Mobil ICE masih worth it di tengah tren EV? Intip 5 mobil ICE terbaru yang mencuri perhatian di GIIAS 2026 beserta daya tariknya.
OLX News – Gempuran mobil listrik atau electric vehicle (EV) semakin terasa di pasar otomotif Indonesia sepanjang 2026. Namun, kondisi tersebut bukan berarti mobil bermesin pembakaran internal atau Internal Combustion Engine (ICE) kehilangan daya tarik. Di tengah tren mobil EV, pabrikan asal Jepang, China, hingga Korea tetap membawa mobil ICE dengan karakter yang semakin beragam. Mulai dari SUV 4×4 untuk pencinta off-road, SUV kompak turbo untuk penggunaan harian, hingga mobil sport bermesin V6 twin-turbo hadir meramaikan pameran otomotif tahun ini.
Lantas, mobil ICE apa saja yang masih menarik dan layak dilirik di tengah derasnya tren elektrifikasi 2026? Berikut lima pendatang baru yang mencuri perhatian.
Mobil ICE Masih Worth It di 2026? 5 Mobil Ini Jadi Buktinya!
Mobil ICE memiliki daya tarik tersendiri di tengah pertumbuhan kendaraan listrik. Pilihan model yang beragam, karakter mesin yang berbeda-beda, hingga kemudahan penggunaan untuk perjalanan jauh membuat mobil bensin masih relevan untuk kebutuhan konsumen tertentu.
Ajang GIIAS 2026 menjadi salah satu buktinya. Sejumlah produsen masih percaya diri memperkenalkan mobil ICE terbaru dengan menawarkan performa, desain, fitur, hingga pengalaman berkendara yang menjadi nilai jual utama. Bahkan, beberapa model menawarkan kemampuan 4×4, mesin turbo dengan torsi besar, transmisi manual, hingga desain yang membawa kembali karakter mobil legendaris.
1. Toyota Land Cruiser FJ

Salah satu mobil ICE yang paling mencuri perhatian di GIIAS 2026 adalah Toyota Land Cruiser FJ. Model ini diperkenalkan Toyota bersama Land Cruiser Hybrid dengan menawarkan pendekatan yang berbeda dari jajaran Land Cruiser premium.
Land Cruiser FJ menggunakan basis sasis yang berkaitan dengan IMV Zero. Namun, mobil ini bukan sekadar model utilitarian yang mendapatkan perubahan desain. Suspensi dan powertrain disesuaikan untuk kebutuhan off-road sekaligus mempertahankan DNA Land Cruiser.
Dapur pacunya menggunakan mesin 2TR yang dikenal dari Toyota Innova bensin dan Fortuner bensin. Penggunaan mesin yang sudah cukup familiar menjadi salah satu daya tarik tersendiri karena teknologi yang digunakan tidak terlalu kompleks.
Karakter Land Cruiser semakin terlihat dari penggunaan sistem penggerak empat roda dan ban cadangan full-size yang ditempatkan pada pintu bagasi belakang.
Secara visual, Land Cruiser FJ membawa desain boxy dengan lampu bulat serta tulisan Toyota berukuran besar pada bagian depan. Dimensinya yang relatif kompak juga dipadukan dengan kaca berukuran besar untuk memberikan visibilitas yang baik dari dalam kabin.
Interiornya tidak terlalu mengejar kemewahan seperti Land Cruiser kelas atas. Toyota justru lebih menekankan aspek fungsional dan ketangguhan, membuat mobil ini semakin menarik bagi konsumen yang benar-benar membutuhkan SUV untuk berpetualang.
Dalam video, Land Cruiser FJ bahkan dinilai berpotensi menjadi pesaing menarik Suzuki Jimny apabila nantinya dipasarkan pada kisaran harga Rp500 juta sampai Rp600 jutaan. Namun, angka tersebut masih berupa perkiraan karena harga resminya belum diumumkan.
2. Geely Coolray

