Kamis, Maret 19, 2026
Beranda blog Halaman 1590

Diam-Diam Toyota Luncurkan Sienta Terbaru, Ini Ubahan dan Daftar Harganya

0

Tak seperti produk lainnya, PT Toyota Astra Motor secara diam-diam meluncurkan New Toyota Sienta dengan tampilan lebih menyegarkan, baik pada eksterior maupun interior. 

Menurut Marketing Director PT TAM, Anton Jimmi Suwandy, ubahan atau improvement New Toyota Sienta yang dilakukan berdasarkan masukan dari konsumen yang kebutuhannya terus berkembang. 

“Konsumen setia kami menginginkan penampilan Sienta yang lebih sporty dan stylish sehingga tampil sebagai kendaraan yang tidak hanya dapat mengakomodasi segala jenis kegiatan, terutama kegiatan perkotaan dengan teman atau keluarga tapi juga mampu tampil lebih menarik,” kata Anton dalam keterangan tertulis, Senin (2/9/2019).

Sementara itu, Executive General Manager PT TAM, Fransiscus Soerjopranoto mengatakan, improvement ini mempertimbangkan masukan dari pelanggan baik yang sudah menggunakan Sienta ,maupun yang berencana untuk memiliki dalam waktu dekat. 

“Selain itu, value dari model ini pun akan kita pertahankan, salah satunya kita pastikan level harganya pun akan sama,” ujar Soerjo.

Nah, mau tau nggak OLXer apa saja yang mengalami penyegaran pada New Toyota Sienta? Berikut ulasannya;

Secara tampilan, New Sienta terbaru tampak lebih segar karena desain grille dan bumper berubah, termasuk cangkang foglamp. Hanya saja untuk lampu utama dan foglampnya masih menggunakan desain lampu lawas.

Ya, Sienta ini hadir dengan garis desain lebih tegas yang muncul dari garnish berwarna hitam yang membingkai headlamp dan foglamp. 

Sementara pada bagian interior, perubahan yang terlihat yaitu semua semua varian Sienta tampil dalam warna hitam dan kursi warna Burgundy untuk varian V dan Q dan warna hitam pada varian G.

Selain itu, sandaran tangan baik dibangku depan (tipe CVT) maupun belakang agar pengemudi dan penumpang menjadi lebih nyaman untuk varian V dan Q. 

Fitur Keamanan 

New Toyota Sienta pada dasarnya tidak mengalami ubahan pada fitur keamanan (safety), tetap mempertahankan spesifikasi bintang lima Asean NCAP untuk varian dengan Vehicle Stability Control (VSC). 

Semua varian New Sienta dilengkapi tiga airbag, Anti Lock Braking System (ABS) dengan Electronic Brake Distribution (EBD) dan Brake Assist (BA), Pretensioner Seatbelt with Force Limiter, Parking Sensor, GOA Body, serta Head Impact Mitigating Structure. 

Nah, khusus untuk varian Q, fitur keselamatannya juga dilengkapi Hill Start Assist (HSA) dan Vehicle Stability Control (VSC).

Nah, untuk jantung pacu, New Toyota Sienta masih mengusung mesin L4 DOHC 16-valve VVT-iE berkapasitas 1.496 cc, yang mampu menghasilkan daya 107,5 Tk pada putaran 6.000 rpm dan torsi hingga 136 Nm pada putaran 4.400 rpm.

Harga

Menyoal harga, ternyata New Toyota Sienta tak mengalami kenaikan harga. Mau tau berapa harganya berikut daftarnya: 

(Her)

6 Risiko Selalu Lupa Ganti Oli

0

Lupa, jadi salah satu alasan yang sering diungkapkan seseorang. Bahkan pemilik mobil sekalipun kerap mengaku lupa, bahwa tunggangan yang digunakan sehari-hari butuh perawatan.

Jika lupa selalu melakukan perawatan mobil, masalah-masalah biasanya akan timbul. Salah satu yang sering lupa pada pemilik mobil adalah mengganti oli. 

