Mencuci mobil akan membuat tampilan tunggangan OLXer jadi kinclong. Pasalnya, mobil yang kerap digunakan pasti akan menempel debu atau kotoran dari berbagai sumber.
Mencuci mobil juga merupakan bagian dari perawatan. Sebab jika kondisi mobil selalu kinclong dan terlihat baru, maka hal ini bakal membuat nilai jual lebih tinggi.
Perlu dicatat, jangan mencuci mobil dengan menggunakan sabun cuci piring, karena hal itu dapat merusak eksterior. Karena itu, berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika mencuci;
1. Jangan Tunggu Kotor
Tidak semua benar saran mencuci mobil dilakukan dalam waktu berkala seperti setiap minggu atau satu bulan sekali. Pasalnya OLXer belum tentu tahu bahwa mobilnya sudah terkena zat-zat yang merusak mobil seperti kotoran burung, atau zat asam.
Selain itu, jika memang lokasi tempat tinggal sering dilanda hujan, maka ada baiknya mobil langsung dibilas, agar cat tidak pudar. Ada baiknya sempatkan waktu mencuci mobil jika sudah dipakai.
2. Jangan Mencuci Mobil Saat Panas
Ketika cuaca sangat panas, hal ini akan membuat sulit untuk mencuci mobil. Sebab, air akan langsung cepat menguap karena terpapar sinar matahari sebelum di lap, sehingga menimbulkan flek atau jamur pada bodi dan kaca. Terlebih jika mencuci mobil dengan shampo.
Apabila hal ini menempel di bodi dan kaca, maka bukan tak mungkin akan sulit dibersihkan. Ada baiknya, saat mencuci mobil dilakukan di tempat yang teduh dan tak terpapar sinar matahari atau tunggu sampai cuaca panas berkurang.
3. Tunggu Mesin Dingin
Tak hanya cuaca, jika mobil baru digunakan, ada baiknya menunggu sampai mesin dingin. Sebab, bagian material logam panas yang secara tiba-tiba terkena air dingin akan terjadi perubahan suhu sehingga, bukan tak mungkin akan terjadi masalah.
3. Gunakan Peralatan dan Perlengkapan Tepat
Air jadi peran penting. Tapi OLXer jangan menggunakan air dengan kadar asam tinggi atau kadar garam tinggi, sebab bisa merusak cat dan menyebabkan karat.
Selain itu, gunakan perlengkapan mencuci mobil yang baik, mulai dari spons, lap microfiber, plas chamois. Oia, jika ingin membilas, maka ganti air di ember dengan yang bersih, agar tak ada kotoran atau pasir menempel.
4. Lakukan Secara Bertahap
Jika mencuci mobil ada baiknya secara bertahap. Contoh, ketika membersihkan ban maka lakukan dengan cara mencuci, membilas dan mengeringkan di bagian itu saja.
Selain itu, spons yang digunakan tidak boleh langsung berpindah-pindah titik lain seperti pada bodi, karena hal itu justru akan meninggalkan goresan.
5. Cuci Kolong Mobil
Ada baiknya mencuci mobil tak hanya tampilan luar yang terlihat mata. Nah, salah satu yang harus dibersihkan adalah bagian kolong. Sebab, jika tak dilakukan maka bisa menyebabkan karat.
6. Bersihkan Kabin
Mencuci mobil juga perlu dilakukan pada bagian kabin. Sebab, pengemudi dan penumpang pasti turut menyumbangkan kotoran di dalam mobil. Seperti sepatu membawa kerikil atau tanah.
Belum lagi jika membawa makanan, maka akan ada remahan yang terbuang. Karena itu, bagian kabin juga perlu dibersihkan seperti pada karpet dan jok mobil.
7. Lakukan Waxing
Jika mencuci jadi agenda rutin yang OLXer lakukan, maka tak ada salahnya melakukan perawatan ekstra berupa waxing. Dengan cara ini maka bukan tak mungkin warna mobil tidak akan kusam dan selalu tampak mengkilap. (Her)
TANGERANG – PT. Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) bekerja sama dengan WeCareID menyerahkan dana kesehatan bagi pasien rumah sakit yang memiliki kemampuan finansial terbatas. Kegiatan kemanusian ini bertujuan agar pasien memperoleh pengobatan dan fasilitas pendukung lainnya yang menyeluruh.
“Kegiatan ini sudah menjadi kegiatan tahunan Astra Isuzu, dan kegiatan ini sebagai partisipasi tanggung jawab sosial para stakeholder atas proses bisnis yang telah dijalankan oleh Astra Isuzu dan merupakan butir pertama Catur Dharma, yaitu menjadi milik yang bermanfaat bagi bangsa dan negara. Dan tentunya kepedulian kita melalui pilar kesehatan,” ujar Martiyansyah, Human Capital, Legal & GA Division Head of Isuzu Astra Motor Indonesia di GIIAS 2019, Senin (22/7/2019).
Tidak ketinggalan di dalam kegiatan tersebut, Isuzu turut menghadirkan dokter-dokter dari komunitas Belajar First Aid, yaitu Dr. Astari Ridhanya, BmedSc (Hons) dan Dr. Mariska Anindhita, BMedSci.
Kedua Dokter ini ditunjuk Isuzu untuk memberikan pengarahan bagaimana cara memberikan pertolongan pertama dalam kondisi darurat untuk keluarga maupun masyarakat sekitar. Mengingat kejadian apapun bisa saja terjadi disekitar kita, tanpa mengetahui kapan akan terjadi.
Sebagai salah satu kegiatan penyuluhan, talkshow kesehatan ini melibatkan para ibu-ibu penggerak kesehatan dari Kampung Berseri Astra Rawasari.
