Beranda blog Halaman 1217

BCM Gelar Aksi Donor Darah ke-8, Ketika Berbagi Tak Harus Dengan Materi

0

News.OLX.co.id – Bukan Club Motor atau BCM kembali menggelar kegiatan bakti sosial donor darah yang melibatkan kurang lebih 65 anggotanya di kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Salemba, Jakarta Pusat.

Aksi ini berlangsung pada Minggu, 17 Oktober 2021 yang diawali dengan kopdar seluruh peserta di depan Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.

“Kegiatan donor darah memang sudah merupakan agenda rutin dari BCM dan diadakan per tiga bulan sekali. Kalau dihitung, aksi donor darah ini adalah yang ke-8 kalinya kami gelar,” terang Mametsyah, Ketua Umum BCM kepada News.OLX dalam keterangan tertulisnya. 

Lebih jauh Mamet, panggilan akrab Ketum BCM menjelaskan bahwa untuk aksi donor darah kali ini mengusung tema “Ketika Berbagi Tidak Harus Dengan Materi”. 

“Tema ini bermakna bahwa untuk berbagi dan memberikan manfaat kepada sesama tidak selalu dengan bentuk uang atau materi. Bahkan dengan mendonorkan sekantong darah milik kita secara ikhlas pun merupakan bagian dari sedekah kita. Yang pastinya juga bermanfaat bagi orang lain,” lanjutnya. 

BCM

Kegiatan donor darah memang sudah menjadi kegiatan rutin dari komunitas ini. Diawali oleh ide dari salah satu anggotanya, yakni Bro Pieter, kemudian sampai sekarang menjadi salah satu bentuk sumbangsih BCM sebagai komunitas motor berbagai jenis dan merek kepada masyarakat. 

Sebelumnya, kegiatan donor darah BCM mendapat dukungan dari salah satu merek ponsel yang cukup terkenal di Indonesia. Namun kali ini dukungan penuh datang dari Adi Pro yang mencoba mengapresiasi anggota BCM yang ikut menyumbangkan darahnya dengan berbagai hadiah serta doorprize menarik. 

“Intinya kami akan selalu berusaha untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat, khususnya dalam urusan kemanusiaan seperti aksi donor darah. Selain merupakan sebuah kegiatan yang positif, aksi ini juga tentunya bermanfaat sekali bagi mereka yang membutuhkan. Sesuai komitmen kami untuk menghadirkan kegiatan-kegiatan yang punya nilai positif dan juga bermanfaat, baik itu bagi member kami maupun orang lain. Semoga kegiatan ini bisa terus berjalan,” pungkas Mamet.

BCM

 

Era Kendaraan Listrik Depan Mata, Seberapa Siap Indonesia?

0

Era kendaraan listrik di depan mata, dan pemerintah menyatakan Indonesia siap turut serta. Kesiapan setidaknya dibuktikan dengan diterbitkannya Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai atau Battery Electric Vehicle (BEV) untuk Transportasi Jalan.

Tidak hanya itu, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat acara webinar dengan tema “Quo Vadis Industri Otomotif Indonesia di Era Elektrifikasi” juga mengatakan, pemerintah kini sedang menerapkan Rencana Pengembangan Industri Nasional (RIPIN), dan prioritas pengembangan industri otomotif pada periode 2020 – 2035 berupa pengembangan kendaraan listrik beserta komponen utamanya seperti baterai, motor listrik, dan inverter. 

Tidak hanya itu, Agus juga mengatakan, bahwa pemerintah telah membuat peta jalan (roadmap) pengembangan industri Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) melalui Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 27 Tahun 2020 tentang Spesifikasi Teknis, Roadmap EV dan Perhitungan Tingkat Kandungan Lokal Dalam Negeri (TKDN). 

”Regulasi ini berfungsi sebagai petunjuk atau penjelasan bagi stakeholder industri otomotif terkait strategi, kebijakan dan program dalam rangka mencapai target Indonesia sebagai basis produksi dan ekspor hub kendaraan listrik,” ungkapnya.

Kata Agus, untuk menciptakan ekosistem dalam pengembangan kendaraan listrik, diperlukan keterlibatan dari para pemangku kepentingan yang meliputi industri otomotif, produsen baterai, dan konsumen. 

”Bahkan, dalam upaya pengembangan BEV ini juga memerlukan kegiatan pilot project serta ketersediaan infrastruktur seperti charging station,” ujarnya.

Maka dari itu, lanjut Agus, pemerintah menargetkan produksi BEV pada tahun 2030 dapat mencapai 600 ribu unit untuk roda 4 atau lebih, serta 2,45 juta unit untuk roda 2. 

”Produksi kendaraan listrik diharapkan mampu menurunkan emisi CO2 sebesar 2,7 juta ton untuk roda 4 atau lebih dan sebesar 1,1 juta ton untuk roda 2,” sebut Menperin.

Dukungan dari pemerintah Untuk Kendaraan Listrik

Dalam rangka mendukung industrialisasi BEV, pemerintah memberikan berbagai insentif fiskal dan non-fiskal bagi konsumen BEV, seperti pengenaan Pajak Pertambahan Nilai Barang Mewah (PPnBM) sebesar 0% (PP No 74/2021), pajak atas penyerahan hak milik kendaraan bermotor (BBN-KB) sebesar 0 persen untuk KBLBB di Pemprov DKI Jakarta (Pergub No 3/2020).

Selanjutnya, BBN-KB sebesar 10 persen mobil listrik dan 2,5 persen sepeda motor Listrik di Pemprov Jawa Barat (Perda No. 9/2019), kemudian uang muka minimum sebesar 0 persen dan suku bunga rendah untuk kendaraan listrik (Peraturan BI  No 22/2020), diskon penyambungan dan penambahan daya listrik, dan sebagainya.

