Jumat, April 3, 2026
Beranda blog Halaman 122

Keunggulan Suzuki Grand Vitara

Suzuki Grand Vitara menghadirkan berbagai keunggulan di model keluaran tahun 2025 ini, mulai dari desain eksterior yang segar dan interior yang lebih nyaman.

OLX News – Tak hanya itu, Suzuki Grand Vitara 2025 ini juga menggunakan mesin hybrid yang efisien, ditambah fitur keselamatan dan teknologi modern, menjadikan mobil ini patut diperhitungkan.

Keunggulan Suzuki Grand Vitara yang Baru Diluncurkan

Ada beberapa keunggulan yang bisa kamu peroleh dari mobil pabrikan Suzuki yang baru saja diluncurkan, diantaranya adalah:

1. Eksterior — Tampilan Lebih Dinamis dan Premium

Pada varian 2025, Suzuki Grand Vitara mendapatkan penyegaran eksterior yang membuatnya terlihat lebih modern dan berkelas.

Terdapat pilihan warna baru Pearl Cave Black yang memberi kesan elegan dan tegas. Selain itu, pelek two-tone ukuran 17 inci dengan desain baru semakin memperkuat karakter sporty SUV ini.

Pada bagian Lampu depan juga mengusung proyektor LED dengan fitur autolight dan guide-me light, yang tidak hanya estilistik tetapi juga fungsional.

2. Interior — Kenyamanan dan Kepraktisan yang Ditingkatkan

Di bagian kabin, Suzuki memperkuat kenyamanan pada Grand Vitara 2025. Kursi depan kini dilengkapi ventilasi udara dengan tiga tingkat pengaturan, sehingga penumpang dan pengemudi bisa tetap sejuk dan nyaman dalam berbagai kondisi cuaca.

Terdapat juga 8-way driver powered seat serta Electronic Parking Brake (EPB) dengan auto-hold, yang membuat parkir dan berhenti menjadi lebih mudah dan aman.

Lampu interior LED (LED Cabin Lamp) ditambahkan untuk meningkatkan suasana kabin, serta rear door sunshade agar penumpang belakang mendapatkan privasi dan kenyamanan lebih.

Di bagian infotainment, Suzuki Grand Vitara menawarkan head unit touchscreen 9 inci dengan konektivitas Android Auto dan Apple CarPlay, serta wireless charger untuk perangkat pengemudi dan penumpang.

3. Mesin dan Performa — Efisiensi Berkat Teknologi Hybrid

Salah satu keunggulan paling menonjol dari Suzuki Grand Vitara2025 adalah penggunaan mesin K15C 1.5 liter yang dipadukan dengan sistem Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS).

Teknologi SHVS ini memakai Integrated Starter Generator (ISG) dan baterai lithium-ion yang mampu meningkatkan efisiensi bahan bakar terutama dalam pemakaian harian kota.

Tenaga mesin ini mencapai kisaran 103 PS dengan torsi maksimal 136,8 Nm, dan dipadukan dengan transmisi otomatis 6-percepatan yang mendukung kenyamanan berkendara.

Tidak hanya itu, bagi yang butuh daya ekstra dan traksi, tersedia juga varian dengan sistem penggerak ALLGRIP Select 4×4 di beberapa tipe, menjawab kebutuhan berkendara di medan yang lebih menantang.

sumber: palembang pos

4. Fitur Keselamatan — Proteksi Lengkap untuk Semua Penumpang

Keselamatan menjadi prioritas dalam Suzuki Grand Vitara baru. Semua varian kini dilengkapi 6 airbag (depan, samping, dan curtain) sebagai fitur standar.

Sistem stabilitas aktif seperti Electronic Stability Program (ESP) dan Hill Hold Control juga hadir, yang membantu menjaga kendali saat mendaki atau melewati jalan licin.

Sistem pengereman juga komprehensif dengan ABS, EBD, serta Brake Assist (BA), dan menggunakan cakram di kedua roda.

Selain itu, ada platform bodi yang mengadopsi konsep TECT Suzuki, yang dirancang untuk menyerap dan mendispersi energi benturan dengan lebih baik.

Grand Vitara 2025 pun dilengkapi kamera 360 derajat yang memudahkan parkir dan manuver dalam ruang sempit.

5. Fitur Teknologi dan Kenyamanan Tambahan

Grand Vitara 2025 menawarkan sejumlah fitur teknologi modern yang meningkatkan kenyamanan dan kualitas berkendara:

Auto Purify dengan indikator PM 2.5: sistem sirkulasi udara dalam kabin yang mampu memantau dan menyaring partikel halus.

Head-Up Display (HUD): menampilkan informasi penting seperti kecepatan hingga navigasi di kaca depan agar pengemudi tetap fokus di jalan.

Cruise Control: memudahkan pengemudi dalam perjalanan jauh.

Wireless Charging Dock: mengisi daya perangkat tanpa kabel, sangat berguna untuk gaya hidup modern.

Rear Door Sunshade: tirai belakang untuk melindungi penumpang dari sinar matahari sekaligus menambah privasi.

6. Garansi dan Varian Ramah Lingkungan

Selain varian bensin dan hybrid, Suzuki juga menghadirkan Grand Vitara S-CNG (CNG) untuk konsumen yang ingin efisiensi bahan bakar lebih tinggi. Varian CNG ini tetap dilengkapi 6 airbag dan fitur keamanan lengkap.

Suzuki memberikan garansi hingga 8 tahun untuk komponen SHVS, sebagai jaminan kualitas dan ketahanan sistem hybrid yang digunakan.

Dari penjelasan diatas maka dapat ditarik kesimpulan bahwa dari sisi eksterior hingga mesin dan fitur, Suzuki Grand Vitara 2025 menawarkan banyak peningkatan yang relevan dengan kebutuhan pengemudi modern.

Desain yang segar, interior nyaman, mesin hybrid efisien, serta fitur keselamatan lengkap menjadikan Grand Vitara sebagai pilihan SUV kompak yang sangat kompetitif.

Bagi kamu yang mencari kendaraan yang tangguh, hemat bahan bakar, dan aman, Suzuki Grand Vitara patut dipertimbangkan sebagai salah satu pilihan terbaik di kelasnya.

Toyota Veloz Hybrid, Awal Era Elektrifikasi MPV Keluarga

Toyota resmi meluncurkan Veloz Hybrid pada Gaikindo Jakarta Auto Week atau GJAW 2025, menandai langkah besar bagi Toyota di segmen MPV ramah lingkungan.

OLX News – Versi hybrid dari Veloz ini diproduksi secara lokal di Indonesia, sehingga Toyota dapat menawarkan harga kompetitif.

Dalam peluncurannya, Toyota Astra Motor (TAM) menetapkan banderol mulai Rp 299 juta untuk varian Veloz Hybrid V Grade.

