Cuaca ekstrim menghantui masyarakat indonesia. bahkan prediksi data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca eksktrim akan terjadi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi.
Disebutkan, prediksi cuaca ekstrim terjadi antara 11-15 Januari 2020, kemudian akhir Januari-awal Februari 2020, dan juga pertengahan Februari 2020. Masih berdasarkan data BMKG, jawdal diprediksi ini bertepatan dengan pasang purnama pada 11-13 Januari 2020.
Adapun jika jika terjadi cuacar ekstrim, ini yang harus dilakukan:
1. Pantau informasi melalui radio atau siaran televisi terpercaya, atau cek langsung informasi cuaca ke bmkg.go.id. untuk memantau tinggi air di poskobanjirjakarta.go.id.
Oia, OLXer jangan hanya percaya langsung melalui media sosial, karena kerap kali kabar yang muncul simpang siur bahkan hoax.
2. Masukan barang-barang penting dalam tas Siaga.
3. Letakan barang berharga di bagian yang lebih tinggi di dalam rumah. Selain itu, cabut peralatan yang terhubung dengan listrik.
4. Jangan mengemudikan mobil atau motor di wilayah rawan banjir.
5. Agar tetap aman ketika mengungsi, maka ikuti saran dari pemerintah setempat dan relawa, jika memang benar harus mengungsi. Selain itu selaku gunakan alas kaki, jaga kebersihan tubuh dengan selalu mencuci tangan.
6. Ingat nomor-nomor penting, berikut daftarnya
Ambulans (118 atau 119)
Pemadam Kebakaran (113)
Polisi (110)
SAR/ BASARNAS (115)
Posko Bencana Alam (129)
PLN (123)
Bantuan khusus banjir (021 3459444)
Kontak BPBD se Indonesia bisa dilihat di bnpb.go.id/bpbd-provinsi
Pusdalops BNPB (08121237575)
Waspada Penyakit Pascabencana
Jika bencana alam terjadi biasanya berpotensi munculnya berbagai penyakit. Nah, jika terjadi penyakit yang sering ada ketika banjir antara lain:
Leptospirosis, Kolera, Diare, Malaria, Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA), DBD, Typhoid, Hepatitis A, Infeksi kulit, Malnutrisi (kurang gizi), Campak, Malaria, Gangguan Jiwa.
Adapun pasca bencana, biasanya akan terjadi kesulitan air bersih, kemudian sanitasi buruk. Selain itu, membusuknya sampah banjir di pemukiman karena belum ada pengangkutan sampah pasca banjir.
Oia, hal yang juga kerap terjadi yaitu stres karena khilangan harta benda dan sanak saudara. (Her)
Daihatsu Rocky jadi salah satu mobil yang diluncurkan Daihatsu di negara asalnya Jepang dimana debutnya dilakukan bertepatan dengan pameran Tokyo Motor Show 2019. Mobil berkapasitas lima orang penumpang ini digadang-gadang masuk segmen di bawah Daihatsu Terios.
Tak sedikit konsumen di Indonesia yang baper, setelah melihat wujud mobil ini yang dibahas di berbagai media online. Lantas apakah Daihatsu Rocky akan masuk Indonesia pada 2020?
Sabar, ternyata Daihatsu Rocky yang memiliki kembaran Toyota Raize belum dipasarkan di pasar otomotif nasional tahun ini. Hal ini diungkapkan langsung Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra.
“Daihatsu tidak ada produk baru tahun ini, ada refreshment. Jadi jangan tanya ke saya apakah ada produk baru tahun ini, karan nggak ada,” ungkap Amel saat ditemui di Head Office PT Astra Daihatsu Motor di Sunter, Jakarta, Kamis (9/1/2020).
“Tapi kami percaya produk kami (Yang sudah dipasarkan) best fit from Indonesia. Kami cari produk yang cocok untuk Indonesia, sedangkan penambahan produk nggak ada,” sambung Amel.
Amel sendiri tidak menyebutkan secara detail mengapa Daihatsu Rocky belum masuk Indonesia. Termasuk tak menjawab sejauh mana studi akan Daihatsu Rocky untuk pasar otomotif nasional.
