Yayasan AHM kolaborasi dengan warga Pekalongan lestarikan Owa Jawa lewat program Titian Lestari dengan aksi tanam 8.000 pohon dan edukasi konservasi.
OLX News – Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) meluncurkan Program Konservasi Owa Jawa di kawasan Hutan Petungkriyono dan Lebakbarang, Pekalongan, Jawa Tengah.
Program bertajuk “Titian Lestari: Koridor Kehidupan untuk Owa Jawa” ini menjadi langkah nyata Yayasan AHM dalam melestarikan satwa endemik yang kini berstatus Endangered menurut IUCN.
BACA JUGA: Aksi Astra Honda Motor Lestarikan Flora dan Fauna Indonesia
Program ini dijalankan bersama komunitas pecinta primata dan masyarakat lokal sebagai bentuk kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah daerah, Perum Perhutani, Dinas Kehutanan Jawa Tengah, serta sejumlah pemangku kepentingan.
Peluncuran program ini resmi dilakukan pada Sabtu, 29 November 2025.

Kawasan Petungkriyono dan Lebakbarang sendiri merupakan rumah bagi sedikitnya lima jenis primata, termasuk Owa Jawa (Hylobates moloch).
Meski wilayah ini kaya keanekaragaman hayati, ancaman seperti fragmentasi hutan, perambahan, hingga perburuan masih membayangi.
Upaya konservasi menjadi penting untuk menjaga populasi satwa arboreal yang sangat bergantung pada tutupan tajuk hutan.
Program Titian Lestari memadukan pelestarian hutan dengan pemberdayaan masyarakat.
Beberapa kegiatannya meliputi dari produksi dan penanaman bibit pohon lokal, perawatan kawasan tanam, edukasi konservasi untuk generasi muda, pemasangan media informasi lingkungan dan pengembangan produk hasil hutan bukan kayu bersama Kelompok Wanita Tani (KWT)
BACA JUGA: AHM Edufest Kembangkan Model Pengajaran Safety Riding bersama Guru PAUD
Sebagai bagian dari peringatan Hari Penanaman Pohon Indonesia, Yayasan AHM menanam 8.000 pohon dari berbagai jenis seperti Kayu Sapi, Kayu Babi, Kepayang, dan Aren.
Pohon-pohon ini menjadi sumber pakan sekaligus upaya memperkuat struktur habitat bagi Owa Jawa.
“Konservasi bukan hanya menjaga hutan, tetapi juga menguatkan masyarakat agar bisa tumbuh dan sejahtera bersama lingkungannya,” ujar Ketua Yayasan AHM, Ahmad Muhibbuddin menegaskan pentingnya sinergi antara pelestarian alam dan pemberdayaan masyarakat lewat siaran pers, Minggu (30/11/2025).
Program ini turut mendapat dukungan dari PT Suryaraya Rubberindo Industries, PT Astemo Bekasi Manufacturing, PT Yutaka Manufacturing Indonesia, dan PT Musashi Auto Parts Indonesia.
Seluruhnya bergerak bersama untuk menjaga keanekaragaman hayati dan mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
Dengan hadirnya Titian Lestari, Yayasan AHM berharap upaya kolaboratif ini tidak hanya menjaga Owa Jawa tetap hidup, tetapi juga mengembalikan keseimbangan ekosistem dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan. (Z)


