Sementara itu, bagi perusahaan industri BEV dapat memanfaatkan berbagai fasilitas seperti Tax Holiday atau Mini Tax Holiday (UU 25/2007, PMK 130/2020, Per BKPM 7/2020), Tax Allowance (PP 18/2015 Jo PP 9/2016, Permenperin 1/2018), Pembebasan Bea Masuk (PMK 188/2015), Bea Masuk Ditanggung Pemerintah, serta Super Tax Deduction untuk kegiatan R&D (PP 45/2019, dan PMK No.153/2020).

Seiring kebijakan tersebut, guna mempercepat popularisasi penggunaan kendaraan listrik di dalam negeri, pemerintah akan menetapkan peraturan tentang peta jalan pembelian kendaraan listrik di instansi pemerintahan. 

”Dalam roadmap yang dirancang hingga tahun 2030 tersebut, diperkirakan pembelian kendaraan listrik untuk roda 4 akan mencapai 132.983 unit, sedangkan untuk kendaraan listrik roda 2 akan mencapai 398.530 unit,” imbuhnya.

Memiliki peran strategis

Menperin menambahkan, meningkatnya kebutuhan baterai kendaraan listrik dinilai akan mendukung peran strategis dalam rantai pasok global industri kendaraan listrik. Hal ini mengingat posisi Indonesia sebagai pemilik cadangan nikel terbesar di dunia serta masih tingginya cadangan bahan baku primer lainnya seperti cobalt, mangan, dan aluminium.

”Saat ini, ada sembilan perusahaan yang mendukung industri baterai, yang meliputi lima perusahaan penyedia bahan baku baterai terdiri dari nikel murni, kobalt murni , ferro nickel, endapan hidroksida campuran, dan lain-lain, serta empat perusahaan adalah produsen baterai,” jelasnya. 

Dengan demikian, Indonesia mampu mendukung rantai pasokan baterai untuk kendaraan listrik mulai dari bahan baku, kilang, manufaktur sel baterai dan perakitan baterai, manufaktur EV, hingga daur ulang EV.

”Masa depan kendaraan listrik juga tergantung pada inovasi baterai yang saat ini cenderung tidak menggunakan bahan baku nikel, kobalt, dan mangan seperti lithium sulfur dan lithium ferro phospat yang membuat baterai lebih murah, termasuk juga inovasi solid baterai dan pengembangan basis storage hidrogen,” paparnya.

Oleh karena itu, industri baterai di Indonesia harus mengantisipasi perkembangan teknologi ke depan karena akan membawa dampak pada baterai yang lebih murah, energi yang dihasilkan lebih tinggi dan waktu pengisian yang singkat. 

”Adanya teknologi disruptive battery seperti ini, mengindikasikan ketersediaan nikel, mangan dan kobalt melimpah tidak menjamin produksi baterai keberhasilan produksi baterai. Pertimbangan biaya dan kemampuan storage dari material baru juga harus diantisipasi,” ucapnya..

Menperin menyatakan, penjualan BEV mengalami peningkatan setiap tahunnya meskipun di tengah masa pandemi Covid 19. Bahkan dia memperkirakan penjualan BEV untuk jenis kendaraan penumpang pada tahun 2021 akan mencapai lebih dari 28 juta unit dengan market share sekitar 30 persen. 

Pertumbuhan tersebut berdampak pada peningkatan kebutuhan lithium ion battery (LIB) sebesar 1,65 juta GWh pada tahun 2030, serta kebutuhan infrastruktur charging station sekitar 9,89 juta unit pada tahun yang sama. 

”Tingginya proyeksi peningkatan populasi kendaraan listrik dunia sedikit banyak dipengaruhi oleh global initiative campaign yang diprakarsai oleh berbagai negara maju dengan bekerjasama dengan para produsen EV global serta organisasi nirlaba lainnya,” tutup Agus.

Catat, Ini Sanksi Pengemudi Penyebab Kecelakaan

0

Tidak ada yang tahu kapan dan dimana seseorang mengalami musibah, seperti terjadinya kecelakaan. Bahkan kecelakaan kerap saja terjadi hingga menyebabkan jatuhnya korban jiwa. Padahal kita merasa sudah berhati-hati dan waspada saat mengemudi.

Bicara soal kecelakaan, menurut Pemerhati Transportasi Budiyanto, kecelakaan lalu lintas sudah dipastikan diawali dari pelanggaran lalu lintas, yaitu abai terhadap konsentrasi dan jaga jarak aman, serta melebihi batas kecepatan maksimal.

“Inilah yang sering terjadi sebagai penyebab kecelakaan beruntun yang terjadi di jalan-jalan umum, lebih khusus di jalan bebas hambatan atau Jalan Tol,” ungkap Budiyanto dalam pesan tertulis.

Mantan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya mengatakan dalam tata cara berlalu lintas sebaiknya harus sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ), pasal 106 yang berbunyi:

Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.

“Konsentrasi disini adalah tidak boleh melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat menurunkan kemampuan ketika sedang mengemudikan kendaraan bermotor, misal : Sakit, capai atau lelah, melihat TV atau Vidio, terpengaruh minum- minuman beralkohol, obat terlarang, narkotika dan sebagainya,” jelas Budi.

Budi juga menyarankan, setiap pengemudi pada saat berkendara wajib menjaga jarak aman dan jarak minimal sesuai dengan ketentuan, misalnya jika kecepatan 80 km per Jam, maka jarak aman 80 meter atau jarak minimal 60 meter.

Atau banyak juga yang menyebutkan jaga jarak aman dibutuhkan waktu selama tiga detik antara kendaraan di depan dan belakang. Artinya, dalam waktu tiga detik pengemudi bisa memutuskan apa yang akan dilakukan jika terjadi di depannya yaitu untuk menghindar.