“Nanti pada waktunya akan saya informasikan. Tapi tahun ini saya hanya bisa bilang tahun ini belum bisa luncurkan Rocky,” ucapnya.
Sekadar informasi, Daihatsu Rocky ini memiliki bobot mencapai 980 kg, dengan dimensi panjang 3.995 mm, tinggi 1.695 mm, lebar 1.620 mm, dan jarak sumbu roda 2.525 mm.
Tampilan Daihatsu Rocky memiliki desain gril besar berbentuk heksagonal yang diapit dua lampu depan tipis yang sudah menggunakan DRL, sedangkan lampu kabut memiliki cangkang berbentuk segitiga.
Pada bagian burita telah dilengkapi lampu belakang LED yang tipis dan ditambah sebuah bilah melintang dengan kelir hitam. Sedangkan samping mobil tak terlalu istimewa, namun kaki-kaki ini cukup menarik lantarn dilengkapi dengan roda 195/60 berukuran 17 inci.
Untuk dapur pacu, dilansir Paultan, Daihatsu Rocky dilengkapi mesin tiga silinder berkapasitas 1.0 liter yang dijejali turbocharged dan intercooled yang dapat memuntahkan daya 96 Tk pada 6.000 rpm dan torsi 140 Nm antara 2.400-4.000 rpm.
Daihatsu juga kabarnya mempersiapkan mesin 1.2 liter. Nah, jika masuk pasar Indonesia, mesin 1.0 liter akan kurang diminati. Sebaliknya, paling tidak mesin 1.2 liter atau 1.3 liter dan 1.5 liter akan lebih banyak digemari. (Her)
Teknologi terus berkembang. Setidaknya hal itu juga terjadi di bidang otomotif. Nah, kali ini perusahaan asal Jerman, Bosch baru saja mengumumkan teknologi terbaru untuk pengendara mobil yang disebut Virtual Visor atau pelindung silau matahari digital berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Berdasarkan keterangan tertulis, Virtual Visor ini jadi teknologi anti silau matahari digital transparan pertama di dunia yang dikembangkan Bosch di Amerika Serikat.
Menurut para ahli Bosch, teknologi ini mengembangkan inovasi produk untuk mobilitas, rumah pintar, dan Industri 4.0. rencananya Bosch akan memamerkan kepada publik di Las Vegas, Amerika Serikat.
Virtual Visor ini memiliki layar Liquid Crystal Display (LCD ) transparan yang terhubung dengan kamera pemantau interior mendeteksi posisi mata pengemudi. Karena bentuknya yang transparan, maka hal tersebut tidak menghalangi pandangan pengemudi.
Alat ini beroperasi dengan menggunakan algoritma cerdas, kemudian menganalisis informasi tersebut dan hanya menggelapkan bagian kaca depan – yang apabila tersorot sinar matahari – dapat membuat silau pengemudi.
Bosch Virtual Visor. (Bosch)
Adapun cara ini bisa berfungsi berkat sistem monitoring untuk pengemudi dan penumpang berupa kamera, kemudian menganalisa dan mendeteksi bentuk wajah, dan mengarahkan sebuah bayangan gelap atau menjadi redup yang terfokus pada area mata saja.
Menariknya, jika wajah si pengemudi atau penumpang bergerak, maka pantulan bayangan dari LCD akan tetap mengikuti pergerakannya.
Seperti diketahui, tak sedikit pengemudi dan penumpang mengeluh silau ketika berkendara dilakukan pada pagi, siang dan sore hari. Apalagi jalan yang ditempuh langsung disorot matahari.
Dengan adanya Virtual Bosch, maka pengemudi dapat menyesuaikan mata jika terjadi paparan cahaya matahari. (Her)
PT Astra Daihatsu Motor selaku agen pemegang merek Daihatsu di Indonesia memang tidak akan menghadirkan produk terbaru di pasar otomotif nasional pada 2020. Namun begitu, merek mobil asal Jepang ini akan melakukan penyegaran pada unit.
Ya, salah satu yang tengah dipersiapkan untuk dilakukan perubahan yaitu Daihatsu Sirion model terbaru. Bahkan Director Marketing PT ADM Amelia Tjandra tak menampik akan ada Daihatsu Sirion pada Maret 2020 mendatang.
