Jumat, April 3, 2026
Beranda blog Halaman 1504

Cegah Virus Corona, Bus, Terminal Sampai Tempat Penyeberangan Kapal Wajib Ada Hand Sanitizer

0

Pasien yang terkena positif Virus corona atau Covid-19 di Indonesia diketahui sudah bertambah menjadi enam kasus. Hal ini diutarakan langsung juru bicara pemerintah Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Kantor Istana Presiden, Jakarta, Minggu (8/3/2020).

Seperti diketahui, berbagai pencegahan penyebaran virus yang berasal dari Wuhan, China ini terus dilakukan. Termasuk dilakukan Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.

Menurut Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi, dirinya membuat surat edaran sesuai arahan Menteri Perhubungan agar melakukan langkah-langkah pencegahan virus Corona di tempat umum.

“Karena bidang saya di transportasi darat, bus di terminal dan kemudian di penyeberangan, jadi saya sudah membuat surat edaran ke semua simpul untuk menyiapkan Hand Sanitizer untuk cuci tangan,” ungkap Budi saat ditemui beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut dia menyatakan, Hand Sanitizer tersebut disediakan di beberapa tempat, termasuk di tempat umum seperti bus atau kapal. Selain itu, operator bus dan kapal juga dihimbau untuk menggunakan masker.

Budi juga mengatakan, bahwa dirinya juga meminta bantuan kepada Kementerian Kesehatan agar di tempat-tempat umum seperti pelabuhan atau penyeberangan terdapat alat pengecek suhu tubuh.

“Kita harapkan dari Dinas Kesehatan Provinsi bisa membantu kita menyiapkan petugas-petugasnya, terutama di Merak-Bakauheni yang penumpangnya cukup banyak,” tuturnya.

Bluebird Ikut Bersih-Bersih

Sebagai wujud antisipasi penyebaran virus Corona, perusahan penyedia jasa transportasi  PT Blue Bird Tbk melakukan serangkaian tindakan preventif guna memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang saat bepergian menggunakan layanan transportasi dari Blue Bird Group.

Langkah preventif yang dilakukan Bluebird yaitu dengan membersihkan kabin mobil oleh pengemudi Bluebird setiap kali selesai mengantarkan penumpang.

Selain itu, pengemudi Bluebird juga diberikan masker yang reusable. Masker ini dibuat oleh Kartini Blue Bird, sebuah pusat pelatihan wirausaha yang terdiri dari istri dan anak perempuan dari pengemudi Blue Bird.

 

 

Ternyata Begini Wujud Bus Tayo ‘Tangerang Ayo’

0

Tayo, begitulah sebutan untuk bus kecil imut yang jadi salah tokoh kartun favorit anak-anak saat menonton tayangan televisi. Kemunculan tokoh Tayo the little bus ini juga sangat familiar oleh sejumlah orang tua, terlebih karena lagunya juga mudah diingat.

Namun ternyata bus Tayo itu wujud aslinya ada di Indonesia. Ya, Tayo ternyata singkatan dari ‘Tangerang Ayo’, dimana bus ini bagian dari Bus Rapid Transit (BRT) yang sengaja dipesan Pemerintah Provinsi Tangerang dari PT Hino Motor Sales Indonesia (HMSI) kemudian dirakit karoseri dari PT Karyatugas Paramitra.

Menurut Direktur Penjualan dan Promosi PT (HMSI) Santiko Wardoyo, bus Tayo ini hasil permintaan langsung Walikota Tangerang Arief Rachadiono Wismansyah dengan jumlah yang tidak terlalu banyak.

“Bus ini kalau tidak salah ada sekitar 20 unit, Tayo hanya untuk di Tangerang saja,” ungkap Santiko saat ditemui beberapa waktu lalu di ajang Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2020.

Bus Tayo ini menggunakan sasis Hino FB 130 yang diracik sedemikian rupa sehingga dibuat 27 kursi dan para penumpang dari posisi kanan dan kiri saling berhadapan, serta ada juga penumpang yang berdiri di bagian tengah.

Agar tampil senada dengan warna bodi, bagian jeroan kabin mobil ini juga dibalut dengan jok semi kulit biru, demikian juga dengan lampu di dalamnya.

Tak hanya itu, bus ini juga memiliki beberapa fitur, mulai dari layar LCD untuk iklan, CCTV, running teks rute bus, serta pintu elektrik yang dikendalikan sopir sehingga bisa buka tutup.

