Jumat, Oktober 16, 2026
Beranda blog Halaman 1350

Tanggapi Tingginya Permintaan Mobil Honda, HPM Resmikan Dealer Kedua di Kota Batam

0

Meski saat ini mengandalkan penjualan secara digital sebagai solusi jitu mendongkrak penjualan di masa pandemi, namun PT Honda Prospect Motor (HPM) menyadari kehadiran layanan dalam konteks offline tetap dibutuhkan agar brand awareness masyarakat terhadap merek mobil Honda semakin melekat. 

Hal ini yang akhirnya mendorong HPM untuk kembali memperluas jaringan dealernya di Indonesia dengan meresmikan dealer Honda Taman Kota di Kota Batam. 

Selain itu, permintaan mobil Honda di Kota Batam juga dari waktu ke waktu terus mengalami peningkatan.

“Seiring dengan terus meningkatnya permintaan produk Honda di kota Batam, kami berkomitmen untuk terus membawa layanan Honda semakin dekat dan semakin mudah bagi konsumen. Dengan fasilitas lengkap dan sumber daya profesional, kami percaya bahwa Honda Taman Kota dapat memberikan kepuasan terbaik bagi konsumennya,” ujar Takehiro Watanabe sebagai President Director PT Honda Prospect Motor dalam siaran pers. 

Dealer resmi kedua Honda di Kota Batam ini dibuka tepat hari ini, Rabu, 11 November 2020, beralamat di Jl. Gajah Mada, Baloi Indah, Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau, yang dibangun di atas tanah seluas 7.452 m2 dengan bangunan 3 lantai serta memiliki layanan 3S (sales, service 7 sparepart) + Body & Paint.

Seremoni opening dealer Honda Taman Kota berlangsung di lokasi dealer dengan tamu direksi HPM di Jakarta hadir dengan cara virtual. 

Untuk memberikan kenyamanan kepada pelanggan Honda di Kota Batam, dealer terbaru Honda ini dilengkapi berbagai fasilitas mulai Waiting Lounge, Private Zone, Cafe Zone, Food Zone with Free Drinks, Internet Zone, Smoking Area, Kids Zone, Wi-fi dan Musholla. 

Memaksimalkan fasilitas layanan purna jual, Honda Taman Kota juga punya fasilitas servis di atas lahan seluas 5.793 m2 terdiri dari 9 bay General Repair, 2 bay perawatan berkala, 2 bay Quick Service, 1 bay Final Inspection, 1 bay Spooring, 3 bay Washing, 7 Service Parking dan 9 Reception & Delivery.

Juga ada fasilitas Body & Paint dengan 2 bay Assembly, 2 bay Beating, 1 bay Frame Alignment, 4 bay Putty, 2 bay Primer Surfacer Sanding, 1 bay Paint Preparation, 2 Spray Booth, 2 bay Polishing, 2 bay Final Inspection. 

Serta terakhir adalah area spareparts seluas 298 m2 untuk memastikan ketersediaan suku cadang Honda dengan lebih lengkap dan lebih cepat bagi konsumen di kota Batam dan sekitarnya.

Periode Januari – September 2020, pangsa pasar Honda di Batam secara total mengalami peningkatan sebesar 3,5 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2019. 

Meski di awal 2020 penjualan Honda sempat menyusut akibat pandemi, saat ini penjualan Honda berangsur pulih. 

Di Kota Batam sendiri, grafik pangsa pasar Honda terus meningkat signifikan. September lalu, pencapaian market share Honda di kota tersebut mencapai angka tertinggi, 19,8 persen.

“Area luar pulau Jawa terus memberikan kontribusi penting bagi peningkatan pasar Honda, termasuk Kota Batam dimana pangsa pasar Honda meningkat dari tahun ke tahun. Kami juga mengapresiasi Honda Taman Kota dan seluruh dealer Honda di Indonesia yang memiliki komitmen tinggi untuk terus memperluas jangkauan dan memberikan layanan terbaik bagi konsumen bahkan dalam kondisi pasar yang menantang saat ini,” tutup Yusak Billy selaku Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor.

Hingga saat ini, Honda telah memiliki 156 dealer resmi yang melayani penjualan dan purna jual Honda secara nasional.

Ssssttt, Akan Ada Pameran Motor dan Sepeda di Bulan Desember 2020

0

Setelah sempat beberapa kali mengalami penundaan, akhirnya Dyandra Promosindo dengan penuh percaya diri kembali mengumumkan rencana pelaksanaan pameran otomotif IIMS Motobike 2020 dengan tambahan Hybrid Show di belakang nama event.