Di penghujung acara talkshow, IAMI yang diwakili Martiyansyah menyerahkan secara simbolis donasi yang bernilai Rp10.000.000 Co.Founder WeCareID, Gigih Septianto.
“Harapan kami, melalui weCareID, dukungan dari kami dapat disalurkan kepada pasien-pasien yang benar-benar membutuhkan. Dan kegiatan seperti ini dapat kita lakukan di setiap tahunnya,” pungkas Martiyansyah. (END/Z)
Setelah lama dinanti, Suzuki Jimny terbaru akhirnya dirilis ke pasar otomotif nasional. Dengan beragam ubahan, Jimny generasi keempat ini dibanderol mulai dari Rp 315,5 juta sampai Rp 330 juta on the road Jakarta.
Dikenal sebagai salah satu mobil legendaris, Suzuki Jimny yang kini terlihat lebih keren dan sangar, ternyata membuat pengunjung Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 penasaran untuk mengekspos lebih dalam. Hal ini terlihat dari banyaknya pengunjung yang mengerubungi mobil tersebut.
Menurut Dony Saputra, 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales, meski Suzuki Jimny generasi keempat masih seumur jagung, namun mobil yang mampu melaju di jalur offroad itu sudah mendapatkan beragam gelar, termasuk 2019 World Urban Car dan World Car Design of the Year.
“Sesuai dengan tagline ‘Gear for Pro’, Suzuki Jimny menjadi jawaban atas ekspektasi akan kebutuhan fungsional untuk mendukung beragam aktivitas para pengguna professional,” jelas Dony saat ditemui di pameran GIIAS 2019, (23/7/2019).
Dony juga menyatakan, Suzuki Jimny terbaru ini merupakan mobil compact off road di Indonesia yang telah menerapkan berbagai teknologi dan memiliki beragam fitur.
Nah, OLXer mau tau juga kan bagaimana performa dan ketangguhan Suzuki Jimny, berikut ulasannya.
Dimensi
Mobil offroad yang satu ini ternyata sudah ada sejak 1979. Meski memiliki DNA yang sama, namun bentuknya berbeda.
Nah, untuk yang kali ini Suzuki Jimny terbaru memiliki dimensi dengan panjang 3.265 mm, lebar 1.645 mm, dan tinggi 1.720 mm. Dimensi ini diklaim sudah dirancang secara kompak, kokoh, dan gesit untuk menerjang berbagai kontur jalan.
Sedangkan Ground Clearance setinggi 210 mm serta radius putar 4.850 mm yang mampu melakukan manuver di berbagai kondisi jalan yang ditempuh.
Tak hanya itu, manuver Jimny semakin lincah melalui pengaturan tiga sudut: approach angle sebesar 37 derajat, ramp breakover sebesar 28 derajat dan departure angle sebesar 49 derajat di bagian roda yang menentukan tingkat kecuraman medan yang bisa dilalui tanpa mengenai bumper atau under body.
Masuk dalam segmen compact off road, Jimny telah disematkan fitur orisinal, salah satunya adalah All Grip Pro. Fitur ini dapat menghasilkan performa mengemudi dengan respon cepat serta bermanuver di medan yang sulit.
Eksterior
Kehadiran mobil baru ini patut diacungi jempol, karena desainnya yang gagah. Hal ini berkat sejumlah ornamen, mulai dari Iconic Front Grille yang lebih menonjol dan memiliki bumper anti gores berbentuk honeycomb.
Tak sampai disitu, sistem pencahayaan mobil ini dilengkapi LED Projector dengan leveling feature untuk mengatur tinggi rendah pencahayaan sesuai kebutuhan. Selain itu, mobil ini sudah dijejali pembersih lampu saat tertutupi lumpur atau kotoran selama perjalanan.
Suzuki memikirkan mobil ini sangat detail, termasuk hadirnya Drip Rail yang mencegah air masuk ke dalam kabin saat membuka atau menutup pintu agar kenyamanan penumpang semakin maksimal.
Pada bagian samping, kaca spion bisa diatur dari dalam secara elektrik melalui fitur Electric Adjustable and Foldable Mirror, kemudian ada juga Turn Signal Lamp on Defender yang berfungsi memberikan tanda kepada kendaraan lain pada akan berpindah jalur.
Selain itu, mobil Jimny dijejali Over Fender yang berfungsi sebagai anti gores guna melindungi bodi dari gesekan atau serpihan batu saat berkendara.
Tampilan eksterior ini juga semakin sporty dengan ban berukuran 195/80 R15 dengan desain Alloy Wheels warna Dark Metallic Gray membuat daya cengkram roda Jimny semakin kuat dan stabil.
Tak hanya itu, Jimnya juga telah dilengkapi Rear Defogger, ban cadangan berukuran 195/80 R15, tools kit, Rear Combination Lamps sampai High Mount Stop Lamp sebagai tanda bagi kendaraan di belakangnya saat mobil melakukan pengereman.
Interior
Masuk ke dalam kabin, nuansa serba hitam terasa, mulai dari dasbor, jok sampai dinding mobil. Hanya saja, pada lingkar kemudi sudah dilengkapi dengan bahan kulit.
Oia, untuk memberikan kenyamanan ketika berkendara, stir bisa disesuaikan dengan keinginan pengemudi, karena itu dilengkapi fitur tilt steering. Selain itu, sejumlah tombol ada di roda kemudi, mulai dari audio control untuk mengatur audio, koneksi Bluetooth hingga cruise control yang merupakan fitur untuk menjaga kecepatan konstan tanpa harus menginjak pedal gas.
