Minggu, April 5, 2026
Beranda blog Halaman 1488

Merek Motor Listrik Italia Siap Masuk Indonesia

0

Pasar sepeda motor nasional ternyata masih dianggap sangat seksi. Setidaknya hal tersebut membuat merek sepeda motor asal Italia, Energica Motor Company kepincut untuk mengadu nasib di Indonesia.

Hal ini diakui Energica Sales & Field Marketing Director Giacomo Leone. Menurutnya, Indonesia memiliki industri sepeda motor yang berkembang. Pada 2019, lanjut dia, penjualan sepeda motor tembus 6,5 juta unit, dan menjadikan Indonesia pasar sepeda motor tertinggi di dunia ketiga, setelah India dan China.

“Indonesia adalah pasar yang penting bagi Energica. Perjanjian yang baru-baru ini kami sepakati dapat meningkatkan jalur pengembangan komersial kami di wilayah Asia,” ungkap Leone sepeprti dilansir Rideapart, Rabu (15/4/2020).

Nantinya, Energica Motor Company akan menggaet perusahaan lokal Utomo Corp merupakan induk retail dan distributor di bisnis pertambangan batubara, produk lifestyle serta otomotif. 

Dibidang otomotif, Utomo Corp tidak bisa dipandang sebelah mata, karena mereka sudah terlebih dahulu menaungi PT Premier International sebagai distributor resmi Piaggio dan Vespa di kawasan Jakarta dan Tangerang.

Utomo Corp juga sudah memiliki beberapa brand otomotif roda dua lainnya seperti Italjet, Niu hingga Royal Alloy.

Sementara itu, CEO Utomo Corp, Denny Utomo menyatakan, dengan menggandeng Energica Motor Company adalah waktu yang tepat bagi Utomo Corp untuk memasuki pasar listrik, khususnya di segmen premium.

“Saya telah mengikuti jejak dan kemajuan Energica sejak tahun 2015. Ini mewakili merek terkemuka di sektor ini, tidak tertandingi saat ini,” ujar Denny.

Kerja sama dengan menghadirkan sepeda motor listrik tak lain karena pemerintah Indonesia menargetkan jumlah sepeda motor listrik pada 2025 mencapai dua juta unit.

Energica Motor Company
3 model Energica Motor Company. 

Jika tak ada aral melintang seperti pandemi virus corona, merek sepeda motor lisrik yang bermarkas di Modena, Italia, kabarnya di tahap awal akan memulai pemasarannya dengan menghadirkan tiga motor listrik bergaya sport dan diantaranya muncul di situs resmi yaitu Energica Ego dan Ego+. Sedangkan model lainnya yang kabarnya akan diboyong ke Tanah Air yaitu Energica EVA Ribelle, dan Energica EVA EsseEsse9.

Ayo bantu perangi COVID-19 dengan melakukan donasi untuk pembelian APD, caranya klik disini.

Mitsubishi Outlander PHEV Maksimal Bantu PMI Perangi Virus COVID-19

0

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dalam memerangi pandemi virus Corona di Indonesia dengan melibatkan unit Mitsubishi Outlander PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle).

Mobil ini merupakan unit tanggap darurat yang bertugas sebagai kendaraan penyemprotan disinfekan di beberapa area di Jakarta yang telah berlangsung sejak bulan Maret lalu. 

“Kehadiran Mitsubishi Outlander PHEV ini sangat berguna dan mendukung aktivitas kami khususnya saat ini terkait dengan penanganan COVID-19. Dengan keunggulan yang dimilikinya kami dapat dengan mudah menggunakan kembali alat semprot dan meningkatkan efektivitas kegiatan di lapangan,” sebut Ridwan S. Carman, Kepala Sub Tanggap Darurat dan Pemulihan PMI Pusat dalam keterangan tertulisnya kepada OLX beberapa waktu lalu.

PMI memanfaatkan kemampuan discharging Outlander PHEV untuk mengisi daya alat penyemprot disinfektan. Hasilnya lebih maksimal karena dengan unit tersebut, PMI mampu melakukan penyemprotan disinfektan di 30 titik per hari yang dikunjungi oleh PMI. 

Mitsubishi Outlander PHEV merupakan sebuah SUV  yang mengintegrasikan SUV dengan keunggulan teknologi 4WD. Mobil baru Mitsubishi ini memadukan kekuatan baterai, motor dan juga mesin gasoline 2400 cc. 

Secara global, kendaraan ini telah diluncurkan di lebih dari 50 negara. Selain itu, pada bulan Mei 2019, Mitsubishi Outlander PHEV berhasil menjadi World Best Selling PHEV. 