Pameran ini bakal digelar tanggal 4-13 Desember 2020 di MotoVillage, Jakarta Selatan, beradaptasi dengan situasi pandemi serta kebiasaan baru masyarakat. 

“Jadi kami buat event hybrid, kombinasi pameran online (virtual) yang bisa diakses dimana saja, serta pameran offline dengan penerapan protokol kesehatan ketat bagi pengunjung yang ingin hadir langsung di MotoVillage,” ujar Hendra Noor Saleh, Presiden Direktur PT. Dyandra Promosindo dalam keterangan tertulisnya, Selasa (10/11/2020).

Menurutnya, event hybrid adalah alternatif terbaik di kondisi saat ini. Pemilihan MotoVillage sebagai offline venue juga sudah sangat tepat karena tempat ini sudah akrab di kalangan bikers Jakarta. “Apalagi sebagai bagian dari mall, MotoVillage tetap bisa beroperasi di masa PSBB Transisi, sehingga bisa mengakomodasi kami mewujudkan komitmen untuk mendorong dan membantu program promosi serta penjualan industri otomotif yang terdampak pandemi COVID-19,” tambah Hendra Noor Saleh. 

Selama 10 hari pelaksanaan event, akan ada berbagai program acara menarik mulai ‘Year End Sale & Auction!!’ yang merupakan program unggulan, serta ‘Flash Sale' momen hari belanja online nasional 12.12.20. 

Juga ada rangkaian acara Virtual Unboxing & Product Review bersama figur otomotif ternama di Indonesia, serta Parade & Catwalk Show yang sudah menjadi ikon acara IIMS Motobike yang akan berlangsung secara virtual dengan menampilkan motor-motor custom, edisi khusus, modifikasi dari perwakilan brand dan karya builder, modifikator, serta komunitas di Tanah Air.

Yang tidak kalah menarik adalah Indonesian Custom E-Moto Expo & Championship (ICEC), kompetisi modifikasi motor listrik pertama di Indonesia yang sudah dirancang sejak awal rencana pelaksanaan Indonesia International Motor Show (IIMS) bulan April 2020 lalu.

Kompetisi motor listrik pertama ini akan hadir secara online dan offline, dimana karya dari para peserta ICEC bisa dilihat langsung, bahkan juga bisa dimiliki lewat program lelang.  

Buat penggemar sepeda, IIMS Motobike Hybrid Show juga bakal hadirkan beragam produk sepeda beserta perlengkapannya dan akan dijual murah lewat program ‘Year End Sale & Auction!!’.

Catat tanggalnya, IIMS Motobike Hybrid Show, 4-13 Desember 2020 di MotoVillage, Jakarta.

Industri Otomotif Mulai Menggeliat, Wholesales Naik 362 Persen

0

Industri otomotif nasional kini dalam kondisi berangsur pulih dengan pencapaian positif di kuartal tiga tahun ini. 

Dalam sebuah pemaparan virtual bertema “Upaya Pemerintah Bangkitkan Industri Otomotif dari Dampak Pandemi COVID-19” yang digelar Forum Wartawan Otomotif Indonesia (FORWOT) dan Forum Wartawan Industri (FORWIN), Kamis, 12 November 2020, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi,dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Taufiek Bawazier menyebutkan berbagai parameter pencapaian positif tersebut.

“Optimis pemerintah di kuartal ketiga ini cukup menggembirakan. Produksi kendaraan bertumbuh 172 persen dibandingkan produksi di kuartal kedua. Begitu juga dengan wholesales yang naik drastis hingga 362 persen jika dibandingkan kuartal kedua,” ungkapnya.

Wholesales kendaraan roda empat di kuartal dua (April-Juni) mencatat angka 24.042 unit. Sementara di kuartal tiga (Juli-September) naik hingga 111.114 unit, atau mengalami peningkatan signifikan dengan persentase 362 persen.

Hasil positif ini membawa angin segar bagi industri otomotif karena mengalami recovery cukup cepat setelah pandemi COVID-19 berhasil menghancurkan sendi-sendi perekonomian beberapa bulan belakangan.

“Sektor otomotif sudah tumbuh, tinggal menunggu saatnya untuk kembali ke kondisi normal. Sudah ada peningkatan signifikan meski belum seperti pencapaian di masa normal, tapi setidaknya sekarang ada peningkatan positif,” lanjutnya.

Peningkatan tersebut terjadi bukan hanya di sektor produksi dan wholesales saja, sektor ekspor CBU pun terjadi peningkatan meski belum sampai setengahnya dari angka ekspor di tahun lalu. Jika di tahun 2019 jumlah unit ekspor CBU mencapai angka 332.023 unit, di tahun ini, tepatnya periode Januari-Agustus 2020 angkanya mencapai 133.860 unit.