Dasbor pada Suzuki Jimny ini memiliki beragam fitur, mulai dari Head Unit Touch Screen 6.8 inci yang dilengkapi dengan fitur USB, Bluetooth dan terkoneksi dengan smartphone.
Lalu ada juga Panel Control yang terletak di bawah AC berfungsi untuk mengaktifkan Electronic Stability Programme (ESP) dan Hill Descent Control (HDC) serta tombol pengatur kaca spion. Pengaturan suhu di dalam mobil diatur secara otomatis melalui fitur AC Auto Climate yang dilengkapi heater.
Tak hanya memanjakan pengemudi, penumpang juga bisa merasa aman, karena saat bermanuver dan mengalami guncangan, penumpang depan Jimny dapat berpegangan pada Ride in Assist Grip. Satu lagi, Jimny terbaru dilengkapi Noise Vibration Harshness (NVH) yang mengurangi suara mengganggu, getaran dan gesekan pada saat bermanuver atau off road.
Fitur Keselamatan
Suzuki Jimny juga dijejali berbagai fitur keselamatan, seperti rangka menggunakan struktur Ladder Frame yang memiliki kekuatan lebih dan rigid dengan penambahan x-member dan 2 cross member di bagian bawah badan dengan Ladder Frame, Jimny mampu meredam guncangan dan getaran permukaan jalan.
Selain itu ada juga untuk mengurangi dampak guncangan, menggunakan rangka Total Effective Control Technology (TECT) Body, kemudian ada juga Fitur Side Impact Beam yang berupa batang baja terletak di masing-masing sisi pintu menjaga body.
Jimny terbaru ini juga telah disematkan berbagai fitur keselamatan seperti Antilock Braking System (ABS) + Braking Assist (BA), dan Electronic Stability Program (ESP), teknologi yang memadukan pengereman dan kestabilan saat melaju di jalan licin, Hill Hold Control dan Hill Descent Control yang menjaga kendaraan pada saat menanjak atau menurun.
Tak sampai disitu, fitur keselamatan lainnya yaitu 3 Points ELR Seatbelt yang mengencang otomatis dan menahan tubuh jika terjadi hentakan keras, lalu SRS Dual Airbag pada dasbor dan kemudi serta kaitan ISOFIX .
Oia, Suzuki Jimny telah dilengkapi fitur keamanan berupa Immobilizer yang dilengkapi sistem di dalam ECM (Electronic Control Module) yang menangkap sinyal dari anak kunci dapat meminimalisir resiko pencurian.
Mesin
Untuk urusan dapur pacu, Suzuki Jimny mengusung mesin K15B dengan kapasitas 1.462cc. Oia mesin ini sama seperti yang diterapkan pada Suzuki Ertiga lho, hanya saja tenaga dan torsinya berbeda jika Ertiga dayanya 103,2 Tk dan torsi 138 Nm pada 4.400 maka Jimnya powernya hanya menyemburkan daya 100 Tk pada 6.000 rpm dan torsi 130 Nm pada 4.000 rpm.
Kendati demikian, Suzuki mengklaim dengan mesin K15B, akselerasi dan performa bisa lebih maksimal di kondisi jalanan normal maupun yang ekstrim.
Nah, performa mesin ini didukung dengan suspensi 3-Link Rigid Axle yang dilengkapi Coil Spring baik untuk sisi depan maupun belakang. Fitur ini membantu meredam guncangan saat berkendara melalui kontur jalan tidak rata maupun bebatuan.
Seluruh spesifikasi ini didukung oleh mode berkendara four-wheel drive yang dilengkapi dengan fitur All Grip Pro 4WD yang menawarkan kemampuan off road. Selain itu, fitur ini dilengkapi pilihan 2H untuk berkendara di kecepatan dan jalan normal (aspal atau kerikil kering), 4H untuk berkendara di jalan off road, dan 4L untuk berkendara di bebatuan kasar, lumpur, dan medan yang lebih ekstrim.
Warna dan Harga
Untuk memberikan pilihan kepada konsumen, Suzuki Jimny generasi keempat memiliki beberapa varian warna, untuk single tone terdiri dari Superior White, Silky Silver Metallic, Medium Grey, Bluish Black Pearl 3, dan Jungle Green serta two tone terdiri dari Kinetic Yellow + Bluish Pearl 3, Brisk Blue Metallic + Bluish Black Pearl 3, Chiffon Ivory Metallic + Bluish Black pearl 3.
Lantas untuk harga, Jimny dibanderol Rp 315,5 juta untuk varian single tone MT, Rp 317,5 juta untuk varian two tone MT, Rp 328 juta untuk varian single tone AT, dan terakhir Rp 330 juta untuk varian two tone AT. Semua harga ini on the road Jakarta. (Her)
Tak hanya pamer mobil ramah lingkungan dan mobil balap saja, pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, Toyota juga meluncurkan New Fortuner TRD Sportivo.
Dengan beberapa bagian mengalami ubahan, mobil bongsor yang masuk kelas Sport Utility Vehicle ini jadi tambah sangar, kokoh namun tetap sporty.
Menurut General Manager PT Toyota Astra Motor, Fransiscus Soerjopranoto, ubahan terbaru ini sengaja dihadirkan karena adanya masukan dari konsumen yang kebutuhan akan mobil tersebut terus berkembang.
“Konsumen setia kami menginginkan penampilan Fortuner yang lebih kokoh sehingga Fortuner tampil sebagai kendaraan yang mampu menjelajah segala medan. Selain itu berdasarkan survey, pengguna Fortuner juga membutuhkan kendaraan yang tidak hanya tangguh tapi juga nyaman,” ucap pria yang akrab disapa Soerjo saat ditemui di GIIAS 2019, di ICE, BSD, Tangerang Selatan.
