Jakarta – Usai memperkenalkan Yaris Rhytmdi ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS ) 2019 yang baru saja berakhir pekan kemarin, PT Toyota Astra Motor (TAM) langsung menggeber acara Yaris Beats Corner.
Mengusung tema 'Sound of Excitement', acara ini akan berlangsung di Tangerang, Surabaya, dan Jakarta.
Jadwal lengkapnya 31 Juli – 4 Agustus 2019 di AEON Mall, BSD City. 21-25 Agustus 2019 di Tunjungan Plaza Surabaya, dan pada 16-22 September 2019 di Central Park Jakarta.
Dan puncak acara berlangsung di bulan Desember 2019 pada penyelenggaraan Djakarta Warehouse Project (DWP).
Di Yaris Beats Corner: 'Sound of Excitement', Toyota bakal menampilkan sejumlah unit Yaris yang sudah dimodif dengan konsep memberikan ruang perlengkapan DJ di dalam kabinnya. Seperti Yaris Rhytm yang ada di GIIAS kemarin.
“Kami sengaja mengedepankan tema Sound of Excitement karena musik adalah sarana yang paling digemari kaum millenial dalam mewujudkan kebahagiaan mereka, dan ini selaras dengan konsep Yaris yang selalu mengedepankan Fun to Drive bagi penggunanya,” kata Executive General Manager TAM, Fransiscus Soerjopranoto.
Nantinya di acara Yaris Beats Corner ‘Sound of Excitement’ ini, TAM akan menyediakan hadiah seperti voucherdigital money senilai 1 juta rupiah kepada 50 orang pertama yang mengisi Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) di setiap event Yaris Beats Corner.
Juga ada promo special rate dan paket trade-in yang melakukan pembelian dengan uang muka muka 25 persen.
“Kami menyiapkan berbagai kegiatan dan kejutan yang akan memberi sensasi menyenangkan kepada peserta Yaris Beats Corner: 'Sound of Excitement.' Kami akan tawarkan berbagai kegiatan promo untuk memudahkan pengunjung dalam memiliki Yaris model terbaru,” tutup Soerjo.
Mau ikutan modif tapi belum punya mobil Yaris-nya? Buru-buru deh klik link ini. (Z)
Jakarta – Ada hal menarik saat pembukaan booth Honda di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, Kamis lalu (18/7/2019).
Sebuah video diputar di giant screen menceritakan Takehiro Watanabe, Presiden Direktur PT Honda Prospect Motor (HPM) sedang berada dalam mobil Honda dalam keadaan gusar. Takehiro harus menyampaikan pidato pembukaan, namun dia sedang terjebak dalam antrian kendaraan yang hendak masuk pameran.
Ia pun (Takehiro) memutuskan untuk turun dari mobilnya dan melanjutkan perjalanan dengan sebuah alat yang mirip dengan otopet.
Alat ini juga yang mengantarkan orang nomor satu di Honda Prospect Motor ini meliuk-liuk di parkiran gedung ICE BSD hingga sampai di tengah-tengah panggung tepat waktu dan langsung menyampaikan pidatonya.
Honda Transcooter menjadi inovasi alat tranportasi menyenangkan yang diperkenalkan HPM di GIIAS 2019 (Foto: ZIe)
“Bagi Honda, menghadirkan kesenangan, semangat dan nilai-nilai baru kepada masyarakat dan konsumen melalui teknologi terdepan merupakan komitmen Honda yang diwakili dalam tema tahun ini. Berbagai mobil, teknologi dan aktivitas yang ditampilkan di booth Honda juga menggambarkan karakter Honda yang mencakup inovatif, sporty, ramah lingkungan dan membawa kesenangan untuk mobilitas manusia,” ucap Watanabe dalam sambutannya di panggung utama booth Honda pameran GIIAS 2019.
Dan video tersebut menjadi gambaran nyata ucapan Takehiro Watanabe, bagaimana teknologi Honda saat ini selalu memberikan sebuah solusi dalam permasalahan sekaligus membawa kesenangan dalam kehidupan Anda.