Produksi Lokal dan Kebijakan Pemerintah

Toyota menyatakan bahwa Veloz Hybrid bukan hasil impor, tetapi dirakit di dalam negeri, tepatnya di fasilitas Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).

Langkah ini penting karena mendukung strategi elektrifikasi Toyota sekaligus memperkuat basis produksi ramah lingkungan di Indonesia.

Selain itu, peluncuran ini muncul di tengah insentif dari pemerintah untuk mobil hybrid, yang membuat biaya Total Cost of Ownership (TCO) menjadi lebih menarik.

Spesifikasi Mesin dan Teknologi Hybrid

Salah satu keunggulan Veloz hybrid adalah mesin yang diadopsi dari Yaris Cross Hybrid, yaitu mesin 1.5-litre 2NR-VEX yang dikombinasikan dengan motor listrik.

Konfigurasi ini menggunakan sistem hybrid paralel (series-parallel), memungkinkan efisiensi bahan bakar yang lebih tinggi dan performa lebih responsif dibanding mesin konvensional.

Mesin bensin 1.5 L tersebut menghasilkan tenaga yang optimal, sementara motor listrik memberikan dorongan instan saat akselerasi, sehingga berkendara terasa halus dan nyaman.

Varian dan Harga

Toyota menawarkan Veloz Hybrid dalam beberapa varian yang disesuaikan dengan selera konsumen. Berdasarkan laporan, varian V (entry) memiliki harga promo Rp 299 juta untuk pemesanan hingga akhir Desember 2025.

Varian Q Hybrid datang dengan konfigurasi lebih mewah, dan tersedia versi Q Modelista (dengan body kit) dan Q TSS Modelista (dengan Toyota Safety Sense).

Rentang harga untuk varian-varian tersebut diperkirakan sebagai berikut:

  • V Grade Hybrid: Rp 299 juta
  • Q Hybrid: Rp 320 – Rp 335 juta
  • Q Hybrid Modelista: Rp 335 – Rp 350 juta
  • Q Hybrid TSS Modelista: Rp 360 – Rp 390 juta

Keunggulan Veloz Hybrid

Toyota Veloz Hybrid EV World Premiere di GJAW 2025

Kehadiran Veloz Hybrid membawa sejumlah keunggulan menarik, terutama bagi konsumen keluarga yang ingin mobil efisien sekaligus modern.

Karena menggunakan teknologi hibrida, konsumsi bahan bakar bisa jauh lebih hemat ketimbang versi konvensional, terutama dalam penggunaan harian.

Kombinasi mesin bensin dan motor listrik juga membantu mengurangi emisi, menjadikan Veloz Hybrid sebagai pilihan ramah lingkungan.

Di sisi performa, sistem hybrid Toyota memberikan torsi tambahan dari motor listrik, yang membuat akselerasi lebih halus dan instan saat mulai berjalan.

Saat berkendara di kecepatan rendah atau macet, motor listrik bisa bekerja sendiri, sehingga mengurangi beban mesin bensin. Sementara saat kecepatan lebih tinggi, mesin bensin berkontribusi untuk efisiensi dan daya tarik.

Karena Veloz Hybrid diproduksi di dalam negeri, aksesoris dan suku cadang bisa lebih mudah diakses dan mungkin lebih murah dibanding model hybrid impor.

Produksi lokal ini juga mendukung ekosistem elektrifikasi di Indonesia dan mencerminkan komitmen Toyota terhadap pasar mobil ramah lingkungan di tanah air.

Selanjutnya, Toyota menyediakan varian dengan fitur keamanan canggih melalui Q Hybrid TSS Modelista, yang dilengkapi sistem Toyota Safety Sense (TSS).

Fitur ini memberikan bantuan pengemudi seperti pengereman darurat otomatis, lane departure alert, dan sistem keamanan lain yang membuat berkendara lebih aman, terutama untuk mobil keluarga.

Dampak Peluncuran Veloz Hybrid untuk Pasar

Dengan meluncurkan Veloz Hybrid, maka Toyota memperluas jangkauan elektrifikasi ke segmen MPV yang sangat populer di Indonesia.

Selama ini, mobil hybrid Toyota banyak terbatas pada model SUV atau hatchback, sedangkan MPV populer hitungannya belum banyak.

Kehadiran Veloz Hybrid bisa menjadi jembatan untuk lebih banyak konsumen menyesuaikan gaya hidup ramah lingkungan tanpa harus meninggalkan kenyamanan MPV.

Insentif pemerintah untuk mobil hybrid juga memperkuat potensi penjualan. Karena pajak dan PPnBM untuk hybrid mendapat dukungan, harga jual menjadi kompetitif, sehingga menarik segmen massal.

Kondisi ini bisa mendorong percepatan adopsi hybrid di Indonesia, terutama di segmen keluarga. Jadi kamu bisa melakukan efisiensi pengeluaran untuk kendaraan.

Dari penjelasan diatas maka dapat disimpulkan bahwa Toyota telah resmi memperkenalkan Veloz Hybrid EV pada akhir 2025 dengan harga mulai Rp 299 juta.

Produksinya dilakukan secara lokal, dan menggunakan mesin 1.5 L 2NR-VEX yang dipadukan dengan motor listrik. Teknologi hybrid membawa efisiensi bahan bakar, emisi rendah, dan performa responsif, sementara varian-varian hybrid dilengkapi fitur-fitur modern termasuk Toyota Safety Sense.

Dengan keunggulan-keunggulan tersebut, Veloz hybrid menjadi pilihan menarik bagi konsumen keluarga yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan tanpa meninggalkan kenyamanan MPV.

Risiko Tersembunyi Kalau Sering Gonta-ganti BBM Mesin Motor

Jika kamu sering gonta-ganti BBM yang tak sesuai maka akan mempengaruhi performa mesin. Kebiasaan ini bisa menimbulkan dampak negatif pada mesin.

OLX News – Ketika kamu sering ganti BBM tanpa mempertimbangkan kebutuhan spesifik mesin, pembakaran bisa jadi tidak optimal, tenaga motor melemah, dan komponen mesin lainnya bisa cepat rusak.

Karena itu, memahami risiko yang muncul akibat sering gonta-ganti BBM sangat penting agar kamu bisa menjaga performa dan umur mesin secara ideal.

Mesin Motor Bisa “Bingung” Karena Sering Ganti BBM

Mesin motor dirancang dengan rasio kompresi dan spesifikasi bahan bakar tertentu. Jika Anda terus-menerus mengganti BBM dengan nilai oktan berbeda, misalnya dari Pertalite ke Pertamax atau sebaliknya.

Mesin harus terus menyesuaikan pola pembakaran. Menurut ahli energi dari ITB, perubahan oktan seperti ini dapat membuat timing pengapian dan kompresi tidak lagi ideal, sehingga pembakaran jadi tidak sempurna.

