Rabu, April 8, 2026
Beranda blog Halaman 1475

Mazda Jepang Cari Pinjaman 300 Miliar Yen Untuk Bertahan dari Pandemi

0

Mazda Motor Corp baru-baru ini diberitakan sedang berusaha mencari pinjaman modal dengan jumlah yang cukup fantastis. 

Melalui tiga megabank di Jepang seperti Mitsubishi UFJ Financial Group, Sumitomo Mitsui Financial Group dan Mizuho Financial Group, Mazda berharap bisa mendapatkan utang pinjaman sekitar 300 miliar yen atau $ 2,8 miliar. 

Terdesaknya kondisi keuangan Mazda Jepang disebabkan pandemi coronavirus yang menghantam berbagai belahan bumi belakangan ini.

Mazda, seperti kebanyakan pembuat mobil lainnya, terpaksa mengambil kebijakan mengurangi atau bahkan menghentikan sementara produksi  di pabrik-pabrik Mazda di seluruh dunia selama beberapa bulan terakhir.

Bahkan penjualan dan neraca mobil Mazda memang sudah melemah sebelum isu virus COVID-19 merebak. Dari laporan Nikkei menyebut Mazda Motor Corp memiliki utang berbunga hingga 650 miliar yen. 

Ketiga megabank di Jepang tersebut dikabarkan menyetujui proposal peminjaman dana dari Mazda untuk membantu merek tersebut keluar dari masalah, khususnya saat pandemi ini berlangsung. Kepastian ini diperoleh dari salah satu sumber terdekat yang bisa dipercaya.

Sementara perwakilan dari masing-masing bank menolak untuk mengomentari hal ini. Pihak Mazda sendiri pun juga tutup mulut akan informasi tersebut. Mereka baru akan mengumumkan laporan keuangan akhir tahun fiskal pada hari Kamis besok, 14 Mei 2020.

Mazda bukan satu-satunya produsen yang menempuh jalan tersebut. Dilaporkan Toyota juga sudah meminta jalur kredit 1 triliun yen dari bank, dan Nissan Motor mencari pendanaan 500 miliar yen. Sementara di AMerika, General Motors sudah menarik $ 16 miliar dari batas kreditnya, dan Ford mendapatkan $ 15,4 miliar.

Petugas Medis Kini Lebih Mudah Beli Mitsubishi Xpander dan Xpander Cross

0

Berbagai cara dilakukan sebagai wujud apresiasi kepada petugas medis yang berjuang sebagai garda terdepan dalam menghalau pandemi COVID-19 di Tanah Air.

Salah satu wujud apresiasi tersebut diwujudkan oleh PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) dalam bentuk program penjualan yang menarik, serta kemudahan kepemilikan kendaraan Mitsubishi Motors di Indonesia, khususnya Mitsubishi Xpander dan Xpander Cross.

Seluruh dokter, perawat, tenaga kesehatan, pengusaha perusahaan medis dan pegawai perusahaan medis, kini bisa dengan sangat mudah mewujudkan impian mereka dalam memiliki kendaraan Mitsubishi. 

“Rasa terima kasih dan apresiasi tertinggi kami untuk pahlawan medis yang telah berkontribusi maksimal dengan dedikasi yang tinggi untuk menanggulangi pandemi COVID-19 di garda terdepan. Hal tersebut menjadi inspirasi kami untuk dapat memberikan peluang dan kemudahan kepemilikan kendaraan Mitsubishi Motors dengan program yang menarik, guna menunjang aktivitas dan kegiatan mereka selama masa pandemi ini,” ungkap Irwan Kuncoro, Director Sales & Marketing Division PT MMKSI, Rabu (12/5/2020).

Program yang diberikan MMKSI kepada petugas medis tersebut adalah pembelian Mitsubishi Xpander dan Xpander Cross dengan program uang muka atau DP minimum sebesar 20 persen dan gratis asuransi 2 tahun. 

Bisa juga memilih promo pilihan lainnya seperti SMART Cash, bunga 0 persen selama 1 tahun, gratis asuransi dan biaya admin, cicila ringan mulai dari Rp 3 juta atau bunga 0 persen selama 2 tahun. Tentunya dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, para pahlawan medis yang sebelumnya sudah menjadi konsumen setia Mitsubishi bisa memanfaatkan kemudahan dan keuntungan memiliki mobil Mitsubishi Motors melalui program penjualan bulan berjalan. Detailnya bisa dilihat di sini!

Jika ingin tahu informasi lebih lengkap terkait promo ini, bisa segera menghubungi diler layanan Mitsubishi Motors Customer Care dan diler resmi Mitsubishi Motors terdekat.

“Kami berharap pandemi ini dapat segera selesai sehingga konsumen dapat memaksimalkan kendaraannya untuk berkendara lebih jauh dan berbagi kebahagiaan bersama keluarga,” tutup Irwan Kuncoro.

