PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) selaku distributor resmi kendaraan Mitsubishi di Tanah Air secara resmi meluncurkan model varian terbaru dari keluarga Pajero Sport. Ya, dia adalah Pajero Sport Rockford Fosgate Black Edition.
Varian yang satu ini memang agak berbeda dan lebih spesial. Bahkan jika dilihat tergolong lebih sporty dan sangar berkat beberapa sentuhan sehingga tampak berbeda.
Menurut Presiden Direktur PT MMKSI Naoya Nakamura, dengan mengusung konsep Black Sporty, Pajero Sport Rockford Fosgate Black Edition sengaja dibuat lebih sporty pada bagian luar, serta jadi rock & roll pada bagian kabin, terlebih dibagian sistem hiburan.
“Pajero Sport Rockford Fosgate Black Edition ini dikembangkan dari varian Pajero Sport Dakar 4×2 AT, berwarna Black Mica,” kata Naoya saat di acara GIIAS 2019 di ICE, BSD, Tangerang Selatan.
Nah, yang menjadi spesial Pajero Sport Rockford Fosgate Black Edition tak lain berkat lima bagian pada eksterior, yaktu Engine Hood Emblem 6 18” Black Alloy Wheel, Black Paint Grille 7 Spare Tire Cover, Black Roof Rail 8 Exhaust Finisher, Black Front Under Garnish 9 Rockford Fosgate Black Edition Emblem, serta 5 Black Rear Under Garnish.
Sementara itu, perubahan pada Pajero Sport Rockford Fosgate Black Edition terlihat pada Powerful Entertainment with Rockford Fosgate Audio System, LED Scuff Plate, Special Floor Mat, dan PET Name Emblem.
Oia nih OLXEr, karena berbagai hal spesial ini, Pajero Sport Rockford Fosgate Black Edition dijual terbatas, yaitu hanya diproduksi sebanyak 1.000 unit.
Untuk menyoal harga, Pajero Sport Rockford Fosgate Black Edition dijual Rp 559,5 juta on the road DKI Jakarta. (Her)
Perhelatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 juga dimanfaatkan sejumlah pabrikan sepeda motor untuk menghadirkan model terbaru. Hal ini pula dilakukan PT Kawasaki Motor Indonesia yang meluncurkan New Versys 1000.
Menurut Line Head Sales and Production Department Marketing and Sales Division KMI Sucipto Wijono, New Versys 1000 hadir dengan tampilan lebih segar, perubahan desain, warna garis, sampai kaki-kaki dan power ikut disetting ulang.
“Motor ini cocok untuk yang hobi Adventure. Karena di Indonesia memang banyak yang menyukainya. Mungkin jika disebut tidak terlalu banyak, tapi (yang membeli motor Kawasaki) mereka adalah loyalis,“ ujar Sucipto saat ditemui di acara GIIAS 2019 yang berlangsung di ICE, BSD, Tangerang Selatan.
Dia juga menuturkan, Kawasaki Versys 1000 terbaru telah mengalami perubahan pada Riding Position dan Wind Protector agar terasa nyaman ketika berkendara. Selain itu, masih banyak hal lainnya yang terbaru disematkan New Kawasaki Versys 1000 sehingga lebih berbeda. Mau tau apa saja, berikut ulasannya;
Secara tampilan, motor ini tampak berbeda karena hadir Windscreen yang dapat disesuaikan dengan tinggi pengendara. Selain itu, motor ini memiliki Twin LED Headlamps yang menghasilkan sinar low dan high sesuai dengan posisi lampu. Dengan begitu memberikan cahaya apalagi ketika malam hari.
Kawasaki Versys 1000. (Herdi Muhardi)
Belum sampai disitu, motor ini memiliki High-Class Instrumentation sehingga memberikan kesan sangat berkelas. Terlebih menggunakan Tachometer bergaya analog yang dilengkapi dengan layar Full Digital LCD.
Kawasaki Versys 1000 terbaru ini juga hadir dengan dua tipe jok, yaitu standard (Low Seat) dan aksesoris (Comfort Seat). Tipe Low Seat lebih rendah 20mm, membuat kaki lebih mudah mencapai tanah.
Sementara aksesoris comfort seat, dipercaya akan nyaman jika dibawa berkendara dalam waktu lama di atas pelana, ditambah knee bend yang nyaman untuk pengendara yang lebih tinggi.