Padahal, pabrikan otomotif sendiri menganjurkan ada baiknya ganti oli dilakukan selama enam bulan sekali atau 10 ribu kilometer (mana yang lebih dulu). Jika tidak tentu resikonya ditanggung sendiri.

Nah, kali ini News OLX akan membahas resiko-resiko yang akan terjadi jika telat ganti oli, antara lain:

1. Muncul Suara Kasar

Awal masalah oli lupa diganti, selain kurang tenaga, suara mesin jadi berisik dan terasa getaran. Perlu dicatat, keberadaan oli juga mampu meredam suara karena adanya gesekan komponen mesin. Dengan adanya oli, maka suara mesin akan lebih halus.

2. Kurang Tenaga

Oli mobil telat diganti bisa membuat tenaga berkurang. Hal ini karena kualitas oli yang  seharusnya melumasi komponen yang terbuat dari bahan logam untuk mesin, tidak bekerja dengan baik.

Belum lagi oli jarang diganti bisa membuat kompresi mesin jadi rendah lantaran silinder dan piston jadi  bermasalah, sehingga tidak menghasilkan tenaga secara optimal.

3. Komponen Rusak

Oli atau pelumas memiliki masa pakai. Bahkan oli bisa berubah warna dan berubah bentuknya, terlebih ketika mobil sering dipakai namun lupa diganti, maka oli akan mengental dan berkerak

Nah, apabila oli selalu lupa diganti, maka fungsi oli yang seharusnya memiliki daya pelumas baik, justru tidak terealisasi. Padahal oli juga bekerja untuk merapatkan celah antara silinder dan piston.

Hasilnya karena tak ada pelumas, maka gesekan antara komponen berbahan logam akan terjadi, lalu lama kelamaan akan merembet ke sejumlah komponen lain, sehingga panas dan ikut rusak.

4. Overheat

Fungsi oli tak hanya sekadar melumasi mesin, namun juga bisa sebagai pendingin. Secara umum mesin yang sedang beroperasi akan terjadi gesekan dan menghasilkan suhu panas. Apalagi kalau oli yang dipakai sangat lama dan jarang diganti.

Karena itu, oli dapat memindahkan panas mesin ke daerah yang lebih dingin dan juga bisa meminimalisir munculnya panas karena adanya gesekan.

5. Oli Kental dan Warnanya Pekat

Oli juga berkurang. Apalagi OLXer jarang melakukan pengecekan. Oli dipakai terlalu lama juga bisa mengendap dan warnanya akan pekat. Padahal warna oli baru tidak seperti itu.

Oli yang sudah mengalami perubahan warna dan bentuk ini tak mampu melumasi komponen mesin dengan baik dan benar. Sebaliknya oli menggumpal justru akan membuat mesin jadi kotor.

6. Boros Bahan Bakar

Jika oli lupa diganti akan mengalami masalah pada komponen mesin, tentu saja kinerja mesin dan tenaganya menurun. Di satu sisi, usaha mesin yang menurun karena terus dipaksakan, maka membutuhkan bahan bakar yang juga besar untuk menghasilkan tenaga lebih besar lagi. Alhasil, bisa disebut, bahan bakar akan lebih boros. (Her)

Tesla Model 3 Masuk Indonesia, Ini Spesifikasi Lengkapnya

0

Importir Umum Prestige Motorcars kembali menghadirkan mobil listrik terbaru yaitu Tesla Model 3. Kemunculan Model 3, melengkapi dua mobil Tesla sebelumnya yaitu Model S dan Model X.

Menurut Presiden Direktur Prestige Motorcars Rudy Salim, kehadiran Tesla Model 3 bertepatan dengan era baru di Indonesia, di mana harga mobil listrik akan semakin terjangkau.

“Turut sertanya pemerintah mendukung kendaraan berbasis listrik dengan berbagai insentif yang ada, harapannya agar hijrah ke kendaraan listrik agar tidak berkontribusi lagi dalam pencemaran kualitas udara” ungkap Rudy saat peluncurannya di akhir pekan lalu.