Adapun jarak aman dan jarak minimal antar kendaraan, maksudnya adalah untuk antisipasi apabila kendaraan di depan mengerem mendadak, atau accident lainnya. Maka dari itu mobil di belakang seharusnya bisa mengurangi atau menghentikan atau mengalihkan kendaraan dengan aman.

Adapun faktor lain yang mendorong kecelakaan seperti tabrakan beruntun adalah mengemudikan kendaraan melebihi batas kecepatan, seperti Pasal 115, UU No 22/2009 LLAJ, yang berbunyi:

Pengemudi Kendaraan Bermotor di Jalan dilarang:

a. mengemudikan Kendaraan melebihi batas kecepatan paling tinggi yang diperbolehkan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 dan atau

b. berbalapan dengan Kendaran Bermotor lain.

“Kurangnya disiplin para pengemudi kendaraan bermotor dalam berlalu lintas karena konsentrasi, melebihi batas kecepatan, dan jaga jarak aman berpotensi terjadinya kecelakaan beruntun,” tuturnya

“Hilang konsentrasi dalam hitungan detik berakibat fatal, apalagi ditambah abai terhadap batas kecepatan, dan jaga jarak aman ancaman faktual berupa kecelakaan, peluangnya sangat besar,” sambungnya.

Untuk menghindari kecelakaan beruntun, kata Budi, sebaiknya mengemudi dengan cara konsentrasi penuh ketika sedang mengemudikan kendaraan, lalu jaga jarak aman dan jangan abai terhadap ketentuan batas maksimal ketika sedang mengemudikan kendaraan bermotor.

Sanksi Menyebabkan Kecelakaan

OLXer juga harus tahu, jika mengemudi maka harus berhati-hati dan menaati aturan lalu lintas. Sebab, jika menjadi penyebab kecelakaan, maka bisa saja dikenakan sanksi, seperti:

Kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan karena kelalaian, maka pengemudi dapat dikenakan Pasal 310 UU No 22/2009 LLAJ, berbunyi;

1) Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor yang karena kelalaiannya mengakibatkan Kecelakaan Lalu Lintas dengan kerusakan Kendaraan dan atau barang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 229 ayat (2), dipidana dengan pidana penjara paling lama enam bulan dan atau denda paling banyak Rp 1 juta

2) Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor yang karena kelalaiannya mengakibatkan Kecelakaan Lalu Lintas dengan korban luka ringan dan kerusakan Kendaraan dan/atau barang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 229 ayat 3, dipidana dengan pidana penjara paling lama satu tahun dan/atau denda paling banyak Rp 2 juta.

3) Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor yang karena kelalaiannya mengakibatkan Kecelakaan Lalu Lintas dengan korban luka berat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 229 ayat (4), dipidana dengan pidana penjara paling lama lima tahun dan atau denda paling banyak Rp 10 juta.

4) Dalam hal kecelakaan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia, dipidana dengan pidana penjara paling lama enam tahun dan atau denda paling banyak Rp 12 juta.

Nah, selain sanksi berdasarkan aturan lalu lintas, tak jarang keluarga korban ada yang minta ganti rugi, hingga sembuh bahkan ada juga yang seumur hidup harus bertanggung jawab untuk pengobatan. Maka dari itu OLXer yang selalu mengemudi kendaraan bermotor selalu berhati-hati di jalan ya.

Ingat, Jangan Abaikan Membawa Perlengkapan Penting Saat Mengendarai Mobil

0

Mengemudi mobil tidak hanya sekedar tahu teknik mengemudi yang baik dan benar. Sebab, pengemudi bukan cuma fokus mengendalikan pedal gas dan rem, serta tuas transmisi untuk mengatur kecepatan.

Di luar hal tersebut, pengendara juga wajib mempersiapkan berbagai perlengkapan kendaraan untuk mengurangi berbagai resiko yang terjadi di jalan raya, seperti mogok, melakukan pelanggaran, hingga paling parah terjadi kecelakaan.

Menurut Pemerhati Transportasi Budiyanto, untuk mensiasati jika terjadi darurat, maka yang paling penting untuk diperhatikan adalah melengkapi perlengkapan kendaraan agar dapat mendukung tindakan darurat.

“Perlengkapan tersebut seperti ban cadangan, segitiga pengaman, dongkrak, pembuka roda, peralatan P3K, serta helm dan rompi pemantul cahaya bagi kendaraan roda empat atau lebih,” ungkap Budiyanto dalam pesan tertulis.

Budi yang juga pernah menjabat sebagai Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya mengatakan, perlengkapan kendaraan bermotor dapat digunakan sebagai awal mitigasi untuk mereduksi resiko atau konsekuensi pada saat  berkendara di jalan umum.

Hanya saja Budi mengaku ironis terhadap para pengemudi mobil. Pasalnya, kebanyakan dari mereka abai untuk membawa perlengkapan. Sebaliknya jika dihadapkan pada kondisi darurat, mereka tidak mampu melakukan tindakan mitigasi yang maksimal, sehingga berakibat pada terjadinya permasalahan lalu lintas, mulai dari kemacetan hingga kecelakaan lalu lintas.

“Contoh kasus, pada saat ranmor mogok kemudian memarkirkan kendaraan di bahu jalan karena  kondisi darurat, pengemudi tidak memasang segitiga pengaman atau isyarat lain untuk memberikan peringatan kepada pengguna jalan lain, sehingga berpotensi terjadinya kecelakaan lalu lintas,” jelasnya.

Selain itu, Kata Budi memarkirkan kendaraan dalam kondisi darurat tidak memasang tanda-tanda sesuai ketentuan merupakan pelanggaran lalu lintas, dan apabila terjadi kecelakaan lalu lintas dapat digolongkan sebagai penyebab kecelakaan lalu lintas karena lalai. Hal ini tentunya akan menyebab masalah – masalah hukum tergantung akibat yang ditimbulkan.