Oia, rangka belakang motor ini gaya teralis yang kokoh sehingga memungkinkan pengendara untuk memasang pannier aksesori, top case, atau keduanya. Belum lagi hadirnya Clean-Mount Pannier System. Dengan sistem ini, membuat pannier bisa dipasang dan dilepaskan dengan sangat mudah.
Tambahan lainnya adalah adanya Handy Power Source atau kini dilengkapi dengan DC socket dengan total 40 W.
Agar nyaman namun tetap keren, kaki-kaki New Versys 100 dipasang suspensi Long-Travel sehingga dapat menghadapi berbagai jenis kondisi jalan. Serta didukung dengan ban berukuran 17 inci pada bagian depan dan belakang.
Fitur
Untuk menunjang istimewanya motor Kawasaki Versys 1000, pabrikan asal Jepang ini telah menerapkan Electronic Throttle Valve sehingga membuat ECU dapat mengendalikan jumlah bensin yang dikirim ke mesin, baik via fuel injector maupun via Throttle Valve.
Posisi Fuel Injection dan Throttle Valve yang ideal membuat respon mesin menjadi halus dan natural dan engine output yang ideal.
Selain itu, fitur lainnya yang ada pada motor ini adalah Assist and Slipper Clutch, berfungsi untuk Back-Torque Limiting dan tuas kopling yang ringan.
Oia, New Versys juga dilengkapi Radial-Mount Front Brake Caliper, dimana pada pedal Disc depan berukuran ø310 terpasang dengan kuat pada Caliper Radial-mount Monoloc melengkapi Radial-Pimp Front Brake Master Cylinder.
Tak sampai disitu, motor ini juga memiliki KCMF (Kawasaki Cornering Management Function): IMU-Equipped Total Engine & Chassis Management Package.
KCMF merupakan evolusi terakhir dari software dari Bosch IMU (Inertial Measurement Unit), KCMF memonitor parameter mesin dan sasis saat melewati tikungan (entry, apex, hingga corner exit), mengatur kekuatan rem dan kekuatan mesin untuk memudahkan Smooth Transition dari akselerasi ke pengereman, lalu ke akselerasi lagi.
Fitur ini juga berfungsi untuk membantu pengendara untuk menelusuri alur yang mereka inginkan saat ditikungan. Pada New Versys 1000, KCMF mengatur system KIBS.
Fitur lainnya adalah KTRC (Kawasaki Traction Control) dengan tiga mode untuk menghadapi berbagai macam kondisi, baik saat ingin berkendara kencang di jalanan yang mulus, maupun pelan di jalanan yang licin.
Ada juga KIBS (Kawasaki Intelligent anti-lock Brake System) sebagai sistem pengereman standar Supersport. System pengereman ini sama seperti pada Ninja H2 dan Ninja ZX-10R, dengan Programming dan Setting yang disesuaikan dengan Suspense Long-Travel yang ada pada New Versys 1000.
Agar lebih enak saat berkendara, New Versys 1000 juga dilengkapi Power Mode Selection, dimana pengendara bisa memilih mode Full Power atau Low Power.
Oia, New Versys 1000 punya fitur kaya mobil yaitu Electronic Cruise Control. Sistem ini berfungsi untuk menjaga kecepatan hanya dengan menekan tombol. Sekali tombol ditekan, pengendara tidak perlu menarik throttle secara terus menerus.
Warna dan Harga
New Versys 1000 tersedia dalam dua warna, yaitu Pearl Stardust / Metallic Spark Black dan Candy Steel Fun race Orange / Metallic Spark Black. Sedangkan menyoal harga, New Kawasaki Versys 1000 sebesar Rp 360 juta on the road Jakarta
Nah, untuk urusan jantung pacu lihat spesifikasi lengkapnya:
Memiliki mobil bukan berarti punya banyak uang untuk melakukan perawatan atau sekadar pemasangan aksesori. Sebaliknya, tak sedikit pemilik mobil justru mencari barang-barang dengan kualitas rendah karena alasan biaya.
Hal ini juga terjadi pada pemilihan kaca film. Padahal, menurut Sales Manager PT Krisant Pundimas Sejahtera (KPS) selaku distributor kaca film Wincos di Indonesia, David Khung, menggunakan kaca film harus memperhatikan tingkat kualitas.
Kata dia, kaca film biasa dengan standar di bawah rata-rata paling cepat panas dan mudah membuat pengap. Contoh, jika parkir di luar maka, kaca film biasa kabin akan lebih pengap sehingga harus menyalakan AC dengan semburan angin lebih besar dan suhu kecil.