Akibatnya, mesin bisa “bingung”: tenaga terasa loyo, akselerasi tidak optimal, dan bahkan muncul gejala knocking atau ngelitik.

Mencampur BBM dengan oktan berbeda secara sembarangan bisa mengurangi kualitas bahan bakar yang lebih unggul.

Penurunan Performa dan Kerusakan Mesin

Dampak sering ganti BBM tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi dapat mengikis kualitas mesin dari waktu ke waktu.

Seperti mesin yang terus dipaksa beradaptasi dengan jenis BBM yang berbeda bisa menderita pembakaran kurang efisien sehingga performa menurun, konsumsi bahan bakar meningkat, dan emisi gas buang juga bisa memburuk.

Selain itu, endapan karbon dan kerak pembakaran bisa menumpuk di ruang bakar akibat pembakaran yang tidak bersih.

Menumpuknya kerak ini lama-lama dapat merusak piston, ring, klep, atau injektor (jika motor menggunakan sistem injeksi).

Risiko Berdasarkan Studi dan Pendapat Ahli

Menurut IMM-Toyota, terlalu sering berganti-ganti jenis BBM juga bisa menyebabkan overheat pada mesin, serta meningkatkan risiko komponen mesin menjadi cepat aus. (

Tri Yuswidjajanto, pakar energi dari ITB, menegaskan bahwa penggunaan BBM yang tidak sesuai spesifikasi mesin memang berpotensi merusak komponen mesin karena karakteristik pembakaran berubah.

Kebiasaan ini sering dilakukan oleh pengguna karena fluktuasi harga BBM, tapi dampaknya bisa signifikan, mesin dipaksa beradaptasi secara terus-menerus, yang dalam jangka panjang menurunkan efisiensi dan mempercepat ausnya bagian penting.

sumber: freepik

Efek pada Sistem Kontrol Modern

Pada motor modern yang sudah menggunakan sistem injeksi dan ECU (Electronic Control Unit), sering ganti BBM bisa mengganggu cara ECU mengatur campuran bahan bakar dan udara di ruang bakar.

Tak hanya itu, ECU akan butuh waktu untuk menyesuaikan jika terus berpindah-pindah jenis BBM, dan dalam proses adaptasi ini pembakaran bisa jadi tidak ideal.

ECU yang terus-menerus “bingung” dapat menyebabkan check engine menyala, performa menurun, dan efisiensi bahan bakar berkurang.

Bagaimana Cara Mengurangi Risiko Saat Mengganti BBM

Mengingat risiko-risiko tersebut, ada beberapa langkah praktis yang bisa kamu ambil agar dampak buruk dari sering ganti

1. Gunakan BBM sesuai spesifikasi kendaraan

Cek buku manual atau rekomendasi pabrikan untuk nilai oktan yang cocok dengan kompresi mesin kamu

2. Hindari mencampur jenis BBM yang berbeda dalam satu tangki

Karena mencampur bensin dengan oktan berbeda bisa menurunkan kualitas pembakaran.

3. Jika terpaksa berpindah jenis BBM, usahakan tangki dalam kondisi kosong

Dengan begitu, kamu mengurangi risiko campuran BBM lama dan baru yang bisa membuat karakter pembakaran tidak stabil.

4. Lakukan pemakaian normal setelah ganti BBM

Setelah mengganti bahan bakar, gunakan motor seperti biasa beberapa hari agar mesin dapat beradaptasi dengan karakter baru dari BBM tersebut.

5. Servis rutin

Pastikan kamu rutin membersihkan ruang bakar dan sistem injeksi bila perlu. Endapan karbon bisa dihilangkan sebelum menjadi masalah besar.

Dari penjelasan tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa sering mengganti BBM dengan sembarangan bisa menimbulkan dampak negatif yang cukup serius pada mesin motor.

Perubahan nilai oktan yang terus-menerus membuat mesin harus menyesuaikan, sehingga pembakaran bisa menjadi tidak stabil, tenaga motor melemah, dan komponen mesin bisa cepat aus. Bahkan pada motor modern, ECU bisa terganggu sehingga muncul masalah performa dan efisiensi.

Oleh karena itu, sangat disarankan agar pemilik motor tetap konsisten menggunakan jenis BBM yang sesuai spesifikasi mesin.

Jika pun harus berpindah BBM karena menipisnya stok bahan bakar, lakukan dengan hati-hati, kosongkan tangki, hindari mencampur jenis BBM, lalu pakai motor secara normal agar mesin bisa beradaptasi.

Dengan pendekatan ini, kamu bisa meminimalkan kerusakan dan menjaga mesin tetap awet meski sesekali perlu ganti BBM.

Hal yang Harus Dihindari Saat Isi Bensin di SPBU

0

Ketika kamu isi bensin di SPBU, ada beberapa hal yang perlu dihindari agar proses pengisian tetap aman dan tidak menimbulkan risiko bagi kendaraan.

OLX News – Meskipun terlihat sederhana, aktivitas mengisi bahan bakar sebenarnya mengandung potensi bahaya karena adanya uap BBM yang mudah terbakar.

Karena itu, kamu harus memahami perilaku apa saja yang dapat memicu risiko sekaligus menghambat keamanan selama isi bensin di SPBU.

Bahaya Menggunakan Ponsel saat Isi Bensin

Salah satu kebiasaan yang paling sering dilakukan pengendara adalah memakai ponsel ketika mengisi bahan bakar.

Aktivitas ini perlu dihindari karena penggunaan ponsel dapat menghasilkan sinyal dan panas yang memicu listrik statis.

Selain itu, fokus kamu bisa teralihkan dan membuat lengah terhadap kondisi sekitar. SPBU sudah memberikan larangan penggunaan ponsel bukan tanpa alasan.

Tentunya aturan ini dirancang untuk meminimalkan risiko kebakaran akibat uap bensin yang sangat mudah terbakar jika bertemu percikan kecil sekalipun.

Risiko Mengisi Bensin dengan Mesin Menyala

Kesalahan lainnya adalah membiarkan mesin tetap menyala selama isi bensin. Mesin mobil atau motor yang aktif menghasilkan panas, getaran, serta listrik statis yang semuanya bisa memicu percikan api.

Saat uap bensin keluar selama pengisian, potensi risiko langsung meningkat. Menurut anjuran keselamatan SPBU, mesin harus dimatikan sepenuhnya agar proses pengisian berjalan aman.

Dengan mematikan mesin, kamu juga membantu mencegah kerusakan pada sensor bahan bakar kendaraan akibat tekanan uap berlebih.

Menggoyangkan Kendaraan Saat Pengisian

Beberapa pengendara masih percaya bahwa menggoyangkan mobil saat isi bensin dapat membuat tangki terisi lebih penuh.

Padahal, hal tersebut hanya menciptakan gesekan pada mulut tangki dan nozzle yang dapat menghasilkan listrik statis. Selain itu, tangki kendaraan modern sudah dirancang dengan sistem ventilasi untuk menyalurkan udara secara otomatis.