Mobil Mungil Jadul Daihatsu Ini Harganya Lebih Murah Daripada Honda Beat, Tertarik?

0

Mobil-mobil keluaran terbaru memang memiliki segudang kelebihan, mulia dari desain yang modern, teknologi paling canggih, hingga fitur-fitur melimpah memanjakan pengemudi dan penumpangnya.

Kendati demikian, ternyata tak semua selera bisa sama. Sebab, ada yang doyan mobil baru, tapi tak sedikit juga menggemari mobil-mobil jaman dulu (jadul) yang dianggap lebih eksotis.

Nah, salah satu mobil jadul yang cukup lucu karena bentuknya mungil, yaitu Daihatsu Fellow Max lansiran 1976.

Nah, kebetulan Daihatsu Fellow Max yang dibuat pada 1976 dijual di situs OLX.co.id oleh seorang penjual dengan inisial Lapakjrenk yang berdomisili di Purowasari, Kediri, Jawa Timur.

Menurut sang penjual, Daihatsu Fellow Max tersebut memiliki surat-surat lengkap. Selain itu, mesin yang dibenamkan masih asli berkapasitas 350 cc, 2 tak pakai oli samping.

Dia juga menyebutkan, bahwa mobil ini sudah tak memiliki keropos, dan bagian kaki-kakinya sudah menggunakan pelek D-10.

“Anggap saja kondisi dan harga masih bahan. Aki sudah lemah,” tulis jujur si penjual.

Artinya, sang penjual menyarankan jika ingin membeli mobil tersebut, bukan tak mungkin akan ada beberapa bagian atau part yang harus diganti.

Nah, untuk soal harga, Daihatsu Fellow Max dibanderol Rp 12,8 jutaan atau lebih murah dari skuter matik Honda paling murah, yaitu Beat yang dibanderol paling rendah Rp 16 jutaan.

Untuk lebih detail informasi mobil ini bisa lihat di sini.

 

Jalanan Kosong Saat PSBB Bukan Berarti Aman Untuk Kebut-kebutan

0

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang merupakan kebijakan pemerintah di tengah pandemi virus corona memang membuat kondisi jalanan tak sepadat seperti biasanya.

Lebih lengang, begitulah kondisi sejumlah jalanan. Apalagi jika saat malam hari dan juga akhir pekan. Hal ini pula membuat sejumlah pecinta kecepatan rupanya memanfaatkan jalan raya yang kosong.

Nah, jika melihat kondisi jalanan saat PSBB, maka bukan berarti OLXer dapat memanfaatkannya dengan membejek pedal gas mobil untuk menguji akselerasi mobil atau balapan liar.

Sebab menurut Direktur SDCI Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, jalanan tol yang kosong memang enak untuk menguji mobil, apalagi semasa PSBB yang sepi. Hanya saja, kebut-kebutan di jalan raya atau jalan tol merupakan tindakan yang tidak bijak karena sangat beresiko.

“Karena kalau dia punya SIM (Surat Izin Mengemudi) harusnya dia sudah tahu peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah dalam hal ini Polisi ya. Jadi ketika dia ngebut dia pikir itu sepi, justru di situlah bahayanya tinggi,” ungkap Sony saat video conference beberapa waktu lalu.

Kata Sony, meski kondisi jalanan sepi, sebaiknya pengemudi tetap bijak menyesuaikan kecepatan dengan aturan lalu lintas yang berlaku, baik di jalanan perkotaan yang memiliki banyak gang, masyarakat berlalu lintas, sepeda motor, serta jalanan bebas hambatan.

“Artinya ketika sepi, jangan pernah merasa aman lah,” ucapnya.

Sony mengatakan, jalanan sepi atau kosong akan sangat beresiko terjadinya kecelakaan jika melakukan kebut-kebutan.

Ya, pakar keselamatan berkendara ini juga menyebutkan, bahwa selama PSBB ini beberapa kendaraan dengan performa tinggi mengalami kecelakaan tunggal karena kehilangan kendali, mulai dari sosok mobil mewah BMW dengan plat nomor B 8587 YV, lalu Nissan GTR, kemudian terakhir sebuah hypercar McLaren MP4-12C.

Parahnya, kecelakaan mobil-mobil mahal tersebut terjadi di jalur tol Jagorawi selama PSBB berlangsung.

 

Cara Tepat dan Aman Parkir Mobil Saat di Rumah Aja

0

Kampanye di rumah aja atau #dirumahaja dan Stay at Home sering kita dengar di saat pandemi Covid-19. Hal ini pula membuat pemerintah mengeluarkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar yang tentunya sudah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Kesehatan. 

Oia, OLXer saat di rumah, ada baiknya lebih peduli atau lebih rajin untuk melakukan perawatan kendaraan khususnya mobil. 

Sebab, ketika mobil disimpan di rumah saja karena tak bepergian, bukan berarti mobil akan selalu sehat. Hal ini pun diakui Ricky Martawijaya, Aftersales Division Head Auto2000.