Rudy sendiri tak menampik, jika mengendarai Tesla Model 3, maka konsumen akan lebih istimewa, karena kebal terhadap kebijakan pembatasan ganjil genap  sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai. Selain itu, dengan menggunakan mobil listrik, maka akan bebas biaya parkir (lokasi ditentukan) seperti yang digadang-gadangkan pemerintah.

Balik lagi soal Tesla Model 3, meski tak disebutkan berapa harga mobil tersebut, namun kabarnya mobil racikan Elon Musk tersebut masuk pasar otomotif nasional dengan status Completely Built Up (CBU) dibanderol di atas Rp 1 miliar. Tentu saja harganya akan tetap jauh berbeda dengan di negara asalanya yang kurang dari Rp 500 jutaan. 

Prestige Motorcars sendiri menawarkan Tesla Model 3 di Indonesia dengan tiga varian yaitu Standard Range Plus, Long Range, dan Performance. Masing-masing varian tersedia dalam lima pilihan warna yaitu Pearl White Multi Coat, Solid Black, Midnight Silver Metallic, Deep Blue Metallic, dan Red Multi Coat.

Oia, yang menarik dari Tesla Model 3 ini yakni hadir dengan fitur canggih yaitu autopilot atau pengemudi memiliki bantuan ketika mengemudi tanpa banyak campur tangan manusia

“Kami ada adjustment khusus agar autopilot bisa dipakai di Indonesia. Ini menyesuaikan kondisi jalanan di Indonesia. Sebab, jarak antara marking line di jalanan Indonesia itu lebih kecil dibandingkan dengan ruas jalan di luar negeri,” ucapnya.

Tesla Model 3 juga dilengkapi pelek berukuran 18 inci Aero Wheels. Kemudian User Interface yang disematkan dalam mobil ini sangat futuristik dan segala hal dalam kendaraan dapat diatur pada instrumen ini.

Kamera mundur yang ada pada Model 3 lebih detail, karena tidak hanya mampu menampilkan kejernihan visual, tetapi dapat menampilkan jarak antara kendaraan dengan objek dalam satuan ukuran sentimeter.

Ongkos Pengisian Baterai

Tesla Model 3 (Electrek)

Dalam satu kali pengisian daya baterai dari nol sampai penuh, biaya dengan yang diperlukan sekitar Rp 70.000 dengan estimasi waktu pengisian daya selama empat jam.

Hal ini tentunya seperlima lebih hemat dibandingkan biaya bahan bakar kendaraan konvensional yang menggunakan mekanisme combustion engine.

Prestige Motorcars juga memberikan layanan dua tahun garansi, jaminan suku cadang, service, dan jaminan baterai selama delapan tahun untuk setiap pembelian unit Tesla guna menjamin rasa aman kepada konsumen.

Spesifikasi

Untuk mengetahui spesifikasi mesin Tesla Model 3, lihat di bawah ini:

Dimensi

– Panjang : 4.694 mm

– Lebar : 1.849 mm

– Tinggi : 1.443 mm

– Jarak Sumbu Roda : 2.875 mm

– Berat Bersih :

a. Mid Range (1.672 kg)

b. Performance & Long Range (1.847 kg)

– Berat Kotor

a. Mid Range (2.126 kg)

b. Performance (2.301 kg)

c. Long Range (2.265 kg)

Engine

– Jenis Mesin : Listrik

– Transmisi : Penggerak langsung 1- kecepatan

– Sistem Penggerak :

a. Mid Range (Penggerak Roda Belakang)

b. Performance & Long Range (Penggerak Empat Roda)

–  MPG Gabungan :

a. Mid Range (123)

b. Performance & Long Range (116)

