Beranda blog Halaman 1182

Volvo Siap Kembali Jualan di Indonesia, Fokus Mobil Listrik?

0

Merek mobil asal Swedia, Volvo, mengumumkan akan kembali hadir di pasar otomotif nasional, tepatnya di kuartal ketiga tahun 2022.

Untuk memasarkan produk dan aftersales, Volvo akan berada di bawah payung PT Leading Vision Otomotif (LVO) sebagai distributor resmi di Tanah Air.

Menurut Presiden Direktur LVO dan Volvo Cars di Indonesia, Yoshiya Horigome komitmen Volvo di Indonesia untuk menghadirkan pengalaman bernilai kepada para pelanggan dan stakeholder.

“Senantiasa menempatkan kepuasan dan keselamatan pelanggan sebagai inti dari pelayanannya, Volvo Cars telah hadir jauh sebelum dari yang mungkin diingat oleh GenXer Indonesia era 80-an hingga awal 90-an,” ungkap Horigome dalam keterangannya.

Dia juga menyebutkan, jika Volvo merupakan perusahaan manifestasi kontemporer dari gaya hidup dan akan tetap setia pada nilai keselamatan yang diwariskan secara turun-temurun.

Maka dari itu, lanjut Horigome, kembalinya Volvo Cars ke pasar Indonesia akan merevitalisasi segmen mobil premium sekaligus menambah warna tersendiri melalui keahlian dan gaya khas Swedia ke segmen premium yang terus berkembang di Indonesia.

“Kami berharap dapat menghadirkan layanan yang luar biasa bagi para pelanggan dan mengembangkan merek Volvo Cars di Indonesia,” ujar Horigome.

Rencananya, kantor pusat, showroom, dan bengkel servis Volvo Cars Indonesia akan berlokasi di Menteng dan mulai beroperasi pada kuartal ke-3 tahun ini.

Mobil Listrik Volvo

Volvo C40 coupe Recharge. (Volvocars)

Seperti diketahui, Volvo memang dikenal sebagai pabrikan yang mengedepankan sebuah mobil tidak hanya nyaman, namun mengedepankan sebuah keamanan dan keselamatan.

Tak heran, jika di jaman Presiden Soeharto, mobil Volvo banyak digunakan untuk kendaraan dinas menteri serta para pejabat tinggi di pemerintahan dan delegasi.

Nah, kini Volvo yang berencana masuk Indonesia di kuartal tiga tahun 2022, untuk model pertama yang diluncurkan bakal menghadirkan mobil listrik.

Setidaknya bocoran akan mobil listrik ini disebutkan oleh Head of Volvo Cars, Nick Connor dalam keterangannya.

“Kami sangat bersemangat untuk meluncurkan kembali Volvo Cars di Indonesia dengan LVO sebagai mitra kami melalui rangkaian mobil listrik yang menarik,” ucapnya.

Tidak disebutkan secara rinci, mobil listrik seperti apa yang akan dibawa Volvo ke Indonesia.

Akan tetapi, seperti kabar yang sudah beredar, bahwa Volvo memiliki mobil listrik dengan bentuk crossover yaitu Volvo C40 coupe Recharge.

Emh, kira-kira bener nggak ya?

Nah, OLXers yang ingin punya mobil Volvo bekas yuk cek di sini.

Ini Alasan Truk Nekat Bawa Muatan Banyak dan Abai Keselamatan

0

Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan berat seperti truk memang kerap terjadi di jalanan.

Salah satu faktor yang sering mengakibatkan kecelakaan pun diketahui karena truk kelebihan muatan atau Over Dimensi dan Overload (ODOL).

Terkait pelanggaran ODOL, menurut Pemerhati Transportasi dan Hukum, Budiyanto, insiden yang sering berulang ini sudah terjadi cukup lama namun sampai saat ini sulit dihilangkan.

“Padahal kita sama-sama tahu, akibat pelanggaran ODOL berpotensi kecelakaan lalu lintas dan kerusakan jalan,” ungkap Budiyanto dalam pesan tertulis.

Kata Budi, antisipasi atau prihal truk yang melanggar ODOL, sejatinya sudah diatur dalam beberapa regulasi yang ditetapkan pemerintah.

Bahkan, pelanggaran ODOL sejatinya dapat ditegakan dengan cara penilangan, transfer atas penurunan muatan, dilakukan putar balik, dan sebagainya.

“Regulasi tentang itu (pelanggaran ODOL) sekali lagi kuncinya komitmen yang kuat dari para pemangku kepentingan dan dukungan dari para pengusaha dan masyarakat pada umumnya,” jelas Budi.

Aturan soal ODOL

Nah, terkait perihal truk ODOL diantaranya tercantum dalam regulasi:

– Undang-Undang Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Pasal 277

Setiap orang yang memasukkan kendaraan bermotor, kereta gandengan, dan kereta tempelan ke dalam wilayah Republik Indonesia, membuat, merakit, atau memodifikasi kendaraan bermotor yang menyebabkan perubahan tipe, kereta gandengan, kereta tempelan, dan kendaraan khusus yang dioperasikan di dalam negeri yang tidak memenuhi kewajiban uji tipe dengan pidana penjara paling lama satu tahun atau denda paling banyak Rp 24 juta.

Pasal 307

Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor angkutan umum barang yang tidak mematuhi ketentuan mengenai tata cara pemuatan, daya angkut, dimensi kendaraan dipidana dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu.

Selain itu, aturan soal ODOL ini juga tercantum dalam Peraturan Pemerintan No 74 th 2014 tentang Angkutan jalan, Peraturan Pemerintah No 79 tahun 2013 tentang Jaringan Jalan, Peraturan Pemerintah No 55 tahun 2012 tentang Kendaraan.

Hal ini juga dibahas dalam Peraturan Menteri Perhubungan PM 18 tahun 2021 tentang Pengawasan Muatan Angkutan Barang Dan Penyelenggaraan Penimbangan Kendaraan Bermotor Di Jalan. Aturan juga terdapat turunannya dalam Surat Edaran dan sebagainya.

Budi menyatakan, jika pelanggaran ODOL tersebut berlanjut, maka ini sama dengan membiarkan potensi kecelakaan lalu lintas terjadi

Selain itu, ini juga dapat menyumbang umur jalan menjadi pendek sehingga sering mengalami kerusakan.

Pasalnya, jika jalanan rusak maka biayanya harus ditanggung pemerintah untuk merehabilitasi atau memperbaiki jalan yg rusak dampak dari pelanggaran ODOL.

“Seharusnya sudah mulai sekarang secara bertahap pelanggaran ODOL harus mulai diminimalisir. Ingat bahwa pelanggaran ODOL berpotensi terjadinya kecelakaan lalu lintas dan kerusakan Jalan,” jelasnya.

Penyebab terjadi pelanggaran ODOL

Berbagai aturan hukum diterapkan untuk mengatur tentang cara pemuatan dan daya angkut truk agar mengedepan faktor keamanan dan keselamatan.

Hanya saja, regulasi yang ada saat ini ternyata belum mampu mencegah atau menghilangkan pelanggaran ODOL.

Nah, menurut Budi yang juga mantan Kasubdit Penegakan Hukum (Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya, dari hasil monitoring dan wawancara dengan beberapa pengusaha dan awak truk, ternyata didapat informasi penyebab masih seringnya pelanggaran ODOL.

Ya, beberapa penyebab pelanggaran ODOL antara lain persaingan biaya jasa angkutan, pengeluaran tidak terduga, budaya permisif (mengizinkan atau membolehkan), hingga faktor harga kendaraan yang masih tergolong tinggi.

Disisi lain, disebutkan juga bahwa konsistensi pengawasan dan penegakan hukum belum maksimal, sanksi pidana atau denda masih tergolong rendah, serta tidak adanya pengaturan quota per zona dan waktu.

Budi pun menyayangkan, meski sosialisasi dan penyuluhan terhadap keamanan dan keselamatan berkendara kerap dilakukan terhadap pelaku bisnis, operator dan awak truk, namun hal itu belum merubah sikap dan prilaku menghilangkan pelanggaran.