Artinya, menggoyang mobil sama sekali tidak membuat bahan bakar bertambah, justru menambah risiko keselamatan. Pengisian yang aman dan stabil adalah prioritas utama di SPBU.

Mengisi Bensin Terlalu Penuh

Kamu juga sebaiknya tidak memaksa tangki untuk terisi maksimal hingga benar-benar penuh. Mengisi melebihi kapasitas membuat bensin mudah tumpah, menguap, dan menimbulkan bau menyengat. Tekanan dalam tangki juga bisa meningkat jika tidak ada ruang udara yang tersisa, sehingga membuat sistem evaporasi kendaraan bekerja lebih keras.

Dampaknya, komponen seperti charcoal canister menjadi cepat rusak. Selain membuang bahan bakar, tindakan ini juga membahayakan karena tumpahan bensin mudah tersulut api.

sumber: astraotoshop

Kurang Waspada terhadap Lingkungan Sekitar

Selain faktor teknis, keselamatan saat isi bensin juga bergantung pada kewaspadaan kamu. Menurunkan kewaspadaan membuat kamu rentan terhadap tindak kejahatan seperti pencurian barang di dalam mobil.

Saat petugas sedang mengisi BBM, kamu sebaiknya fokus pada proses tersebut, memastikan meteran mulai dari angka nol, serta memperhatikan takaran liter yang keluar.

Dengan tetap waspada, kamu tidak hanya menghindari kejahatan, tetapi juga dapat mendeteksi potensi kecurangan yang masih mungkin terjadi di SPBU tertentu.

Tidak Memperhatikan Nozzle dan Prosedur Pengisian

Nozzle harus menempel pada mulut tangki selama isi bensin. Jika nozzle menggantung atau tidak terpasang benar, potensi listrik statis meningkat, dan proses pengisian bisa menjadi tidak akurat.

Kamu juga sebaiknya menunggu hingga tetesan terakhir selesai sebelum melepas nozzle agar tidak ada BBM yang menetes ke bodi kendaraan.

Titik tetes bensin yang jatuh ke permukaan panas dapat memicu bahaya, sehingga kehati-hatian saat memegang nozzle sangat diperlukan.

Tidak Mematuhi Rambu Keselamatan SPBU

Setiap SPBU memiliki rambu keselamatan yang harus diikuti. Mulai dari jarak antar kendaraan, larangan merokok, hingga area titik kumpul darurat.

Banyak pengendara yang mengabaikan tanda tersebut karena merasa terburu-buru atau sudah terlalu sering melakukan isi bensin.

Padahal, rambu keselamatan dirancang berdasarkan standar keamanan yang mempertimbangkan sifat bahan bakar sebagai zat yang mudah terbakar. Dengan mematuhi seluruh rambu, kamu turut menjaga keselamatan diri, keluarga, dan pengguna SPBU lainnya.

Mengabaikan Kondisi Tangki dan Kapasitas Kendaraan

Saat isi bensin, kamu juga perlu tahu kapasitas tangki kendaraan sendiri. Pengetahuan ini membantu kamu memperkirakan jumlah liter yang seharusnya masuk sehingga dapat mendeteksi jika ada ketidaksesuaian.

Selain itu, pastikan tutup tangki tidak rusak dan dapat tertutup rapat setelah pengisian selesai. Tutup tangki yang longgar membuat bensin lebih cepat menguap dan meningkatkan risiko uap BBM keluar saat kendaraan berjalan.

Kesimpulannya dengan memahami hal-hal yang harus dihindari ketika isi bensin, maka kamu dapat menjaga keselamatan sekaligus efisiensi penggunaan bahan bakar.

Mulai dari mematikan mesin, tidak menggunakan ponsel, tidak menggoyangkan kendaraan, hingga menghindari pengisian terlalu penuh, semuanya berperan penting dalam mencegah potensi bahaya di SPBU.

Selain itu, tetap waspada terhadap lingkungan sekitar dan mematuhi rambu keselamatan memastikan proses isi bensin selalu aman.

Dengan menerapkan langkah-langkah sederhana ini, kamu bisa melakukan isi bensin dengan lebih tenang dan bertanggung jawab setiap saat.

AC 2 PK Berapa Watt? Ini Perhitungan Konsumsi Listriknya

OLX News – Pernahkah kamu bertanya-tanya, AC 2 PK berapa watt sebenarnya?

Banyak orang hanya fokus pada kenyamanan dinginnya ruangan, tapi lupa bahwa AC adalah salah satu perangkat rumah tangga dengan konsumsi listrik terbesar.

Nah, kalau kamu sedang mempertimbangkan untuk membeli atau sudah punya AC 2 PK, penting banget tahu berapa watt konsumsi agar tagihan listrik tidak bikin kaget.

PK AC

PK (Paard Kracht) atau “Horse Power” adalah satuan daya kuda yang digunakan untuk mengukur kapasitas AC. 1 PK setara dengan sekitar 735 watt daya mekanis.

Di sisi lain, AC 2 PK berarti kapasitas pendinginnya dua kali lipat dari AC 1 PK. Dengan begitu, AC ini cocok untuk ruangan besar seperti ruang tamu atau kantor kecil.

Namun, kapasitas PK di sini bukan berarti sama persis dengan konsumsi listrik. Konsumsi listrik AC dipengaruhi oleh teknologi (inverter/non-inverter), efisiensi, dan kondisi ruangan.

AC 2 PK Berapa Watt?

AC 2 PK berapa watt

Jika AC 1 PK setara dengan 735 Watt maka mudahnya, AC 2 PK adalah

2 x 735 watt = 1470 watt

Namun, angka 1470 watt ini hanya gambaran kasar daya mekanisnya. Konsumsi listrik AC sebenarnya, biasanya lebih tinggi karena ada tambahan daya untuk kompresor, kipas, dan sistem elektronik lainnya.

Secara umum:

  • AC 2 PK non-inverter: sekitar 1.800–2.000 watt
  • AC 2 PK inverter: sekitar 1.400–1.800 watt, tergantung merek dan efisiensi energinya

Cara Menghitung Konsumsi Listrik AC 2 PK

Untuk memperkirakan biaya listrik bulanan, kita bisa pakai tiga rumus sederhana, yaitu.

1. Konversi Daya AC ke kW

Daya (kW) = Watt AC÷1000

2. Energi yang digunakan per hari (kWh)

Energi (kWh) = Daya (kW) × Lama pemakaian (jam)

3. Biaya listrik per bulan

Biaya (Rp) = Energi per hari × 30 × Tarif listrik per kWh

Contoh Perhitungan

Misal AC 2 PK 1.470 watt digunakan 8 jam/hari, dengan tarif listrik Rp1.700/kWh:

  • Daya AC dalam kW: 1.470 ÷ 1.000 = 1,47 kW
  • Energi harian: 1,47 × 8 = 11,76 kWh
  • Biaya bulanan: 11,76 × 30 × 1.700 = Rp599.760

Dengan angka ini, kamu bisa memperkirakan tagihan listrik dan mempertimbangkan AC inverter untuk lebih hemat energi.