“Ekspor mobil kita saat ini ke 80 negara, menandakan bahwa produksi CBU kita sangat kompetitif. Hal ini yang harus kita jaga, kompetisi ekspor dengan negara-negara ASEAN, khususnya Thailand,” seru Taufik Bawazier.

Dari 80 negara tujuan ekspor CBU Indonesia, 5 negara merupakan tujuan ekspor utama, yakni Filipina, Saudi Arabia, Jepang, Mexico dan Vietnam. 

Tahun lalu ekspor CBU kendaraan roda empat produksi Indonesia mencapai angka hingga Rp 59,5 triliun. Sementara untuk tahun yang penuh dengan tantangan ini, kinerja ekspor dari Januari hingga September 2020 mencapai hampir setengahnya, yakni Rp 28,2 triliun. 

Upaya Pemerintah Bangkitkan Kembali Indistri Otomotif dari Dampak Pandemi COVID-19

Dalam upayanya untuk semakin meningkatkan gairah pertumbuhan sektor otomotif, Kemenperin sudah mengajukan usul relaksasi pajak nol persen untuk kendaraan baru, meski akhirnya ditolak oleh Kementerian Keuangan.

Pengajuan usul tersebut didorong Kemenperin untuk menyelamatkan komunitas yang ada di lingkup industri otomotif. “Industri Kecil Menengah (IKM) yang memasok komponen, tentu tidak akan melakukan pengurangan karyawan. Karena komitmen kami dari awal, tidak ada PHK di industri otomotif. Tapi sekarang, kalau produktivitas pabriknya menurun, maka suppliernya juga terdampak,” jelasnya.

Industri otomotif memberikan kontribusi sekitar 10 persen terhadap perekonomian Indonesia. Efek domino kegiatan produksi industri otomotif sangat besar bagi industri pendukung di bawahnya.

Sekira 1,5 juta tenaga kerja diserap industri otomotif dan pendukungnya. Mulai dari 22 pabrikan otomotif yang menyerap 75.000 pekerja, kemudian tier satu, dua, dan tiga pemasok komponen di bawahnya, sampai dealer kendaraan, bengkel, perusahaan pembiayaan dan bank.

“Jadi kalau dari sisi industrinya sudah kita berikan keringanan pajak, sekarang saatnya memberikan insentif bagi pembeli kendaraan. Kalau jumlah pemesanan dan penjualan meningkat, tentu utilitas pabrik otomotif kita bisa bertambah. Sehingga lebih banyak lagi tenaga kerja yang dilibatkan,” Taufik Bawazier menjelaskan lebih jauh. 

Namun dalam hal ini Kemenperin sendiri tidak merasa kecil hati karena penolakan usul tersebut. Menurutnya masih banyak bentuk lain yang bisa dilakukan oleh pihaknya untuk terus membangkitkan  industri otomotif dari dampak pandemi COVID-19. 

Demi menjaga industri otomotif terus berjalan dan bangkit kembali, Pemerintah sudah mengeluarkan berbagai usulan insentif fiskal, pengurangan pajak PBH, relaksasi pembelian bahan baku impor. 

“Kalau instrumen fiskal di perusahaan-perusahaan otomotif ini masih kurang, kita coba berikan ke masyarakat yang mau beli. Sayangnya usulan ini sampai sekarang belum diakomodir. Paling tidak kalau kita usulkan itu, semua sektor IKM juga bisa bekerja untuk mensuplai industrinya, produksi akan naik, utilisasinya juga akan meningkat, ini tentunya menjadi harapan kita. Jadi artinya kekuatan konsumen untuk membeli itu menjadi penting. Kita perlu instrumen yang bisa mendukung ke arah sana, ke industrinya sudah, sekarang ke konsumen,” pungkasnya. 

Jawa Tengah Catat Pertumbuhan Penjualan Mobil Honda Paling Tinggi di Kuartal Tiga

0

Sejalan dengan tren positif yang disampaikan oleh Kementerian Perindustrian dan Perdagangan (Kemenperin) di sektor industri otomotif nasional pada kuartal ketiga tahun ini, PT Honda Prospect Motor (HPM) juga membukukan hasil positif yang sama.

Di awal kuartal keempat ini, penjualan mobil Honda terus bertumbuh dibanding bulan-bulan sebelumnya. Hasil ini diraih setelah adanya peningkatan penjualan secara merata di seluruh dealer-dealer Honda di berbagai wilayah Indonesia. 