“Ada beberapa risiko yang harus diwaspadai saat memarkirkan kendaraan dalam jangka waktu lama, seperti ban kempes atau kemasukan binatang liar. Oleh sebab itu, harus melakukan beberapa langkah pencegahan supaya kejadian tersebut tidak terjadi,” Ricky dalam keterangan tertulis. 

Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan menyimpan mobil saat di rumah aja, antara lain:

1. Lokasi Parkir Memiliki Atap

Paling aman tentu parkir di dalam garasi yang sudah memiliki atap. Dengan begitu, mobil dapat terhindar dari paparan panas matahari secara langsung yang bisa membuat cat mobil memudar. Ketiadaan atap juga membuat mobil terkena hujan.

Lambat laun akan timbul water spot (jamur kaca/jamur bodi) akibat noda bekas air hujan yang mengering karena tidak dibersihkan dan menyebabkan mobil tidak sedap dipandang.

Lelehan air hujan juga bisa menyelinap di sela-sela bodi mobil seperti dudukan plat nomor, gril, handle pintu dan tutup tangki bensin, dan celah antara pintu dan bodi mobil. Selain kotor, air yang masuk lewat celah pintu bisa meninggalkan bau tidak sedap jika tidak dibersihkan.

2. Cuci Mobil Luar Dalam

Meski ditinggal di dalam rumah, mobil tetap bisa kotor oleh debu atau air hujan. Oleh sebab itu, bisa mencucinya minimal seminggu sekali. Tidak hanya luar, bagian dalam juga harus dibersihkan. 

Manfaatkan vacuum cleaner untuk membersihkan debu, terutama bagian kolong kabin. Keluarkan karpet dan cuci hingga bersih. Setelah itu bisa melapisi cat mobil dengan wax untuk menjaga kondisi cat dan melindungi dari risiko kerusakan akibat terpaan sinar matahari, air hujan, dan baret.

3. Waspada Binatang Liar

Mobil yang didiamkan dalam jangka waktu lama menjadi lembab, dan itu menjadi lokasi yang pas untuk tempat tinggal binatang liar di sekitar rumah seperti tikus, kecoa, dan semut. 

Binatang pengerat seperti tikus sanggup menggigit kabel dan merusak sistem kelistrikan, sementara kecoa dan semut mengakibatkan kabin kotor dan rusak karena mampu menyelinap masuk ke dalam dan berkembang biak di sana.

Upaya pencegahan yang paling mudah adalah dengan meletakkan bahan pengusir binatang tersebut di luar mobil. Auto Family bisa memesannya secara online atau membelinya di pet shop dekat rumah.

4. Keluarkan Barang Pribadi dari Kabin

Sembari mencuci mobil, lakukan inspeksi ke dalam kabin mobil. Keluarkan makanan dan minuman yang tertinggal karena akan menimbulkan bau tidak sedap dan mengundang binatang liar datang. 

Keluarkan pula barang pribadi seperti kartu E-Toll, kacamata, pemantik api, dan barang berharga lainnya untuk menghindari dari risiko tidak terduga seperti kemalingan atau kebakaran.

5. Tekanan Ban Sesuai Standar

Tekanan angin ban mobil yang berdiam di rumah akan berkurang lebih cepat ketimbang ban yang dipakai setiap hari. Makanya, mesti rajin mengecek dan mengisinya sesuai standar yang ditetapkan, sebagai contoh untuk kendaraan Toyota Calya, dengan ukuran ban dan pelek standar 175/65R14, standar tekanan bannya ialah 36 Psi untuk ban depan dan belakang. 

Supaya tidak repot, bisa memanfaatkan pengisi angin ban portable yang banyak dijual secara online.

6. Hindari Penggunaan Rem Parkir

Ada kasus dimana kampas rem menempel kuat ke bagian dalam tromol dan sulit lepas karena mobil diparkir terlalu lama. Oleh sebab itu, lepaskan rem parkir atau rem tangan dan ganjal ban dengan balok kayu. 

Kalau mau lebih aman, bisa menggunakan wheel chock yang diperuntukkan sebagai pengganjal ban mobil. Sangat bermanfaat jika ternyata lokasi parkir mobil miring.

7. Isi Tangki Bensin Full

Bahan bakar di dalam mobil yang ditinggal dalam jangka waktu lama tidak bisa dibiarkan kosong karena akan mengakibatkan terjadinya oksidasi dan membuat karat timbul di dalam tangki bensin. Sebaiknya isi penuh bahan bakar untuk mengurangi risiko karat.

8. Jangan Melepas Kabel Baterai

Tak selalu baterai atau aki harus dilepas. Sebab, mobil tetap butuh pasokan listrik meski tidak dipakai, seperti untuk mengaktifkan alarm, sehingga tidak perlu melepas kabel ke terminal aki. 