Adapun membawa perlengkapan pada mobil seperti disebutkan di atas, sebenarnya sudah diatur dalam  pasal 57 ayat 1, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan jalan, yang berbunyi:

“Setiap kendaraan bermotor yang dioperasikan di jalan wajib dilengkapi dengan perlengkapan kendaraan bermotor.”

Nah, perlengkapan yang tidak lengkap dapat digolongkan sebagai pelanggaran lalu lintas, sesuai yang diatur dalam pasal 287, dengan ancaman pidana dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.

Budi menuturkan, sebaiknya pengguna jalan tidak boleh memandang hal tersebut hanya sebagai pelanggaran lalu lintas, karena dengan tidak melengkapi perlengkapan kendaraan bermotor di jalan dapat beresiko kepada permasalahan lalu lintas, terutama saat dalam kondisi darurat atau  traffic Accident.

“Begitu vital, dan pentingnya masalah perlengkapan kendaraan, ketika ranmor sedang dioperasionalkan. Bahkan saya lebih cenderung, bahwa perlengkapan kendaraan bermotor dapat digunakan sebagai sarana mitigasi untuk mereduksi dampak yang mungkin akan terjadi pada saat pengemudi dihadapkan pada kondisi darurat atau traffic Accident,” tutup Budi.

5 Alasan Yamaha NMax Kini Semakin Banyak Dipakai Touring

0

Salah satu kegiatan yang disukai para pecinta sepeda motor yaitu touring. Ya, melakukan perjalanan jarak jauh dengan mengendarai si kuda besi dianggap sebagai sarana penyalur hobi dan juga relaksasi.

Hanya saja, satu hal perlu dicatat saat ingin touring sendiri maupun bersama-sama, yaitu selain memastikan tubuh prima, pastika juga motor yang digunakan sudah dicek, dan kalau bisa di service sebelum melakukan keberangkatan.

Pasalnya, saat touring OLXer akan menghadapi beberapa resiko, mulai dari jarak tempuh yang jauh, dipastikan melewati berbagai kondisi jalan, cuaca yang bisa berubah-ubah, hingga barang bawaan yang berat dan banyak.

Nah, bicara soal touring ternyata dalam beberapa tahun terakhir ada model sepeda motor yang banyak digunakan untuk harian, dan juga perjalanan jarak jauh, dia adalah Yamaha NMax.

Beberapa catatan terkait pengguna Yamaha NMAX sebagai motor touring dibuktikan oleh Lilik Gunawan bersama putranya Balda. Dimana mereka melakukan perjalanan sejauh 5.000 kilometer antara Jambi – Timor Leste.

Kemudian ada juga Ketua Komunitas YNCI Yudi Kusuma, melakukan touring dari Jakarta – Sarawak, Malaysia, hingga touring Merdeka Trans Kalimantan sejauh 3.000 kilometer.

Tidak hanya itu, ada juga seorang pria bernama Andi Sulaiman, yang merupakan anggota Indonesia Max Owner (IMO) melakukan perjalanan sejauh 2.000 kilometer dari Jakarta menuju Medan.

Semua perjalanan yang dilakukan rata-rata menggunakan Yamaha NMax. Adapun Andi menjabarkan alasan mengapa skuter matik dengan bodi bongsor itu kini banyak digunakan untuk touring, yaitu:

1. Posisi Berkendara Nyaman

Yamaha NMAX dianggap memiliki posisi berkendara yang nyaman dan ramah untuk perjalanan jarak jauh. Ruang kaki luas dengan opsi berkendara rileks yang dikombinasikan dengan jok panjang dan lebar mampu membuat badan tidak mudah pegal atau capek saat harus riding selama berjam-jam.

Selain itu, posisi stang Yamaha NMAX juga dinilai pas bagi postur tubuh kebanyakan orang Indonesia.

“Saat hari pertama perjalanan, dari Jakarta saya langsung menuju Palembang, itu jaraknya mencapai 500 kilometer lebih dengan waktu tempuh selama 12 jam. Tapi hebatnya badan saya nggak ngerasa capek. Padahal kondisi jalan lintas Sumatera itu banyak yang bergelombang, tapi karena posisi duduk rileks dan joknya juga lebar dan empuk jadi riding itu tetap nyaman aja,” ucap Andi.

2. Bagasi Besar

Skutik Yamaha yang satu ini juga dikenal memiliki bagasi lebar, dengan daya tampung besar mencapai 24 liter.

Cocok untuk berpergian jauh, karena berbagai perlengkapan touring seperti jas hujan, pakaian ganti, tool kit dan lain-lainnya dapat disimpan di dalam bagasi tersebut.

3. Kelengkapan Fitur Y-Connect

Yamaha NMax juga memiliki fitur Y-Connect. Fitur ini akan sangat membantu sang rider ketika melakukan perjalanan jauh, karena OLXer bisa memantau kondisi sepeda motor seperti kondisi oli dan aki.

Selain itu, data berkendara terkait konsumsi bahan bakar juga bisa dilihat.

“Bahkan jika sewaktu-waktu ada kendala, Y-Connect bisa memberikan notifikasi malfungsi. fitur ini juga saya gunakan sebagai acuan dalam menghitung pengeluaran biaya bensin dengan menghitung rata-rata konsumsi bahan bakar per harinya,” terang Andi.

4. Fitur Keselamatan

Yamaha NMax juga sudah dilengkapi fitur keselamatan, seperti Dual Channel ABS yang berfungsi untuk menjaga kedua roda ban tidak terkunci saat pengendara melakukan pengereman mendadak.

Selain itu, ada juga fitur Traction Control System (TCS) berfungsi menjaga traksi roda tetap optimal saat motor berakselerasi di permukaan jalan yang licin.