“Sejak diluncurkan di Indonesia pada tahun 2019 lalu, model ini hadir untuk mendukung Indonesia dalam upayanya menciptakan lingkungan yang jauh lebih baik. Dengan berbagai teknologi dan keunggulan yang tersemat pada model ini, kami yakin banyak hal lain yang dapat diberikan disamping kendaraan ini yang ramah lingkungan. Oleh karena itu, untuk memaksimalkan seluruh fitur yang ada, kami melakukan kolaborasi dengan PMI untuk menunjang seluruh kegiatan kemanusiaan di Indonesia dan salah satunya yaitu dalam penanganan COVID-19. Ke depannya, kami akan terus mengeksplor kemampuan Outlander PHEV tidak hanya dalam aspek kemanusiaan dan lingkungan namun tentunya dalam seluruh aspek kehidupan,” papar Naoya Nakamura, Presiden Direktur PT MMKSI. 

Dipilihnya Mitsubishi Outlander PHEV sebagai unit tanggap darurat terbaik bagi PMI karena memiliki fleksibilitas dalam membantu PMI beserta relawan menjangkau area-area yang sulit dilalui. 

Kendaraan ini juga memberikan nilai lebih untuk tim yang bertugas, dimana pada bagian belakang kendaraan dapat dimaksimalkan untuk membawa peralatan yang dibutuhkan. 

Selain itu, kemampuan discharging yang dimiliki juga mencapai 1.500 Watt dan tentunya akan sangat membantu dalam kondisi darurat sebagai sumber tenaga listrik.

Sebelumnya, pada 11 Desember 2019, MMKSI telah menandatangani nota kesepakatan dengan PMI untuk penyediaan unit Mitsubishi Outlander PHEV yang akan digunakan untuk mendukung kegiatan kepalangmerahan. 

Dalam agenda tersebut MMKSI sepakat untuk memberikan bantuan kepada PMI dalam bentuk peminjaman satu unit Mitsubishi Outlander PHEV sebagai salah satu kendaraan tanggap darurat.

Langkah MMKSI untuk berkontribusi dalam bidang kemanusiaan ini sejalan dengan START NOW Project yang merupakan komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang lebih baik. (Z)

Beri Stimulus di Tengah Pandemi, Suzuki Luncurkan Ignis Baru

0

Meski menghadapi kondisi yang sangat sulit di tengah terpaan badai COVID-19, Suzuki Indonesia mencoba survive dengan menghadirkan stimulus berupa produk terbaru di pasar domestik.

Hari ini, Kamis, 9 April 2020 PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) secara virtual meluncurkan New Ignis “The New Breed of Urban SUV” dengan cara live streaming di akun Youtube Suzuki Indonesia.

Ubahan terbaru New Ignis banyak bermain di sektor eksterior yang membuat Ignis sekarang tampil menjadi urban SUV. Ubahan tersebut antara lain di desain bumper depan dan diffuser, grille, fog lamp dan bezel, serta desain bumper belakang yang kini hadir dengan rear reflector dan diffuser. 

Sementara untuk ubahan kabin berupa desain baru di bagian seat serta tampilan kunci yang lebih keren.  

Untuk ukuran dimensi masih sama dengan model lama yakni 3.700 mm x 1.690 mm x 1.595 mm. Dan mesinnya menggunakan mesin K12M 4 Cylinder 16 Katup berkapasitas 1.197 cc. Kekuatannya tenaganya mencapai 83 PS pada 6.000 rpm, serta torsi 113 Nm pada 4.200 rpm, 

Ukuran wheelbase sepanjang 2.435 mm, serta high ground clearance setinggi 180 mm menjadikan New Ignis tetap berkarakter sebagai mobil yang lincah untuk bermanuver di jalan perkotaan.  

“Untuk melengkapi kebutuhan kaum urban, kami meluncurkan New Ignis yang kini tampil lebih modern, memiliki banyak fitur untuk mendukung kenyamanan dan mobilitas, serta ground clearance yang cukup tinggi di kelasnya sehingga menambah kebanggaan dalam menunjang kegiatan dan gaya hidup perkotaan yang dinamis,” ujar Dony Saputra, 4W Marketing Director PT SIS dalam keterangannya saat peluncuran berlangsung.

Fitur-fitur yang menawarkan kenyamanan serta kemudahan yang dimaksudkan Donny berupa push start/stop button, keyless entry, tilt steering, steering wheel with switch audio control and blue tooth phone connection, AC auto climate with heater, 60:40 rear seat fold down, sporty look speedometer, and 260 litre baggage. 