“Cuma kalau hitungannya premium seberapa lama di luar, udara di dalam kabin akan lebih stabil. Kalau pakai film biasa saja paling lebih pengap, kita masuk mobil langsung pakai AC semburan nomor dua atau lebih besar,” jelas David saat ditemui di acara Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), di ICE, BSD, Tangerang Selatan.
Perlu dicatat, di pasaran aksesori tak sedikit kaca film tanpa merek atau ada juga kaca film bermerek tapi sudah dipalsukan. Tentu saja kualitas rendah dan dengan mudah mengalami masalah.
Bahkan menurut David, kaca film yang baik tidak hanya memiliki kadar gelap akan tetapi mempunyai kualitas tinggi untuk menahan panas, seperti yang diterapkan kaca film asal Jepang, Wincos.
Kaca film Wincos, kata David, memiliki kelebihan mulai dari tidak korosi karena tidak menggunakan material metal, tahan panas dan menapis gelombang UV (ultraviolet), tidak merusak sinyal, sampai mampu membuat irit bahan bakar.
“Kalau Wincos ada dua jenis kaca film penolak panas, tipe premium dan tipe OEM. Safety film kita ada, namun di Indonesia kita tidak mendistribusikan,” ucap David.
OEM Honda Brio Satya
David menyatakan dengan kualitas yang dimiliki kaca film Wincos, saat ini kaca film asal Jepang tersebut telah resmi menjadi official partner untuk Honda Brio Satya.
“Terhitung mulai Januari hingga Juni 2019 Honda Brio terjual di Indonesia kurang lebih sebanyak 23.338 unit. Dengan kata lain dengan angka yang sama Wincos sudah tersebar di tengah tengah masyarakat. Kepercayaan PT. HPM (Honda Prospek Motor) kepada Kami menjadi sebuah tantangan dan motivasi kami dalam memberikan yang terbaik bagi masyarakat luas lainnya,” ujar David.
David juga menuturkan, untuk menjadi partner, Wincos sudah melalui beberapa tahap pengujian sangat ketat dan profesional yang telah ditentukan oleh pihak PT HPM. Standar Internasional merupakan salah satu faktor yang diutamakan baik dari kualitas maupun pelayanan setelah pemasangan.
Oia OLXer, jika ingin memasang kaca film Wincos, ada baiknya datang ke GIIAS 2019 yang berlangsung 18-28 Juli 2019, pasalnya ada potongan harga sampai 50 persen, dan pembelian bisa dilakukan kredit mulai dari 12-24 bulan. Menyoal harga, kaca film Wincos jika dipasang secara full berkisar Rp 2-5 jutaan, tergantung jenis mobil. (Her)
JAKARTA – Rencana kehadiran Mitsubishi Outlander PHEV cukup menarik perhatian masyarakat Indonesia. Mobil dengan tenaga penggerak full listrik ini rencananya akan diperkenalkan di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, 18-28 Juli 2019 di ICE BSD, Tangerang.
Namun sayangnya, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) belum mengumumkan harga resminya. Namun kemungkinan Outlander PHEV dipatok di harga Rp 1,2 – 1,3 miliar.
Harga ini dinilai banyak orang masih terlalu mahal untuk ukuran konsumen di Indonesia.
Menanggapi hal tersebut, Osamu Masuko, Chairman Mitsubishi Motor Corporation yang menyempatkan diri hadir di Indonesia memberikan penjelasan secara langsung di hadapan media, Rabu (17/7/2019) di Jakarta.
“Kami sangat mengerti bahwa harga menjadi sebuah pertimbangan bagi konsumen dalam memutuskan untuk membeli kendaraan. Memang benar mahal, tapi semata-mata karena tax import, bukan keputusan kami,” jelas Osamu Masuko.
Disebutkan Masuko, Mitsubishi punya misi untuk bisa menjual kendaraan di Indonesia dengan harga yang lebih affordable.
Untuk menuju kesana dibutuhkan angka penjualan di level tertentu, agar ada kesempatan untuk melakukan produksi di Indonesia, sehingga harganya lebih baik.
Sebagai tambahan, harga mobil listrik menjadi semakin mahal karena masih harus dikenakan pajak barang mewah. “Jadi kena dua kali pajak yang diberlakukan oleh pemerintah. Itu alasan mengapa harganya mahal,” lanjut Masuko yang merasa senang bisa kembali lagi ke Indonesia.
