Pengendara mobil maupun sepeda motor pasti sering kali melihat pengguna jalan raya ugal-ugalan, yang faktanya sangat membahayakan diri sendiri dan orang lain.
Bahkan, oknum pengendara yang ugal-ugalan ini sering kali merasa bahwa hanya dirinyalah yang terburu-buru dan patut diprioritaskan.
Selain itu, agar terlihat jadi ‘orang penting’ penggunaan strobo dan sirine jadi alat untuk membuka jalan yang sangat efektif. Padahal penggunaan strobo dan sirine jelas melanggar pasal 59 ayat (5) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan yang berbunyi:
Pengguna lampu isyarat dan sirene sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2):
a. Lampu isyarat warna biru dan sirene digunakan untuk mobil petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia;
b. Lampu isyarat warna merah dan sirene digunakan untuk mobil tahanan, pengawalan Tentara Nasional Indonesia, pemadam kebakaran, ambulans, palang merah, dan jenazah; dan
c. Lampu isyarat warna kuning tanpa sirine digunakan untuk mobil patroli jalan tol, pengawasan sarana dan Prasarana Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, perawatan dan pembersihan fasilitas umum, menderek Kendaraan, dan angkutan barang khusus.
Adapun kendaraan yang harus diprioritaskan di jalanan, pada dasarnya sudah dicatat dalam Pasal 134 UU No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang berbunyi :
Pengguna jalan yang memperoleh hak utama untuk didahulukan sesuai dengan urutan berikut:
a. Kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas;
b. Ambulans yang mengangkut orang sakit;
c. Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada Kecelakaan Lalu Lintas;
d. Kendaraan pimpinan Lembaga Negara Republik Indonesia;
e. Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara;
f. Iring-iringan pengantar jenazah; dan
g. Konvoi dan/atau kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Nah, OLXer sudah tau kan sekarang kendaraan apa saja yang menjadi prioritas. (Her)
Mobil bergaya crossover semakin menjamur. Kali ini giliran PT Eurokars Motor Indonesia yang meluncurkan produk paling barunya yaitu Mazda CX-30 untuk pasar otomotif nasional.
Mazda CX-30 memang barang panas, karena secara perdana mobil yang satu ini baru diluncurkan di ajang Geneva International Motor Show pada Maret 2019 lalu.
Nah, menurut Managing Director PT Eurokars Motor Indonesia Ricky Thio, Mazda CX-30 dikembangkan sama seperti mobil Mazda lainnya yang dirancang dengan tujuan untuk memperkaya kehidupan para konsumen dalam membantu merasakan penemuan baru di kehidupan sehari-hari.
“Di masa mendatang, produk dan teknologi terbaru Mazda akan memastikan konsumen kami terus melihat nilai-nilai terbaik dalam memiliki Mazda. Mazda ingin dapat diakui sebagai merek yang memiliki ikatan terkuat dengan setiap pengendaranya,” ungkap Ricky saat peluncurannya di Plaza Indonesia, Thamrin, Jakarta, Selasa (28/1/2020).
Nah, mau tau apa saja yang menarik dari Mazda CX-30, berikut ulasannya:
Eksterior
Mazda CX-30 mengusung evolusi terbaru desain Kodo-Soul of Motion yang sangat khas dari Mazda. Mobil ini dikembangkan untuk menciptakan desain yang baru bagi sebuah compact crossover. Berdasarkan konsep desain ‘Sleek & Bold’, diklaim proporsinya menggabungkan ketangguhan sebuah SUV dengan keindahan yang mengalir dan luwes layaknya coupe.
Desain Mazda CX-30 ini disebut ‘Charge and Release.’ Bahasa desain ini berasal dari garis sapuan kuas yang digunakan dalam kaligrafi Jepang dan dikembangkan untuk mengintegrasikan tiga faktor kunci dari tema desain KODO terbaru, yaitu Yohaku, keindahan ruang kosong; Sori, kurva yang menggambarkan ketenangan dan keseimbangan; serta Utsuroi, permainan cahaya dan bayangan.
