Jumat, Maret 20, 2026
Beranda blog Halaman 1586

Tren Hunian Mini Sleep Box, Nyaman Nggak Ya?

0

Beberapa hari terakhir ini ada berita viral soal hunian indekos ala sleep box di Jepang yang berlokasi di Jalan Rawa Selatan V, Kampung Rawa, Johar Baru, Jakarta Pusat.

Hanya saja kosan dengan ukuran kamar dua meter, lebar satu meter dan tinggi 90 centimeter itu kini disegel pemerintah Jakarta Pusat karena dianggap tak memiliki izin usaha (untuk kosan). 

Selain itu, bentuk kamar kosan juga cukup kecil, ditambah minim fasilitas sehingga dinilai tak manusiawi untuk ditinggali manusia.

Kendati sempit, faktanya, kostan tersebut banyak dicari dan disukai pelanggan. Ya, hal ini karena harga sewa yang ditawarkan tergolong murah yaitu sekitar Rp 300 ribu sampai Rp 500 ribu. Sedangkan untuk bisa juga sehari Rp 50 ribuan.

Salah satu kostan berkonsep Sleep Box di Jakarta. (Instagram Satpol PP DKI Jakarta)

Di luar heboh kosan boksi di Jakarta, ternyata sewa hunian dengan bentuk minimalis juga diterapkan di beberapa negara. Tak terkecuali di Hongkong. 

Di kota yang disebut Asia World City (Kota Asia Dunia) ini memang seperti tak pernah tidur. Keramaian selalu terlihat siang dan malam. Belum lagi kemegahan disuguhkan dengan berderet gedung pencakar langit, serta gemerlap toko-toko di kota sehingga memberikan kesan meriah. 

Namun berbanding 180 derajat dengan segala kemewahan yang terpampang di depan mata. Penduduk Hongkong ternyata banyak yang tak memiliki kediaman sendiri seperti halnya rumah. Bahkan, pada 2018, Hongkong genap delapan tahun berturut-turut, menjadi kota dengan harga rumah termahal di dunia. 

Karena itu, banyak warga Hongkong mengeluhkan sulitnya untuk mencari hunian. Jika pun ada, harganya sangat mahal dan hanya berlaku bagi orang-orang tajir melintir.

Oia, jangankan punya rumah atau apartemen dengan cara membeli, untuk sekedar sewa hunian dengan kondisi layak, harganya sangat mahal. 

Salah satu hunian yang bisa disewa di Hongkong. (Capture Youtube VOX)

Oleh sebab itu, banyak warga Hongkong kini berdesakan tinggal di sebuah apartmen dengan ukuran sangat kecil. Bahkan, ada juga beberapa lokasi sewa hunian yang tidak lagi berbentuk kamar dengan ukuran 3×3 meter seperti yang ada di Indonesia. 

Sebaliknya, hunian yang disewakan justru mirip peti mati atau kandang hewan, karena bentuknya memang dibuat dari kayu-kayu, serta  seperti sangkar besi, sehingga hanya muat untuk satu orang. 

Tentu saja, jika OLXer melihat beberapa rumah susun di Jakarta, itu jauh ideal dan lebih manusiawi.

Tren Hunian Kecil 

Sleep Box Jakpod Hotel. (Booking.com)

Untuk menyiasati hunian kecil yang dianggap tidak layak, pada dasarnya konsep tersebut sudah diubah dalam beberapa tahun terakhir. Pasalnya, ada juga jasa sewa kamar dengan bentuk kecil atau bentuk kapsul yang disebut sleep box. Kamar dengan bentuk kotak ini juga sudah masuk ke Indonesia lho.

Beberapa wilayah di kota besar di Tanah Air juga menerapkan sleep box. Hanya saja sleep box ini banyak digunakan untuk hotel. Oia, OLXer jangan harap ingin menginap bareng keluarga. Sebab, sleep box ini hanya muat untuk satu atau dua orang saja. 

Hotel-hotel yang menerapkan konsep sleep box, umumnya banyak ditawarkan karena harganya relatif lebih murah dan dipakai hanya sesaat. Selain itu, mereka yang menggunakan sleep box, biasanya memang sekadar ingin rebahan dan tidur dengan waktu sebentar.

Konsep Sleep Box Jakpod Hotel. (Booking.com)

Perlu OLXer ketahui, karena namanya saja sleep box, maka tempat ini cukup kecil sehingga tak memiliki kamar mandi atau dapur. Jika ingin buang air kecil Anda harus keluar dari sleep box terlebih dahulu dan masuk ke kamar mandi umum yang disediakan pengelola. Demikian juga dengan dapur. 

Di Jakarta, ada juga hotel berkonsep sleep box yaitu Jakpod Hotel yang salah satu lokasinya di Jakarta Pusat.  Fasiltas kamar bebas rokok, lounge bersama, Wi-Fi gratis, dan taman. Semua kamar memiliki TV layar datar dengan saluran kabel dan kamar mandi bersama. Akomodasi ini menyediakan resepsionis 24 jam dan layanan kamar untuk Anda.

Kamar-kamar di hotel kapsul ini memiliki AC dan lemari pakaian. Bahkan hotel ini ternyata menawarkan sarapan kontinental atau prasmanan.

Adapun konsep hotel dengan menerapkan sleep box, pertama kali digarap oleh arsitek Jepang Kisho Kurokawa pada 1979. Saat ini, sleep box sudah semakin populer dan dianggap sesuai untuk mereka yang ingin hidup sederhana. (Her)

Ricky Elson si ‘Putra Petir’ Tak Ingin Anak Muda Indonesia Jadi Generasi Unboxing

0

Peraturan Presiden No 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan, sudah ditandatangani Presiden RI Joko Widodo.