Transcooter, demikian Honda menamakan produk inovasinya tersebut. Alat ini merupakan sebuah skuter elektrik yang dikembangkan oleh Honda Motor China Technology Co. Ltd sebagai perangkat mobilitas personal yang lebih fleksibel dan ramah lingkungan.
Honda Transcooter dilengkapi dengan sebuah motor listrik dengan besaran daya 250W dan baterai berkapasitas 24V. Alat ini bisa melaju hingga kecepatan maksimal 20km/jam dengan jarak tempuh maksimal dalam kondisi baterai full hingga 10km. Sementara kekuatan menerima bebannya mencapai 100kg.
“Honda Transcooter merupakan perangkat mobilitas personal bertenaga listrik yang mudah dilipat, disimpan dan di charge di dalam mobil,” jelas Watanabe dalam presentasinya.
Dimensi kecil Honda Transcooter dalam kondisi terlipat, mudah dibawa kemana-mana (Foto: Zie)
Dimensinya yang kecil membuat Honda Transcooter menjadi alat transportasi yang fleksibel dibawa kemana-mana. Ukurannya hanya 314mm × 460mm dengan berat hanya 10kg, saat dilipat, dengan mudah bisa dimasukkan ke bagasi mobil.
Bagaimana? Menyenangkan bukan kalau punya Honda Transcooter? Sayang, skuter listrik mungil ini belum dijual di Indonesia. HPM hanya sebatas memperkenalkannya saja disini.
Tapi kalau mau cari-cari kendaraan Honda, khususnya mobil Honda bekas yang selalu bikin senang hati pemiliknya, langsung saja masuk kesini.(Z)
Jakarta – Biasanya ulang tahun komunitas motor maupun mobil berisi agenda touring atau melakukan bakti sosial serta kegiatan-kegiatan positif lainnya. Tapi untuk komunitas yang satu ini sedikit berbeda.
Adalah Riders King Wartend Fatmawati (RKWF), sebuah komunitas pengguna motor Yamaha RX King yang rencananya bakal menggelar perayaan ulang tahun ke-3 dengan mengusung tema “RX King Hijrah” pada hari Jumat, 2 Agustus 2019 mendatang.
“Perayaan ulang tahun kali ini berbeda dari tahun sebelumnya. Kami ingin merubah persepsi masyarakat yang selama ini menggangap komunitas RX King kurang baik. Dengan mengangkat “RX King Hijrah”, kami berharap persepsi itu bisa berubah secara perlahan,” ungkap Amirudin, Ketua Umum RKWF saat rapat persiapan ulang tahun ke-3 RKWF di Masjid Al I’tishom, Cipete Selatan Jakarta Selatan.
Ungkapan 'hijrah' ini memang bukan cuma sekadar slogan belaka. Kini dalam setiap kegiatannya, RKWF selalu memaksimalkan fungsi Masjid sebagai tempat berkumpul, berdiskusi dan aktifitas dakwah. Mereka juga fokus pada pembinaan member komunitas dalam kegiatan keagamaan.
Dan tahun ini, tepat RKWF menginjak usia 3 tahun, mereka bekerjasama dengan Pihak Kepolisian, Ulama dan Aparat Pemerintah bermaksud menyajikan konten acara mulai dari ceramah agama dari Ustad Tile yang sedang viral dengan metode komunikasi yang tidak terlalu serius (Jenaka) namun sangat berisi.
Kemudian dilanjut dengan santunan kepada anak yatim dimana dana santunan tersebut diperoleh dari hasil urunan dan donasi member RKWF.
RKFW juga akan mendeklarasikan Road Safety dari seluruh anggota pengguna RX King yang hadir bersama Kapolsek Cilandak, KomPol. Drs. Kasto SP.d sebagai bagian dari pelaksanaan kampanye road safety yang digaungkan Korlantas Polri selama ini.
“Kami akan terus mengajak, menuntun dan mengarahkan member RKFW dan para pecinta Yamaha RX King lainnya dengan berbagi kegiatan positif dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” tutup H. Edex Zainudin Mursyid, SE, Penasehat RKWF.