“Perubahannya (Daihatsu Sirion) dikit saja, tapi (adanya model baru) lebih ke arah strategi,” ungkap Amel saat ditemui di Head Office PT ADM di Sunter, Jakarta, Kamis (9/1/2020).
Daihatsu Sirion memang jadi model mobil yang penjualnya kurang memuaskan di Indonesia. Lihat saja, city car dengan kapasitas lima orang penumpang ini hanya laku 150 unit per bulan atau menyumbangkan penjualan untuk Daihatsu tujuh persen. Jumlah tersebut cukup kecil jika dibandingkan beberapa mobil Daihatsu lainnya seperti Sigra, Xenia, Terios, Ayla bahkan Grand Max.
Usut punya usut, kata Amel, Sirion memang jadi salah satu produk Daihatsu yang perlu dibenahi dalam hal strategi, khususnya diskon. Sebab, konsumen cenderung mengurungkan diri membeli Daihatsu Sirion lantaran diskon yang ditawarkan sangat kecil.
“Kenapa Sirion diskon kecil? Sebenarnya kita nggak mau buang-buang diskon, tetapi kompetitor buang, mau tidak mau kita harus ikuti. Kamu sendiri bilang produknya bagus, spek bagus. Tapi ya karena diskon kecil, maka DP-nya terlihat jadi tinggi (dibandingkan model yang lainnya),” terangnya.
Oleh karena itu, lanjut Amel, Daihatsu akan melakukan ubahan strategi pada skema kredit yang lebih baik agar konsumen melirik Sirion.
Sementara itu, Marketing and CR Division Head PT Astra International – Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), Hendrayadi Lastiyoso menyatakan, jika melihat data penjualan rata-rata, Daihatsu Sirion hanya mencatatkan penjualan sekitar tujuh persen atau 150 unit perbulan.
“Kita berharap Maret improvement dan membenahi paket kreditnya tadi, kemudian kita konsen supaya penjualannya lebih bagus,” ucapnya.
Dengan adanya model baru dan perubahan strategi skema untuk kredit yang lebih baik, Hendrayadi berharap, penjualan Daihatsu Sirion akan lebih baik lagi. (Her)
Banjir datang lagi, namun kali ini dianggap paling parah yang pernah terjadi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Sialnya lagi, banyak masyarakat yang tidak bisa mengantisipasinya karena terjadi di saat banyak orang yang pergi ke luar kota bahkan luar negeri untuk liburan akhir tahun.
Harta benda menjadi korban, kendaraan pribadi seperti mobil dan motor banyak yang terendam bahkan hanyut terbawa air.
Setelah kejadian ini, banyak pemilik mobil yang berpikir xepat untuk segera menjualnya. Tentunya ini sah-sah saja, kadung rugi daripada harus membenahinya lagi.
Namun yang jadi persoalan adalah bagi calon pembeli. Karena dijual dengan harga cukup miring menjadi tawaran yang pastinya sangat menggoda bukan?
Tapi jangan sampai OLXers jadi konsumen yang “beli kucing dalam karung”. Sebagai calon pembeli kalian juga harus pintar dalam memutuskan untuk membeli mobil bekas.
Jangan tergiur harga murah, bodi mulus, tapi ujung-ujungnya menyesal karena mobil bekas yang kalian beli ternyata harus mengeluarkan ongkos perbaikan yang jauh lebih besar dari harga pasarannya.
Deteksi Mobil Banjir Secara Mudah
Tidak sedikit pedagang atau oknum pemilik mobil yang bertindak kurang profesional dengan sengaja tidak menginfokan kepada calon pembeli soal kondisi mobil yang dijual adalah bekas terendam banjir.
Tapi OLXers juga tak perlu menjadi korban akibat tindakan yang kurang profesional seperti ini. Caranya dengan memperhatikan ciri mobil bekas banjir.