Dan untuk fitur keamanan serta keselamatan ada Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Brake-force Distribution (EBD), Brake Assist (BA), dual SRS airbag, Side Impact Beam, ISOFIX, Immobilizer, Pretensioner front seat belt, dan new generation platform HEARTECT.

New Ignis ditawarkan dalam 2 tipe berbeda, yakni GL dan GX dengan pilihan transmisi manual 5-percepatan dan Auto Gear Shift (AGS). Menariknya, banyak sekali pilihan warna body yang tentunya bakal memenuhi selera konsumen. Total ada 9 warna pilihan, mulai dari Pearl Arctic White, Metallic Silky Silver, Metallic Glistening Gray, Pearl Midnight Black. Sementara warna pilihan yang benar-benar baru adalah  Metallic Lucent Orange, Torquise Blue, Stargaze Blue with Black Roof, Stargaze Blue with Silver Roof, dan Lucent Orange with Black Roof. 

Harga New Ignis 2020

Hadirnya Ignis baru dengan beberapa ubahan tampilan menjadikan harga jual model ini mengalami kenaikan. Namun disebutkan oleh Sukma Dewi, Assistant to Department Head Sales 4W, kenaikannya tidak terlalu besar. Dari setiap varian hanya naik sekitar Rp 5 juta kalau dibandingkan harga model lama yang sudah diupdate awal tahun ini. 

Harga On-the-Road JABODETABEK New Ignis:

New Igns GL M/T

Rp 171.000.000

New Ignis GL AGS

Rp 181.000.000

New Ignis GX M/T

Rp 190.000.000

New Ignis GX AGS

Rp 200.000.000

Ogah Jor-Joran Impor Produk Meski Ada Stimulus, Suzuki Tetap Fokus Jual Produk Dalam Negeri

0

COVID-19 menghantui perkembangan industri otomotif di Tanah Air akibat kebijakan manajemen pabrikan otomotif untuk menghentikan sesaat kegiatan produksi.

Salah satu merek yang juga mengambil langkah untuk menghentikan proses produksinya adalah Suzuki yang sudah berlangsung berapa pekan terakhir.

Kondisi ini dikhawatirkan akan menggebuk penjualan semua merek otomotif. Ditambah lagi minat masyarakat untuk membeli mobil sekarang benar-benar turun dan lebih memilih untuk berkonsentrasi dalam urusan kesehatan. Khususnya agar terhindar dari serangan virus COVID-19.

Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tidak tinggal diam. Baru-baru ini ada usulan untuk memberikan stimulus fiskal, non-fiskal dan moneter.

Tentu ini membawa angin segar bagi pabrikan otomotif di Indonesia di tengah kondisi saat ini. Wacana ini cukup mendapat apresiasi dari PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) melalui Dony Saputra, 4W Marketing Director PT SIS.

“Stimulus ini sangat kami apresiasi karena melihat Pemerintah peduli dengan permasalahan yang dihadapi sekarang. Industri otomotif, termasuk kami sebagai pabrikan juga terdampak,” sambut Dony Saputra dalam tanya jawab via Zoom usai peluncuran New Ignis, Kamis (9/4/2020). 

Stimulus fiskal tersebut berupa insentif atau relaksasi PPh Pasal 21, 22, 25 selama enam bulan, insentif atau restitusi PPN dipercepat selama enam bulan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan No. 23/2020, dan juga memberikan pengurangan bea masuk impor.

Stimulus non-fiskal diberikan dalam skema penyederhanaan atau pengurangan lartas eskpor dan impor untuk bahan baku, percepatan proses ekspor-impor untuk reputable trader, serta penyederhanaan proses ekspor impor melalui NLE (National Logistic Ecosystem). 

Sedangkan terkait stimulus moneter, diberikan berdasarkan Peraturan OJK Nomor 11 Tahun 2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) dan Relaksasi Program Jaminan pada BPJAMSOSTEK.

“Kemarin memang ada info dari Kemenperin bahwa sedang ada diskusi untuk memberikan relaksasi fiskal, non-fiskal dan moneter. Harapannya stimulus ini bisa membantu kami melalui masa sulit seperti sekarang,” ujarnya.

Namun hal ini dianggap tidak terlalu ber-efek karena fokus Suzuki di Indonesia memang tidak untuk menjual produk impor dalam skala besar. “Kita harus balik lagi ke strategi awal Suzuki yang fokus menjual kendaraan produksi Cikarang dan Tambun. Jadi kami tidak akan manfaatkan stimulus ini untuk datangkan produk impor sebanyak-banyaknya, dan tetap mau jualan barang dalam negeri,” tegas Dony.

