OtomotifElektrifikasiReview MG S5 EV: SUV Listrik Maskulin yang Nyaris Tanpa Celah

Review MG S5 EV: SUV Listrik Maskulin yang Nyaris Tanpa Celah

Simak review MG S5 EV lengkap dengan spesifikasi, harga, interior, hingga performanya. SUV listrik penantang BYD Atto 3 ini tawarkan kabin premium!

OLX News – Pasar mobil bebas emisi di Indonesia terus kedatangan pemain baru yang membawa spesifikasi menggoda dengan harga sangat bersaing. Salah satu yang paling menyita perhatian adalah saat OLX melakukan review MG S5 EV.

- Advertisement -

Hadir sebagai Sport Utility Vehicle (SUV) bertenaga setrum, mobil ini langsung berhadapan dengan nama-nama besar di kelasnya.

Review MG S5 EV: Saat Kenyamanan Semua Penumpang Jadi Prioritas

OLX menghabiskan waktu beberapa hari untuk menguji langsung kendaraan ini di jalanan. Kesimpulan awalnya sangat mengejutkan: mobil rakitan merek berdarah Inggris ini memberikan impresi yang sangat positif dan hampir tidak memiliki kekurangan yang fatal. 

- Advertisement -

Mari kita bedah tuntas mulai dari varian, desain, hingga rasa berkendaranya.

Tiga Pilihan Varian MG S5 EV dengan Harga Agresif

Sebelum masuk ke detail spesifikasi fisik, mari kita bahas opsi apa saja yang ditawarkan kepada konsumen. MG S5 EV dipasarkan di Indonesia dalam tiga pilihan varian utama, yaitu Ignite, Magnify, dan Magnify Max. Perbedaan ketiga tipe ini terletak pada kapasitas baterai, jarak tempuh, serta beberapa kelengkapan penunjang kenyamanan.

- Advertisement -

Strategi penentuan harganya patut diacungi jempol karena sangat kompetitif:

  • Varian Ignite: Ditawarkan di kisaran harga Rp350 jutaan.
  • Varian Magnify: Dipasarkan sekitar Rp370 jutaan.
  • Varian Magnify Max: Sebagai tipe tertinggi, dibanderol di angka Rp450 jutaan.

Dalam sesi pengujian kali ini, unit yang diuji adalah tipe tertinggi, yakni Magnify Max, yang dibalut dengan warna andalan pabrikan bernama Camden Grey Metallic.

Eksterior MG S5 EV: Desain Tajam yang Terasa “Hidup”

Promo Spesial Mobil Listrik MG
Promo Spesial Mobil Listrik MG

Sering kali, mobil bertenaga setrum dirancang dengan bagian depan yang serba tertutup dan polos. Namun, MG mengambil langkah berbeda. Bahasa desain tajam yang menjadi ciri khas mereka sangat terasa pada model S5 ini.

Sekilas, sorot lampu utamanya mengingatkan kita pada gaya mata kucing atau cat eye milik mobil sport Jepang yang legendaris, Mazda MX-5. Bagian kap mesinnya juga diberi garis kontur tegas, yang membuat wajah mobil ini terlihat jauh lebih gagah dan hidup dibandingkan dengan para pesaingnya.

Bergerak ke sisi samping, garis bodinya memadukan tarikan yang membulat namun tetap serasi dengan wajah depannya yang agresif. Ada sentuhan aksen krom tipis yang hanya dipasang di sisi atas bingkai kaca, memberikan sedikit kesan manis tanpa terlihat berlebihan.

Kesan kokoh sebagai sebuah SUV ditopang oleh ground clearance setinggi 180 mm. Tidak terlalu tinggi, tapi sudah ideal untuk melibas kontur jalanan di Indonesia yang sering kali tidak rata atau dipenuhi polisi tidur. Sektor kaki-kakinya dipermanis dengan pelek berukuran 18 inci yang proporsinya terasa pas, tidak kekecilan maupun kebesaran.