Adanya regulasi soal Kendaraan Bermotor Listrik ini tentunya akan jadi era baru bagi Indonesia di sektor otomotif yang lebih ramah lingkungan. Hal ini pula mendapatkan banyak dukungan dari sejumlah pabrikan otomotif dunia yang sudah menancapkan kuku bisnisnya di Tanah Air.

Namun begitu, bagi sosok teknokrat Indonesia yang ahli dalam teknologi motor penggerak listrik, Ricky Elson, Indonesia dianggap sangat tertinggal, tidak hanya soal mobil, namun teknologi-teknolog pendukung, termasuk teknologi produksi dan industri.

Pria yang sempat bekerja di sebuah perusahaan di Jepang itu juga mengatakan, tak ingin anak muda Indonesia hanya menjadi generasi unboxing.

Seperti diketahui, istilah unboxing ini kerap ditemui di media sosial seperti Youtube, di mana seseorang pertama kali mengupas kotak atau kemasan yang di dalamnya ada barang baru dan akan di review bagus atau tidak.

“Selama ini apakah kita selalu berbahagia anak-anak kita kelak hanya menjadi generasi unboxing? ‘Hallo guys gw mau mau kenalin Toyota i-Road yang keren. Hallo guys ini Tesla yang baru’. Seharusnya, jika ingin percepatan, unboxing itu sambil tangis darah, kapan kita bisa bikin (menciptakan barang) seperti ini!, ini undangan, ini tantangan, bukan hanya sekadar menikmati keadaan, ” ungkap Ricky saat ditemui beberapa waktu lalu.

Bicara soal kendaraan listrik, kata Ricky, pada dasarnya teknologi ini bukan teknologi baru. Sebaliknya pria berdarah Minang itu sempat mengembangkan mobil listrik diminta Dahlan Iskan saat menjabat sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kala itu, Ricky mengembangkan mobil listrik yang dikenal dengan nama Selo dan Juga Tuxuci pada 2012 silam.

Ricky sendiri menyatakan, untuk mengembangkan kendaraan bermotor listrik  ada baiknya dilakukan secara bersama-sama saling mendukung bukan saling menjatuhkan.

Harus Segera

Untuk mengembangkan teknologi listrik memang tidak semudah membalikan telapak tangan. Meski banyak keterbatasan dan ketertinggalan, Indonesia harus memulai.

Ricky sendiri bercerita, Amerika Serikat pada 2013 lalu melakukan penelitian besar-besaran hanya untuk mengembangkan kendaraan listrik agar lebih ramah lingkungan.

“Untuk mengembangkan satu electric motor saja, dari pemerintah itu 60 juta dollar, kita disini ada BPPT, ada pemerintah DKI, negara, tanya berapa anggaran untuk teknologi ini? Apakah kita hanya memetik memetik saja? Padahal teknologi dunia sudah berubah,” jelasnya.

Ricky juga cukup menyayangkan, di tengah negara lain sudah memproduksi massal mobil listrik dengan mesin setara 2.200 cc dan power yang dihasilkan 2.000 Tenaga Kuda, namun Indonesia masih memiliki tantangan, yaitu melilit dinamo hanya menggunakan tangan.

“Oleh karena itu saya berharap stakeholder yang datang kesini, apa bersama solusi kita untuk memikirkan jalan keluar?

“Kemarin pas pembukaan harus jadi produsen, Menristekdikti juga bilang rantai pasok harus disiapkan, Presiden (Jokowi) satu tahun lalu (mengatakan) Ini harus disegerakan. Lalu tinggal nunggu apalagi? Dan memang seharusnya kita mulai bergerak bersama-sama mengoptimalkan daya dan upaya kita supaya kita tidak hanya menjadi generasi unboxing,” tuturnya. (Her)

Jangan Sepelekan Mengemudi Lewat Jalur Trotoar, Ini Sanksinya

0

Pengendara sepeda motor kerap tak sabar jika di jalan raya. Bahkan tak sedikit dari mereka memotong jalan dengan menggunakan trotoar sebagai jalur bebas hambatan. Tentu saja ini sangat berbahaya.

Bahkan baru-baru ini ada seorang pengendara motor melaju di trotoar sehingga hampir mencelakai seorang anak kecil di Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat.

Parahnya pengendara motor yang diketahui berinisial HGT, asal Bekasi itu terima ditegur dan direkam oleh pejalan kaki. Sebaliknya, dia menyerang orang yang merekam peristiwa tersebut, lalu kabur.

Namun nahas, berbekal rekaman yang viral di media sosial  dan nomor polisi B 3525 KSY, pelaku yang mengenakan sweater hitam dia ditangkap Polres Metro Jakarta Pusat.

Seorang pemotor masuk jalur trotoar Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat. (capture @koalisipejalankaki)

Nah, belajar dari kasus ini, OLXer harus tau pada dasarnya pejalan kaki juga memiliki hak dalam berlalu lintas serta diatur dalam pasal 131 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), yang berbunyi:

(1) Pejalan Kaki berhak atas ketersediaan fasilitas pendukung yang berupa trotoar, tempat penyeberangan, dan fasilitas lain.

(2) Pejalan Kaki berhak mendapatkan prioritas pada saat menyeberang Jalan di tempat penyeberangan.

(3) Dalam hal belum tersedia fasilitas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Pejalan Kaki berhak menyeberang di tempat yang dipilih dengan memperhatikan keselamatan dirinya.  

Selain itu, melewati jalur trotoar juga diterapkan dalam Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi (Perda DKI Jakarta 5/2014) Pasal 90 ayat 2, yang berbunyi:

Setiap pengemudi Kendaraan Bermotor dilarang mengoperasikan Kendaraan Bermotor di lajur sepeda dan fasilitas Pejalan Kaki berupa trotoar.

