Minggu, Maret 22, 2026
Beranda blog Halaman 1577

Desain dan Warna Baru Suzuki Nex II dan Satria F150, Ini Daftar Harganya

0

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) divisi roda dua menambah varian warna dan desain baru yaitu Suzuki Nex II dan juga Satria F150. Warna dan desain baru ini dianggap sesuai dengan campaign Suzuki yang mengusung konsep #KerenCaraBaru sehingga hadir dengan warna khas tersendiri.

Adapun untuk warna Suzuki Nex II tipe Standard, Elegant Premium dan Fancy Dyinamic yaitu Jackal Green. Warna ini melengkapi varian warna sebelumnya, yaitu Brilliant White dan Titan Black.

Selanjutnya, warna baru juga hadir pada Suzuki Nex II tipe Elegant Premium, yakni berupa Matt Bordeux Red. Warna ini melengkapi warna Mat Stellar Blue dan Solid Black.

Khusus Suzuki Nex II tipe Fancy Dynamic, selain hadir warna baru Jackual Green, bagian desain dan strippinya juga ikut disegarkan dengan dilengkapi Rim Decal, USB Charger, LED Headlight dan LED Lamp Line.

Menurut Department Head of Sales & Marketing 2W SIS, Yohan Yahya, dengan varian warna dan stripping baru pada Suzuki NEX II maka hal itu dapat memenuhi perkembangan tren baru di kalangan generasi muda yang ingin tampil semakin gaya dan berbeda dengan lainnya.

“Didukung dengan harga terbaik di kelasnya menjadikan Suzuki NEX II dapat mengekspresikan keren cara baru dalam berkendara,” ujar Yohan saat ditemui di kawasan Kelapa Gading, Jakarta, Kamis (26/9/2019).

Suzuki Satria F150

Suzuki Satria F150

Sedikit penyegaran juga dilakukan Suzuki Satria F150 yaitu untuk varian Special Edition dan Predator.

Untuk Suzuki Satria F150 Special Edition hadir dengan warna met, yakni Triton Blue, Titan Black – Rouge Red CW dan Brilliant White-Vigor Blue CW. Desain stripingnya juga ikut diubah.

Sementara itu, untuk Suzuki Satria F150 Predator warna baru juga mengusung Met, seperti Mat Steller Blue. Meski satu produk, Namun Satria F150 Special Edition dan Predator terdapat perbedaan.

Pada varian Special Edition telah dilengkapi Alarm dan Color Casting Wheel. Sedangkan varian Predator mendapatkan Alarm, USB Charger dan 3D emblem logo.

Harga

Menyoal harga berikut daftarnya

–  Nex ll Standard & Elegant Rp 15,35 juta

–  Nex II Elegant Premium Rp 15,8 juta

–  Nex II Fancy Dynamic Rp RP 16,05 juta

–  Nex II Cross Standar Version Rp 15,4 juta

–  Nex II Cross Accesories Rp 16,1 juta

–  Satria F150 Special Edition Rp 24,7 juta

–  Satria F150 Predator Rp 24,7 juta.

Semua harga ini dijual on the road Jakarta. (Her)

7 Fakta Menarik Soal Mobil Listrik Wuling E200

0

Wuling Motors memang berasal dari China. Namun, begitu OLXer jangan menutup mata, sebab teknologi Tiongkok kini sudah lebih canggih dan modern. Hal ini juga terjadi pada industri otomotif mereka.

Nah, pasca diumumkannya Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 soal kendaraan listrik, Wuling Motors di Indonesia melalui PT SGMW Motors Indonesia turut memamerkan mobil listriknya berupa E100 dan E200.

Untuk E100 memang sudah terlebih dahulu ditampilkan di Indonesia, namun untuk E200 tergolong baru, tepatnya dipamerkan di ajang Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2019 awal bulan ini. Sedangkan untuk E200 belum. Karena itu, kali ini kita akan sedikit mengulas apa saja hebatnya mobil listrik Wuling yang bentuknya mungil yaitu E200.

Berikut ini fakta-fakta menarik soal Wuling E200, yakni:

1. Integrated Driving Technology 

Menurut Vice President Wuling Motors Cindy Cai, Integrated Driving Technology didukung konsep Vehicle-to-Everything, dimana konsep ini menghubungkan antara orang, kondisi jalan, kendaraan, hingga komputasi awan yang menjadikan mobil pintar ini mampu beradaptasi dengan infrastruktur di sekitarnya.

“Teknologi berkendara ini telah diimplementasikan ke dalam mobil listrik E200 yang sudah dipasarkan di seluruh daratan Tiongkok,” ujar.