“Toleransi untuk menunda pelanggaran zero ODOL saya kira sudah cukup, sudah waktunya kita melaksanakan aturan dengan tegas dan konsisten,” tutupnya.

OLXers mau cari mobil bekas berkualitas, yuk cek di OLX Autos.

Insentif PPnBM 2022, Ini Daftar Mobil yang Bisa Anda Pilih

0

Pemerintah sudah mengetuk palu perpanjangan insentif Pajak Penjualan Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DT) untuk mobil periode 2022.

Ya, insentif atau diskon PPnBM ini berlaku untuk pembelian mobil Low Cost Green Car (LCGC) dan juga mobil dengan range harga Rp 200 juta sampai Rp 250 juta.

Hanya saja, ada kebijakan yang perlu kita ketahui, mengenai skema pemberian diskon PPnBM. Ya, untuk mobil LCGC potongan PPnBM sampai 100 persen hanya akan berlaku sepanjang kuartal I tahun 2022. 

Sedangkan pada kuartal II-2022, pemerintah akan mengenakan tarif PPnBM sebesar 1 persen dan 2 persen pada kuartal III-2022. Nah, pada kuartal III-2022, program mobil murah ini akan dikenakan PPnBM sesuai PP 74/2021, sebesar 3 persen.

Sementara itu, untuk skema kendaraan dengan harga Rp 200 juta sampai Rp 250 juta, tarif PPnBM sebesar 15 persen, diberikan pada kuartal pertama sebesar 50 persen saja.

Sedangkan pada kuartal II, masyarakat baru akan kembali membayar penuh sebesar 15 persen.Perlu dicatat, semua mobil yang dijual ini harus memiliki tingkatan kandungan dalam negeri minimal 80 persen.

Mobil yang sesuai syarat PPnBM

Dari sejumlah merek mobil yang ada di Indonesia, tidak semua model mobil bisa memenuhi syarat mendapatkan insentif PPnBM yang ditentukan pemerintah.

Untuk mobil LCGC yang mendapatkan insentif ada Daihatsu, Honda dan Toyota. Adapun mobil LCGC dari Daihatsu yang mendapatkan insentif berupa Ayla dan Sigra.

Sedangkan untuk  Honda hanya ada Brio Satya. Adapun Toyota juga memiliki mobil LCGC, seperti Agya dan Calya.

Sementara itu, mobil dengan range harga Rp 200 juta sampai Rp 250 juta yang sesuai regulasi, yaitu Daihatsu Rocky, Xenia, dan Terios.

Honda juga bisa mendapatkan insentif  PPnBM berkat Mobilio. Kemudian Mitsubishi dengan Xpander, lalu Suzuki melalui dua modelnya yaitu Ertiga dan XL7.

Adapun untuk Toyota, produk yang ditawarkan berupa Raize dan Avanza.

Daftar Harga Mobil Setelah Mendapatkan Insentif PPnBM

Daihatau Ayla

TipeHarga
Ayla 1.0 D MT Rp 106.700.000
Ayla 1.0 D+ MT Rp 118.900.000
Ayla 1.0 X AT Rp 138.750.000
Ayla 1.0 X Deluxe AT Rp 146.100.000
Ayla 1.0 X MT Rp 129.700.000
Ayla 1.0 X Deluxe MT Rp 137.050.000
Ayla 1.2 X MT Rp 141.000.000
Ayla 1.2 R MT Rp 147.950.000
Ayla 1.2 X AT Rp 151.000.000
Ayla 1.2 R Deluxe MT Rp 151.950.000
Ayla 1.2 R AT Rp 160.450.000
Ayla 1.2 R Deluxe AT Rp 164.450.000

Daihatsu Sigra

TipeHarga
Sigra 1.0 D MT Rp 124.150.000
Sigra 1.0 M MT Rp 134.550.000
Sigra 1.2 X MT Rp 143.900.000
Sigra 1.2 X MT DLX Rp 149.400.000
Sigra 1.2 R MT Rp 150.300.000
Sigra 1.2 R MT DLX Rp 154.100.000
Sigra 1.2 X AT Rp 156.700.000
Sigra 1.2 X AT DLX Rp 162.200.000
Sigra 1.2 R AT Rp 163.100.000
Sigra 1.2 R AT DLX Rp 166.900.000

Daihatsu Rocky

TipeHarga
Daihatsu Rocky 1.2 M M/T Rp 190.300.000
Daihatsu Rocky 1.2 M CVT Rp 207.000.000
Daihatsu Rocky 1.2 X M/TRp 203.500.000
Daihatsu Rocky 1.2 X M/T ADS Rp 211.500.000
Daihatsu Rocky 1.2 X CVT Rp 220.200.000
Daihatsu Rocky 1.2 X CVT ADS Rp 228.200.000
Daihatsu Rocky 1.0 R TC M/T Rp 227.800.000
Daihatsu Rocky 1.0 R TC M/T SC Rp 229.300.000
Daihatsu Rocky 1.0 R TC M/T Two Tone Rp 230.300.000
Daihatsu Rocky 1.0 R TC M/T Two Tone SC Rp 231.300.000

Daihatsu Xenia

TipeHarga
Xenia 1.3 M M/T Rp 202.600.000
Xenia 1.3 X M/T Rp 205.700.000
Xenia 1.3 R M/T Rp 216.200.000
Xenia 1.3 R M/T SC Rp 217.700.000
Xenia 1.3 X CVT Rp 222.000.000
Xenia 1.3 R M/T ADS Rp 225.200.000
Xenia 1.3 R M/T ADS SC Rp 226.700.000
Xenia 1.3 R CVT Rp 232.500.000
Xenia 1.3 R CVT SC Rp 234.000.000
Xenia 1.5 R M/T Rp 234.200.000
Xenia 1.5 R M/T SC Rp 235.700.000
Xenia 1.3 R CVT ADS Rp 241.500.000
Xenia 1.3 R CVT ADS SC Rp 243.000.000
Xenia 1.5 R M/T ADS Rp 243.200.000
Xenia 1.5 R M/T ADS SC Rp 244.700.000

Daihatsu Terios

TipeHarga
Terios X M/T IDS Rp 219.200.000
Terios X A/T IDS Rp 229.000.000
Terios X M/T DLX IDS Rp 229.200.000
Terios X A/T DLX IDS Rp 239.000.000

Honda Brio Satya penerima Insentif PPnBM

TipeHarga
Brio Satya S MTRp 153.700.000
Brio Satya E MTRp 165.200.000
Brio Satya E CVT Rp 180.800.000

Honda Brio RS

TipeHarga
Brio RS M/TRp 196.000.000
Brio RS CVTRp 212.500.000
Brio RS Urbanite MT Rp 203.400.000
Brio RS Urbanite CVTRp 219.500.000

Honda Mobilio

TipeHarga
Mobilio E M/TRp 217.200.000
Mobilio E CVTRp 227.400.000

Mitsubishi Xpander

TipeHarga
Xpander GLS M/TRp 249.930.000

Suzuki Ertiga

TipeHarga
Ertiga GARp 201.900.000
Ertiga GL M/TRp 211.500.000
Ertiga GL ATRp 221.400.000
Ertiga GX M/TRP 225.100.000
Ertiga GX A/TRp 235.400.000
Ertiga SS M/TRp 235.600.000
Ertiga SS A/T Rp 245.900.000

Suzuki XL7

TipeHarga
XL7 Zeta M/TRp 223.100.000
XL7 Zeta A/TRp 233.300.000
XL7 Betha M/T Rp 239.300.000
XL7 Betha A/T Rp 245.600.000
XL7 Alpha M/T Rp 248.000.000
XL7 Alpha A/T Rp 249.000.000

Toyota Agya Penerima Insentif PPnBM

TipeHarga
Agya 1.2 G MT STDRp 153.100.000
Agya 1.2 G MT Sport Rp 158.500.000
Agya 1.2 G AT STDRp 166.300.000
Agya 1.2 AT GR Sport Rp 173.900.000

Toyota Calya

TipeHarga
Calya 1.2 E STD M/T Rp 149.200.000
Calya 1.2 E M/T Rp 152.000.000
Calya 1.2 G M/T Rp 158.400.000
Calya 1.2 G A/T Rp 170.600.000

Toyota Raize

TipeHarga
Raize 1.2 G M/TRp 214.400.000
Raize 1.2 G CVT Rp 228.300.000

Toyota Avanza

TipeHarga
Avanza 1.3 E M/T Rp 217.200.000
Avanza 1.3 E CVT Rp 230.900.000
Avanza 1.3 G M/T Rp 237.100.000

OLXers yang ingin menjual atau membeli mobil bekas bisa cek di OLX Autos.

