Kenali tanda-tanda sekring motor putus, penyebab kelistrikan mati total, serta panduan praktis cara mengganti sekring sendiri dengan aman agar motor kembali normal.
OLX News – Sekring motor berperan vital dalam menjaga keamanan sistem kelistrikan kendaraan. Fungsinya adalah sebagai pemutus arus otomatis saat terjadi beban berlebih atau hubungan arus pendek sehingga mencegah kerusakan yang lebih parah pada komponen elektronik lainnya.
Banyak pengendara sering panik ketika motor mendadak mati total atau lampu tidak menyala, padahal masalahnya mungkin hanya terletak pada sekring yang putus. Memahami ciri-ciri kerusakan pada bagian ini akan sangat membantu kamu dalam melakukan pertolongan pertama tanpa harus segera ke bengkel.
Baca juga:
Lampu Motor Tiba-tiba Redup, Apa Penyebabnya?
Ciri-Ciri Sekring Motor Putus
Mengenali gejala awal sekring putus atau bermasalah dapat menghindarkanmu dari risiko mogok di tengah jalan. Berikut ini adalah ciri-cirinya:Â
1. Sistem Kelistrikan Mati Total
Tanda yang paling umum adalah saat kunci kontak diputar ke posisi ON, tapi panel instrumen (spidometer), lampu utama, dan klakson tidak berfungsi sama sekali.
2. Starter Tangan Tidak Merespons
Jika aki dalam kondisi baik, tapi mesin tetap tidak bisa dinyalakan melalui electric starter, kemungkinan besar sekring yang menuju sistem starter telah terputus.
3. Lampu Induktor Tidak Menyala
Pada motor injeksi, lampu indikator gangguan mesin (MIL) biasanya tidak akan menyala atau justru berkedip tidak beraturan jika aliran arus terhambat di kotak sekring.
4. Kawat di Dalam Sekring Terputus
Secara fisik, kamu bisa melihat bagian transparan pada sekring. Jika kawat berbentuk huruf “U” di dalamnya terlihat putus atau terdapat bekas hangus kehitaman, itu adalah bukti nyata sekring sudah rusak.
Baca juga:
Fungsi dan Jenis Sekring Motor, Ada Apa Saja?
Langkah-Langkah Mengganti Sekring Motor
Mengganti sekring sebenarnya bisa dilakukan sendiri di rumah dengan peralatan minimalis. Ikuti langkah-langkah aman berikut ini:
1. Matikan Mesin
Pastikan kunci kontak dalam posisi OFF untuk menghindari percikan api atau korsleting tambahan saat kamu mencabut komponen.
2. Temukan Letak Fuse Box
Biasanya kotak sekring berada di dekat aki, di bawah jok, atau di balik tebeng bodi depan. Gunakan buku manual motor jika kamu sulit menemukannya.
3. Cabut Sekring yang Rusak
Gunakan penjepit khusus yang biasanya tersedia di dalam kotak sekring atau gunakan tang lancip untuk mencabut sekring yang putus secara perlahan.
4. Gunakan Sekring Cadangan dengan Ampere yang Sama
Ini adalah bagian terpenting. Jika sekring yang putus berwarna biru (15A), ganti dengan warna dan angka yang sama. Jangan pernah mengganti dengan Ampere yang lebih tinggi karena berisiko menyebabkan kebakaran kabel.
Berikut ini panduan warna dan nilai arus listrik di sekring tancap pada motor:Â
- Oranye = 5 Ampere
- Cokelat: 7,5 Ampere
- Merah = 10 Ampere
- Biru = 15 Ampere
- Kuning = 20 AmpereÂ
- Bening atau ungu = 25 Ampere.Â
- Hijau = 30 Ampere
5. Pasang dan Uji Coba
Tekan sekring baru ke tempatnya hingga terkunci rapat, lalu coba nyalakan kunci kontak untuk memastikan kelistrikan kembali normal.
Selalu sediakan sekring cadangan di bagasi motormu sebagai antisipasi seandainya terjadi kendala kelistrikan secara tiba-tiba saat dalam perjalanan. Dengan pemahaman yang tepat mengenai sistem proteksi arus ini, kamu bisa berkendara dengan lebih tenang dan meminimalisir biaya perbaikan yang tidak perlu akibat kerusakan komponen elektrikal yang lebih mahal.
Kalau kamu sedang mencari sparepart motor atau suku cadang kelistrikan, bisa cek di OLX karena di marketplace ini kamu bisa mendapatkannya dengan harga yang kompetitif.Â






