Di bulan Oktober 2020 lalu, Honda membukukan penjualan retail sebanyak 6.561 unit, naik 12 persen dibanding penjualan bulan sebelumnya. 

“Pertumbuhan penjualan kami saat ini tidak lepas dari kontribusi seluruh dealer Honda di Indonesia yang telah melakukan berbagai aktivitas untuk terus menjangkau konsumen di wilayahnya masing-masing. Untuk menanggapi kebutuhan dan kebiasaan baru konsumen, dealer-dealer kami menyesuaikan aktivitas dan operasional mereka dengan memanfaatkan jalur digital serta menawarkan program yang memudahkan konsumen dalam melakukan pembelian,” ungkap Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor dalam keterangan pers, Kamis (12/11/2020).

Peningkatan penjualan terbesar Honda terjadi di area Jawa Tengah sekitar 17 persen, disusul oleh area Jawa Barat sebesar 13 persen, area luar Pulau Jawa sebesar 13 persen, Jabodetabek sebesar 10 persen dan area Jawa Timur sebesar 8 persen.

Dari sisi model, Honda Brio masih menguasai penjualan dengan kontribusi 61 persen atau sekitar 4.013 unit. Dimana untuk model ini, Brio Satya menyumbang angka 2.978 unit, dan Honda Brio RS 1.035 unit. 

Model lainnya ada Honda HR-V 1.5L menyumbang 812 unit, Honda Mobilio sebesar 535 unit, Honda Jazz terjual 502 unit, Honda CR-V terjual sebanyak 353 unit, Honda HR-V 1.8L terjual sebanyak 41 unit, Honda Accord terjual sebanyak 24 unit, Honda BR-V 155 unit, Honda Civic Hatchback terjual sebanyak 65 unit, Honda Civic Sedan terjual sebanyak 35 unit, Honda City terjual sebanyak 18 unit dan Honda Odyssey terjual sebanyak 8 unit.

“Kami bersyukur bahwa sebagian besar produk Honda turut mempertahankan penjualan yang positif hingga memasuki kuartal keempat tahun ini, terutama Honda Brio yang kembali menjadi produk dengan penjualan retail tertinggi di Indonesia. Kami menilai bahwa Honda Brio diminati oleh para pembeli pertama yang menjadi konsumen terbesar saat ini karena menawarkan value yang tinggi berkat efisiensi bahan bakar, biaya operasional yang rendah, serta didukung program penjualan yang memberikan keuntungan lebih bagi konsumen,” lanjut Yusak Billy.

Di bulan November ini Honda mengkampanyekan program “Sehat Bersama Honda” dimana konsumen yang melakukan pembelian Honda Mobilio, Honda BR-V dan New Honda HR-V, akan mendapatkan Healthy Reward berupa voucher sport utilities hingga Rp. 10 juta cukup dengan berpartisipasi di program ini yang akan berlangsung hingga Desember 2020.

Pembelian mobil Honda di periode ini konsumen akan mendapatkan bonus berupa gratis biaya perawatan berkala (Jasa + parts s/d 50.000 km atau 4 tahun) khusus untuk pembelian Honda Mobilio, Honda BR-V, Honda CR-V, dan Honda Jazz. 

Sementara khusus bagi konsumen loyalis, pekerja medis, dan pelajar, mahasiswa, tenaga pengajar yang melakukan pembelian Honda Brio dan Honda HR-V akan mendapatkan bonus berupa gratis biaya perawatan berkala (Jasa + parts s/d 50.000 km atau 4 tahun).

Honda juga memberikan kemudahan kepada perusahaan atau karyawan yang menggunakan fasilitas Car Ownership Program (COP) yang ingin melakukan pembelian, akan mendapatkan Fleet Sales Package hingga Rp 15 juta*.

Informasi lebih lanjut mengenai program ini dapat dilihat melalui www.honda-indonesia.com, akun instagram @hondaisme ataupun di seluruh akun instagram resmi Main Dealer Honda Indonesia.

Innova Community Bantu ‘Pahlawan Tanpa Tanda Jasa’ di Banten

0

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menjadi pahlawan. Peduli dengan sesama, khususnya di masa pandemi COVID-19 seperti ini juga bisa disebut sebagai pahlawan. Seperti yang dilakukan oleh Innova Community di Hari Pahlawan, Selasa 10 November 2020 lalu. 

Menggandeng merek karpet mobil premium, Frontier, Innova Community memberikan bantuan laptop dan perangkat penunjang belajar-mengajar kepada SMPN 1 Bandung, Kec. Bandung, Serang – Banten. 