Berikut adalah ciri-ciri khas mobil yang pernah terendam air atau kebanjiran :
1. Ada Bekas Endapan Lumpur di Dalam Kabin
Yang paling pertama untuk mengantisipasi beli mobil bekas banjir adalah dengan memeriksa kondisi kabin atau interior. Perhatikan dengan teliti beberapa panel interior. Biasanya mobil yang pernah terendam banjir akan menyisakan endapan lumpur atau pasir di celah-celah sempit.
2. Ada Bercak Lumpur dan Air
Setelah itu, giliran mencari noda atau bercak air yang menempel. Biasanya, setelah beberapa hari terendam air, akan muncul kerak dan bercak. Hal ini bisa kalian pastikan dengan cara melihat karet pintu yang tertempel pada bodi mobil dan bukan pada pintu. Tarik bagian karetnya dan perhatikan apakah ada lumpur atau pasir yang tertinggal disitu.
Tapi soal kerak di karet mobil juga bukan mutlak disebabkan karena banjir. Hal ini bisa terjadi karena mobil terlalu sering dicuci dan tidak kering dengan sempurna.
Juga jangan lupa untuk memperhatikan karpet dasar mobil, apakah masih bawaan standard atau sudah diganti. Kalau terlihat masih baru, patut juga untuk dicurigai. Tapi hal ini juga tidak mutlak untuk mengambil kesimpulan mobil yang akan dibeli adalah bekas banjir. Karena jika belinya di showroom mobil bekas, sudah biasa dalam urusan mengganti beberapa bagian interior biar terlihat lebih rapi, termasuk karpet dasar mobil.
3. Ada Bau Apek
Untuk ciri yang satu ini, menjadi ciri paling khas. Mobil yang pernah kebanjiran akan menyisakan aroma apek atau bau lumpur. Kalau sekadar bau apek ada kemungkinan karpet belakang pernah ketumpahan air atau cairan lainnya. Tapi kalau sudah berbau lumpur, maka sudah bisa dipastikan jika mobil tersebut merupakan mobil bekas banjir. Air yang meresap ke dalam busa jok dan meninggalkan bau apek yang susah hilang.
4. Ada Kerusakan pada Perangkat Elektronik
Sebelum membeli, pastikan OLXers bisa melakukan test drive. Selain untuk mengetahui kondisi mesin mobil, sambil jalan kalian juga bisa mengecek fungsi perangkat elektronik di mobil seperti headunit, power window, lampu kabin, lampu sein, lampu dashboard, central lock, sekring dan juga wiper.
Jangan cuma melakukan sekali, kalau bisa diulang-ulang untuk memastikan semua masih berfungsi dengan baik. Selain itu, cobalah untuk menghidupkan mesin mobil berulang-ulang. Kalau bekas banjir, biasanya untuk menyalakan mesin agak susah.
5. Ada yang Jual dengan Harga Sangat Murah
Seperti yang dijabarkan di awal, bahwa pemilik mobil yang terkena banjir banyak yang tidak mau ambil risiko untuk melanjutkan kepemilikan mobilnya. Menjualnya menjadi opsi paling instan. Nah, biar cepat laku, biasanya mobil dibandrol dengan harga dibawah pasaran. Ini harus OLXers waspadai. Tak perlu bicara bekas banjir, bahkan mobil yang kondisinya aman-aman saja, kalau dijual dengan harga miring, biasanya ada masalah dibelakangnya. ENtah itu surat-surat yang tidak lengkap atau punya masalah lainnya. Biasakan untuk mencari tau informasi harga pasaran mobil sesuai dengan merek, tipe serta tahun pembuatannya disini.
6. Ada Karat di Bagian Bawah Mobil
Air yang merendam mobil biasanya berefek di bagian bawah atau kolong. Karena material di bagian kolong rata-rata terbuat dari besi baja, saat bercampur dengan air berpotensi menimbulkan karat. Bagian kolong yang harus menjadi perhatian adalah tromol. Coba di cek apakah ada karat yang cukup signifikan hingga ke sela-sela tromol tersebut.
7. Ada Embun di Bagian Lampu
Saat memeriksa bagian eksterior mobil, jangan cuma mencari dent atau cacat pada bagian bodi saja. Bagian lampu juga harus diperhatikan. Apakah ada bekas uap air atau embun yang menempel di kaca lampu atau tidak. Kalau ada dan kondisi kaca lampu tidak pecah, ada kemungkinan air masuk saat terendam banjir.