Dalam Perda DKI Jakarta 5/2014 juga menyebutkan pasal 88 ayat 2, yang berbunyi:

Setiap pengemudi Kendaraan Bermotor di Jalan wajib mentaati tata tertib berlalu Lintas Jalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Adapun bagi pengendara yang nekat masuk trotoar bisa dikenakan ayat 2 pasal 106 UU No 22 Tahun 2009 tentang LLAJ, yang berbunyi:

Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan wajib mengutamakan keselamatan Pejalan Kaki dan pesepeda.

Sementara itu, sanksi bagi pengendara yang melanggar bisa dikenakan pasal 284 UU No 22 Tahun 2009 tentang LLAJ, yang berbunyi:

Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor dengan tidak mengutamakan keselamatan Pejalan Kaki atau pesepeda sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (2) dipidana dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu.

Atau, menurut Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Muhammad Nasir pelaku bisa juga dikenakan pasal lain.

“Pasal 287 Ayat  1 uu no 22/2009. Sanksinya 2 bulan kurungan atau denda Rp 500 ribu,” ucap Nasir kepada News OLX. 

Adapun bunyi pasal 287 ayat 1  yaitu:

Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang melanggar aturan perintah atau larangan yang dinyatakan dengan Rambu Lalu Lintas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (4) huruf a atau Marka Jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (4) huruf b dipidana dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu rupiah.

Jika merujuk pasal 88 ayat 2 Perda DKI Jakarta 5/2014, maka bisa dikenakan pasal 257, yaitu :

Setiap Pengemudi Kendaraan Bermotor yang melanggar ketentuan Pasal 88 ayat (2) dipidana dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu. 

Wah, bisa double nih sanksinya jika melanggar aturan yang satu ini. OLXer jangan sampai melanggar yah… (Her)

Sepak Terjang PB Djarum Lahirkan Pebulutangkis Dunia

0

Bulutangkis jadi salah satu cabang olahraga yang banyak menyumbangkan medali untuk Indonesia. Hal ini dikarenakan kehebatan para atlet di lapangan.

Namun di sisi lain, para atlet juga banyak bermunculan berkat para pencari bakat, termasuk kehadiran Persatuan Bulutangkis Djarum, yang rajin mencari calon bintang bulutangkis masa depan melalui Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis yang digelar Djarum Foundation.

PB Djarum ini memang sudah banyak melahirkan atlet-atlet bulutangkis hebat yang mampu mengangkat derajat Indonesia di mata dunia. Namun kali ini, nama PB Djarum sedang hangat-hangatnya menjadi pembicaraan khalayak, karena PB Djarum akan menghentikan audisi pencarian bakat bulutangkis pada 2020 mendatang.

Alan Budikusuma mantan atlet nasional dan PB Djarum maluikan penilaian saat Audisi PB Djarum. (PB Djarum)

Nah, beberapa atlet PB Djarum yang mengharumkan nama bangsa kini menjadi legenda. Mereka bahkan menjadi idola bagi generasi atlet muda Indonesia. Adapun beberapa atlet tersebut antara lain Liem Swie King, Hastomo Arbi, Hadiyanto, Kartono, Heryanto, Christian Hadinata, dan Hadibowo, dan juga Icuk Sugiarto.

Namun selain itu, ada juga nama-nama beken lainnya yang menjadi jebolan PB Djarum, yaitu Alan Budi Kusuma, Sigit Budiarto, Chandra Wijaya, Tontowi Ahmad, Mohammad Ahsan, hingga Kevin Sanjaya Sukamuljo.

Ya, pada dasarnya, atlet hasil olahan tangan-tangan dingin pelatih PB Djarum jumlahnya sangat banyak. Bahkan hampir semua turnamen yang diadakan nasional maupun internasional menjadi santapan bagi para atlet yang bermarkas di Gelanggang Olahraga Bulutangkis Djarum, Kudus, Jawa Tengah.

PB Djarum Hentikan Audisi Pencarian Bibit Atlet Bulutangkis

Peserta audiri umum 2019 PB Djarum. (PB Djarum)

Meski banyak melahirkan legenda, PB Djarum pada 2020 mendatang akan menghentikan audisi umum beasiswa bulutangkis. Hal ini disampaikan langsung Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin.

Dihentikannya ajang pencarian bakat bulutangkis ini, dikarenakan Komisi Perlindungan Anak Indonesia ( KPAI) menyebut kegiatan audisi beasiswa PB Djarum melanggar regulasi, dimana mereka meminta audisi itu tidak menggunakan nama merek, logo, dan gambar produk tembakau.

“Saya sampaikan sebagai ajang untuk pamit sementara waktu, karena di tahun 2020 kita memutuskan untuk menghentikan audisi umum. Memang ini disayangkan banyak pihak, tetapi demi kebaikan bersama kita hentikan dulu, biar reda dulu, dan masing-masing pihak agar bisa berpikir dengan baik,” jelas Yoppy, dalam situs resmi PB Djarum.

Yoppy sendiri mengatakan, untuk audisi 2019 di Purwokerto, audisi kali ini PB Djarum menurunkan semua brand PB Djarum, hal ini dilakukan untuk mereduksi polemik, mulai dari kaos dan lainnya.

“Banyak yang mendukung kita seperti dari para legend, dan PP PBSI. Tetapi sementara akan dihentikan dulu tahun depan, dan kami akan diskusi di dalam mengenai format kedepannya seperti apa,” tegas Yoppy.

Meski begitu, audisi umum PB Djarum 2019 akan dilakukan terus hingga final nanti yang berlangsung di Kudus, November 2019 mendatang.