Selain itu, mesin mobil tetap harus dipanaskan setidaknya seminggu sekali selama sekitar 15 menit untuk mengisi arus aki supaya tidak tekor dan memberikan kesempatan pada oli mesin untuk bersirkulasi. 

Silahkan bawa mobil keliling lingkungan rumah agar ban berputar dan menghindarinya dari kerusakan akibat ban hanya bertumpu di satu titik dalam jangka waktu lama. Atau setidaknya maju-mundurkan mobil di garasi untuk memindahkan titik tumpu ban.

9. Waspada Kebocoran

Lakukan pemeriksaan secara berkala ke seluruh bagian mobil, seperti ruang mesin, kabin, hingga bagian kolong untuk memastikan tidak ada kebocoran. 

Periksa pula apakah ada lelehan oli mesin atau tabung penyimpan cairan mobil yang berkurang drastis sebagai tanda awal kerusakan.

 

Di Tengah Pandemi Covid-19 Merek Mobil Ini Ternyata Masih Laris Manis

0

Penjualan otomotif di Indonesia dan juga global mengalami penurunan tajam akibat pandemi virus corona. Ya, semenjak menyebarnya Covid-19  membuat sejumlah orang enggan keluar rumah, ditambah adanya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sehingga pergerakan mobilitas menjadi  tidak leluasa.

Namun begitu, di tengah pandemi ini ternyata ada merek mobil yang justru mengalami pertumbuhan penjualan di kuartal pertama mencapai 16 persen dibandingkan periode sebelum Covid-19 meluas. Ya, brand tersebut adalah MINI.

Setidaknya mengenai pertumbuhan penjualan mobil asal Inggris, MINI ini diungkapkan Director of Communications BMW Group Indonesia, Jodie O'tania. Menurut dia, pelanggan MINI memiliki karakteristik berbeda dari merek mobil pada umumnya.

“Pelanggan masih sangat niche (golongan tertentu), dan pelanggan MINI memang fans MINI,” ungkap Jodie saat video conference.

Lebih lanjut Jodie menyebutkan, konsumen yang membeli mobil MINI tidak hanya melihat sebuah kendaraan hanya sebatas fungsional, tetapi juga memiliki ikatan emosional, dan tentunya karena menyukai brand. Karena itu, hal ini sangat mempengaruhi pertumbuhan MINI.

Kendati demikian, Jodie tak menampik bahwa roda akan berputar. Meski di kuartal pertama MINI mengalami pertumbuhan, namun jika memang Covid-19 akan terjadi dalam waktu cukup lama, maka MINI bisa saja terpengaruh.

Akan tetapi, kata Joodie, hal tersebut bukan minat konsumen menurun, tetapi lantaran pabrik MINI tutup, alhasil tak ada supply untuk memenuhi permintaan konsumen.

Jika dilihat datanya, pada kuartal pertama 2020 penjualan MINI 145 unit sedangkan periode yang sama di tahun lalu hanya tercatat 125 unit. Adapun mobil MINI yang paling banyak dicari yaitu  MINI Countryman sebanyak 60 unit (41 persen), MINI 3 Door mencapai 46 unit (32 persen), dan MINI Cabrio/Convertible tercatat 19 unit (13 persen).

 

 

 

Jokowi : Jalan Sepi Tetapi di Kampungnya Masih Berkerumun Ramai

0

Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dianggap solusi yang tepat diterapkan di Indonesia untuk mencegah penyebaran virus corona. Dengan PSBB, maka berbagai aktivitas masyarakat khususnya di luar rumah seperti di tempat umum atau di fasilitas umum dilakukan pembatasan jumlah orang dan pengaturan jarak antar orang.

Menurut Presiden RI Joko Widodo dengan PSBB, masyarakat masih bisa beraktivitas tapi memang dibatasi dan masyarakat juga harus sadar membatasi diri, tidak boleh berkumpul dalam skala besar.

Akan tetapi, orang nomor satu di Indonesia ini rupanya menyayangkan, bahwa masih banyak yang belum menerapkan PSBB dengan baik.

“Saya melihat di beberapa daerah, dari informasi yang saya terima, jalannya sepi, jalan sepi tetapi di kampungnya masih berkerumun ramai, di kampungnya masih banyak yang bergerombol ramai,” ungkap presiden yang akrab disapa Jokowi, dalam tayangan Youtube milik akun Sekretariat Presiden, Kamis (7/5/2020).

Bahkan, Jokowi mengatakan, interaksi fisik harus dikurangi, termasuk harus melakukan jaga jarak,  bermasker, dan rajin mencuci cuci tangan sehabis kegiatan.

“Upaya ini harus dilakukan untuk menghambat penyebaran COVID-19,” ucapnya.  

Mudik Tetap Dilarang

Tak hanya kebijakan PSBB, pemerintah juga melarang masyarakat untuk melakukan ritual mudik lebaran dengan maksud mencegah penyebaran virus corona.

Namun hal ini rupanya berbeda dengan di lapangan. Pasalnya, masih banyak masyarakat nekat untuk mudik ke kampung halaman melalui berbagai cara, bahkan mencoba mengelabui petugas.