8. Ada Cairan Pelumas Berwarna Putih Susu
Kalau ciri yang satu ini bisa di cek dengan cara membuka kap mesin dan melihat kondisi oli mobil menggunakan plastidip. Kalau di ujungnya terlihat warna oli yang sudah berubah menjadi putih susu, ini bisa dipastikan mobil pernah terendam air. Tapi banyak pemilik mobil yang terendam sudah mengantisipasinya dengan masuk ke bengkel dan melakukan penggantian oli sebagai langkah pertama menangani mobil kebanjiran.
Gunakan Jasa Layanan Inspeksi Mobil di OLX
Memang bukan perkara mudah dalam menilai sebuah mobil bekas yang hendak dibeli pernah terendam banjir atau tidak. Tapi dengan memahami ciri-ciri di atas, setidaknya OLXers memiliki gambaran bagaimana untuk menilainya.
Tapi bila kalian tidak mau ribet dengan urusan mengecek kondisi mobil bekas yang mau dibeli, OLXers bisa memanfaatkan layanan inspeksi mobil bekas yang disediakan oleh OLX.
OLX bekerjasama dengan OtoSpector menyediakan layanan pengecekan indikasi mobil bekas terendam banjir di lebih dari 150 titik, terutama di sektor mesin, kaki-kaki, transmisi, interior dan eksterior mobil yang dilakukan oleh mekanik berpengalaman dan ahli di bidang inspeksi mobil.
Caranya bisa dengan melakukan registrasi https://inspeksimobil.olx.co.id/ atau bisa langsung hubungi (WA/call) di nomor customer service di nomor +62 813-1445-9843.
Dengan layanan ini, bisa dipastikan OLXers akan aman dalam membeli mobil bekas dan tidak perlu khawatir mobil yang dibeli bermasalah di kemudian hari. Mari jadi pembeli pintar bersama OLX. (Z)
Saat bencana alam seperti banjir yang baru-baru ini terjadi di Jakarta, komunitas pengguna mobil Toyota Kijang retro ikut terlibat dalam aksi sosial dan hadir di tengah masyarakat yang kebanjiran.
Komunitas Kijang Retro Indonesia [RETRO] – KRI menunjukkan secara nyata bentuk empati dan kepedulian mereka atas bencana di awal 2020 ini. Mereka secara spontan bergerak mengumpulkan dana untuk dikumpulkan dan disalurkan kepada korban banjir di kawasan Pinang Ranti, Halim, Jakarta Timur.
Kawasan ini sekaligus merupakan lokasi Sekretariat KRI yang terletak di Jalan Dukuh V, Jakarta Timur, untuk memudahkan koordinasi mobilitas anggota KRI lainnya yang ingin bergabung.
Bantuan yang diberikan dalam bentuk mie instant, air mineral, minuman sereal, susu, pampers, biskuit, snack dan pakaian layak pakai.
Berturut-turut, komunitas ini melanjutkan aksi sosialnya ke wilayah Ulujami, Kebayoran Lama, tepatnya menyasar warga yang tinggal di sekitar kali Pesanggrahan, kawasan Cililitan dan Kalibata, hingga Kebon Pala, Jakarta Timur.
Mereka juga menyambangi korban bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Gunung Kembang, Kampung Pasir Madang, Kecamatan Sukajaya, Bogor, dengan tujuan menyalurkan bantuan.
“Di tengah situasi bencana dan longsor yang melanda saudara-saudara kita, menyadarkan kami akan pentingnya rasa empati dan persaudaraan. Didorong dari rasa itulah kami tergerak untuk saling bahu-membahu meringankan beban saudara-saudara kita semua yang terdampak banjir dan longsor di Bogor,” ujar Heriyawan, Ketua Kijang Retro Indonesia [RETRO] – KRI.