Nah, kira-kira Yamaha RX King tahun berapa sih yang masih banyak dijual di OLX.co.id? Langsung cek disini saja. (Z)
Lampu sein, pasti OLXer sering mendengar nama tersebut. Tentu saja, ini karena lampu sein atau turn signal jadi perangkat wajib yang ada pada mobil maupun sepeda motor.
Hanya saja, tak sedikit pengendara banyak menyepelekan keberadaan lampu sein. Salah satunya, membiarkan lampu sein mati dan ada juga yang sengaja tidak memasang lampu sein, dan mengganti warna bohlam lampu sein.
Padahal, tidak memasang atau mengganti warna lampu sein bisa saja kena sanksi tilang dan denda yang tercatat dalam Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 mengacu pada Undang-undang nomor 22 tahun 2009 pasal 48 ayat 3 tentang sistem lampu dan alat pemantul cahaya.
Nah balik lagi soal lampu sein nih OLXer. Lampu ini wajib digunakan karena jadi tanda peringatan ketika pengemudi mobil dan motor akan berbelok. Jangan pula pengemudi seperti emak-emak pengendara motor yang kerap pasang sein ke kiri justru belok ke kanan.
Tak hanya di persimpangan, ketika hendak menyusul atau mengubah jalur, ada juga perlu menggunakan lampu sein agar kendaraan di belakang atau depan dapat mengetahui keberadaan kita.
Sebaliknya, jika tidak menggunakan lampu sein ketika berbelok atau berpindah jalur, maka bisa menyebabkan pengendara lain celaka karena salah pengertian.
Perlu dicatat, penggunaan lampu sein pada kendaraan sudah tertuang dalam UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) pasal 112 ayat 1, yang berbunyi:
“Pengemudi Kendaraan yang akan berbelok atau berbalik arah wajib mengamati situasi Lalu Lintas di depan, di samping, dan di belakang Kendaraan serta memberikan isyarat dengan lampu penunjuk arah atau isyarat tangan”.
Namun begitu, sesuai pasal 112 ayat 2 menyebutkan, pengemudi kendaraan yang akan berpindah lajur atau bergerak ke samping wajib mengamati situasi lalu lintas di depan, di samping, dan di belakang kendaraan serta memberikan isyarat.
Adapun jika berada di persimpangan jalan, sesuai pasal 112 ayat 3, pada persimpangan jalan yang dilengkapi Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APIL) pengemudi dilarang langsung belok kiri, kecuali memang ada tanda rambu lalu lintas.
Sedangkan denda yang melanggar pasal 112 ini sesuai dengan yang ditentukan pada pasal 294 dan 295 UU 22 tahun 2009 yang berbunyi:
“Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor yang akan membelok atau berbalik arah, tanpa memberikan isyarat dengan lampu penunjuk arah atau isyarat tangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 112 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu”. (Her)
Jakarta – Mitsubishi Indonesia kembali menjadi paling atas soal kepuasan konsumen akan layanan after sales. Hal ini diungkapkan oleh konsultan JD Power melalui studi Indonesia Customer Service Index (Mass Market) 2019.
Perusahaan dengan logo tiga berlian ini tercatat meraih skor 819 poin. Hal ini juga disebut karena Mitsubishi menunjukan performa yang baik dengan menjalankan dua dari lima faktor utama, yaitu inisiasi pelayanan dan konsultan layanan.
Sementara itu, lawan terberat Mitsubishi, yakni Toyota berada di peringkat kedua dengan total skor 818 poin. Kemudian, Honda berada di urutan ketiga dengan total skor 815 poin. Menurut Country Manager J.D. Power Indonesia, Srabani Bandyopadhyay, sejumlah brand memang harus diberi apresiasi atas konsistensinya yang tinggi terhadap pelayanan pelanggan.
“Namun, dengan kesenjangan marjinal antar peringkat merek, dapat dilihat bahwa service center hanya memberikan pengalaman yang homogen, bukan berbeda. Tantangan bagi industri ini adalah bagaimana menangkap peluang agar benar-benar unggul dan bisa menyenangkan pelanggan dengan membedakan layanan dan produk yang ditawarkan hingga akhirnya mampu meningkatkan bisnis dan mendapat rekomendasi,” ungkap Srabani dalam keterangan tertulis, Senin (29/7/2019).