Untuk jantung, Hino FB130 ini sudah menggunakan mesin diesel 4 stroke in line W04D-TN 4 berkapasitas 4.009 cc yang mampu menghasilkan daya hingga 128 Tk pada 2.500 rpm dan torsi 37 Kgm pada 1.800 rpm.

 

Virus Corona Pengaruhi Penjualan Otomotif di Indonesia

0

Virus Corona ternyata membuat pertumbuhan ekonomi di sejumlah negara melambat. Bahkan, wabah virus Covid-19 ini sangat mempengaruhi sektor otomotif, tak terkecuali di Indonesia.

Hal ini juga diakui Ketua Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Yohannes Nangoi saat ditemui di gelaran Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2020.

“Covid sangat berpengaruh. Contohnya di Bali turis turun. Travel agent yang beli kendaraan untuk bus banyak turun juga. Ekspor ke China seperti batubara juga turun dan ini juga berdampak sehingga otomatis kendaraan juga terdampak,” ungkap Yohanes.

Kendati demikian, Yohanes menyatakan, untuk Supply Chain kendaraan bermotor dari China tidak terlalu bermasalah, karena tak semua komponen di datangkan dari negeri tirai bambu, melainkan sudah terdaftar di Jepang atau Korea.

“Mudah-mudahan kalau yang saya baca dan lihat, jumlah korban yang bertambah menurun, jumlah meninggal juga menurun jadi mudah-mudahan bisa tercover dengan datangnya musim panas di dunia belahan utara. Kita masih tetap (sesuai target),” jelasnya.

Selain virus Corona, penjualan otomotif nasional pada 2020 ini bisa sangat terpengaruh karena adanya bencana alam, seperti halnya banjir yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.

“Saya terus terang berharap penjualan mobil tahun ini bisa pulih lagi, intinya begini tahun lalu sangat terpukul dengan agenda politik yang cukup berat. Dengan agenda politik ini penjualan turun, harusnya tahun ini sudah pulih. Tapi unfortunately ada banjir terus ada pukulan lagi dari covid-19, covid sangat berpengaruh,” terangnya.

Yohannes sendiri memprediksi, penjualan mobil pada Februari 2020 akan sama seperti pada Januari 2020, yaitu sekitar 80 ribu unit.

“Mudah-mudahan maret bisa baik tapi kita belum tahu. Ya kan kita liat ada banjir, bencana alam, covid di bulan Februari sangat gencar, turisme di Bali juga berat, akibatnya pengadaan bus-bus baru juga turun,” tuturnya.

 

Disini, Jual Mobil Bisa Dapat Apartemen

0

Menjual mobil bukan perkara mudah. Sebab, OLXer sendiri nggak mau kan kalau mobil yang hendak dijual ternyata harganya drop atau turun drastis. Apalagi, hasil yang didapat untuk investasi. 

Nah, kalau OLXer mau simple menjual mobil, ternyata bisa langsung dilakukan di BeliMobilGue. Bahkan berdasarkan keterangan tertulisnya, setiap menjual mobil di BeliMobilGue, OLXer berhak mendapatkan promo menarik dari BeliMobilGue dan Meikarta.

Selain itu, OLXer juga bisa mendapatkan voucher diskon 20 persen dari harga jual mobilnya untuk unit apartemen di Meikarta!

Mau tau bagaimana caranya? Lihat di bawah ini:

Syarat dan Ketentuan

1.       Promo berlaku hingga 31 Maret 2020

2.       Nilai diskon sebesar 20% dapat digunakan untuk pembelian unit apartemen 2 bedrooms atau lebih.

3.       Diskon tidak dapat diuangkan.

4.       Untuk pembelian cash, diskon akan mengurangi harga jual

5.       Untuk pembelian KPA, diskon akan mengurangi DP, biaya provisi dan asuransi.

6.       Konsumen harus menunjukkan bukti pelunasan dari BeliMobilGue.co.id untuk mendapatkan promo ini

Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi call center kami di 150264

 

KIA Jual Mobil Niaga Bernama Big-Up, Ini Spesifikasi dan Daftar Harganya

0

KIA kembali membuktikan dirinya untuk tetap bertahan di kancah otomotif nasional. Setelah meluncurkan KIA Seltos 1.4 Turbo GDI beberapa waktu lalu, merek mobil asal Korea Selatan ini juga kembali memperkenalkan produk terbarunya yaitu Big-Up di Indonesia.