Harapannya, pemerintah Indonesia mau mengurangi pajak import. Bahkan saat ini pihaknya sedang berusaha untuk melakukan negoisasi agar harganya bisa lebih murah.
Sangat penting bagi Osamu Masuko melakukan hal ini. Bagi Mitsubishi Motors Corporation (MMC), Indonesia merupakan pasar yang sangat penting. Sehingga apapun harus dilakukan agar produk yang mereka jual bisa diterima disini. (Z)
TANGERANG – Meluncurnya motor baru Honda di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 membawa berkah bagi lembaga pembiayaan khusus motor merek Honda, FIFASTRA.
Tingginya minat pengunjung GIIAS 2019 terhadap Honda ADV 150 memberikan imbas sangat positif. FIFASTRA berhasil memenuhi lebih dari 90% target yang diterapkan selama sebelas hari pelaksanaan pameran.
“Sekarang untuk di GIIAS 2019 kita sudah meraih 304 unit SPK. Ini didorong hadirnya model baru Honda ADV 150. Padahal target kita cuma 400 SPK selama pameran. Kita sih percaya diri hasilnya akan jauh lebih tinggi dari target sampai hari terakhir nanti,” ungkap Margono Tanuwijaya CEO FIFGROUP di booth Astra Financial GIIAS 2019, Rabu (24/7/2019).
Lebih jauh Margono menjelaskan bahwa 70% dari SPK tersebut merupakan kontribusi dari pemesanan Honda ADV 150.
”Honda ADV 150 mendapat respon yang sangat bagus selama pameran. Tentunya ini cukup mengejutkan kami. Meskipun pesertanya lebih banyak datang dari merek kendaraan roda empat, tapi sebagai lembaga pembiayaan motor khusus Honda, kami memanfaatkan GIIAS 2019 dengan seoptimal mungkin,” lanjutnya.
Margono Tanuwijaya CEO FIFGROUP (Z)
Keterlibatan FIFGROUP di GIIAS 2019 tahun ini sebagai part of Astra Financial yang menjadi sponsor utama pameran selama dua tahun berturut-turut. FIFGROUP hadir bersama perusahaan jasa keuangan lainnya yang berada di bawah bendera Astra Financial, diantaranya Permata Bank, ACC, TAF, Asuransi Astra dan Astra Life.
FIFGROUP sendiri mengakui kehadiran mereka di GIIAS 2019 adalah sebagai upaya untuk mendukung industri otomotif nasional. Selebihnya untuk memperkenalkan lini bisnis lain yang dimiliki FIFGROUP selain FIFASTRA seperti SPEKTRA dan AMITRA.
Berbagai penawaran menarik pun ditawarkan kepada pengunjung GIIAS 2019. Mulai dari kredit motor dengan bunga 0%, tidak termasuk Big Bike dan tenor hanya satu tahun. Ada juga uang muka 20% untuk pembelian motor Vario dan Beat Series.
“Yang pasti, pengunjung GIIAS 2019 akan memperoleh berbagai keuntungan lewat promo-promo spesial yang kami siapkan selama sebelas hari pameran berlangsung,” tambah Direktur Marketing FIFGROUP Antony Sastro Jopoetro.
“Kelebihan lain kredit motor Honda lewat FIFASTRA adalah proses cepat, secara pricing kompetitif, bayar angsuran mudah, dan jaringannya luas,” pungkas Antony (Z)
TANGERANG – Untuk pertama kalinya DFSK memperkenalkan mobil listrik Glory E3 di ajang pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019. Ini sekaligus penanda bahwa merek mobil asal China ini juga mampu mengikuti tren kendaraan ramah lingkungan yang saat ini sedang digaungkan.
Mengusung model Sport Utility Vehicle (SUV), Glory E3 diklaim siap digunakan dan menyenangkan untuk dikendarai.
“Sejak tahun 2016, DFSK sudah melakukan riset kendaraan listrik dan memiliki fasilitas Research and Development (R&D) yang berbasis di Silicon Valley Amerika Serikat. DFSK juga merekrut para ahli kelas dunia serta mendirikan SERES Automotive Company yang berfokus pada pengembengan dan penelitian kendaraan energi baru. DFSK juga telah mendaftarkan dan memperoleh lebih dari 1000 paten AS untuk sejumlah teknologi inti seperti baterai, mesin, dan kontrol elektronik kendaraan,” cerita Managing Director of Sales Centre of PT Sokonindo Automobile, Franz Wang dalam sebuah siaran pers.