Posko Bencana KRI ini juga akhirnya membuat hubungan persaudaraan antar anggota KRI semakin erat, bukan hanya sebatas dalam internal komunitas, juga hingga hubungan sesama klub otomotif lainnya. (Z)
Samsung Galaxy Fold baru saja meluncur di akhir tahun lalu, tepatnya pada bulan Desember 2019. Kini Samsung kembali mengonfirmasi rencana peluncuran Galaxy Fold 2. Acara unpacked pertama Galaxy Fold 2 akan berlangsung pada 11 Februari 2020 mendatang.
Galaxy Fold 2 disebut akan jauh lebih menarik dibanding pendahulunya, Samsung Galaxy Fold. Beberapa bulan lalu dalam sebuah laporan disebutkan bahwa Samsung berencana membuat sebuah ponsel dengan layar lipat tapi harganya cukup terjangkau.
Kisaran yang dibocorkan adalah di rentang harga US$ 1.000, kalau di rupiahkan sekira Rp 14 jutaan. Harga yang masih masuk akal dibanding harga Galaxy Fold pertama yang mencapai bandrol Rp 30 juta. Harga ponsel termahal Samsung yang pernah dijual di Indonesia.
Harga Galaxy Fold 2 disebut masih lebih murah dibandingkan yang ditawarkan oleh Motorola Razr untuk jenis ponsel layar lipat. Dengan spesifikasi menengah ke atas Motorla Razr dijual seharga US$ 1.500.
Isu lain terkait Galaxy Fold 2 disebutkan bahwa model ini juga sudah mendapat penyempurnaan dari generasi pertama, yaitu kaca lipat yang bisa melindungi layar.
“Kalau benar, maka ini adalah detail yang fantastis, karena Fold 2 mungkin jauh lebih tahan lama daripada pendahulunya, dan jauh lebih kuat menahan kerusakan layar,” seperti dikutip dari bgr.com.
Bocoran lainnya adalah ponsel Samsung ini juga bakal mengadopsi prosesor Snapdragon 855 yang sudah dipakai sebelumnya di banyak ponsel terbaik 2019 seperti Galaxy S10 dan Note 10, Pixel 4, dan ponsel seri OnePlus 7.
Sampai saat ini Snapdragon 855 masih merupakan prosesor yang fantastis, dan menjadi pilihan terbaik untuk semua produk Samsung dibanding CPU mid-range. Tentu Samsung Galaxy Fold 2 bakal menjadi ponsel Android yang patutu dipertimbangkan untuk tahun ini. (Z)
Menutup tahun 2019, PT Honda Prospect Motors (HPM) berhasil membukukan angka penjualan total sebanyak 149.435 unit di Indonesia. Dari total tersebut, Honda Brio berkontribusi paling banyak, mencapai 47 persen.
Penjualan Honda Brio meningkat tajam di tahun lalu, dengan angka 70.441, naik 38 persen kalau dibandingkan penjualan Brio di tahun 2018.
Ini sekaligus menjadi rekor penjualan Honda Brio tertinggi sejak diluncurkan di Tanah Air 2013 silam.
“Penjualan Honda terus menunjukkan trend positif sampai akhir tahun 2019, sehingga kami dapat mencapai target penjualan untuk tahun ini. Honda Brio juga mencatat hasil penjualan yang luar biasa dan menjadi salah satu model paling laris di Indonesia karena memberikan value for money yang sangat baik, didukung performa yang andal, model yang menarik, efisiensi bahan bakar, serta resale value yang tinggi,” jelas Yusak Billy, Business Innovation and Marketing & Sales Director soal keunggulan Honda Brio dalam keterangan tertulis, Rabu (8/1/2020).
Di penghujung tahu 2019 kemarin, tercatat HPM melakukan pengiriman sebanyak 14.360 unit mobil ke seluruh diler Honda di Indonesia. Dari angka tersebut, model yang paling banyak diminta adalah Honda Brio, mencapai hampir setengahnya, atau tepatnya 7.019 unit.
Model Brio Satya Paling Laris
Brio Satya model Honda terlaris di 2019 dengan angka penjualan 54.861 unit (Sumber: HPM)
Honda Brio di Indonesia menghuni dua segmen sekaligus, yakni segmen city car dan segmen Low Cost Green Car (LCGC) atau mobil murah.
