Biar enggak salah beli simak dulu apa saja kelebihan Honda HR-V dan kekurangannya, mulai dari desain sampai harga jual kembali.
OLX News – Kelebihan Honda HR-V bikin banyak calon pembeli SUV kompak melirik mobil ini. Desainnya keren dan fiturnya juga tergolong lengkap di kelasnya. Tapi biar enggak salah beli, yuk simak dulu apa saja kelebihan Honda HR-V dan kekurangannya yang perlu kamu tahu sebelum meminangnya!
Desain Eksterior dan Interior
Kalau ngomongin tampilan luar, Honda HR-V jelas naik kelas. Dari depan aja sudah kelihatan kalau wajahnya sekarang jauh lebih “clean” dan futuristis.
Nggak ada lagi Solid Wing Face ala Honda lawas, diganti dengan gril tegak beraksen horizontal yang bikin tampangnya lebih gagah dan elegan. Aura SUV-nya makin kuat, apalagi di varian RS yang sudah dibekali sequential LED turn signal.
Masuk ke interior, HR-V baru ini terasa jauh lebih rapi dan berkelas. Tata letak tombolnya simpel, panel dashboard-nya mengalir, dan fit and finish juga terasa solid.
Desain kisi AC horizontal juga unik. Aliran anginnya bisa disebar lebih halus ke seluruh kabin, nggak langsung menembak muka penumpang. Fitur Hands-Free Power Tailgate dan Walk Away Auto Lock pun menambah nilai praktis buat penggunaan harian.
Tapi ya, bukan berarti tanpa catatan. Desain barunya ini buat sebagian orang mungkin kehilangan sedikit karakter “Honda banget” yang dulu ada di HR-V generasi pertama. Gril datar dengan warna senada bodi ini bikin tampilannya agak generic, mirip SUV Eropa atau malah sedikit seperti mobil listrik.
Sementara itu, kekurangan interiornya mungkin di sisi ruang. Headroom dan visibilitas ke belakang terasa agak berkurang akibat atap yang lebih landai. Selain itu, layout konsol tengah yang tinggi bikin kabin terasa sedikit sempit buat sebagian orang.
Performa dan Handling

Kelebihan Honda HR-V lainnya adalah mobil ini nggak cuma modal tampang.
Buat varian RS, mesin 1.5 liter turbo-nya jadi bintang utama. Tenaganya tembus 177 PS dengan torsi 240 Nm, angka yang jelas bukan kaleng-kaleng di kelasnya. Tarikannya enteng, respons gasnya pun sigap. Transmisi CVT-nya juga terasa lebih smart, nggak monoton kayak CVT kebanyakan.
Buat yang pakai versi non-turbo, memang nggak sebrutal RS, tapi karakternya tetap halus dan cukup responsif buat harian.
Soal handling, HR-V terasa lebih stabil daripada generasi sebelumnya. Suspensinya disetel lebih firm, tapi masih cukup nyaman buat jalanan Indonesia. Body roll-nya minim waktu dibawa manuver cepat, dan setirnya nggak terlalu enteng, tapi juga nggak bikin pegal.
Cuma ya, karena suspensinya agak kaku, efeknya lumayan terasa kalau lewat jalan rusak atau speed bump tinggi. Di kecepatan rendah, bantingannya terbilang agak “galak”. Selain itu, suara mesin turbo-nya juga cukup terdengar ke kabin waktu dipacu.
Fitur Keselamatan dan Teknologi

Nah, kalau bicara fitur keselamatan dan teknologi, Honda HR-V sudah jauh naik kelas. Honda sudah membekali semua variannya dengan Honda Sensing. Faktanya, paket fitur keselamatan aktif ini dulu cuma bisa kamu nikmati di model-model premium, lho!
Isinya lengkap, ada:
- Collision Mitigation Braking System (CMBS)
- Adaptive Cruise Control (ACC)
- Lane Keeping Assist System (LKAS)
- Road Departure Mitigation (RDM)
- Lead Car Departure Notification (LCDN)
Untuk urusan passive safety, HR-V juga aman. Ada 6 airbag di varian tertinggi, struktur bodinya pakai rangka G-CON khas Honda yang kuat, plus ada kamera multi-angle buat bantu parkir di area sempit.
Dari sisi teknologi hiburan, sistem head unit-nya sekarang lebih besar. Misalnya, layar 8 inci dengan Apple CarPlay dan Android Auto sudah jadi standar. Respons layar sentuhnya cepat, tampilan antarmukanya juga bersih dan modern.
Sayangnya, sensor-sensor dari Honda Sensing kadang masih agak rewel. Contohnya, sistem peringatan tabrak depan kadang terlalu sensitif. Lalu, di jalanan dengan marka yang pudar, fitur Lane Keep Assist kadang suka bingung dan malah mati sendiri.
Konsumsi Bahan Bakar
Soal efisiensi, HR-V juga enggak mau kalah. Untuk versi non-turbo mesin 1.5 liter naturally aspirated, konsumsi BBM-nya bisa tembus 13-14 km/L di rute kombinasi, bahkan bisa lebih kalau lewat rute tol dan kaki kanan sabar.
Mesin L15Z-nya terkenal efisien, apalagi kalau pakai mode Econ. Respons gas jadi lebih kalem, tapi imbalannya jarum bensin bergerak lebih lambat. Inilah salah satu kelebihan Honda HR-V yang bikin mobil ini jadi pilihan banyak pengguna harian di kota besar.
Sementara untuk varian RS Turbo, ya wajar aja, performa tinggi pasti minta asupan lebih. Di dalam kota konsumsi bensinnya ada di kisaran 10-11 km/L, dan bisa menyentuh 13 km/L-an di tol kalau konstan di kecepatan 90-100 km/jam.
Harga dan Nilai Jual Kembali
Harga Honda HR-V memang sedikit di atas beberapa rivalnya, tapi worth it dengan kualitas, fitur, dan reputasinya. Dari segi nilai jual kembali, HR-V tergolong stabil karena faktor merek Honda yang kuat dan jaringan bengkel resminya tersebar di seluruh Indonesia.
Jadi bisa dibilang, kelebihan Honda HR-V selain di tampilan dan fiturnya juga di faktor kepercayaan. Perawatan dan spare part-nya pun tersedia di mana-mana, meski biayanya sedikit lebih tinggi daripada merek non-Jepang. Namun, daya tahannya yang bagus dan resale value yang tinggi jadi kompensasi yang layak.
Setelah tahu kelebihan Honda HR-V dan beberapa kekurangannya, kamu bisa mulai cari unitnya di OLX. Siapa tahu, ada Honda HR-V bekas dengan kondisi prima dan harga yang pas buat kamu!


































