Rabu, Juli 24, 2024
Lainnya
    Tips & TrikWaspada dengan Oli Motor Palsu, Ini Ciri-cirinya

    Waspada dengan Oli Motor Palsu, Ini Ciri-cirinya

    Waspada dengan oli motor yang memiliki ciri berikut.

    News.OLX – Oli motor palsu memang seringkali membuat resah masyarakat. Jika tidak teliti saat membeli atau sedang mengganti oli, dampaknya akan membuat kendaraan sering mengalami mogok bahkan yang paling fatal dapat merusak komponen motor juga.

    Karena oli pada motor berfungsi untuk melumasi mesin sehingga meminimalisir gesekan-gesekan antar logam (komponen mesin) yang berada di dalam mesin, meredam gerakan menjadi halus dan menghindari terjadinya kerusakan pada komponen mesin.

    Sebagai pengguna yang cerdas, kamu tentu harus memahami bagaimana ciri oli motor palsu dan cara membedakannya dengan yang asli. Jangan mudah tergiur harga oli yang murah! Karena ada kemungkinan oli yang dijual berkualitas buruk, atau bahkan yang palsu.

    Jadi, saat kamu ingin mengganti oli secara mandiri atau di bengkel non-resmi, pastikan untuk kamu memeriksa oli terlebih dahulu. Berikut ini adalah ciri-ciri oli motor palsu yang harus kamu hindari: 

    1. Harga yang tak wajar

    Hal pertama yang harus kamu sadari adalah perbandingan harga yang tak wajar pada saat membeli oli. Harga oli motor asli memiliki harga jual yang hampir sama atau tidak berbeda jauh mau dimanapun itu tokonya. 

    Sedangkan oli motor palsu berani memberikan harga yang sangat murah. Tetapi, yang perlu diingat, harga juga bukanlah patokan utama untuk membuktikan oli yang kita beli itu palsu atau tidak.

    Sangat disarankan untuk kamu ingin membeli atau mengganti oli di bengkel resmi saja. Meskipun terlihat sedikit mahal, namun dapat dijamin kualitas barangnya karena langsung dari produsennya.

    oli motor palsu (1)

    2. Tampilan kemasan pada botol oli

    Untuk mengecek keaslian oli motor adalah dengan memperhatikan bagian kemasannya. Pada botol oli motor yang asli akan terlihat seperti kemasan yang baru, berwarna cerah, dan pasti kondisinya tidak ada goresan atau terlihat penyok.

    Pada kemasan di botol oli motor palsu biasanya terdapat goresan atau penyok, warna botol juga terlihat pudar dan kualitas bahan dari botol terasa seperti rapuh atau jelek.

    3. Cek kondisi pada tutup botol

    Kamu bisa mengetahui bagaimana perbedaan oli motor palsu dan asli dari bagian tutup botolnya. Karena kemasan dari pabrikan oli resmi menggunakan tutup botol dengan desain sekali pakai. 

    Lalu, oli motor asli pada bagian tutupnya pasti rapat dan kencang karena terdapat seal yang berfungsi sebagai pengunci dari tutup botol. 

    Bagian tutup botol pada oli palsu biasanya tidak diberi seal sehingga bagian tutup botol terkesan longgar.

    4. Terdapat label khusus pada kemasan

    Produsen oli motor asli menggunakan stiker yang umumnya terbuat dari bahan vinyl, berhologram, memiliki warna yang jelas serta letak pada label rapi dan font bisa terbaca dengan jelas.

    Sedangkan label pada kemasan oli motor palsu akan terlihat bahan stickernya terkesan polos, letak label kurang presisi, dan font tidak bisa dibaca dengan jelas atau buram.  

    5. Memiliki barcode khusus

    Karena maraknya oli motor palsu yang beredar, produsen oli asli memiliki beberapa tanda pengaman khusus, yaitu terdapat barcode di bagian botolnya.

    Cara mudahnya adalah jika kamu menemukan barcode, kamu bisa cek apakah oli itu pernah di scan atau belum. Karena wajarnya, barcode hanya bisa di-scan sebanyak satu kali. 

    Ketika kamu menemukan informasi bahwa barcode pernah di-scan sebelumnya, kamu bisa minta untuk diganti oli dengan yang baru.

    6. Memiliki kode produksi yang jelas

    Oli motor asli pasti memiliki kode nomor produksi yang jelas, sehingga dapat dibaca dan dicetak dengan rapi. Dibandingkan dengan oli motor palsu, ada beberapa yang tidak memiliki kode nomor produksi atau jika ada pasti terlihat blur atau tidak rapi.

    7. Bau dan warna Oli

    Untuk oli motor yang asli memiliki karakteristik berwarna biru, kuning keemasan, atau merah. Terlihat tidak mengendap, jernih dan tidak berbau menyengat.

    Sedangkan pada oli motor palsu warnanya terlihat kecoklatan cenderung hitam dan keruh karena berasal dari oli bekas yang disaring, terlihat ada endapan pada tekstur oli karena berasal dari penambahan zat kimia dan beraroma menyengat atau berbau tengik. 

    Agar kamu lebih waspada lagi saat ingin mengganti oli, pastikan untuk mengecek ciri-ciri untuk membedakan oli motor palsu dengan yang asli seperti diatas.

    Karena dampaknya, jika kamu tidak mengecek secara detail akan merusak motor dalam kurun waktu yang jangka panjang dan dapat menimbulkan berbagai masalah, seperti overheat atau sering mogok.

    Kamu bisa mendapatkan informasi menarik lainnya seputar otomotif di OLX. Download aplikasinya di Play Store dan App Store.

    GIIAS 2023
    Populer
    Reka Harnis
    Reka Harnis
    Passionate about turning ideas into engaging, informative, and SEO-friendly content.
    Berita Terkait