Dan kini, DFSK Glory E3 sudah diproduksi massal di Tiongkok, dan sudah mulai dijual disana pada kuartal pertama tahun ini.
Dari segi tampilannya, desain Glory E3 mewarisi gaya desain ciri khas DFSK sebagai SUV Expert. Bagian depan dibalut dengan chrome grille dengan tiga garis trim horizontal. Ini menjadi ciri khas dari wajah SUV DFSK lainnya seperti Glory 580 dan Glory 560.
Model ini tersedia dalam tiga warna pilihan, yakni Interstellar Blue, White Pearl, dan Flaming Red.
Sementara saat kita membicarakan teknologinya, mobil ini sudah menggunakan teknologi listrik murni dengan model Battery Electric (BE) yang sepenuhnya mengandalkan baterai dan motor listrik sebagai tenaga penggeraknya.
100% bebas emisi gas buang karbon, sehingga sangat ramah lingkungan dan menjadi solusi kebutuhan akan green car.
Memiliki tenaga hingga 163 ps dan torsi 300 Nm, Glory E3 mengandalkan baterai listrik berkapasitas 52,5 kWh. Dalam kondisi baterai full bisa menempuh jarak sejauh 405 km. Selain itu, mobil listrik ini juga memiliki teknologi “Mileage Extended Range Technology” yang mampu menempuh jarak hingga 1.000 km. Wow….
Isu terbesar yang berkembang saat ini terkait rencana kehadiran mobil listrik adalah pada sektor kemampuan baterai. DFSK pun segera meng-counter hal ini dengan mengklaim teknologi fast charging yang bisa dilakukan di rumah. Kemampuan untuk mengisi baterainya dari 20% hingga 80% hanya butuh waktu 30 menit. Namun untuk pilihan slow charging butuh waktu hingga 8 jam.
Ada tiga pilihan mode berkendara yang bisa dipilih, yakni Normal, Eco, dan Sport untuk menambah unsur fun to drive di Glory E3. Bahkan catatan akselerasi 0-50 kilometer per jam bisa ditempuh hanya 3,9 detik.
Ditambah dengan limpahan fitur yang bakal semakin menambah unsur fun saat mengendarainya. Mulai dari floating head unit berukuran 10,25 inci dengan didukung sistem Lin OS 4.0 versi terbaru. Fitur ini dilengkapi teknologi voice command yang lebih sensitif. Klaim dari DFSK, meski perintah suara tidak terlalu keras, fitur canggih ini tetap bisa merespon perintah.
Pengoperasian head unit tersebut semakin mudah dengan Automatic Shift Knob di bagian konsol tengah. Tangan tak perlu menjangkau terlalu jauh demi menjaga keselamatan saat mengemudi.
Fitur keselamatan Glory E3 pun bisa dikatakan sangat lengkap. Mulai dari Cruise Control, Lane Departure Warning System, Forward Collision Warning, Hill Descent Control, dan Hill Start Assist yang siap membantu mencegah terjadinya kecelakaan.
Semakin menambah rasa percaya diri saat mengemudi Glory E3, sudah ada teknologi keselamatan lainnya seperti Anti-Lock Brake System (ABS) yang didukung dengan Electronic Brake Distribution (EBD), Electronic Stability Program (ESP) untuk menjaga traksi kendaraan, ISOFIX untuk mengunci baby car seat, kamera parkir 360 derajat, serta Vehicle Running Recorder untuk merekam segala kondisi selama perjalanan.
Fitur lainnya yang dihadirkan adalah Keyless Entry dan Push Start Button, Electric Gear Shift Knob, Tire Pressure Monitoring System (TPMS), Power Panoramic Sunroof, Automatic Wiper, Headlight Turn On Automatically, hingga smartphone wireless charging.
Namun yang paling penting dari semua keunggulan diatas, adalah penawaran jaminan atau garansi mobil yang sangat panjang. Untuk produk kendaraan listrik ini, DFSK sudah melengkapinya dengan masa garansi hingga 120.000 km.
Setidaknya ini akan memberikan rasa nyaman bagi pemilik Glory E3 yang kini terbebas dari kekhawatiran terkait kerusakan. Garansi ini meliputi semua permasalahan yang diakibatkan oleh kerusakan komponen dari pabrik atau kesalahan proses pemasangan.