Adapun kata Soerjo, untuk menambah kenyamanan, New Fortuner TRD Sportivo kini dilengkapi fitur power back door with kick sensor. Dengan fitur ini pula membuat akses menuju bagasi lebih mudah dan praktis. Fitur ini ditempatkan di bawah bumper belakang.
Sedangkan cara menggunakannya, cukup dengan mengangkat kaki ke bagian sensor, pintu bagasi Fortuner TRD Sportivo akan secara otomatis terbuka.
Sementara itu, beberapa ubahan New Fortuner TRD Sportivo sehingga tampil berbeda tak lain karena pada bagian luar juga sudah dirombak, seperti desain bumper, radiator grille, kap mesin, roda yang membuat karakternya sebagai SUV penjelajah yang tangguh kian menonjol.
Selain itu, agar tambah kesan adventure, mobil ini juga mengalami ubahan terutama pada desain cover fog lamp berwarna chrome, lalu warna radiator grille dan ornamen kap mesin dibuat menjadi dark chrome. Ada juga perubahan warna bumper belakang dari dominan perak menjadi warna hitam.
Sementara ubahan pada bagian samping terjadi pada warna alloy wheel yang kini dibuat dengan kelir hitam. Desain baru pada tape stripe dan side visor dengan brand TRD serta side step yang sebelumnya menggunakan warna silver kini juga menggunakan hitam.
Untuk bagian jantung pacu masih tetap sama ya OLXer, yaitu Fortuner TRD Sportivo tersedia dalam dua varian yaitu 2.4 VRZ A/T berbahan bakar diesel dan 2.7 SRZ A/T berbahan bakar bensin. Varian VRZ menggunakan mesin berkapasitas 2.4 liter dengan power maksimum 147,5 Tk dan torsi maksimum 40.8 Kgm, sedangkan varian SRZ menggunakan engine 2TR-FE berkapasitas 2.7 liter 4 silinder berkonfigurasi dual VVT-I dengan power maksimum 160,1 Tk dan torsi maksimum 24,7 Kg.m.
Untuk soal harga, dibanderol sama sama seperti yang sebelumnya, yaitu untuk versi diesel TRD dibanderol Rp 534.650.000 dan mesin bensin TRD dilepas Rp 562.050.000. Keduanya dijual on the road Jakarta. Kalau mau cari Toyota Fortuner lihat di sini. (Her)
TANGERANG – Meski terbilang baru di Indonesia, namun eksistensi DFSK di pasar domestik tidak bisa dipandang sebelah mata. Pada kenyataannya produk-produk DFSK masih diterima dengan sangat baik oleh konsumen.
Dua model passenger car yang dihadirkan DFSK, FLory 580 dan terbaru Glory 560 cukup lumayan menyedot minat pengguna kendaraan Sport Utility Vehicle (SUV).
Begitu juga dengan model komersial yang diwakilkan oleh Super Cab yang sejak kehadiran merek Tiongkok ini ke Indonesia, pick up ini menjadi pendongkrak angka penjualan DFSK.
Ketiga model tersebut diproduksi di fasilitas DFSK Indonesia yang dibangun di Cikande, Serang, Banten dengan gelontoran investasi hingga US$ 150 juta.
Lahir di fasilitas pabrik berteknologi industri 4.0, 'Trio Cikande' ini hadir dalam wujud serta kualitas terbaik. Bukan hanya untuk dinikmati konsumen Tanah Air, tapi juga memenuhi kebutuhan di berbagai pasar Asia, khususnya di ASEAN.
Sebagai pabrik global kedua yang berada di luar China, fasilitas produksi DFSK Cikande ini melanjutkan misi invasi merek mobil DFSK ke pasar internasional dengan tiga langkah awal, berakar di Indonesia, ekspansi ke Asia Tenggara, dan didistribusikan ke seluruh dunia.
“Kami meyakini mampu memenuhi kebutuhan konsumen kami dengan kendaraan-kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan dan berkualitas tinggi untuk memastikan kondisinya dalam kondisi optimal,” ungkap Managing Director of Sales Centre of PT Sokonindo Automobile, Franz Wang, Senin (22/7/2019) dalam keterangan resminya.
Produk DFSK buatan Cikande yang pertama merasakan pasar luar negeri dan berstatus produk ekspor adalah Super Cab. Perjalanan model ini ke luar negeri dimulai sejak Desember 2018 lalu menuju Srilanka dan Thailand. Jenis unit Super Cab yang diekspor yaitu seri 1.5 L Gasoline dan 1.3 T Diesel. Hingga tahun 2019 negara tujuan ekspor pun berkembang ke Philipina dan China yang sebagian besar dalam bentuk Completely Knock Down (CKD).
DFSK Glory 580 menjadi produk kedua buatan Cikande yang dikirim ke pasar Asia (Istimewa)
Lanjut model kedua adalah Glory 580 yang diketahui sejak Desember 2018, mobil ini juga sudah melakukan inisiasi ekspor ke Thailand untuk tipe 1.5 CVT Luxury. Berbagai negara seperti Sri Lanka, Nepal, Hongkong dan Bangladesh menjadi tujuan ekspor sepanjang tahun 2019 ini dengan tipe 1.5 CVT & M/T Luxury dalam bentuk Completely Knock Down (CKD).
Sementara untuk model SUV terbarunya, Glory 560 juga sudah dipersiapkan untuk masuk ke pasar ekspor mengikuti saudara tuanya, Glory 580.
“DFSK memastikan berbisnis di Indonesia dengan memberikan nilai lebih berupa ekspor ke pasar global yang bisa menambah nilai ekonomis negara. Langkah ekspor ini menjadi bukti kepada konsumen bahwa kendaraan-kendaraan yang kami produksi memang berkualitas tinggi dan memenuhi standar global,” pungkas Franz Wang.