Total Tempat Duduk : 5

Garansi Dasar 1 tahun/20.000 km

Ban & Roda

– Ukuran Ban Belakang : P235/45WR18

– Ukuran Ban Depan : P235/45WR18

– Bahan Roda Belakang :  Aluminium

– Ukuran Roda Depan (mm) : 457 x 216

– Bahan Roda Depan : Aluminium

– Ukuran Roda Belakang (mm) : 457 x 216

Suspensi

– Tipe Suspensi – Depan Double Wishbone

– Tipe Suspensi – Belakang Multi-Link. (Her)

Detail Modifikasi Honda PCX 150 Jadi Bergaya Cafe Racer

0

Siapa sangka skuter matik dengan body bongsor seperti Honda PCX 150, nyatanya bisa juga dilakukan modifikasi ekstrim. Bahkan wujudnya tak lagi terlihat sosok skuter matik, melainkan bergaya Cafe Racer.

Setidaknya hal tersebut dilakukan sang Builder asal Surabaya, Jawa Timur, Mochammad Fiqhi Wahyu Pratama, yang merombak Honda PCX 150 dalam ajang Honda Dream Ride Project 2019.

Nah, berikut ini beberapa hal yang diubah Fiqhi agar Honda PCX 150 jadi Cafe Racer:

Dari segi tampilannya jelas ini sangat berbeda jauh, pasalnya desain cafe racer ini memang membuat keseluruhan skuter matik Honda PCX 150 ini menjadi terlihat klasik. Hal ini karena sang builder memang merombak body dan frame secara custom.

Berkat rancangan body dan frame custom, postur PCX 150 yang harus nya cukup tinggi, kini menjadi lebih rendah jika dikemudikan.

Selain itu, dengan bantuan sang mentor, Komang Gede Sentana Putra dari Kedux Garage, Fiqhi juga membuat sendiri beberapa bagian lainnya termasuk jok Retro Single Seat, lalu knalpot Silencer & Pipe, serta windshield khas Cafe Racer.

Motor yang diberi nama Brother’s Jhon ini juga menggunakan beberapa komponen lain dari after market, seperti Front/Rear Hub, Head Lamp, Stop Lamp, Steering Handle, Front Suspension, Rear Suspension Double Subtank, Backmirror, Air Filter, Pillion Step, Panel Meter dan juga Hand Grip.

Perlu dicatat, posisi suspensi belakang tak lagi ada disamping, melainkan  tepat dibawa jok. Demikian juga dengan posisi tangki bahan bakar ikut diubah jadi ada di bagian belakang.

Untuk kaki-kaki, Brother’s Jhon telah menggunakan spok wheel yang dibalut ban tubeless dari Pirelli Diablo Rosso berukuran 110/70 14 inci pada bagian depan dan 150/70 14 inci pada bagian belakang.

 Oia, ada satu bagian yang mencomot dari Honda Megapro, yaitu Disk Plate atau piringan cakram.  Dengan ubahan ini pula, secara total Fiqhi mengerjakannya hingga kurang lebih tiga setengah bulan. (Her)

Dari Sekadar Hobi Mainan Bisa Jadi Investasi

0

Jika bicara soal mainan, pasti yang terbesit dibenak OLXer adalah mainan yang dimainkan anak-anak. Namun yang perlu diketahui mainan tidak hanya untuk anak-anak tetapi juga orang dewasa juga.

Bahkan, mainan juga bisa jadi investasi. Setidaknya hal itu yang dirasakan Antoni Kondar yang merupakan kolektor mainan atau model berbentuk diecast.

Kata Antoni, diecast tak sekadar mainan, melainkan bisa menjadi sebuah investasi. Ehm, bagaimana bisa ya?

“Jadi biasanya, kolektor itu beli (diecast) dan tidak mau dibuka (kotak/dusnya) dari dalam tempatnya. Dibuka dan tidak bisa membedakan nilai jualnya, dan itu akan sangat berpengaruh sehingga harganya turun drastis,” ungkap Antoni.