Nah, atas dasar ini pula Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo menerbitkan Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang mengatur kebijakan mengenai larangan aktivitas mudik.

Melalui surat edaran itu, Doni menegaskan, terkait upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan tidak ada kelonggaran dalam peraturan yang telah ditetapkan tersebut terkait mudik.

“Beberapa waktu terakhir, kami mendapatkan kesan seolah-olah masyarakat boleh mudik dengan syarat tertentu atau adanya kelonggaran. Saya Tegaskan. Tidak ada perubahan peraturan tentang mudik. Artinya Mudik Dilarang. Titik! Saya tegaskan sekali lagi. Mudik dilarang, Titik!,” jelas Doni dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta.

Adapun latar belakang dalam pelaksanaan larangan mudik tersebut mengingat bahwa Jokowi telah mengeluarkan maklumat tentang PSBB yang di dalamnya mengatur pelarangan mudik, serta pengendalian transportasi selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1441 Hijriah, dalam rangka pencegahan penyebaran virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

Selain itu yang menjadi dasar penerbitan Surat Edaran tersebut juga mengingat adanya beberapa persoalan yang tidak diinginkan meliputi terhambatnya pelayanan percepatan penanganan Covid-19 dan juga pelayanan kesehatan, seperti halnya adanya pengiriman alat kesehatan yang sulit menjangkau seluruh wilayah.

Terbatasnya mobilitas tenaga medis dan pengiriman spesimen dari pemeriksaan masyarakat melalui metode swab test Polymerase Chain Reaction (PCR). Kemudian adanya keterbatasan transportasi pengiriman personel untuk mendukung Gugus Tugas Daerah.

Persoalan pemulangan atau repatriasi ABK dan pekerja migran ke tanah air, dan terhambatnya pelayanan pertahanan, keamanan dan ketertiban umum.

“Seperti seorang pejabat TNI tidak diperkenankan istrinya ikut ke lokasi penugasan. Tentunya kehadiran istri penting karena menyangkut serah terima jabatan di lingkungan TNI, ini pun juga terganggu,” papar Doni.

Selain itu, beberapa pelayanan kebutuhan dasar juga mengalami hambatan seperti rantai pasokan makanan terutama hasil pertanian, peternakan juga perikanan. Pemerintah juga tidak ingin kemudian mobilitas pekerja harian lepas seperti petani dan peternak juga terhambat. Kebutuhan dasar masyarakat harus dapat terpenuhi dengan mudah sehingga masyarakat juga terjamin dalam pemenuhan gizi untuk menjaga imunitas tubuh.

“Hal ini tentunya tidak kita harapkan. Kita ingin seluruh kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi dengan mudah. Demikian juga, masyarakat harus dijamin kebutuhan untuk mendapatkan gizi yang berkualitas dalam rangka meningkatkan imunitas tubuh, agar bisa lekas sembuh dari Covid-19, termasuk juga bisa menghindari, supaya tidak terpapar Covid-19,” ujar Doni.

Pengecualian Untuk Bepergian

Doni sendiri memberikan pengecualian untuk bisa melakukan kegiatan bepergian dalam hal ini berhubungan dengan penanganan Covid-19 di antaranya; Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, Pegawai BUMN, Lembaga Usaha, NGO yang semuanya berhubungan dengan penanganan Covid-19.

Termasuk bagi masyarakat yang mengalami musibah dan kemalangan serta repatriasi WNI yang kembali ke tanah air.

“Siapa yang dikecualikan? Antara lain aparatur sipil negara, TNI/Polri, pegawai BUMN, lembaga usaha, dan lembaga swadaya masyarakat yang berhubungan dengan percepatan penanganan Covid-19. Selain itu, pengecualian kepada masyarakat yang mengalami musibah dan kemalangan seperti meninggal dunia dan sakit keras,” terang Doni.

Ada pun sejumlah syarat yang harus dipenuhi kepada mereka yang dikecualikan dari larangan bepergian adalah memiliki izin dari atasan minimal setara eselon II atau kepala kantor.

Bagi wirausaha yang usahanya berkaitan dengan percepatan penanganan Covid-19 tetapi tidak memiliki instansi, maka harus ada surat pernyataan di atas materai yang diketahui kepala desa atau lurah.

Selain itu, mereka juga harus memiliki surat keterangan sehat baik untuk pergi maupun pulang yang diperoleh dari dokter rumah sakit, puskesmas, atau klinik setelah menjalani rangkaian pemeriksaan termasuk tes cepat dan tes usap tenggorokan.

“Kegiatan yang dilakukan harus tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat, meliputi menjaga jarak, menggunakan masker, mencuci tangan, dan tidak menyentuh bagian wajah,” tutupnya.