Berdasarkan hasil studi, 71 persen pelanggan puas akan pelayanan yang diberikan secara keseluruhan. Di mana penilaian mengenai pengalaman purna jual berada di angka 881 indeks poin atau lebih, mereka akan kembali mengunjungi diler untuk servis berbayar berikutnya, dibandingkan hanya 32 perse untuk pelanggan merasa kurangpuas, yakni 756 poin indeks atau lebih rendah.
Selain itu, sebanyak 74 persen pelanggan yang puas akan merekomendasikan diler kepada teman dan keluarga, dibandingkan hanya 28 persen pelanggan yang merasa kurang puas menyatakan hal yang sama.
Adapun studi ini dilakukan pada 2.786 pemilik kendaraan yang telah menerima pengiriman kendaraan antara bulan Februari 2016 dan Juni 2018, serta membawa kendaraan mereka untuk diservis di diler resmi antara bulan Februari 2018 hingga Juni 2019. Sedangkan penelitian ini dilaksanakan sejak Februari hingga Juni 2019.
Sementara studi ini mencakup pemilik yang membeli kendaraan mereka dalam kurun waktu 12-36 bulan ke belakang dan melakukan servis setidaknya sekali dalam 12 bulan di pusat servis resmi.
Studi ini mengukur kepuasan layanan secara keseluruhan antara pemilik yang membawa kendaraannya ke pusat servis resmi dengan memeriksa kinerja diler dalam lima faktor (dalam urutan kepentingan), kualitas pelayanan (24 persen), inisiasi pelayanan (20 persen), pengambilan kendaraan (19 persen), konsultan layanan (19 persen), dan fasilitas servis (18 persen).
Studi ini juga mencakup Net Promoter Score® (NPS) yang mengukur kemungkinan pelanggan untuk merekomendasikan merek kendaraan mereka dengan skala 0-10.
4 Hal yang Disukai dan Tidak Oleh Konsumen
Tak hanya itu, selama penelitin Indonesia Customer Service Index (Mass Market) 2019 melihat adanya beberapa hal yang cukup menarik, antara lain:
1. Mempromosikan pemesanan online dan aplikasi online
Walau hanya enam persen pelanggan yang menggunakan website atau aplikasi online untuk melakukan reservasi pelayanan, namun kepuasan yang dirasakan cenderung lebih tinggi hingga 853 poin, dibandingkan dengan 43 persen pelanggan yang memesan melalui telepon sebanyak 817 poin atau 34 persen yang hadir di diler tanpa melakukan reservasi terlebih dahulu (793 poin).
2. Membuat pelanggan menunggu dapat mengurangi kepuasan
Pelanggan merasa sangat tidak puas saat mereka datang untuk menyerahkan kendaraan dan ketika pengambilan kendaraan di akhir layanan.
Waktu menunggu merupakan salah satu poin yang menurunkan tingkat kepuasan para pelanggan purna jual, dengan 23 persen pelanggan menunggu lebih dari 30 menit untuk menyerahkan kendaraan mereka (naik dari 21 persen pada 2018) dan 43 persen mengindikasikan waktu penjemputan kendaraan lebih dari 15 menit (tidak ada perubahan dari tahun lalu).
3. Biaya pelayanan yang jelas dan transparan
Lebih dari seperempat atau 26 persen pelanggan merasa biaya pelayanan mereka lebih tinggi dari yang diperkirakan.
Diantaranya, nilai kepuasan mereka adalah 784 poin, yang artinya 30 poin lebih rendah dari nilai rata-rata studi, yaitu 814 poin. Lebih dari 13 persen pelanggan merasa tidak diberikan estimasi layanan secara rinci di awal kunjungan mereka, penjelasan mengenai layanan apa saja yang dikerjakan atau biaya yang akan ditagihkan.
4. Memberikan sentuhan pribadi
Pelanggan merasa lebih puas ketika petugas diler mengantar mereka ke kendaraannya dengan nilai 818 poin atau kendaraan diambil oleh petugas diler untuk mereka sebesar 813 poin.