Sekarang kamu sudah tahu jawaban dari pertanyaan AC 2 PK berapa watt, lengkap dengan cara menghitung konsumsi listriknya. Memahami ini penting agar tagihan listrik tetap terkendali dan kamu bisa memilih AC yang sesuai dengan kebutuhan ruangan.

Kalau kamu sedang mencari AC 2 PK baru atau bekas dengan harga terjangkau, cek OLX sekarang! Banyak pilihan menarik menunggu, dari berbagai merek dan tipe, siap membuat rumahmu tetap sejuk tanpa bikin kantong kering.


 

Harga BBM Naik Lagi 1 Desember 2025, Pertamax Kini Rp 12.750/Liter

Pertamina resmi menaikkan harga BBM nonsubsidi mulai 1 Desember 2025. Pertamax naik jadi Rp 12.750/liter. Cek daftar lengkap harga BBM terbaru di seluruh Indonesia.

OLX News – PT Pertamina (Persero) kembali menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang berlaku mulai Senin, 1 Desember 2025.

Penyesuaian ini dilakukan secara nasional sesuai ketentuan Kepmen ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022, yang mengatur formula harga dasar BBM umum di Indonesia.

BACA JUGA: Hino & Pertamina Patra Niaga Gandeng Tangan, Siapkan Perawatan Jangka Panjang untuk 2.773 Armada Tangki BBM

Di DKI Jakarta, harga Pertamax naik dari Rp 12.200 menjadi Rp 12.750 per liter, sementara Pertamax Turbo kini Rp 13.750 per liter dari sebelumnya Rp 13.100 per liter.

Harga Pertamax Green 95 juga ikut naik ke Rp 13.500 per liter. Untuk BBM diesel nonsubsidi, Dexlite menjadi Rp 14.700 per liter, dan Pertamina Dex menyentuh Rp 15.000 per liter.

SPBU COCO (1)

Kenaikan terjadi hampir di seluruh wilayah Indonesia, dengan variasi harga tergantung lokasi penyaluran.

Sejumlah provinsi seperti Aceh, Sumatera Utara, Riau, dan Kalimantan rata-rata mencatat harga Pertamax di kisaran Rp 13.050–Rp 13.350 per liter.

Sementara itu kawasan Free Trade Zone (FTZ) seperti Batam dan Sabang kembali menjadi wilayah dengan harga BBM nonsubsidi lebih murah dibanding daerah lain.

Meski demikian, harga BBM subsidi tidak berubah. Pertalite tetap Rp 10.000 per liter dan Solar subsidi Rp 6.800 per liter, sehingga pengguna BBM bersubsidi tidak terdampak oleh penyesuaian kali ini.

Pertamina menjelaskan bahwa penyesuaian harga dilakukan berdasarkan formula resmi pemerintah yang memperhitungkan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, dan biaya distribusi.

Meski harga minyak global sempat bergerak turun pada Oktober–November, volatilitas pasar membuat penyesuaian tetap perlu dilakukan agar tetap mengikuti perkembangan biaya produksi dan penyaluran.

Daftar lengkap harga BBM terbaru per 1 Desember 2025 untuk seluruh provinsi telah diumumkan di situs resmi MyPertamina, mulai dari Aceh hingga Papua dan wilayah Papua Barat Daya.

Harga Pertamax berada di kisaran Rp 12.750–Rp 13.350 per liter, sementara Dexlite berkisar antara Rp 14.700–Rp 15.300 per liter, tergantung provinsi.

Dengan perubahan ini, masyarakat yang menggunakan BBM nonsubsidi disarankan untuk memperhatikan kembali jenis bahan bakar yang digunakan, terutama bagi pengguna kendaraan harian di kota besar.

Sementara itu, pelanggan yang berada di wilayah FTZ tetap menikmati harga lebih terjangkau berkat kebijakan pajak dan distribusi khusus. (Z)

JETOUR T2, SUV Offroad Paling Siap Diajak Jelajah Indonesia

First impression JETOUR T2: SUV tangguh modern dengan mesin 2.0 TGDI, 4WD pintar, fitur ADAS, dan desain boxy premium. Harga mulai Rp 568 juta.

OLX News – Ada yang berbeda ketika pertama kali melihat JETOUR T2 di GJAW 2025, tempat peluncurannya.

Aura SUV tangguh langsung terasa sejak mendekati mobil ini, bukan sekadar karisma mobil off-road jadul, namun JETOUR T2 hadir dengan paket yang lebih modern, kokoh, agresif, tetap stylish, dan sarat fitur teknologi yang relevan untuk mereka yang ingin tampil beda.

BACA JUGA: JETOUR T2 Diposisikan di Tengah Gaya Hidup Kota dan Eksplorasi Medan Berat

Buat konsumen yang menginginkan SUV dengan gaya petualang tanpa mengorbankan kenyamanan, JETOUR T2 seperti menjadi jawaban baru.

Ini bukan hanya soal performa, tetapi tentang bagaimana mobil ini membangun pengalaman berkendara yang matang sejak pandangan pertama.

Desainnya Bikin Pengen “Noleh Lagi”

JETOUR T2
Desain belakang JETOUR T2 (Foto: Zie)

Kesan pertama OLX News dimulai dari desain dan tampilannya. Siluet boxy khas SUV adventure-nya langsung terasa, lengkap dengan grille besar, garis bodi tegas, serta permainan lampu LED futuristik yang membuat T2 terlihat gagah di jalan raya.

Dimensinya pun tidak main-main, panjang 4.785 mm, lebar 2.006 mm, dan tinggi 1.880 mm. Ini menjadikan kesan besar dan penuh percaya diri.

Sementara wheelbase 2.800 mm menjanjikan ruang kabin yang luas.

Velg unik dan ban Offroad 4X4 A71 ukuran 255/60 R19 mempertegas identitasnya sebagai SUV yang bukan cuma gaya-gayaan.

Dari depan, samping, hingga belakang, semuanya bernuansa adventure premium. Tidak berlebihan, tetapi berkarakter.

JETOUR memberi perhatian pada fungsionalitas juga. Hardtop Cage Body dengan material 80% high-strength steel, torsional stiffness 31.000 Nm, hingga atap yang mampu menopang beban 300 kg membuatnya cocok untuk rooftop tent atau perlengkapan overlanding.

Fitur seperti underbody metal shield pun menegaskan mobil ini siap dipakai di medan berat.

Ini yang jadi alasan mengapa OLX News sampai harus rela berkali-kali datang dan melihat lagi dan lagi kegagahan dari JETOUR T2.

