Rabu, Mei 29, 2024
Lainnya
    InformasiMengenal Appraisal dalam Proses Pengajuan KPR

    Mengenal Appraisal dalam Proses Pengajuan KPR

    KPR mempunyai proses appraisal sebelum mendapat approval agar harga aset sesuai dengan nilai pinjaman.

    News.OLX – Karena harga rumah yang semakin hari semakin tinggi, mau tidak mau kebanyakan orang Indonesia harus mengambil jalan tengah, yaitu Kredit Pemilikan Rumah atau KPR.

    Hanya saja, ada beberapa proses yang harus kamu lalui untuk mendapatkan ini. Jadi, kredit tidak akan serta merta mendapat approval

    Hal ini karena bank atau lembaga keuangan lainnya perlu yakin jika nilai pinjaman yang kamu ajukan untuk membeli hunian pas dengan aset yang tersedia untuk dijadikan agunan. 

    Uji kelayakan ini akan kamu kenal dengan kata appraisal. Melalui proses ini, kredit kamu bisa approved atau disapproved.

    Jadi, proses appraisal KPR adalah studi kelayakan aset yang akan dijadikan agunan pinjaman oleh suatu lembaga keuangan.

    Faktor-Faktor Penentu Appraisal KPR

    Setelah kamu tahu bagaimana gambaran umum tentang appraisal KPR, kamu pun perlu memahami apa saja faktor-faktor penentunya. Pada dasarnya, lembaga keuangan akan menilai:

    1. Nilai Fisik Hunian

    Pada saat mengajukan KPR, hunian yang kamu beli akan otomatis jadi jaminan. Jika kamu gagal bayar, maka bank akan menyita hunian tersebut. Jadi, lembaga keuangan perlu tahu apakah nilai pinjaman dan nilai aset sudah sesuai atau belum. 

    Hal pertama yang akan mereka nilai adalah fisik hunian. Pihak lembaga keuangan akan mengirim seorang profesional untuk menentukan nilai jual hunian yang kamu beli ketika proses appraisal. 

    Bahkan, tidak jarang profesional tersebut datang dari pihak ketiga yang netral, bukan dari pihak lembaga keuangan maupun dari developer hunian.

    2. Lokasi Hunian

    Selain fisik, lokasi juga menjadi hal yang sangat penting dalam proses appraisal KPR. Semakin strategis suatu hunian, semakin mahal pula harga jualnya. Kedekatan hunian dengan rumah sakit, sekolah atau universitas, jalan tol, dan akses transportasi umum bisa masuk ke dalam pertimbangan. 

    3. Hasil BI Checking

    Terakhir, diri kamu juga tidak akan luput dari penilaian. Hal ini karena pihak lembaga keuangan juga akan menguji kelayakan diri kamu untuk mengambil KPR. Caranya adalah dengan melihat riwayat kredit via BI checking

    Jika kamu tak pernah punya riwayat gagal bayar, maka proses pengajuan KPR pun bisa berjalan dengan lebih lancar. Kamu bisa dengan mudah lolos appraisal dan kemungkinan besar akan mendapatkan approval KPR.

    KPR (1)

    Biaya Appraisal KPR

    Sayangnya, proses appraisal KPR ini tidak akan bisa kamu dapat secara gratis. Namun, kamu perlu membayar biaya appraisal kepada pihak yang melakukan pengujian. 

    Biasanya, biaya appraisal ini sudah termasuk ke dalam biaya DP atau booking yang kamu bayarkan di awal. Hanya saja, tidak jarang kamu harus mengurus sendiri biaya appraisal ini langsung ke pihak bersangkutan.

    Biaya appraisal pun beragam, mulai dari Rp150.000 hingga Rp1,5 juta, tergantung lembaga keuangan mana yang kamu gunakan. 

    Jadi, bagaimana? Apakah kamu sudah siap untuk mengajukan KPR? Hal pertama yang harus kamu cari jelas adalah huniannya. Karena itu, kamu bisa mencari hunian impian langsung di OLX. Jangan lupa untuk unduh aplikasinya sekarang juga melalui Google Play Store atau App Store!

    GIIAS 2023
    Populer
    Reka Harnis
    Reka Harnis
    Passionate about turning ideas into engaging, informative, and SEO-friendly content.
    Berita Terkait