Asal Mula PB Djarum

Atlet-atlet PB Djarum zaman dahulu. (PB Djarum)

Seperti dilansir situs resmi PB Djarum, awal mula klub bulutangkis ini bermula dari kecintaan Budi Hartono (CEO PT Djarum) pada bulutangkis serta tingginya kegemaran karyawan PT Djarum bermain dan berlatih pada olah raga yang sama.

Maka pada tahun 1969 brak atau tempat karyawan melinting rokok di jalan Bitingan Lama (sekarang jalan Lukmonohadi) No. 35 – Kudus setiap sore hari digunakan sebagai tempat berlatih bulutangkis di bawah nama komunitas Kudus.

Seiring perkembangan bulutangkis, pada awal 70’an, masyarakat sekin menggemari olahraga ini. Pada 1970, Brak menjadi tempat latihan masyarakat di luar karyawan Djarum.

Sejarah juga mencatat, pada 1972, PB Djarum melahirkan sang juara. Dia adalah Liem Swie King yang mengukur prestasi nasional pertama Juara Tunggal Putra Junior di Piala Munadi.

Banyaknya atlet yang giat dalam olahraga bulutangkis, pada 1974 PB Djarum Kudus diresmikan. Saat itu diketuai Setyo Margono.

Pada 1976, PB Djarum Semarang diresmikan. Selain itu, pada tahun ini Liem Swie King mencapai All England Final. Namun saya belian harus menerima kekalahan dari rekan sesama pebulutangkis Indonesia, yaitu Rudy Hartono.

Selang dua tahun atau sekitar  1978, Liem Swie King menjadi pemain PB Djarum pertama yang menjuarai Tunggal Putra All England. Nama Liem Swie King juga mengukir bahwa dirinya Juara Tunggal Putra asal Indonesia ketiga.

Setahun kemudian, atau pada 1979, Liem Swie King kembali mempertahankan prestasinya dengan menjuarai All England.

Masuk 1981, Liem Swie King kembali menjadi juara All England untuk ketiga kalinya. Selain itu, PB Djarum juga melahirkan juara baru yaitu Kartono dan Heryanto mampu menjadi juara Ganda Putra All England.

Tahun berikutnya atau 1982, sarana bulu tangkis terpadu dibuka di Kaliputu – Kudus. Nah, pada tahun berikutnya atau 1984 Indonesia kembali merebut Thomas Cup. Tujuh dari delapan anggota tim Thomas berasal dari PB Djarum. Selain itu, Kartono dan Heryanto kembali menjadi juara Ganda Putra All England.

Masuk tahun 1985, PB Djarum Jakarta diresmikan, kemudian disusul pada 1986 PB Djarum Surabaya. Nah, selang dua tahun kemudian, banyaknya atlet yang disaring, akhirnya pada 1989 pusat pelatihan di Jakarta diputuskan sebagai tempat pelatihan Pemain Ganda (Putra, Putri, dan Campuran).

Namun perlu dicatat, di tahun ini pula Ardy B Wiranata yang di kategori Tunggal Putra menjadi Runner-up Kejuaraan Dunia.

Pada 1990, terjadi unifikasi, antara PB Djarum Kudus dengan PB Djarum Jakarta, menjadi PB Djarum. Meski beda tempat, namun fokus utamanya tetap sama, dan juga masih di bawah naungan PB Djarum.

Di awal 90’an atau 1991, bulutangkis Indonesia kembali berjaya. Kala itu, Ardy B. Wiranata yang turun di Tunggal Putra menjadi juara All England. Nama Ardy jadi orang Indonesia ke-4 yang mampu menjadi Juara Tunggal Putra All England.

Hal ini disusul pada 1992, dimana Alan Budikusuma meraih medali Emas Olimpiade. Kemudian Eddy Hartono dan Gunawan menjadi Juara Ganda Putra All England.

Tahun berikutnya atau 1993, Haryanto Arbi di Tunggal Putra menyabet Juara All England, kemudian  Tunggal Putra Alan Budikusuma menjadi jawara di Piala Dunia.

Masuk 1994: Tunggal Putra Haryanto Arbi., kemudaian ganda campuran Gunawan dan Bambang Suprianto menjadi Juara Ganda Putra All England.

Kemudian pada 1995, Tunggal Putra Haryanto Arbi kembali menjadi juara Kejuaraan Dunia. Tak sampai itu, PB Djarum juga mampu menyabet Perunggu pada Olimpiade Atlanta 1996 yang disumbangkan Ganda Putra Antonius dan Denny Kantono.

Tak hanya itu, pada 1997, Sigit Budiarto dan Chandra Wijaya menjadi Juara Dunia. Dua tahun kemudian memang sepi kemenangan atau pemberitaan. Namun berbeda pada 2000, dimana Ganda Campuran Trikus Haryanto dan Minarti Timur, memperoleh Perak di ajang Olimpiade.

Masuk di 2003,  Ganda Putra Indonesia dari PB Djarum, Sigit Budiarto dan Candra Wijaya menjuarai All England.

Selang setahun atau 2004, PB Djarum mulai pembangunan GOR bulu tangkis bertaraf internasional di jalan Jati – Kudus. Di atas lahan 43.207 meter persegi.

Di tahun ini pula, Ganda Putra Eng Hian dan Flandy Limpele memperoleh perunggu di ajang Olimpiade Athena.

Pada 2006, PB Djarum meresmikan GOR Jati. Kemudian pada 2008, Maria Kristin Yulianti melalui nomor tunggal putri memperoleh Medali Perunggu pada Olimpiade Beijing 2008 di China.

