DFSK memperkenalkan emblem baru DFSK khusus lini mobil komersial di PEVS 2026. Langkah ini mempertegas fokus perusahaan pada segmen bisnis lewat Gelora E.
OLX News — PT Sokonindo Automobile selaku pemegang merek DFSK di Indonesia melakukan penyegaran identitas visual. Tampil di ajang Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026, DFSK resmi memperkenalkan emblem baru yang didedikasikan khusus untuk lini mobil komersial mereka.
Langkah diferensiasi antara mobil penumpang dan mobil niaga ini diambil untuk mempertegas karakter produk. Pelaku usaha kini bisa lebih mudah mengenali lini kendaraan komersial DFSK yang dirancang khusus untuk mendukung operasional bisnis harian.
Siap Disiksa di Jalanan Jakarta-Bali, Test Drive DFSK E5 Plus Buktikan Nyali SUV Premium Sebenarnya
Meski emblem mengalami perubahan, pihak pabrikan memastikan standar perakitan dan layanan purnajual kepada konsumen tidak akan berubah.
“Emblem baru ini menegaskan karakter lini kendaraan komersial DFSK dan membedakannya secara lebih jelas sesuai dengan kebutuhan segmennya. Bagi kami, kendaraan komersial bukan sekadar alat transportasi, tetapi bagian penting dari operasional dan keberlangsungan bisnis pelanggan,” terang Franz Wang, COO PT Sokonindo Automobile.
Gelora E Jadi Tulang Punggung Elektrifikasi
Saat ini, tulang punggung kendaraan niaga DFSK di pasar dalam negeri dipegang oleh Gelora E. Mobil komersial listrik ini hadir untuk menjawab tren kendaraan ramah lingkungan dengan dua pilihan karoseri, yakni Blind Van untuk angkutan logistik dan Minibus untuk transportasi penumpang.
Di atas kertas, DFSK Gelora E menawarkan opsi baterai berkapasitas 38 kWh dan 42 kWh. Bergantung pada variannya, mobil ini mampu melaju hingga jarak 300 kilometer (berdasarkan standar NEDC) dalam sekali pengisian daya penuh.
Untuk memberi rasa aman bagi para pengusaha dari segi biaya perawatan, DFSK memberikan garansi baterai selama 5 tahun atau 200.000 km, serta garansi kendaraan selama 3 tahun atau 120.000 km.
Ditopang Pabrik Robotik di Cikande
Keseriusan DFSK menggarap pasar niaga Tanah Air tidak lepas dari fasilitas produksi lokal mereka. Perakitan kendaraan ditopang langsung oleh pabrik PT Sokonindo Automobile di Cikande, Banten, yang telah beroperasi sejak 2017.
Pabrik ini sudah mengadopsi teknologi manufaktur tingkat tinggi, di mana sekitar 90 persen proses produksinya digerakkan oleh sistem robotik. Penggunaan robotik ini bertujuan menjaga konsistensi kualitas perakitan agar setiap unit yang diterima konsumen selalu dalam kondisi prima.
Usai Mejeng di Palembang, SUV Mewah DFSK E5 Plus Kini Sapa Warga Medan!
Kehadiran pabrik di Cikande sekaligus menjadi bukti nyata investasi jangka panjang DFSK untuk terus menyuplai kebutuhan pasar otomotif nasional, lengkap dengan jaringan diler dan jaminan suku cadang purnajual di berbagai daerah.
Apakah angle seputar pemisahan identitas visual untuk pengusaha ini sudah pas, atau Anda ingin porsi spesifikasi DFSK Gelora E diulas lebih panjang lagi?

