Dengan teknologi ini pula, mobil bisa melaju sendiri tanpa sopir atau otonomos.

2.  Fitur canggih melimpah

Wuling E200

Berkat Integrated Driving Technology, nyatanya hadir dengan beragam fitur, seperti forward collision warning yang mampu mendeteksi kondisi jalan di depan, intersection collision warning berguna untuk mencegah terjadinya tabrakan di persimpangan, real time traffic navigation memberikan informasi lalu lintas secara langsung, lane change warning, auto emergency brake, dan smart speed limit aid.

Selain untuk berkendara di jalan raya, Integrated Driving Technology juga dapat digunakan untuk memarkirkan kendaraan.

3. Fitur Autopilot Parking

Mencari mobil di parkiran memang cukup membutuhkan waktu. Apalagi jika memang lupa dimana posisi terakhir mobil kita parkir.

Nah, dengan fitur Autopilot Parking yang merupakan bagian dari Integrated Driving Technology, maka pengemudi cukup mengirimkan perintah melalui aplikasi untuk mencari tempat dengan manuver parkir yang akurat, lalu mematikan dan menyalakan mesin, kemudian memberikan notifikasi, serta menghampiri kembali pengemudi.

4. Bisa melewati Jalanan Kecil

Wuling E200

Wuling E200 memang memiliki bentuk cukup mungil dengan dimensi panjang 2.497 milimeter, lebar 1.526 milimeter dan tinggi 1.616 milimeter.

Tentu saja panjang dan lebar mobil yang satu ini tak jauh berbeda dimensi sepeda motor. Dengan begitu, untuk melewati jalan-jalan kecil juga tak masalah.

Oia, desain Wuling E200 juga memiliki bodi eksterior yang dirancang dengan sentuhan elemen geometri yang menonjolkan karakter modern dan futuristik. 

5. Kabin Nyaman dan Canggih

Karena desain yang kecil, mobil listrik ini memiliki konfigurasi 2 penumpang. Namun begitu, mobil ini juga bisa memberikan kenyamanan seperti mobil pada umumnya.

Kabin mobil listrik ini juga memiliki bentuk dashboard yang modern dilengkapi dengan 11 kompartemen penyimpanan, mulai dari bagian pintu, konsol tengah, hingga tempat penyimpanan tersembunyi di bawah bangku penumpang.

Belum lagi banyak fitur pendukung turut dihadirkan mulai dari keyless entry, start stop button, dan electric parking brake (EPB). Mobil ini juga memiliki tiga mode berkendara yaitu Eco, Normal, dan Sport. Untuk memberikan hiburan bagi pengguna, Wuling E200 mempunyai koneksi Bluetooth, USB, hingga radio.

6. Mobil Bermotor Listrik

Karena mobil listrik, tentunya mobil ini digerakan motor listrik yang dijejali baterai lithium yang menghasilkan daya maksimal sebesar 29 kW dengan torsi sebesar 110 Nm.

Mobil listrik E200 ini diklaim mampu dipacu dengan kecepatan 100 km/jam. Dalam kondisi baterai penuh, Wuling E200 dapat menempuh jarak sampai dengan 250 kilometer. 

7. Ditantang Pemerintah Dibuat di Indonensia

Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto sudah melihat langsung Wuling E200 di pabrik Wuling di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Airlangga menantang Wuling agar E200 dibuat di Indonesia dan juga bisa diekspor.  (Her)

7 Fakta Menarik Soal Mobil Listrik Mungil Wuling E200

0

Wuling Motors memang berasal dari China. Namun, begitu OLXer jangan menutup mata, sebab teknologi Tiongkok kini sudah lebih canggih dan modern. Hal ini juga terjadi pada industri otomotif mereka.

Nah, pasca diumumkannya Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 soal kendaraan listrik, Wuling Motors di Indonesia melalui PT SGMW Motors Indonesia turut memamerkan mobil listriknya berupa E100 dan E200.

Untuk E100 memang sudah terlebih dahulu ditampilkan di Indonesia, namun untuk E200 tergolong baru, tepatnya dipamerkan di ajang Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2019 awal bulan ini. Sedangkan untuk E200 belum. Karena itu, kali ini kita akan sedikit mengulas apa saja hebatnya mobil listrik Wuling yang bentuknya mungil yaitu E200.

Berikut ini fakta-fakta menarik soal Wuling E200, yakni:

1. Integrated Driving Technology 

Menurut Vice President Wuling Motors Cindy Cai, Integrated Driving Technology didukung konsep Vehicle-to-Everything, dimana konsep ini menghubungkan antara orang, kondisi jalan, kendaraan, hingga komputasi awan yang menjadikan mobil pintar ini mampu beradaptasi dengan infrastruktur di sekitarnya.