Produk yang dimaksud adalah Carry, APV, Ertiga, Karimun Wagon R, dan yang paling baru meluncur adalah XL7. Seluruh model tersebut diproduksi di pabrik Suzuki CIkarang dan Tambun.

Suzuki Indonesia berharap ada kebijakan Pemerintah yang bisa menjadikan produksi dalam negeri punya nilai tambah sehingga akan semakin menarik minat konsumen untuk memilikinya.  

Ayo bantu perangi COVID-19 dengan melakukan donasi untuk pembelian APD, caranya klik disini. (Z)

Hindari Virus Covid-19, Beli dan Ganti Ban Kendaraan Mudah, Cukup dari Rumah Saja

0

PT Gajah Tunggal Tbk. pada awal April 2020 ini memperkenalkan platform marketplace baru dalam layanan jasa autoparts secara online. Aplikasi online ini bernama Speedworks Autocare dan memungkinkan konsumen mendapatkan ban GT Radial dan IRC secara mudah ataupun mengganti suku cadang lainnya. 

Ini menjadi langkah maju dari kerjasama dua perusahaan, yakni Speedwork Networks Pte.Ltd dan PT Gajah Tunggal Tbk setelah proses penjajakan kerjasama selama setahun.

“Kita memang saling support. Kami siapkan produk-produknya untuk didistribusikan ke bengkel-bengkel seperti Tirezone dan Motoxpress. Sementara kalau Speedwork lebih ke program aplikasi onlinenya. Dengan mendukung layanan Speedwork Autocare, kami harap konsumen lebih mudah mengganti ban kendaraannya tanpa butuh waktu lama,” ungkap Head of Marketing Division PT Gajah Tunggal Tbk, Leonard Gozali beberapa waktu lalu.

Sementara dari pihak Speedwork yang diwakili oleh Foeryanto Jawoto, Direktur Speedwork Solusi Utama membeberkan berbagai keunggulan berbelanja autoparts lewat jaringannya.

“Melalui aplikasi ini kami menjual ban original GT Radial, IRC dan Zeneos lewat toko retail resmi seperti Tirezone dan MotoXpress. Speedwork menghubungkan pelanggan dan workshop dengan terlebih dulu mencocokkan ban yang tepat dengan tipe kendaraan konsumen, serta transparansi harga sebelum melakukan reservasi online,” jelasnya.

Update terbaru dari Speedwork saat ini disebut terus berjalan dan progress-nya cukup baik serta mulai merambah ke Pulau Jawa dan Sumatra.

“Progress-nya sejauh ini sangat baik karena kita pakai jaringan sendiri. Apalagi kita sekarang sudah mulai ekspansi. Jadi kalau selama ini baru melayani Jabodetabek saja, sekarang sudah ke Pulau Jawa dan Sumatra. Kita juga ada kerjasama dengan Grab,” terang Dodiyanto, Senior Brand Executive & Product Development GT kepada OLX, Kamis (9/4/2020).  

Khusus untuk produk ban mobil GT Radial, saat ini sudah bekerjasama dengan hampir seluruh Tire Zone di Indonesia. Bahkan ada rencana untuk membuka toko ban hyper performance dan ban balap.

“Nah, dengan adanya aplikasi Speedwork Autocare ini nantinya akan memudahkan para pembalap untuk beli ban lewat online. Dan tidak perlu khawatir karena harganya jelas serta sesuai dengan yang tertera di website,” terang Rizki Andromerdi, Senior Brand Executive PT. Gajah Tunggal Tbk di saat bersamaan.

Sementara untuk menyikapi kondisi saat ini, Speedwork dan GT Radial juga bahu membahu dalam mengatasi dampak COVID-19 lewat campaign “Ganti Ban di Toko Tanpa Kontak”.

“Jadi untuk konsumen yang melakukan penggantian ban di jaringan Tire Zone sekarang tidak perlu dekat-dekat sama mobil, cukup dengan menunggu di ruang tunggu yang nyaman. Selain itu konsumen juga mendapatkan layanan semprot disinfektan gratis meski hanya melakukan pengecekan atau isi tekanan angin, serta disiapkan juga hand sanitizer. Intinya kita juga sangat peduli dengan hal ini dan berusaha semaksimal mungkin untuk mencegah penyebaran virus COVID-19,” lanjut Rizki.

Nah, dengan kondisi seperti ini, Rizki menganjurkan agar konsumen mau melakukan pembelian dan penggantian ban lewat aplikasi Speedwork. Karena lebih aman, mudah dan dijamin pelanggan puas. 