Namun sejauh ini DFSK belum berani membuka data terkait berapa banyak unit yang sudah dikirim ke luar negeri, khususnya untuk pasar ASEAN yang sudah eksist menghadirkan mobil merek DFSK buatan Cikande ini. (Z)
TANGERANG – Mitsubishi New Triton jadi salah satu line up terbaru yang dipamerkan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 yang berlangsung di ICE, BSD, Tangerang Selatan, 18-28 Juli 2019.
Memang, Triton sebuah mobil bak atau pikap, tapi tampilannya tak kalah kece dari mobil penumpang yang memberikan kesan mewah dan menawan. Yang membuat beda juga karena mobil ini doubel kabin, artinya meski ada bak di belakang, namun memiliki kapasitas lebih luas yaitu sampai empat sampai lima orang penumpang.
Bahkan menurut Department Head Technical Service Sales and Marketing Division PT MMKSI, Budiarto, New Triton telah mengalami berbagai improvement, sesuai dengan konsep Engineered Beyond Tough.
Dengan konsep baru ini, Triton mendapatkan perubahan dan pengembangan besar baik dari sisi desain, performa pengendaraan, serta kemampuan pintar yang dikombinasikan kenyamanan sebuah mobil.
“New Triton ini juga sudah melewati pengujian sejauh 100 ribu km dan terbukti tidak ada masalah,” ungkap Budiarto.
Bila ingin membuktikannya, bisa Anda lihat disini berapa banyak koleksi Mitsubishi Triton yang ditawarkan dalam kondisi prima meski jarak tempuhnya sudah sangat tinggi.
Jika OLXer amati, New Triton ini memang terlihat gado-gado, mulai dari campuran Xpander, Eclipse sampai Pajero Sport. Namun begitu, mobil double cabin ini tetap menarik karena tampilannya yang macho dan cocok untuk mereka berjiwa petualang.
Nah, untuk lebih jelas apa saja keunggulan dari Mitsubishi New Triton:
Eksterior
Wajah depan Mitsubishi Triton. (Herdi Muhardi)
Secara tampilan luar, New Triton ini memiliki bumper khas mitsubishi yang mengusung konsep desain Dynamic Shield yang stylish.
Ya, tampilan mobil ini memang menarik, hal tersebut terlihat dari desain grille besar yang dibalut lapisan chrome, logo Mitsubishi juga cukup besar, dan lampu sipit yang sudah dipasang DRL dan menggunakan teknologi lampu LED.
Sementara pada bagian belakang, lampu-lampunya dibuat lebih segar, namun terlihat mirip sosok Mitsubishi Pajero Sport yang memanjang ke bawah. Kendati begitu tampilannya jadi keren lho.
Untuk membuka kap belakang, handlenya dengan balutan chrome kece mirip mobil passenger ini sangat mudah. Tak seperti mobil pikap pada umumnya.
Interior
Untuk kabin mobil ini juga tak bisa dipandang sebelah mata, karena tampilannya oke punya. Lihat saja dasbornya terlihat elegan dengan kombinasi warna hitam dan silver.
Nah, bagian system hiburannya sudah menggunakan Wide 2DIN layar sentuh yang juga bisa mengaktifkan USB dan MP3 Player, lalu ada juga Multi information LCD Display and Speedometer High Contras sehingga terlihat keren dan modern.
Belum lagi pengatur AC sudah automatic alias tidak diputar secara manual. Selain itu, spion tengah juga dilengkapi Auto Dimming Review Mirror sehingga tak silau jika mengemudi pada malam hari.
Pengemudi juga bisa tambah nyaman karena kemudi bisa diatur sesuai keinginan seperti Tilt and Telescopic Steering, sampai jok dengan hadirnya Driver Power Seat Adjuster.
Sedangkan lingkar kemudi juga dilengkapi berbagai tombol untuk mengaktifkan sistem hiburan, dan juga tombol cruise control sehingga tak perlu menginjak pedal jika dalam kecepatan stabil di jalan lurus.
Oia, untuk masuk ke dalam New Triton tak perlu menggunakan anak kunci, karena sudah menganut keyless operation system, cukup masuk pegang gagang handle, masuk dan pencet start stop engine. Mobil langsung ngacir.
Fitur
Beberapa fitur unggulan juga disematkan pada new Triton antara lain Auto Lighting Control, sampai Limited Slip Differential, 7 SRS Airbag, Ultrasonic Misacceleration Mitigation System (UMS), Forward Collision Mitigation (FCM), Active Stability & Traction Control, Blind Spot Warning System (BSW), dan Hill Descent Control (HDC).
Sedangkan fitur keamanan pada mobil ini pretensioner pada sabuk keselamatan mobil, pengereman menggunakan ABS dan EBD, lalu ada juga Rear Cross Traffic Alert, Rise Body, Active Stability & Traction Control, dan Hill Start Assist
Performa Mesin
Untuk jantung pacu, New Triton ini telah mengusung mesin diesel berkapasitas 2.442 cc MIVEC, 4 silinder, 16 Valve, DOHC, yang menyemburkan daya 178 Tk dan torsi 430 Nm.
Warna dan Harga
New Triton hadir dalam enam varian dan enam pilihan warna, yakni: White Diamond, Sterling Silver Metallic, Graphite Gray Metallic, White Solid, Jet Black Mica dan Red Solid.