Bila petugas diler hanya menunjukkan lokasi tanpa mengantar atau mempertemukan pelanggan secara langsung pada kendaraan yang baru diservis, hal ini dapat menurunkan tingkat kepuasan hingga 798 poin. (Her)
Hari kedelapan gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 ada pemandangan berbeda di booth PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku distributor truk & bus di hall 7, ICE, BSD, Tangerang Selatan.
Bagaimana tidak, puluhan siswa sekolah dengan seragam lengkap menggerebek booth kendaraan komersial asal Jepang tersebut. Tapi tunggu, puluhan pelajar ini bukan ingin merusak fasilitas atau melakukan tindakan kriminal seperti tawuran atau pengeroyokan, melainkan sengaja datang untuk menjadi tamu undangan dalam acara Fuso Vocational Education Program.
Menurut Presiden Direktur KTB, Atsushi Kurita, Fuso Vocational Education Program sengaja dilakukan setiap tahun sebagai bentuk peran aktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
“Tahun ini, sebagai wujud komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, KTB dengan senang hati menyumbangkan Mitsubishi Colt Diesel untuk 3 Sekolah Menengah Kejuruan. Karena kami percaya dengan pendidikan dan kualitas tenaga manusia yang baik merupakan faktor yang sangat diperlukan dalam membangun sebuah negara,” saat ditemui di GIIAS 2019.
Mitsubishi Colt Diesel yang diserahkan, nantinya bisa di bongkar atau di oprek agar para pelajar mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para siswa dan guru, khususnya di bidang otomotif.
Adapun untuk tahun ini, KTB menyerahkan donasi tiga Mitsubishi Colt Diesel, untuk SMK Ma’arif 1 Kebumen (Jawa Tengah), SMK Negeri 1 Pungging, Mojokerto (jawa Timur), dan SMK Negeri 2 Pontianak (Kalimantan Barat).
Dalam program ini, sekolah yang menjadi mitra KTB tidak hanya menerima kendaraan sebagai fasilitas penunjang praktek, namun juga mendapatkan hard skill dan soft skill melalui pelatihan otomotif bersertifikat bagi guru dan murid. Materi training yang diberikan berupa Basic Automobile dan Fuso Service Technician Education Program (F-STEP) 1.
Para siswa juga mendapat kesempatan mendapatkan sesi belajar bersama dengan para karyawan KTB untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka dengan para pelajar lainnya. KTB juga mengadakan kompetisi keahlian otomotif siswa untuk meningkatkan keterampilan siswa.
Dengan diserahkannya Mitsubishi Colt Diesel tahun ini, maka KTB telah melangsungkan program Fuso Vocational Education Program sejak 2017, dan menyerahkan total 11 unit Mitsubishi Colt Diesel untuk 11 SMK, serta memberikan training otomotif bersertifikat kepada 990 orang siswa SMK, 43 orang guru di Indonesia, dan SMK binaan sebanyak 14 SMK.
“KTB berharap dapat memberikan banyak manfaat untuk masyarakat Indonesia melalui program ini, khususnya para generasi muda yang harus siap untuk menyambut masa depan dengan ilmu pengetahuan, keterampilan dan pendidikan yang baik,” tutupnya. (Her)
Industri otomotif memang terus berkembang pesat. Bahkan persaingan dalam bidang ini hanya sekedar Sales, Servis dan Spare Part saja. Sebaliknya, dalam dunia bisnis purnajual jadi wujud konkrit yang tak boleh dipandang sebelah mata. Termasuk adanya layanan Call Center.
Menurut Service Dept. Head 2W, 4W dan Marine PT Suzuki Indomobil Sales, Riecky Patrayudha, selain hanya sekadar memperluas jaringan penjualan atau dealer, Call Center merupakan bentuk atau cara memaksimalkan pelayanan kepada konsumen setia.
Dengan Call Center resmi, tentunya konsumen akan merasa puas karena keluhan yang dialami bisa teratasi. Terlebih Call Center dapat diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia tanpa dikenakan biaya apapun. Oleh Sebab Itu, perusahaan dengan logo huruf S ini memiliki Halo Suzuki.
“Melalui Halo Suzuki, konsumen dapat menanyakan berbagai informasi, mulai dari harga produk, alamat bengkel resmi, harga spare part, hingga melakukan online booking untuk perawatan rutin,” ucap Riecky saat ditemui di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di ICE, BSD, Tangerang Selatan.