Tujuannya untuk membantu guru-guru yang membutuhkan laptop dalam kegiatan pembelajaran jarak jauh (PJJ), yang saat ini berjalan dampak pandemi COVID-19.

“Guru merupakan pahlawan tanpa tanda jasa yang sering terlupakan, padahal tanpa jasa seorang guru, kita tidak akan bisa sukses di masa depan, oleh karena itu, pada kesempatan Hari Pahlawan kali ini, kami memberikan bantuan kepada guru,” ujar Nugraha Reza, Ketua Umum Innova Community dalam keterangan tertulis, Kamis (12/11/2020).

Laptop yang diberikan berasal dari hasil lelang karpet mobil premium Frontier yang berlangsung di sela acara workshop ECO Driving “Sekolah Kaki Kanan Innova Community” beberapa waktu lalu. 

Dipilihnya SMPN 1 Bandung sebagai sasaran CSR karena sekolah ini memiliki 653 siswa/i dengan keterbatasan sarana prasarana penunjang, sehingga kegiatan PJJ berjalan kurang efektif. Untuk itu Innova Community memberikan bantuan laptop kepada SMPN 1 Bandung.  

Bidang pendidikan memang merupakan satu dari tiga fokus utama kegiatan CSR komunitas pengguna Toyota Kijang Innova yang sudah berjalan dari tahun 2017. Mereka menamakannya dengan Ekspedisi Literasi. 

“Tahun ini sebenarnya direncanakan untuk membangun perpustakaan digital di beberapa sekolah, tetapi karena pandemic COVID-19, sepertinya bantuan laptop untuk guru dan sekolah lebih penting,’’ tutup Fransisca, Ketua Harian Innova Community.

Mesin ‘Ngelitik’ Bukan Hanya Faktor Salah Isi BBM Semata, Ini Penyebab Lainnya!

0

Tentu tidak sedikit pemilik mobil yang mengeluhkan performa mesin kendaraannya yang kadang dianggap tidak normal alias bunyi mengelitik (detonasi). Dikutip dari Astraworld, keluhan ini (mesin ngelitik) banyak masuk ke bagian Customer Service Astraworld yang mempertanyakan penyebab dan bagaimana mengatasinya.

Kejadian suara mesin yang tidak normal seperti ini memang tidak boleh dianggap sepele, harus segera diatasi karena ujung-ujungnya bisa merembet, merusak komponen mesin lainnya.  

Dari penjelasan teknik, suara mesin ngelitik terjadi akibat bahan bakar dan udara terbakar lebih cepat dari waktunya, mengakibatkan piston yang sedang bergerak dari bawah menuju ruang bakar mesin, dalam waktu yang sama mendapat gaya tekan dari atas atau ruang bakar mesin. 

Inilah yang akhirnya membuat suara mesin mobil seperti terdengar aneh atau ngelitik. 

Persoalan ini sebenarnya sangat mudah diatasi dan sangat sederhana. Cukup dengan cara menggunakan bahan bakar dengan nilai oktan/cetane yang sesuai dengan yang sudah direkomendasikan untuk mobil Anda. 

Kalau masih bingung dengan hal ini, OLXers bisa mengetahuinya dengan melihat buku manual mobil. 

Menggunakan BBM oktan/cetane yang lebih rendah dari yang direkomendasikan bisa membuat bahan bakar terbakar lebih cepat, sudah pasti akan membuat suara mesin mengelitik. 

Kalau merasa sudah pakai BBM sesuai anjuran, tapi masih ada suara ngelitik, ada beberapa hal yang jadi penyebabnya, antara lain :

  • Banyaknya deposit/residu di ruang bakar mesin. Selain naiknya perbandingan kompresi, pada saat panas deposit/residu ini yang akan lebih cepat membakar bahan bakar dan udara. Perbaikannya adalah dengan membersihkan ruang bakar mesin.
  • Waktu pengapian di ruang bakar mesin tidak akurat. Perbaikannya adalah dengan penyetelan sesuai dengan standar pabrikan. Pihak bengkel resmi akan melakukan hal ini saat melakukan perawatan berkala mobil OLXers.
  • Mesin Overheat, temperatur di atas suhu kerja mesin selain menyebabkan bahan bakar dan udara terbakar lebih cepat, bisa menyebabkan pemuaian berlebih pada komponen mesin yang akan menyebabkan gesekan antar komponen. Bahkan saat kondisi seperti ini terjadi, segera menepi di tempat aman dan mematikan mesin agar komponen mesin tidak rusak. 
  • Kualitas bahan bakar tidak baik, kadang karena sesuatu hal seperti tercampur dengan air atau bahan kimia lainnya menyebabkan penurunan kualitas pada bahan bakar di SPBU. Jika hal ini terjadi, untuk memastikan kualitas bahan bakar yang dikonsumsi mobil, lakukan pengisian bahan bakar pada SPBU yang berbeda. Kalau sudah melakukan pengisian di SPBU berbeda dan performa mesin membaik, berarti dapat dipastikan penyebab mesin ngelitik karena kualitas bahan bakar yang tidak baik.