– Mitsubishi new Triton Ultimate AT Double cab 4WD Rp 480.500.000
– Mitsubishi new Triton Exceed MT Double cab 4WD Rp 453.000.000
– Mitsubishi new Triton GLS MT Double cab 4WD Rp 419.000.000
– Mitsubishi Triton HDX MT Double cab 4WD Rp 395.500.000
– Mitsubishi Triton Single cab 4WD Rp 338.000.000
– Mitsubishi Triton Single cab 2WD Rp 250.500.000. (Her)
TANGERANG – Di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, PT Honda Prospect Motor (HPM) meluncurkan model sedan terbarunya, Honda Accord generasi kesepuluh. Kali ini sedan ikonik Honda ini sudah dibekali dengan fitur keselamatan paling mutakhir, Honda SENSING.
Untuk memperkenalkan bagiaman unggulnya teknologi keselamatan Honda SENSING yang ada di Accord terbaru, HPM menghadirkan simulator Honda SENSING yang ditujukan bagi para pengunjung booth Honda.
Simulasi berkendara lewat perangkat VR (virtual reality) inimemungkinkan siapa pun yang mencobanya, lebih tahu bagaimana empat elemen keselamatan Honda SENSING bekerja dengan pengantar audio visual dan teks berbahasa Indonesia.
Melalui alat simulator, kami ingin memperkenalkan teknologi keselamatan Honda SENSING yang kini menjadi salah satu fitur unggulan All New Honda Accord. Hal ini sejalan dengan komitmen “Safety for Everyone”, dimana kami ingin mewujudkan lingkungan yang bebas kecelakaan melalui penerapan teknologi pintar,” jelas Jonfis Fandy, Marketing and After Sales Service Director HPM, Senin (23/7/2019).
Berdurasi 5 menit, mesin simulator berdesain futuristik ini pengunjung diajak menyetir mobil Honda melalui beberapa kondisi dan situasi jalan dimana setiap fitur Honda SENSING akan diaktifkan satu persatu. Serunya karena dengan kacamata VR, serasa berkendara dalam kondisi yang nyata.
Di bagian awal, simulator akan menunjukkan bagaimana fitur Collision Mitigation Brake System (CMBS) bekerja dengan memberikan peringatan secara bertahap saat mobil mendeteksi adanya potensi benturan dengan kendaraan lain di depannya. Peringatan tersebut berbentuk audio visual pada layardashboard, seatbelt yang mengencang secara otomatis, serta mengaktifkan rem.
Di bagian selanjutnya, pengunjung yang naik di mesin simulator ini akan diberitahukan cara kerja dari fitur Road Departure Mitigation System (RDM). Fitur ini berfungsi saat kamera mendeteksi mobil keluar dari marka jalan tanpa menyalakan lampu sein. Apabila mobil tetap keluar dari jalurnya setelah mendapat peringatan audio-visual, maka sistem RDM akan mengatur arah setir dan melakukan pengereman secara otomatis agar mobil kembali ke jalur semula.
Fitur Honda SENSING yang bisa dirasakan dalam mesin simulator ini adalah Lane Keeping Assist System (LKAS) yang berfungsi membantu setir bergerak secara otomatis agar mobil tetap di jalurnya.
Dan yang terakhir fitur Adaptive Cruise Control (ACC) juga hadir untuk mendeteksi jarak mobil dengan kendaraan di depannya melalui Milimeter Wave Radar, sehingga mobil akan mengatur kecepatan secara otomatis tanpa harus menginjak pedal gas untuk mempertahankan jarak aman.
Mobil Honda Accord generasi kesepuluh merupakan line up baru yang ditawarkan oleh HPM bagi konsumen dengan harga Rp 698 juta. Dimana Honda SENSING yang menjadi paket teknologi keselamatan terlengkap untuk sebuah mobil sudah hadir didalamnya. (Z)
TANGERANG – Mengusung tema “Future in Motion” pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang, 18-28 Juli 2019 menampilkan transformasi teknologi industri otomotif serta inovasi terbaru dari para agen pemegang merek (APM).
Ini sekaligus menjadi penanda pergerakan industri otomotif Indonesia menyongsong kemajuan di masa depan, termasuk dalam produk kendaraan.
Tidak mengherankan bila pameran satu-satunya milik GAIKINDO ini banyak menampilkan model kendaraan masa depan dalam bentuk concept car. Tercatat ada 7 model konsep yang dipamerkan oleh para peserta pameran.
Salah satunya adalah Lexus LF-1 Limitless Concept yang merupakan The Future Aspiration of Flagship Luxury Crossovers.
Lexus LF-1 Limitless Concept memamerkan karya teknologi, inovasi dan evolusi desain Lexus flagship SUV masa depan yang didefinisikan sebagai beyond autonomous driving, beyond artificial intelligence, dan beyond all limitations.
“Mobil konsep ini diciptakan berlandaskan harmonisasi antara autonomous driving atau kendaraan yang dapat dikemudikan dengan operasi minimum manusia dengan menggunakan chauffeur mode dan human touch apabila pengemudi ingin merasakan driving experience,” papar General Manager Lexus Indonesia Adrian Tirtadjaja, Senin (22/7/2019) di ICE BSD, Tangerang.
Di desain dan diproduksi oleh CALTY Design Research di California, Amerika Serikat, mobil ini tampil memukau pengunjung pameran.
Eksteriornya didesain dengan Lexus signature spindle grille yang menerapkan 3-D movement. Grille tersebut terintegrasi dengan bumper depan, kap mesin, lampu dan fender. Panoramic Glass Roof memperkuat konsep “limitless” dengan adanya atap kaca yang berlanjut dari depan ke belakang.
Agar tidak mengganggu pandangan pengemudi ke belakang, Lexus LF-1 Limitless Concept dilengkapi dengan Split Rear Spoiler untuk jangkauan visibilitas yang maksimal.