Pada 2009, Maria Febe Kusumastuti (tunggal putri) dan Dionysius Hayom Rumbaka (tunggal putra) berhasil menembus ke jajaran persaingan elit level dunia

Kemudian pada 2010, Tontowi Ahmad, Fran Kurniawan, Mohammad Ahsan dan Meiliana Jauhari, berhasil menjadi atlet ganda andalan Indonesia dan menembus ke jajaran persaingan elit level dunia.

Masuk pada 2012, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir berhasil menjadi juara Ganda Campuran All England.

Lalu pada 2013, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir juara Ganda Campuran All England untuk kali kedua dan BWF World Championships. Kemudian, M. Ahsan dan Hendra S berhasil menjadi juara Ganda Pria BWF World Championships.

Pada 2014, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir menjadi hattrick Ganda Campuran All England. Tak lupa M. Ahsan dan Hendra S. memecah puasa gelar 11 tahun Ganda Putra dengan menjadi juara All England.

Kemudian pada 2015, M. Ahsan yang berpasangan dengan Hendra Setiawan menjadi Juara Dunia Ganda Putra 2015.

Pada tahun ini pula, Djarum Foundation meresmikan GOR Bulutangkis yang bertaraf internasional di Magelang.

Lalu pada 2016, pasangan ganda campuran Praveen Jordan dan Debby Susanto meraih mahkota gelar juara All England 2016 yang berlangsung di Barclay Arena, Birmingham, Inggris.

Sedangkan Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir meraih medali emas ganda campuran Olympiade Rio de Janeiro.

Kevin Sanjaya Sukamuljo berpasangan dengan Marcus Fernaldi Gideon. (PB Djarum)

Kembangkitan bulutangkis Indonesia ada di 2017. Beberapa atlet PB Djarum berhasil menjuarai beberapa turnamen, seperti Kevin Sanjaya Sukamuljo bersama pasangannya Marcus Fernaldi Gideon berhasil meraih gelar juara ganda putra All England.Tak sampai disitu, pasangan yang disebut minion ini juga langsung melesat dan meraih posisi peringkat satu dunia.

Tak sampai disitu, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir meraih gelar juara ganda campuran Indonesia Open setelah 12 tahun tidak diraih pasangan Indonesia.

Kemudian, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir menjadi Juara Dunia untuk kedua kalinya di Glasgow, Skotlandia.

Prestasi diberikan Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon, yang menyabet BWF Male Player of The Year 2017 (Pemain Putra Terbaik Dunia 2017) oleh BWF di Dubai.

Di tahun yang sama, Kevin dan Marcus menjuarai BWF Superseries Final 2017 sekaligus memecahkan rekor sebagai ganda putra satu-satunya yang pernah meraih 7 gelar Superseries dalam satu tahun.

Pada 2018, Kevin dan Marcus mempertahankan gelar juara All England. Selain itu, Minion serta Tontowi dan Liliyana meraih juara Indonesia Open 2018.

Kevin dan Marcus kembali berulah, mereka merebut medali emas Asian Games 2018.

Meski tahun ini ada beberapa capaian yang fantastis, namun PB Djarum memutuskan untuk menghentikan kegiatan audisi pencarian pebulutangkis belia berbakat mulai 2020 mendatang. Artinya, di tahun ini mereka terakhir melakukan audisi. (Her)

Sambil Beternak Sapi dan Kambing, Ricky Elson Siapkan Mobil Listrik Terbaru

0

Bagi generasi milenial pasti masih asing mendengar nama Ricky Elson. Namun begitu, yang harus OLXer harus tau, pria asal Padang, Sumatera Barat ini adalah salah satu orang jenius yang mampu mengembangkan mobil listrik.

Ya, karya Ricky Elson yang terkenal adalah Tucuxi dan Selo. Dengan buah karya dan pengembangan mobil listrik inilah, dia bisa disebut juga menjadi pelopor mobil nasional.

Hanya saja, untuk Tuxuci yang juga digarap bersama Danet Suryatama mengalami nasib mengenaskan, di mana saat diuji coba mobil yang dikendarai Dahlan Iskan (saat itu menjabat sebagai Menteri BUMN) menabrak tebing di daerah Sarangan, Magetan, Jawa Timur, 23 Desember 2012. Beruntung, tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Dahlan Iskan mengemudkan mobil listrik Tuxuci di temani Ricky Elson di kawasan GBK Senayan, Jakarta. (Wikipedia)

Sedangkan untuk Selo yang merupakan mobil bergaya sport, masih ada. Bahkan mobil yang sempat dipamerkan di KTT APEC Bali 5-6 Oktober 2013 itu mampu menarik perhatian banyak orang, baik di dalam maupun luar negeri. Hal ini karena desain mobilnya mirip supercar.

Selo, mobil listrik yang dikembangakn Ricky Elson. (Instagram @ricky_elson)

Namun entah mengapa, Ricky Elson yang juga pernah menempuh pendidikan jurusan teknik mesin hingga bergelar master dan bekerja di Jepang sebagai ahli dalam motor penggerak listrik namanya seakan tak mencuat lagi dengan kendaraan listriknya.

Usut punya usut, Ricky Elson rupanya masih tetap berkarya. Dia menetap dan membuka sebuah tempat yang disebut Lentera Bumi Nusantara di sebuah desa di ujung selatan Tasikmalaya yaitu Ciheras.

Di desa ini, Ricky Elson mencoba membuat berbagai riset dengan bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) yang dibuat sendiri. Uniknya lagi, ternyata dia juga beternak sapi dan kambing, serta berkebun. Pada intinya hal itu sengaja dilakukannya untuk mengembangkan potensi sumber daya alam di desa tersebut.

(Instagram @ricky_elson)

Lantas apakah Ricky Elson masih ingin membuat mobil?