Digelar Serentak di Lima Pulau, Akhir Pekan Ini Waktu yang Pas Buat Jajal MG S5 EV

Bagian buritannya meminjam sedikit DNA dari saudaranya, MG4 EV. Lampu belakang dirancang memanjang menyambung dari sisi kiri ke kanan, dengan lengkungan manis di bagian sudutnya. Semua elemen desain luar ini menyatu dengan sangat apik, menciptakan aura maskulin yang kuat.

Interior MG S5 EV: Perpaduan Minimalis dan Kemewahan Kelas Atas

Review MG 5S EV

Masuk ke dalam kabin, nuansa bersih dan modern langsung menyambut pengemudi. Satu hal yang patut diapresiasi tinggi adalah keputusan pabrikan untuk tidak menghilangkan tombol fisik yang sifatnya fundamental. 

Pengemudi tidak perlu repot masuk ke dalam menu layar hanya untuk mengatur hal-hal dasar, yang membuat proses berkendara menjadi jauh lebih fokus dan aman.

Pusat kendali hiburannya mengandalkan layar sentuh berukuran 12,8 inci yang sangat responsif. Sistem ini sudah terintegrasi dengan berbagai aplikasi bawaan dan mendukung koneksi nirkabel untuk Apple CarPlay. Fitur ini cukup krusial karena pengemudi tidak perlu repot mencari kabel saat ingin menghubungkan peta navigasi dari ponsel cerdasnya.

Di balik lingkar kemudi, panel instrumen ditanam dengan sangat rapi ke dalam dasbor. Desain ini memberi kesan solid dan mewah, jauh lebih baik daripada model layar melayang layaknya tablet yang ditempel sembarangan.

Urusan material kabin, mobil ini benar-benar memberikan kejutan. Meski harganya di bawah Rp500 juta, material yang digunakan terasa sangat mahal. Lembar spesifikasi resmi menyebutkan penggunaan material microfiber, namun tekstur saat disentuh sangat mirip dengan kulit asli berkualitas tinggi.

Kenyamanan duduk terjamin berkat busa jok yang tebal dan empuk hingga ke bagian sandaran kepala. Ditambah dengan fasilitas pengaturan jok elektrik di sisi kanan dan kiri, bantalan pengisian daya ponsel wireless charging, serta lapisan bahan suede di beberapa sudut, kabin ini sukses memancarkan kemewahan yang maksimal.

Performa Baterai dan Akselerasi Memukau MG S5 EV

Bagaimana dengan jantung mekanisnya? Spesifikasi baterai pada mobil ini dibagi menjadi dua berdasarkan variannya:

  • Varian Ignite dan Magnify: Mengandalkan baterai berkapasitas 49 kWh dengan jarak tempuh maksimal di kisaran 410 hingga 415 kilometer.
  • Varian Magnify Max: Menggendong baterai lebih besar, 62,5 kWh, yang sanggup membawa mobil melaju hingga 515 kilometer dalam satu kali pengisian penuh.

Di atas kertas, angka tersebut sudah lebih dari cukup untuk mobilitas komuter harian di dalam kota hingga perjalanan antarkota jarak menengah. Namun, bintang utama dari mobil ini adalah rasa berkendaranya.

Akselerasi instan khas kendaraan tanpa emisi tersaji dengan sangat matang. “Kalau lo cari mobil yang bikin lo pede buat overtaking, ya ini mobilnya. Akselerasi yahud, handling-nya juga top. Gak ngerti lagi gue!” ungkap Rafi, reviewer OLX Indonesia, usai menguji performa mobil tersebut di jalan raya.

Kenyamanan bermanuver ini berakar dari penggunaan sasis canggih bernama Modular Scalable Platform (MSP), atau yang di kalangan internal sering disebut Nebula Platform. Struktur ini memungkinkan penempatan baterai yang sangat rendah. Dipadukan dengan motor penggerak di poros roda belakang (RWD), mobil ini memiliki distribusi bobot dan center of gravity yang luar biasa stabil.