Antoni sendiri mengatakan, pada dasarnya diecast yang dibuat pabrikan hanya dalam beberapa periode dan bisa diproduksi dalam jumlah terbatas. Namun, seiring berjalannya waktu, maka jumlahnya akan berkurang, namun orang yang permintaan masih tergolong tinggi.

Karena itu, ketua Indonesia Diecast Syndicate (IDS) ini menyatakan jika para kolektor diecast kerap membelinya tak hanya satu model, tetapi bisa dua atau tiga model sekaligus.

Antoni sendiri berbagi tips bagi OLXer yang baru mau memulai koleksi diecast. Menurutnya, ketika memulai koleksi harus dilakukan dengan bijak.

“Maksudnya, jangan sampai hobi ini yang terlalu mendominasi. Misalnya kalau mau punya barang A itu nggak apa-apa, karena koleksi. Koleksi yang semakin lama juga bisa membuat nilai jualnya menjadi lebih tinggi nantinya,” ucapnya.

Sebaliknya, jika niatan koleksi hanya untuk sekadar ikut-ikutan atau tren semata, ada baiknya dihindari.

“Jangan sampai ikut-ikutan tren, padahal di dalam dirinya tidak puas dan memang tidak senang,” tuturnya.

Cara Merawat

Antoni juga punya tips khusus bagaimana cara merawat diecast yang baik dan benar, antara lain:

“Hindari tempat yang lembab. Karena diecast itu catnya lumayan sensitif,” ucap Antoni.

Dia juga menyarankan, agar tetap awet maka simpan di tempat  tertutup seperti akrilik. Jika kotor atau berdebu, cukup dilakukan lap dengan kain kering.

“Jangan pakai sabun karena bisa saja merusak catnya,” tutupnya. (Her)

 

2 Mobil Listrik Wuling Masuk Indonesia, Ini Spesifikasi Lengkapnya

0

Sukses menyedot perhatian dengan sejumlah produknya di pasar otomotif nasional, ternyata pabrikan mobil Wuling Motors tak lantas puas. Pasalnya, merek asal Tiongkok ini akan memamerkan dua mobil listrik  yaitu Wuling E200 dan E100 di ajang Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2019, yang berlangsung di Balai Kartini, Jakarta, 4-5 September 2019.

Menurut Senior Brand Manager Wuling Motors, Dian Asmahani, kehadiran Wuling E200 dan E100 merupakan bentuk kesiapan Wuling dalam memasuki era elektrifikasi kendaraan di Indonesia.

“Di negara asalnya, kedua model ini sudah dipasarkan dan kini kami membawanya ke pameran IEMS 2019,” jelas Dian saat ditemui di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (9/3/2019).

Kata Dian, kedua mobil listrik yang memiliki konfigurasi dua penumpang ini  masuk Indonesia, namun belum dijual dan hanya dipamerkan. Akan tetapi pengunjung juga bisa melakukan pengujian di area test drive di sekitaran lokasi Balai Kartini.

Meski bentuk sangat mungil, namun kedua mobil listrik ini diklaim menonjolkan karakter modern dan futuristic di segala sektor, baik eksterior, interior, mesin dan fitur.

Nah, nggak perlu berlama-lama, berikut ini beberapa kelebihan dari Wuling E100 dan E200.

Jika masuk ke dalam kabin mobil listrik ini, mengusung bentuk dashboard modern dan dilengkapi dengan 11 kompartemen penyimpanan, mulai dari bagian pintu, konsol tengah, hingga tempat penyimpanan tersembunyi di bawah bangku penumpang.

Kedua mobil listrik ini juga didukung fitur keselamatan lengkap mulai dari Electronic Stability Control (ESC), Rear Parking Sensor, Rear Camera, ISOFIX, SRS Airbag, Tire Pressure Monitoring System (TPMS), hingga sistem deselerasi Anti Lock Braking System (ABS) dan Electronic Brakeforce Distribution (EBD).

Wuling E200 juga sudah dilengkapi fitur lainnya, mulai dari keyless entry, start stop button, Electric Parking Brake (EPB), konektivitas Bluetooth dan WiFi, hingga Intelligent Auto-driving.