Untuk lebih detail, Sori dimaksudkan tampil dalam garis bahu yang mengalir dari fender depan ke roda belakang, memberikan kesan kecepatan dan kekuatan. Permukaan bodi di bawah garis bahu tersebut mencerminkan lingkungan sekitar dalam bentuk kurva S yang dapat berubah saat mobil bergerak, ini merupakan penggambaran Utsuroi. Seluruh bentuk ini akhirnya bersatu dalam satu bentuk gelombang yang menyebar di bagian belakang.
Adapun bagian lampu utama depan dan lampu kombinasi belakang dilengkapi susunan LED berbentuk silinder. Sedangkan sinyal lampu sein LED pancaran daya penuh dan kemudian secara bertahap menurun, memberikan kesan kuat.
Interior
Desain kabin CX-30 didasarkan pada filosofi desain yang berpusat pada manusia (human-centric) khas Mazda dan arsitektur tradisional Jepang dengan memanfaatkan penggunaan Ma atau ruang kosong.
Secara kasat mata memang terkesan mewah, layaknya mobil-mobil Eropa. Lihat saja konsol tengah, lokasi tuas transmisi berada mendapatkan desain baru dengan teknologi “two-layer molding” mirip kepunyaan Mazda 3. Dengan panel berwarna smoke-gray juga jadi terkesan istimewa.
Hal menarik lainnya yaitu keberadaan panel instrumen tengah yang dikombinasikan dengan layar lebar berukuran 8,8 inci, yang juga dapat dioperasikan dengan tombol-tombol di bagian lingkar kemudi. Belum lagi suara yang dikeluarkan atau sistem audio standar dilengkapi speaker 3-way sebanyak 8 buah speaker dengan Woofer 3L yang dipasang di bagian dalam dashboard, tweeter 2,5 cm di bagian kanan-kiri dashboard, serta squawkers 8cm di bagian atas trim depan dan belakang.
Mazda CX-30 juga diklaim menawarkan kabin dan ruang bagasi yang luas yang dikombinasikan dengan kemampuan manuvernya yang luar biasa di lalu-lintas perkotaan dan kemudahan akses untuk menjadikannya kendaraan serbaguna dan mudah digunakan.
Bahkan kursi depan dilengkapi sandaran tangan (armrest) agar mendapatkan posisi duduk yang nyaman dan santai. Ruang kaki yang lapang termasuk di kursi belakang dengan lantai rendah dan langit-langit tinggi membuat posisi duduk di kursi baris belakang mampu memberikan kenyamanan bahkan untuk penumpang dengan postur yang tinggi.
Di bagian paling belakang, kompartemen bagasi Mazda CX-30 mampu menampung 430 liter. Cukup untuk menampung kereta bayi berukuran besar berstandar global dan tas jinjing. Bukaan pintu bagasi mencapai 1.020 mm, sedangkan ketinggian bibir bagasi mencapai 731 mm yang relatif rendah, membuatnya lebih mudah untuk memuat dan membongkar muatan berat atau besar.
Fitur
Mazda CX-30 dibenamkan filosofi Mazda Proactive Safety, yang merupakan filosofi keselamatan milik Mazda untuk memaksimalkan kondisi dimana pengemudi dapat mengendarai mobil secara aman dan dengan kepercayaan diri yang tinggi.
Teknologi i-ACTIVSENSE juga telah dikembangkan yang merupakan pengendali semua fitur keselamatan di mobil-mobil Mazda. Adapun fitur-fitur yang dimaksud antara lain sistem Driver Monitoring, fitur yang menggunakan kamera dan LED infrared dapat mengobservasi kondisi pengemudi saat berkendara sehingga mampu mengetahui tingkat kelelahan pengemudi.
Jika fitur mendeteksi kondisi berkendara yang bahaya, sistem ini akan mengeluarkan bunyi peringatan untuk mengingatkan pengemudi dan bekerja bersama Smart Brake Support (SBS) untuk mengantisipasi kebutuhan pengereman yang lebih baik.
Mesin
Untuk jantung pacu, Mazda CX-30 mengadopsi mesin berbahan bakar bensin SKYACTIV-G 2,0 liter yang mampu menghasilkan daya maksimal 153 Tk pada 6.000 rpm dan torsi maksimal 200 Nm pada 4.000 rpm dengan transmisi otomatis 6 percepatan.