“Beli ban secara online lewat Speedwork, tinggal janjian di toko untuk dipasang jam berapa. Karena biasanya kalau langsung datang belum tentu juga ukuran yang diinginkan itu ada. Jadi memang lebih aman kalau belinya lewat Speedwork,” tandas Rizki.

Ayo bantu perangi COVID-19 dengan melakukan donasi untuk pembelian APD, caranya klik disini(Z)(Z)

Wanita Ini Resmi Jadi Pemilik Pertama MG ZS di Indonesia

0

Morris Garage atau MG memang merek otomotif baru di Indonesia, tapi kehadiran model pertamanya, yakni MG ZS mampu mencuri perhatian konsumen Tanah Air. 

MG Motors Indonesia tepat pada tanggal 24 Maret 2020 lalu meluncurkan sebuah SUV secara virtual, tiga hari berselang, tepatnya di 27 Maret 2020, seorang wanita bernama Mira mencatatkan diri sebagai pemilik MG ZS pertama di Indonesia.

Memilih MG ZS berkelir hitam tipe Ignite, Mira mengaku kepincut dan akhirnya membeli unit tersebut untuk dipakai beraktivitas sehari-hari. Ia juga begitu mengapresiasi pelayanan istimewa yang dirasakannya saat berkunjung ke salah satu diler MG Motor Indonesia.

“Rencananya saya akan pakai mobil ini untuk mengantar anak ke sekolah dan saya percaya sekali dengan tingkat keamanan yang ditawarkan di MG ZS,” ungkap Mira seperti ditulis dalam keterangan resmi MG Motors Indonesia yang diterima OLX, Jumat (10/4/2020). 

Dalam testimoni yang disampaikannya kepada MG Motors Indonesia melalui email, Mira juga mengaku sangat bahagia ketika menyadari ia dihadiahi sepaket masker untuk dipakainya bersama keluarga. “Benar-benar istimewa dan pengalaman yang menyenangkan bersama MG.” 

Sementara Arief Syarifudin, Marketing & PR Director MG Motor Indonesia menyebut bahwa mereka bermaksud untuk lebih memperluas lagi jangkauan layanannya di Indonesia. Target hingga akhir 2020 nanti sudah ada 25 outlet MG yang akan melayani urusan sales, service dan sparepart MG ZS.

“Sejauh ini kita sudah resmi beroperasi di 5 titik, yaitu Lippo Mall Puri, Samanhudi, Pondok Indah, The Breeze, dan satu lagi di Soekarno Hatta, Bandung. Kita optimis menjangkau konsumen Indonesia lebih luas lagi dengan perencanaan penambahan outlet hingga total 25 sampai akhir tahun 2020 nanti,” jelas Arief.

Kelima outlet MG tersebut juga sudah menerapkan SOP (standard operating procedure) pecegahan COVID-19 dengan akses untuk mendapatkan hand sanitizer serta masker. Prosedur ini dilaksanakan guna memastikan kesehatan konsumen dan seluruh petugas di outlet selama proses melihat unit dan berbicara dengan rekan-rekan dari tim penjualan.

MG ZS hadir di Indonesia dengan menawarkan dua pilihan model, yaitu Excite dan Ignite. MG ZS Excite ditbanderol dengan harga mulai dari Rp 255,8 juta, sedangkan MG ZS Ignite dibanderol mulai dari Rp 289,8 juta (OTR Jakarta). Beragam pilihan warna yang bisa dipilih antara lain Scarlet Red, Marina Blue, Black Knight, Arctic White, dan Silver Metallic.

Dapatkan promo menarik MG ZS disini! (Z)

Toyota Ractis, MPV Langka Cuma Ada 15 Unit di Indonesia

0

Mobil bergaya Multi Purpose Vehicle (MPV) masih jadi primadona di Indonesia. Hal ini pula membuat Toyota banyak menghadirkan mobil MPV dengan berbagai jenis dan harga yang berbeda sebagai pilihan untuk masyarakat Indonesia.

Adapun beberapa jenis MPV Toyota saat ini dipasarkan antara lain Toyota Calya, Toyota Avanza, Toyota Sienta, Toyota Kijang Innova, Toyota Voxy, hingga Toyota Alphard dan Vellfire.

Tapi tunggu dulu, OLXer perlu tau, kalau Toyota juga masih punya MPV lain yang disebut Toyota Ractis, yang merupakan singkatan dari Run (berlari), Activity (aktivitas) dan Space (ruang). Maksud dari Toyota Ractis sendiri yaitu mobil ini masih sanggup diajak berlari untuk beraktivitas dengan ruang kabin yang cukup lapang.