“Teknologi berkendara ini telah diimplementasikan ke dalam mobil listrik E200 yang sudah dipasarkan di seluruh daratan Tiongkok,” ujar.

Dengan teknologi ini pula, mobil bisa melaju sendiri tanpa sopir atau otonomos.

2.  Fitur canggih melimpah

 

Berkat Integrated Driving Technology, nyatanya hadir dengan beragam fitur, seperti forward collision warning yang mampu mendeteksi kondisi jalan di depan, intersection collision warning berguna untuk mencegah terjadinya tabrakan di persimpangan, real time traffic navigation memberikan informasi lalu lintas secara langsung, lane change warning, auto emergency brake, dan smart speed limit aid.

Selain untuk berkendara di jalan raya, Integrated Driving Technology juga dapat digunakan untuk memarkirkan kendaraan.

3. Fitur Autopilot Parking

Mencari mobil di parkiran memang cukup membutuhkan waktu. Apalagi jika memang lupa dimana posisi terakhir mobil kita parkir.

Nah, dengan fitur Autopilot Parking yang merupakan bagian dari Integrated Driving Technology, maka pengemudi cukup mengirimkan perintah melalui aplikasi untuk mencari tempat dengan manuver parkir yang akurat, lalu mematikan dan menyalakan mesin, kemudian memberikan notifikasi, serta menghampiri kembali pengemudi.

4. Bisa melewati Jalanan Kecil

Wuling E200 memang memiliki bentuk cukup mungil dengan dimensi panjang 2.497 milimeter, lebar 1.526 milimeter dan tinggi 1.616 milimeter.

Tentu saja panjang dan lebar mobil yang satu ini tak jauh berbeda dimensi sepeda motor. Dengan begitu, untuk melewati jalan-jalan kecil juga tak masalah.

Oia, desain Wuling E200 juga memiliki bodi eksterior yang dirancang dengan sentuhan elemen geometri yang menonjolkan karakter modern dan futuristik. 

5. Kabin Nyaman dan Canggih

Karena desain yang kecil, mobil listrik ini memiliki konfigurasi 2 penumpang. Namun begitu, mobil ini juga bisa memberikan kenyamanan seperti mobil pada umumnya.

Kabin mobil listrik ini juga memiliki bentuk dashboard yang modern dilengkapi dengan 11 kompartemen penyimpanan, mulai dari bagian pintu, konsol tengah, hingga tempat penyimpanan tersembunyi di bawah bangku penumpang.

Belum lagi banyak fitur pendukung turut dihadirkan mulai dari keyless entry, start stop button, dan electric parking brake (EPB). Mobil ini juga memiliki tiga mode berkendara yaitu Eco, Normal, dan Sport. Untuk memberikan hiburan bagi pengguna, Wuling E200 mempunyai koneksi Bluetooth, USB, hingga radio.

6. Mobil Bermotor Listrik

Karena mobil listrik, tentunya mobil ini digerakan motor listrik yang dijejali baterai lithium yang menghasilkan daya maksimal sebesar 29 kW dengan torsi sebesar 110 Nm.

Mobil listrik E200 ini diklaim mampu dipacu dengan kecepatan 100 km/jam. Dalam kondisi baterai penuh, Wuling E200 dapat menempuh jarak sampai dengan 250 kilometer. 

7. Ditantang Pemerintah Dibuat di Indonensia

Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto sudah melihat langsung Wuling E200 di pabrik Wuling di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Airlangga menantang Wuling agar E200 dibuat di Indonesia dan juga bisa diekspor.  (Her)

Paket Xtra Kuota Zero Sambut 23 Tahun XL Axiata Melayani Indonesia

0

Jakarta – PT XL Axiata Tbk pada Oktober 2019 mendatang merayakan 23 tahun kehadirannya di Indonesia dalam melayani kebutuhan masyarakat Indonesia akan jaringan layanan komunikasi dan paket data internet.

Menuju kesana (perayaan 23 tahun), XL Axiata berinovasi untuk memberikan kemudahan dalam akses data bagi pelanggan serta meningkatkan kualitas layanan sesuai dengan kebutuhan pelanggan, sehingga lebih banyak lagi masyarakat Indonesia dapat menikmati akses data dengan jaringan yang disediakan oleh XL Axiata.

Produk layanan inovatif XL Axiata melalui XL Prabayar terbaru adalah paket “Xtra Kuota Zero”. 

Paket baru ini memungkinkan pelanggan XL Prabayar yang sudah berlangganan paket Xtra Combo mendapatkan tambahan kuota hingga 3GB, tanpa biaya tambahan melalui aplikasi New MyXL untuk mengakses aplikasi-aplikasi pilihannya. 