Tidak hanya fokus pada kendaraan listrik, Geely turut membawa mobil ICE melalui Geely Coolray. Kehadiran SUV kompak ini menarik karena menawarkan kombinasi mesin turbo, fitur modern, dan desain sporty.
Coolray dibekali mesin bensin 1.500 cc empat silinder turbocharged GDI yang dikawinkan dengan transmisi DCT yang mampu menghasilkan torsi hingga 290 Nm. Spesifikasi tersebut membuat performanya menjadi salah satu daya tarik utama di kelas compact SUV.
Panjang bodinya berada di kisaran 4,3 meter sehingga masih cukup kompak untuk digunakan sebagai kendaraan perkotaan. Namun, desain eksteriornya dibuat tajam dan agresif untuk memberikan karakter yang lebih sporty.
Geely Coolray memiliki tipe Standard dan Flagship. Varian tertinggi Flagship, menawarkan sejumlah fitur tambahan, mulai dari panoramic sunroof, wireless charging, power tailgate, hingga layar berukuran besar pada bagian depan.
Sentuhan sporty semakin terasa melalui penggunaan pelek 18 inci dan kaliper rem berwarna merah pada varian Flagship. Sementara tipe Standard menggunakan pelek berukuran 17 inci.
Varian Flagship disebut memiliki harga sekitar Rp377 juta dalam video. Dengan tambahan fitur yang ditawarkan, varian tersebut dinilai memberikan peningkatan yang cukup worth it dibandingkan tipe Standard.
3. Mazda CX-5

Pilihan mobil ICE berikutnya datang dari Mazda melalui generasi terbaru CX-5. SUV ini mempertahankan mesin konvensional sekaligus membawa sejumlah perubahan signifikan pada desain dan kabinnya.
Mazda CX-5 terbaru masih mengandalkan mesin 2.500 cc Skyactiv-G. Namun, tampilan mobil mengalami perubahan dibandingkan generasi sebelumnya.
Salah satu peningkatan yang cukup menarik berada pada ruang baris kedua. Jika CX-5 sebelumnya kerap dianggap memiliki ruang belakang yang terbatas, generasi terbaru menawarkan kabin baris kedua yang terasa lebih lega.
Perubahan besar juga diberikan pada desain interior. Jumlah tombol fisik dibuat semakin minimal dan berbagai pengaturan dipusatkan melalui layar di tengah dashboard. Pendekatan tersebut membuat kabin CX-5 terbaru terasa semakin modern dan bahkan menyerupai interior sejumlah mobil listrik.
Mazda juga memberikan sentuhan baru pada bagian setir dengan penggunaan tipografi Mazda. Pembaruan serupa dapat ditemukan pada bagian belakang mobil, termasuk desain lampu dan tulisan Mazda.
Meski mengalami modernisasi cukup besar, CX-5 tetap mempertahankan karakter desain khas Mazda. Model ini menjadi contoh bahwa mobil ICE masih dapat menawarkan pengalaman modern tanpa harus beralih sepenuhnya ke penggerak listrik.
4. All-New Kia Seltos

Setelah sempat berhenti dipasarkan, Kia Seltos kembali dengan generasi terbaru yang membawa perubahan cukup signifikan pada desain, fitur, dan kenyamanan berkendara.
All-New Kia Seltos tampil semakin agresif dengan konsep Digital Tiger Face dan Star Map Lighting pada bagian depan. Tampilan tersebut memberikan identitas modern yang semakin kuat pada SUV asal Korea Selatan ini.
Mobil SUV compact 5 penumpang ini menggunakan mesin bensin 1.500 cc yang dipadukan dengan transmisi IVT. Sistem transmisi tersebut pada dasarnya dikembangkan dari konsep CVT dengan karakter perpindahan tenaga yang dibuat lebih mulus.
Suspensi belakangnya masih menggunakan torsion beam. Namun, berdasarkan pengalaman berkendara yang disampaikan dalam video, karakter suspensinya dinilai nyaman dan memberikan rasa berkendara yang cukup refined.
Kia menawarkan Seltos dalam tiga pilihan varian, yakni Trendy, Prestige Plus ADAS, dan GT-Line. Varian GT-Line menjadi salah satu yang paling menarik berkat kelengkapan fitur dan tampilan yang lebih sporty.
Pada bagian kabin tersedia panoramic display, desain setir flat-top dan flat-bottom, serta sejumlah fitur modern. Varian GT-Line juga mendapatkan ADAS dan panoramic sunroof.
Keunikan lainnya terdapat pada desain headrest berbahan seperti mesh yang memberikan rasa lembut dan nyaman. Kia turut membekali mobil ini dengan sistem audio Bose, sementara bagian eksterior mendapatkan flush door handle dan desain lampu belakang baru.
5. Nissan Fairlady Z