“Saat memasuki daerah Kayu Agung perbatasan Lampung dan Palembang turun hujan deras sekali. Dan kondisi jalan di sana banyak yang sedang diperbaiki jadi banyak batu-batu kecil di permukaan aspal yang belum sempurna. Dan saat sedang mau menyalip mobil dari sisi kanan, ternyata jalurnya berpasir dan sedikit bergelombang, itu ban belakang sempat sedikit kehilangan traksi. Tapi berkat fitur TCS, ban jadi hanya spin sedikit dan motor masih bisa tetap dikendalikan,” jelasnya.

5. Performa Mesin

Yamaha NMax banyak digunakan rider karena dianggap memiliki mesin bertenaga dan dapat diandalkan untuk melibas berbagai kondisi jalan.

Adapun jantung Yamaha NMax ini dibenamkan mesin Liquid Cooled 4 Stroke, SOHC, Single Cylinder, berkapasitas 155cc, yang mampu menghasilkan daya hingga 15,1 Tk pada 8.000 rpm dan torsi 13,9 Nm pada 6.500 rpm.

 

Isuzu Traga Model Blind Van Mengaspal, Tawarkan Keuntungan Berlipat Bagi Pengusaha Ekspedisi

0

News.OLX.co.id – Hadirnya COVID-19 di Indonesia sejak awal 2020 lalu menjadikan kebiasaan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup berubah ke arah belanja online. Untuk alasan menghindar dari paparan virus, orang lebih nyaman untuk membeli segala sesuatu lewat platform e-commerce.

Peralihan kebiasaan ini kemudian berdampak pada tingginya permintaan jasa pengiriman barang secara retail. Dalam arti, ekspedisi atau pengantaran barang pesanan secara online tersebut harus dilakukan sampai di depan rumah konsumen.   

Tantangannya saat ini adalah bagaimana armada dari perusahaan ekspedisi ini bisa dengan leluasa mampu memberikan kepuasan kepada konsumen dengan pengiriman barang yang cepat dan juga tepat.

Mengingat tantangan pembatasan jalan didalam kota, mulai dari pembatasan jalur yang dapat dilalui truk, hingga batas tinggi kendaraan yang boleh dilalui, jadi kendala bagi jasa pengiriman barang.

Berlatar belakang kondisi tersebut, PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), hari ini, Kamis, 21 Oktober 2021 meluncurkan model terbaru di kelas medium pick up, Isuzu Traga Blind Van secara virtual.

Model ini menjadi solusi bagi pelaku usaha ekspedisi atau kurir pengantaran karena memiliki keunggulan dibandingkan dengan model blind van merek lain.

“Isuzu Traga Blind Van memiliki empat keunggulan, mulai dari kargo yang besar, akses yang mudah, good performance, serta durability yang dijaga langsung oleh IAMI. Mobil ini mampu mengangkut barang dengan kapasitas maksimal, irit bahan bakar, serta memaksimalkan bisnis pengiriman,” ujar Arvin P. Sumbung, Product Marketing CV & LCV Manager, PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) saat tanya jawab di acara peluncuran virtual.

Keunggulan Isuzu Traga Blind Van

PT Isuzu Astra Motor Indonesia menghadirkan Isuzu Traga Blind Van sebagai yang pertama di Indonesia, dimana mobil kargo ini dibekali mesin diesel 4JA1-L berkapasitas 2.500 cc.

Isuzu mengklaim mesin tersebut menawarkan tenaga yang besar, andal, dan irit bahan bakar sehingga lebih menguntungkan. 

“Traga menggunakan mesin yang sama dengan Panther. Sementara ini memang masih Euro 2, tapi kita lagi develop sampai bisa ke Euro 4. Biaya operasional yang irit akan membuat owning operation-nya secara hitung-hitungan pasti sangat kompetitif,” jelas GM Marketing PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), Attias Asril dalam kesempatan yang sama.

Secara dimensi, keluarga baru di Isuzu Traga ini memiliki panjang cargo 2,9 m, lebar 1,52 m dan tinggi 1,2 m, ini menjadikan Isuzu Traga Blind Van sebagai mobil blind van dengan kapasitas cargo terluas di kelasnya.

Volume kapasitas angkut cargo mencapai 5,2 m3 mampu mengangkut barang lebih banyak sehingga lebih menguntungkan dan menghemat biaya operasional proses pengiriman.

Menggandeng karoseri partner yang kualitas materialnya dikontrol langsung, IAMI memberikan perlindungan serta garansi kualitas karoseri yang lebih baik dan juga lebih tahan lama. 

“Isuzu Traga Blind Van merupakan hasil kerjasama PT Isuzu Astra Motor Indonesia dengan karoseri partner, dirancang dengan cargo belakang berkualitas standard Isuzu dan bergaransi, sehingga kualitas lebih baik dan lebih tahan lama,” lanjut Arvin Sumbung.

Mobil yang menyasar market para pelaku usaha ekspedisi ini juga dilengkapi dengan pintu samping dengan bukaan hingga 1 meter yang memudahkan akses keluar masuk barang.

Tinggi keseluruhan mencapai 2,050 mm, Isuzu Traga Blind Van dirancang untuk penggunaan di dalam kota. Bisa melalui jalan yang memberlakukan batas ketinggian mobil maksimum 2,1 m. 

Radius putar hanya 4,5 m juga memudahkan ketika melakukan manuver, khususnya di jalan yang sempit. 

Rencananya nanti di pameran GIIAS 2021 yang berlangsung 11 – 21 November 2021 mendatang, AMI baru akan mengumumkan harga jual Isuzu Traga Blind Van ini.