Dengan mesin ini, tenaga disalurkan ke transmisi transmisi otomatis 6-speed SKYACTIV-DRIVE.
Harga
Soal harga, berikut daftarnya dengan status On The Road Jakarta.:
Mazda CX-30 Touring Rp 478,8 juta
Mazda CX-30 Touring Rp 482,8 juta (warna Soul Red Crystal atau Machine Grey)
Mazda CX-30 GT Rp 518,8 juta
Mazda CX-30 GT Rp 522,8 juta (Soul Red Crystal dan Machine Grey). (Her)
Hyundai di Indonesia rupanya tak hanya ingin jadi follower di kancah otomotif nasional. Bagaimana tidak, perusahaan asal Korea Selatan ini mencoba lebih maju dengan menjajakan mobil listrik di Tanah Air.
Hasilnya, melalui PT Hyundai Mobil Indonesia selaku distributor, Hyundai baru saja memperkenalkan mobil listrik Ioniq dan langsung di borong perusahaan jasa transportasi online Grab sebanyak 20 unit di tahap awal.
Bicara soal mobil listrik, tentu saja rasa penasaran akan timbul bagaimana suara dari Hyundai Ioniq? Pasalnya, tidak adanya suara pada mobil listrik dianggap akan sangat berbahaya bagi pengguna jalan lain, khususnya pejalan kaki.
Karena sangat senyap, kehadiran mobil listrik diperdebatkan. Bahkan sebelumnya produsen kendaraan bermotor listrik diharuskan memproduksi kendaraan sesuai PM nomor 33 tahun 2018, yang di antaranya mewajibkan ada suaranya, termasuk dimensi atau ukuran yang sesuai syarat.
Menanggapi hal tersebut Deputy Marketing Director PT HMI Hendrik Wiradjaja, pada dasarnya Hyundai Ioniq yang masuk ke Indonesia sudah melalui tahap uji tipe atau uji kendaraan.
“Sertifikat sudah dimiliki kita, yang menyatakan bahwa layak digunakan di jalanan. Sejauh ini tidak ada aturan suara atau yang lainnya termasuk mobil listrik lainnya tidak ada juga. Tapi kalau diminta (pasang suara) siap,” ungkap Hendrik saat ditemui di Hyundai Simprug, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Sebaliknya, Hendrik mengatakan, jika memang mobil listrik Hyundai Ioniq diharuskan memiliki suara, maka Hyundai sudah memiliki teknologi VESS yang kepanjangan dari Virtual Engine Sound System.
“Jadi dengan VESS, mobil listrik biasa ada keluar suara. Itu kita sudah siap,” tuturnya.
Ya, dengan tambahan teknologi VESS maka mobil listrik buatan Hyundai bisa mengeluarkan suara buatan yang notabenenya pengguna jalan lainnya terutama pejalan kaki bisa mengetahui keberadaan mobil listrik Hyundai. (Her)
Yamaha Indonesia kembali memberikan kejutan kepada setiap pecintanya di Tanah Air. Awal 2020 ini, usai mengumumkan harga All New Yamaha Nmax, giliran mimpi para penggemar MotoGP untuk ketemu dengan dua pebalap andalan Yamaha, Valentino Rossi dan Maverick Vinales bakal terwujud.
Rossi dan Vinales dari tim Monster Energy Yamaha MotoGP bakal datang ke Indonesia dan menjumpai para pecintanya di Indonesia dalam waktu dekat.
”Keduanya akan menyapa para penggemar di Indonesia, bahkan lebih dekat lagi dalam acara yang kami siapkan. Ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada masyarakat Indonesia khususnya pecinta Yamaha MotoGP. Tunggu kehadiran mereka dan rayakan pertemuan menggembirakan nanti,” ungkap Yordan Satriadi, Deputy GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/1/2020).
Kamu yang benar-benar ngaku fans berat dari kedua pebalap ini, pastinya gak mau ketinggalan kesempatan untuk bisa ketemu langsung dan tentunya mengabadikan moment dimana kalian bisa saling berangkulan layaknya teman dekat bukan?