Di segmen LCGC, Brio Satya yang menantang kembaran Astra, Toyota Agya dan Daihatsu Ayla memberikan kontribusi penjualan wholesales yang cukup signifikan. Sepanjang tahun 2019 lalu, model ini total terjual sebanyak 54.861 unit, naik 35 persen bila dibandingkan penjualan 2018.
Sementara Brio RS menyumbang angka 15.580 unit dengan peningkatan persentase cukup tinggi, mencapai 48 persen bila berkaca pada penjualan tahun 2018.
Meroketnya angka penjualan mobil Honda di Desember 2019 diakui Yusak Billy karena semua produknya memberikan value for money serta nilai jual kembali yang masih tinggi. Disamping itu juga karena berbagai program penjualan akhir tahun yang cukup menarik.
“Kami mendukung penjualan Honda dengan berbagai program yang memudahkan pembelian dan meringankan biaya operasional,” pungkasnya.
Mobil Honda Terlaris Lainnya
Selain Honda Brio, beberapa model lainnya juga ikut memberikan kontribusi penjualan yang cukup signifikan. Dimulai dari Honda HR-V 1.5L yang mencatat penjualan sebesar 25.828 unit, diikuti Honda Mobilio sebanyak 16.886 unit dan Honda Jazz sebanyak 12.361 unit.
Sementara itu, Honda CR-V terjual sebanyak 11.920 unit di tahun 2019, disusul Honda BR-V sebanyak 6.206 unit, Honda HR-V 1.8L sebanyak 2.144 unit, Honda Civic Hatchback sebanyak 1.579 unit dan Honda Odyssey sebanyak 221 unit.
Di segmen sedan, Honda Civic sedan membukukan penjualan sebanyak 1.003 unit, Honda City sebanyak 493 unit, Honda Accord sebanyak 339 unit dan Honda Civic Type R sebanyak 14 unit. (Z)
GAIKINDO atau Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia baru saja merilis data penjualan wholesales (pengiriman dari pabrik ke diler) merek mobil di Indonesia. Namun data yang dirilis tersebut merupakan data penjualan dari Januari hingga November 2019.
Dari data yang tersaji, Toyota masih menjadi merek mobil terlaris di Tanah Air. Angka pengiriman unit ke diler untuk merek mobil Jepang ini masih yang paling tinggi, jauh meninggalkan lawan-lawannya.
Yuk kita lihat angka penjualan mobil baru di 2019 berdasarkan data GAIKINDO, Januari – November 2019.
DI urutan pertama ada Toyota dengan catatan penjualan wholesales 2019 mencapai angka 304.344 unit. Angka ini menempatkan Toyota di urutan pertama merek mobil terlaris 2019 dengan penguasaan pasar hingga 32 persen.
Menyusul pada posisi kedua adalah saudara tua dari Toyota, yakni Daihatsu. Pabrikan mobil yang juga asal Jepang ini mencatatkan angka wholesales sebanyak 166.429 unit di Januari – November 2019 dengan persentase penguasaan pasar sebesar 18 persen.
Honda menghuni peringkat ketiga daftar merek mobil terlaris di 2019 setalah membukukan total wholesales sebanyak 125.034 unit dengan penguasaan market share 13 persen.
Lalu menyusul merek Mitsubishi di posisi empat setelah sukses membukukan angka penjualan wholesales sebanyak 109.195 unit dengan persentase penguasaan pasar 12 persen.
Suzuki menghuni urutan kelima dengan catatan penjualan 90.267 unit serta penguasaan pasar mencapai 10 persen.
Kelima merek mobil penghuni papan atas dengan penjualan terbesar di 2019 ini sama-sama merupakan merek mobil Jepang. Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan konsumen Indonesia terhadap kualitas produk 'Negara Samurai' ini masih sangat tinggi.
Wuling Almaz berhasil meraih berbagai penghargaan mobil terbaik di Indonesia pada tahun 2019 (Sumber: Istimewa)
Namun beberapa pemain baru dari negara lain tetap tidak bisa dipandang sebelah mata. Salah satunya adalah Wuling Motors yang beberapa tahun belakangan mampu menembus daftar 10 besar merek mobil terlaris di Indonesia.