Melalui PT Kreta Indo Artha (PT KIA) selaku distributor resmi KIA di Indonesia, KIA Big-Up dijual dengan target pasar kendaraan niaga atau komersial. Maklum, Big-Up ini memang berjenis pick-up atau bak terbuka. 

Menurut Marketing and Development Division Head PT Kreta Indo Artha, Ario Soerjo, KIA Big-Up ini legendaris, karena melanjutkan kisah manis yang dulu tercantum di dunia kendaraan niaga di Indonesia. 

“KIA Big-Up bisa digunakan sebagai kendaraan andalan para pengusaha,” ungkap Ario saat ditemui di sela peluncurannya di acara GIICOMVEC 2020, di JCC, Senayan, Jakarta beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut dia menyatakan, bahwa sasis KIA Big Up bisa digunakan untuk beragam kebutuhan para pengusaha, mulai dari mobil box dan hingga model bak terbuka. 

Ario mengklaim, KIA Big-Up memiliki desain yang menarik dan kelengkapan yang mumpuni, sehingga memungkinkan untuk berkendara dengan nyaman di setiap kondisi. 

KIA Big Up
KIA Big Up diluncurkan di ajang GIICOMVEC 2020 di JCC, Senayan, Jakarta, yang berlangsung 5-8 Maret 2020. (Herdi Muhardi)

KIA Big Up menawarkan tiga varian yaitu pertama masih berbentuk Chassis Kia Big-Up yang memperlihatkan detail dari kendaraan itu sendiri, kedua KIA Big Up 3-way Pick-Up yang versatile, dan ketiga sudah dilengkapi berpendingin.

Belum lagi berkat mesin diesel berkapasitas 2.7 liter, mobil ini diklaim teruji baik sebagai pikap maupun sebagai mobil box dan varian-varian lainnya sesuai kebutuhan para penggunanya.

Mau tau detail KIA Big-Up, berikut ulasannya:

Dimensi

Rear deck  : Long

Cabin type : Standar

Seat capacity : 3

Overall length : 4.820 mm

Overall width : 1.790 mm

Overall height : 2.070 mm

Wheelbase : 2.420 mm

Front overhang : 1.200 mm

Rear overhang : 1.205 mm

Front wheel tread : 1.490 mm

Rear wheel tread : 1.460 mm

Interior leg room (1st) : 985 mm

Interior head room (1st) 1.026 mm

Interior shoulder room (1st) : 1.473 mm

Rear deck length : 2.810 mm

Rear deck width : 1.630 mm

Rear deck height : 355 mm

Rear deck deck height : 754 mm

Rear deck deck weight : 201 mm

Ground clearance :145 mm

Fuel tank capacity (litres) : 60 litres

Mesin KIA Big-Up

Displacement : 2.665 cc

Max Power : 78,9 Hp / @4.000 rpm

Max Torque : 16.8 Kg.m / @2.400 rpm

Harga KIA Big-Up

Soal harga, KIA Big-Up dijual  dengan banderol Rp 193,2 juta untuk Pick Up standard 3 way, Rp 232,6 juta untuk Box dan Rp 289,2 juta untuk Big Up Refrigerated Box.

 

Hujan Jalanan Tergenang Air dan Licin? Ini Cara Menghindari Aquaplaning

0

Ketika musim hujan, tentu akan lebih sering menemukan genangan di jalan raya, terutama di jalan tol. Nah, kondisi ini memiliki resiko cukup tinggi, bagi pengendara mobil atau sepeda motor. Bagaimana tidak karena jalanan licih, resikon yang terjadi bisa menjadi penyebab terjadi kecelakaan.

Pasalnya, tidak sedikit ketika jalanan licin mobil mengalami kehilangan kendali saat melewati genangan dalam kecepatan tinggi. Fenomena seperti ini biasa disebut dengan Aquaplaning.

Aquaplaning atau yang biasa disebut dengan Hydroplaning adalah kondisi ketika ban mobil mengambang atau tidak menyentuh permukaan jalan akibat ban tidak dapat menepis genangan air ketika mobil berjalan pada kecepatan tinggi.

