Sabtu, Mei 25, 2024
Lainnya
    Tak BerkategoriIni Penyebab Persneling Mobil Keras & Cara Memperbaikinya

    Ini Penyebab Persneling Mobil Keras & Cara Memperbaikinya

    Persneling mobil adalah salah satu komponen terpenting dari mobil. Persneling mobil bisa digunakan untuk mengatur kecepatan dengan cara melakukan perpindahan gigi. Hanya saja, persneling mobil keras bisa saja terjadi baik saat hendak memulai perjalanan atau secara tiba-tiba ketika mobil digunakan.

    Untuk mobil bertransmisi otomatis, lebih mudah untuk digunakan. Sebab hanya sesekali memindahkan persneling, yaitu saat maju (drive/D), mundur (reverse/R), parkir (parking/P), atau netral (N).

    Lain halnya untuk mobil transmisi manual, transmisi akan selalu dipindah-pindah dari gigi ke-1, ke-2, dan seterusnya. Perpindahan gigi yang sering baik maju ataupun mundur ini yang mengharuskan persneling harus terus lancar.

    Persneling mobil keras tentu saja merupakan masalah yang tidak menyenangkan. Bahkan untuk beberapa kasus, saat persneling hendak dipindahkan terasa keras, dan ada bunyi ‘dug’ atau hentakan. Tentu saja hal ini bisa membuat pengemudi panik, karena khawatir terjadi sesuatu di mobil.

    Baca juga: 10 Gejala Transmisi Mobil Mengalami Kerusakan

    Penyebab Persneling Mobil Menjadi Keras

    Nah, jika OLXer pernah merasakan hal yang sama, penyebab persneling mobil keras bisa karena beberapa faktor, yaitu:

    1. Cairan atau Oli Transmisi Kotor

    Ya, masalah yang kerap penyebab persneling mobil keras dikarenakan masalah oli transmisi yang kotor, lantaran pemakaiannya cukup lama atau memang jarang diganti.

    Padahal, semestinya oli transmisi wajib diganti setidaknya setiap jarak tempuh mobil mencapai 10 ribu km. Jika jarang diganti, biasanya oli akan kotor, kemudian masalah yang biasanya timbul adalah terjadi gesekan dan persneling akan berat saat digeser.

    Selain itu, waktu yang tepat untuk mengganti oli transmisi bisa dilihat dari warnanya yang menjadi coklat tua seperti terbakar. Cara mengecek warna oli transmisi cukup mudah, hanya dengan membuka kap mobil kemudian mengangkat dipstick oli transmisi.

    2. Volume Cairan atau Oli Transmisi Berkurang

    Persneling transmisi mobil keras bisa juga karena cairan atau oli transmisi berada di bawah level normal. Hal ini bisa terjadi karena mengalami kebocoran, seperti pada bagian paking atau segel poros input dan output. Jika memang bocor, maka komponen-komponen tersebut perlu dilakukan pergantian. 

    Tidak mengganti oli transmisi juga beresiko membuatnya jadi berkurang hingga habis. Hal ini bisa berakibat bearing atau kopling bermasalah, dan biaya perbaikan mobil jadi semakin besar.

    3. Komponen Transmisi Bermasalah

    Alasan lain jika transmisi mobil keras bisa karena beberapa komponen sudah bermasalah. Kemungkinannya, bisa pada o-ring retak atau bagian spring pada piston patah.

    Maka dari itu, periksa kondisinya dan segel piston apakah ada kerusakan. Jika memang bermasalah, maka wajib diganti. Apabila terasa baik-baik saja, lanjutkan dan periksa spring kedua di katup.

    Baca juga: Pahami Huruf dan Angka Pada Tuas Transmisi Matik

    Memeriksa komponen untuk menghindari persneling mobil berat.
    Memeriksa komponen untuk menghindari persneling mobil menjadi keras.

    4. Kabel Tuas Persneling

    Untuk beberapa mobil tahun rendah, sistem transmisinya mungkin masih menggunakan kabel. Jika mobil anda masih menggunakan kabel, sebaiknya periksa komponen satu ini.

    Maka dari itu, saat hendak bepergian cek juga bagian pengemudi dan pastikan kondisinya masih baik. Jika tuas persneling keras, sebaiknya OLXer bawa ke bengkel terdekat untuk segera dilakukan perbaikan.