Masuk Daftar PPnBM, Suzuki Update Harga Rekomendasi Ertiga dan XL7

0

harga rekomendasi suzuki xl7 dan ertiga menyusul keDua model tersebut penuhi syarat untuk dapat insentif, yaitu komponen lokal minimal 80%, berkapasitas mesin maksimal 1.500 cc, dan memiliki harga jual maksimal 250 juta rupiah.

JAKARTA – Pemerintah sudah menetapkan untuk kembali memperpanjangan program insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) agar industri otomotif nasional tetap bertahan di tengah kondisi ekonomi yang belum menentu akibat pandemi COVID-19.

Tahun lalu kebijakan ini memang sangat membantu bahkan mampu memberikan rangsangan yang kuat kepada minat dan daya beli masyarakat.

Suzuki sebagai salah satu merek mobil di Indonesia pun menyambut positif kebijakan perpanjangan insentif PPnBM DTP meskipun skema-nya tidak persis sama dengan tahun lalu.

Pajak pembelian mobil baru yang ditanggung oleh Pemerintah saat ini tidak lagi 100%, tetapi hanya setengahnya saja.

Dua model andalan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) yang masuk list daftar penerima insentif tersebut adalah XL7 dan All New Ertiga.

“Kami berupaya maksimal agar program PPnBM ini bisa dinikmati lebih banyak konsumen Suzuki yang tersebar di berbagai pelosok Indonesia. Oleh karena itulah, model unggulan kami, XL7 dan All New Ertiga, masuk ke dalam daftar mobil yang mendapatkan insentif PPnBM DTP,” ungkap Dony Saputra, 4W Marketing Director PT SIS dalam siaran pers, Jumat (25/2/2022).

Doby berharap kesempatan ini nantinya bisa benar-benar dirasakan oleh sebanyak mungkin konsumen Suzuki yang memang sudah lama mendambakan untuk memiliki Suzuki XL7 maupun All New Ertiga.

“Selain untuk mendukung Pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, upaya ini juga kami lakukan karena tingginya permintaan konsumen terhadap XL7 dan All New Ertiga,” jelasnya.

XL7 dan All New Ertiga termasuk dalam kategori mobil penumpang yang mendapatkan insentif PPnBM sebesar 50% karena sudah memenuhi berbagai persyaratan. 

Kedua model tersebut memiliki kandungan komponen lokal minimal 80%, berkapasitas mesin maksimal 1.500 cc, dan memiliki harga jual maksimal 250 juta rupiah. 

Harga Rekomendasi Suzuki XL7 dan All New Ertiga

Berikut merupakan daftar rekomendasi harga jual XL7 dan All New Ertiga untuk wilayah Jakarta:

Suzuki XL7

ModelHarga
XL7 – ZETA (M/T)Rp. 223,1 Juta
XL7 – ZETA (A/T)Rp. 233,3 Juta
XL7 – BETA (M/T)Rp. 239,3 Juta
XL7 – BETA (A/T)Rp. 245,6 Juta
XL7 – ALPHA (M/T)Rp. 248 Juta
XL7 – ALPHA (A/T)Rp. 249 Juta

Suzuki All New Ertiga

ModelHarga
All New Ertiga GARp. 201,9 Juta
All New Ertiga GL (M/T)Rp. 211,5 Juta
All New Ertiga GL (A/T) Rp. 221,4 Juta
All New Ertiga GX (M/T)Rp. 225,1 Juta
All New Ertiga GX (A/T)Rp. 235,4 Juta
All New Ertiga SS (M/T) Rp. 235,6 Juta
All New Ertiga SS (A/T)Rp. 245,9 Juta

Akan tetapi harga rekomendasi tersebut di setiap daerah akan berbeda, mengacu pada peraturan Pemerintah. 

OLXers juga bisa mendapatkan Suzuki XL7 maupun Ertiga dengan harga lebih terjangkau dengan membeli model bekas. 

Silahkan klik DISINI untuk mendapatkan Suzuki XL7 dan Ertiga bekas dengan kondisi memuaskan.

Yaris Heykers, Hatchback Toyota yang Kini Langka di Indonesia

0

OLXers perlu tahu, kalau Toyota Yaris punya varian yang bisa kita sebut cukup langka, selain GR Yaris, yaitu Toyota Yaris Heykers.

Ehm, jika OLXers menjawab GR Yaris paling langka, memang tidaklah salah. Sebab, mobil tersebut diproduksi cuma 25 ribu unit dan jatah untuk konsumen di Indonesia hanya 126 unit.

Akan tetapi, GR Yaris ini merupakan mobil yang memang dibuat untuk balapan, karena salah satunya harus dijual masal.

Tapi OLXers juga harus tahu, kalau model Toyota Yaris Heykers ini sempat diluncurkan, namun tidak lama..

Nah, mau tahu soal Yaris Heykers, lihat ulasannya di bawah ini.

Fakta Toyota Yaris Heykers

Toyota Yaris Heckers memang masih satu keluarga dengan Yaris. Hanya saja, ada beberapa fakta yang membuat Yaris Heykers jadi berbeda.

1. Hanya berusia 2 tahun

Toyota Yaris Heykers ini usianya cukup singkat. Ya, dibuat berdasarkan hasil riset tim Toyota Indonesia, mobil ini diluncurkan pada tahun 2016 dan berakhir di 2018.

Sebelum sempat meluncur, Toyota Yaris Heykers ini sempat dipamerkan di ajang otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2015.

2. Mengusung konsep Crossover

Jika Toyota Yaris dikenal dengan sebutan hatchback atau sedan tanpa buntut. Maka, untuk model Yaris Heykers ini justru mengusung gaya Crossover.

Ya, kala itu mobil berjenis Crossover sedang naik daun. Maka, untuk memberikan pilihan kepada konsumen, munculan Toyota Yaris Heykers.

Faktor pendukung mobil ini layaknya Crossover yaitu, kaki-kaki dan juga keberadaan roof rail dan over fender, sehingga menambah kesan macho.

3. Ground Clearance Tinggi

Sekilas, Toyota Yaris Heykers tampak sama dengan Yaris pada umumnya. Akan tetapi, secara postur Yaris Heykers lebih tinggi, karena Ground Clearance mencapai 184 mm.

Artinya, Ground Clearance ini 35 mm, lebih tinggi dari model bahasanya yang Ground Clearance hanya 149 mm. Belum lagi penggunaan velg berdiameter 16 inci dibalut ban 195/55 jadi tambah jangkung.

4. Wajah beda dengan Yaris

Diluncurkan pada tahun 2016, meski sekilas Toyota Yaris Heykers sama dengan varian lainnya, namun sebenarnya ada beberapa perbedaan.

Seperti ada penambahan overfender, roof rail, side protection molding, sticker Heykers, Side skirt, rear spoiler dan rear bumper.

5. Beda mesin

Untuk jantung pacu, Yaris Heykers mengusung mesin tipe 2NR-FE yang juga digunakan Toyota Sienta. Adapun mesin ini berkapasitas 1.496 cc yang dipasangkan dengan transmisi CVT ataupun manual.

