Kamis, September 10, 2026
OtomotifMobilTeruji! Sekali Isi Full, Chery C5 CSH Bisa Bolak Balik Jakarta -...

Teruji! Sekali Isi Full, Chery C5 CSH Bisa Bolak Balik Jakarta – Semarang

Pengalaman test drive Chery C5 CSH (Omoda 5 Hybrid) sejauh 466 km. Benarkah klaim irit BBM dan tenaga monsternya? Simak ulasan lengkap dan data konsumsi bahan bakarnya di sini.

- Advertisement -

OLX News – Langit masih cukup gelap saat OLX News tiba di Citos. Yup, hari ini OLX News dan puluhan jurnalis dari berbagai media lainnya akan membuktikan sebuah janji besar dari pabrikan otomotif Chery yang mengklaim model terbarunya, Chery C5 CSH, sangat irit dalam mengonsumsi bahan bakar, tapi tenaganya tetap fun to drive.

Jarak untuk menguji klaim ini juga rasanya gak bisa dibilang dekat. Dari Jakarta menuju Hotel Aruss di Semarang, Jawa Tengah. Total jaraknya sekitar 466 kilometer. Bagi mobil bensin biasa, tentu rute ini cukup menguras kantong. Tapi bagi Chery, ini adalah panggung pembuktian konsep “One Car, Two Vibes”.

- Advertisement -

Baca Juga:

Perbedaan Chery C5 CSH dan Cross Hybrid: Gaya vs Value for Money

Apa maksudnya? Sederhananya, mobil ini diklaim punya kepribadian ganda. Di satu sisi, ia adalah mobil yang sangat tenang dan irit bahan bakar. Di sisi lain, ia bisa berubah menjadi “monster” jalanan yang siap melesat kencang saat pedal gas diinjak dalam.

- Advertisement -

Terdengar sangat ambisius, kan? Makanya, di kesempatan ini kami akan buktikan langsung di aspal.

Test Drive Chery C5 CSH

“Vibe” Pertama: Hening di Tengah Kemacetan Kota

Begitu masuk ke kabin dan menekan tombol start, tidak ada raungan mesin yang menyapa. Hening. Di sinilah peran teknologi hybrid mulai terasa. Sistem kelistrikan mengambil alih tugas awal untuk menggerakkan roda. Di layar Multi-Information Display (MID), terpampang angka yang cukup membuat saya tersenyum lebar: jarak tempuh estimasi (range) mencapai 862 km dengan kondisi tangki bensin penuh. Angka yang memberikan ketenangan pikiran sebelum memulai perjalanan jauh.

Keluar dari Citos, kami langsung disambut kemacetan pagi khas Jakarta menuju Tol Layang MBZ. Dalam kondisi stop-and-go dan kecepatan rendah di bawah 60 km/jam, fitur Primary E-Drive Mode bekerja dengan sangat dominan.

Rasanya seperti mengendarai mobil listrik murni. Halus, tanpa getaran, dan senyap. Keheningan kabin ini didukung oleh material peredam suara yang diadopsi dari basis interior Chery E5. Bagi Anda yang sering terjebak macet saat berangkat kerja, kenyamanan akustik seperti ini tentu menjadi sebuah kemewahan tersendiri. Tingkat stres rasanya jadi berkurang drastis.

Baca Juga:

Chery Pastikan Bangun Pabrik Mandiri Tahun Ini, Target Operasi 2027

Dalam fase merayap ini, motor listrik bekerja efisien. Baterai berkapasitas 1,83 kWh yang tertanam di mobil ini cukup mumpuni untuk menangani beban kerja di kecepatan rendah, menjaga mesin bensin tetap istirahat dan menghemat bahan bakar.

Saking senyapnya, OLX News yang memilih menjadi penumpang di baris kedua, tanpa sadar, langsung tertidur pulas, gak ngerasain apa-apa.

Teknologi Cerdas di Balik Kap Mesin

Test Drive Chery C5 CSH

Setelah lolos dari kepadatan Jakarta dan masuk ke ruas tol yang lebih lengang, kami memacu kendaraan dengan kecepatan konstan. Di sinilah teknologi lain mulai unjuk gigi. Chery menanamkan fitur Intelligent Lubrication System (i-LS).