Sementara pada bagian interior, Lexus LF-1 Limitless Concept di desain untuk menjadi oase untuk pengemudi dan penumpangnya dengan mengutamakan omotenashi dan kenyamanan. Konfigurasi 2+2, kokpit mobil dirancang untuk membuat pengemudi berkonsentrasi dengan menggantikan semua tombol analog dengan motion sensors.
Bagian pintu dan langit-langit dipercantik dengan fiber optic LED lighting yang layaknya taburan bintang di langit.
Nantinya model konsep ini akan terus disempurnakan di masa mendatang, seperti opsi variasi sistem gerak berbahan bakar fuel cell, hybrid, plug-in hybrid, bensin dan listrik.
Nah, sebelum nantinya diproduksi massal, mungkin untuk menjawab rasa penasaran, jika berkunjung ke pameran, jangan sampai melewatkan kesempatan untuk melihat langsung bentuk nyata LF-1 Limitless Concept.
Apalagi mobil konsep ini di GIIAS merupakan debut pertamanya di kawasan Asia Tenggara. Jadi jangan sia-siakan kesempatan ini.
Tapi untuk mengetahui model-model Lexus lainnya yang sudah lebih dulu eksist di pasar Indonesia, silahkan klik disini. (Z)
Meski baru seumur jagung, Wuling Motors rupanya semakin percaya diri di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan kembali hadir di pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019.
Di hajatan tahunan ini, pabrikan berlambang lima berlian tersebut seakan tak mau kalah dari pabrikan asal Jepang dan Eropa yang lebih dahulu eksis di kancah otomotif nasional.
Strategi Wuling Motors untuk bertahan di tengah ketatnya persaingan otomotif Indonesia rupanya dibuat sematang mungkin. Hal ini berkaca dari beberapa tahun silam, dimana ada merek mobil dan motor China di Indonesia, namun usianya tak bertahan lama dan akhirnya hengkang dari peredaran. Sedangkan konsumen yang membeli mobil China jadi terlantar.
Hal itulah yang membuat mobil China masih lekat akan stigma negatif dari masyarakat Indonesia. Tapi semua hal itu tak membuat, Wuling Motors gentar.
Sebaliknya, perusahaan yang memiliki basis di Liuzhou, Guangxi, ini tampaknya sudah mengambil pelajaran penting. Wuling Motors mengukuhkan niatnya menancapkan kuku bisnis dan memiliki rencana jangka panjang Nusantara.
Tak hanya ingin berjualan, mereka menggelontorkan investasi senilai US$ 700 juta demi membangun pabrik di kawasan Greenland International Industrial Centre (GIIC), Cikarang, Jawa Barat. Di pabrik itu, setidaknya 120.000 mobil per tahun bisa dilahirkan.
“Yang jelas kami berusaha memperlihatkan dan meyakinkan bahwa kami ada di sini untuk jangka panjang, bukan datang habis itu lari,” ungkap Marketing Director Wuling Motors Indonesia, Jason Ding beberapa waktu silam.
Perlahan tapi pasti, Wuling membangun jaringan penjualan, pemasok suku cadang serta layanan purna jualnya. Itu juga menjadi bagian dari komitmen Wuling hadir di sini, sekaligus membangun kepercayaan dari masyarakat Indonesia.
Dalam waktu dua tahun sudah empat model mobil Wuling lahir dari pabrik yang memiliki luas 60 hektar. Sekadar informasi, pabrik terdiri dari dua bagian: 30 hektar untuk pabrik manufaktur mobil dan 30 hektar lainnya untuk supplier park.
Produk dan Harga Miring
Wuling Confero S dengan tampilan berbeda hadir di GIIAS 2019. (Dok Wuling)
Wuling Motors tidak cuma membangun pabrik, jaringan penjualan, dan layanan purnajual saja, namun mempelajari pasar otomotif Indonesia agar bisa mengambil ‘jatah kue’ di sana.
Itu terlihat saat Wuling Motors merilis mobil perdana untuk masyarakat Indonesia yaitu Confero S. Mobil yang satu ini dianggap cocok untuk mengisi segmen Low Multi Purpose Vehicle (MPV) yang diketahui sangat digandrungi sebagian besar masyarakat Indonesia.
Dijual dengan harga kurang dari Rp 150 jutaan atau bersaing di harga mobil segmen Low Cost Green Car (LCGC) dan City car, Confero S ternyata memiliki fitur selangit, bahkan bisa disebut selangkah lebih tinggi dibanding LCGC dan City car.
Belum genap setahun, Wuling Motors kembali menghadirkan mobil jenis MPV lewat Cortez pada Februari 2018. Lagi-lagi Cortez bisa menjadi obat bagi mereka yang menginginkan MPV berfitur bintang lima dengan harga terjangkau. Mobil yang awalnya digadang-gadang penantang Toyota Kijang Innova itu dijual lebih terjangkau, yaitu sekitar Rp 200 jutaan.
Setelah sukses dengan Confero S dan Cortez, Wuling Motors membidik kalangan pebisnis. November 2018, Wuling merilis mobil niaga, Formo. Mobil ini sengaja dihadirkan Wuling di tengah tumbuhnya peluang usaha di Indonesia. Harga mobil ini dijual Rp 130 jutaan.
Amunisi Wuling belum habis. Februari 2019, Wuling luncurkan mobil jenis Sport Utility Vehicle (SUV) Almaz berkapasitas lima penumpang. Sebagai pendatang baru, Almaz menjadi perhatian tersendiri bagi orang Indonesia yang mengincar SUV.