Imbasnya, racikan suspensi memang terasa stiff. Namun, kekakuan tersebut dibayar lunas dengan kestabilan paripurna. Bahkan ketika mobil diajak menikung tajam dengan kecepatan 100 km/jam, bodi mobil tetap menapak mantap tanpa gejala limbung berlebih.

Bagi pengemudi yang suka bereksperimen, MG menyediakan fitur Custom Mode. Alih-alih hanya mengandalkan mode standar pabrik seperti Eco, Normal, atau Sport, fitur ini memungkinkan pengemudi mengatur sendiri tingkat respons akselerasi dan bobot setir sesuai gaya berkendara masing-masing.

Konsumsi Energi Super Hemat

Review MG 5S EV

Bicara soal biaya operasional, mobil bertenaga setrum jelas jauh lebih hemat dibandingkan dengan mesin konvensional. Saat tim melakukan perjalanan luar kota sejauh 200 kilometer, biaya listrik yang dikeluarkan hanya tercatat sekitar Rp200.000.

Jika dihitung secara kasar, biaya operasionalnya hanya menyentuh angka Rp500 per kilometer. Padahal, selama pengujian, pedal akselerator sering kali diinjak dalam-dalam karena tarikannya yang sangat adiktif.

Kekurangan Minor yang Perlu Diketahui

Meski bertabur pujian, ulasan ini tidak akan lengkap tanpa membahas celah kekurangannya. Berdasarkan pengujian langsung, ada beberapa kelemahan minor yang berhasil ditemukan:

  1. Posisi Colokan Pengisi Daya: Soket pengisi daya untuk gawai diletakkan di dalam laci tertutup, bukan di area konsol tengah yang terbuka. Aksesnya kurang praktis, dan kecepatan pengisian daya melalui kabelnya juga tergolong standar.
  2. Masalah Pengisian Nirkabel: Fitur wireless charging pada konsol tengah bekerja sangat lambat. Buruknya lagi, area ini tidak dilengkapi dengan lubang pendingin atau kipas, sehingga ponsel cepat menjadi panas saat diisi daya.
  3. Kualitas Audio Standar: Walaupun sudah dibekali enam buah pengeras suara di sekujur kabin, kualitas suara yang dihasilkan terasa sangat biasa saja. Suara bas dan trebel terasa kurang bertenaga, sehingga pencinta musik mungkin perlu melakukan peningkatan pada sektor sistem audio ini nantinya.

Persaingan Ketat di Kelasnya

Berada di rentang harga Rp300 jutaan hingga Rp400 jutaan, MG S5 EV terjun ke dalam medan pertempuran yang sangat sengit. Mobil ini menantang langsung dominasi BYD Atto 3 dan pendatang baru yang desainnya sangat memukau, Geely EX5.

Jemput Bola, MG Gelar Pameran Mal ke Mal di Jakarta Tawarkan Diskon Besar

Masing-masing memiliki senjata andalannya. Geely EX5 hadir dengan desain elegan yang memanjakan mata, sementara BYD Atto 3 menawarkan interior bergaya gym yang sangat unik. 

Namun, bagi konsumen yang mencari SUV bertenaga setrum dengan tarikan garis bodi yang maskulin, posisi berkendara bergaya sport, dan kelincahan setir layaknya sedan, produk racikan MG ini jelas menjadi pilihan yang paling masuk akal.

Secara keseluruhan, SUV ini berhasil menghadirkan paket lengkap yang sulit ditolak. Mulai dari tampang agresif, kabin kelas atas, hingga performa jalan raya yang mengagumkan, semuanya tersaji rapi dalam satu paket.

Bagi calon pembeli yang sedang bimbang menentukan pilihan, mencari tahu harga pasaran atau ingin membandingkan spesifikasinya, saat ini platform OLX tidak hanya melayani jual beli kendaraan bekas, tetapi juga bisa diandalkan untuk mengecek harga unit mobil baru. Silakan bandingkan sendiri dan rasakan sensasi berkendara masa depan bersama MG S5 EV! (Z)


Dapatkan informasi menarik lainnya di OLX. Download aplikasinya di Play Store atau App Store