Bahasa teknisnya mungkin terdengar rumit, tapi fungsinya sederhana: sistem ini meminimalkan gesekan internal pada mesin saat mobil melaju stabil. Efeknya, mesin tidak perlu bekerja keras untuk mempertahankan kecepatan, yang ujung-ujungnya bikin bensin jadi lebih irit.

Kami sempat berhenti sejenak di Rest Area KM 57 untuk pengecekan cepat, lalu lanjut ke Rest Area KM 102. Jarak 117 km pertama ini terasa sangat ringan. Tidak ada gejala mesin “ngos-ngosan” atau suara bising yang mengganggu obrolan di dalam kabin.

“Vibe” Kedua: Jambakan Tenaganya “Monster”

Test Drive Chery C5 CSH

Selepas makan siang yang nikmat di Empal Gentong H. Apud, Cirebon, tantangan sesungguhnya dimulai. Jalanan tol Trans Jawa yang panjang dan penuh tantangan, mulai dari lubang-lubang cukup besar hingga jalur mulus membentang di depan mata. Kondisi ini seperti memancing pengendara untuk membangunkan “monster” di C5 CSH. Saatnya menguji klaim “Vibe Kedua”.

Rekan semobil kami yang memegang kendali kemudi mencoba untuk memindahkan mode berkendara ke posisi Sport. Panel instrumen sontak berubah warna menjadi merah, memberi sinyal bahwa mobil siap diajak berlari.

Di atas kertas, C5 CSH ini dibekali mesin 1.500 cc Turbo Hybrid generasi kelima. Gabungan mesin bensin dan motor listriknya mampu memuntahkan tenaga maksimal 165 kW dengan torsi puncak motor listrik mencapai 310 Nm. Tenaga buas ini disalurkan melalui transmisi canggih bernama Dedicated Hybrid Transmission (DHT).

Baca Juga:

Tebak-Tebakan Harga Chery C5 CSH Jelang IIMS 2026, Bakal Lebih dari Rp 400 Juta?

Hasilnya? Saat pedal gas saya kickdown untuk menyalip truk gandeng, responsnya instan! Dorongan cukup berasa. Tidak ada jeda atau turbo lag yang menyebalkan. Teknologi HTC High-efficiency Supercharging dengan Electronic Wastegate (E-WG) bekerja sangat presisi untuk meminimalkan jeda tenaga.

Klaim akselerasi 0-100 km/jam dalam waktu 7,95 detik (bahkan tembus 7,7 detik dalam tes internal) terasa sangat realistis. Mobil melesat ringan memberikan rasa percaya diri luar biasa (Long Distance Confidence). Menyalip kendaraan besar di tol bukan lagi hal yang menakutkan, tapi justru menyenangkan.

Tak jarang kami juga harus menghadapi situasi di mana tiba-tiba di depan ada lubang di tengah jalan yang menuntut kesigapan untuk menghindarinya dalam waktu sepersekian detik. Di sini lagi-lagi akselerasi yang ditawarkan C5 CSH ini membuat kami cukup terkagum-kagum. Kontrol kemudi sangat responsif, nurut banget.

Rekayasa Termal Tingkat Tinggi

Test Drive Chery C5 CSH

Sampai di pemberhentian berikutnya di La Meddian Cafe, Tegal, kami langsung mengecek indikator bensin. Masih cukup aman sampai ke Semarang. Bahkan untuk bisa balik kembali ke Jakarta tanpa harus mengisi bahan bakar.

“Kok bisa seirit ini?”

Ternyata, rahasianya ada pada efisiensi termal mesin yang mencapai 44,5 persen, salah satu yang tertinggi di industri saat ini. Chery menerapkan teknologi Deep Miller Cycle yang mengatur waktu buka-tutup katup mesin agar pembakaran jadi super efisien.

Ditambah lagi dengan sistem injeksi bertekanan tinggi 350 bar. Bayangkan, setiap tetes bensin disemprotkan menjadi kabut mikroskopis sehingga terbakar sempurna tanpa ada yang terbuang percuma.

Suhu mesin pun dijaga ketat oleh sistem manajemen termal pintar, memastikan mesin selalu bekerja di suhu optimalnya. Sederet teknologi rumit ini bekerja dalam senyap di balik kap mesin, memastikan dompet kita tidak jebol di SPBU.