5 Cara Aman Melakukan Pengereman Saat Hujan

0

Memasuki musim hujan, mengendarai sepeda memang sangat beresiko. Selain kondisi jalan menjadi licin, jarak pandang juga akan sangat terbatas.

Ya, tanpa disadari pemotor kerap melakukan cara berkendara yang sama seperti kondisi tidak hujan. Padahal, jika mengendarai sepeda motor dikala hujan, ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Maka dari itu, sebaiknya para rider membekali diri dengan kemampuan berkendara yang baik dan aman jika berkendara saat hujan. Termasuk bagaimana teknik melakukan pengereman, terlebih saat turun hujan.

Ya, seperti dilansir Wahana Honda, melakukan pengereman waktu naik motor di musim hujan, bisa menjadi tantangan tersendiri.

Pasalnya secara reflek, penggunaan rem akan lebih sering terjadi ketika melintas jalanan basah. Hanya saja, jika tidak mengetahui teknik pengereman yang baik, OLXer juga bisa slip dan menyebabkan kecelakaan.

Maka dari itu, berikut ini terdapat langkah aman ngerem motor di waktu hujan, yaitu :

1. Menggenggam stang dengan kuat

Hal pertama yang penting dilakukan ketika mengendarai motor di tengah hujan adalah memegang setang dengan erat. Dengan cara ini, bisa mencegah selip.

Selain itu, perhatikan juga postur agar tubuh bisa memberi refleks yang baik ketika nyaris tergelincir.

2. Melepas handle gas

Saat hendak menurunkan kecepatan motor saat berkendara di jalan yang licin dan basah akibat hujan, yang harus dilakukan adalah melepas handle gas.

Dengan cara ini, laju motor bisa berhenti dengan segera. Jangan sampai mengerem, tapi dengan tetap ngegas. Kalau masih sambil ngegas, rem tidak akan mempan.

3. Menurunkan kecepatan dengan bertahap

Turunkan kecepatan dan lakukan pengereman secara bertahap. Soalnya kalau dilakukan sekaligus, risiko terjadinya selip pun meningkat.

Sebisa mungkin amati kondisi jalan terlebih dahulu. Jika kondusif dan cukup sepi, maka cara ini relatif aman untuk dilakukan.

4. Melakukan pengereman dengan 4 jari

Pakailah keempat jari tangan kanan untuk melakukan pengereman ban depan. Laju motor bisa berkurang atau dihentikan secara optimal, melalui teknik yang satu ini.

Termasuk ketika OLXer sedang berkendara di jalan yang licin dan basah. Dengan melakukan pengereman menggunakan empat jari ini pun bisa terhindar dari kemungkinan tergelincir.

5. Tidak memakai rem belakang

Kok memakai rem belakang tidak disarankan saat hujan, kenapa? Ternyata, melakukan pengereman dengan rem belakang dalam kondisi jalanan yang licin dan basah, malah bisa membuat risiko tergelincir jadi meningkat. Terutama di tikungan.

Selain mempelajari cara melakukan pengereman yang aman, jangan lupa periksa tekanan ban sebelum berkendara. Pastikan sudah sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Dengan tekanan angin yang pas, ban tidak akan kehilangan daya cengkramnya ketika melalui jalanan yang licin maupun basah akibat hujan.

Nah, itulah tips teknik melakukan pengereman sepeda motor saat hujan turun.

 

Mau Nonton Langsung WSBK Mandalika? Lebih Mudah Beli Tiketnya Disini!

0

News.OLX.co.id – Indonesia memang sudah lama sekali absen menjadi penyelenggara balapan motor kelas dunia. Terakhir, Indonesia menjadi tuan rumah dari pelaksanaan kejuaraan MotoGP di tahun 1997 yang berlangsung di sirkuit internasional Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Kini Indonesia patut kembali berbangga, karena dipercaya untuk menggelar kejuaraan World Superbike (WSBK) akan menyambangi Indonesia pada 19 – 21 November 2021 mendatang.

WSBK 2021 akan berlangsung di Mandalika International Street Circuit, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sirkuit baru ini akan menjadi panggung aksi memukau dari pembalap motor kelas dunia seperti Jonathan Rea, Chaz Davies, dan Toprak Razgatlioglu.

Nah, jika kalian mengaku sebagai penggemar olahraga balap motor, tentu tidak mau jika harus melewatkan kesempatan menonton langsung balapan tersebut.

PT MGPA Nusantara Jaya (MGPA) yang merupakan subsidiary PT. Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau ITDC bekerjasama dengan Melon Indonesia selaku anak perusahaan dari Telkom Indonesia sudah mulai melakukan penjualan tiket melalui website tiketapasaja.com by Melon Indonesia.

Penjualan tiket resmi WSBK Mandalika akan dirilis pada Sabtu, 23 Oktober 2021 besok. 

“Sebuah kehormatan sekaligus kebanggaan bagi kami sebagai bagian dari Telkom Indonesia terlibat dalam perhelatan balap motor berskala internasional ini, khususnya untuk penjualan tiket. Harapan kami, masyarakat Indonesia semakin mudah mendapatkan tiketnya secara daring dan bisa menjadi perdana untuk menyaksikan keseruan sekaligus berwisata ke Mandalika,” kata CEO PT Melon Indonesia Dedi Suherman dalam keterangan tertulis, Jumat (22/10/2021). 

Alokasi tiket WSBK Mandalika yang dijual melalui tiketapasaja.com cukup banyak, sekitar 11.000 tiket dengan rate beragam, mulai dari Rp 795 ribu sampai dengan Rp 2,8 juta.  

“Kami di tiketapasaja.com mendapat alokasi kuota tiket lebih dari 11.000 tiket dari total 25.000 tiket yang tersedia,” ujar Samuel May Ratifil, VP Digital Business Development Melon Indonesia.