Paket Xtra Kuota Zero diharapkan dapat memberikan layanan yang lengkap untuk pelanggan, khususnya dalam mendukung aktifitas digital dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami selalu berusaha untuk mampu memenuhi kebutuhan pelanggan. Kami berharap akan mampu bukan saja mempertahankan pelanggan yang sudah ada, namun sekaligus juga meningkatkan jumlah pelanggan dan terutama trafik penggunaan. Tantangannya adalah bagaimana bisa memenuhi kebutuhan pelanggan yang berjumlah lebih dari 56 juta yang kemungkinan satu sama lain mengharapkan layanan yang berbeda dari XL. Akhirnya kami berinovasi dan meluncurkan Paket Xtra Kuota Zero,” ungkap Chief Marketing Officer XL Axiata, David Arcelus Oses, Selasa (24/9/2019). 

Hingga semester pertama 2019 total pengguna layanan data XL Axiata sudah mencapai 88 persen dari total pelanggan. Peningkatan pelanggan pengguna XL Prabayar dikarenakan kejelian perusahaan dalam mengenali apa saja kebutuhan pelanggan, melalui berbagai macam produk yang telah diluncurkan sebelumnya.

“Dari situ kita bisa mengetahui beragamnya kebutuhan pelanggan. Ada yang membutuhkan akses ke layanan hiburan, video, musik, games, dan berbagai layanan lainnya. Dan paket Xtra Kuota Zero ini kami luncurkan untuk menjawab kebutuhan tersebut sesuai dengan minat mereka masing-masing,” tambah David Arcelus.

Melalui paket Xtra Kuota Zero dari XL Prabayar, pelanggan mendapatkan tambahan kuota hingga 3GB/bulan tanpa biaya tambahan, yang dapat digunakan untuk mengakses aplikasi-aplikasi pilihan. 

Kuota tambahan ini bisa dinikmati oleh pelanggan yang sudah berlangganan paket Xtra Combo VIP, Xtra Combo Baru, dan varian paket Xtra Combo lainnya. 

Tersedia dua pilihan paket inovatif. Pertama, paket Xtra Kuota Zero Harian yang berisi aplikasi untuk mendukung kebutuhan sehari-hari, seperti WhatsApp, Line, Twitter, Google Duo,  Tokopedia, Gojek, dan segera menyusul aplikasi portal news.  

Sementara yang kedua, paket Xtra Kuota Zero aplikasi pilihan seperti Netflix, YouTube, iflix, Smule, Joox, Instagram, Facebook, Free Fire, AOV dan PUBG Mobile dengan masa berlaku paket 10 hari.

Untuk mendapatkan Xtra Kuota Zero harian maupun yang 10 hari, pelanggan cukup berlangganan paket Xtra Combo apapun, dan mengakses ke NEW myXL untuk mengaktifkan paketnya. Paket Xtra Kuota Zero bisa didapatkan mulai 19 September 2019.

Layanan Jaringan Data XL Axiata Didukung 127.000 BTS

Saat ini pelanggan data telah mencapai sekitar 88 persen dari total pelanggan XL Axiata sebanyak 56,6 juta pelanggan. 

Kualitas jaringan data yang semakin baik dan merata mendorong pelanggan untuk lebih intens mengakses berbagai layanan data dari lokasi yang juga semakin luas. 

Berdasarkan data terakhir mengenai distribusi penggunaan layanan data oleh pelanggan, layanan streaming memang menjadi layanan yang paling dominan, yaitu sekitar 68 persen. 

Pada layanan streaming ini, akses ke layanan video (via Youtube, Facebook, dan Intagram) sangat mendominasi, mencapai 64 persen. Streaming lain yang cukup banyak diakses adalah games sekitar 25 persen. Selanjutnya, instant messaging 17 persen, dan media sosial 15 persen. 

XL Axiata juga terus melakukan perluasan dan peningkatan kapasitas jaringan di berbagai wilayah di Indonesia. 

Saat ini jaringan XL Axiata diperkuat dengan lebih dari 127.000 BTS termasuk lebih dari 53.000 BTS 3G dan lebih dari 37.000 BTS 4G. 

Jaringan 4G LTE XL Axiata hingga saat ini sudah mencapai lebih dari 408 kota/kabupaten di berbagai wilayah di Indonesia. 