Nah, tentu semua keunggulan Glory E3 akan membuat Anda semakin yakin untuk memiliki seluruh lini produk DFSK, mulai dari SUV bermesin konvensional seperti Glory 580, Glory 560, dan Glory i-Auto, hingga model kendaraan listrik seperti Glory E3. (Z)
TANGERANG – Menjaga tampilan kendaraan agar tetap bersih dan ‘kinclong’ tentu jadi kewajiban bagi pemiliknya. Selain tidak enak dipandang, kondisi kendaraan yang kotor juga membuat tidak nyaman.
Untuk itulah rangkaian produk Armor All hadir sebagai solusi bagi setiap orang yang ingin terus menjaga kebersihan kendaraannya, kapanpun dan dimanapun.
Di pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, PT Laris Chandra selaku perusahaan distributor produk perawatan Armor All, Turtle Wax dan STP di Indonesia menghadirkan produk perawatan berkualitas tinggi merek Armor All, yang diimpor langsung dari Amerika Serikat.
Rangkaian produk perawatan kendaraan merek Armor All yang diperkenalkan di GIIAS 2019 terdiri dari Armor All Microfiber Wash Mitt, Microfiber Wash Pad, Armor All 2 in 1 Microfiber Noodle Wash Mitt, Microfiber Drying Towel, Microfiber Polishing Towel dan Armor All 3 Polish Applicator Pads with Handle.
“Produk Armor All menggunakan bahan yang menjaga permukaan cat ataupun kulit interior tetap terjaga,” jelas Stanley Tjhie, Business Opportunity Development PT Laris Chandra, Rabu (24/7/2019) di Hall 10 ICE BSD, Tangerang.
Stanley Tjhie, Business Opportunity Development PT Laris Chandra memperkenalkan 6 aplikator pembersih mobil merek Armor All (Istimewa)
Keunggulan dari produk Armor All Microfiber Wash Mitt adalah terbuat dari bahan dasar mikrofiber yang dapat mengangkat debu dan partikel halus yang menempel di permukaan cat dengan material halus dan lembut untuk meminimalisir lecet dan goresan ringan pada saat mencuci mobil.
Keunggulan lainnya karena aplikasi produk ini bisa berkali-kali dan cukup dicuci kembali apabila sudah kotor.
Sementara Microfiber Wash Pad merupakan spon cuci yang dilapisi kain mikrofiber dan ampuh mengangkat kotoran debu dan partikel halus yang menempel di permukaan cat.
Produk ini juga halus dan lembut untuk meminimalisir lecet dan goresan ringan saat mencuci mobil dan dapat dicuci kembali jika sudah kotor.
Armor All 2 in 1 Noodle Wash Mitt adalah sarung tangan cuci dengan dua sisi mikrofiber. Sisi mikrofiber soft noodles untuk pencucian biasa dan sisi mikrofiber jaring untuk pencucian berat.
Produk lain dari Armor All yang diperkenalkan adalah Microfiber Drying Towel, kain mikrofiber serbaguna yang dapat digunakan untuk mengeringkan mobil setelah dicuci. Keunggulannya diklaim mampu menyerap air delapan kali lebih kuat, sangat efektif dan efisien karena mampu mengeringkan area yang lebih luas.
Sementara aplikator Armor All Microfiber Polishing Cloth adalah kain poles mikrofiber, halus dan lembut, dapat meminimalisir lecet dan goresan ringan pada saat memoles dan cocok digunakan untuk segala permukaan cat. Hasil polesnya pun maksimal.
Yang terakhir adalah Armor All 3 Polish Applicator Pads with Handle, sebuah pad aplikator dengan gagang yang ideal digunakan untuk memoles mobil. Satu set terdiri dari tiga pad aplikator, pad berwarna kuning untuk meratakan, pad berwarna putih untuk membersihkan debu residu, dan pad berwarna oranye untuk mengilapkan.
Stanley berharap produk Armor All yang mereka perkenalkan ini bisa diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia dan menjadi produk andalan perawatan mobil. (Z)
TANGERANG – Bridgestone Indonesia hadir di Pre-Funtioned Hall 7, ICE, BSD, Tangerang pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019. Memanfaatkan kehadirannya di pameran otomotif terbesar se-Asia Tenggara ini, PT Bridgestone Tire Indonesia (BTI) meluncurkan ban baru andalannya, Potenza S007A.
