Tips merawat jam tangan vintage. Jaga keawetan dan nilai historis timepiece klasikmu dengan menghindari air, magnet, dan servis rutin.
OLX News – Memiliki jam tangan vintage sebagai sepotong sejarah di pergelangan tangan memang membanggakan. Namun, keindahan dan nilai historisnya sebanding dengan kebutuhan perawatannya yang harus ekstra hati-hati.
Berikut adalah panduan untuk menjaga agar jam tangan vintage kesayanganmu tetap prima.
1. Jauhi Air dan Kelembapan Ekstrem
Hal ini penting karena kebanyakan jam tangan vintage tidak memiliki ketahanan air seperti model modern. Di mana air dapat menyebabkan korosi parah pada komponen mesin dan merusak dial (muka jam).
Oleh karena itu, selalu lepaskan jam tangan vintage milikmu sebelum mencuci tangan, mandi, berenang, atau bahkan saat hujan deras. Hindari juga menyimpan jam di tempat yang sangat lembap seperti kamar mandi.
Bagaimana jika jam tangan vintage memiliki rating water resistant? Meski jam milikmu memiliki rating water-resistant, tetap gunakan dengan hati-hati karena gasket pada jam tua sering kali sudah melemah.
2. Hindari Medan Magnet yang Kuat
Selain itu, hindari medan magnet yang kuat. Ini karena komponen baja pada mesin jam, terutama per rambut (hairspring), sangat sensitif terhadap magnet. Paparan kuat magnet dapat menyebabkan jam berdetak terlalu cepat atau berhenti total.
Untuk itu, jauhkan jam tangan vintage dari barang-barang yang menghasilkan medan magnet kuat, seperti speaker, charger nirkabel, televisi, atau tas dengan pengunci magnet. Tujuannya untuk menjaga ketepatan penghitungan waktunya.
3. Lakukan Servis Rutin (Service Maintenance)
Sama seperti mobil, mesin mekanis pada jam tangan vintage membutuhkan pelumas karena oli pada jam ini akan mengering dan mengental seiring waktu.
Idealnya, lakukan servis total (pembersihan, pelumasan ulang, dan kalibrasi) setiap 3 hingga 5 tahun sekali. Namun, pastikan untuk selalu percayakan perawatan pada teknisi jam tangan (watchmaker) profesional yang berpengalaman dalam menangani mesin vintage agar tidak memicu masalah baru karena salah penanganan.
4. Perhatikan Saat Mengatur Waktu
Di sisi lain, mesin pada jam tangan vintage lebih rentan rusak jika dipaksa. Jangan mengatur tanggal saat jarum jam berada di antara pukul 9 malam (21:00) dan 3 pagi (03:00). Pada rentang waktu ini, mekanisme tanggal sedang “bekerja” dan memaksanya dapat merusak gigi tanggal.
Putar crown (pemutar) dengan lembut, jangan pernah memutar paksa atau pilih waktu lain untuk mengaturnya.

5. Penyimpanan yang Tepat
Suhu dan lingkungan yang stabil adalah teman terbaik jam tangan vintage. Simpanlah jam di tempat yang kering, sejuk, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Kalau kamu memiliki koleksi jam tangan vintage, pastikan penyimpanan mereka tidak saling bersentuhan untuk menghindari goresan.
6. Perhatikan Tali Jam
Selain itu, perhatikan juga bahan talinya. Berikut panduan perawatannya.
- Tali kulit. Untuk tali jenis ini, hindari terkena keringat berlebihan, air, atau sinar matahari langsung. Kamu juga bisa membersihkannya dengan leather conditioner secara berkala. Atau gabungkan perawatannya pada saat servis rutin.
- Tali logam. Tali ini cukup bersihkan dengan air hangat dan sabun lembut, lalu keringkan sepenuhnya agar tidak berkarat.
- Sementara tali kain atau NATO strap bisa kamu cuci secara manual dan jemur tanpa terkena matahari langsung.
7. Gunakan jam secara bergantian
Memakai jam tangan vintage setiap hari hanya akan membuatnya lebih cepat aus. Jika kamu memiliki beberapa koleksi, rotasikan penggunaannya agar setiap jam tetap memiliki masa “istirahat”.
Dengan perhatian yang cermat, kamu bisa memastikan bahwa timepiece klasik milikmu akan terus menjadi kebanggaan di pergelangan tangan dan juga warisan yang berharga untuk generasi berikutnya.
Jika tiba saatnya kamu ingin menambah koleksi atau menjual timepiece kesayangan untuk menemukan pemilik barunya, tempat terbaik untuk bertemu komunitas penggemar jam tangan di Indonesia adalah OLX.
