Berikut ini kita akan membahasa aquplaning mulai dari penyebab hingga cara mengatasainya:

Penyebab Aquaplaning

Pada dasarnya, Aquaplaning terjadi ketika pengendara melaju terlalu cepat melewati genangan yang menyebabkan mobil kehilangan traksi. Namun ada faktor lain yang menyebabkan Aquaplaning.

Pertama, bobot kendaraan lebih ringan. Kendaraan yang lebih ringan tentu akan mudah terangkat ketika kecepatan tinggi. Maka tidak heran jika di balapan F1, banyak mobil yang tergelincir ketika hujan, terutama ketika cuaca berubah dari kering, menjadi hujan, dan para pembalap belum sempat mengganti ban yang didesain khusus untuk cuaca hujan.

Kedua, ban tipis atau mulai botak merupakan salah satu faktor paling dominan yang menyebabkan Aquaplaning. Pada dasarnya, ban yang tipis atau aus tidak dapat memecah genangan air dengan sempurna karena telapak nya sudah tidak memiliki alur.

Desain telapak ban mobil juga menjadi faktor penentu dalam handling sebuah kendaraan, terutama pada jalan basah. Jika memiliki ban slick atau semi slick, sebaiknya jangan digunakan di jalanan basah ya!

Ketiga, genangan air yang terlalu dalam juga dapat menyebabkan aquaplaning. Karena semakin dalam genangan air, maka daya gravitasi obyek yang melewati genangan tersebut akan semakin kecil. Maka timbul Aquaplaning.

Setelah sejumlah factor penyebab terjadinya aquaplaning pada kendaraan sudah diketahui, ada baiknya anda berhati-hati dan memastikan bahwa tidak melakukan hal tersebut.

Cara menghindari Aquaplaning atau Hydroplaning

Tak perlu khawatir jika ketika OLXer berkendara saat hujan mengalami Aquaplaning. Sebab, hal tersebut bisa dihindari, yaitu sebagai berikut:

1. Kurangi kecepatan berkendara pada saat musim hujan

Ketika musim hujan, tentu resiko berkendara akan semakin meningkat. Selain karena daya pandang yang jauh berkurang, permukaan jalan yang licin, dan genangan air menjadi penyebab utama aquaplaning. Maka saatnya mengurangi kecepatan, dan utamakan keselamatan

2. Periksa tipe ban, kondisi, dan tekanan

Ban merupakan faktor utama keselamatan dalam berkendara. Karena ketika berkendara dengan ban yang usang, tentu resiko kecelakaan semakin tinggi. Maka dari itu perlu cek tipe ban, apakah baik untuk digunakan pada jalanan basah, cek kondisi ban, dan tentu tekanan ban yang sesuai dengan anjuran pabrikan.

3. Berkendaralah dengan aman, hindari genangan air, dan ikuti jalur yang lebih kering

Sebaiknya memilih jalan ketika berkendara. Hindarilah jalanan yang memiliki genangan, dan jangan lupa untuk menjaga jarak aman.

Ketika terjebak pada kondisi Aquaplaning, ini yang harus dilakukan untuk mengurangi resiko kecelakaan:

a. Jangan panik!

Hindari panik dengan tiba-tiba rem mendadak atau membuang stir, karena ketika roda terkunci, kendaraan akan kehilangan traksi dan resiko tergelincir akan mudah terjadi karena kondisi ban yang tidak mampu menapak dengan sempurna pada aspal jalan.

b. Kurangi kecepatan dan lepas gas perlahan

Gunakan engine brake ketika Aquaplaning terjadi. Dengan metode ini, mesin akan melambat, dan traksi pun akan perlahan kembali.

c. Metode terakhir adalah menginjak rem secara perlahan atau memompa

Metode ini dapat dilakukan jika kendaraan tidak memiliki ABS. Rem yang dilakukan secara perlahan bertujuan untuk mengembalikan traksi sekaligus memperlambat kendaraan. Tetapi jika memiliki ABS, rem lah seperti biasa agar sistem ABS dapat bekerja.

Itu dia tips untuk agar terhindar dari Aquaplaning, dan penanggulangannya ketika terpaksa mengalami  Aquaplaning.

 

 

 

Goodyear Punya Ban Pintar yang Bisa Kurangi Jarak Henti Sampai 30 persen

0

Merek ban asal Amerika Serikat, Goodyear, mengumumkan bahwa mereka telah menemukan inovasi terbaru berupa teknologi ban pintar. Kehebatan ban pintar ini disebutkan mampu mengoptimalkan pengurangan jarak henti hingga 30 persen dibandingkan ban lamanya.