 

 

6 Cara AC Mobil Tetap Dingin dan Awet

0

Penyejuk udara atau Air Conditioning (AC) mobil menjadi hal yang sangat penting karena dapat memberikan rasa nyaman bagi pengemudi dan penumpang ketika berkendara. Namun perlu dicatat, ketika hujan turun AC mobil juga memiliki peran penting, karena mampu menghilangkan kabut yang menghalangi visibilitas.

Karena fungsinya cukup vital, AC mobil juga perlu melakukan perawatan, agar tetap dapat membuat udara yang dikeluarkan tetap dingin dan bukan hanya angin, serta awet dan tahan lama.

Nah, berikut ini bengkel Rotary Bintaro, memberikan beberapa tips agar AC mobil tetap dingin, dan awet, antara lain;

1. Panaskan AC mobil secara rutin

Tentu saja sama seperti mesin mobil, mesin pada AC pun harus dipanaskan secara rutin walaupun sedang tidak digunakan. Pada saat sedang memanaskan mesin mobil, sebaiknya AC mobil juga ikut dinyalakan.

Hal ini karena jika kompresor AC mobil jarang digunakan makan oli pelumas yang terdapat di dalam kompresor akan mengalami perubahan. Keadaan oli yang jarang dipakai akan mempengaruhi keadaan oli menjadi kurang baik akibatnya bagian-bagian yang berada di dalam material akan mengalami gesekan. Ini akan menjadikan kompresor menjadi tidak akan bertahan lama.

2. Jangan menyalakan AC ketika RPM sedang di atas rata-rata

RPM di atas rata-rata adalah di atas 4.000. Jika sering menyalakan AC ketika mobil melaju kencang seperti itu maka harus memperhatikan kondisi kompresor AC mobil, meskipun mobil melaju pada jalan tol, seharusnya RPM hanya menyentuh angka sekitar 3.000 saja. Ketika kecepatan mesin sedang dalam keadaan tinggi maka perputaran yang terjadi pada kompresor menjadi ikut tinggi.

Masalahnya terjadi ketika kompresor dalam keadaan mati atau menyala maka secara otomatis akan mengukur suhu yang ada di dalam kabin mobil. Ketika putaran pada mesin sedang tinggi dan kompresor sedang menyala atau pun mati itu  akan menjadikan kompresor cepat rusak.

3.  Jangan menyalakan AC ketika mobil masih panas

Jika kondisi kabin sedang panas karena memarkirkan mobil di tempat yang panas biasanya mobil akan langsung menyalakan AC saat masuk kedalam mobil atau akan pergi lagi, tujuan AC langsung dinyalakan pasti agar suhu di dalam kabin mobil bisa cepat dingin dan terasa sejuk kembali.

Sebaliknya, jika AC dinyalakan ketika kabin sedang panas maka akan membuat kompresor AC menjadi cepat rusak.

4. Melakukan perawatan AC mobil secara berkala

Cara paling ampuh agar AC mobil Anda bisa bertahan lama adalah dengan melakukan perawatan yang rutin dan berkala. Waktu yang tepat untuk service AC mobil yaitu setiap 10.000 Km atau maksimalnya pada 20.000 Km.

Dengan perawatan dan juga pembersihan pada seluruh bagian AC mobil maka akan meringankan kerja dari kompresor AC. Dan memperpanjang usia komponen AC.

5. Mengganti komponen pada kompresor AC

Ketika mendengar suara kompresor lebih kasar daripada biasanya, lepas dan bongkar bagian kompresor AC. Bunyi kasar ini bisa karena kebocoran oli yang terjadi.

6.  Ganti kompresor AC Mobil Jika Diperlukan

Cara ini adalah cara terakhir yang bisa dilakukan dalam perawatan AC mobil agar AC mobil bisa bekerja dengan baik. Sumber bunyi kasar pada kompresor AC yaitu karena kondisi piston kompresor yang sudah mulai aus.

Perhatikan juga kondisi bagian lain seperti dinding silinder dan klep pada AC. Jika dinding silinder seperti tergores dan terlihat ada baret maka kompresor harus segera diganti agar masalah pada AC tidak bertambah.

 

Di Rumah Aja, Begini 4 Cara Agar Aki Sepeda Motor Tidak Drop Menurut Teknisi Ahli Honda

0

Sama seperti mobil, OLXer juga harus tau jika sepeda motor yang lama tak digunakan bisa menimbulkan masalah. Salah satunya, jika lama didiamkan bahkan sampai berminggu-minggu atau berbulan-bulan maka akan sulit dihidupkan kembali.

ya, aki sepeda motor sering kali soak saat tidak digunakan sangat lama.  Padahal aki bertugas menyimpan energi listrik dan digunakan untuk menghidupkan mesin sepeda motor.

Ketika sepeda motor dalam kondisi mesin mati sangat lama, pada dasarnya aki mengeluarkan arus listrik ke beberapa komponen dengan daya yang cukup kecil. Hanya saja, meski sangat kecil sekalipun, lama kelamaan kapasitas daya di dalam aki akan habis juga.