Mobil ini juga memiliki tiga mode berkendara yaitu Eco, Normal, dan Sport. Untuk menghadirkan hiburan bagi pengguna, Wuling E200 juga dilengkapi dengan fitur hiburan melalui koneksi Bluetooth, USB, hingga radio.

Spesifikasi Lengkap Wuling E100 dan E200

Tenaga maksimal : 29 kW

Torsi maksimal : 110 Nm

Kecepatan maksimal : kurang lebih 100 km/jam

Pengisian daya : 5-12 jam

Jarak tempuh : 250 km

Akselerasi 0-100 km/jam : 7 detik (E100)/ 6,5 detik (E200)

Transmisi : Otomatis

Sistem penggerak : Penggerak roda depan

Kemudi : Dilengkapi power steering

Roda : 145/ 70 berukuran 12 inci.

(Her)

Mobil-Mobil Listrik Kumpul di Balai Kartini, Bisa Test Drive Juga

0

Era kendaraan listrik sudah didepan mata, hal ini pula membuat Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menghadirkan acara Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2019 di Balai Kartini, Jakarta, mulai 4-5 September 2019.

Ajang pameran khusus kendaraan bermotor listrik pertama di Indonesia dengan dengan tajuk ‘Electric Vehicle for Smart Transportation’ ini dihadiri sejumlah pabrikan otomotif yang ada di Tanah Air.

Menurut Kepala BPPT Hammam Riza, acara ini mempunyai misi untuk menggugah kesadaran masyarakat bahwa penggunaan kendaraan yang bersifat ramah lingkungan sudah sepatutnya mendapat tempat di masyarakat.

“Respon positif dan antusias masyarakat secara luas, saya harapkan dapat tercermin dalam kegiatan ini,” ungkap Riza saat membuka acara IEMS 2019.

Lebih lanjut, Riza juga mengatakan, IEMS 2019 jadi ajang sebagai upaya atau inisiatif untuk memperdalam dan memperluas pemahaman masyarakat Indonesia mengenai kendaraan bermotor listrik sebagai salah satu contoh disruptive technology terbaru.

Gelaran soal seputar kendaraan listrik ini didukung Kementerian Koordinator Kemaritiman, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Kementerian Perindustrian, Kementerian ESDM, dan Kementerian Perhubungan, PLN (Persero,) dan Pertamina (Persero), serta berkolaborasi dengan Majalah Transportasi Indonesia ini akan menampilkan berbagai kendaraan listrik maupun hybrid, beragam komponen pendukung, baterai, charging station, hingga test drive kendaraan listrik.

IEMS 2019 akan menyuguhkan seminar, sharing knowledge, dan pengenalan produk kendaraan listrik secara lebih mendalam yang menghadirkan para stakeholder, pakar, akademisi, dan pelaku industri kendaraan listrik.

Adapun pada 7 September 2019, recananya akan digelar konvoi bersama menggunakan berbagai jenis kendaraan listrik dari Kantor BPPT Thamrin Jakarta menuju Kantor BPPT Serpong, Tangerang Selatan, Banten.

Peserta konvoi akan diajak untuk menyaksikan teknologi fast charging station, Battery Testing Lab, hingga test drive kendaraan listrik.

Acara ini juga sekaligus menjadi garis finish dari perjalanan Tim Jambore Raily Mobil Listrik ITS Surabaya Jakarta. Jambore tersebut merupakan rally kendaraan listrik melewati Jalur Selatan sejauh 800 km dari Surabaya menuju Jakarta yang dimulai pada 28 Agustus 2019 lalu.