Masuk Kabin, Lapang, Modern, dan Serba Digital

JETOUR T2

Impresi berikutnya ketika kami masuk ke kabin adalah rasa lega yang luar biasa. Area interiornya tetap mempertahankan DNA SUV adventure, tetapi dengan sentuhan modern yang kuat.

Di depan pengemudi, ada layar 10,25 inci untuk instrumen dan layar sentral 15,6 inci sebagai pusat kontrol infotainment.

Layout dashboard-nya rapi, dengan finishing yang terasa premium untuk kelas harganya.

JETOUR T2 juga punya visibilitas yang luas berkat posisi duduk tinggi dan kaca besar, cocok untuk perjalanan jauh maupun menaklukkan medan sempit.

Kesan canggih hadir dari 540° panoramic camera yang memberi pandangan lengkap, sangat berguna saat melewati jalur sempit atau memarkir kendaraan besar ini di area urban.

Mesin Bertenaga, Handling Stabil, dan 4WD Pintar

Bagian yang paling menarik dari first impression T2 tentu soal performa. Di balik kap mesin, JETOUR menanamkan Kunpeng Power 2.0 TGDI yang menghasilkan 245 PS dan torsi 375 Nm.

Angka tersebut membuat T2 bukan sekadar SUV bertampang gagah, tetapi juga bertenaga besar untuk kebutuhan harian maupun off-road.

BACA JUGA: JETOUR T2 Datang Bawa Teknologi SUV Offroad Paling Mahal, Harga Paling Masuk Akal!

Sistem X-WD Intelligent 4WD menawarkan enam mode berkendara untuk menyesuaikan kondisi jalan. Ada mode untuk jalan licin, pasir, bebatuan, hingga mode crawling yang akan sangat membantu pengemudi pemula saat menghadapi medan ekstrem.

Untuk penggunaan sehari-hari, kami yakin bahwa suspensinya pasti sudah mampu memberikan peredaman yang solid namun tetap nyaman.

Fitur seperti Hill Descent Control dan All-Terrain Assist Mode hadir dan membuat SUV ini semakin mudah dikendalikan. JETOUR berhasil menyajikan pengalaman berkendara yang seimbang, antara mobil yang besar dan kuat, tapi tetap responsif dan ringan saat dikemudikan.

Keamanan yang Komplit dengan ADAS Generasi Terbaru

JETOUR T2
Tuas transmisi bergaya futuristis di JETOUR T2 (Foto: Zie)

Salah satu bagian paling mengesankan pertama kali melihat dan mencoba mengulik spesifikasi JETOUR T2 adalah paket fitur keselamatannya.

Dalam catatan brosur, SUV ini dilengkapi Bosch 5 + 3 ADAS sensor suite, kombinasi radar generasi kelima dan kamera generasi ketiga yang membuat proses deteksi objek lebih cepat dan akurat.

Fitur keselamatannya lengkap, mulai dari Forward Collision Warning (FCW), Rear Collision Warning (RCW), Advanced Emergency Braking (AEB), Blind Spot Detection (BSD), Lane Change Warning (LCW), Lane Keeping Assist (LKA), Intelligent Cruise Assist (ICA), Traffic Jam Assist (TJA), Intelligent High Beam (IHB) hingga Wading Radar untuk deteksi kedalaman air.

Semua fitur tersebut memberikan rasa aman saat berkendara jauh maupun saat berhadapan dengan kondisi lalu lintas kota yang padat atau medan yang menantang sekalipun.

Untuk SUV di kelas menengah, JETOUR T2 tampil beda dengan membawa teknologi yang biasanya hadir di model kelas premium.

Harga Menarik untuk Kelasnya

Selama GJAW 2025 berlangsung, JETOUR T2 dibanderol Rp 588 juta OTR Jabodetabek, namun 500 konsumen pertama mendapatkan harga eksklusif Rp 568 juta.

Jika itu belum cukup, JETOUR memberikan bonus menarik berup 150 pemesan pertama mendapatkan Car Side Ladder + Side Hanging Storage Box senilai Rp 15 juta.

Ada juga garansi tanpa batas kilometer selama 6 tahun, meliputi kendaraan dan mesin dan free maintenance 3 tahun/45.000 km, termasuk spare part dan biaya jasa.

Di kelas SUV adventure dengan konfigurasi 4WD, harga tersebut terbilang sangat kompetitif. JETOUR T2 menjadi penantang nyata bagi pemain mapan seperti Jimny 5-door, Tank 300, hingga Isuzu MU-X.

Pilihan Warna Bikin T2 Makin Stand Out

JETOUR T2
Dimensi besar dan gagah JETOUR T2 terlihat nampak dari samping (Foto: Zie)

JETOUR T2 hadir dengan lima pilihan warna:

  • Khaki White
  • Carbon Crystal Black
  • Aviation Silver
  • Highway Grey
  • Electroplated Green (eksklusif)

Dua warna eksklusif, Electroplated Green dan Highway Grey dikenakan tambahan Rp 10 juta sebagai bagian dari program early adventure.

Keduanya memberikan tampilan lebih premium dan cocok untuk konsumen yang ingin beda dari SUV mainstream.

JETOUR T2, SUV Tangguh Modern yang Serius untuk Pasar Indonesia

First impression JETOUR T2 menunjukkan bahwa SUV ini tidak hadir sekadar ikut-ikutan tren mobil boxy atau off-road. Paket yang dibawa cukup lengkap: desain gagah, kabin canggih, performa kuat, 4WD pintar, struktur bodi kokoh, hingga fitur keselamatan yang melimpah.

Dengan harga yang kompetitif dan benefit pembelian yang menarik, JETOUR T2 masuk ke segmen SUV adventure sebagai pemain baru yang berani.

SUV ini terasa seperti kombinasi antara ketangguhan ala off-roader dan kenyamanan SUV modern, menjadikannya pilihan menarik bagi konsumen yang haus petualangan tetapi tetap ingin mobil yang nyaman untuk mobilitas sehari-hari. (Z)

Modal 40 Jutaan, Lexi LX 155 Japan Look Juarai CustoMAXI 2025 Aceh

LEXI LX 155 Japan Look modifikasi 40 jutaan sukses juarai kelas Super MAXI di CustoMAXI 2025 Aceh berkat konsep artistik dan ubahan fungsional.

OLX News – Tren modifikasi skutik premium MAXI Yamaha terus berkembang, dan gelaran CustoMAXI 2025 kembali menjadi panggung utama para modifikator menampilkan karya terbaiknya.

Rangkaian kontes yang berlangsung di enam kota sepanjang September hingga Oktober itu diikuti lebih dari 400 peserta dari pengguna XMAX, NMAX, AEROX, hingga LEXI lintas generasi.