    5. Bushing Tuas Persneling

    Bushing atau karet dari tuas perseneling juga bisa saja bermasalah. Hal ini karena bushing berbahan karet, maka resikonya bushing ini bisa menjadi getas karena usia pakai dari karet yang terbatas.

    Jika ini terjadi, maka sudah pasti bushing harus diganti dengan yang baru.

    6. Kabel Kopling

    Kabel kopling juga bisa jadi masalah sehingga tuas persneling susah dipindahkan. Nah, jika masalah persneling keras karena kabel kopling, biasanya karena kotor atau berkarat, sehingga akan seret dan susah dipindahkan.

    Kabel kopling sendiri ada dua jenis, kabel kopling biasa dan kopling hidrolik. Untuk kabel kopling biasanya berkarat sehingga menyebabkan tuas perseneling menjadi macet dan keras.

    Sementara untuk kopling hidrolik harus dicek master kopling apakah terjadi kebocoran atau tidak. Jika terjadi kebocoran maka tekanan hidrolik menjadi terganggu sehingga menyebabkan tuas perseneling menjadi keras.

    Nah, apabila kabel kopling jarang diganti dalam waktu lama, kemudian muncul masalah persneling mobil keras. Maka tidak ada salahnya ganti bagian kabel kopling.

    7. Kampas Kopling Aus

     Penyebab persneling mobil keras lainnya ialah dari kondisi kampas kopling yang aus. Hal ini cukup wajar dan akan berkurang kualitasnya seiring pemakaian. Jika sudah aus, kampas kopling akan membuat perpindahan transmisi jadi berat.

    Baca juga: Ada Tuas Transmisi B di Mobil Hybrid, Apa Fungsinya?

    Cara Memperbaiki Persneling Mobil yang Keras

    Menghindari persneling mobil keras dengan mengganti oli transmisi
    Mengganti oli transmisi secara rutin sangat disarakan agar persneling mobil lancar.

    1. Ganti Oli Transmisi Secara Rutin

    Jika mobil Anda sudah ada tanda-tanda bahwa persneling tidak “selancar” sebelumnya, maka tidak ada salahnya untuk memperbaiki sendiri persneling mobil. Salah satu cara termudah adalah dengan mengganti oli transmisi dan oli gardan pada mobil. 

    Untuk mengganti oli transmisi, umumnya tidak akan begitu menguras isi kantong, dan bisa dilakukan bersamaan saat sedang mengganti oli mesin.  

    Anda bisa membuat penjadwalan untuk mengganti oli transmisi, misalnya setiap 2x mengganti oli mesin, sehingga kondisi mobil tetap baik dan nyaman digunakan.

    2. Periksa Komponen Lainnya

    Karena transmisi mobil bekerja dengan komponen lainnya sebagai satu kesatuan, maka disarankan juga untuk melihat kondisi komponen lain misalnya kampas kopling, gardan, dan juga synchromesh ring.

    Pastikan kondisinya tetap baik dan terawat, sehingga persneling mobil tetap lancar saat digunakan.

    Jika memang OLXer tak bisa melakukan sendiri, sudah sebaiknya masalah ini harus dibawa ke bengkel terpercaya. Pastikan, semua kendaraan dirawat secara berkala agar mengetahui bagian mana saja yang diganti.

    Baca juga: 6 Penyebab Mobil Bergetar, Begini Cara Mengatasinya

    Cara Merawat Transmisi

    Salah satu cara terbaik merawat transmisi mobil, ialah dengan mengendarainya dengan baik. Berikut beberapa rincian untuk merawat transmisi mobil:

    1. Selalu lakukan pergantian gigi pada timing yang pas dan tidak lebih dari 3 ribu rpm
    2. Rutin mengganti pelumas atau oli transmisi
    3. Pengecekan komponen transmisi
    4. Ganti oli gardan dengan rutin dan sesuai anjuran teknisi

    Demikian penyebab persneling mobil keras dan cara memperbaikinya. Sebagai pemilik mobil, tentunya hal ini sangat lumrah terjadi dan bisa dihindari dengan merawat serta menggunakan mobil dengan baik.

    Selain bisa mengantisipasi biaya perawatan yang mahal, menjaga kondisi mobil juga bisa menjaga harga jual kembalinya lebih tinggi. Jika ingin menjual mobil, OLX Autos bisa jadi pilihan karena prosesnya sangat mudah dan pencairan yang instan untuk mobil Anda. Semoga artikel ini membantu.

    GIIAS 2023
    Populer
    Berita Terkait