Sejumlah 45 exhibitor IEMS 2019 yang diikuti kementerian, BUMN, akademisi, stakeholder, industri komponen pendukung, dan para pelaku industri otomotif merek ternama, yang berasal dari Jepang, China, Eropa, dan produk dalam negeri Indonesia hadir untuk memamerkan teknologi dan produk kendaraan listrik. (Her)

4 Benefit Mobil Listrik Untuk Indonesia

0

Pasca dicetuskanya Peraturan Presiden (Perpres) tentang Kendaraan Bermotor Listrik (KBL), hal tersebut sontak membuat berbagai pihak menyambutnya dengan positif. Tak terkecuali Jenderal TNI (Purn) Moeldoko yang kini menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan Indonesia.

Moeldoko mengatakan, pemerintah termasuk sejumlah menteri ada baiknya secara bersama-sama, bergerak dengan cepat membangun ekosistem kendaraan atau mobil listrik. Pasalnya, kata dia, ada empat benefit yang bisa menguntungkan bangsa Indonesia jika menerapkan KBL.

“Pertama, kebutuhan energi kita untuk kebutuhan energi security. Kita impor (minyak) kurang lebih 500 ribu-600 ribu barel setiap hari. Bayangkan, cukup besar, cukup kebutuhan uang USD untuk impor itu,” kata Moeldoko saat membuka acara Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2019 di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (4/9/2019).

Artinya, jika Indonesia menggunakan kendaraan listrik, diharapkan penggunaan minyak untuk bahan bakar akan berkurang. Kedua, kata Moeldoko, dengan menggunakan KBL, maka udara yang dihirup anak cucu Indonesia lebih sehat.

“Kita harus memikirkan anak cucu kita terhindari dari sebuah lingkungan yang semakin hari semakin tidak sehat karena cakupan emisi yang beredar cukup luar biasa. Maka udara harus dibersihkan, melalui mobil listrik khususnya,” terangnya.

Benefit yang ketiga, pria kelahiran Kediri 8 Juli 1957 itu mengatakan, dengan adanya industri KBL, maka hal itu sama dengan membangun kapasitas nasional.

“Kita memberi kemandirian untuk bisa memproduksi sendiri di dalam negeri,” ucapnya.

Sedangkan benefit yang keempat yaitu, dengan menggunakan KBL maka hal tersebut dapat menyehatkan Perusahaan Listrik Negara (PLN).

“PLN kita pada jam 11.00 malam sampai 5.00 pagi, itu pada posisi turun utility-nya. Dengan adanya mobil listrik, maka pada jam-jam itulah semuanya akan charge, maka PLN akan mendapatkan keuntungan lebih baik kedepannya,” terangnya. (Her)

Suzuki Kasih Kejutan di Segmen Low SUV dengan Hadirkan Penantang Rush-Terios

0

JakartaSuzuki bakal bikin sebuah kejutan dengan rencana menghadirkan penantang dari Low SUV kembar Rush Terios di Indonesia. Sinyal kejutan ini dibeberkan langsung oleh Donny Saputra, 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) di acara All New Ertiga TripVenture yang berlangsung di Cirebon, Rabu (28/8/2019). 

“Kalau kami lihat pasar Low SUV khususnya tiga baris menarik buat Suzuki. Misalnya saja Ertiga. Pasar terus berubah. Ertiga belum ada 2 tahun sudah ada 2 perubahan. Kami akan coba mengakomodir yang ada di sini. Ketika produk baru nanti di bawa ke sini, semoga bisa mengakomodir kebutuhan konsumen,” beber Donny memberikan bocoran. 

Hanya saja untuk lebih detail, soal kapan dan bagaimana spesifikasi Low SUV Suzuki ini, ia masih enggan berkomentar lebih banyak. 

Tapi bila melihat India, Maruti Suzuki India baru saja meluncurkan sebuah SUV bernama XL6 yang dikembangkan dari basis Suzuki Ertiga. Kuat dugaan model ini juga yang akan jadi kejutan tersebut.

Bedanya di India XL6 punya konfigurasi kursi dengan captain seat, nah di Indonesia Suzuki lebih cenderung ingin bermain di segmen SUV 7-seater. Namanya pun berubah menjadi XL7, sebagai kode jumlah bangku. 

