Senin, Juni 24, 2024
Lainnya
    MobilBYD Dolphin Melebihi Ekspektasi, Unik dan Bertenaga!

    BYD Dolphin Melebihi Ekspektasi, Unik dan Bertenaga!

    Klaim speed maksimum BYD Dolphin hanya sampai 160 km/jam, bohong! Kenyataannya, kami nyaris mencapai kecepatan 170 km/jam di jalan tol Ciawi.

    News.OLX – Tak sampai seminggu usai mendeklarasikan diri hadir di Indonesia, BYD merek mobil listrik global langsung mengajak rombongan media untuk merasakan langsung salah satu produk yang dibawanya, BYD Dolphin.

    Sekadar info, BYD resmi masuk mewarnai persaingan di segmen kendaraan listrik Tanah Air dengan memboyong tiga produk andalannya, yakni BYD Atto 3, BYD Seal serta BYD Dolphin yang menjadi produk entry level-nya.

    “Kami benar-benar mengapresiasi antusias teman media yang hadir di acara launching kemarin. Banyak postingan dan tayangan berita sebelum launching dan kami juga menerima banyak komentar positif dari postingan-postingan tersebut. Ini membuat kami benar-benar merasa percaya diri hadir di Indonesia dengan produk EV yang saat ini memang sedang hype. Kami berharap lewat acara ini semakin banyak masyarakat yang tau terkait BYD dan keunggulan model yang kami bawa,” sebut Eagle Zhao, President Director PT BYD Motor Indonesia di Tebet, Jakarta Selatan.

    Desain terinspirasi dari lumba-lumba yang melompat ke air

    BYD Dolphin  

    Sebelum benar-benar mengujinya, News.OLX dan peserta test drive lainnya mendapat pembekalan terkait BYD Dolphin.

    Disebutkan bahwa BYD Dolphin ini merupakan mobil listrik yang peruntukannya memang pas buat perkotaan. Konsep desainnya secara garis besar memang terinspirasi dari ikan lumba-lumba yang sedang melompat ke dalam air.

    Mobil listrik dari BYD ini ditawarkan dalam dua varian berbeda, Dynamic Standard yang memiliki jangkauan hingga 410 km dan Premium Extended dengan jangkauan hingga 490 km. Selain dari jarak tempuh, perbedaan dari kedua varian Dolphin tersebut bisa dilihat dari ukuran lingkar roda. Dynamic Standard menggunakan velg berukuran 16″ dan Premium Extended pakai ukuran 17″ dengan pilihan warna dual tone. 

    Setelah mendapat product knowledge terkait berbagai keunggulan dari BYD Dolphin, kami segera menuju 9 unit mobil listrik BYD yang sudah dipersiapkan untuk di eksplore selama perjalanan dari Jakarta menuju Bogor kemudian berlanjut ke kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) di daerah Jakarta Utara.

    Banyak detail unik dan canggih di BYD Dolphin

    BYD Dolphin

    Impresi pertama saat kami masuk ke dalam kabinnya dan duduk di belakang kemudi, jujur kami sangat terpesona. Desain interiornya terkesan lebih futuristik dari model listrik merek lainnya. 

    Gak cuma futuristik saja, tapi banyak yang unik juga di dalam BYD Dolphin. Salah satunya adalah layar infotainment berukuran 12,8 inch yang bisa berputar dari posisi horizontal ke vertikal atau sebaliknya. BYD menyebutnya dengan Inteligent Rotating Touch Screen.

    Detail unik lainnya yang patut di highlight untuk menunjukkan seberapa futuristiknya produk BYD ini adalah door handle yang bentuknya seperti sirip lumba-lumba atau disebut Dolphin Pectoral Fin.

    Begitu juga dengan alarm pengingat ketika sabuk pengaman belum terpasang yang suaranya mirip seperti suara sonar, memberikan kesan seolah kita sedang berada di dalam lambung sebuah kapal selam, canggih!

    Klaim kecepatan maksimum 160 km/jam, bohong! BYD Dolphin bisa lari hingga 170 km/jam

    BYD Dolphin

    Kebetulan semua unit test drive yang digunakan kali ini adalah varian Premium Extended, atau varian tertinggi yang sudah dibekali dengan BYD Blade Battery berkapasitas 60,48 kWh serta motor penggerak yang mampu menggelontorkan tenaga sebesar 150 kW dan torsi 310 Nm.

    Bisa kebayang kan, bagaimana performa dari mobil listrik model hatchback dari BYD ini? Kenceng banget!

