Selasa, Mei 28, 2024
Lainnya
    LainnyaApa Itu Gasket dan Peran Pentingnya bagi Mobil?

    Apa Itu Gasket dan Peran Pentingnya bagi Mobil?

    Mayoritas komponen mobil terbuat dari komponen lainnya, termasuk juga mesin yang membutuhkan gasket untuk proses perakitannya. Gasket merupakan sebuah lapisan yang digunakan untuk menghubungkan atau merekatkan rangkaian blok mesin untuk dijadikan satu bagian. Selain pada mesin, biasanya gasket juga digunakan untuk proses pengerjaan sambungan pipa atau peralatan yang berhubungan dengan mesin lainnya.

    Orang yang awam dengan perawatan mobil, mungkin akan jarang atau bahkan tidak paham mengenai benda ini. Jika Anda memiliki mobil, sebaiknya pahami pentingnya peranan gasket. Lantas, sepenting apa peran gasket bagi mobil? Apa saja fungsinya? Para pemilik mobil, sebaiknya pahami ini.

    Apa Itu Gasket?

    Gasket adalah salah satu komponen di dalam mobil berbentuk mirip lempengan dengan beberapa lubang di permukaannya. Ia dikenal sebagai penyambung komponen mesin mobil. Bagian dalamnya berisi cairan fluida yang fungsinya untuk mencegah rembes atau kebocoran. Karenanya, komponen ini penting sekali untuk mendapatkan perawatan rutin.

    Jika ada sedikit saja kebocoran, maka performa mobil sangat mudah terganggu hingga bisa membahayakan kendaraan. Itulah yang membuat gasket dibuat bersifat tahan panas. Penggunaan gasket biasanya di bagian flange guna menyambung pipa-pipa dan sambungan lainnya. Untuk itu, kerapatannya sangat perlu diperhatikan betul agar fungsinya optimal.

    Baca juga: Berisiko Tinggi! Ini 5 Bagian Mobil yang Tidak Boleh Diperbaiki Sendiri

    Jenis-jenis Gasket Mobil

    Ada banyak sekali jenis-jenis gasket yang perlu diketahui dan pahami. Sebab, fungsi gasket yang lebih spesifik dapat dilihat dari jenisnya. Berikut ini beberapa jenis gasket yang perlu diketahui:

    Metal C-ring

    Seperti sebelumnya dibahas, sifatnya serupa dengan jenis gasket metal spring-energizing ring, hanya saja penggunaannya pada media berukuran lebih kecil. Gasket metal c-ring sering digunakan pada low vacuum dan low pressure.

    Metal Spring-Energizing Ring

    Jenis gasket yang satu ini sifatnya self-energizing atau dapat menyimpan energi. Serupa dengan jenis gasket metal c-ring, perbedaan terletak pada penggunaannya. Jenis gasket ini digunakan pada media berukuran besar, sehingga setting loadnya juga lebih besar dan tentu saja secara harga lebih mahal.

    Metal U-ring

    Jenis gasket metal u-ring biasa digunakan untuk menyambungkan dua permukaan yang rata. Selain itu, gasket jenis ini ini juga mampu menggabungkan benda yang sejajar. Hasilnya bisa jadi maksimal, jika mendapatkan gaya tekan tinggi. Memang gasket jenis metal u-ring bisa digunakan pada tekanan yang sangat tinggi, yaitu mencapai 12.000 psi.

    Metal O-ring

    Jenis yang satu ini cocok untuk Anda yang gemar menggunakan barang eco-friendly, karena gasket metal o-ring bisa digunakan kembali. Namun, dengan catatan, tidak ada kerusakan sedikitpun pada bagian-bagiannya. Jika gasket sudah rusak, maka tidak lagi menjalankan fungsinya dengan baik. Bagian dalam gasket metal o-ring berisi tekanan dan temperatur tinggi yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pemasangan.

    Spiral Wound

    Gasket spiral wound merupakan salah satu gasket yang tidak selalu diletakkan pada sambungan. Sebab, ia dapat dilepas-pasang sesuai kebutuhan. Jika suatu saat Anda tidak memerlukannya, maka gasket ini bisa dilepas. Kemudian, jika terjadi peregangan pada sambungan, maka Anda bisa kembali memasangnya. Spiral wound juga bisa digunakan pada tekanan tinggi, karena terbuat dari bahan khusus berupa campuran graphite, mica, asbestos, dan ceramic paper.