Seperti diketahui, jarak henti mobil ketika melakukan pengereman masih menjadi salah PR bagi sejumlah pabrikan mobil atau ban, karena hal ini bisa mengurangi risiko kecelakaan semakin kecil. 

Nah, berdasarkan keterangan tertulis, Goodyear, Selasa (10/3/2020), Goodyear berhasil mengembangkan konsep ban pintar yang telah teruji sejauh 4,8 juta kilometer dari data uji cobanya di medan jalan.

Menurut Chief Technology Officer Goodyear Chris Helsel, dikembangkannya ban pintar ini dikarenakan pengendara sering melaju dalam jalan kondisi licin, berliku dan berada di suhu dingin dimana mereka harus menyesuaikan pergerakannya dengan melambat, menginjak rem atau menghindar dan membelokkan setir secara tiba-tiba yang memungkin pengendara tidak sigap untuk menanganinya.  

“Pada kondisi ini, ban menjadi salah satu bagian dari kendaraan yang bersentuhan dengan jalan. Dengan ban pintar Goodyear ini, kaki mobil dapat langsung terhubung dan berkomunikasi mengenai informasi vital tersebut ke kendaraan sehingga meningkatkan keamanan dan performanya,” ungkapnya. 

Menariknya, keunggulan dari ban dengan kecerdasan buatan ini karena sudah dibenamkan keeping sensor, sehingga diklaim mampu ‘berbicara’ dan terhubung antara kendaraan dan medan jalan.

Selain itu, dengan sensor tersebut maka dapat mengukur karakteristik ban sehingga dapat mengkalkulasikan potensi dari performa kendaraan dan keamanannya.

Artinya, sistem yang terkoneksi dan kecerdasan yang dimiliki ban Goodyear ini dapat mengukur dan mencatat informasi dari ban tersebut yang kemudian dihubungkan dengan data dari kendaraan. Data-data tersebut terhubung di dalam cloud Algoritma milik Goodyear.

Apalagi, dengan adanya evolusi pada kendaraan elektrik dan otonom, ban pintar diklaim bisa memberi dampak pada jarak henti lebih tinggi sehingga kepentingan komunikasi ban dengan kendaraan akan semakin meningkat.

Belum sampai disitu, ban pintar ini mampu mengukur tingkat keausan ban, beban, inflasi dan suhu permukaan jalan. Secara langsung, ban tersebut memungkinkan kendaraan untuk menyesuaikan, merespon, mengukur, dan mengoptimalkan kinerja dari kendaraan tersebut.

Meskipun ban milik Goodyear ini masih belum dapat dimiliki oleh para konsumen, perusahaan Goodyear terus melakukan uji coba bersama berbagai pihak seperti pembuat kendaraan, startups, dan lainnya. Hal ini dilakukan untuk dapat terus mengembangkan dan menyempurnakan produk tersebut. 

Uji coba ini juga diharapkan menjadi solusi untuk meningkatkan pengalaman berkendara yang aman dan dapat dirasakan oleh para konsumen di dunia.

 

Horeeeee….. Truk ‘Obesitas’ Haram Masuk Tol Jakarta – Bandung

0

Pergerakan mobil truk dengan beban berlebih serta ukuran yang melebihi standar alia ODOL (over dimension over load) kian dipersempit. 

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sangat serius dalam mewujudkan Indonesia Zero ODOL di tahun 2023 mendatang.

Kebijakan terbaru adalah truk ODOL dilarang melintas di tol Tanjung Priok – Bandung per hari ini, Senin, 9 Maret 2020. 

Bagi pelanggar akan mendapat tindakan tegas berupa sanksi penilangan serta denda. Dan aturan ini berlaku 24 jam yang berarti tidak ada jam-jam tertentu yang membolehkan truk ODOL melintas.

“Kalau didapat akan kena tilang, itu dari Kepolisian,” ujar Risal Wasal, Direktur Prasarana Transportasi Jalan Kementerian Perhubungan yang disampaikan saat berlangsung diskusi Kemenhub dan Isuzu di pameran GIICOMVEC, Sabtu, (7/3/2020). 

Lebih jauh Risal menambahkan bahwa akan ada 26 lokasi prioritas untuk melakukan pengawasan dan penanganan truk ODOL dengan penempatan petugas serta alat timbang pada 13 lokasi.  