Tak hanya itu, dengan Call Center Halo Suzuki, konsumen juga dapat mengeluh ketika kondisi darurat, dan mendapatkan bantuan baik melalui tips hingga towing.
Dia juga menyatakan, layanan Halo Suzuki terus ditingkatkan setiap tahun. Bahkan, dalam beberapa tahun terakhir, peningkatan trend call inbound dari Halo Suzuki mencapai lebih dari 30.000 panggilan per tahun, dengan puncak inquiry call center pada akhir tahun, terutama di bulan November dan Desember.
“Peningkatan layanan Halo Suzuki yang dilakukan dari waktu ke waktu merupakan komitmen kami untuk senantiasa memberikan solusi dengan kualitas terbaik untuk para konsumen. Kami harap, layanan Halo Suzuki yang tersedia saat ini dapat merangkul konsumen Suzuki lebih dekat sehingga kami dapat meneruskan komitmen ini dengan sungguh-sungguh,” ujarnya Riecky.
Desain Logo Baru
Nah, bertepatan dengan janji Suzuki meningkatkan layanan purnajual khususnya Call Center yang sudah memasuki usia ke-10, Suzuki Indonesia memperkenalkan logo baru Halo Suzuki.
Namun menariknya, logo Halo Suzuki bukan dibuat oleh para desainer dari perusahaan tersebut, melainkan melibatkan konsumen lewat lomba desain logo.
“Sebagai layanan yang selalu menemani konsumen setia Suzuki, kami menyadari bahwa layanan teknis perlu diimbangi lewat interaksi dengan konsumen. Hal itu tercermin dari logo baru Halo Suzuki yang dibuat dengan melibatkan konsumen setia Suzuki. Logo baru ini merepresentasikan bagaimana pandangan serta ekspektasi konsumen terhadap layanan Halo Suzuki,” kata Riecky.
Kompetisi desain logo baru Halo Suzuki ternyata diselenggarakan secara terbuka untuk publik sejak 1-30 April 2019. Pada akhir periode pendaftaran terkumpul 374 peserta dari seluruh Indonesia. Setelah melalui proses seleksi, pada 20 Mei 2019 lalu, PT SIS telah memilih desain baru Halo Suzuki yang merupakan karya Eddy Gunawan asal Jakarta.
Dalam logo baru tersebut, lingkaran biru yang mengelilingi huruf S menggambarkan proses komunikasi antara Suzuki dengan masyarakat yang terjalin dengan baik.
Guratan garis berwarna merah yang menyertai dan terkait dengan lingkaran menggambarkan konektivitas dan kenyamanan konsumen dalam mendapatkan informasi melalui Halo Suzuki.
Melalui logo ini, kami ingin menyampaikan bahwa Halo Suzuki merupakan ujung tombak pusat informasi Suzuki kepada masyarakat yang berkomitmen memberikan layanan terintegrasi dan efektif demi memenuhi kepuasan dan kepercayaan konsumen serta masyarakat terhadap Suzuki. (Her)
Mungkin bagi sebagian orang ketika mendengar nama Supra akan teringat pada sosok sepeda motor jenis bebek dari Honda. Nah, bagi OLXer yang belum tau, nama Supra juga dipatenkan pabrikan mobil Toyota, tepatnya untuk sebuah mobil jenis sport.
Kebetulan, di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 Toyota Supra hadir kembali dengan tambahan nama depan GR atau GR Supra.
Sosok Toyota GR Supra yang hadir di Indonesia ini merupakan generasi kelima dari legenda sports car Toyota Supra yang pertama kali meluncur pada 1978. Setelah itu, Supra generasi kedua muncul pada 1981, lalu generasi ketiga pada 1986, kemudian disusul generasi keempat sempat hadir pada 1993 dan generasi kelima pada 2002.
Namun sayang setelah itu, pabrikan jenama Jepang tidak lagi meluncurkannya hingga selama 17 tahun. Nah, tahun ini, Supra bangkit kembali, disambut baik Presiden Toyota Motor Corporation, Akio Toyoda.