Demikian tips singkat ini, semoga bisa membantu menjawab pertanyaan OLXers terkait mesin ngelitik. 

Daftar Harga Mobil Listrik Hyundai Ioniq dan Kona

0

PT Hyundai Motors Indonesia selaku agen pemegang merek mobil Hyundai di Tanah Air, akhirnya secara resmi meluncurkan mobil listrik murni berupa Hyundai Ioniq dan Kona.

Untuk mobil listrik Hyundai Ioniq, ini memang bukan hal baru, karena mobil ini sudah sempat diperkenalkan sejak awal 2020. Bahkan, mobil berdesain sedan ini mampu menarik perhatian di kalangan pejabat pemerintah di negeri ini.

Selain itu, mobil ini juga sudah pernah diperkenalkan untuk menjadi armada taksi online Grab Indonesia.

Sementara itu, Hyundai Kona sendiri merupakan mobil SUV Crossover yang sudah masuk ke pasar otomotif nasional tepat pada saat ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show 2019 lalu. Hanya saja, kalau itu Hyundai Kona masih mengusung mesin bensin. Sedangkan saat ini Hyundai Kona sudah full electric.

Nah, menurut President Director Hyundai Motors Indonesia Sung Jong Ha, dengan menghadirkan dua mobil listrik murni Hyundai Ioniq dan Kona, maka Hyundai selalu berusaha untuk memberikan kebebasan bergerak bagi semua orang dengan menjadi yang terdepan menciptakan inovasi mobilitas masa depan.

“Kami selalu fokus pada visi kami dalam memberikan Kemajuan untuk Kemanusian. Kami ingin mewujudkan mimpi itu dengan menghubungkan teknologi masa depan yang ramah lingkungan,” ungkap Jong Ha saat peluncurannya via digital

Jong Ha juga mengatakan, kedua mobil listrik murni Hyundai akan menjadi solusi di masa depan, bagi mereka yang ingin menjadi terdepan dalam inovasi.

“Kami berkomitmen untuk memulai ekosistem kendaraan listrik di indonesia berkontribusi pada kualitas hidup masyarakat dan menjadi game changer dalam teknologi mobilitas ramah lingkungan. Indonesia kami persembahkan,” jelasnya.

Harga

Hyundai Ioniq electric sendiri memiliki dua varian, yaitu Prime dan Signature. Menyoal harga, Hyundai Ioniq electric tipe Prime dijual Rp 624,8 juta, dan tipe Signature dibanderol Rp 664,8 juta.

Sedangkan Hyundai Kona electric, hanya tersedia satu varian dengan harga Rp 674,8 juta. Kedua produk mobil listrik tersebut dijual dengan status on the road Jakarta

Adapun Hyundai Ioniq menawarkan empat pilihan warna, yaitu Polar White, Fluidic Metal, Phantom Black, dan Fiery Red yang menawan. Sedangkan warna yang ditawarkan Hyundai Kona berupa Chalk White, Galactic Grey, Dark Knight, dan Pulse Red. 

 

Peluang Sepeda Motor Listrik di Indonesia Menurut Kementrian Perindustrian

0

Indonesia semakin matang menghadapi era kendaraan listrik karena dianggap lebih memberikan manfaat lebih dalam sistem transportasi dibanding dengan kendaraan konvensional, baik itu dari aspek lingkungan maupun dari sudut pandang energi.

Bahkan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Doddy Rahadi terus mendorong upaya percepatan pengembangan industri kendaraan bermotor listrik berbasis baterai di Tanah Air.

“Kami mendorong percepatan program kendaraan bermotor listrik untuk transportasi jalan dalam rangka ketahanan energi, peningkatan efisiensi energi, konservasi energi sektor transportasi, dan terwujudnya energi bersih, kualitas udara bersih dan ramah lingkungan, serta komitmen Indonesia menurunkan emisi gas rumah kaca,” ungkap Doddy, Jumat (6/11/2020).