Lokasi tersebut yakni Tanjung Priok (Plumpang), Koja (Arah JORR), Semper, Cakung, Rorotan, Cibitung, Cikarang Barat, Karawang Barat. Karawang Timur, Cikopo/Cikampek, Padalarang, Cileunyi dan Kebun Bawang (Arah Bandara).

“Kalau masih ada yang melanggar maka akan kami tindak tegas. Dan untuk beberapa lokasi, akan kita suruh putar balik atau sebagian muatannya dikeluarkan di pintu tol terdekat,” tegas Risal Wasal.

Truk ODOL memang kondisinya sudah sangat parah saat ini. Tak terhitung berapa banyak kecelakaan di jalan akibat muatan berlebih hingga dimensinya yang tidak sesuai dengan aturan. 

Wacana pemerintah untuk bebas dari kendaraan seperti ini (ODOL) sebenarnya sudah tercetus di 2019. Akan tetapi selalu terbentur dengan berbagai kepentingan, sehingga harus diundur.

“Memang butuh proses yang matang dan tidak bisa langsung tercapai pada tahun 2020 ini, peraturan ini belum bisa diterapkan dan akan diundur hingga tahun 2023 mendatang,” jelasnya. 

Selain di jalur Tol Tanjung Priok – Bandung, Kemenhub juga akan menindak Truk ODOL yang akan menyeberang Pelabuhan Merak – Bakaehuni dan lintas Jawa- Bali (Pelabuhan Ketapang – Gilimanuk).

Semoga dengan kebijakan tegas ini, jalan raya di Indonesia yang bebas dari truk obesitas benar-benar bisa terwujud. (Z)

GIICOMVEC Sukses Pertemukan Produsen Mobil Komersial dengan Pengusaha Serta Pecinta Bus & Truk

0

Pameran kendaraan niaga GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2020 resmi berakhir pada Minggu, 8 Maret 2020.

Berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta pada 5-8 Maret 2020, pameran empat hari ini mencatat sejumlah pencapaian positif.

“GAIKINDO menyadari bahwa kehadiran GIICOMVEC 2020 harus dapat menjembatani industri kendaraan komersial dengan para pemangku kepentingan. GIICOMVEC ditujukan sebagai sebuah platform yang tepat untuk menampilkan pencapaian industri kendaraan komersial Indonesia, membuka potensi bisnis baru, serta tentunya mendapatkan solusi untuk semua isu terkini dari industri otomotif,” tutur Yohannes Nangoi, Ketua Umum GAIKINDO dalam keterangan tertulis, Senin (9/3/2020).

GIICOMVEC 2020 pun dikonsep sedemikian rupa agar semua pihak mampu menyerap informasi terkini terkait perkembangan industri kendaraan komersial di Tanah Air.

Dalam tiga hari pertama (5-7 Maret 2020), GIICOMVEC menjadi Trade Days, yang khusus dihadiri oleh para pebisnis dan pemilik usaha yang ingin mencari dan melengkapi kebutuhan transportasi bisnisnya serta melakukan networking dan menemukan mitra bisnis terbaik.

Sementara di hari terakhir, 8 Maret 2020, GIICOMVEC 2020 dibuka untuk khalayak umum.  Masyarakat khususnya para antusias otomotif kendaraan komersial, dapat melihat berbagai pengembangan dan pencapaian terbaik industri kendaraan komersial, serta menikmati berbagai sajian berbagai hiburan.

Pengunjung bisa menemukan deretan kendaraan komersial terbaik dengan inovasi dan teknologi terkini dari merek-merek seperti Daihatsu, DFSK, FAW, Hino, Isuzu, Kia, Mercedes-Benz, Mitsubishi Fuso, Mitsubishi Motors, Suzuki, Toyota, UD Trucks, United Tractors, dan lainnya. 

Pengguna kendaraan komersial juga bisa semakin melengkapi kebutuhan dengan beragam produk otomotif dari merek-merek industri pendukung yang menjadi peserta, yaitu Alcoa Wheels, Aspira, Blackvue, BRQ, GS Astra, Himawan Putra, Incoe, Indoprima, MRF Tyres, PanaOil, Regency, Techindotama, Topy, Trubo Engineering, Wintor, dan masih banyak lagi. Untuk karoseri, ada Adiputro.

