Kamis, Maret 26, 2026
OtomotifOli power steering Cepat Berkurang Tanpa Ada Tetesan di Lantai, Lewat Mana...

Oli power steering Cepat Berkurang Tanpa Ada Tetesan di Lantai, Lewat Mana Rembesannya?

Berikut ini cara mengetahui jalur rembesan oli power steering dan penyebabnya jadi bocor.

- Advertisement -

OLX News – Oli power steering merupakan pelumas yang berfungsi menyalurkan tenaga dari pompa ke mekanisme setir. Dengan adanya cairan ini, beban memutar kemudian menjadi lebih ringan. Nah, ketika pemilik menemukan bahwa kemudi mobil terasa berat, bisa jadi ada masalah pada cairan tersebut. 

Oli power steering ditampung di sebuah wadah khusus yang disebut reservoir tank. Ia ada di ruang mesin, biasanya berada di sisi pengemudi, di dekat pompa power steering. Bentuknya berupa tabung silinder kecil yang terbuat dari plastik transparan, atau logam, dengan tulisan “Power Steering Fluid” atau “Steering Fluid” di bagian tutupnya.

- Advertisement -

Penyebab Oli Power Steering Cepat Habis

Karena oli power steering tidak terbakar seperti oli mesin, hampir dapat dipastikan penyebab cairan tersebut cepat habis adalah adanya kebocoran dalam sistem hidrolik. Kebocoran tersebut dapat disebabkan oleh berbagai hal. Berikut penjelasannya.

Seal atau O-Ring yang Aus

Pada kendaraan yang sudah berumur, segel karet dan cincin-O pada sistem power steering akan mengeras. Tak hanya itu, segel karet dan cincin-O juga akan kehilangan fleksibilitas dan retak. Hal ini akan meningkatkan celah bagi oli power steering untuk bocor dan rembes sehingga cepat habis. Lokasi kebocoran yang paling umum ada di bagian ujung steering rack di mana batang pengikat terhubung, atau pada pompa power steering yang mengalami aus.

- Advertisement -

Selang yang rusak atau pecah

Selang sering mengalami getas atau retak jika membawa suplai cairan bertekanan tinggi. Kondisi ini menyebabkan volume oli berkurang sangat cepat.

Rack Boot bocor

Oli yang merembes kecil sering kali tidak menetes ke lantai karena tertampung di dalam karet pelindung (boot) yang berbentuk akordion pada steering rack. Jika karet dilepas dan oli mengalir keluar, dapat dipastikan seal rack telah mengalami kebocoran.

Tekanan berlebih di dalam sistem steering

Sistem steering yang bekerja terlalu keras, atau sistem steering yang memiliki sumbatan, dapat menciptakan tekanan berlebih sehingga oli dapat keluar melalui titik terlemah. Adapun titik terlemah tersebut dapat berupa selang atau tutup reservoir yang tidak rapat.

Ciri-ciri Rembesan Oli Power Steering pada Sil

Oli power steering yang merembes dapat dikenali dengan mudah, salah satunya dari warna dan tekstur. Berbeda dengan oli mesin, oli power steering memiliki karakteristik yang khas dengan warna merah atau pink dan tekstur yang encer. Selain itu, ia juga punya ciri lain sebagai berikut.

  • Memiliki bau seperti karet terbakar jika merembes dan mengenai bagian mesin yang panas.
  • Cek lokasi tetesan di lantai. Jika di posisi depan sejajar dengan mesin, dapat dipastikan itu adalah oli power steering dari area pompa power steering atau reservoir. Namun, jika menetes dari area roda depan kiri/ kanan, rembesan muncul berasal dari ujung steering rack atau selang yang menuju roda tiga.
  • Lihat tanda pada komponen mobil, terutama jika karet boot basah dan selang power steering yang berkeringat. Kedua hal tersebut bisa mengindikasikan kebocoran oli power steering.
  • Ketika berkendara muncul suara “nging” saat setir diputar mentok, bisa menjadi tanda bahwa pompa kekurangan pelumas akibat ada rembesan. 
  • Setir terasa lebih berat dari biasanya karena tekanan hidrolik berkurang.
KomponenTanda Kebocoran
Klem/SambunganMuncul tetesan atau rembesan di ujung selang.
Badan SelangSelang terlihat “berkeringat” atau ada retakan basah.
Pompa (Pump)Ada oli keluar dari belakang puli (poros pompa).
Steering RackKaret pelindung (boot) di dekat roda terlihat basah/berminyak.