Nah, Toyota Ractis sendiri ternyata ada juga di pasar otomotif nasional, akan tetapi tidak dijual melalui agen pemegang merek, melainkan Importir Umum dalam bentuk Completely Knock Down (CBU).

Kebetulan salah satu Toyota Ratcis dijual di situ OLX.co.id dijual di dealer mobil bekas Meydina Focus Motor di Bursa Otomotif Mangga Square Sawah Besar, Jakarta Pusat.  Dalam deskripsinya, dia menyebutkan kalau Toyota Ractis ini hanya ada 15 unit saja di Indonesia. Wow, ternyata mobil langka.

Dia juga menyebutkan, kalau Toyota Ractis ini sudah digunakan sang pemilik dengan jarak tempuh kurang dari 95.000 km. Sedangkan ketangguhan dari mobil ternyata berkat penggunaan  mesin bensin berkapasitas 1.3 liter, empat silinder dan transmisi empat percepatan.

Mobil ini juga dibekali beberapa fitur menarik, mulai dari Keyless Start Stop Engine, Airbags, 1 TV + Camera Parking,  Fog lamp, Electric Mirror and Retract, AC Digital, Jok Kulit, hingga Audio Acoustic.

Oia, untuk soal harga Toyota Ractis lansiran 2009 ini dijual dengan banderol Rp 175 juta. Jika OLXer tertarik dengan mobil ini, bisa lihat informasi detailnya di sini.

 

Lagi Di Rumah Aja? Yuk Cari Tahu Hal Sepele yang Ternyata Penyebab BBM Boros

0

OLXer yang punya kendaraan seperti mobil atau sepeda motor pasti pernah merasakan, ‘Kenapa ya, mobil atau motor saya boros bensin?’.

Nah, kebetulan adanya himbauan pemerintah agar melakukan aktivitas di rumah terkait pencegahan penyebaran virus corona bisa dimaksimalkan OLXer untuk mencari tahu, kira-kira kenapa mobil atau motornya bisa boros bbm.

Pada dasarnya mengapa kendaraan OLXer boros bahan bakar minyak (BBM) ini banyak faktornya. Dan itu bukan semata-mata karena settingan pada sektor ruang pembakaran pada mesin, tetapi bisa juga karena OLXer sendiri.

Karena itu, berikut ini beberapa hal yang dianggap sepele namun ternyata bisa membuat boros bahan bakar, antara lain:

1. Ukuran Velg yang Besar

Memodifikasi boleh saja, tapi kalau bicara soal boros bahan bakar ternyata bisa juga karena penggunaan pelek dengan diameter lebih lebar dan rim besar. Padahal, secara tidak langsung hal itu berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar mobil.

Pelek lebih besar umumnya memiliki lebih berat. Pelek dapat dianalogikan seperti kaki. Jika kaki dibebani dengan sesuatu yang berat, apakah masih bisa berlari kencang? Jawabannya tentu bisa, namun memerlukan tenaga yang lebih ekstra.

Saat mobil divariasikan dengan velg yang lebih besar itu berarti mobil membutuhkan lebih banyak bahan bakar. Secara tidak langsung, hal ini membuat bahan bakar mobil akan cepat habis.

2. Ban Kempes

Jika ban mobil kempes, otomatis tapak ban akan melebar karena bagian dinding akan menyentuh permukaan jalan.

Akibatnya, akan tercipta lebih banyak gesekan pada ban dan memerlukan tenaga tambahan agar mobil bisa bergerak normal. Itu berarti perlu menginjak pedal gas lebih dalam.

3. Belum Ganti OLi

Penggantian oli transmisi pada oli matic adalah salah satu perawatan yang tidak boleh diabaikan. Sistem kerja transmisi tersebut sangat dipengaruhi oleh gerakan hidrolik dari oli transmisi.

Saat oli transmisi sudah lama tidak diganti, proses perpindahan putaran akan terganggu dan menimbulkan masalah, salah satunya bensin menjadi lebih boros.

Karena itu, OLXer harus rajin-rajin ya ganti oli sesuai yang direkomendasikan pabrikan mobil.

4. Menyalakan AC dengan Suhu Maksimal

Menyalakan AC saat berkendara sudah menjadi sebuah kebutuhan. Tapi jika menyalakan AC dengan suhu paling dingin di waktu lama juga dapat menyebabkan bensin menjadi boros.

Saat menyalakan AC, mesin akan memutar kompresor AC yang berfungsi memompa refrigerant. Daya yang diperlukan kompresor AC tidak sedikit, apalagi jika dipasang suhu yang paling dingin.