Ya, diam-diam pria kelahiran Padang, 11 Juni 1980 tersebut memang mengerjakan proyek mobil listrik. Lalu bagaimana prosesnya?

“Mobil saya ya yang ada di Instagram (belum selesai),” kata Ricky menjawab pertanyaan News OLX beberapa waktu lalu.

Tampak depan calon mobil listrik baru Ricky Elson. (Instagram @ricky_elson)

Untuk mengembangkan kendaraan listrik memang tak mudah membalikan telapak tangan. Apalagi, mobil listrik memang belum menjadi tren secara global. Sedangkan di Indonesia sendiri baru dikeluarkan Peraturan Presiden Nomor 55  tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) Untuk Transportasi Jalan pada 12 Agustus 2019 lalu.

Lalu kira-kira kapan mobil listrik karya Ricky Elson kembali dipamerkan?

“Sampai budget kita cukup. Karena kita swadaya, belajar swadaya,” jawabnya.

Tampak belakang calon mobil listrik baru Ricky Elson. (Instagram @ricky_elson)

Ya, menurutnya memang tak ada investor dalam pengembangan kendaraan listrik terbaru nya itu. Bahkan Ricky Elson sendiri memang masih menutup rapat detail bagaimana proses produksinya.

Hanya saja, dia mengatakan untuk produksi mobil listrik terbarunya tidak dilakukan di Ciheras, melainkan ada di satu tempat yang dirahasiakan.

Namun begitu, jika OLXer ingin melihat bagaimana perkembangan untuk mobil listrik buah karya Ricky Elson, bisa dilihat di akun Instagramnya @ricky_elson.

Ya, kita doakan saja agar Uda Ricky Elson bisa mempersembahkan mobil listrik supaya Indonesia bisa bangga dengan karya anak bangsa. (Her)

Oktober 2019, Ngeyel Masuk Busway Siap Kenapa Tilang Elektronik

0

Catat nih OLXer, bulan depan alias Oktober 2019 jangan sampai Anda masuk busway. Sebab, jika nekat masuk jalur bus TransJakarta bukan tak mungkin akan terkena tilang elektronik.

Hal ini juga disampaikan langsung Direktur Utama PT Transportasi Jakarta, Agung Wicaksono saat menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman bersama Polda Metro Jaya terkait Electronic Traffic Law Enforcement/E-TLE) atau tilang elektronik bagi mereka yang masuk busway. 

Jika tak ada aral melintang, tilang elektronik akan diterapkan di seluruh koridor busway yang jumlahnya mencapai 13 koridor. Namun koridor busway yang utama untuk ditindak setidaknya ada 12 koridor, terutama koridor yang bersinggungan langsung dengan kendaraan lain.

“Paling lambat tahun ini. Tapi kami minta tadi Oktober paling lambat,” kata Agung seperti dilansir NTMC Polri, Selasa (10/9/2019).

Adapun perangkat kamera akan ditempatkan tersembunyi  pada berbagai titik di jalur busway. 

Dengan adanya sistem tilang ini, Agung berharap tak ada lagi kendaraan bermotor baik mobil maupun sepeda motor yang masuk melintasi jalur TransJakarta.

Hal ini sesuai dengan konsep pertama kali TransJakarta beroperasi, di mana busway akan steril sepenuhnya sehingga penumpang dapat nyaman dan sampai tempat tujuan lebih tepat waktu. Selain itu, tentu saja soal keamanan dan keselamatan lebih terjaga. 

Nah, jika busway bebas hambatan dan bus melaju sesuai yang diinginkan, maka harapannya masyarakat akan lebih beralih menggunakan transportasi umum, seperti halnya TransJakarta. (Her)

The 3rd Indonesia Autovaganza Padukan Tren Kendaraan Baru dan Retro Klasik

0

Tangerang – Pameran mobil dan motor The 3rd Indonesia Autogavanza hari ini, Sabtu (7/9/2019) resmi dibuka. Pameran berlangsung selama dua hari, 7 – 8 September 2019 di QBig BSD City, Tangerang, Banten.

Indonesia Autovaganza yang merupakan pameran tahunan yang berlangsung pertama kali di tahun 2016 diharapkan mampu menjadi jembatan bagi para produsen dan konsumen produk-produk otomotif, serta menjadi ajang silaturahmi antar sesama penggemar otomotif, baik mobil maupun motor.

Berbeda dengan pelaksanaan tahun sebelumnya, The 3rd Indonesia Autogavanza membangun konsep perpaduan tren kendaraan baru dengan kendaraan-kendaraan retro.

“Tahun ini menjadi tahun ketiga penyelenggaraan Autovaganza. Ada sesuatu yg berbeda di penyelenggaran event tahun ini, yaitu keterlibatan line up mobil dan motor klasik dari negara negara yang sudah tersohor dengan produk otomotif klasiknya, seperti Australia, Eropa dan juga Asia,” kata Munawar Chalil, publisher PT Ekuator Media Vaganza sebagai penyelenggara The 3rd Indonesia Autovaganza dalam sambutannya di acara pembukaan.

Hal ini dipertegas oleh Eka Zulkarnain, Editor in Chief Carvaganza. “Tahun lalu kita kedepankan mobil motor baru dengan kendaraan custom. Nah, tahun ini yang kita angkat yang retro. Disini ada puluhan motor dan mobil retro yang kita display bersanding dengan mobil dan motor baru yang jadi peserta pameran”.

Promo Diskon dan Photo Contest

The 3rd Indonesia Autovaganza diikuti beberapa merek kendaraan roda empat dan roda dua yang hadir menjadi peserta pameran. 

Toyota menampilkan Fortuner, Rush, dan Kijang Innova untuk ditawarkan kepada pengunjung QBig BSD City, Tangerang. 