Tenaga puncak mobil sekitar 105,5 Tk pada 6.000 rpm dan torsi tertinggi 14,3 Nm pada 4.200 rpm.

6. Digantikan Yaris TRD Sportivo

Keberadaan Yaris Heyker memang hanya seumur jagung. Setelah dua tahun, varian ini disebut-sebut digantikan dengan tipe TRD Sportivo

Ya, semua fitur yang ada di Yaris Heykers disebut-sebut dipindahkan ke Yaris TRD Sportivo.

7. Pilihan warna

Untuk memberikan pilihan kepada konsumen, Toyota Yaris Heykers ini ditawarkan dalam tujuh pilihan warna, yaitu Attitude Black Mica, Blue Metallic, Silver Metallic. Super White, Grey Metallic, Orange Metallic dan Red Mica Metallic.

Spesifikasi Toyota Yaris Heykers

Dimensi

P X L X T: 4.115 x 1.700 x 1.475 mm

Jarak Poros Roda: 2.550

Ground Clearance: 184 mm

Berat Kosong: 1.030-1.045 kg

Kapasitas Tangki: 42 Liter

Mesin

Tipe mesin: 2NR-FE

Isi Silinder: 1.496 cc

Bore X Stroke: 72.5 X 90.5

Sisitem Suplay Bahan bakar: Port Injection

Diameter X langkah: 75.0 x 84.7 mm

Daya Maksimum: 105,5 Tk /6,000 rpm

Torsi Maksimum: 14.3 Nm/4,200 rpm

Transmisi: MT/CVT

Kaki-kaki

Suspensi Depan: MacPherson strut with coil spring and stabilizer

Suspensi Belakang: Torsion beam with coil spring and stabilizer

Ukuran Ban: 195/50 R16

Rem Depan: Disc 15 inci

Rem Belakang: Disc 14 inci

Steering: Power Steering, Rack & Pinion

Harga Toyota Yaris Heykers

OLXers yang ingin punya Toyota Yaris Heykers, sudah pasti tak akan ada pilihan model baru. Sebab, mobil ini tak lain dijual sejak 2018.

Adapun saat November 2016, dimana mobil ini diluncurkan pertama kali harganya untuk transmisi manual sekitar Rp 265 jutaan dan CVT dilepas Rp 277 jutaan.

Namun begitu, jika ingin membeli Yaris Heykers dengan status bekas, tentu saja pasti ada yang menjualnya. Termasuk di platform jual beli mobil bekas OLX.

Ya, di platform ini harga Toyota Yaris Heykers bekas cukup beragam, mulai dari warna, hingga harganya.

Menyoal harga, Toyota Yaris Heykers ini dibanderol mulai dari Rp 168 juta sampai Rp 189 juta.

Bahkan, karena status seken, bisa saja harga tersebut masih bisa dinego Kembali, sesuai dengan penawaran dan kesepakatan.

Ketahui Saat Membeli Bekas

Sekadar informasi, apabila OLXers memang berniat membeli mobil Toyota Yaris Heykers bekas jangan heran, meski ada satu merek dan jenis model, varian, serta tahun produksinya sama, namun untuk harga bisa berbeda-beda.

Bahkan ada juga tahun produksinya lebih muda tapi harganya justru lebih rendah.

Hal ini dikarenakan untuk menentukan harga sebuah mobil bekas memang ‘gelap’, bisa tergantung dari beberapa faktor, seperti kondisi mobil, jarak tempuh, kelengkapan surat-suratnya, serta lokasi si penjual.

Belum lagi harga mobil Toyota Yaris Heykers bekas bisa saja tinggi, karena sang pemilik sangat rajin merawat mobilnya, serta pajak dibayar tepat waktu.

Apabila OLXers memang ingin mencari mobil Toyota Yaris Heykers bekas, tidak ada salahnya melakukan cek dan ricek, termasuk membawa orang ahli untuk melakukan pemeriksaan.

Oia, jika diperbolehkan melakukan test drive, makan manfaatkan untuk mengetahui apakah mobil bekas yang OLXers idamkan terasa ada masalah atau tidak.

Bekas Berkualitas

Jika OLXers ingin membeli mobil Toyota Yaris Heykers bekas berkualitas, tidak ada salahnya mengunjungi platform jual beli online OLX Autos.

Pasalnya, di platform ini hadir juga Toyota Yaris Heykers bekas dengan nilai grade A atau kondisinya masih sangat baik dari segi eksterior, interior, maupun mesin.

Ya, ini karena tim inspeksi OLX Autos sudah melakukan pengecekan hingga 150 titik, dimana mobil inipun dipastikan kondisinya bebas tabrakan, atau kecelakaan dan juga banjir.

Menyoal harga Toyota Yaris Heykers bekas memang sangat bervariasi dan pastinya kondisinya mulus karena nilai grade A. Bahkan jika beruntung, harganya masih bisa dinegosiasi lagi.

Yang menariknya lagi, jika beli di OLX Autos, maka akan mendapatkan banyak pilihan mobil sesuai budget, lulus inspeksi mobil, Home Test Drive, 30 hari garansi mesin & garansi uang kembali selama 7 hari, dan gratis biaya perawatan + ganti oli 30.000 km atau 18 bulan.

Mau lihat wujud Toyota Yaris Heykers bisa klik di OLX Autos.

Atau, mau lihat sekilas ulasan Toyota Yaris Heckers Grade A, lihat videonya di bawah ini.

Keunggulan Mobil Penggerak Roda Depan, Tidak Bikin Deg-Degan di Tanjakan

0

Rifat Sungkar sebagai Brand Ambassador Mitsubishi Motors BLAK-BLAKAN Bicara keunggulan mobil penggerak roda depan seperti Mitsubishi New Xpander dan New Xpander Cross.

JAKARTA – Bagi pengendara yang terbiasa dengan mobil penggerak roda belakang, selalu mengklaim bahwa untuk urusan tanjakan, mobil tersebut sangat tangguh dan kuat. 

Beda dengan mobil penggerak roda depan (FWD) yang dianggap lemah ketika harus merayap naik.

Tapi pemikiran ini tidaklah bisa dibenarkan begitu saja.

Buktinya, sekarang justru semakin banyak produsen mobil yang memilih untuk memasarkan produk dengan sistem penggerak roda depan.

Apalagi kondisi jalan di perkotaan sudah lebih baik, sehingga di atas kertas mobil penggerak roda depan tidak banyak menemui kesulitan-kesulitan tersebut.

Salah satu mobil berkapasitas mesin 1.500 cc dengan sistem penggerak roda depan yang kini banyak digandrungi orang adalah Mitsubishi New Xpander dan New Xpander Cross.

Sejak awal kemunculannya, multi purposed vehicle (MPV) ini memang sudah dibekali dengan sistem penggerak roda depan. 

Namun untuk model terbarunya sekarang pakai transmisi otomatis baru, yakni CVT.

Berbeda dengan rival utamanya, Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia yang menjadi pionir di segmen tersebut, sistem penggerak roda belakang cukup lama mereka pertahankan karena dianggap lebih tangguh dan juga disukai oleh banyak orang. 

Walaupun di penghujung tahun lalu, akhirnya rival Xpander ini kemudian menghadirkan generasi baru dengan perubahan mencolok di desain eksterior hingga perubahan ke sistem penggerak roda depan demi untuk bisa menyaingi Xpander.

Keunggulan Mobil Penggerak Roda Depan di Mata Rifat Sungkar

Lalu bagaimana sebenarnya keunggulan mobil dengan sistem penggerak roda depan, apakah sama tangguhnya dengan mobil penggerak roda belakang?

Dalam hal ini Rifat Sungkar sebagai Brand Ambassador Mitsubishi Motors terang-terangan menjelaskan keunggulan mobil penggerak roda depan.