Hal itu menyebabkan kekuatan mesin akan terbagi ke kompresor AC. Nah itu berarti perlu menekan pedal gas lebih dalam untuk bisa menjalankan mobil.

5. Lama Tidak Dicuci

Kendaraan yang lama tidak dicuci juga ternyata ada pengaruhnya loh OLXer. Singkat cerita, ada beberapa bagian pada mobil atau motor akan jadi boros BBM.

Ya, kendaraan yang lama tidak dicuci biasanya terjadi gumpalan kerak atau kotoran di bagian as roda, kampas rem dan tromol drum brake. Alhasil, laju perputaran roda akan seret atau macet sehingga putaran roda menjadi tersendat.

Jika laju mobil atau motor terhambat, tentunya mesin harus bekerja ekstra, yang artinya membutuhkan BBM lebih banyak.

6. Bahan Bakar Tidak Sesuai Rekomendasi

OLXer perlu tau kalau pabrikan otomotif sudah merekomendasikan mobil atau sepeda motornya untuk mengkonsumsi bahan bakar yang telah ditentukan.

Namun karena alasan harga, tak sedikit pemilik kendaraan lebih memilih bahan bakar dengan kualitas lebih rendah. Contoh, mobil yang diharuskan menggunakan RON 92 justru menggunakan bakar dengan RON 88.

7. Cara Berkendara

Satu hal yang perlu diketahui, gaya berkendara bisa mempengaruhi konsumsi bahan bakar. Mobil atau sepeda motor yang kebut-kebutan, dimana pedal dihentak secara mendadak maka pembuangan bahan bakar akan lebih cepat.

Nah, itulah beberapa hal yang kerap dianggap sepele namun ternyata dapat membuat bahan bakar jadi boros.

 

 

8 Hal yang Perlu Diketahui Soal Restrukturisasi Kredit atau Kelonggaran Pembayaran Cicilan

0

Penyebaran virus corona membuat pemerintah mengimbau kepada bank atau perusahaan pembiayaan leasing untuk melakukan kelonggaran pembayaran atau dalam bahasa ekonomi disebut restrukturisasi.

Namun begitu, ternyata masih banyak orang Indonesia yang tidak mengetahui apa itu restrukturisasi kendaraan bermotor seperti mobil dan motor, serta bagaimana cara kerjanya. Nah, berikut beberapa hal yang harus OLXer tahu soal restrukturisasi seperti dilansir di akun instagram @ojkindonesia.

1. Apa itu restrukturisasi?

Rekturisasi adalah keringan pembayaran cicilan pinjaman di bank atau leasing. Jadi ingat, ini diberikan keringanan, bukan digratiskan.

2. Apakah hutang pinjaman bisa dihapuskan dengan restrukturisasi?

Tidak, restrukturisasi bukan penghapusan hutang tapi memberikan keringanan untuk membayar cicilan hutang. Jadi hutang kita masih ada.

3. Apakah tetap harus membayar cicilan pinjaman?

Cicilan pinjaman tetap harus dibayar, namun diberikan keringanan berdasarkan penilaian dan kesepakatan bersama antara kita dengan bank atau leasing.

4. Seperti apa bentuk keringanan yang diberikan bank atau leasing?

Bentuk-bentuk keringanan kredit atau pembiayaan yang diberikan bank atau leasing yaitu:

  • Penurunan suku bunga
  • Perpanjangan jangka waktu
  • Pengurangan tunggakan pokok
  • Pengurangan tunggakan bunga
  • Penambahan fasilitas kredit atau pembiayaan
  • Konversi kredit atau pembiayaan menjadi penyertaan modal sementara.

5. Seperti apa contoh konkret pemberian keringanan?

Misal, Adi seorang pengemudi ojek online yang sebelumnya ramai penumpang. Kini, sejak adanya virus corona dia sulit mendapatkan penumpang dan tidak sanggup membayar cicilan motor di leasing.

Maka, Adi bisa mendapatkan keringanan untuk penundaan pembayaran pokok atau bunga misal 3,6,9 atau 12 bulan, sesuai kesepakatan bersama dengan leasing.

6. Bagaimana cara mengajukan keringanan?

Cukup menghubungi bank atau leasing tempat peminjaman tanpa perlu datang ke kantornya. Hubungi melalui telepon, email, whatsapp atau sarana komunikasi digital lain. 

Tapi ingat, untuk tetap di rumah untuk mencegah penyebaran Covid-19. Bahkan beberapa pengumuman bank atau leasing yang memberikan keringanan dapat dilihat di website atau media sosial resmi OJK.