Menurut Marketing Director PT Toyota Astra Motor, Anton Jimmi Suwandy, kehadiran GR Supra merupakan wujud apresiasi Toyota kepada pelanggan sekaligus menunjukkan semangat Toyota yang senantiasa berupaya menghadirkan produk, teknologi dan layanan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin modern.
“Melalui GR Supra, kami ingin menegaskan komitmen untuk senantiasa melakukan improvement dalam menghadirkan produk-produk terbaik melebihi ekspektasi, sejalan dengan semangat Toyota dalam mewujudkan Ever Betters Cars bagi para pelanggan,” ujar Anton saat ditemui di acara GIIAS 2019, di ICE, BSD, Tangerang Selatan.
Sebelum resmi mengaspal, Toyota GR Supra telah melewati serangkaian uji coba di lintasan sirkuit dan berbagai jalan raya. Hal ini sengaja dilakukan untuk menemukan komposisi dan kunci terbaik sebuah sportscar namun tetap dapat digunakan sehari-hari.
Pengembangan GR Supra lebih menekankan upaya mencapai kinerja sensitivitas yang tinggi dimana setiap dinamika atau gerak mobil bisa menimbulkan emosi kegembiraan. Menghasilkan driveability yang kuat menjadi salah satu poin utama waku-doki (mengasyikan) dalam pengembangan GR Supra agar bisa tercapai.
Dilakukan Berbagai Pengujian
Tak sampai disitu, sebelum resmi diperkenalkan pertama kali di Detroit Motor Show, Amerika Serikat, Januari 2019 lalu, Toyota GR Supra juga sudah melalui serangkaian uji coba yang panjang.
Bahkan, mobil yang juga digunakan untuk tim GAZOO Razing (bagian Toyota Motor Corporation-TMC), menjajal ketika masih berbentuk purwarupa pada ajang ketahanan mobil di lintasan sirkuit Nurburgring, Jerman.
Menurut keyakinan atau filosofi Toyota, sejak era pendiri Toyota, Kiichiro Toyoda, kondisi ekstrim di lintasan pacu dapat mengungkapkan potensi kendaraan secara menyeluruh, sehingga tetap dapat dikendarai sehari-hari.
Selain itu, karena diproduksi secara masal dan mengetahui karakternya, pengujian GR Supra juga dilakukan di sejumlah lintasan jalan raya di berbagai negara.
Semua itu bertujuan untuk menemukan titik keseimbangan optimal bagi tiga elemen kunci stabilitas kendaraan yaitu jarak sumbu roda (wheelbase), tapak (tread) dan pusat gravitasi (center of gravity). Keseimbangan tiga elemen inilah yang bisa menjamin sportscar sejati ini tetap stabil dalam berbagai kondisi lintasan, terutama saat melewati tikungan. (Her)
TANGERANG – Sebagai merek kendaraan komersial yang dipergunakan sebagai kendaraan penumpang maupun barang, PT. Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menganggap perusahaan karoseri sebagai rekan kerja yang sangat penting.
Karoseri merupakan perusahaan yang mengambil alih tahap akhir pembuatan kendaraan niaga dengan memasangkan bodi kendaraan pada kabin sasis.
Pentingnya perusahaan karoseri membuat IAMI harus senantiasa meningkatkan kerjasama dan mendukung perusahaan-perusahaan yang bergerak di industri karoseri.
Bentuk dukungan ini diwujudkan IAMI lewat penyerahan penghargaan (awarding) kepada puluhan perusahaan karoseri partner bisnis Isuzu.
“Kami sangat mendukung program pemerintah dalam rangka peningkatan pelayanan dan tertib administratif di jajarannya. Oleh karena itu, Isuzu memberikan apresiasi kepada 51 perusahaan karoseri yang telah bersinergi dan mensupport pembuatan Surat Keputusan Rancang Bangun (SKRB) untuk Isuzu,” ujar Attias Asril selaku General Manager Isuzu Astra Motor Indonesia di GIIAS 2019, Kamis (25/7/2019).
Apresiasi ini sekaligus menjadi bukti nyata IAMI untuk meningkatkan komunikasi dan kerjasama antara Isuzu dan karoseri.