Sementara Hyundai hadir dengan duo SUV andalannnya, Hyundai Santa Fe dan Hyundai Kona. Disusul Mazda dengan CX-5 dan MX-5, Chevrolet hadir dengan Trax dan Trailblazer. Sementara Astra Peugeot memboyong New 3008 dan New 5008.

Mewakili merek roda dua ada Triumph Motorcycle yang menghadirkan seluruh line up terbaiknya seperti Bobber, Bonneville, Speed Twin. Sementara Ducati membawa Scrambler dan Moto Guzzi menampilkan model terbarunya V85TT.

Keseluruhan peserta menawarkan produknya dengan berbagai program menarik selama dua hari pameran berlangsung.

Bahkan merek produk apparel Prime Gears menggelar diskon 50 persen untuk pembelian helm dan apparel.

Bagi pengunjung millenial, bisa mengikuti ajang Photo Contest yang diselenggarakan Elpro Detailing yang berhadiah 1 free coating mobil, 1 free detailing motor, 10 voucher coating discount Rp 1.000.000 dan 10 spray sealant. 

Cukup melakukan selfie di booth Elpro yang ada di The 3rd Indonesia Autovaganza, posting di feed instagram, sertakan hastag #coatingindongelpro dan tag instagram @elpo_detailing, pemenang akan diundi langsung di live instagram Elpro pada tanggal 30 September.

Beberapa produk lainnya yang bisa ditemui di pameran yang berlangsung sampai Minggu, 8 September 2019 adalah GT Radial, Juragan Helm, DM, DNF. EXODOS 57, hingga Holy 72 Garage. 

Juga hadir produk-produk cross-culture seperti sneakers hingga produk-produk aftermarket otomotif mulai dari knalpot hingga kebutuhan bikers dan motor lainnya. (Z)

6 Sekolah PAUD di Jakarta Tersentuh Program Pijar Ilmu Asuransi Astra

0

Jakarta – Asuransi Astra kembali melanjutkan program CSR berbentuk revitalisasi sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai wujud kepedulian perusahaan kepada dunia pendidikan di Tanah Air.

Dalam program bertema #PijarIlmu ini, Asuransi Astra melakukan perbaikan sarana dan prasarana belajar mengajar di 25 PAUD di seluruh Indonesia.

Setelah Medan, sebanyak 6 sekolah PAUD yang tersebar di wilayah Jakarta ikut tersentuh program mulia Asuransi Astra menyambut usia ke-63 tahun pada 12 September tahun ini.

Enam PAUD yang sudah berhasil dibuat menjadi lebih layak untuk ditempati sebagai tempat menimba ilmu tersebut antara lain;

1. PAUD Bunga Sakura Cilincing – Jakarta Utara
2. PAUD Saudara Sawah Besar, Jakarta Pusat
3. PAUD Cinta Bangsa, Cilandak, Jakarta Selatan
4. PAUD Dahlia Jl. Dewi Sartika, Jakarta Timur
5. PAUD Embun Nabawi Cilandak, Jakarta Selatan
6. PAUD Al Islah Walfalah, Tambora, Jakarta Barat

Dalam program #PijarIlmu ini, perusahaan asuransi milik Grup Astra ini melibatkan 35 tenaga sukarelawan yang merupakan karyawan Head Office Asuransi Astra.

Puluhan tenaga sukarela ini yang melakukan survei langsung dan mencari informasi kebutuhan dari masing-masing PAUD terpilih, kemudian mengajukan kepada perusahaan dalam bentuk proposal revitalisasi.

PAUD Dahlia yang berada di Gang Waru, Jl Dewi Sartika, Jakarta Timur adalah salah satunya. Awalnya sekolah anak usia dini yang berada di Gang Waru, Jl. Dewi Sartika, Jakarta Timur ini memiliki kondisi yang sedikit memprihatinkan. Atap halaman lokasi bermain sudah nyaris roboh, sehingga dikhawatirkan bisa menciderai anak-anak yang bermain di bawahnya.

“Kami mengganti atap tersebut dengan yang baru berbahan rangka baja ringan. Ruang kelas pun disulap menjadi lebih cerah dengan cat berwarna dominan putih biru, sehingga sekarang lebih layak ditempati,” ungkap Laurentius Iwan Pranoto selaku SVP Communication, Event & Service Management Asuransi Astra kepada OLX Indonesia, Senin (9/9/2019) di acara kick off peresmian PAUD Dahlia, Jakarta Timur.

Laurentius Iwan Pranoto selaku SVP Communication, Event & Service Management Asuransi Astra memberikan sambutan di acara kick off revitalisasi PAUD Dahlia di Cawang, Jakarta Timur, Senin (9/9/2019) (Sumber: Zie)

Usai mendapat polesan, PAUD Dahlia pun kini menjadi tempat belajar dan bermain yang nyaman bagi 20 anak yang bersekolah di sana.

Usai meresmikan PAUD Dahlia, kegiatan berlanjut dengan workshop bagi orangtua siswa membahas tumbuh kembang anak yang materinya dibawakan oleh Personal Growth, partner Asuransi Astra. Sementara anak-anaknya mengikuti kegiatan mewarnai.

Turut hadir di acara tersebut, Didik Diarjo, Lurah Cawang, Jakarta Timur.

Laurentius Iwan Pranoto selaku SVP Communication, Event & Service Management Asuransi Astra bersama Didik Diarjo, Lurah Cawang, Jakarta Timur (Sumber: Zie)

“Kita memang sangat concern di bidang pendidikan. Bagaimana kita bisa melayani masyarakat secara maksimal dalam bidang pendidikan. Tidak bisa dipungkiri bahwa generasi yang akan datanglah yang akan memberikan masukan bagi bangsa ini. Tentunya kegiatan seperti ini sangatlah penting dan harus kita dukung,” sambut Didik Diarjo.