BACA JUGA: XMAX “Sultan” Juara CustoMAXI 2025 Balikpapan, Velg Seharga NMAX Turbo Menjadi Sorotan

XMAX dan NMAX memang sempat mendominasi dengan ubahan premium bernilai fantastis, tetapi di seri terakhir di Banda Aceh, perhatian justru tertuju pada satu kejutan besar, LEXI LX 155 Japan Look milik M. Yasser.

Meski masuk kategori entry level MAXI Yamaha, LEXI LX 155 tersebut tampil mencolok dengan konsep matang dan eksekusi detail.

Hasilnya, motor ini keluar sebagai juara pertama kelas Super MAXI kategori yang dikenal sebagai kelas elit dengan standar penilaian ketat dan modifikasi dalam level serius.

Prestasi ini sekaligus memastikan Yasser melaju ke babak Grand Final CustoMAXI 2025 yang akan berlangsung di Jakarta pada Desember mendatang.

Rifki Maulana, Manager Public Relation, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Mfg., menilai bahwa raihan ini menjadi bukti bahwa LEXI LX 155 memiliki potensi modifikasi yang besar.

“Meskipun entry level, LEXI LX 155 menunjukan kualitasnya. Banyak peserta membawa model ini sebagai jagoan, dan modifikasi yang ditampilkan sangat artistik. Antusiasme pengunjung pun tinggi sejak awal sesi penjurian,” ujarnya.

LEXI LX 155 Japan Look

Mengusung konsep Japan Look, Yasser menggarap seluruh body cover dengan teknik full airbrush.

Tema visual yang diangkat terinspirasi dari helm pembalap MotoGP di seri Motegi, dipenuhi ilustrasi bunga mawar, bangunan tradisional Jepang, hingga samurai dengan goresan artistik khas Jepang.

Tampilan ini menjadi nilai estetika terbesar yang membuat motornya terlihat unik tanpa kehilangan identitas sebagai skutik harian.

Bagian kaki-kaki mendapat ubahan signifikan. Velg diganti menggunakan milik XMAX berdiameter 15 inci yang dikombinasikan ban bertapak lebar, suspensi depan upside-down, suspensi belakang monoshock, serta sistem pengereman yang ditingkatkan menjadi dual disc di roda depan.

LEXI LX 155 Japan Look

Seluruh komponen aftermarket yang terpasang merupakan part premium, sehingga tidak hanya memperkuat tampilan gahar tetapi juga meningkatkan handling secara nyata.

Ubahan menarik lainnya datang dari area kokpit. Stang standar diganti menggunakan stang TMAX, menciptakan gaya berkendara ala cruiser yang lebih rileks dan berkarakter.

BACA JUGA: Berkah Beli Yamaha Mio M3, Seorang Ibu Asal Poso Langsung Jadi Miliarder!

Di sektor pencahayaan, Yasser menambahkan running light RGB pada lampu depan dan billed minimalis di lampu belakang untuk menambah sentuhan modern.

Hal yang paling mencuri perhatian adalah efisiensi biaya modifikasi. Dalam kontes yang biasanya menampilkan motor-motor dengan biaya ubahan mencapai ratusan juta, Yasser justru tampil kompetitif dengan modal sekitar Rp 40 jutaan.

LEXI LX 155 Japan Look

“Kuncinya ada di konsep. Kalau konsepnya jelas, kita bisa hasilkan karya yang rapi, artistik, dan efektif tanpa banyak trial-error. Saya sengaja membawa LEXI LX 155 karena belum banyak modifikator yang serius menggarapnya. Saya ingin menunjukkan bahwa motor ini punya potensi besar,” jelas Yasser.

CustoMAXI 2025 kini bersiap memasuki fase Grand Final pada Desember mendatang.

Seluruh juara pertama dari tiap kategori akan kembali bersaing untuk memperebutkan gelar King of MAXI 2025. Informasi terbaru mengenai gelaran ini dapat diikuti melalui akun Instagram resmi @yamahaindonesia.

Dengan capaian LEXI LX 155 Japan Look di Aceh, tren modifikasi MAXI Yamaha kembali membuktikan bahwa kreativitas, konsep matang, dan eksekusi yang presisi tetap menjadi kunci utama untuk memenangkan kompetisi, terlepas dari besar atau kecilnya modal yang digunakan. (Z)

Daihatsu Perkuat Komitmen Keberlanjutan Lewat Konservasi Penyu di Indonesia

0

Daihatsu memperkuat komitmen keberlanjutan lewat program Daihatsu konservasi penyu di berbagai daerah Indonesia, dengan pelepasliaran 43.371 tukik sepanjang 2025.

OLX News – Daihatsu kembali menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan melalui program konservasi penyu yang menjadi bagian dari pilar CSR “Hijau Bersama Daihatsu”.

Pesan ini disampaikan pada gelaran GJAW 2025, di mana Daihatsu mengusung tema Bahagia Sejak Pertama – Karena Kamu Ada, sebuah ajakan agar merek ini terus hadir mendampingi masyarakat di setiap momen penting, termasuk dalam upaya menjaga bumi.

BACA JUGA: Daihatsu Serahkan Ayla Retro Future kepada Pemenang Super Giveaway di GJAW 2025

Melalui empat pilar CSR — Pintar, Sehat, Hijau, dan Sejahtera Bersama Daihatsu — perusahaan menegaskan bahwa keberlanjutan bukan sekadar jargon, melainkan langkah nyata yang terus dilakukan sejak lebih dari satu dekade lalu.

Salah satu program yang paling konsisten berjalan adalah “Penyu Untuk Indonesia”, sebuah inisiatif konservasi yang menghadirkan fasilitas penangkaran sekaligus edukasi bagi masyarakat.

Daihatsu Konservasi Penyu

Komitmen ini terasa semakin relevan mengingat penyu merupakan satwa purba yang kini semakin terancam punah.

Dari tujuh spesies penyu di dunia, enam di antaranya hidup di perairan Indonesia.

Tekanan lingkungan akibat perubahan iklim, pencemaran laut, pembangunan pesisir, hingga maraknya sampah plastik membuat keberlangsungan habitat penyu kian menyusut.

Daihatsu bersama berbagai pihak seperti Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), KLH/BPLH, hingga komunitas pelindung penyu terus menjaga populasi satwa ini sejak tahun 2011.

Dalam pemaparannya, Ferry Nugroho, Executive Coordinator General Affairs Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM), menjelaskan bahwa pelepasliaran tukik dilakukan secara rutin di berbagai lokasi konservasi binaan.

BACA JUGA: Daihatsu Indonesia Masters 2026 Siap Buka Musim Persaingan Bulutangkis Dunia Awal Tahun

Sepanjang Januari–Oktober 2025 saja, sebanyak 43.371 tukik berhasil dilepaskan kembali ke laut.

Program ini tak hanya fokus pada pelestarian, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi siswa, mahasiswa, hingga wisatawan yang ingin melihat langsung proses konservasi.