Bahkan XL Axiata juga terus berinvestasi untuk jaringan fiber, transmisi, backhaul, modernisasi jaringan, dan berbagai upgrade jaringan lainnya untuk meningkatkan stabilitas, kapasitas jaringan, dan kualitas layanan data seiring dengan terus meningkatnya trafik layanan data. (Z)

2.786 Responden JD Power Pilih After Sales Mitsubishi Sebagai Layanan Servis Terbaik

0

Jakarta – JD Power kembali menggelar Studi Indonesia Customer Service Index (CSI) di tahun ini untuk mengukur kepuasan pelanggan dalam urusan after sales brand mass-market di Indonesia.

Hasilnya, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) kembali diganjar sebagai merek yang paling memuaskan pelanggannya dalam urusan layanan kepemilikan kendaraan.

Penghargaan ini bagi MMKSI merupakan kali kedua berturut-turut karena tahun lalu juga meraih penghargaan yang sama.

Penghargaan CSI J.D Power 2019 diserahkan langsung oleh Shantanu Majumdar, Regional Director, Automotive Practice J.D Power kepada President Director PT MMKSI, Naoya Nakamura di Pulomas, Jakarta Timur, Rabu (25/9/2019).

“Terima kasih atas kepercayaan yang sudah diberikan pelanggam setia Mitsubishi Motors di Indonesia, sehingga selama dua tahun berturut-turut kami dapat meraih peringkat pertama CSI dari J.D Power. Tentu hal ini akan mendorong kami terus berkembang dan memberikan layanan terbaik bagi pelanggan,” sambut Naoya Nakamura usai menerima penghargaan.

Dari hasil studi yang dilakukan J.D Power kepada 2.786 responden pemilik kendaraan yang melakukan pembelian dan servis di diler sejak Februari 2018 hingga Juni 2019, serta kepada pelanggan pemilik Mitsubishi yang melakukan perbaikan di diler resmi periode sama, MMKSI sukses meraih poin kepuasan paling maksimal.

Mitsubishi meraih poin paling tinggi diantara merek otomotif lainnya dengan capaian skor 819 poin. Tidak hanya sebagai poin tertinggi di bidang otomotif saja, tapi juga tertinggi secara mass market.

Adapun lima faktor yang memengaruhi kepuasan pelanggan usai melakukan servis di diler resmi adalah kualitas servis (24 persen), inisiasi servis (20 persen), pengambilan kendaraan usai servis (19 persen), service advisor (19 persen) dan fasikitas yang dimiliki (18 persen).

“Kepuasan pelanggan merupakan hal tetpenting bagi kami. Sebaliknya, produk dan kualitas servis adalah yang utama bagi konsumen. Makanya kami fokus pada ketertarikan dan kebutuhan konsumen serta bagaimana cara untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Kami menghadirkan produk yang lebih dari sekadar alat transportasi, tapi juga meningkatkan kualitas hidup, ditunjang dengan layanan purnajual yang andal,” akhir Nakamura. (Z)
 

Clean Up the World, Cara Suzuki Tanggapi Bahaya Sampah Plastik

0

Jakarta – Plastik menjadi jenis limbah paling mengancam serta memberi dampak negatif terhadap lingkungan. Jenis limbah ini tidak bisa diurai bahkan bertahan hingga minimal 500 tahun lamanya.

Hal apapun yang berkaitan dengan plastik merusak planet ini, mulai dari dampak ekstraksi bahan bakar fosil untuk memproduksi plastik, lalu dampak kesehatan saat racun yang dilepaskan ke lingkungan saat plastik dibakar, hingga dampak yang menghancurkan kehidupan laut. 

Sadar akan bahayanya limbah plastik, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) bersama diler Sinta Marine kembali menginisiasi aksi ‘Clean Up the World’, sebuah kegiatan bersih-bersih di Pelabuhan Tribuana, Pantai Kusamba, Klungkung, Bali (24/9/2019).

“Sebagai perusahaan yang memiliki komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan, kami menyadari bahwa sampah plastik menjadi masalah besar di Indonesia. Melalui ‘Clean Up the World’, kami ingin mengajak masyarakat sekitar Pantai Kusamba dan terutama anak-anak sekolah dasar untuk membangun kesadaran akan bahaya limbah plastik dan mengedukasi mereka agar bisa menggunakan bahan ini lebih bijak,” ujar Ei Mochizuki, GM Strategic Planning PT SIS, Rabu (25/9/2019).

Hadir dengan tagline #BersihBerawalDariKu, ‘Clean Up The World’ tahun ini berfokus dalam memberikan edukasi kepada siswa tingkat sekolah dasar untuk mulai mengurangi dan melakukan daur ulang limbah plastik. 

Tak hanya mengedukasi dan membersihkan lingkungan sekitar pantai, Suzuki juga memberikan donasi berupa tempat sampah agar kebersihan pantai tetap terjaga. 