7. Apakah apabila mengajukan pasti akan diberikan keringanan kredit atau pembiayaan?

Pemberian keringanan ini diutamakan untuk usaha kecil yang terkena dampak Covid-19 dengan nilai pinjaman di bawah Rp 10 miliar, terutama UMKM, pekerja harian, nelayan, ojek online dan usaha kecil lain yang sejak terkena dampak Covid-19 mengalami kesulitan membayar cicilan pinjamanan.

Ingat, pemberian keringan ini hanya untuk masyarakat yang betul-betul membutuhkan. Jadi kalau kita masih memiliki penghasilan tetap atau masih sanggup membayar, jangan memanfaatkan keringanan ini ya. Biarkan bank atau leasing fokus membantu saudara-saudara kita yang lebih membutuhkan.

8. Apa manfaatnya pemberian keringanan ini? Mengapa tidak sekaligus dihapuskan saja seluruh hutang masyarakat di bank atau leasing?

Pemberian keringanan ini untuk membantu masyarakat yang kesulitan membayar pinjaman, namun di sisi lain dapat tetap menjaga stabilitas keuangan. Mengapa dilakukan selektif?

Karena bank atau leasing juga mengalami kesulitan pemasukan akibat bank atau leasing juga mengalami kesulitan pemasukan akibat terkena dampak Covid-19. Sementara perusahaan bank atau leasing tetap harus membayar bunga kepada para penabung atau investor dan mengeluarkan biaya operasional (menggaji karyawan, biaya sewa, listrik, air, dan lain-lain) sementara tidak ada pendapatan dari nasabah.

Apabila harus menghapus semua hutang, yang ada bank atau leasing bisa terancam tutup, mem-PHK pegawai dan ujungnya bisa berimbas ke ekonomi Indonesia. 

 

Daftar Mobil Bekas yang Harganya Tak Lebih dari Yamaha Nmax

0

Skuter matik seperti Yamaha Nmax memang saat ini tengah digandrungi konsumen di Tanah Air. Bentuknya yang besar dan modern dianggap mampu memberikan rasa percaya diri ketika berkendara.

Saat ini Yamaha Nmax hadir dalam empat pilihan dengan banderol dimulai dari Rp 29,75 juta sampai Rp 33,75 jutaan on the road Jakarta.

Meski Yamaha Nmax kini menjadi motor idola, namun bagi sebagian orang mengendarai skuter besar tetap saja akan basah ketika hujan dan kepanasan ketika berkendara musim panas.

Selain itu, mengendarai motor juga dianggap akan menyalahi aturan lalu lintas jika ditumpangi lebih dari dua orang.

Nah, OLXer yang tak mau ribet ketika naik sepeda motor karena cuaca atau terhambat aturan lalu lintas, bisa juga lho memilih mobil sebagai alat transportasi.

Ehm, takut mahal? Tak perlu khawatir, sebab ada pilihan alternatif yaitu mobil bekas yang harganya 11-12 atau bahkan kurang dari harga Yamaha Nmax.

Di situs jual beli OLX.co.id ada juga lho mobil-mobil model city car atau mobil perkotaan yang mungil dengan berbagai model dan merek. Tentunya harga yang ditawarkan ternyata tak sampai Rp 35 jutaan.

Nah, mau tau city car bekas yang harganya setara Rp 35 jutaan, berikut daftarnya:

– Kia Visto lansiran 2001-2002

– Chevrolet Spark lansiran 2004

– Chery QQ lansiran 2011

Selain itu, ada juga lho city car bekas yang dijual di bawah Rp 35 jutaan antara lain:

– Proton Savvy (2007) Rp 33,5 jutaan

– Daihatsu Ceria (2001) Rp 33 jutaan

– KIA Visto (2001) Rp 30 jutaan

– Daihatsu Charade (1992) Rp 30 jutaan

– Toyota Starlet (1988) Rp 29,6 jutaan

– Peugeot 206 (2005) Rp 25 jutaan

– Toyota Starlet (1986) Rp 24 jutaan

– Fiat Uno (1992) Rp 23 jutaan

– Suzuki Forsa GL (1986) Rp 22,5 jutaan

– Mazda MR-90 (1991) Rp 18,5-20 jutaan

Nah gimana OLXer tertarik untuk beli mobil bekas? Setidaknya keluarga kecil bisa menggunakan city car yang mampu menampung 4-5 penumpang.

Tapi perlu dicatat, harga mobil bekas di pasaran memang gelap. Bagaimana tidak, mobil bekas satu dan lainnya bisa saja berbeda-beda karena tahun pembuatan, hingga bagaimana kondisi mobil itu sendiri. Mau lebih lengkap lihat di sini.