Ban baru Bridgestone ini diperuntukkan untuk konsumen pemilik mobil sport berperforma tinggi yang menginginkan jaminan pengalaman berkendara yang luar biasa. Potenza S007A menawarkan kestabilan tinggi saat menikung di berbagai kondisi permukaan jalan, basah maupun kering, peningkatan sensitifitas di berbagai tingkatan grip serta reaksi spontan sesuai dengan input pengemudi.
“Kami senang bisa memperkenalkan ban Potenza terbaru ini di Asia Pasifik. Kami percaya ban ini dapat memenuhi harapan pemilik mobil sport premium untuk menjamin performa mobil mereka,” jelas Yuichi Asaoka, Marketing Director PT BSIN di acara peluncuran ban Potenza S007A yang berlangsung hari ini, Kamis (25/7/2019).
Keunggulan lain dari ban Potenza S007A ini dikarenakan 3 fitur kunci yaitu Kevlar Flipper + Hybrid Spiral, bahan dengan tingkat kekakuan tinggi untuk memperkuat bagian dalam ban dan mencegah gerakan berlebihan. Bahan ini meningkatkan sensitivitas dan cengkeraman ban, terutama pada kecepatan tinggi.
Kemudian Optimized Structure yang merupakan kombinasi Multi Round Block dan Optimized Crown Shape memastikan tekanan kontak yang lebih tinggi untuk cengkeraman yang lebih baik saat pengereman di jalan basah, serta tekanan kontak yang seragam untuk memperpanjang umur ban.
Fitur andalan lain yang dihadirkan pada Potenza S007A adalah 3D-M Shaped Sipes. Setiap sipe dibentuk menjadi huruf 3-dimensi “M” yang memperkuat tingkat kekakuan blok kembangan ban dan mencegah gerakan blok yang tidak perlu saat ban sedang bergerak. lni memperpanjang usia ban dan memberikan kontrol tambahan di jalan.
Mukiat Sutikno (Presdir PT BSIN) dan Yuichi Asaoka (Marketing Director PT BSIN) meluncurkan Potenza S007A di GIIAS 2019. (Z)
Mukiat Sutikno yang baru menduduki jabatan Presiden Direktur PT BSIN pada 1 Juli 2019 lalu menyebut Bridgestone selalu berinovasi menyediakan ban-ban berkualitas dunia bagi penggunanya. “Termasuk juga Potenza S007A yang sudah dirancang untuk menghasilkan pengendalian dan respon maksimal di segala kondisi jalan,” pungkasnya.
Tersedia dalam ukuran 225/45 R17, Potenza S007A sampai saat ini belum dibanderolin harga. Namun untuk bahan perbandingan saja, Bridgestone RE003 215 R17 dijual dengan harga Rp 1,228 juta.
Untuk ban Bridgestone varian lainnya serta harga jual, bisa Anda temukan disini. (Z)
Presiden RI Joko Widodo siap menandatangani dua regulasi soal industri otomotif pekan ini. Salah satunya mengenai aturan kendaraan listrik di Indonesia.
Hal ini disampaikan langsung Menteri Keuangan RI Sri Mulyani saat menjadi pembicara di acara Future Technology in Motion, pada gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, ICE BSD, Tangerang.
“Untuk kebijakan pengembangan kendaraan listrik, ada dua yang sekarang ini akan disampaikan oleh bapak Presiden (Joko Widodo) pada kesempatan selanjutnya dan sudah selesai semua prosesnya,” jelas Sri.
Agar lancar dan dipatuhi pelaku industri otomotif, setidaknya akan ada dua kebijakan yang dikeluarkan nanti, yaitu Peraturan Pemerintah (PP) dan Peraturan Presiden (Perpres).
Untuk Peraturan Presiden rencananya akan membahas soal percepatan kendaraan bermotor listrik untuk transportasi. Sedangkan PP mengatur prihal perubahan pajak yang berhubungan dengan klasifikasi dan emisi di bidang otomotif.
Perubahan Insentif
Lebih lanjut Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia menyatakan, bahwa pemerintah akan secara aktif menyediakan insentif fiskal untuk mengembangkan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai electric vehicle.
“Insentifnya, kita mengubah aturan pemerintah terkait pajak barang mewah. Sebelumnya ketika membeli mobil kena Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) karena mobil itu mobil mewah. Dari dulukan konsepnya mobil itu barang mewah karena itu kita sebelumnya ada diskriminasi antara MPV dengan yang passanger car,” terangnya.
Kata Sri, ke depan regulasi soal pajak akan diubah dan tidak lagi dikelompokkan, khususnya berdasarkan bentuknya. Sebaliknya regulasi akan dihitung berdasarkan kapasitas mesin dan emisi gas buang.