Untuk mewujudkan ini, Yamaha punya tantangan yang harus kalian lakukan agar bisa terpilih. Tantangannya seperti ini:
Ikuti gaya dari Valentino Rossi atau Maverick Vinales sesuai foto dua rider itu yang dipublikasikan di social media Yamaha Indonesia.
Upload foto kamu dengan caption menarik, tag 5 temen kamu pakai hashtag #KetemuRossidanVinales.
Kirim data diri berupa nama, nomor handphone dan alamat melalui Direct Message (DM) ke @yamahaindonesia.
Batas waktu upload foto sampai 28 Januari 2020.
Nanti akan dipilih 100 orang pemenang yang bisa ikutan Meet & Greet seru nanti. Hadiah istimewa dari Yamaha ini sudah pasti memberikan momen spesial yang tak terlupakan buat kalian di 2020. (Z)
Sistem tilang elektronik menggunakan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau CCTV kini mengalami penambahan rencana.
Ya, jika penerapan ETLE awalnya menyasar pengendara mobil dan warga Jakarta, maka mulai 1 Februari 2020 Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya juga akan memberlakukan penerapan tilang elektronik bagi pengendara sepeda motor.
Pelanggaran yang akan ditindak pun beragam seperti tak menggunakan helm, lawan arus, dan aturan lalu lintas lainnya. Pengendara roda dua yang kedapatan melanggar akan terekam dalam kamera CCTV. Kemudian, data pelanggaran tersebut akan dikirim langsung ke rumah si pelanggar sesuai dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) beserta bukti-bukti foto.
Selain itu, tilang ETLE juga akan dilakukan bagi kendaraan yang bukan menggunakan plat nomor B. Artinya, mobil dengan plat nomor selain B juga harus ikut aturan main Lalu Lintas Polda Metro, dan apabila melanggar maka bukti-bukti foto akan dikirim langsung ke rumah si pelanggar.
Hal ini diungkapkan langsung Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusuf. Bahkan dirinya juga mengatakan, tilang elektronik ini akan terintegrasi dengan data kepolisian secara nasional.
“Selama ini kan untuk mobil ber plat selain B masih dilakukan tindakan manual, karena data belum terhubung,” kata Yusuf dalam keterangannya di situs NTMC Polri, Minggu (26/1/2020).
Yusuf juga menyatakan, fungsi kamera tilang elektronik juga dapat mengawasi pelanggaran yang dilakukan pengemudi kendaraan dan meningkatkan ketertiban berlalu lintas.
“Selain itu, kamera tilang elektronik juga mempersempit ruang gerak bagi pelaku kejahatan atau pencuri kendaraan bermotor,” ucap Yusuf.
Tilang Eletronik di Jalur Busway
Anda juga yang bandel suka menggunakan jalur TransJakarta atau Busway, maka dengan alasan lebih lancaran karena tidak diawasi petugas, maka kebiasaan itu harus harus dihilangkan.
Sebab kamera tilang ETLE juga akan dipasang di ruas jalur Transjakarta, terlebih dulu di koridor VI jurusan Ragunan-Dukuh Atas 2. Pemasangan kamera di jalur tersebut lantaran banyaknya pengendara yang sering melakukan pelanggaran lalu lintas.
Mekanismenya tidak berubah, pemilik kendaraan yang melanggar akan dikirimi surat dan diberikan tenggat untuk konfirmasi selama dua minggu. Apabila tidak ada konfirmasi sampai batas waktu yang ditentukan, polisi akan melanjutkan proses ke tahapan selanjutnya, yakni pengiriman berkas ke kejaksaan.
OLXer juga harus tau, jika mengabaikan sanksi yang diberikan, maka kepolisian bukan tak mungkin bisa melakukan blokir secara langsung. (Her)
Musim penghujan menuntut semua pemilik kendaraan agar lebih fokus dalam memerhatikan kondisi kendaraannya. Berkendara di musim hujan dengan curah yang tinggi seperti saat ini kita memang harus lebih waspada dan berhati-hati.
Bagi pemilik mobil merek Mitsubishi, menghadapi musim hujan tahun 2020 ini jadi lebih mudah dan jauh lebih menguntungkan. Hal ini dikarenakan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menghadirkan Program Mitsubishi Rainy Campaign 2020.