Kata Doddy, saat ini pemerintah telah menetapkan kebijakan dan strategi percepatan pengembangan industri kendaraan bermotor listrik berbasis baterai dalam negeri melalui tiga tahapan, yaitu jangka pendek, menengah dan panjang.

Selain itu, lanjut dia, ada juga pengembangan industri dalam jangka menengah panjang, dan pengembangan teknologi.

Sepeda Motor Listrik

Kehadiran sepeda motor di Indonesia memang dianggap menjadi transportasi favorit di mata masyarakat. Bahkan berdasarkan Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tingkat penjualan sepeda motor per tahun naik tajam sejak 2003 dan mencapai penjualan lebih dari 6 juta unit pada 2019.

“Dengan melihat data tersebut, peluang untuk masuk dalam bisnis sepeda motor listrik sangatlah bagus,” ujarnya.

Ia mengatakan, sampai semester 1 tahun 2020 tercatat ada 10 produsen sepeda motor listrik yang beroperasi. Diperkirakan kapasitas produksi hingga 850 ribu unit per tahun dan menyerap tenaga kerja sekitar 1.500 orang.

Sementara itu, Kepala Balai Riset dan Standardisasi Industri (Baristand) Surabaya Aan Eddy Antana menambahkan, saat ini beberapa penelitian terkait sepeda motor listrik sudah dikembangkan, termasuk stasiun pengisian baterai kendaraan listrik.

Rencananya, daya untuk pengisian baterai sepeda motor listrik didapat dari panel surya yang digabungkan dengan sumber tegangan dari grid Perusahaan Listrik Negara (PLN).

“Nantinya, stasiun pengisian baterai sepeda motor listrik dilengkapi dengan web box untuk keperluan komunikasi data agar pemilik stasiun dapat memonitor secara real time dan panel interface untuk keperluan billing (struk penagihan)  pelanggan,” ujarnya.

Penggunaan sepeda motor listrik diharapkan memberikan beberapa nilai positif. “Misalnya dari sudut pandang energi, penggunaan kendaraan listrik juga ramah lingkungan dan efisien serta menawarkan alternatif bahan bakar untuk memperkuat ketahanan energi. Dari sudut pandang transportasi, kendaraan listrik memungkinkan sistem transportasi cerdas yang akan meningkatkan utilitas dan keamanan jalan,” paparnya.

Aan menambahkan, berkaitan dengan stasiun pengisian baterai sepeda motor listrik, Baristand Surabaya juga akan mengupayakan kerjasama dengan Pemerintah Kota Surabaya dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, sehingga dapat terpasang pada tempat-tempat strategis di daerah tersebut.

“Kami berharap stasiun pengisian sepeda motor listrik ini ke depan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum,” tutupnya. 

 

Luncurkan Mobil Listrik, Apa Tanggapan Hyundai Dikepung Merek Otomotif Jepang

0

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) telah secara resmi meluncurkan mobil listrik murni di Indonesia berupa Hyundai Ioniq dan Kona. Untuk sekelas mobil listrik dengan kelengkapan teknologi yang dibenamkan, kedua model ini hitungan harganya masih menarik, yaitu tak sampai Rp 700 jutaan.

Namun yang menjadi pertanyaan, meski sudah menawarkan mobil listrik, bagaimana strategi Hyundai untuk memasarkannya, mengingat saat ini untuk sektor otomotif nasional masih disesaki brand asal Jepang, mulai dari Toyota, Daihatsu, Suzuki, Honda, Mitsubishi, hingga Nissan. Sebaliknya, Hyundai merupakan pabrikan otomotif asal Korea Selatan.

Nah, menanggapi hal tersebut, General Marketing Marketing Department PT HMID Astrid Ariani Wijana ternyata tak mau ambil pusing. Pasalnya, menurut dia, setiap brand memiliki keunikan masing-masing dan juga segmen dan produk yang berbeda.

“Hyundai berusaha hadir di pasar Indonesia dengan komitmen kami sendiri, dimana kami punya visi untuk kemajuan Progress for Humanity dan kami ingin mendukung mobilitas masa depan di Indonesia,” ungkap Astrid saat peluncuran Hyundai Ioniq dan Kona listrik baru-baru ini.

Astrid juga mengatakan, sejauh ini Hyundai berusaha menghadirkan teknologi terdepan, termasuk apa yang sudah dihadirkan pada mobil listrik Hyundai Ioniq dan Kona.

Dia juga meyakini, dengan hadirnya mobil listrik Hyundai Ioniq dan Kona, maka hal tersebut merupakan waktu yang tepat untuk memulai era elektrifikasi, sehingga membawa Indonesia sukses menuju era elektrifikasi di pasar Asean.