“Kami mengelompokkan kapasitas mesinnya menjadi tiga kelompok saja, yaitu di bawah 3.000 cc, 3.0000 – 4.000 cc, dan 4.000 cc ke atas. Diskriminasi PPnBM nya nanti berhubungan dengan itu. Prinsip pengenaan pajaknya dari yang hanya 15 persen, hingga 70 persen tergantung dari emisinya juga. Jadi ini kombinasi, programnya, kapasitas cc nya, dan emisi CO2 nya,” ungkapnya.
Tak sampai disitu, jika ada pengembangan industri kendaraan bermotor berbasis baterai, pemerintah siap mengeluarkan berbagai insentif, mulai dari tax holiday, tax allowance, bea masuk ditanggung pemerintah, pembangunan infrastruktur seperti SPLU (Stasiun Pengisian Listrik Umum), bantuan kredit modal kerja, pembiayaan battery swap dan sertifikasi kompetensi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan sertifikasi produk.
“Kita berharap bahwa dalam PP dan Perpres ini akan menjadi suatu peraturan yang menciptakan insentif dan mengarahkan industri otomotif makin kompetitif berbasis listrik maupun baterai,” tutupnya. (Her)
TANGERANG – Memasuki pekan terakhir gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, PT Suzuki Indomobil Sales menampilkan tiga unit kendaraan konsep yang telah dimodifikasi dengan beragam karakteristik. Tiga unit yang mendapat polesan anyar tersebut yakni, All New ErtigaLuxury Concept, New Carry Pick Up Flush Concept dan Jimny Tough Concept.
“Kehadiran tiga unit konsep ini tidak hanya meramaikan booth Suzuki selama GIIAS 2019 berlangsung, akan tetapi juga mengemas keunggulan masing-masing mobil melalui modifikasi beberapa fiturnya,” ujar Yulius Purwanto, Head of 4W Product Development & Accessories PT SIS, Kamis (25/7/2019).
Yulius juga menambahkan pemilihan unit yang dimodifikasi berdasarkan besarnya interaksi serta minat yang tinggi konsumen terhadap model ini sejak diluncurkan di Indonesia.
“Kami memilih tiga unit mobil unggulan Suzuki untuk dimodifikasi karena saat ini ketiganya memiliki interaksi paling tinggi dengan konsumen otomotif Indonesia dan berharap konsumen mendapat inspirasi untuk memodifikasi,” tambahnya.
All New Ertiga Luxury Concept mengalami perubahan yang cukup drastis. Pada model standard-nya, mobil ini hanya dirancang sebagai mobil keluarga, namun kini Suzuki menyulap All New Ertiga menjadi mobil keluarga yang mewah.
Ini berkat ubahan front bumper, front grille upper, side body moulding dan back door garnish yang menjadikannya tampak elegant pada bagian eksterior. Serta penyematan velg diamond cut berukuran 18 inch yang semakin mempertegas kesan luxury pada All New Ertiga ini.
Tidak hanya itu, ubahan drastis juga dilakukan pada bagian interior. Suzuki mengubah bentuk kursi tengah menjadi seperti captain seat, padahal sebenarnya pada bagian tengah hanya berfungsi sebagai arm rest saja.
Sementara untuk model yang baru diluncurkan beberapa hari lalu, Suzuki Jimny, SIS tidak banyak mengubahnya. Mobil yang diperuntukan medan offroad ini hanya diberikan polesan warna Raptor Green & Black Matte Color, Front Bumper ARB Australia serta roda GT Savero Komodo Extreme yang lebih bergerigi sehingga mengukuhkan Jimny sebagai mobil offroad sejati.
Khusus untuk kendaraan niaga Suzuki yakni New Carry, Suzuki Indonesai menyulapnya menjadi lebih fituristik. Dalam konsepnya yang bertajuk Low Rider, Carry Fluzh Concept menyematkan tabung air suspension yang dicustom dan ditempatkan di belakang. Ubahan kecil juga terletak pada lampu depan yang lebih mini dan menempatkan lampu DRL pada bumper depan.
“Kami berharap, melalui kehadiran ketiga unit modifikasi ini selama GIIAS 2019, konsumen bisa memiliki gambaran bagaimana produk Suzuki dapat dieksplor sesuai dengan karakter pemiliknya, namun tidak melupakan sisi fungsionalnya,” pungkas Yulius. (GD/Z)