 

Cara Cek Jalur Rembesan Power Steering

Tentu saja, pemilik harus melakukan pengecekan jika menemukan ciri bahwa oli power steering mengalami kebocoran dan rembes. Berikut ini cara cek jalur rembesan power steering yang dapat dilakukan dengan mudah di rumah.

LangkahTindakanTujuan
BersihkanLap area pompa, selang, dan steering rack sampai kering.Menghilangkan noda lama agar titik bocor baru terlihat jelas.
Cek LevelPastikan oli di tabung reservoir berada di garis MAX.Menjamin ada cukup cairan untuk menekan keluar saat dicek.
TekanNyalakan mesin, putar setir ke kanan dan kiri sampai mentok berkali-kali.Menciptakan tekanan tinggi agar oli keluar dari titik yang bocor.
PantauGunakan senter untuk memeriksa area yang sudah dibersihkan tadi.Mencari kemunculan noda merah/oli baru secara real-time.

 

Efek Buruk Oli Power Steering Kurang

Jika oli power steering kurang, efeknya tidak hanya pada setir yang menjadi sulit diputar. Kerusakan bisa menjalar ke komponen lainnya. Akibatnya, pemilik harus mengeluarkan uang lebih banyak. 

DampakPenjelasan
Setir BeratKehilangan tekanan hidrolik membuat kemudi sangat sulit diputar, terutama saat parkir.
Kerusakan PompaPompa bekerja tanpa pelumasan, memicu gesekan logam yang panas dan bikin pompa jebol/macet.
Suara KasarMuncul suara mendengung atau mengerang (whining) yang keras saat setir diputar.
Keausan Steering RackSeal dan gigi di dalam rack steer cepat aus karena kering, memicu kebocoran yang lebih parah.
Bahaya KeselamatanRespon setir jadi lambat atau tersendat, berbahaya saat butuh manuver mendadak.

 

Biaya Servis Power Steering Rembes

Biaya Servis Power Steering Rembes

Jika oli power steering rembes, maka biaya servisnya akan bergantung pada kondisi area yang bocor dan tingkat kerusakannya. Area yang sering bocor adalah seal rack steer yang saat ini berbaikannya sekitar Rp750 ribu sampai dengan Rp1,5 jutaan. Namun, jika bagian yang rusak adalah pompa power steering, maka biaya yang mesti dikeluarkan sekitar Rp350 ribuan hingga Rp3 jutaan. Keduanya sangat dipengaruhi apakah perlu ganti set baru atau tidak. Sementara itu, jika hendak perbaikan selang yang bocor atau ringan akan lebih murah sekitar Rp500 ribu hingga Rp800 ribuan. 

Berikut ini perbandingan servis dan ganti baru dilansir dari berbagai sumber.

Jenis Servis Estimasi BiayaKeterangan
Servis Ringan (Ganti Seal)Rp750rb – Rp1,5 JutaHanya mengganti karet penyekat yang getas.
Rekondisi (Service Berat)Rp1,5 Juta – Rp2,5 JutaTermasuk bubut as jika ada karat ringan.
Ganti Unit Baru (Assy)Rp3 Juta – Rp10 Juta+Solusi jika as sudah keropos/karat parah.

 

Baca Juga : Mengenal Fungsi Oli Seal Mobil dan Jenis-jenisnya

Demikian ulasan mengenai oli power steering yang rembes lengkap dengan ciri-ciri, penyebab, dan biaya perbaikannya. Kerusakan pada komponen mobil tentu harus segera diperbaiki agar tidak merembet ke area yang lain. Untuk mendukung perbaikan mobil, kunjungi situs OLX Indonesia yang menyediakan berbagai komponen mobil kesayangan.

Populer.
Berita Terkait