Banyak sekali layanan yang ditawarkan MMKSI dalam program ini kepada pemilik kendaraan Mitsubishi. Mulai dari layanan General Check-Up gratis di seluruh diler resmi Mitsubishi Motors di Indonesia, sampai diskon pembelian parts. Termasuk diskon 20 persen untuk penggantian Wipper Blade dan Washer Fluid mobil Pajero Sport, Xpander, Outlander, Delica, dan Mirage. Promo berlangsung dari 15 Januari hingga akhir Februari 2020 mendatang.
Di musim penghujan, pemilik mobil juga harus memerhatikan kondisi pengereman agar tetap bisa bermanuver di jalur basah (Sumber: MMKSI)
Bagian lain di mobil yang juga harus mendapat perhatian saat musim hujan datang adalah sistem pengereman. Dalam program Mitsubishi Rainy Campaign 2020, pemilik kendaraan Mitsubishi bisa menikmati fasilitas diskon 20 persen untuk pembelian partsBrake Pad, Brake Shoe, dan Brake fluid sejak 15 Januari hingga akhir Februari 2020.
Khusus pemilik Pajero Sport dan Xpander, jangan abaikan tawaran diskon 10 persen setiap pembelian ban lewat diler resmi di Februari 2020.
Dengan Mitsubishi Rainy Campaign 2020, MMKSI berharap terus meningkatkan kualitas dan memenuhi kepuasan pelanggan akan layanan purnajual Mitsubishi.
“Kampanye ini bertujuan untuk memberikan kemudahan layanan purnajual dan pembelian spare parts di seluruh diler resmi Mitsubishi Motors di Indonesia dan membantu konsumen dalam memastikan kendaraannya tetap dalam kondisi prima selama musim penghujan,” tutup Eiichiro Hamazaki, Director of After Sales Division PT MMKSI. (Z)
Suzuki Indonesia melalui PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) mengumumkan recall pertamanya di 2020. Dalam bahasa Product Quality Update, Suzuki menghimbau kepada pemilik motor Address FI lansiran 2015 hingga 2018 untuk bisa melakukan pengecekan.
Recall ini menyusul indikasi adanya gejala tidak normal pada bagian cranckshaft, generator rotor, horn switch, dan stater switch.
Untuk memastikan hal tersebut, pemilik Suzuki Address FI diminta untuk melakukan pengecekan terlebih dahulu terkait status motor lewat website resmi Suzuki dengan cara masuk ke menu “Service” kemudian pilih “Suzuki Quality Update”.
Selanjutnya masukkan 17 digit nomor rangka, nama pemilik, serta nomor telepon. Atau bisa menghubungi 0800 1100 800 dan menyebutkan 17 digit nomor rangka kendaraan.
Kalau dikonfirmasi bahwa motor pelanggan termasuk dalam program Suzuki Product Quality Update, langsung bawa Address FI ke bengkel resmi Suzuki terdekat untuk dilakukan pemeriksaan. Dan kalau ternyata komponen tersebut bermasalah, pemilik motor harus sabar menunggu proses penggantian yang memakan waktu sekitar 5 jam.
“Para pengguna Suzuki Address FI yang termasuk dalam program tersebut silakan langsung datang ke bengkel resmi Suzuki. Tidak perlu membayar karena Suzuki memberikan gratis biaya jasa, suku cadang, dan akan diberikan gratis oli mesin,” jelas Riecky Patrayudha, Dept. Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales dalam keterangan tertulis beberapa waktu lalu.
Lebih jauh, Riecky menyebut kampanye Product Quality Update ini diharapkan akan membuat Suzuki Address FI pelanggan tetap aman dan nyaman saat digunakan. (Z)
Siapapun pasti tau mengangkat kaki naik ke dasbor bukan sebuah hal yang baik. Dari sisi etika ketimuran dianggap tidak sopan, dari sisi keamanan, jelas sangat tidak aman.
Sangat memungkinkan menimbulkan cidera yang sangat parah. Meski kecelakaan kecil tapi memicu berkembangnya airbag, akan memberikan impact yang sangat mengerikan.