Nah, untuk menghindari motor tak bisa dipakai ketika hendak dibutuhkan, Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM) Endro Sutarno, menuturkan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar aki motor tetap berkualitas yang baik.

1.     Cukup memanasi mesin sepeda motor di rumah tanpa harus dikendarai, hal ini dapat dilakukan secara berkala yakni sehari sekali dan ini sangat penting untuk menjaga kualitas aki maupun mesin sepeda motor.

“Dengan kondisi sekarang, para pemilik sepeda motor sebaiknya memanaskan sepeda motornya selama 3-4 menit untuk menjaga kualitas aki sehingga tetap memberikan suplai arus listrik ke part komponen kelistrikan sepeda motor dan menyimpan energi listrik dengan baik,” kata Endro dalam pesan tertulis.

2.     Apabila adanya pemasangan aksesoris atau part modifikasi yang menggunakan energi listrik, perlu diperhatikan saat melakukan pemasangan dengan memastikan sumber arus listrik yang akan digunakan.

“Jika ingin memodifikasi seperti lampu, klakson ataupun part yang membutuhkan kelistrikan, perlu menambahkan sekring tersendiri untuk menghindari korsleting atau terputusnya arus listrik pada sepeda motor,” jelas Endro.

3.     Bagi pada pemilik sepeda motor yang menggunakan aki basah, perlu dilakukan pengecekan secara berkala terhadap jumlah debit air aki. Pada komponen aki, terdapat tanda batas jumlah debit air aki atau yang disebut upper lower. 

“Periksa jumlah debit air aki, jika debit air kurang maka diharuskan melakukan penambahan air aki sebatas garis upper yang tertera pada aki basah” ujar Endro.

4.     Aki yang mengalami masalah seperti soak bukan berarti harus memutuskan membeli aki yang baru, namun perlu juga di cek sistem pengisian daya listriknya.

“Sering terjadi anggapan bahwa aki soak harus diganti dengan yang baru, namun bisa saja penyebabnya ada masalah di pengisian daya listrik yang masuk ke dalam aki. Oleh karena itu, penting untuk memastikan sistem pengisiannya di sepeda motor,” lanjut Endro.

Dengan melakukan hal-hal tersebut, masalah pada sepeda motor yang akan ataupun yang telah lama tidak digunakan dapat terhindari, serta tentunya tetap memberikan kenyamanan dan performa optimal seperti sedia kala.

 

 

10 Hal yang Perlu Diketahui Jika Ingin Menjadi Kolektor Mobil Klasik

0

Tak semua orang doyan mobil baru. Sebaliknya, masih banyak juga orang yang suka dengan mobil klasik atau mobil jadul (jaman dulu) yang usianya bisa lebih dari dari 50 atau 100 tahun.

Bahkan di Indonesia, orang yang memiliki atau menjadi kolektor mobil jadul jumlahnya sangat banyak. Hal ini juga dibuktikan dengan berdirinya komunitas-komunitas pecinta mobil klasik yang menjamur dan genrenya berbeda-beda mulai dari retro, vintage atau klasik.

Adapun sebutan mobil bergaya retro dikarenakan mobil tersebut usia produksinya sudah lebih dari 20 tahun, sedangkan vintage lantara usianya lebih dari 40 tahun. Sementara mobil klasifikasi mobil klasik disebutkan minimal usia lebih dari 100 tahun.

Di luar pembatasan usia mobil berdasarkan genre model dan tahun produksinya, OLXer yang ingin mulai menceburkan diri ikut memiliki atau menjadi kolektor mobil-mobil jadul, bengkel Rotary Bintaro, memberikan tips yang perlu diketahui, antara lain:

1. Bertanya pada diri sendiri

Sebelum melakukan persiapan untuk membeli mobil klasik, coba bertanya pada diri sendiri dulu. Apa sih yang menjadi alasan buat kita untuk membeli sebuah mobil antik ini? Apakah hanya sekedar koleksi saja atau justru untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari? Jawaban dari pertanyaan ini akan berpengaruh besar terhadap bagaimana kita merawat mobil antik kita nanti.

Pertanyaan selanjutnya adalah apakah kita sanggup untuk menjalani hobi ini? Mengoleksi mobil klasik sendiri tentu gampang gampang susah. Perlu adanya dedikasi, ilmu dan juga keuangan yang mencukupi agar hasil yang kita dapat menjadi optimal.

2. Tentukan mobil apa yang akan dikoleksi

Sebaiknya jika pengetahuan otomotif kita masih kurang, lebih baik bagi kita untuk mengoleksi mobil klasik yang sudah memiliki komunitas di kota kita.

Hal ini memudahkan kita terutama dalam hal perawatan. Menentukan mobil yang akan dikoleksi juga akan berpengaruh pada saat kita menyiapkan garasi dan budget.