Data Bicara: Irit Banget!

Tiba di garis finis, Hotel Aruss di Semarang, total jarak tempuh tercatat 466,4 km. Saat melihat data konsumsi bahan bakar rata-rata di MID, angkanya bikin geleng-geleng kepala: 18,5 km/liter!

Bahkan di perjalanan beberapa kali kami melihat rata-rata konsumsi BBM Chery C5 CSH ini sanggup menyentuh angka 25 km/liter

Sebagai perbandingan, mobil bensin konvensional (ICE) di kelas yang sama biasanya hanya mampu mencatatkan angka 12-14 km/liter untuk rute serupa. Efisiensi yang ditawarkan C5 CSH ini jelas menjadi game changer.

Kami juga mencatat jarak tempuh dengan bahan bakar yang tersisa ketika kami sampai di Semarang adalah sejauh 491 kilometer. Ini yang kami bilang di awal. Mobil Chery C5 CSH ini bisa diajak pulang pergi Jakarta – Semarang – Jakarta hanya dengan sekali isi bensin.

Kenyamanan dan Keamanan untuk Keluarga

Test Drive Chery C5 CSH

Bicara soal kenyamanan, Chery C5 CSH tidak pelit fitur. Sepanjang perjalanan, kami cukup dimanjakan oleh layar ganda 12,3 inci yang tajam dan responsif. Fitur wireless phone charging 50 W juga sangat membantu, mengisi daya smartphone dengan cepat tanpa kabel yang berseliweran.

Soal keamanan, rasanya tenang membawa keluarga dengan mobil ini. Ada 14 fitur ADAS (Advanced Driver Assistance Systems) yang siap menjaga, mulai dari pengereman otomatis hingga penjaga jalur. Ditambah 7 airbag yang tersebar di kabin, perlindungan yang ditawarkan sangat komprehensif.

Budi Darmawan, Director Sales PT Chery Sales Indonesia, memberikan pandangannya mengenai target pengguna mobil ini.

“Sebagai 5-seater crossover SUV hybrid, model ini dirancang untuk kaum modern dan keluarga muda yang menginginkan desain stylish, kenyamanan, serta keamanan optimal saat melakukan perjalanan jauh.”

Tentu ucapan tersebut sangat relevan. Bagi mereka yang sudah berkeluarga, mobil bukan lagi sekadar alat transportasi, melainkan ruang kedua yang harus aman dan nyaman untuk orang-orang tercinta.

Kesimpulan: Posisi Unik di Pasar SUV Hybrid

Test Drive Chery C5 CSH

Kehadiran Chery C5 CSH ini jelas akan mengacak-acak peta persaingan SUV di Indonesia. Ia mengisi celah yang menarik.

Bagi Anda yang merasa Chery Tiggo Cross Hybrid terlalu kecil, C5 CSH menawarkan ruang dan gaya yang lebih upscale. Sementara jika dibandingkan dengan Tiggo 8 Comfort, C5 CSH menjadi opsi menarik bagi eksekutif muda yang lebih mementingkan gaya crossover coupe yang sporty dan teknologi hybrid canggih ketimbang sekadar kapasitas 7 penumpang.

Mobil ini adalah solusi cerdas bagi yang ingin berkontribusi pada lingkungan dan menghemat pengeluaran BBM, tapi tidak mau repot mencari SPKLU di tengah perjalanan jauh. Dengan bekal teknologi hybrid yang sudah teruji lewat 5 juta unit platform CSH secara global, rasanya tidak berlebihan jika menyebut mobil ini bakal jadi tulang punggung baru penjualan Chery di tahun 2026.

Perjalanan Jakarta-Semarang ini hanyalah permulaan. Chery C5 CSH telah membuktikan bahwa kita bisa mendapatkan dua dunia sekaligus: performa buas dan efisiensi kelas atas, dalam satu paket yang menawan.

Tentu pertanyaan berikutnya, berapa harga jual dari Chery C5 CSH ini? OLX News pun masih sabar menunggu hingga pengumuman resminya nanti di IIMS 2026 tanggal 5 Februari nanti. (Z)

Populer.
Berita Terkait