Tunggu apalagi, segera saja berburu tiket ke sirkuit Mandalika untuk nonton langsung balap motor kelas dunia di tiketapasaja.com by Melon Indonesia. 

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan intip Instagram @tiketapasaja dan @melonindonesia.

Toyota GR Yaris, Siap Jadi Calon Mobil Langka di Indonesia

0

Toyota GR Yaris, mobil yang satu ini memang sangat special dan bukan seperti Yaris pada umumnya. Ya, GR Yaris merupakan mobil dua pintu yang dikembangkan langsung oleh divisi balap Toyota Jepang, yaitu Gazoo Racing.

Sekilas wujud mobil ini tampak biasa saja. Namun jika diperhatikan secara detail, ternyata GR Yaris ini berbeda. Selain merupakan model generasi baru, GR Yaris ini telah dibenamkan spesifikasi sama seperti mobil reli. Maka dari itu Toyota GR Yaris diklaim masuk kategori sport car.

Toyota GR Yaris Siap Jadi Mobil Langka

Toyota GR Yaris
Toyota GR Yaris. 

Jika bicara soal Toyota GR Yaris, mobil ini bakalan jadi mobil langka di pasaran. Bagaimana tidak, GR Yaris ini hanya dibuat sebanyak 25.000 unit di dunia. Adapun alasan GR Yaris muncul dan dijual karena mobil ini dibuat guna memenuhi syarat homologasi untuk mengikuti kejuaran balapan World Rally Championship (WRC).

Maka dari itu, menurut Direktur Pemasaran, PT Toyota Astra Motor (TAM), Anton Jimmy, Toyota GR Yaris untuk pasar Indonesia sendiri jatahnya sangat terbatas, yaitu cuma 126 unit. Konon, dari jumlah tersebut satu unit diantaranya tidak dijual, melainkan milik PT TAM.

“Bertahap (pengiriman), mulai November dan Desember, mungkin sebagian lagi akan ada di awal tahun,” ungkap saat ditanya kapan akan mulai dikirim ke konsumen.

OLXer juga harus tahu, untuk mendapatkan Toyota GR Yaris, konsumen harus menunggunya sejak Maret 2021. Adapun cara mendapatkannya tidak mudah. Karena walaupun konsumen memiliki banyak duit, namun belum tentu mendapatkan mobil tersebut.

Ya, sejak diumumkan pemesanan telah dibuka untuk pembelian GR Yaris, setidaknya lebih dari 500 konsumen telah mendaftar. Bahkan saat melakukan booking, calon konsumen harus menyerahkan sejumlah uang hingga Rp 100 juta.Meski begitu, mereka yang tak mendapatkannya, uang akan dikembalikan.

“Karena kalau DP kecil, ditakutkan mereka menjadi tidak serius,” ucapnya.

Tidak hanya sebatas itu, untuk mendapatkan mobil ini perlu keberuntungan, karena harus melalui sistem pengundian secara acak. Kabarnya, para pejabat Toyota di Indonesia yang tergiur akan kehebatan mobil inipun tidak ada yang berhasil mendapatkan mobil tersebut setelah diundi..

Bukan tak mungkin karena jumlahnya terbatas, maka dikemudian hari mobil ini akan diburu oleh para kolektor mobil di Tanah Air dengan harga yang membengkak.

Adapun alasan mobil ini banyak digandrungi pecinta otomotif, bisa dikarenakan nilai historis kemunculan Toyota GR Yaris, seperti di bawah ini.

Lahir dari mobil balap

Toyota GR Yaris Concept.
Toyota GR Yaris Rally Concept. (Toyota)

GR Yaris merupakan produk global yang diproduksi secara terbatas untuk memenuhi syarat homologasi ajang motorsport dunia World Rally Championship (WRC). Salah satunya adalah GR Yaris.

Disebutkan, jika Toyota GY Yaris dikembangkan menggunakan metode reverse engineering, dimana ketrampilan dan performa dari arena balap diaplikasikan ke produk massal.

Tidak hanya itu, saat masuk tahap produksi, GR Yaris ternyata dibuat  menggunakan line khusus pabrik Toyota di Motomachi yang dikenal memiliki sejarah panjang dan kuat dalam memproduksi mobil sport Toyota.

Proses perakitan GR Yaris dilakukan oleh anggota tim takumi yaitu para teknisi Toyota yang memiliki keterampilan tinggi. Pendekatan baru ini memastikan GR Yaris memiliki built quality yang mengagumkan dan mampu menawarkan pengalaman berkendara menyenangkan.

Toyota GR Yaris juga memiliki bentuk aerodinamis, bobot ringan dan center of gravity yang rendah. Salah satu yang menonjol adalah pengaplikasian bahan carbon fiber reinforced polymer pada atap GR Yaris yang mampu menghasilkan bobot yang lebih ringan dan menurunkan center of gravity.

Performa Mesin GR Yaris

Toyota GR Yaris
Toyota GR Yaris dijajal dirfting oleh beberapa pembalap Toyota Indonesia. 

Untuk jantung pacu Toyota GR Yaris juga tidak sama dengan Yaris biasa. Hal ini bisa dilihat kode mesin G16E-GTS, berkapasitas 1.600 cc, 3 silinder turbocharger yang mampu menghasilkan daya hingga 268 Tk pada 370 Nm.

Mobil ini juga dilengkapi dengan sistem penggerak 4 roda atau full time 4WD berkode “GR-FOUR” dan tenaga yang disalurkan melalui transmisi manual enam percepatan.

Harga Toyota GR Yaris

Perlu diketahui, untuk satu mobil Toyota GR Yaris ini setidaknya konsumen harus menyerahkan mahar hingga Rp 850 jutaan.

“Harga Rp 850 itu yang base. Ada juga full option aksesoris, kira-kira tambah Rp 100 jutaan. Tapi itu terserah ada yang mau beli atau nggak,” ungkap Anton.