“Kami Percaya konsumen sudah menunggu hal ini dan mengapresiasi teknologi yang telah kami berikan untuk kendaraan kami. Karena hal ini pun akan membantu pengalaman mereka,” tuturnya.

Selain memasarkan produk, kata Astrid, Hyundai akan berusaha terus menghadirkan jaringan dealer dan layanan purna jual yang dapat mendukung kepuasan konsumen di Indonesia.

Target konsumen Mobil Listrik Hyundai

Meski di secara global kendaraan listrik perkembangannya cukup tinggi, namun hal tersebut belum terlihat di Indonesia. Hanya saja, Hyundai meyakini adanya mobil listrik yang dibawa akan menarik hati konsumen.

Bahkan Astrid tidak menargetkan secara khusus, siapa konsumen yang membeli listrik Hyundai. Karena menurunya, semua orang bisa merasakan sensasi berkendara mobil listrik dengan harga tergolong kompetitif.

“Target pasar tidak terbatas pada usia dan market, tetapi lebih kepada untuk meraih mereka yang berpandangan maju, haus akan teknologi, dan tentunya tidak takut untuk maju ke posisi teknolog terkini yaitu untuk mendapatkan pengalaman berkendara bebas emisi dengan mobil listrik,” terangnya.

Dengan menghadirkan mobil listrik, Astrid berpendapat, akan terbuka lebar peluang untuk para konsumen di Indonesia yang bisa merasakan mobil ramah lingkungan.  

“Kami melakukan banyak cara untuk memberikan pengalaman berkendara, lalu memberi edukasi yang dibutuhkan, sehingga konsumen juga yakin mencoba kendaraan listrik Hyundai,” tutupnya.

 

Ini Fungsi Spoiler Mobil, Bukan Sekadar Gaya Tapi…

0

Spoiler, merupakan komponen yang ada pada mobil ini sering kali menempel di belakang mobil jenis sedan tepatnya di atas bagasi. Hanya saja, belakangan ini spoiler juga kerap kali ditemukan menempel pada mobil jenis hatchback hingga Multi Purpose Vehicle (MPV). 

Ya, penggunaan spoiler mobil bagi orang awam memang mampu membuat tampilan tunggangannya jadi lebih menarik, karena terlihat sporty, keren dan pastinya estetika bagian bokong mobil tidak tepos.

Namun OLXer juga harus tau apa itu fungsi spoiler mobil sesungguhnya?

Sejatinya, keberadaan spoiler ini bukan sekadar aksesori atau cuma pemanis pada bagian eksterior mobil. Sebaliknya, fungsi aksesoris yang juga disebut sayap mobil ini berguna untuk mempengaruhi gaya angkat aerodinamis pada mobil. 

Keberadaan spoiler sendiri akan sangat berguna jika mobil dipacu dengan kecepatan tinggi, dimana saat mobil melesat cepat sejatinya mobil bisa terangkat, sehingga terasa melayang, yang bisa berakibat mobil jadi tidak stabil atau hilang kendali. 

Oleh karena itu, dengan adanya spoiler akan memberikan efek downforce atau tekanan ke bawah pada mobil, sehingga mobil akan mudah dikendalikan. 

Hal ini pula menjadi alasan kalau mobil-mobil balap pasti menggunakan spoiler. Akan tetapi, untuk mobil balap spoiler tidak hanya ada di belakang, tetapi juga diterapkan di depan dan juga samping. 

Lantas apakah masih perlu menggunakan spoiler?

Perlu atau tidaknya, kembali lagi bagaimana tujuan si pengemudi. Apabila berkendara santai tanpa melaju terlalu cepat, sebaiknya tidak menggunakan spoiler. Namun, jika menginginkan mobil yang sporty dan mengedepankan kecepatan, sebaiknya selalu perhatikan spoiler yang dipasang dengan baik. Ini akan membuat mobil stabil dalam kecepatan tinggi.

Oia, karena tingginya peminat spoiler, saat ini produk aftermarket komponen ini memang banyak dijual bebas. Hanya saja, jika ingin menggunakan spoiler pastikan pemasangannya dilakukan dengan benar. 

Menurut Nissan, kesalahan dalam memasang spoiler yang asal-asalan justru dapat menjadi beban bagi mobil sehingga konsumsi bahan bakar jadi lebih besar. Jadi, pastikan untuk memasang spoiler secara baik dan benar di tempat yang terpercaya

Adapun spoiler sendiri memang kerap dipasang pada mobil-mobil modifikasi dengan tema sporty. penggunaan Spoiler memang akan jadi lebih sedap dipandang mata.