Tahun 2019, Wuling Motors dengan empat produk saja berhasil membukukan angka penjualan wholesales sebanyak 17.731 unit. Angka tersebut cukup bagi Wuling untuk bertengger di posisi sembilan dan mengangkangi merek Jepang lainnya, yakni Nissan di posisi 10 dengan total wholesales 11.713 unit.
Ditambah lagi salah satu produk andalannya di segmen SUV, Wuling Almaz mampu meraih berbagai penghargaan sebagai mobil terbaik di Indonesia. Tentu hal ini menjadi sinyal ancaman bagi merek mobil Jepang di Indonesia.
Berikut 10 Daftar Merek Mobil Terlaris di Indonesia:
Di musim hujan seperti sekarang ini, OLXers tentu lebih banyak dihadapkan pada kondisi jalan yang basah dan juga licin. Buat yang sehari-hari beraktivitas menggunakan kendaraan tentunya kondisi seperti ini sangat berbahaya.
Bagi pemilik mobil yang sudah canggih, biasanya sudah dibekali dengan fitur yang bernama Traction Control System atau TSC. Begitu juga dengan beberapa merek motor gede atau motor matik dengan kapasitas mesin 250 cc ke atas.
Lalu bagaimana dengan motor-motor kebanyakan yang punya kapasitas mesin kecil atau 150 cc, apakah fitur seperti TSC juga perlu ada?
Melintasi jalan yang basah dan licin tentunya risiko slip dan terjatuh itu sudah pasti ada, apalagi kalau kondisi ban sudah gundul, disarankan agar jauh lebih berhati-hati. Ini berlaku untuk semua jenis motor, mau motor matik atau motor gede sekalipun.
Yamaha Xmax 250 cc dibekali fitur Traction Control System (Sumber: Google)
Hadirnya Traction Control System tentunya sangat membantu dalam meningkatkan keamanan motor saat berakselerasi di tengah jalan yang basah dan licin. Karena fitur ini memiliki fungsi untuk menjaga putaran ban depan dan belakang agar tetap bisa menempel (traksi) ke aspal.
Risiko terpelanting atau kepeleset pun bisa diminimalisir sehingga aman bagi pengendara.
Namun sayangnya, pentingnya fitur ini pada sepeda motor dengan tenaga yang sedang-sedang saja masih dianggap belum terlalu penting bagi pabrikan motor. Pertimbangannya mungkin juga kalau mengadopsi fitur tersebut akan berujung pada harga jual yang sudah tidak murah lagi.
Yamaha bisa disebut sebagai merek motor pelopor penggunaan fitur TSC. PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) sudah menghadirkan fitur TSC di motor Nmax generasi terbaru yang diperkenalkan pada penghujung 2019 lalu.
Ini menjadi salah satu keunggulan Nmax diantara merek kompetitor lainnya di segmen motor matik gambot. Semoga bisa segera diikuti jejaknya, agar pengguna motor semakin aman di jalan raya. Khususnya dalam kondisi musim hujan seperti sekarang ini.
YIMM membekali fitur TSC di motor Nmax generasi terbaru (Sumber: OLX)
Begini Cara Kerja Fitur Traction Control System di Motor
Seperti yang dijelaskan di atas, fitur Traction Control System berfungsi untuk menjaga traksi ban di permukaan jalan.
Fitur ini terdiri dari sensor kecepatan yang menempel di piringan cakram. Sensor ini bertugas untuk mengirim sinyal ke Electronic Control Unit atau kita kenal dengan nama ECU motor.
Saat berakselarasi, mesin menyalurkan tenaga ke roda belakang. Nah, torsi berlebih bisa mengakibatkan putaran roda berlebih di roda sehingga traksi ban dengan aspal berkurang bahkan hilang. Di saat inilah TCS bekerja melalui speed sensor mengirimkan data ke ECU.
ECU yang mendapat sinyal power berlebih langsung berkoordinasi dengan sistem pengereman motor untuk melakukan pengereman. Sekaligus TCS bekerja untuk menyeimbangkan rasio putaran roda depan belakang agar lebih stabil dan tidak terjadi slip.
Mengingat pentingnya fitur ini, tentu kalian berharap ada TCS di motor OLXers masing-masing bukan? (Z)