“Isuzu Indonesia sebagai penjual kendaraan komersial tentunya akan terus mengawal unit yang kami jual ke pasaran, mulai dari pembuatan unit hingga tahap pengantaran ke konsumen. Ini untuk menjaga kualitas dan kepuasan pelanggan,” pungkasnya.
Selain penghargaan, demi meningkatkan kualitas bersama antara Isuzu dan karoseri, IAMI juga membentuk tim ahli untuk memberikan support kebutuhan teknik karoseri, di bidang mekanik maupun bidang elektrik. Tim tersebut juga disupport langsung dari advisor dari Jepang.
Penasaran melihat bentuk-bentuk karoseri untuk mobil komersial Isuzu, silahkan cek link ini. (Z)
TANGERANG – Mengunjungi booth Honda di pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang, banyak sekali hal menarik yang bisa ditemui.
Selain bentuk booth yang cukup atraktif berpadu kecantikan para SPG yang selalu stand by di masing-masing mobil display, mata juga akan dimanjakan dengan hadirnya dua special display Honda, yakni mobil supercar Honda NSX 2019 dan mobil balap Formula 1.
Keduanya tampil mencolok di tengah booth dan selalu berhasil mencuri perhatian pengunjung pameran. Khususnya Honda NSX 2019 yang memadukan rasa berkendara sebuah mobil sport dengan performa yang ramah lingkungan.
“Melalui display Honda NSX kami ingin menunjukkan teknologi Sport Hybrid Honda yang tidak hanya sejalan dengan tren untuk mobil-mobil yang lebih efisien dan ramah lingkungan, namun juga mempertahankan karakter khas Honda yang sporty,” beber Jonfis Fandy, Marketing & After Sales Service Director HPM dalam keterangan resminya, Kamis (25/7/2019).
Honda NSX 2019 menjadi special display PT Honda Prospect Motor (HPM) di GIIAS 2019 (Istimewa)
Perjalanan hadirnya model global dari Honda ini memang cukup panjang. Desain dan pengembangan unit daya NSX dilakukan di Tochigi, Jepang. Kemudian desain dan pengembangan bodi, sasis, kelistrikan serta desain interiornya dilakukan di Raymond, Ohio, Amerika Serikat.
Desain awal untuk NSX dilakukan di Wako, Jepang dan kemudian dikembangkan lagi untuk diproduksi oleh Acura Design Studio di Los Angeles, Amerika Serikat.
Proses riset dan pengembangannya memakan waktu empat tahun dengan melakukan pengujian di jalanan dan sirkuit.
Honda NSX 2019 dibekali dengan tiga motor sport hybrid dengan mesin twin-turbocharged DOHC V6. Kekuatan tenaga yang dimuntahkan mesin ini mencapai 573 hp.
Tenaga melimpah ini disempurnakan dengan Sport Hybrid SH-AWD (Super Handling All-Wheel Drive) yang diciptakan Honda untuk membantu akselerasi, pengereman, dan menikung.
Secara dimensi, mobil ini memiliki wheelbase 2.630 mm, panjang 4.470 mm dan lebar 2.217 mm dengan komponen sasis, ban dan penyetelan perangkat lunak yang telah dimodifikasi untuk menghasilkan Honda NSX yang lebih responsif terhadap pengemudi untuk penggunaan harian hingga ke sirkuit.
Sementara untuk keseimbangan dan kemampuan pengendaliannya sudah meningkat sehingga memungkinkan pengemudi untuk mengatur understeer dan oversteer dengan input throttle yang halus.
Hasilnya sungguh luar biasa, Honda NSX 2019 menghasilkan waktu putaran 2 detik lebih cepat dalam pengujian di Sirkuit Suzuka dibanding model sebelumnya.
Mampu untuk membelinya? Wait, tahan diri dulu yaaaa. Mobil ini tampil di GIIAS 2019 hanya untuk memanjakan mata dan memuaskan lensa kamera ponsel kalian untuk ber swa-foto saja, belum dijual di Indonesia.
Mending lihat model sport Honda lainnya dulu disini, siapa tahu ada yang cocok dengan selera Anda. (Z)