Lebih jauh Donny mengakui kalau strategi awal penjualan XL7 tidak diawali dengan impor seperti model Celerio dan Ciaz. Besarnya potensi pasar Low SUV di Indonesia membuat pihaknya percaya diri untuk langsung melakukan produksi disini.

“Low SUV itu potensi pasarnya besar. Makanya kami usahakan produksi disini dengan target penjualan di ats 2.000 unit sebulan. Kami maunya begitu. Dan kami yakin volume penjualan mobil ini bakalan menggembirakan,” pungkasnya.

Menyinggung soal strategi harga, Donny menyebut bakal sama dengan kondisi pasar di Indonesia saat ini, dimana posisi harga Low SUV akan lebih tinggi dibanding dengan harga Low MPV.

Sebagai gambaran harga Toyota Rush saat ini dimulai dari Rp 244.250.000, sementara untuk Toyota Avanza dimulai dari harga Rp 188.000.000. Jadi kemungkinan besar Suzuki XL7 bakal berbanderol di bawah harga Rp 300 juta. (Z)

Anak Usia 10 Tahun Asal Surabaya Ini Sukses Mencetak Prestasi Dunia

0

Jakarta – Seorang anak berusia 10 tahun asal Surabaya membawa harum nama bangsa Indonesia di ajang lomba gambar internasional yang digelar di Jepang.

Damion Deven berhasil membawa pulang medali emas di ajang Toyota Dream Car Art Contest (TDCAC) 2019 dengan karyanya yang diberi judul “Dare Duck Car”. Damion menang di kategori usia 8-11 tahun pada ajang lomba gambar yang digelar oleh Toyota Motor Corporation Japan, 29 Agustus 2019 lalu.

“Kami ucapkan selamat kepada Damion atas prestasi luar biasanya di Jepang. Penghargaan ini semakin terasa spesial karena Damion berhasil mengharumkan nama Indonesia dalam suasana perayaan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-74. Semoga prestasi Damion dapat mendorong anak-anak Indonesia lainnya untuk terus mengembangkan bakat seninya,” ujar Vice President Director PT Toyota-Astra Motor, Henry Tanoto dalam sebuah siaran pers, Jumat (30/8/2019).

Chie Morimoto (Art Director Goen Inc – salah satu perwakilan dewan juri) berfoto bersama Damion Deven (Sumber: Toyota)

Indonesia sebagai negara kepulauan dengan kondisi alamnya yang beragam menjadi ide awal karya dari Damion Deven.

“Saya punya banyak teman yang tinggal di daerah pedesaan dan mereka harus berjalan cukup jauh untuk sampai ke sekolah, bahkan beberapa di antaranya harus menyeberangi sungai. Dari sini ide saya lahir untuk menggambar mobil impian yang dapat membantu mereka,” ungkap Damion.

Digambarkan olehnya, mobil bernama “Dare Duck Car” tersebut sangat kuat dan tahan terhadap perubahan iklim dan mampu melewati berbagai medan yang sulit, baik di darat, air, dan udara.

Sebelum lolos ke Jepang, Damion melalui dua tahapan seleksi, di Indonesia dan juga di Jepang. Karyanya ini berhasil menyingkirkan 950.000 gambar dari 86 negara dunia yang menjadi peserta TDCAC 2019.

TDCAC sendiri merupakan bagian dari inisiatif kontribusi sosial yang dilakukan oleh Toyota Group. Dalam kegiatan ini, Toyota mengajak anak-anak di seluruh dunia untuk berbagi ide mengenai mobilitas masa depan dengan cara menggambar mobil impiannya.

Tahun lalu, Xylone Margareth Andariska, anak umur 7 tahun dari Surabaya, berhasil memperoleh prestasi tertinggi kategori usia di bawah 8 tahun, di mana karya gambarnya menjadi bagian dari miniatur diorama oleh tim engineer dari Toyota Japan.

Wah, selamat kepada Damion. (Z)