“Keunggulan pertama adalah karena tenaga mesin akan langsung disalurkan ke dua roda bagian depan. Kalau untuk penggerak roda belakang kan, tenaga mobil harus disalurkan lebih dulu melalui gardan baru sampai ke roda belakang. Artinya apa? Bahwa mobil penggerak roda depan seperti Xpander membutuhkan komponen yang lebih sedikit dan tidak ada gigi transmisi dan poros untuk menyalurkannya ke roda belakang. Jadi mobil FWD punya bobot yang lebih ringan,” terangnya.

Tidak lupa juga Rifat menyebutkan bahwa untuk kendaraan penumpang berpenggerak roda depan, pada prinsipnya tidak punya isu soal daya jelajah dan kekuatan menanjak. 

“Kalau ada perbedaan itu hanya terjadi pada mobil-mobil yang sering mengangkut beban berat seperti truk,” jelasnya lagi. 

Selain itu, keunggulan lain mobil yang menganut sistem penggerak roda depan adalah dari sisi handling-nya yang disebut Rifat jauh lebih mudah dikendalikan.

Juga termasuk memudahkan produsen dalam menata kabin belakang karena sudha tidak ada lagi axle (gardan) belakang. 

“Lantai bisa dibuat rata sehingga penumpang baris ketiga juga tetap mendapatkan kenyamanan lebih, terutama saat menempuh perjalanan jauh,” sebut Rifat.

Kombinasi Keunggulan Mobil Penggerak Roda Depan dan Transmisi CVT 

New Xpander dan New Xpander Cross saat ini dibekali dengan transmisi Continous Variable Transmission (CVT).

Ini merupakan sesuatu yang baru memang bagi Mitsubishi Xpander.

Tetapi hal ini memang perlu dilakukan untuk mengejar efisiensi bahan bakar serta urusan ramah lingkungan.

Transmisi jenis CVT memang sudah sangat dikenal irit bahan bakar karena proses perpindahan giginya memang didesain sehalus mungkin.

Dipadu dengan kekuatan mesin yang lebih bertenaga yang ada di Xpander maupun Xpander Cross baru, membuat sebuah perbedaan yang lebih signifikan.

“Jujur, sensasi berkendara menggunakan transmisi biasa dengan CVT sangat berbeda. Hal ini disebabkan karena konsentrasi dalam mendapatkan efisiensi berkendara yang baik dan ramah lingkungan. Dan harus diakui bahwa CVT menjadi teknologi wajib untuk mobil-mobil jaman sekarang,” tegasnya.

Menurutnya, di mobil CVT, friksi yang terjai sangat sedikit, sehingga mengemudi jadi lebih menyenangkan dengan minimnya hentakan. 

“Kemarin saya sudah sempat coba beberapa hari dengan melintas di berbagai tipe jalanan berbeda. Yang sangat berasa adalah ketika mencapai 3.000 rpm ke 3.500 rpm, disitu seperti ada dorongan ekstra, seolah olah tidak ada hambatan tenaga sama sekali. Dan ketika dipanggil tenaganya akan selalu ada,” pendapat Rifat. 

Hal ini menurutnya beda dengan Mitsubishi Xpander lama yang meskipun tetap ada kick down, tapi dipertahankan di rpm tertentu dan torsi keluar sesuai tenaga yang diminta.

Lebih Unggul di Jalan Licin

Keunggulan terakhir dari New Xpander dan New Xpander Cross dengan sistem penggerak roda depan adalah ketika terjadi traksi atau gaya gesek ban mobil di permukaan jalan basah. 

Disebutkan Rifat, gaya gesek akan lebih aman karena roda depan-lah yang menarik roda belakang. Ditambah lagi bobot mobil ada di depan sesuai dengan posisi mesin membuat traksinya jauh lebih aman.

“Keunggulan Mitsubishi New Xpander ada pada traksi mobil di jalanan licin, terutama pada saat hujan. Traksi mobil FWD akan lebih bagus pada kondisi jalan yang licin,” pungkasnya.

Dari berbagai penjelasan di atas, kita bisa menarik kesimpulan bahwa New Xpander dan New Xpander Cross dengan sistem penggerak roda depan tetap bisa diandalkan untuk melahap berbagai medan jalan, mulai dari tanjakan, jalan yang tidak rata sampai pada kondisi jalan yang licin.

Dengan kata lain, keunggulan mobil penggerak roda depan seperti Mitsubishi New Xpander dan Xpander Cross, tidak perlu bikin deg-degan saat menghadapi tanjakan dan jalanan licin.

Honda Brio, City Car Favorit Keluarga Muda

0

Toyota Avanza bisa jadi mobil Multi Purpose Vehicle (MPV) paling laris di Indonesia. Akan tetapi, bagi mereka yang lebih menyukai mobil dengan desain mungil pilihannya adalah Honda Brio.

Ya, city car Honda Brio dalam beberapa tahun terakhir jadi mobil yang cukup populer di Tanah Air, di tengah semakin merebaknya mobil MPV dan SUV.

Bagaimana tidak, sepanjang tahun 2021, penjualan ritel Honda Brio tembus 45.332 unit. Jumlah ini merupakan gabungan dari Honda Brio Satya (30.254 unit) dan Brio RS (15.078 unit).

Sementara, pada tahun 2020, dimana awal pandemi Covid-19 terjadi, ditambah adanya pembatasan aktivitas masyarakat, penjualan Honda Brio tetap mencapai 43.021.

Nah, paling tinggi penjualan Honda Brio terlihat sebelum Covid-19, yaitu pada tahun 2019, dimana city car ini laku sampai 149,435 unit. 

Harga Honda Brio

Honda Brio
Honda Brio

Bicara Honda Brio, tingginya penjualan mobil disebut-sebut karena selain desain yang cocok untuk anak muda, dan keluarga kecil, harga mobil ini dianggap masih terjangkau.

Nah, mau tahu harga Honda Brio terupdate per Februari 2022, berikut daftarnya.

Honda BrioHarga
Satya S M/TRp 153,7 juta
Satya E M/TRp 165,2 juta
Satya E CVTRp 180,8 juta
RS M/TRp 196,4 juta
RS CVTRp 212,5 juta
RS M/T Urbanite EditionRp 203,4 juta

Honda Brio Bekas

Honda Brio Satya
Honda Brio Satya.

Jika OLXers masih merasa mobil Honda Brio cukup mahal, maka tidak ada salahnya jika memilih alternatifnya dengan status bekas.

Ya, Honda Brio dengan status bekas dan berkualitas saat ini cukup banyak. Seperti yang ada di platform jual beli mobil bekas OLX.

Lihat saja, Honda Brio maupun Brio Satya lansiran awal yaitu  2012-2015, kisaran harganya bisa antara Rp 80-100 jutaan.

Sementara itu, Honda Brio dan Brio Satya lansiran 2015-2018, banyak dijual dengan harga kisaran Rp 100-150 jutaan.

Nah, untuk Honda Brio dan Brio Satya lansiran 2018 sampai sekarang banyak dijual dengan harga Rp 150-200 jutaan.

Ketahui Saat Membeli Bekas

Sekadar informasi, apabila OLXers memang berniat membeli mobil Honda Brio atau Brio Satya bekas jangan heran, meski ada satu merek dan jenis model, varian, serta tahun produksinya sama, namun untuk harga bisa berbeda-beda.

Bahkan ada juga tahun produksinya lebih muda tapi harganya justru lebih rendah.

Hal ini dikarenakan untuk menentukan harga sebuah mobil bekas memang ‘gelap’, bisa tergantung dari beberapa faktor, seperti kondisi mobil, jarak tempuh, kelengkapan surat-suratnya, serta lokasi si penjual.

Belum lagi harga mobil Honda Brio atau Brio Satya bekas bisa saja tinggi, karena sang pemilik sangat rajin merawat mobilnya, serta pajak dibayar tepat waktu.

Apabila OLXers memang ingin mencari mobil Honda Brio bekas, tidak ada salahnya melakukan cek dan ricek, termasuk membawa orang ahli untuk melakukan pemeriksaan.

Oia, jika diperbolehkan melakukan test drive, makan manfaatkan untuk mengetahui apakah mobil bekas yang OLXers idamkan terasa ada masalah atau tidak.