“Daihatsu terus berkomitmen dan bangga menjadi bagian dalam menjaga keberlangsungan melalui program Penyu Untuk Indonesia. Kami ingin kegiatan ini menjadi inspirasi untuk berbagi kebahagiaan dan mendorong aksi nyata pelestarian lingkungan,” ujarnya.

Daihatsu Konservasi Penyu

Daihatsu juga menghadirkan I Wayan Anom Astika Jaya, Ketua Konservasi Penyu Kurma Asih di Pantai Perancak, Jembrana, Bali, yang merupakan salah satu dari tujuh lokasi konservasi binaan Daihatsu.

Berbagai lokasi tersebut tersebar di Kepulauan Seribu (2013), Perancak Bali (2013), Batu Hiu Pangandaran (2015), Pasir Jambak Padang (2017), Pantai Binasi Sibolga (2019), Alun Utara Bengkulu (2020), dan Jogosimo Kebumen (2021).

Konservasi Kurma Asih sendiri sudah berdiri sejak 1997 dan kini menjadi pusat edukasi penting tentang penyelamatan penyu.

Kegiatan sehari-harinya meliputi penyelamatan telur penyu, perawatan indukan dan tukik, pembersihan pantai, hingga memberikan ruang bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam pelestarian ekosistem laut.

Seiring meningkatnya perhatian publik terhadap isu lingkungan, kontribusi melalui program seperti ini menjadi semakin penting.

Bagi Daihatsu, konservasi penyu bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan upaya jangka panjang yang memberikan dampak nyata, baik bagi ekosistem maupun generasi mendatang.

Dengan langkah konsisten ini, Daihatsu menunjukkan bahwa keberlanjutan dapat berjalan berdampingan dengan perkembangan industri otomotif.

Kehadiran merek ini di GJAW 2025 bukan hanya untuk memamerkan kendaraan terbaru, tetapi juga untuk mengingatkan bahwa perjalanan menuju masa depan yang lebih baik dimulai dari kepedulian terhadap lingkungan hari ini. (Z)

Geely EX2, Compact EV No.1 di Tiongkok Resmi Masuk Indonesia

Geely EX2, compact EV No.1 di Tiongkok, hadir di GJAW 2025 dengan desain stylish, jarak tempuh 395 km, dan interior lega untuk keluarga urban.

OLX News – Geely EX2 mencuri perhatian publik setelah diperkenalkan di GJAW 2025 dengan banderol Rp 233 juta. Harga yang secara psikologis sangat menguntungkan bagi mereka yang baru pertama kali mau mencoba beralih ke mobil EV.

Antusiasme tinggi terhadap model ini langsung terlihat jelas sejak hari pertama pre-book dibuka. Lebih dari 800 pengunjung GJAW 2025 langsung menjajal test drive Geely EX2.

BACA JUGA: Geely Indonesia Serahkan Unit Starray Em-i ke Konsumen

Mayoritas peminatnya berasal dari kalangan profesional muda, keluarga muda, hingga mereka yang sedang mempertimbangkan EV sebagai kendaraan utama. 

Respons positif ini juga diakui oleh Constantinus Herlijoso, Sales & Channel Director Geely Auto Indonesia. “Respon terhadap Geely EX2 positif sekali. Banyak pengunjung yang mengatakan bahwa mobil ini adalah EV yang sesuai untuk gaya hidup mereka, compact tapi lapang, stylish tapi tetap fungsional, dan nyaman untuk keluarga. Kami melihat Geely EX2 menjadi pintu masuk ideal bagi konsumen muda yang ingin merasakan pengalaman berkendara yang menyenangkan dengan karakter EV modern,” sebutnya. 

Geely EX2 masuk Indonesia bukan tanpa modal yang positif. Model ini adalah compact EV dengan penjualan No.1 di Tiongkok, mengombinasikan desain premium, kenyamanan, dan efisiensi tinggi yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas perkotaan.

Warna Eksterior Fresh dan Fotogenik

Geely EX2 Resmi Masuk Indonesia

Dari sisi tampilan, EX2 tampil memikat melalui pilihan warna premium seperti Aurora Pink, Nebula Beige, dan Star Silver, tiga warna yang menjadi favorit pengunjung karena karakter visualnya yang fotogenik dan fresh. 

Desain Smile Front Grille memberikan ekspresi lembut menyerupai senyum, dipadu LED Feather-Flow Headlights yang futuristik dan four-leaf clover wheels yang menciptakan kesan playful namun elegan.

BACA JUGA: Geely Targetkan 40 Dealer Baru Hingga Akhir Tahun, Starray EM-i Jadi Senjata Kejar Pasar Luar Jawa

Di balik desain compact-nya, Geely EX2 membawa sesuatu yang jarang ada di kelasnya: konfigurasi penggerak roda belakang (RWD). Setup ini dipadukan dengan suspensi multi-link yang memberikan stabilitas lebih baik dan handling yang lebih natural, terutama saat bermanuver di jalanan kota. 

Radius putar kecil juga membuat EX2 lincah untuk berputar balik dan melewati jalan sempit. 

“Ekspektasi saya EX2 bakal sempit, tapi ternyata kabinnya lega dan handling-nya stabil. Feels like a small car, but drives like something bigger,” ujar Kevin Sunardi, anggota komunitas Geely Owner yang mengikuti test drive.

85% Efisiensi Ruang Interior, Sangat Lapang

Interior EX2 dirancang mengikuti inspirasi rumah yang hangat dan rapi. Dengan efisiensi ruang hingga 85%, EX2 menawarkan kabin yang sangat lapang untuk ukuran compact EV, dilengkapi frunk 70 liter, kompartemen fleksibel, dan kursi ergonomis. Pencahayaan Urban Starlight Ambient Lighting dengan 256 warna dan layar sentral HD 14,6 inci berbasis Flyme Auto memberikan pengalaman berkendara yang intuitif dan modern.

Performa Baterai Mencapai 395 Km

Geely EX2 Resmi Masuk Indonesia

Secara performa, EX2 mengandalkan platform GEA yang dikembangkan khusus untuk kendaraan listrik dengan fokus pada efisiensi dan keamanan. 

Jarak tempuh mencapai 395 km membuatnya ideal untuk mobilitas harian maupun perjalanan antar kota. 

Waktu fast charging 30–80% hanya dalam 25 menit memberi kemudahan tambahan bagi pengguna yang memiliki gaya hidup aktif. 

Untuk keamanan, EX2 sudah dibekali sistem perlindungan baterai Geely Battery Safety System, regenerative braking, kamera 540°, enam airbag, serta rangkaian ADAS 12 fungsi seperti Adaptive Cruise Control dan Lane Departure Warning.

Dengan paket lengkap antara desain, teknologi, kenyamanan, dan efisiensi, EX2 berpotensi besar menjadi compact EV favorit baru di Indonesia. (Z)