Belum lagi, mobil ini sudah dibenamkan mesin turbo, disertai dengan harga terjangkau dibandingkan mobil sekelasnya. Almaz menjadi bintang bagi Wuling. Bahkan lagi-lagi, harga yang ditawarkan Wuling lebih miring dari model SUV lainnya, yaitu Rp 300 jutaan.
Usaha Wuling di Indonesia tak sia-sia. Kepercayaan masyarakat Indonesia akan mobil asal Tiongkok mulai terbangun. Setidaknya sudah ada 30.000 unit mobil Wuling dikirim ke garasi konsumen di Indonesia.
Lewat empat model mobilnya, penjualan Wuling berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia bisa menyalip beberapa pabrikan mobil asal Jepang yang sudah lebih dulu datang di pasaran.
“Dalam waktu singkat (dua tahun) kami sangat senang telah mendapat kepercayaan dari 30.000 pelanggan,” ungkap Vice President Wuling Motors Indonesia, Cindy Cai.
Senjata Baru Wuling Motors
Wuling Almaz diserbu pengunjug di GIIAS 2019. (Herdi Muhardi)
Senjata Wuling belum habis. Baru-baru ini Wuling menghadirkan Almaz seven seater. Meski jadi anak baru, nama Almaz langsung mencuat. Almaz langsung menjadi tulang punggung
Bahkan menurut Brand Manager Wuling Motors Indonesia, Dian Asmahani. Keberadaan Wuling Almaz mendapatkan sambutan positif.
“Karena sampai saat ini, dari total pemesanan di GIIAS 2019 selama 5 hari, Almaz kontribusinya 50 persenan,” tegas Dian.
Hal ini juga diakui seorang tenaga penjual Wuling yang tak ingin disebutkan namanya di ajang GIIAS. “Dari hari pertama memang banyak yang mencari Wuling Almaz di GIIAS. Yang sudah SPK juga cukup banyak,” ucap sang wiraniaga.
Dian sendiri tak menampik, selama semester pertama 2019, setidaknya Wuling Almaz telah mendistribusikan 4.000 unit ke konsumen di seluruh Indonesia.
“Penjualan kami semester pertama bagus. Januari sampai Mei sekitar 7.700 unit angka wholesales. Dominasinya Almaz 40-an persen. Kedua Confero 30 persen, sisanya Cortez dan Formo,” ucapnya
Sekadar informasi, saat ini Wuling Motors memiliki tujuh varian mobil yang ditawarkan untuk masyarakat, mulai dari Confero S, Confero S ACT, Cortez 1.5, Cortez 1.8, Cortez CT, Formo, sampai Almaz.
Tentu saja, Wuling Motors tak akan puas begitu saja. Ke depan, bukan tidak mungkin Wuling Motors bisa perlahan-lahan mendobrak dominasi pabrikan Jepang di Indonesia. (Her)
Kata siapa mobil keluarga tak cocok untuk di modifikasi? Hal ini coba ditepis pabrikan mobil asal Jepang, Daihatsu, yang mencoba memamerkan produk andalannya, Daihatsu Xenia dengan tampil berbeda.
Ya, bertepatan dengan gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 di ICE, BSD City, Tangerang Selatan, Daihatsu menghadirkan Xenia Modification dengan tagline Enhanced Sporty. Usut punya usut, tampilan ini sengaja dibuat untuk merangkul kaum milenial.
Menurut R&D Executive Officer PT Astra Daihatsu Motor, Pradipto Sugondo, dengan Daihatsu Xenia dimodifikasi mengusung konsep modifikasi Youth Sporty dan milenial, hal ini akan semakin membuat Xenia lebih dikenal dan dicintai keluarga Indonesia.
“Diharapkan menjadi daya tarik bagi pengunjung booth Daihatsu di GIIAS 2019 dan sumber inspirasi untuk modifikasi bagi kalangan muda,” ucap Pradipto saat ditemui di acara GIIAS 2019.
OLXer sendiri mau tau ngga apa saja ubahan yang buat Daihatsu tampil beda, berikut ini ulasannya.
Secara kasat mata, Xenia dengan balutan kelir Matte Grey Metallic dan aksen lime green memang bukan tergolong modifikasi ekstrim. Hal ini karena sang desainer tetap ingin bikin Xenia tetap nyaman digunakan untuk harian.
Adapun ubahan cukup apik yang diterapkan pada Daihatsu Xenia ini yaitu, pada bagian eksterior dengan dilengkapi dengan Glossy Black Roof, Aero Kits, Rear Spoiler, Back Door Upper dan Back Door Garnish.
Tak lengkap kalau modifikasi tak mengubah pelek. Karena itu Daihatsu yang satu ini menggunakan alloy wheel 17 inci OZ wheels Eibach Lowering Kit yang dibalut ban dari Achilles sehingga tampil gagah.
Tampak belakang Daihatsu Xenia Modifikasi. (Herdi Muhardi)
Kesan sporty dan kekinian semakin bertambah, hal ini berkat tampang wajah dimana perangkat lampu utama dipasang Daytime Running Light agar pencahayaan lebih terang. Tentu saja ini semakin memberikan visibility & safety.
Selain itu, tampang berbeda semakin menjadi-jadi berkat Custom LED RCL Smoke Lens yang membuat tampilan lebih sporty di bagian belakang Xenia.
Kabin Daihatsu Xenia Modifikasi. (Herdi Muhardi)
Sedangkan pada bagian interior, OLXer akan merasa kembali berbeda, berkat nuansa hitam di bagian trim, instrument panel dan headlining dengan lime green accent color, serta balutan jok kulit dan door trim dengan aksen lime green.
Gimana OLXer penasaran pengen liat langsung untuk referensi? Datang saja ke GIIAS 2019 yang berlangsung 18-28 Juli 2019. (Her)