“Dalam kegiatan ini kami banyak melibatkan anak-anak sekolah dasar, karena merekalah yang menjadi harapan kita di masa depan. Kami berharap melalui ‘Clean Up The World’ anak-anak semakin mengerti dan menyadari dampak buruk sampah plastik untuk lingkungan. Semoga anak-anak di sini bisa menularkan kegiatan positif untuk menjaga lingkungan kepada teman-temannya,” tutup Ei Mochizuki.

Kampanye ‘Clean Up The World’ tidak hanya dilakukan di Indonesia, tetapi juga dilakukan oleh Suzuki Marine di seluruh dunia. Program ini dimulai tahun 2010 dengan bentuk kegiatan sosial membersihkan wilayah perairan seperti sungai, danau ataupun pantai. 

Hingga tahun 2019, sebanyak 17 negara telah menjadi partisipan, dan Indonesia sendiri telah berpartisipasi dalam kampanye ini sejak tahun 2014. (Z)

Mau Bikin Hattrick Gelar Tertinggi Kepuasan Pelanggan, Ini Strategi Mitsubishi

0

Jakarta – Dengan bangga Mitsubishi Indonesia mengumumkan keberhasilannya dalam meraih gelar Customer Service Index (CSI) J.D Power 2019. Ini merupakan penghargaan yang dua tahun berturut-turut sudah diraih PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI).

Mitsubishi meraih poin paling tinggi diantara merek otomotif lainnya dengan capaian skor 819 poin dari studi tingkat kepuasan konsumen untuk pelayanan after sales.

Gelar kepuasan pelanggan memang tak lepas dari kerjasama harmonis antara MMKSI dengan diler yang terjalin selama ini. 

“Ada tiga hal yang kami kembangkan selama ini serta menjadi kunci keberhasilan kami dalam meraih kepuasan pelanggan. Terdiri dari management level communication, dealer monitoring dan improvement serta memberikan program-program dan campaign menarik,” ujar Eiichiro Hamazaki selaku Aftersales Director PT MMKSI di Pulomas, Rabu (25/9/2019).

“Yang pertama adalah management level communication. Top level management MMKSI tak pernah ragu untuk turun dan berkomunikasi langsung ke bawah, khususnya dengan pihak diler langsung,” terang Eiichiro.

Strategi tersebut sekaligus menciptakan fungsi monitoring. Adanya regular visit management ke diler memantau secara langsung berjalannya SOP dalam melayani pelanggan, baik terhadap pelanggan yang baru mau beli produk maupun yang sudah punya.

Diler yang sudah mengantongi nilai bagus bakal menjadi row model untuk ditularkan kepada diler lainnya.

“Terakhir kita juga hadirkan attraction program dan campaign menarik. Seperti Pilih Xpander Pinter Bener yang saat ini berlangsung memberikan impact yang sangat baik.” 

Begitu juga dengan fasilitas layanan yang kedepannya bakal terus bertambah demi memperluas jangkauan layanan di Tanah Air.

Periode 2018-2019, MMKSI mengejar target membuka jaringan dari 306 menjadi 315 hingga akhir tahun. Sementara fasilitas body paint diharapkan sampai akhir tahun ini genap berjumlah 20 outlet. 

Dengan seluruh strategi di atas, Eiichiro Hamazaki berujar MMKSI semakin termotivasi untuk mengejar hattrick, menjadi pemegang gelar CSI J.D Power tiga tahun berturut-turut.  

“Ini akan membuat kami menjadi raja di atas raja dalam kualitas pelayanan dan penjualan. Tapi kami tak akan berhenti dan kami akan terus mempertahankannya di tahun depan untuk mengejar hattrick, bisa! bisa! bisa!” pungkas Hamazaki mengakhiri sambutannya. (Z)

BMW Promosikan Seks di Dalam SUV Masa Depan?

0

Apapun bisa dilakukan di dalam mobil otonom atau mobil tanpa pengemudi, termasuk seks. Itulah pesan yang sepertinya ingin disampaikan BMW.

BMW baru-baru ini memposting video iklan BMW Vision iNEXT* di Twitter yang bisa dibilang kontroversial untuk sebagian orang, tentang potensi penggunaan teknologi mobil tanpa pengemudi di masa depan.

*Jika kamu tidak bisa melihat tweet di tautan yang kami sertakan di atas, berarti postingan video iklan BMW di Twitter tersebut telah dihapus BMW. Mungkin karena membuat heboh dan menciptakan pro dan kontra di media sosial.

BMW tahu bahwa seks itu selalu menjual. Maka dari itu raksasa Munich merilis iklan yang seperti menginterpretasikan bahwa pasangan bisa lebih intim di dalam mobil tanpa keharusan memegang kemudi.