    Klaim dari BYD, mobil ini bisa berlari dengan kecepatan maksimal hingga 160 km/jam, bohong!

    Kenyataannya, kami bisa menyentuh speed hingga 168 km/jam bahkan nyaris 170 km/jam kalau saja kami tidak buru-buru menginjak pedal rem.

    Dan untuk mencapai kecepatan ini dari kondisi mobil berlari pelan memang sangat singkat. Tenaga besar dan seolah tidak ada habisnya ini tak jarang bikin tubuh kami terdorong ke belakang.  

    Di pilihan mode berkendara Sport, tenaga yang disajikan benar-benar enteng dan seolah tidak ada habisnya, membuat kami terprovokasi untuk terus menginjak gas lebih dalam dan dalam lagi sampai mentok. Tapi kami ingatkan kembali bahwa hal ini tidak untuk ditiru.

    Saat melintas di jalur tol Cijago menuju Serpong yang mayoritas jalan beton, dengan kecepatan rata-rata di atas 100 km/jam, suspensi mobil bekerja dengan sangat baik dalam meredam guncangan. Cukup empuk tapi tidak menjadikannya sampai terlalu mengayun menjadikan pengendalian mobil ini di kecepatan tinggi pun tetap stabil, sehingga penumpang di baris kedua pun tetap merasa nyaman.

    Tawarkan standar keamanan tertinggi

    BYD Dolphin 

    BYD Dolphin memiliki serangkaian fitur Advanced Driving Assistance System (ADAS), termasuk intelligent driving, driving assistant, active safety, parking assistance. 

    Terdapat juga berbagai sistem sensor, antara lain Lane Change Collision Warning (LCW), Rear Cross Traffic Alert, Rear Cross Traffic Brake, Adaptive Cruise Control, Automatic Emergency Braking System (AEB), dan Blind Spot Detection. 

    Selain itu, BYD Dolphin juga dilengkapi tujuh airbag yang melindungi setiap sisi-sisi di bagian dalam mobil. Dengan standar keamanan dan keselamatan yang tinggi, BYD Dolphin sudah mendapatkan sertifikat NCAP bintang lima.

    Sistem ADAS sebagai piranti keamanan serta keselamatan berkendara di BYD Dolphin berfungsi dengan baik. Hanya saja kami merasa tindakan mobil untuk mengoreksi kesalahan saat keluar dari jalur sedikit terlalu agresif, sehingga menjadi catatan bagi pengemudi untuk menggenggam lingkar kemudi dengan lebih kuat saat memacunya dalam kondisi kecepatan tinggi agar bisa melakukan counter menstabilkan kemudi. 

    Total jarak yang ditempuh dalam mengeksplorasi BYD Dolphin untuk pertama kalinya ini sejauh 130 km. Ketika sampai di lokasi terakhir kami memang tidak sempat melihat sisa baterai. Namun kami sangat yakin dengan cara berkendara kami sepanjang perjalanan test drive yang gak kenal santai, ngegas terus sudah pasti konsumsi baterainya sangat boros. 

    Namun klaim dari BYD, varian Dolphin Dynamic Standard memiliki daya jelajah hingga 410 km dan Premium Extended dengan jangkauan jarak tempuh hingga 490 km dalam kondisi baterai terisi penuh. Tentunya dengan catatan bahwa gaya berkendaranya yang normal-normal saja.

    Satu lagi catatan yang mungkin bisa menambah daya tarik BYD Dolphin adalah luas bagasinya yang kami anggap sangat mampu mengakomodasi kebutuhan dalam memuat cukup banyak barang. Dalam kondisi bangku baris kedua terpasang, kapasitas bagasinya sebanyak 345 liter. Tapi kalau bangku terlipat (60/40) maka kapasitas bagasi ini jadi lebih besar, yakni 1.310 liter, luas dan lega bukan?

    Nah, kami rasa cukup segini dulu aja kami menceritakan impresi dari BYD Dolphin demi memuaskan rasa penasaran pembaca yang ingin tau lebih soal mobil listrik entry level dari BYD ini. 

    Tapi sekali lagi mohon maaf karena di kesempatan tulisan kali ini pun kami masih belum berhasil mendapatkan konfirmasi harga resmi BYD Dolphin. Karena pihak PT BYD Motor Indonesia masih belum mau buka-bukaan soal ini. Tapi bagaimana menurut OLXers? Kira-kira berapa harga yang pantas untuk BYD Dolphin ini?

    Dapatkan informasi menarik lainnya di OLX Member of Astra. Download aplikasinya di  di  Play Store atau App Store.

    GIIAS 2023
    Populer
    Berita Terkait