Sebuah foto X-ray yang beredar di internet baru-baru ini benar-benar bikin heboh dan ngilu buat siapapun yang melihatnya. Terlibat kecelakaan, wanita muda di Wales harus mengalami patah tulang paha, salah satu tulang pinggul patah dan satu tulang pinggul lainnya terlepas jauh dari tempat seharusnya.
Semua konsekuensi tersebut terjadi karena pas kecelakaan terjadi, kaki wanita yang diketahui bernama Audra Tatum sedang terangkat ke atas dasbor.
Semua penumpang di mobil naas tersebut mengalami luka ringan dan sebagian memar. Tapi airbag yang mengembang persis pada posisi kaki Audra melayangkan kakinya mengarah ke wajah, mematahkan hidung, tulang paha, dan pergelangan kakinya di empat tempat.
“Pada dasarnya seluruh sisi kanan saya patah, dan itu hanya karena ketidaktahuan saya. Saya bukan Superman, saya tidak bisa menurunkan kaki tepat waktu,” ujar Audra Tatum dikutip dari Autoblog.com, Senin (27/1/2020).
Kaki di atas dasbor memberikan efek tragis saat terjadi kecelakaan yang mengembangkan airbag (Foto: 123rf.com)
Peristiwa naas yang merubah hidup Audra Tatum asal Chickamauga, Georgia, ini tentu bisa diambil hikmahnya buat kita semua.
Mengapa kaki tidak boleh dinaikkan ke atas dasbor saat mobil berjalan bukan tanpa alasan. Tentu kita tidak ingin mengalami kejadian sama dengan Audra kan?
“Airbag mengembang dengan kecepatan 100 – 220 MPH. Ketika kaki di atas dasbor saat terjadi kecelakaan, airbag langsung mengirim lutut melalui rongga mata Anda.”
So, biar aman saaat berkendara, duduk dengan tegak, pasang sabuk pengaman aktif, dan pastikan kaki di lantai. Begitulah cara mobil akan melindungi Anda. (Z)
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) kembali menegaskan komitmennya dalam menggelar rangkaian pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2020 The Series.
Jadwal lengkap GIIAS 2020 The Series, dimulai di Surabaya pada 20-29 Maret 2020, di Grand City Convex, Surabaya. Kemudian lanjut Jakarta 7-17 Agustus 2020, ICE – BSD City, Tangerang, lalu Makassar 21-25 Oktober 2020, di Celebes Convention Center, Makassar, dan terakhir Medan 25-29 November 2020, Santika Premiere Hotel & Convention, Medan.
GIIAS 2020 mengusung tema baru 'Future Now', yang akan menghadirkan masa depan melalui berbagai inovasi otomotif terbaru. Dimana salah satu yang menjadi sorotan adalah teknologi keamanan kendaraan.
Melalui Ketua Umum GAIKINDO, Yohannes Nangoi, disebutkan isu keamanan berkendara saat ini menjadi perhatian dunia. GAIKINDO ingin Indonesia lebih memaksimalkan teknologi keamanan agar mengurangi dan meminimalkan kecelakaan lalu lintas.
“Keamanan seharusnya tidak sekadar menjadi pilihan. Karenanya, GAIKINDO berkomitmen untuk mendorong industri otomotif Indonesia untuk terus mengembangkan teknologi keamanan untuk memasktikan keselamatan pada saat berkendara,” sebut Nangoi.
Inilah yang bakal menjadi daya tarik pelaksanaan GIIAS 2020 dimana para peserta pameran tentu bakal berlomba-lomba menghadirkan mobil terbaru dengan berbagai teknologi keamanan terkini didalamnya. Sehingga rangkaian pameran otomotif milik GAIKINDO ini tidak boleh dilewatkan.
Tahun lalu GIIAS The Series menampilkan total 42 kendaraan baru dan kendaraan konsep yang diperkenalkan pada penyelenggaraan GIIAS di BSD City dan GIIAS Surabaya 2019.
“Antusiasme peserta untuk memperkenalkan kendaraan baru dan kendaraan konsepnya kepada publik melalui GIIAS sangat membanggakan bagi kami. Ini membuktikan bahwa GIIAS The Series menjadi yang utama buat peserta dan juga pengunjung,” tutur Ketua III GAIKINDO Rizwan Alamsjah, yang juga adalah ketua penyelenggara pameran GIIAS.