BMW memang tidak menampilkan adegan seks yang dilakukan di dalam mobil, tapi membuat visual sedemikian rupa di video yang menjadikan adegannya seolah-olah dilakukan di dalam SUV masa depan BMW, Vision iNEXT. 

Berikut videonya yang ternyata sudah dibagikan pengguna Twitter di YouTube.

Mengapa iklan tersebut cenderung kontroversial untuk sebagian orang? Sebelumnya, sejumlah pabrikan lainnya justru mempromosikan hal-hal yang lebih umum untuk teknologi mobil tanpa pengemudi. Bukan untuk tidur, apalagi berhubungan seks. 

Misalnya, bisa lebih nyaman membaca buku sambil mobil berjalan dengan sendirinya. Atau menonton film dan berinteraksi dengan teman dan keluarga tanpa harus mengganggu pengemudian mobil.

Iklan BMW Merefleksikan Realita yang Ada di Masyarakat    

Di balik pesan utama yang ingin disampaikan BMW soal kebebasan beraktifitas apapun di dalam mobil otonom, BMW mungkin sebenarnya hanya ingin menyampaikan fenomena yang terjadi nyata di masyarakat. 

Seks di dalam mobil sudah menjadi bagian dari kultur, meskipun di sejumlah negara menjadi hal yang tabu dan juga melanggar hukum. Studi dari Annals of Tourism Research pada November 2018 lalu mengungkap temuan bahwa mobil tanpa pengemudi berpotensi meningkatkan aktifitas seks di jalan raya. 

Menurut studi, mobil tanpa pengemudi akan memicu prostitusi, legal atau ilegal, yang mengambil tempat di mobil yang berjalan tanpa kemudi di jalan raya. Di Amerika Serikat (AS) misalnya. Studi mengungkap temuan bahwa 60 persen orang pernah melakukan seks di dalam mobil.

BMW dan Tesla Sadar Akan Potensi Hubungan Seks di Mobil Otonom

Salah satu pabrikan yang telah menerapkan teknologi otonom Level 2 pada mobilnya adalah Tesla. Artinya, teknologi ini belum dapat digunakan manusia untuk melepaskan kontrol pada mobil sepenuhnya, seperti dilansir Pocket-Lint.

Pabrikan mobil listrik laris itu secara eksplisit menyatakan bahwa fitur Autopilot seharusnya hanya digunakan saat pengemudi dalam keadaan sadar sepenuhnya dan siap mengambil alih kemudi mobil kapanpun, seandainya ada situasi darurat. Pada penerapannya di jalan raya, fitur Autopilot Tesla teknologinya justru banyak disalahgunakan pemilik mobil untuk tidur.

Fitur ini kemudian banyak dikritik karena dianggap sebagai penyebab sejumlah kecelakaan fatal mobil Tesla. Lebih kontroversial lagi, fitur ini bahkan juga digunakan untuk membuat film dewasa di dalam Tesla.

Bos Tesla, Elon Musk, dengan nada bercanda justru merespon eksisnya film biru yang memanfaatkan fitur Autopilot Tesla untuk seks di situs Pornhub ini sebagai sesuatu yang memang akan terjadi pada akhirnya. 

Tweet Elon Musk soal video Pornhub. Foto: Istimewa 

Hubungan Antara Seks di Mobil dan BMW Vision iNEXT

BMW Vision iNEXT adalah pratinjau dari model SUV/crossover listrik yang rencananya akan diproduksi BMW di pabrik Dingolfing, Jerman, mulai 2021. Produksi SUV ini dijanjikan BMW untuk mengadopsi teknologi otonom Level 4.

Level 4 mengartikan tingkatan lebih lanjut dari teknologi otonom yang memungkinkan pengemudi untuk tidak terlibat sama sekali dalam pengemudian mobil, seperti dikutip dari klasifikasi level otonom yang dibuat SAE International. Mau tidur atau yah, misalnya berhubungan seks seperti di iklan BMW, memungkinkan untuk dilakukan di level ini.

Setelah merilis iklan kontroversial ini ke publik, semoga saja nanti di masa depan BMW tidak ikut mengganti slogannya menjadi 'The Ultimate Sex Machine', ya! (Dhan/Her)

Interior SUV BMW Vision iNext. Foto: BMW

 

Ini 4 Merek Mobil Dengan Tingkat Kepuasan Penjualan Tertinggi

0

Jakarta – J.D Power yang merupakan sebuah lembaga studi kepuasan konsumen independen baru saja merilis hasil survei tingkat kepuasan konsumen akan merek kendaraan yang dijual di Indonesia.