Harapannya, kepedulian perusahaan terhadap dunia pendidikan seperti yang dilakukan Asuransi Astra bisa menular ke perusahaan-perusahaan lainnya.

“Kita tidak bisa sendiri dalam hal ini. Perlu dukungan dari berbagai pihak agar masa depan anak-anak kita menjadi lebih cerah,” pungkas Didik. (Z)

Toyota Hadir di The 3rd Indonesia Autovaganza, Tawarkan Berbagai Promo Penjualan

0

Jakarta – Toyota menjadi salah satu peserta pameran otomotif The 3rd Indonesia Autovaganza 2019 yang berlangsung di QBig BSD City, Tangerang, 7-8 September 2019 kemarin. 

“Kami mengucapkan selamat untuk pelaksanaan Autovaganza ke 3 dan menyampaikan terima kasih atas kesempatan yang diberikan Carvaganza sehingga Toyota dapat kembali turut serta meramaikan perhelatan ini sebagai bagian untuk menjaga momentum pertumbuhan pasar otomotif,” ungkap Executive General Manager PT. Toyota Astra Motor, Fransiscus Soerjopranoto, Sabtu (7/9/2019).

Di festival bernuansa otomotif yang menggabungkan pameran, hiburan, bazar fashion dan kuliner serta edukasi ini, Toyota melalui main dealer-nya, Auto2000 menampilkan beberapa produk unggulannya.

Tak cuma memamerkan, tapi Auto2000 juga menawarkan program menarik bagi setiap pengunjung yang melakukan pembelian unit Toyota, khusus di event The 3rd Indonesia Autovaganza 2019.

Salah satunya adalah beli Rush atau Fortuner bisa mendapatkan secara gratis motor Honda PCX. Tidak hanya itu saja, tapi juga gratis paket service selama 3 tahun atau 40.000 km untuk pembelian Fortuner.

Auto2000 juga memberikan penawaran menarik untuk pelanggan berupa program E-Sensation. Promo ini menawarkan DP Rendah, hanya sekitar 15 persen untuk pembelian unit  Avanza, Innova, dan Agya dengan jangka waktu 1-5 tahun. 

Selain itu, khusus untuk pembelian Toyota Yaris, Auto2000 memberikan penawaran Low Rate untuk pelanggan dengan DP 25 persen dan tenor 1-5 tahun.

“Pameran The 3rd Indonesia Autovaganza 2019 merupakan momen yang tepat untuk pelanggan memiliki mobil baru Toyota. Pelanggan bisa mendapatkan paket pembelian yang sangat menjanjikan dan berlimpah benefit,” tutup Ardian Nur, Operation Manager Wilayah DKI 2 Auto2000. (Z)

Bocoran dari Duet Kembar Calya-Sigra yang Hadir Pekan Depan

0

Jakarta – Daihatsu dan Toyota kompakan untuk mengundang media nasional untuk hadir di peluncuran duo LCGC 7-seater kembar, Sigra dan Calya.

Kedua model facelift ini direncanakan hadir dan resmi dijual di Indonesia pada Senin, 16 September 2019 mendatang. 

Dari bocoran-bocoran yang muncul beberapa hari belakangan terlihat kalau banyak sekali yang berubah dari keduanya. 

Contohnya saja Daihatsu Sigra yang sempat kepergok saat lagi diangkut di jalan tol. Dari foto yang menangkap momen tersebut terlihat fascia Sigra sekarang dibuat mirip-mirip Low MPV Mitsubishi Xpander atau Nissan Livina dengan lubang foglamp yang besar dan dalam di sisi kanan-kiri bumper utama.

Sementara untuk saudara kembarnya, Toyota Calya, terlihat wajahnya lebih menyerupai Avanza dipadukan Innova. Dimana bumper depannya sudah dilengkapi garnish foglamp meruncing ke atas.

Wuih, kembarnya sekarang sudah tidak identik lagi.

Bocoran dari bagian interior, ketahuan kalau head unit yang digunakan Calya punya dimensi yang lumayan lebar dan sepertinya sudah pakai sistem layar sentuh. Tapi kemungkinan ini hanya akan disematkan pada varian tertinggi seperti Calya tipe G manual maupun otomatis.    

Dari undangan, Daihatsu Sigra yang akan lebih dulu melakukan peluncuran di pagi hingga siang, kemudian baru dilanjutkan oleh Toyota Calya.

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) memilih salah satu mall di kawasan Bekasi sebagai tempat untuk meluncurkan Sigra. Sementara PT Toyota Astra Motor (TAM) memilih memperkenalkan Toyota New Calya 2019 di Jakarta.

Bila dilihat dari usia kehadiran keduanya, memang sudah sepantasnya duet kembar ini hadir dalam bentuk yang lebih segar. Tiga tahun adalah tempo ideal bagi produsen mobil untuk mengeluarkan produk baru, meski hanya bersifat facelift atau minor change.

Apalagi bagi masing-masing merek, dua produk ini masih mampu berkontribusi besar terhadap angka penjualan. Yang berarti, modelnya masih sangat diterima oleh konsumen di Tanah Air.

Sekadara informasi saja, Toyota Calya pada tahun lalu berhasil menjadi LCGC paling laris mengalahkan penjualan Toyota Agya, LCGC 5 seater yang sudah ada terlebih dulu.

Tapi biar tidak penasaran, OLX Indonesia akan selalu berusaha mengupdate perkembangan dari rencana peluncuran Calya-Sigra sampai tepat di hari H keduanya resmi nongol. (Z)