GIIAS 2020 The Series juga akan semakin lengkap dengan kehadiran beberapa merek baru dari industri otomotif. Pengalaman para pengunjung juga akan menjadi fokus perhatian panitia yang akan menghadirkan program interaktif sepanjang pameran berlangsung. (Z)
Di saat hujan turun dengan deras, bagian mobil manakah yang punya peran penting menjaga keselamatan saat berkendara? Pasti banyak yang menyebut rem atau ban. Tapi buat OLX, wiper adalah yang paling penting.
Jarak pandang saat hujan deras banyak dibantu oleh fungsi wiper, sehingga sangatlah penting menjaga kondisinya tetap prima sehingga mampu bekerja maksimal.
Untuk merawat wiper mobil, Otospector punya 5 langkah jitu yang akan kita ulas secara lengkap;
1. Menjaga Elastisitas Karet Wiper
Selain terdiri dari rangka besi, wiper juga memiliki bagian yang terbuat dari material karet. Bagian inilah yang memiliki fungsi untuk menghalau air hujan menutupi kaca mobil. Supaya bagian itu tetap terjaga, jangan terlalu sering memarkirkan mobil di tempat yang sangat panas. Panasnya matahari akan diserap oleh kaca mobil dan berdampak pada karet wiper.
Jika mobil terus-terusan terkena panas, karet tersebut pun akan semakin cepat mengering dan pecah. Parkir di tengah kondisi cuaca panas, ada baiknya mengganjal atau mengangkat wiper selama ditinggalkan. Hal ini dapat mencegah panas dari kaca mengenai karet secara langsung.
2. Berhati-hati Saat Mencuci Wiper
Saat mencuci mobil, bagian wiper pun biasanya tak terlewatkan untuk dibersihkan. Harus hati-hati saat membilas bagian karetnya, sebab pada permukaan karet wiper terdapat cairan khusus yang berfungsi sebagai pelindung serta pelembap.
Cara mencuci dan merawat wiper yang benar adalah, jangan bilas karet wiper dengan sabun cuci mobil. Cukup siram dengan air bersih saja dan jangan lap permukaan karetnya. Biarkan air mengering sendiri dengan menegakkan wiper setelah dicuci.
3. Cek Kondisi Poros Wiper
Selain bagian karet, poros wiper pun perlu diperhatikan! Berikan pelumas pada bagian poros wiper secara berkala untuk mencegah aus. Hal ini dilakukan agar perputaran wiper untuk menyapu air dan kotoran pada kaca saat musim hujan jadi tak terhambat.
4. Isi Cairan Wiper
Di dalam ruang mesin terdapat satu tangki khusus untuk cairan pembersih kaca mobil, yang pada umumnya diisi dengan air biasa. Ada baiknya bila mengisi tangki tersebut dengan cairan pembersih khusus yang ditambah dengan air.
Cairan pembersih kaca mobil biasanya memiliki kandungan yang membuat kaca mobil menjadi licin. Potensi tersendatnya kerja wiper akibat permukaan kaca yang kesat pun jadi minim. Bukan hanya membuat wiper tidak mudah rusak, cairan ini pun dapat membuat kaca terlindungi dari goresan wiper.
5. Ganti Wiper Secara Rutin
Lakukan pengecekan menyeluruh kondisi wiper secara rutin, jika wiper sudah mulai berdecit saat digunakan atau karet terlihat getas, mungkin sudah waktunya mengganti wiper dengan yang baru.
Pada umumnya, karet wiper perlu diganti setiap 1 tahun sekali, tergantung pemakaian. Perhatikan apakah hanya karet nya saja perlu diganti, atau dudukan nya juga perlu diganti juga. Pastikan memilih wiper yang cocok dengan jenis mobil, karena setiap mobil memiliki ukuran wiper yang berbeda-beda.
Bila 5 langkah di atas sudah dilakukan, berarti tidak perlu khawatir lagi saat berkendara di tengah hujan yang lebat. Wiper dalam kondisi terawat bakal sangat membantu perjalanan OLXer. (Z)