Namun yang perlu digaris bawahi, jika belum puas tampilan GR Yaris, maka konsumen bisa melakukan penambahan aksesoris resmi, dimana jika dijual secara lengkap biaya yang dikeluarkan bisa sekitar Rp 100 juta.

Aksesoris resmi yang ditawarkan untuk Toyota GR Yaris ini berupa delapan komponen yang bisa dipasang pada bagian eksterior dan interior.

Untuk eksterior GR Yaris, aksesoris tambahannya bisa berupa front spoiler, side skirt, body stripe, discharge stiker di bumper depan, bumper spoiler, spoiler belakang, dan sport muffler, dan door handle protector.

Sedangkan di interior penambahan di motif carbon untuk sejumlah panel depan dan samping. Perlu dicatat, meski hanya dua pintu, namun konsumen juga tetap disediakan pilihan tempat duduk di baris kedua.

Toyota GR Yaris dilengkapi dengan layanan after sales premium. Dimana pelanggan tidak perlu lagi memikirkan biaya perawatan berkala saat akan memilikinya karena otomatis akan mendapatkan benefit program Gratis Biaya Servis Berkala (Biaya Jasa dan Suku Cadang) hingga servis ke-6 (maksimal 4 tahun/ 50,000 KM mana yang tercapai lebih dahulu).

Jangan Sampai Lupa, Ini 5 Hal yang Wajib Dikuasai Pengendara Motor

0

Sudah semestinya setiap pengendara motor mematuhi aturan lalu lintas. Setidaknya, dengan mematuhi aturan, akan sangat berguna baik untuk diri sendiri maupun orang lain agar tetap aman, nyaman dan selamat ketika berkendara di jalan raya.

Oia, di jalanan kerap kali oknum pengendara sepeda motor melakukan hal yang dianggap sepele, namun sebetulnya sungguh membahayakan, mulai dari berkendara tanpa helm, sampai melawan arus dengan alasan buru-buru dan sebagainya.

Padahal, mengendarai sepeda motor itu, bukan hanya sekedar bisa saja, namun harus memiliki skill yang benar-benar memadai, sebelum akhirnya melaju di jalan raya.

Nah, seperti dilansir Wahana Honda, berikut ini ada lima skill yang wajib dikuasai dengan baik, agar aman saat mengendarai motor di jalan raya:

1. Mengontrol gas

Sudah seharusnya, ketika mengendarai sepeda motor OLXer harus tahu kapan mengontrol gas yang baik. Kemampuan mengontrol gas akan memberi pengalaman berkendara yang lebih nyaman dan menyenangkan.

Dengan mengontrol gas yang tepat, maka OLXer bisa berkendara dengan baik, meskipun dihadapkan pada berbagai medan yang sulit, seperti jalanan macet, jalanan ramai dengan laju kendaraan cepat, atau bahkan medan-medan yang sulit seperti kawasan perbukitan sekalipun.

2. Menyalip kendaraan lain

Menyalip kendaraan lain menjadi hal yang lazim dilakukan ketika berkendara, terutama jika melewati jalanan yang terbilang ramai dan padat.

Namun hal ini tidak selalu mudah untuk semua orang, sebab dibutuhkan teknik yang tepat dan pilihan waktu terbaik untuk menyalip kendaraan lain dengan aman.

Maka dari itu, OLXer harus menguasai skill menyalip agar setiap perjalanan yang dilakukan bisa lancar dengan waktu yang efisien. Meski demikian, ketika menyalip kendaraan lain, OLXer tidak perlu memaksakan diri.

Oleh karena itu, kuasai skill menyalapi dengan cara belajar secara bertahap, sehingga terbiasa dan dapat melakukannya dengan baik dan tanpa ragu.

3. Berbelok dan menggunakan lampu-lampu

Kemampuan untuk berbelok juga menjadi salah satu skill penting yang wajib dikuasai ketika mengendarai motor. Pengaturan gas dan rem, serta pemilihan waktu yang tepat merupakan poin penting yang wajib dicermati dalam hal ini.

Selain itu, penggunaan lampu sein dan lampu-lampu lainnya di motor juga menjadi hal penting yang harus dikuasai dengan baik.

Pastikan OLXer memiliki skill berbelok dengan baik dan menggunakan lampu-lampu secara tepat, sehingga bisa berkendara dengan aman dan tidak membahayakan pengendara lainnya di jalan raya.

4. Menggunakan rem

Rem menjadi komponen penting yang sangat dibutuhkan oleh setiap kendaraan, termasuk motor. Maka dari itu, OLXer perlu mempelajari dan memahami dengan baik teknik menggunakan rem yang tepat, termasuk menyesuaikannya dengan kondisi jalan yang dilalui, seperti jalan menurun, belokan, dan yang lainnya.

Teknik yang tepat akan membuat penggunaan rem menjadi efektif dan perjalanan berkendara menjadi tetap aman.

5. Membaca rambu lalu lintas dan kondisi jalan raya

Kemampuan lain yang perlu diketahui pengendara motor adalah membaca berbagai rambu lalu lintas. Pasalnya, berbagai petunjuk rambu lalu lintas akan membantu perjalanan tetap aman, sehingga penting untuk dipahami dan patuhi dengan baik.

Memahami aturan lalu lintas juga menjadi standar wajib yang patut diketahui  ketika hendak mengikuti ujian membuat Surat Izin Mengemudi (SIM).

Selain itu, kemampuan dalam membaca atau melihat kondisi jalan raya juga sangat dibutuhkan, terutama jika terbiasa berkendara di kawasan yang padat dan ramai.

Nah itu lah beberapa hal yang perlu dimiliki pengendara bermotor. Kira-kira menurut OLXer apa lagi ya yang diperlukan?