Jika empat mobil sebelumnya lebih mengarah pada segmen SUV, Nissan menawarkan alasan berbeda mengapa mobil ICE masih menarik melalui Nissan Fairlady Z.
Mobil sport legendaris berpenggerak roda belakang ini langsung mencuri perhatian, membawa karakter khas mesin pembakaran internal yang tetap menggoda di tengah derasnya tren mobil listrik.
Fairlady Z dibekali mesin 3.000 cc V6 twin-turbo dengan torsi sekitar 470 Nm dan tenaga di kisaran 400 hp. Konfigurasi tersebut dipadukan dengan dua pilihan transmisi, yakni otomatis 9-percepatan dan manual 6-percepatan.
Pilihan transmisi manual menjadi daya tarik tersendiri, khususnya bagi penggemar mobil sport yang masih mencari keterlibatan pengemudi lebih besar ketika berkendara.
Desainnya mempertahankan karakter keluarga Nissan Z dengan bentuk fastback, kap mesin panjang, bagian belakang pendek, serta emblem Z pada rear quarter panel. Beberapa elemen desain juga membawa kembali nuansa model Fairlady Z terdahulu.
Pendekatan retro-modern berlanjut ke interior. Terdapat instrumen pada bagian tengah dashboard yang mengingatkan pada Fairlady Z generasi sebelumnya, tetapi Nissan tetap memberikan panel instrumen digital di belakang kemudi.
Harga resmi Nissan Fairlady Z dalam video disebut belum final. Namun, mobil sport tersebut diperkirakan akan berada pada rentang harga di atas Rp1 miliar.
Apakah Mobil ICE Masih Worth It?
GIIAS 2026 membuktikan bahwa derasnya arus elektrifikasi belum mampu menggeser pesona mobil ICE sepenuhnya. Meski EV hadir dengan sederet teknologi canggih, mobil bermesin konvensional tetap punya daya tarik kuat lewat karakter mesin, performa, hingga sensasi berkendara yang khas.
Toyota Land Cruiser FJ, misalnya, mengandalkan mesin yang relatif familiar dan kemampuan 4×4 untuk kebutuhan off-road. Geely Coolray menawarkan mesin turbo dengan torsi besar pada segmen compact SUV, sedangkan Mazda CX-5 dan Kia Seltos mempertahankan mesin bensin sambil membawa teknologi kabin yang semakin modern.
Sementara itu, Nissan Fairlady Z menunjukkan sisi lain dari mobil ICE. Mesin V6 twin-turbo dengan opsi transmisi manual memberikan pengalaman berkendara yang menjadi salah satu alasan mobil bermesin konvensional masih mempunyai penggemar.
Di tengah tren mobil listrik, mobil bermesin bensin rupanya belum kehilangan pesonanya. Kehadiran Toyota Land Cruiser FJ, Geely Coolray, Mazda CX-5, Kia Seltos, hingga Nissan Fairlady Z di GIIAS 2026 menunjukkan bahwa pabrikan masih punya banyak amunisi untuk memikat pecinta mobil ICE.
Dapatkan informasi menarik lainnya di OLX. Download aplikasinya di Play Store atau App Store