Lebih dari 10 Ribu Orang Kunjungi GIICOMVEC 2020

Hingga hari terakhir, tercatat ada 10.359 pengunjung yang datang ke GIICOMVEC 2020. Angka ini dianggap cukup baik mengingat pasar kendaraan komersial yang menurun pada tahun 2019 lalu. 

“Untuk GAIKINDO, pencapaian ini sangat membanggakan, berhasil mencatat lebih dari sepuluh ribu kehadiran sepanjang pameran. Yang perlu kami highlight adalah efektifitas dari Trade Days yang pada penyelenggaraan tahun ini lebih baik dari sebelumnya,” ungkap Rizwan Alamsjah, Ketua II GAIKINDO yang sekaligus adalah Ketua Penyelenggara Pameran 2020. 

Ajang GIICOMVEC 2020 dimanfaatkan beberapa produsen kendaraan niaga untuk memperkenalkan produk terbarunya. Beberapa diantaranya ada Suzuki yang meluncurkan New Carry Luxury, DFSK dengan mibibus Gelora berbasis listrik dan yang juga sangat menarik perhatian adalah truk listrik dari Mitsubishi Fuso, e-Canter.

GAIKINDO meyakini kehadiran GIICOMVEC akan terus menjadi upaya positif untuk membantu perkembangan industri. Kedepannya, GIICOMVEC akan menjadi platform terjadinya bisnis dalam industri kendaraan komersial Indonesia. Sampai jumpa di GIICOMVEC 2022. (Z)

Bukan Cuma Ekspor Unit Saja, Suzuki Juga Ekspor Stiker Carry Pick Up Luxury

0

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memanfaatkan ajang pameran GIICOMVEC 2020 untuk meluncurkan varian tertinggi dari backbone mereka, Suzuki New Carry Pick Up.

Sekarang “Rajanya Pick Up” di pasar Indonesia ini punya varian baru dengan nama New Carry Pick Up Luxury.

Tampilan eksterior-nya lebih eksklusif dan atraktif dengan tujuh aksesoris baru, mulai dari cover outside mirror chrome, front grill garnish chrome, cover garnish handle chrome, body color front bumper, chrome wheel cover, side deck decal dan juga tail gate Suzuki decal.  

Terkait dengan ekspor, karena model ini juga masuk dalam jajaran produk yang dijual di luar negeri, Suzuki berencana untuk mengekspor ketujuh aksesoris baru Carry Pick Up ini.

“Rencananya akan diekspor. Sejak April 2019 hingga Februari tahun ini kita sudah ekspor ke 59 negara, mulai dari Asia, Amerika Latin dan beberapa negara Eropa. Dan selama ini kan mereka ambil Carry dari kita. Jadi sekalian saja kita jual aksesoris Luxury,” beber Dony Saputra, 4W Marketing Director PT SIS saat ditemui di GIICOMVEC 2020, Kamis (5/3/2020).

Yang uniknya adalah decal/stiker New Carry Pick Up Luxury juga termasuk item yang bakal diekspor Suzuki. “Ya kalau mereka butuh aksesoris boleh dong? Yan penting bisa menambah nilai ekspor,” bela Dony. 

Ia lantas menambahkan bahwa aksesoris Carry Luxury ini juga nantinya bisa diaplikasikan ke Carry model lama. 

Dengan hadirnya Suzuki New Carry Pick Up Luxury ini, Dony berharap bisa semakin memperkuat penguasaan pasar Suzuki di segmen kendaraan niaga jenis pick up yang sampai saat ini sudah menguasai 57 persen dari market share nasional.

Sementara untuk penjualannya sendiri, selama 4 hari pelaksanaan pameran, Dony menargetkan bisa menjual sebanyak 250 unit. 

“Target di pameran 250 unit. Sementara untuk target nasional sendiri kita maunya sama, jual 250 unit per bulan. Jadi untuk total di Maret 2020 ini New Carry Pick Up Luxury terjual 500 unit,” pungkasnya.

New Carry Luxury hadir dalam warna Silky Silver dan 2 varian, yaitu Flat Deck AC/PS dan Wide Deck AC/PS. Harga On the Road (OTR) Suzuki New Carry Luxury untuk Jakarta dibandrol Rp 155,1 juta untuk tipe Flat Deck AC/PS, dan Rp 156,1 juta untuk tipe Wide Deck AC/PS. (Z)