Bekas Berkualitas

Honda Brio Satya

Jika OLXers ingin membeli mobil Honda Brio atau Brio Satya bekas berkualitas, tidak ada salahnya mengunjungi platform jual beli online OLX Autos.

Pasalnya, di platform ini hadir juga Honda Brio atau Brio Satya bekas dengan nilai grade A atau kondisinya masih sangat baik dari segi eksterior, interior, maupun mesin.

Ya, ini karena tim inspeksi OLX Autos sudah melakukan pengecekan hingga 150 titik, dimana mobil inipun dipastikan kondisinya bebas tabrakan, atau kecelakaan dan juga banjir.

Menyoal harga Honda Brio atau Brio Satya bekas memang sangat bervariasi dan pastinya kondisinya mulus karena nilai grade A. Bahkan jika beruntung, harganya masih bisa dinegosiasi lagi.

Yang menariknya lagi, jika beli di OLX Autos, maka akan mendapatkan banyak pilihan mobil sesuai budget, lulus inspeksi mobil, Home Test Drive, 30 hari garansi mesin & garansi uang kembali selama 7 hari, dan gratis biaya perawatan + ganti oli 30.000 km atau 18 bulan.

Mau lihat wujud Honda Brio atau Brio Satya bisa klik di OLX Autos.

Atau, mau lihat sekilas ulasan Toyota Kijang Innova Grade A, lihat videonya di bawah ini.

Sejarah Honda Brio

Bicara soal Honda Brio, mobil kecil ini pertama kali hadir di Indonesia pada bulan Agustus 2012. Namun, sebelum dipasarkan di pasar otomotif nasional mobil ini terlebih dahulu diluncurkan di India dan Thailand.

Saat pertama kali mobil ini masuk ke Indonesia, Honda Brio diproduksi dari Thailand dan dikirim utuh atau Completely Built Up (CBU).

Honda Brio sendiri memang hanya menyasar segmen citycar, yang banyak dihuni Suzuki Karimun, Daihatsu Sirion, Toyota Etios Valco, Kia Picanto,hingga Mitsubishi Mirage.

Hanya saja, saat itu pemerintah Indonesia yang masih dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, menghadirkan program Kendaraan Kendaraan Bermotor Roda Empat yang Hemat Energi dan Harga Terjangkau (KBH2).

Ya, program KBH2 kini memang lebih dikenal dengan sebutan mobil murah ramah lingkungan atau Low Cost Green Car (LCGC).

Dimana untuk masuk segmen LCGC harus memenuhi syarat, mulai dari diproduksi di dalam negeri, irit bahan bakar, rendah emisi dan harganya harus terjangkau.

Benar saja, pada tahun 2013 muncul LCGC dari Honda yang disebut Honda Brio Satya. Ya, mobil tersebut bersaing dengan Toyota Agya, Daihatsu Ayla, Datsun Go dan Suzuki Karimun Wagon R.

Tak disangka Honda Brio ini langsung laris manis dipasaran dan membuat Honda Indonesia menjadi ceria dan bersemangat, sesuai dengan arti kata Brio yang diambil dari bahasa Italia.

Honda Brio Generasi pertama (2012)

Seperti disebut di atas, jika Honda Brio mendarat ke Indonesia tahun 2012, yang menyasar kaum muda, karena desain tidak kaku, dan bentuknya compact serta sporty.

Oia, saat hadir Honda Brio pertama kali muncul, pada bagian mobil ini mengingatkan dengan Honda Civic Wonder di era 80’an, dimana kaca jendela belakang dibuat rata sekaligus pintu untuk membuka bagasi.

Honda Brio generasi pertama hadir dengan dua varian yaitu tipe E jadi yang paling dan S termurah. Yang membedakan keduanya, yaitu penggunaan chrome dan juga fitur-fitur.

Untuk jantung pacu, Honda Brio mengusung mesin L13A berkapasitas 1.3 liter yang menghasilkan daya 99 Tk pada 6.000 rpm dan torsi mencapai 128 Nm pada 4.300 rpm.

Sedangkan untuk pilihan transmisi, terdapat transmisi otomatis lima percepatan dan manual lima percepatan.

Menariknya lagi, saat itu Honda Brio sudah dilengkapi fitur berupa anti lock braking system (ABS) dan Electronic Brakeforce Distribution (EBD), serta Airbag untuk penumpang dan pengemudi.

Muncul LCGC Honda Brio Satya (2013)

Selang setahun, Honda meluncurkan Brio Sport bermesin 1.3 liter dimana varian ini jadi paling tinggi, dan juga Brio Satya masuk segmen LCGC dengan mesin 1.2 liter.

Untuk Honda Brio Sport, yang membedakannya dengan varian sebelumnya adalah fitur, serta paling mencolok yaitu stiker striping ala mobil sport.

Adapun untuk versi Brio Satya disebut jadi varian termurah, yang dilengkapi dengan tiga pilihan yaitu tipe A, S, dan E. Semuanya hanya tersedia satu pilihan transmisi manual saja.

Kendati demikian, Honda Brio Satya kala itu termasuk memiliki fitur cukup lengkap dibandingkan LCGC lainnya.

Ya, ini karena Brio Satya sudah dilengkapi Dual SRS Airbags, rangka body G- Con, sabuk keselamatan pretensioner dan load limiter, serta immobilizer.

Selain itu, bagian interior mobil ini dijejali sistem hiburan berupa Audio System Double Din AM/FM, single Disc, MP3/WMA + Aux, USB Port, Made for Ipod (untuk tipe E), serta Front+Rear Speakers untuk tipe E dan S.

Honda Brio Facelift (2016)

Honda menghadirkan Brio facelift pada tahun 2016. Perlu diketahui, penyegaran ringan ini lebih fokus pada bagian eksterior dan interior.

Selain itu, Honda Brio Sport rupanya dihilangkan, dan diganti menjadi Honda Brio RS. Adapun untuk Honda Brio Satya, saat itu jadi awal hadirnya tipe E CVT.

Untuk Honda Brio RS disebut jadi lebih sporty, dengan penyegaran eksterior, interior, sehingga masih jadi varian tertinggi keluarga Brio.

Keberadaan Honda Brio RS pun bisa jadi pembeda dengan terlihatnya emblem RS di beberapa sisi.

Honda Brio Generasi kedua (2018)

Pada Agustus 2018, Honda Brio generasi kedua akhirnya meluncur dengan segala perubahannya dan pastinya lebih keren, serta mempertahankan kesan sporty.

Hal ini bisa dilihat dari desain bodi, mulai grille, bumper, lampu yang lebih sipit, serta pada bagian pintu belakang tak lagi full kaca, melainkan sudah ada tambahan plat besi baja.

Nah, yang paling menarik adalah untuk Honda Brio RS, dimana wujudnya lebih terasa segar, termasuk pada bagian interior.

Meski disebut All New, namun untuk jantung pacu Honda Brio satu ini masih mengusung jantung pacu sama yaitu mesin berkapasitas 1.198 cc dengan tenaga 89 Tk dan torsi 110 Nm.

Termasuk transmisi CVT untuk Brio Satya tipe E sampai Brio RS, dan tipe S hanya tersedia transmisi manual lima percepatan saja.

Honda Brio RS Edition (2021)

Honda Brio RS Urbanite Edition
Honda Brio RS Urbanite Edition meluncur tahun 2021. (Dok: Honda)

Memasuki awal tahun 2021, Honda menghadirkan Brio RS varian Urbanite Edition. Dimana varian tersebut kini jadi paling tinggi.

Ya, tipe Urbanite Edition ini hadir pula dengan tambahan body kit dan warna hitam pada atap serta spion mobil dengan handle pintu.

Honda Brio RS Urbanite Edition ini dilengkapi Front Under Spoiler sudah mengadopsi desain baru, termasuk Rear Under Spoiler yang dilengkapi dengan Diffuser.

Sementara Black Side Under Spoiler dan Black Side Door Mirror yang dilengkapi dengan LED Turning Signal dan Black Door Handle.

