk melakukan perbaikan. Setelah itu, OLXer dapat melakukan booking service dengan menghubungi bengkel resmi Honda terdekat yang dapat dicek atau melalui aplikasi Honda e-Care yang dapat di unduh pada App Store / Play Store. 

Khusus yang melakukan booking untuk penggantian Fuel Pump melalui aplikasi Honda e-Care, akan mendapatkan 1 liter oli atau 1 botol Engine Cleaner gratis* selama bulan Juli – September 2020.

3. Apakah program recall ini dapat dilakukan di seluruh bengkel resmi Honda?

Ya, program recall dapat dilakukan di seluruh bengkel resmi Honda di Indonesia. Daftar dealer terdekat dari lokasi yang dapat dicek di laman resmi.

4. Apakah akan dikenakan biaya untuk program recall ini?

Seluruh proses penggantian komponen Fuel Pump dilakukan tanpa dipungut biaya.

5. Apakah ada syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi untuk mengikuti program penarikan kembali?

Tidak ada. Apabila mobil termasuk dalam program recall, maka dapat langsung melakukan booking service di bengkel resmi terdekat untuk dilakukan penggantian.

6. Berapa lama waktu yang diperlukan untuk melakukan perbaikan di program ini?

Waktu untuk perbaikan bervariasi, tergantung pada jenis komponen yang diperbaiki. Akan tetapi untuk program penggantian komponen Fuel Pump membutuhkan waktu sekitar 60 – 90 menit.

7. Apakah kendaraan aman digunakan selama menunggu penggantian komponen tersebut?

Ya, OLXer tetap dapat menggunakan kendaraan, namun disarankan untuk segera melakukan penggantian komponen di bengkel resmi Honda.

8. Apakah ada batasan waktu untuk program recall?

Program recall Fuel Pump dimulai pada 15 Juli 2020. Meskipun tidak ada batasan waktu, namun tetap disarankan untuk melakukan perbaikan secepatnya.

9. Sebelumnya sudah melakukan perbaikan dalam program recall di bengkel resmi Honda. Mengapa sekarang kembali dipanggil untuk program recall?

Hal ini dilakukan untuk evaluasi terhadap produk-produk yang telah diproduksi untuk menjaga standar dan kualitas tertinggi. Tindakan pemanggilan kembali atau recall akan dilakukan saat ditemukan adanya ketidaksesuaian dengan standar produksi, sehingga Honda dapat melakukan penggantian komponen sebagai bentuk tanggung jawab terhadap keamanan dan keselamatan konsumen. 

10. Apakah perbaikan di program ini dapat dilakukan dengan menggunakan layanan Home Service?

Terkait dengan prosedur perbaikan, proses penggantian komponen Fuel Pump hanya dapat dilakukan di bengkel resmi Honda. Sebagai pilihan, OLXer juga dapat memesan layanan pick up service atau penjemputan mobil ke rumah sesuai dengan ketersediaan di masing-masing dealer.

Sehubungan dengan pandemi Covid-19, setiap dealer Honda akan tetap melakukan protokol kesehatan pada setiap pengunjung dealer, meliputi pengecekan suhu badan, himbauan untuk menggunakan masker, penerapan physical distancing di ruang penerimaan dan ruang tunggu serta proses sanitasi terhadap fasilitas dealer dan kendaraan pelanggan. 

Selain itu, saat melakukan pengerjaan, teknisi juga akan melakukan penyemprotan cairan desinfektan di dalam kabin serta wajib menggunakan masker dan sarung tangan.

Jika OLXer masih memiliki pertanyaan mengenai program ini, OLXer dapat menghubungi Customer Care Honda di 0-800-1446-632 dari Senin – Jumat, pukul 08.00 sampai 17.30 WIB.