    Flat Gasket

    Sesuai dengan namanya, gasket yang satu ini berfungsi mencegah kebocoran pada bidang yang permukaannya rata. Pemasangannya bisa disesuaikan dengan kebutuhan, baik di dalam maupun di luar. Sebab, karakternya tergolong awet jika terkena temperatur ataupun tekanan tinggi.

    Baca juga: Begini Cara Ganti Oli Mobil Sendiri di Rumah!

    Fungsi Gasket

    Fungsi utama gasket adalah sebagai pencegah kebocoran, karena mesin mobil terdiri dari banyak bagian-bagian yang di dalamnya terkandung cairan dan udara. Namun demikian, gasket memiliki ragam fungsi lainnya. Berikut beberapa fungsi gasket, yaitu sebagai berikut:

    Menyambungkan blok mesin

    Mesin terdiri dari beberapa bagian. Bagian-bagian seperti blok mesin dan kepala silinder, bertanggung jawab dalam proses pembakaran bahan bakar dan udara yang terjadi pada mesin. Di antara blok mesin dan kepala silinder adalah tempat untuk pembakaran campuran udara dan bahan bakar. Nah, gasket diletakkan di antara itu sebagai penyambung kedua bagian tersebut.

    Mencegah kebocoran

    Tujuan penyambungan pada poin satu, memunculkan fungsi selanjutnya dari gasket. Penyekatan antara blok mesin dan kepala silinder bertujuan agar tidak terjadi kebocoran oli, sehingga oli tidak masuk ke saluran radiator ataupun sebaliknya. Selain itu, oli juga tidak merembes ke ruang pembakaran.

    Mempertahankan kompresi

    Komponen ini juga memiliki fungsi untuk mempertahankan kerapatan guna menjaga kompresi. Proses pembakaran akan menghasilkan kompresi atau pemadatan volume udara. Jika tidak ada komponen yang menjaga proses ini, maka kebocoran bisa saja terjadi dan pembakaran tidak akan maksimal. Karenanya, agar ruang bakar tertutup sempurna dan kompresi maksimum dapat dicapai, maka digunakanlah gasket.

    Menyalurkan panas

    Fungsi lain dari gasket adalah sebagai penyalur panas dari blok mesin ke blok kepala silinder. Pada tahapan ini, biasanya gasket yang digunakan tipe logam, guna mencegah kebocoran.

    Baca juga: Kepala Silinder Mobil: Fungsi, Komponen, dan Cara Kerjanya

    Komponen Gasket

    Sebagian dari Anda mungkin ada yang merasa penasaran, material atau komponen apa sebenarnya yang digunakan untuk bisa menjadi sebuah gasket? Mengingat fungsinya sebagai penghubung antara dua permukaan berbeda dan pencegah kebocoran, tentu gasket perlu dibentuk dari material yang kuat.

    Material yang digunakan dalam pembuatan gasket berbeda-beda, sesuai penggunaan gasket. Beberapa bahan yang dipakai untuk membuat gasket, di antaranya silicone, red rubber, rubber sheet, rubber gasket, fluorocarbon, nitrile, aflas,  neoprene, hingga lembaran karet.

    Selain beberapa material tersebut, terdapat juga material lainnya yang kerap digunakan untuk campuran pembuatan gasket. Beberapa di antaranya, seperti EPDM (Ethylene Propylene Diene Monomer dan PTFE (Polytetrafluoroethylene).

    Komponen ini bisa dibeli di OLX Autos dengan pilihan harga terbaik. Situs ini juga menjual mobil bekas berkualitas terbaik dengan harga yang paling reasonable. Anda bisa pilih ribuan unit mobil berkondisi prima dan bergaransi, karena telah melalui inspeksi detail dari petugas berpengalaman. Dengan harga dan biaya perawatan yang rendah, kebutuhan harian Anda bisa terpenuhi!

    GIIAS 2023
    Populer
    Berita Terkait