Dari data yang disampaikan, merek mobil Mitsubishi menduduki peringkat pertama tingkat kepuasan penjualan tahun ini, mengungguli Toyota dan beberapa merek mobil ternama lainnya. 

Sebelumnya, Mitsubishi juga berhasil meraih predikat merek dengan tingkat kepuasan konsumen tertinggi dalam urusan layanan after sales atau CSI (Customer Satisfaction Index).

Hasil survei Sales Satisfaction Index (SSI) :

1. Mitsubishi Motors (skor 835 poin)

2. Toyota (skor 834 poin)

3. Suzuki (skor 828 poin)

4. Honda (skor 828 poin)

Dalam menghimpun data kepuasan konsumen ini, J.D Power melibatkan sebanyak 2.304 responden pembeli kendaraan baru periode 2018 dan Juni 2019. Dengan periode studi dari Januari hingga Agustus 2019. 

Beberapa aspek yang menjadi acuan dalam mengukur tingkat kepuasan konsumen diantaranya fasilitas diler, sales, proses pengiriman unit, penyelesaian kesepakatan, serta penyelesaian dokumen.

Jadwal Pengiriman Unit Meleset dari Janji Sales

Riset J.D Power juga mengungkapkan bahwa tahun ini terjadi penurunan tingkat kepuasan konsumen dari aspek proses kirim unit mobil baru. 

“Waktu untuk pengiriman mobil baru ke konsumen banyak yang meleset dari waktu yang dijanjikan pihak diler. Dan angka kepuasannya lebih buruk dari tahun lalu,” jelas Srabani Bandyopadhyay, Country Manager J.D Power untuk Indonesia, Rabu (25/9/2019).

“Lebih dari sepertiga pembeli menunggu lebih lama dari yang diharapkan untuk pengiriman kendaraan dikarenakan masalah administrasi,” lanjutnya.

Dari 2.304 responden yang melakukan pembelian mobil baru berbagai merek periode Juli 2018 sampai Juni 2019, 38 persen mengaku terlambat menerima kendaraan barunya. Persentase ini naik 10 persen dibanding hasil studi tahun lalu yang cuma mencapai 28 persen.

Sementara 22 persen responden mengaku harus kembali lagi ke diler untuk mengurus masalah dokumen. (Z)

Di Negara Ini, Toyota Masih Jual Land Cruiser Berumur 35 Tahun

0

Jakarta – Land Cruiser 70 Series mungkin sudah menjadi mobil tua di banyak negara karena pertama kali diproduksi sejak 1984 silam. Di Indonesia, mobil ini konon salah satu jip idaman dengan populasi cukup langka karena tidak dijual resmi Toyota, tetapi lewat importir umum. 

Menariknya lagi, ternyata ada negara yang masih menjual model yang kerap disebut 'Bundera' ini dalam kondisi baru. Di Afrika Selatan, kamu bisa mengunjungi showroom Toyota dan mendapatkan unit baru Land Cruiser 70 Series.

Bukan hanya unit baru, bahkan Toyota Afrika Selatan baru-baru ini menghadirkan versi edisi khusus dari mobil legendaris itu. Namanya Land Cruiser Namib, seperti dilansir CarThrottle.

Dari namanya, sebagian dari kamu mungkin tahu bahwa Toyota mencomot namanya dari gurun yang membentang di pesisir Angola, Namibia dan Afrika Selatan.

Dibekali mesin diesel V8 4.5 liter yang sudah menjadi ciri khas dan memuntahkan sekitar 202 hp, meskipun merupakan model jadul Toyota telah melakukan modernisasi pada sejumlah teknologi mobil.

Sebut saja sistem infotainment dengan layar sentuh, konektivitas Bluetooth, hingga roof console yang dijejali dengan lampu LED. Lihat saja interior mobil yang tampak cukup modern untuk model berumur 35 tahun.

Terlihat modern kan? Foto: Toyota Afrika Selatan

Di sisi keselamatan, Land Cruiser Namib sudah dijejali airbag untuk pengemudi dan penumpang, berikut sistem pengereman dengan Anti-lock Braking System (ABS).

Di Negeri pelangi itu, Land Cruiser Namib dibanderol 893.600 rand atau jika dikonversi ke rupiah kira-kira setara dengan Rp842,7 juta. Cukup murah karena waktu dijual baru dulu, banderolnya di Indonesia bisa mencapai 2 miliar, meskipun kini pasaran bekasnya di OLX, kira-kira di angka Rp300-500 jutaan saja.

Nah penggemar jip, berangkat nggak nih hunting unitnya ke Afrika?

Buritan khas Bundera. Foto: Toyota Afrika Selatan