Sabtu, Oktober 24, 2026
BeritaAirlangga: Tahun Depan Tak Ada Insentif Buat Industri Otomotif

Airlangga: Tahun Depan Tak Ada Insentif Buat Industri Otomotif

OLX News – Insentif bagi sektor otomotif dipastikan tidak akan dilanjutkan oleh pemerintah pada tahun depan. Keputusan ini langsung Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto sampaikan.

- Advertisement -

Ini mengindikasikan bahwa industri kendaraan nasional dianggap sudah memiliki fondasi yang cukup kuat untuk berdiri sendiri. Pernyataan ini sekaligus menepis wacana yang sebelumnya Menteri Perindustrian embuskan mengenai rencana penyusunan insentif baru.

Kepastian Tentang Insentif dari Menko Perekonomian

Dalam keterangan persnya di sela-sela gelaran GJAW 2025 di ICE-BSD City, Tangerang, pada Rabu (26/11/2025), Menko Airlangga Hartarto menegaskan secara gamblang bahwa dukungan insentif fiskal untuk industri otomotif tidak akan tersedia di tahun anggaran mendatang.

- Advertisement -

“Insentif (otomotif) tahun depan tidak ada,” ujar Airlangga singkat kepada para awak media.

Keputusan ini berdasarkan pada penilaian pemerintah bahwa kinerja dan daya tahan industri otomotif di Tanah Air sudah mencapai level kematangan. Pameran-pameran otomotif berskala nasional maupun internasional yang rutin digelar menjadi salah satu indikator pendukung pandangan tersebut.

- Advertisement -

“Karena industrinya sudah cukup kuat. Apalagi sudah pameran di sini. Kuat banget,” sambung politisi senior Partai Golkar itu.

Meskipun sebelumnya ia sempat menyebut bahwa rencana pemberian insentif masih dalam kajian, Menko Airlangga kini memberikan kepastian yang cenderung menghentikan spekulasi. 

“Lagi dikaji (rencana pemberian insentif pemberian otomotif). Dikaji, tapi belum (ada keputusan),” tuturnya, sebelum akhirnya mengunci pernyataan dengan peniadaan insentif di tahun depan.

Bertolak Belakang dengan Kemenperin

Kepastian yang Menko Airlangga utarakan ini menciptakan kontras yang tajam dengan pernyataan yang Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita sampaikan, pada hari yang sama.

Sebelumnya, Menperin Agus Gumiwang secara lugas menyebut bahwa tunjangan ini untuk sektor otomotif adalah sebuah keharusan. Ia memandang industri ini sebagai salah satu sektor paling vital dan menjadi andalan perekonomian nasional.

“Ya, sekarang sedang kita susun, dan insentif otomotif itu menurut saya sebuah keharusan ya, karena sektor yang terlalu penting, sangat-sangat penting,” kata Agus di lokasi GJAW 2025.

Menurut Menperin, industri otomotif memiliki kaitan hulu (backward linkage) dan hilir (forward linkage) terbesar daripada sektor manufaktur lainnya. Hal ini sejalan dengan Strategi Baru Industrialisasi Nasional (SBIN) yang melihat keterkaitan dari setiap kegiatan manufaktur.

“Backward dan forward linkage paling besar itu ada di sektor otomotif. Jadi memang pemerintah itu, sudah seharusnya juga menyiapkan insentif buat sektor otomotif di tahun 2026. Jangan tanya jenis insentif-nya, bentuk insentif-nya itu sekarang sedang kita susun,” tegas Agus, yang kini menjadi pernyataan yang ‘terpatahkan’ oleh Menko Airlangga.

Otomotif, Tulang Punggung Manufaktur

Terlepas dari tarik ulur kebijakan insentif, industri otomotif memang terakui sebagai salah satu tulang punggung perekonomian Indonesia.

Melansir data resmi dari Kementerian Perindustrian, sektor ini memberikan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) manufaktur. Juga angka ekspor, serta penyerapan tenaga kerja.

Estimasi investasi di sektor otomotif roda empat, roda dua, dan roda tiga telah mencapai sekitar Rp 174 triliun, dengan penyerapan tenaga kerja langsung mendekati 100 ribu orang.

Angka-angka ini memperkuat posisi industri sebagai motor penggerak ekonomi. Ya, meskipun kini harus bersiap menghadapi tahun depan tanpa adanya stimulus dari pemerintah.

Di tengah ketidakpastian insentif otomotif yang mungkin memengaruhi harga kendaraan baru, kamu bisa tetap cerdas berbelanja kebutuhan. Daripada memaksakan membeli kendaraan baru, mengapa tidak mengalihkan anggaran untuk kebutuhan lain yang lebih mendesak? 

Kamu tetap bisa punya kendaraan yang upgrade dengan harga yang lebih terjangkau. Caranya? Ke  OLX lah! selian lengkap, di sini pun prosesnya mudah dan cepat. Makanya, yuk buruan ke OLX dan rasakan pengalaman transaksi yang aman serta nyaman!


 

Populer.
Reka Harnis
Reka Harnis
Passionate about turning ideas into engaging, informative, and SEO-friendly content.
Berita Terkait