Honda Brio RS Urbanite Edition tampil semakin mencolok dengan dua pilihan warna konsep two tone, yakni Phoenix Orange Pearl dan Carnival Yellow yang dipadu-padankan dengan warna hitam pada bagian atap mobil, handle, spion, dan side skirt.

Pada bagian kabin terdapat peningkatan fungsionalitas dengan hadirnya 6.2 inch Touchscreen Display Audio, Audio Steering Switch, Tweeter Speaker.

Sedangkan fitur yang ditawarkan berupa transmisi CVT dengan Earth Dreams Technology, ECO Assist, serta fitur keselamatan seperti Dual Front i-SRS Airbags, struktur rangka G-CON + ACE, dan sistem pengereman ABS + EBD.

Untuk jantung pacu dipertahankan yaitu mengusung mesin 1.2L i-VTEC 4 silinder yang bertenaga 89 Tk. 

Oia, saat ini Honda Brio hanya tersedia tipe S Manual, E Manual dan CVT, RS Manual dan CVT, serta Urbanite Manual dan CVT.

BCA Finance Raih ISO/IEC 27001:2013 Dari PT SGS Indonesia

0

aplikasi FinA dan Portal KKB BCA Virtual Mall dari bca Finance berhasil meraih sertfikat ISO/IEC 27001:2013 untuk penerapan Sistem Manajemen Keamanan Informasi berstandar internasional dari PT SGS Indonesia.

JAKARTA – PT. BCA Finance yang merupakan salah satu perusahaan pembiayaan untuk kendaraan roda empat atau lebih, meraih sertifikasi ISO/IEC 27001:2013 dari PT. SGS Indonesia untuk Aplikasi FinA (BCA Finance Mobile App) dan Portal KKB BCA Virtual Mall untuk penerapan Sistem Manajemen Keamanan Informasi berstandar internasional. 

Aplikasi FinA merupakan mobile app yang ditujukan untuk memberikan kemudahan para konsumen dalam mengakses informasi dan mendapatkan layanan secara cepat melalui platform digital.

Sementara Portal KKB BCA Virtual Mall hadir memberikan pengalaman bagi masyarakat untuk bisa berbelanja mobil baru sekaligus mendapatkan pembiayaan dengan proses dan layanan terbaik secara online melalui https://kreditkerenbanget.com

Keduanya mewakili produk layanan digital generasi terbaru dari BCA Finance.

Sertifikat tersebut diserahkan oleh Managing Director PT. SGS Indonesia Mike Bruinsma kepada Direktur BCA Finance Petrus Santoso Karim dan Direktur BCA Finance Sugito Lie pada hari Kamis, (23/2/2022) dalam sebuah acara online.

“Kami bangga telah dapat meraih ISO/IEC 27001 untuk aplikasi FinA dan Portal KKB BCA Virtual Mall. Hal ini merupakan salah satu bentuk komitmen BCA Finance dalam memberikan keamanan dan kenyamanan kepada konsumen kami, masyarakat, mitra bisnis dan ekosistem,” ujar Direktur BCA Finance Sugito Lie lewat siaran pers. 

Mike Bruinsma selaku Managing Director PT. SGS Indonesia pun menjelaskan, dengan terbitnya sertifikat  ini, berarti BCA Finance sudah berhasil dalam mengelola dan mengendalikan seluruh standar keamanan informasi serta menjaga kerahasiaan (confidentiality), integritas (integrity), dan ketersediaan (availability) informasi dalam melindungi konsumennya.

Sertifikat ISO/IEC 27001:2013 menjadi milestone BCA Finance dalam komitmennya untuk melakukan continuous improvement yang berlandaskan pada budaya perusahaan FOCUS: “First Class Teamwork, Orientation to Quality, Customer Focus, Uncompromised Integrity, & Striving for Excellence”.

VW T-Cross Ramaikan Segmen Compact SUV, Ini Spesifikasinya!

0

Spesifikasi VW T-Cross menjadi kombinasi sempurna antara kedinamisan, kekuatan, dan keleluasaan ruang berpadu DNA inti Volkswagen yang dikenal dengan desain dinamis, fitur keselamatan tertinggi serta sebuah kesenangan berkendara.

JAKARTA – PT Garuda Mataram Motor pada hari Rabu, 23 Februari 2022 meluncurkan Volkswagen (VW) T-Cross, sebuah model compact SUV satu-satunya yang berteknologi Jerman.

Ini merupakan model kedua dari VW di segmen SUV premium yang dijual di Indonesia.

Jadi sebuah kewajaran jika pada akhirnya pabrikan mobil Eropa seperti VW akhirnya mau melirik segmen ini.

Belakangan pasar otomotif di Tanah Air sedang ramai dengan mobil-mobil berdimensi mungil dengan kapasitas mesin kecil namun dibanjiri dengan berbagai fitur yang bisa mendukung kenyamanan berkendara.

Setelah Nissan hadir dengan Magnite, diikuti oleh Kia yang juga menghadirkan Sonet, segmen ini kemudian tambah ramai setelah duet Daihatsu Toyota meluncurkan produk kembar kelima mereka, yakni Rocky dan Raize.

Di atas kertas, model-model yang kami sebutkan tersebut punya karakter yang sama, termasuk dengan VW T-Cross yang baru meluncur.

“VW T-Cross adalah kombinasi sempurna antara kedinamisan, kekuatan, dan keleluasaan ruang yang mengombinasikan DNA inti Volkswagen, yaitu disain yang dinamis, keselamatan, dan kesenangan berkendara,” ujar Ahmad Badawi, Head of Sales, PT Garuda Mataram Motor di acara peluncuran VW T-Cross yang berlangsung online, Rabu (23/2/2022). 

Spesifikasi VW T-Cross

VW T-Cross

Masuknya VW T-Cross di segmen compact SUV Tanah Air tentu semakin memberikan banyak pilihan kepada konsumen yang memang sudah lama mendambakan memiliki mobil SUV berpenampilan mewah.

Soal pilih-pilih mobil yang sesuai kebutuhan serta memenuhi ekspektasi konsumen untuk urusan mewah, tentunya T-Cross bisa jadi salah satu rekomendasi.

Lantas bagaimana secara keseluruhan penampilan serta kesenangan berkendara yang ditawarkan mobil ini?

Kami coba urai satu per satu detail spesifikasi dari bentuk, interior serta kemampuan mesin yang ditawarkan.

Eksterior Mewah Berlabur Aksen Chrome

VW T-Cross tampak dari depan

Kita mulai dari bagian depan VW T-Cross. Disini Volkswagen memberikan kesan nyata untuk urusan kemewahan T-Cross dengan berbagai sentuhan chrome yang melimpah pada bagian grille 3D depan.

Garis desain keluarga Volkswagen juga nampak dari tampilan kesan tegas dan juga berotot yang juga menjadi salah satu ciri khas baru dari mobil asal Jerman ini.  

Di sektor pencahayaan depan, tersemat lampu dengan teknologi LED yang dilengkapi Daytime Running Lights (DRL).

LED dengan DRL tentu sudah biasa untuk ukuran mobil-mobil modern, yang istimewa karena sistem pencahayaan di T-Cross bisa dimatikan atau diredupkan melalui pengendalian yang cerdas. 

LED DRL di VW T-Cross

Lampu ini bisa menyala seterang mungkin tanpa mengganggu pengguna jalan lainnya. 

Dan pada bagian kaki-kakinya tersemat velg ukuran 17″ two tone color. 

Bermodalkan ini, VW T-Cross akan terlihat sangat mencolok saat melaju di jalanan.  

Sedangkan di bagian belakang, juga tetap tersemat lampu LED berbentuk huruf C memanjang. 

Hal ini mempertegas desain bagian belakang VW T-Cross yang cukup kuat serta berkarakter.

Interior Praktis dan Premium

Dashboard VW T-Cross

Berada dibelakang kemudi mobil compact SUV dari VW ini diklaim sangat nyaman karena mampu mendapatkan jarak pandang luas.