3. Riset

Seperti yang kita ketahui ada beberapa mobil klasik yang justru harga jualnya malah naik daripada tahun saat mobil tersebut diproduksi. Apalagi bila mobil tersebut dirawat dengan baik.

Karena itu sebaiknya lakukan riset di pasar mobil klasik sebelum kita mengeluarkan uang untuk membeli mobil antik tersebut.

Untuk risetnya sendiri bisa dilakukan dengan cara bertanya ke komunitas mobil klasik yang terdekat atau bisa mencari forum mengenai mobil klasik di berbagai platform online, termasuk sosial media seperti Facebook atau Instagram.

4. Pastikan memiliki budget yang mencukupi

Budget juga perlu diperhatikan, sebab dipastikan mobil jadul butuh modal untuk membeli dan merawatnya. Mungkin OLXer mudah membeli mobil klasik, tapi yang harus dipertimbangkan adalah biaya perawatan untuk kedepannya. Semakin langka mobil yang akan kita beli, semakin mahal juga biaya perawatan dan komponen mobilnya.

Bila ternyata budget yang kita punya tidak dapat mencukupi biaya mobil klasik yang akan kita beli, maka alangkah baiknya untuk kembali ke langkah awal dan mencari merk mobil antik yang lebih sesuai dengan budget.

5. Persiapkan tempat untuk menyimpan mobil

Pada saat membeli mobil klasik, otomatis harus menyiapkan tempat untuk menyimpannya. Oleh karena itu garasi harus cukup luas untuk mengoleksi mobil antik. Jika garasi rumah sendiri sudah tidak mencukupi, maka kita bisa menyewa tempat untuk menyimpan mobil.

Jika ingin mengakalinya, bisa dengan cara membeli garasi yang luas dengan membangun garasi dengan atap yang tinggi, agar memarkirkan mobil bisa dilakukan secara vertikal dengan menggunakan sistem hidrolik.

Perlu dicatat, jangan disimpan di tempat lembab karena mencegah komponen mobil yang menjadi berkarat.

6. Pastikan orisinalitas komponen mobil klasik

Memiliki mobil klasik wajib menggunakan orisinalitas komponen. Sebab, komponen asli cenderung memberikan performa mobil yang baik. Selain itu menggunakan komponen yang tidak asli bisa saja menimbulkan dampak buruk bagi mobil antik.

Parahnya, penggunaan komponen tidak asli justru membuat pengeluaran membengkak. Memang harga beli jauh lebih murah, tapi sangat mungkin terjadi justru pengeluaran membengkak dalam perawatan, karena tidak tahan lama atau justru menyebabkan kerusakan pada mesin.

7. Melakukan test drive

Tidak jarang ditemukan mobil yang telah dipoles dengan baik namun ketika dinyalakan justru tidak dapat berjalan dengan baik. Hal ini tentu saja merugikan sebagai pembeli baru.

Karena itu, untuk menghindari kasus seperti ini, usahakan untuk bertemu langsung dengan penjual, kemudian izin untuk melakukan test drive, sebelum sepakat untuk membeli mobil tersebut.

Dengan melakukan test drive, maka kita dapat menemukan kekurangan yang ada pada mobil tersebut sehingga kemudian hari dapat memodifikasinya.

8. Bergabunglah dengan komunitas

Selain bisa mengoleksi mobil antik yang kita sukai, hal yang menyenangkan dari mengoleksi mobil antik adalah bertemu dengan orang-orang yang memiliki hobi yang sama.

Bergabung dengan komunitas bisa mendapatkan banyak informasi dari komunitas, seperti tips merawat mobil antik, hingga informasi komponen mobil antik yang kadang sulit untuk dicari.

9. Cobalah untuk mencari metode perawatan yang cocok

Mobil antik memang sudah berumur bahkan bisa saja sangat tua. Untuk dapat mengembalikan mobil antik kita ke kondisi yang lebih prima tentu saja akan membutuhkan banyak perhatian. Apalagi kalau mobil antik biasanya digunakan buat kegiatan sehari-hari.

Idealnya, setiap beberapa kilometer, bawa mobil antik ke bengkel untuk melakukan perawatan rutin. Dari situ kita dapat berkonsultasi untuk mencari tahu perawatan rutin seperti apa yang cocok.

Tidak lupa juga, perhatikan jenis mesin mobil antik yang kita beli. Jenis mobil yang memiliki kapasitas hingga 12 silinder akan memakan biaya perawatan yang cukup tinggi. Hal ini tentu saja akan berbeda jauh kalau mobil antik kita hanya mempunyai kapasitas 4 silinder saja.

10. Coba untuk dikendarai

Membiarkan mobil antik diam saja di sudut rumah bukan contoh baik bahkan termasuk hal buruk. Sebaliknya, setelah mempunyai sebuah mobil antik, ajaklah mobil tersebut untuk bepergian. Tidak harus rutin setiap hari, tapi setidaknya seminggu sekali. Tentu saja hal ini juga bagus untuk mobil antik kalau dinyalakan secara rutin.