Ini dikarenakan posisi duduk dalam ruang kabin T-Cross yang tinggi, layaknya karakter mobil SUV pada umumnya. 

Dengan jarak sumbu roda mencapai 2.651 mm menjadikan kabin lebih lapang dan leluasa. 

Posisi duduk penumpang di bagian tengah pun tidak kalah nyaman karena lebih lapang dengan kondisi lantai yang rata. 

Sokongan fitur infotainment berlayar sentuh ukuran 10″ berkemampuan koneksi Apple Carplay™ dan Android Auto™ tentunya semakin menambah keseruan perjalanan bersama VW T-Cross.

Juga tersedia 4 port pengisian USB Type C yang menjadi jaminan baterai smartphone tidak akan pernah habis sejauh apapun perjalanan.

Kalau untuk urusan kesan mewah di dalam kabin bisa ditemukan dari lingkar kemudi bergaya sport multi-fungsi dilapis material kulit serta sunroof elektrik.

Masih ada lagi fitur lain dalam kabin seperti lampu ambient dan jok kulit berventilasi di bagian depan menjadikan mobil ini benar-benar terasa sebagai mobil premium.

Mesin Dinamis dan Efisien

Mesin TSI 1.0L yang disematkan pada VW T-Cross

Nah, bagian ini juga bisa kami sebut sangat menarik. Karena VW juga membekali T-Cross dengan mesin berkapasitas sama dengan Rocky maupun Raize, yakni 1.000 cc.

Mesin TSI kapasitas 1.0L ini sudah diakui dunia untuk urusan kekuatan serta efisiensinya. 

Kecil-kecil cabe rawit, mesin VW T-Cross ini sanggup menyemburkan tenaga maksimal hingga 115 PS di 5.000-5.500 rpm, serta torsi puncaknya mencapai 178 Nm pada putaran mesin 1.750-4.500 rpm.

Torsi besar sudah tersedia di putaran awalnya dan semakin besar ketika pedal gas diinjak, akselerasi menjadi lebih ringan karena mobil tidak pernah kekurangan tenaga.  

Ini juga yang menjadi alasan mengapa VW T-Cross diklaim lebih asyik dikendarai. 

Dari hasil pengujian, VW mengklaim konsumsi bahan bakar VW T-Cross mencapai konsumsi hingga 16,44 km/liter.

Khusus untuk pasar Indonesia, PT Garuda Mataram Motor sebagai APM Volkswagen hanya memasarkan VW T-Cross dengan opsi transmisi otomatis 6-speed.

Range yang lebih banyak membuat setiap perpindahan gigi di T-Cross jadi lebih halus dan responsif.

Fitur Keselamatan Jadi Prioritas Utama

Untuk urusan yang satu ini memang sudah tidak bisa dibantah lagi. Dari dulu sampai sekarang orang sudah mengenal bahwa mobil Eropa sangat concern dengan keselamatan.

Pun dengan VW T-Cross yang hadir dengan berbagai fitur keselamatan terdepan.

Mulai dari 6 titik airbag, ESC, sandaran kepala di semua kursi yang bisa disesuaikan, sabuk pengaman 3 titik untuk lima penumpang, ISOFIX, serta sistem perlindungan pengemudi dan penumpang terbaik, termasuk sensor jarak parkir belakang, hill-hold control dan sistem peringatan tekanan ban.

Harga dan Warna VW T-Cross

Lampu belakang VW T-Cross

PT Garuda Mataram Motor menjual VW T-Cross di Indonesia dengan harga Rp 488 juta (on-the-road Jakarta). 

“Harga tersebut adalah harga on the road untuk daerah Jakarta dan kami hanya menawarkan satu varian paling tertinggi untuk konsumen Indonesia,” tutup Ahmad Badawi. 

Ada enam pilihan warna atraktif yang bisa dipilih konsumen sesuai selera, mulai dari Wild Cherry Red, Curcuma Yellow, Candy White, Reflex Silver, Carbon Steel Grey serta Rising Blue.

VW T-Cross merupakan compact SUV yang dibangun di atas platform MQB (modular transverse matrix) Volkswagen yang memang sudah terbukti secara global. 

Meskipun harganya terbilang lebih mahal dibanding dengan para kompetitornya, namun sekali lagi ini adalah mobil Eropa dengan berbagai keunggulannya.

Jika kalian mencari mobil VW bekas dengan harga terjangkau serta kondisi yang terbaik, klik DISINI!

Begal Meresahkan, Rider Lakukan Hal Ini Untuk Pencegahan

0

Begal, begitulah sebutan bagi pelaku kriminal yang merampas kendaraan bermotor dengan kekerasan.

Tak jarang, begal kerap kali melukai korban dengan senjata tajam, bahkan sampai ada yang tewas.

Bahkan beberapa waktu lalu, begal beraksi di wilayah Kranggan, Bekasi, dimana seorang anggota Brimob Polri Aipda Edi Santoso menjadi korban dengan luka sabetan dan satu unit sepeda motor dicuri.

Beruntung Polda Metro Jaya cepat bertindak, sehingga para pelaku yang masih berusia di bawah umur berhasil ditangkap.

Bicara soal begal, Pemerhati Transportasi dan Hukum, Budiyanto angkat bicara. Budi, yang merupakan mantan Kasubdit Penegakan Hukum (Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya, memberikan beberapa tips antisipasi jika berkendara.

Menurut Budi, antisipasi ini bisa diterapkan untuk mencegah street crime, khususnya para begal yang sangat meresahkan.

“Untuk para pengendara sepeda motor terutama malam hari dan melewati jalan gelap atau kurang penerangan, diminta untuk (berkendara) tidak sendiri, dan diusahakan secara berkelompok,” ungkap Budi dalam pesan tertulis, Kamis (24/2/2022).

Kata Budi, dengan berkendara tidak sendiri, secara tidak langsung hal ini sudah membangun situasi preventif atau pencegahan. Sebaliknya, para pelaku pun kerap melakukan aksinya minimal dua orang.

Begal karena ada niat dan kesempatan

Budi menyatakan, sama dengan tindak kriminal pencurian lainnya, kejahatan muncul karena ada niat dan kesempatan.

“Pada saat kelompok penjahat berhadapan atau bertemu dengan pengendara sepeda motor, kemudian muncul niat. Dalam situasi seperti ini kesempatan sangat besar dan kejahatan sangat mungkin terjadi,” ucapnya.

“Namun apabila pengendara dalam kelompok-kelompok, penjahat yang memiliki niat untuk melakukan kejahatan, maka dengan melihat jumlah pemotor yang banyak, kesempatan si penjahat sangat kecil, sehingga kejahatan tidak terjadi,” lanjut Budi.

Budi juga mengatakan, pengendara sepeda motor apabila melihat hal-hal yang mencurigakan, diusahakan untuk berhenti ditempat-tempat ramai.

Selain itu, apabila situasi memungkinkan, maka laporkanlah kepada aparat keamanan terdekat, baik itu pihak polisi, Satpam, Pokdar Kamtibmas atau lainnya.

Pasalnya, petugas yang bertanggung jawab dibidang keamanan dapat melakukan langkah-langkah preventif dengan cara melakukan pencegahan dan patroli pada lokasi, dan jam di rawan terjadinya kejahatan.

Budi menyarankan, agar rider yang berkendara memanfaatkan teknologi untuk membangun Panic Button. Biasanya Panic Button dapat diakses melalui aplikasi yg terkoneksi dengan kantor-kantor Polisi terdekat.

Perlu diketahui juga, ketika hendak berkendara saat malam hari, pastikan apakah rute yang dilalui rawan atau tidak di jam-jam tertentu.

Selain itu pastikan juga motor dalam kondisi dalam kondisi prima dan bensin terisi penuh, alias tidak ada gejala akan mogok atau kebahabisan bahan bakar.

OLXers mau beli mobil bekas berkualitas bisa cek di OLX Autos.